Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8281

Pemkot dan Pemkab Bogor Bahas Kekhawatiran RT/RW soal Bansos

OGOR DAILY – Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor merespon kekhawatiran Ketua RT/RW terkait bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat terdampak Virus Korona atau Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, pendataan yang dilakukan di tingkat RW sudah dilakukan dengan seterbuka mungkin. RT dan RW telah berupaya untuk memberikan data yang valid ke Pemkot Bogor.

“RT RW sudah mengajukan data, bahkan mereka sendiri sudah berjauang untuk dapat data yang valid. Tapi ada saja masalah, misalanya NIK, ada yang juga telah dapat, double,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Dedie sapaan akrabnya menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengatasi permasalah tersebut untuk tidak ada kecemburuan sosial di masyarakat.

“Yang sudah pasti dapat (bantuan.red) langsung dihapus. Sehingga tidak ada data yang double-double,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, seharusnya para ketua RT dan RW serta kelurahan/desa yang ada di Kabupaten Bogor ini juga harus peka, terhadap mana saja warga yang memang kondisi ekonominya dibawah. Artinya tidak mampu.

“Sekarang kan semuanya pengen mendapatkan, sementara kan kita juga punya keterbatasan, baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Daerah, makanya lebih mendahulukan yang memang rentan miskin,” jelasnya.

Pemkab Bogor juga saat ini masih terus berkordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemprov Jabar.

Karena, bantuan dari baru turun dari Pemerintah Provinsi Jabar dengan 29.018 Kartu Keluarga (KK) saja, untuk warga Kabupaten Bogor yang mendapatkan. Dan bantuan itupun disalurkan melalui kantor POS dan Ojek Online.

“Ini kan bantuan ini ada kelas-kelasnya, baik Pemerintah Pusat maupun Pemprov Jabar. Untuk di Kabupaten Bogor sendiri masih dalam pendataan dan masih disesuaikan, kalau dari Pemkab sendiri yaitu dari Bulog melalui penyaluran TNI dan Polri,” tukasnya. (Andi).

Selama Ramadhan, PSS Sleman Tetap Lakukan Program Latihan

0

BOGORDAILY – Bulan Ramadhan tak jadi alasan untuk tidak menjalani program latihan bagi pemain PSS Sleman. Termasuk untuk pemain yang beragama Islam.

Skuad Super Elang Jawa diharapkan terus menjaga kebugaran di tengah vakumnya kompetisi akibat pandemi Corona. Para pemain hingga saat ini masih terus menjalani latihan mandiri di rumah.

Agar latihan mandiri tetap efektif, tim pelatih memberikan program. Salah satunya memaksimalkan olahraga di sore hari dengan durasi yang dibuat tidak terlalu lama.

“Jadi latihan yang dilakukan harus efektif yakni sore hari sekitar 30 sampai 60 menit saja. Langkah ini efektif untuk menjaga kebugaran fisik di tengah puasa,” kata dokter tim, Elwizan Aminuddin.

Pria yang akrab disapa Amin itu mengatakan, tidak ada pengurangan porsi latihan selama bulan puasa. Setiap pemain sudah diberikan porsi latihan masing-masing.

“Kalau yang tidak puasa, latihan pagi dan sore hari. Nanti hasil juga dilaporkan ke staff pelatih lewat rekaman video,” bebernya.

Mantan dokter timnas U-19 itu menambahkan, pihaknya meminta para pemain untuk tetap waspada dengan penyebaran virus Corona. Dia mengingatkan kepada pemain untuk menjaga kebersihan diri dan tangan masing-masing.

“Tetap menjaga kebersihan tangan. Perkuat imunitas tubuh minum suplemen dan makanan gizi seimbang saat sahur dan berbuka,” tutupnya.

Aktivitas Warga Kian Dipepet, Kasus Corona di DKI Mulai Flat

BOGORDAILY – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona menyampaikan kabar baik. Kasus positif Corona (COVID-19) di DKI Jakarta disebut mengalami perlambatan akibat kebijakan pembatasan sosial berskala desar (PSBB) yang telah berjalan baik.

