Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8317

Kencana Hills Cilebut, Beri Bukti Nyata Property Syariah dengan Desain Real Estate

0

BOGORDAILY.net – Menjaga kualitas kemasan product dari project yang di bangun merupakan komitmen yang di jalankan oleh developer properti syariah N Prosyar yang menaungi project Kencana Hills Cilebut. Project yang memiliki akses jarak hanya 5 menit saja ke Stasiun Cilebut tersebut menarik hati banyak warga muslim Jabodetabek yang biasa beraktifitas menggunakan moda transportasi commuter line.

Kencana Hills Cilebut berada di lahan seluas 6.700 meter dengan total ada 26 unit rumah dan 22 unit kavling siap bangun yang dapat anda miliki dengan skema yang real syariah.

 

“Untuk harga rumah dengan desain rasa real estate tersebut kami banderol dengan harga mulai 369 juta rupiah saja.” ungkap Mulyadi, Sales dan Marketing Manager N Prosyar.

Yang bersangkutan juga mengemukakan sejak open launching penjualan perdana pada Juli 2019 lalu, saat ini Kencana Hills Cilebut telah sukses menjual 15 unit rumah berbagai type dan 17 unit kavling siap bangun.

 

 

Tercermin dari keterangan diatas bahwa project Kencana Hills Cilebut merupakan primadona baru yang diburu untuk dimiliki oleh masyarakat luas, apalagi mereka yang biasa bepergian atau bekerja menggunakan jasa moda transportasi Commuterline atau KRL ke Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.

 

Ditempat berbeda di ungkapkan juga oleh Don Vito Ammar salah satu Owner N Prosyar kepada Bogor Daily bahwa dirinya bersama rekan-rekan lainnya di N Prosyar berkomitmen terus berjuang di ranah pengembangan bisnis Property Syariah dengan menciptakan kawasan hunian yang bebas riba dan bebas akad-akad bermasalah.

 

 

“Harapan kami ke depan, N Prosyar dapat terus untuk menciptakan Perumahan Syariah kualitas Real Estate. N Prosyar bisa menjadi Ikon Property Syariah di Indonesia, Aamiin.” pungkas Don Vito Ammar.

(Red-BDN).

Ditahan Terkait Narkoba, Ini Kondisi Tio Pakusadewo

0

BOGORDAILY – Aktor senior Tio Pakusadewo kembali terjerat kasus narkoba. Polisi menangkap Tio Pakusadewo di sebuah rumah di kawasan Terogong, Jakarta Selatan pada Selasa (14/4) dini hari.

Bagaimana kabar Tio yang saat ini ditahan? Menurut sang pengacara, Aris Marasabesy, Tio dalam keadaan baik.

“Om Tio dalam kondisi baik,” kata Aris kepada detikHOT dalam pesan singkat, Minggu (19/4/2020).

Tio tengah menjalani penahanan di Polda Metro Jaya. Kasusnya masih ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Saat ini masih di Polda,” ungkapnya.

Ini menjadi kasus kedua kalinya bagi Tio Pakusadewo terkait narkoba. Sebelumnya ia pernah ditangkap pada tahun 2017.

Saat digeledah, polisi menemukan narkoba jenis ganja seberat 18 gram dan alat isap sabu. Saat dites urine, ia juga positif amphetamin dan methaphetamin.

Tio pun dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Karena kasus ini bintang film ‘Java Heat’ ini terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

Rizal Ramli “Diisolasi” Anasir Jahat Kekuasaan

0

Perspektif Arief Gunawan, Wartawan Senior

“… Di masa kolonial bangsa ini direndahkan. Dihina paling lemah di dunia. Harkat-harga diri rakyat & nilai kebenaran kini kembali diinjak oleh elit kekuasaan sendiri. Tokoh seperti Dr Rizal Ramli yang sejak muda melekatkan hati untuk rakyat & mewakafkan sisa hidup untuk bangsa kini “diisolasi” oleh anasir-anasir jahat kekuasaan…”

——————————————

PENGKRITIK utama ketidakadilan perekonomian kolonial yang dilakukan oleh penjajah Belanda terhadap bumiputera adalah orang Belanda sendiri.

Multatuli, Van Hoevell, mengecam Tanam Paksa.

Keduanya dimusuhi.

Jabatannya digusur.

Di-bully tidak memiliki kesetiaan kepada raja.

Hatta dikriminalisasi oleh pers Belanda, yang bagaikan buzzeRp hari ini menyerang dengan fitnah ekstrimis-radikalis.

Karena Hatta mencerca perekonomian kolonial yang menghisap kekayaan Nusantara.

Anak-anak muda Boedi Oetomo menyebut ekonomi kolonial sebagai “tanaman negeri asing” yang tak sesuai dengan iklim Indonesia.

Cokroaminoto mencela perekonomian penindasan seperti itu dengan sebutan “het zondig”. Faham murtad !