Perkembangan baik dalam upaya menekan laju penyebaran virus Corona di DKI Jakarta ini disampaikan Kepala Gugus Tugas, Doni Monardo, usai ratas, pada Senin (27/4/2020).

“Kami jelaskan juga khusus DKI, perkembangan yang terakhir kasus positif telah mengalami perlambatan yang sangat pesat dan saat ini sudah mengalami flat,” kata Doni.
Doni berharap penambahan kasus positif Corona di Jakarta tidak terlalu banyak lagi.

“Dan kita berdoa semoga tidak terlalu banyak lagi kasus positif yang terjadi,” ucap Doni.

Apa yang menyebabkan kasus positif Corona di DKI mengalami perlambatan yang sangat pesat seperti yang disampaikan Doni? Doni menyebut ini terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Ini diakibatkan karena PSBB yang telah berjalan dengan baik. Bapak Gubernur DKI telah melaporkan kepada Bapak Presiden tentang hasil yang dicapai selama pelaksanaan PSBB,” ucap Doni.

Sekilas mengenai PSBB Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa PSBB selama 28 hari yakni dari 24 April 2020 hingga 22 Mei 2020.
Dia mengaku sudah berdiskusi dengan beberapa ahli.

Anies menyatakan tak ada lagi fase imbauan di era PSBB perpanjangan ini.

Anies menyatakan PSBB Jakarta fase kedua adalah tentang penegakan hukum. Tidak ada lagi teguran bagi yang melanggar. Anies berharap masyarakat Jakarta mematuhi aturan PSBB, sehingga wabah Corona bisa selesai.

Sementara itu, berdasarkan data Senin 27 April 2020 pukul 10.30 WIB, kasus positif Corona di DKI Jakarta mencapai 3.832.

Jumlah tersebut bisa dilihat dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id.

Sedangkan jumlah kasus sembuh sebanyak 338 kasus dan meninggal 375 kasus. Kasus yang masih dirawat berjumlah 1.950 kasus dan isolasi mandiri 1.169 kasus.Jumlah tersebut mengalami kenaikan 34 kasus dibandingkan jumlah kasus hari sebelumnya sebanyak 3.798 kasus di Jakarta.

Berikut ini hasil pantauan kasus COVID-19 di Jakarta:

Jumlah kasus menunggu hasil: 968
Jumlah kasus positif di titik kelurahan: 2.702
Jumlah kasus positif (lokasi belum diketahui): 1.130
Jumlah total kasus positif: 3.832
Jumlah total kasus keseluruhan: 4.801.

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 935.000/Gram

0

BOGOR DAILY- Harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini turun ke level Rp 935.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah Rp 4.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (28/4/2020). Harga emas Antam tercatat stabil di level Rp 900 ribuan dalam sebulan terakhir dengan rentang harga Rp 911.000-963.000/gram.

Setali tiga uang, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini juga turun Rp 4.000 ke level Rp 834.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Emas batangan 1 gram Rp 935.000
Emas batangan 5 gram Rp 4.495.000
Emas batangan 10 gram Rp 8.925.000
Emas batangan 25 gram Rp 22.205.000

Emas batangan 50 gram Rp 44.335.000

Emas batangan 100 gram Rp 88.600.000
Emas batangan 250 gram Rp 221.250.000
Emas batangan 500 gram Rp 442.300.000

Bantuan JPS di Kota Bogor Mulai Disalurkan via Kantor Pos

BOGOR DAILY- Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, bantuan sosial dari Pemerintah Kota Bogor untuk warga terdampak Covid-19 telah mulai didistribusikan.

“Program Jaring Pengaman Sosial Kota Bogor mulai didistribusikan lewat PT. Pos Indonesia,” ujar Dedie dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Senin (27/4/2020).

Dia mengatakan, selanjutnya PT. Pos Indonesia akan mengirimkan kepada daftar nama yang terdaftar dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke alamat masing-masing dalam beberapa hari ke depan. “Anggaran BLT, 23.000 Kepala Keluarga (KK) dikali 500.000 dikali 4 bulan,” ungkap Dedie.

Dia mengatakan, dari kuota 23.000 KK, ada 19.904 KK yang datanya sudah valid dan dianggap memenuhi syarat menerima bantuan yang bersumber dari Pemkot Bogor.

“Sedangkan sumber lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan gubernur dan bantuan Sosial Tunai Kemensos kita belum mendapat info kapan waktu penyampaiannya,” kata Dedie.

Tak Bisa Bayar, Empat Wanita Ini Nekat Bunuh Sopir Taksi Online

0

BOGOR DAILY- IK (15), RM (18), RK (20), dan SL (19) diduga membunuh Samiyo Basuki Riyanto (60) seorang pensiunan PNS berprofesi sebagai driver taksi online. Ketiga pelaku masih berstatus pelajar dan satunya lagi merupakan karyawan swasta.

Polisi menangkap mereka di lokasi berbeda. Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti yang diduga milik korban dan pelaku.

Saat mayat korban ditemukan, polisi mendapatkan barang bukti berupa masker dan kartu identitas korban di tempat kejadian perkara (TKP), di sebuah tepi jurang samping Jalan Raya Banjaran -Pangalengan Kabupaten Bandung (30/3). Dari situ polisi mengendus adanya dugaan pembunuhan karena banyak luka robek dan lebam di sekujur tubuhnya.

Kronologis Sebelum Pembunuhan
Awalnya, IK dan SL memesan sebuah taksi secara offline dari Bekasi menuju Pangalengan kepada korban. Terlebih dulu, mobil berangkat menuju daerah Jonggol, Kabupaten Bekasi untuk menjemput RK.

Perjalanan pun berlanjut melalui Tol Cipularang dan keluar di Gate Soroja, Soreang. RM, yang kebetulan warga asli Pangalengan, sudah menunggu di sana untuk dijemput.

Setelah lengkap, mobil pun tancap gas menuju lokasi yang dituju, yaitu Pangalengan. Di tengah perjalanan, mereka menjanjikan biaya ongkos sebesar Rp.1,7 juta kepada korban.

“Di tengah jalan mereka sepakat akan membayar uang Rp.1,7 juta untuk biaya perjalanannya,” kata Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan, kemarin (27/4/2020).

Tidak pernah terpikirkan bahwa itu adalah waktu terakhir korban. Keempat gadis ini rupanya tidak memiliki uang untuk membayar ongkos perjalanan.

Namun, bukannya membayar justru mereka berniat jahat kepada korban. IK dan RM, sebagai pelaku utama, bersekongkol untuk membunuhnya menggunakan kunci inggris yang ada di dalam mobil.

“Karena tidak punya uang, sodara I dan R sepakat untuk menghabisi korban dengan menggunakan kunci inggris yang ada di dalam mobil tersebut,” ujar Hendra.

Detik-detik Pembunuhan
IK sudah mengepal kunci inggrisnya, menunggu aba-aba untuk memukul korban. Pukulan pertama mengenai kepala korban, sampai ia tidak bisa mengendalikan mobilnya. Namun korban masih bertahan.

RM pun ikut membantu, ia membekap korban. Masih juga belum menyerah, ia lalu mencekik korban dari belakang.

Pukulan pun tidak berhenti, pukulan kedua, sampai akhirnya korban menyerah pada pukulan kedelapan. Korban akhirnya tewas. Jasadnya pun dibawa oleh mereka termasuk RK, ia ikut membuang jasad korban ke tepi jurang.

Mereka pun kabur menggunakan mobil korban, namun dari mereka berempat tidak ada yang bisa mengemudikan mobil. Akhirnya dengan terpaksa IK mengemudikan mobil tersebut.

Baru sampai di Cimahi mobil mengalami kecelakaan ringan. Entah kenapa mereka justru meninggalkan mobil tersebut.

“Setelah itu ditinggalkan begitu saja,” kata Hendra.

Tetapi mereka pun membawa kunci mobil, kartu-kartu milik korban, serta kunci inggris. Yang nantinya semua barang bukti tersebut disimpan oleh SL.

Beruntungnya, di lokasi tempat mobil itu terparkir ada sebuah CCTV yang berhasil merekam siapa saja yang keluar dari mobil. Dari informasi tersebut polisi melebarkan penyelidikannya.

“Dari sana kita bisa menemukan pelaku-pelakunya. Kemudian beberapa hari kami dapat menemukan pelaku dan membawa pelaku ke sini,” terang Hendra.

Satu minggu kemudian polisi berhasil menangkap keempat pelaku di lokasi berbeda. Kini, mereka dikurung di dalam rumah tahanan Mapolresta Bandung.

Mereka diancam dengan hukuman 20 tahun penjara dengan maksimal seumur hidup, karena diduga telah melakukan pembunuhan, pembunuhan berencana, turut serta membantu serta pencurian disertai kekerasan.(detik.com)

Bek Bayern: Latihan Lagi seperti Kembali ke Sekolah

0

BOGORDAILY – Kembali latihan diibaratkan bek Bayern Munich Alphonso Davies seperti hari pertama sekolah. Dia juga yakin Bayern akan siap jika Bundesliga kembali bergulir.

Bayern sudah kembali menggelar latihan pada 6 April. Kendati demikian, skuat Die Roten tetap menjaga jarak dengan menerapkan social distancing.

Para pemain Bayern menjalani sesi latihan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 6-7 orang. Dengan kontak fisik seminimal mungkin, tak ada tos-tosan antarpemain.

Davies menjelaskan sesi latihan Bayern lebih mengutamakan daya tahan dan mengembalikan sentuhan.

“Itu seperti kembali ke sekolah lagi,” ujar Davies seperti dilansir ESPN.

“Kami tidak melatih situasi bola mati, kami cuma mengembalikan sentuhan, energi, kebugaran kami. Jadi kami melakukan operan, menembak, berlari,” lanjutnya.

“Itu membantu kami menjaga kondisi dan membuat kami siap kapan pun mereka bilang kami akan main atau tidak. Untuk saat ini, kami cuma mencoba agar tetap fit.”

Bundesliga ditargetkan kembali bergulir pada 9 Mei. Meski pertandingan terakhir yang dijalani Bayern adalah pada 8 Maret, Davies yakin timnya tak akan kesulitan untuk langsung gas pol.

“Saya kira tidak akan berat sama sekali. Kami tahu musim mungkin saja dimulai lagi, jadi kami semua mempersiapkan baik mental maupun fisik,” ucap Davies.

“Bagi saya, sentuhan saya mungkin sedikit hilang, tapi saya akan baik-baik saja. Dengan semua sesi latihan bersama tim, kami akan siap main lagi,” kata pemain berkebangsaan Kanada itu.

Yasonna Tak Masalah Hadapi Gugatan Napi Asimilasi Berulah

BOGORDAILY – Sekumpulan masyarakat ramai-ramai menggugat Menkum HAM Yasonna Laoly secara perdata ke Pengadilan Negeri Surakarta. Yasonna pun merespons santai gugatan itu, dan mengatakan dirinya akan menghadapi gugatan itu.

Mereka yang menggugat adalah Yayasan Mega Bintang Indonesia 1997, Perkumpulan Masyarakat Anti Ketidakadilan Independen, serta Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Adapun yang sebagai tergugat adalah Kepala Rutan Kelas I A Surakarta, Jawa Tengah, sebagai tergugat I, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jateng sebagai tergugat II, serta Menteri Hukum dan HAM sebagai tergugat III.

Gugatan itu didaftarkan pada Kamis, 23 April 2020. Salah satu petitum gugatannya yakni, Yasonna diminta menghentikan program asimilasi sebagaimana Peraturan Menkum HAM nomor 10/2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

Ketua Yayasan Mega Bintang Indonesia 1997 Boyamin Saiman menyoroti persyaratan narapidana yang dilepas dalam kebijakan Menkum HAM. Boyamin menilai persyaratan yang diberikan Kemenkum HAM untuk para napi yang dibebaskan itu kurang tepat

“Nah materi gugatan adalah Para Tergugat salah hanya menerapkan syarat tersebut secara sederhana, tanpa meneliti secara mendalam watak napi dengan psikotes sehingga hasilnya napi berbuat jahat lagi. Jadi yang dipersalahkan adalah teledor, tidak hati-hati dan melanggar prinsip pembinaan saat memutuskan Napi asimilasi,” kata Boyamin, saat dihubungi, Minggu (26/4).

Alasan Yasonna digugat karena memerintahkan dan mengizinkan Kakanwil Jateng mengizinkan Karutan Solo melepaskan napi dari Rutan Solo. Selain itu, Yasonna mengizinkan dan memerintahkan Kakanwil Kemenkumham Jateng melepaskan napi seluruh Jateng yang kemudian melakukan kejahatan di Solo.

Untuk Kepala Rutan Kelas I A Surakarta digugat karena melepaskan napi diduga secara tidak memenuhi syarat dan tidak melakukan pengawasan sehingga napi tersebut melakukan kejahatan di masyarakat. Kakanwil Kemenkum HAM Jateng juga digugat karena mengizinkan Karutan Surakarta melepaskan napi Rutan Surakarta serta mengizinkan dan melepaskan napi seluruh Jateng tapi tidak melakukan pengawasan sehingga kemudian berbuat jahat di Solo.

Adapun petitumnya sebagai berikut:

1. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.
2. Menyatakan perbuatan Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III adalah merupakan perbuatan melawan hukum sebagaimana telah diatur dalam ketentuan Pasal 1365 BW (Burgerlijk Wetbook)
3. Menghukum dan menyatakan para Tergugat untuk menghentikan kebijakan asimilasi sebagaimana ‘Peraturan Menkum HAM nomor 10/2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19’ dan keputusan Menkum HAM nomor 19.PK.01.04 tahun 2020 yang kemudian digunakan sebagai dasar kebijakan tergugat I dan Lapas dan Rutan di seluruh wilayah Jawa Tengah dan wilayah Surakarta Rutan dan Lapas pada masa COVID-19 ini karena terbukti meresahkan dan menarik seluruh narapidana untuk dikembalikan di Lapas dan Rutan di seluruh wilayah Jawa Tengah dan wilayah Surakarta Rutan dan Lapas.

4. Menyatakan akibat perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan para tergugat mengakibatkan para penggugat mengalami kerugian materiil sebesar Rp 100.000 secara tunai dan tanggung renteng adalah dimana penggugat sehingga menimbulkan kerugian materil yang nyata-nyata diderita penggugat akibat rata-rata pengeluaran pengamanan ekstra yang harus dikeluarkan dan merupakan sarana gugatan tidak ilusionir.
5. Menyatakan akibat perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan para tergugat serta Turut tergugat I, dan turut tergugat II mengakibatkan menderita kerugian secara immaterial yaitu berupa kerugian immaterial yang diderita para penggugat sebesar Rp 100.000 per hari secara tunai dari uang jimpitan per hari yang harus dikeluarkan para penggugat untuk mendukung kegiatan Siskamling atau kegiatan ronda malam pada tiap malamnya.
6. Menghukum para tergugat untuk membayar biaya yang ditimbulkan dalam perkara.

Terkait adanya gugatan ini, bagaimana respons Menkum HAM Yasonna?

Yasonna pun merespons gugatan itu dengan santai. Yasonna juga mempersilakan sekolompok masyarakat menggugatnya terkait kebijakan napi asimilasi itu.

“Silakan saja,” kata Yasonna kepada detikcom, Senin (27/4/2020).

Yasonna juga mengatakan akan menghadapi gugatan itu sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Ndak ada masalah, kita hadapi,” ujarnya.

Puluhan Napi Bebas Program Asimilasi Sering Bertindak Lagi

Seperti diketahui, akhir-akhir ini banyak eks napi yang kembali berulah setelah dibebaskan. Kebanyakan dari mereka merampok.

Salah satunya kejahatan yang dilakukan para napi asimilasi antara lain pencurian disertai pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian disertai kekerasan (curas), dan pelecehan seksual.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan 27 dari 38.822 narapidana yang keluar dari lembaga permasyarakatan (lapas) lewat program asimilasi Kemenkum HAM dalam rangka pencegahan penularan virus Corona (COVID-19) kembali melakukan tindak kejahatan. Jika dipersentasekan, kata Sigit, sebanyak 0,07 persen napi asimilasi tak bertobat.

Polisi juga akan memberi tindakan tegas dan terukur tak segan-segan dilakukan polisi terhadap pelaku pidana, termasuk napi asimilasi, di masa pandemi Corona. Seluruh polisi reserse diminta terus melakukan koordinasi dengan masing-masing lembaga permasyarakatan (lapas) di wilayah dan rumah tahanan (rutan) agar pengawasan dapat dilakukan secara maksimal.

Tertular Almarhum Ayah, Satu Keluarga Positif Corona

BOGOR DAILY – Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, menyampaikan soal kronologis satu keluarga yang positif terinfeksi corona di Cileungsi.

Ade mengatakan bahwa satu keluarga yang positif tersebut telah tertular dari sang ayah berinisial S yang  baru meninggal awal April lalu. S dinyatakan positif pada  9 April 2020 oleh laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta.

“Ayahnya itu bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Depok. Dan S ini di rawat di salah satu RS swasta di Cileungsi pada tanggal 2 April 2020. Akan tetapi S meninggal pada tanggal 3 April 2020 dengan keluhan batuk sesak,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (28/4/2020).

Ade Yasin juga menjelaskan, S meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RS Swasta Cileungsi.

“Riwayat DM dan dinyatakan sebagai kasus PDP dengan jenazah diperlakukan sebagai kasus infeksius atau Covid. S sempat diambil Swab Test oleh RS tersebut dengan hasil positif Covid-19 pada tanggal 9 April 2020,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan keluarnya hasil positif pada S, Tim Sisca Puskesmas melakukan tracing dan pengambilan sampel swab pada keluarganya yaitu istrinya, dua anaknya dan satu asisten rumah tangga pada 13 April 2020.

“Satu anaknya tidak sempat diambil sampel. Sampel dikirim ke laboratorium BBTKL PP Jakarta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Hasil pemeriksaan Swab atau PCR menunjukan, bahwa semua sampel yang diambil positif yaitu istri, dua orang anak dan satu asisten rumah tangga.

“Rencana tindak lanjut adalah pengambilan sampel ke dua kasus positif dan anaknya yang belum sempat diambil sampel. Kemudian akan dilakukan tracing pada kontak erat empat kasus positif tersebut dan akan dilakukan pengambilan sampel swab juga,” tukasnya. (Andi).

Ramadhan, Pesona Dramaga Residence Bayar 1 Juta Sudah Punya Rumah

0

Bogor Daily – Dengan pelayanan survey langsung ke lokasi ataupun melalui survey online dengan menggunakan aplikasi video call yang ada akan memudahkan anda memilih unit rumah di Perumahan Pesona Dramaga Residence. Ramadhan tetap promo, saat ini tim pemasaran Pesona Dramaga Residence tetap memberikan Promo 1 Juta saja sudah berhak untuk memilih unit dan punya rumah.

“Ya betul, tetap sama promo kami berlakukan dengan stock jumlah unit yang terbatas, oleh karena itu ayo segera survey dan dapatkan rumah impian anda.” papar Delvi Kurniasari Marketing Officer Pesona Dramaga Residence.

Dengan perizinan yang sudah clear dan surat menyurat yang sudah terpecah pisah akan lebih memudahkan anda untuk memilih bank yang anda inginkan untuk pembelian dengan skema cicil, bisa KPR ke bank konvensional ataupun bank syariah.

“Untuk pembelian cash keras, tentu kami akan memberikan beberapa gift berupa diskon dan hadiah menarik lainnya.” ungkap Delvi.

Ibu dari satu anak tersebut terlihat gigih terus memberikan informasi seputar promo yang diberikan ketika survey terjadi. Selain faktor diatas, ada alasan dari pembeli yang menjadi daya tarik mereka untuk membeli di Pesona Dramaga Residence adalah akses yang ada di tepi jalan raya Provinsi dan suasana villa yang terasa di lokasi Pesona Dramaga Residence yang berada di jalan raya Cibadak, Ciampea Kabupaten Bogor.

“Tanpa DP, tanpa ribet, tanpa biaya ini itu, satu juta aja di awal, perbulan angsuran mulai di angka dua jutaan aja. Simpel mudah.” tutup Delvi Kurniasari.

(Red-BDN).