Rizal Ramli yang di dalam maupun di luar kekuasaan berpihak kepada kebenaran, yang saat ini menyampaikan berbagai solusi persoalan perekonomian bangsa
diserang habis-habisan oleh buzzeRp asuhan “kakak pembina”, yang demi dapat upah bersedia pula dibayar pake nasi bungkus !

Di masa kolonial bangsa ini telah direndahkan. Dihina sebagai bangsa yang paling lemah di dunia. Bangsa tempe yang selalu tidur ayam. Yang pendapatannya cukup sebenggol sehari. Bangsa yang selalu membungkuk-bungkuk di hadapan pembesar karena kelamaan dijajah. “Lupa” bagaimana cara berdiri tegak untuk memperlihatkan harkat dan harga dirinya sendiri…

Hari ini harkat-harga diri rakyat dan nilai-nilai kebenaran kembali diinjak. Ditumpas seakan hendak dimusnahkan justru oleh elit kekuasaan sendiri yang bersekongkol dengan aseng-asing yang akan berujung kepada kehancuran bangsa.

Tokoh-tokoh seperti Dr Rizal Ramli yang sejak muda melekatkan hati untuk rakyat dan mewakafkan sisa hidupnya untuk bangsa kini seperti “diisolasi” oleh anasir-anasir jahat kekuasaan.

Kehendaknya untuk beramal kebaikan kepada negeri dimaknai secara picik.

Awan pekat badai prahara
masih berlangsung
tetapi mereka menyangka
itulah sinarnya bulan purnama. (*)

https://www.twitlonger.com/show/n_1sr7b1n?new_post=true

Kisah Warga Bojonggede Bulak-balik Bogor-Jakarta di Tengah Kebijakan PSBB

0

BOGORDAILY.net – Cerita warga Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, yang harus bekerja ke Jakarta demi menghidupi keluarganya ditengah pandemi Virus Korona atau Covid-19. Walaupun, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan DKI Jakarta tak mempengaruhi mereka.

Hal itupun dialami oleh warga Kampung Gedong, Desa Bojong Gede, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jalaludin (52). Dirinya tidak menghiraukan dengan adanya PSBB yang diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Bogor. Walaupun, hal tersebut merupakan salah satu cara dalam memutuskan rantai Virus Korona.

Jalaludin yang mempunyai tiga anak itupun tidak merasa khawatir dengan adanya pandemi Virus Korona. Karena, jika dirinya berhenti bekerja, maka kondisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dalam rumah tangganya bisa terhambat.

“Yah takut sih takut, tapi siapa yang akan menjamin kita makan sehari-hari, saya punya anak kan dan istri, siapa yang nanti akan memenuhi kebutuhan ekonomi dalam keluarga,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (20/4/2020).

Karena menurut Jalaludin yang bekerja sebagai tukang parkir di Jakarta tersebut, sampai saat ini bantuan yang rencananya akan diberikan kepada masyarakat di penerapan PSBB belum ada. Bahkan, dirinya sampai saat ini belum sama sekali terdata.

“Mana bantuan juga gak ada, janjinya kan mau kasih bantuan, tapi mana sampai saat ini belum ada,” tegasnya.

Hal senada diutarakan oleh warga Desa Bojong Gede, Heni (41). Bahwa, rasa takut akan adanya Virus Korona di Indonesia ini seketika hilang, jika memperhitungkan keadaan ekonomi untuk menghidupi keluarganya.

“Saya kerja di Jakarta udah empat tahun, saya bingung yang mau menghidupi kebutuhan saya dan keluarga saya, pokoknya khawatir ada tapi kalau bicara perut susah, merasa tidak ada Virus Korona aja di sini,” akunya.

Ibu yang sudah mempunyai empat anak ini bersedia, jika masyarakat aktivitas di rumah atau dibatasi itu diberikan bantuan oleh pemerintah dalam menghidupi kebutuhannya sehari-hari. Karena, lanjut ibu yang bekerja di Laundry ini, apalagi kondisi saat ini mau memasuki bulan Ramadhan.

“Mau Ramadhan juga, mau gimana kita ini siap patuhi aturan pemerintah. Tapi, pemerintah juga harus memenuhi kebutuhan kita. Jangan bilang diam dirumah 14 hari sebentar, sehari-hari kalau caranya seperti itu kita mau makan dari mana, kalau orang kaya raya sih enak bilang gitu, uang punya. Lah kita apa orang gak punya,” tukasnya. (Andi).

Update Covid-19 Kota Bogor 20 April, Bertambah 1, Total Pasien Positif korona 66 Orang

0

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah. Dari total sebelumnya 65 pasien positif kali ini bertambah satu menjadi 66 terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itupun diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Senin (20/4/2020) per pukul 15:00 WIB.

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 49 orang, dan sudah sembuh enam orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 993 orang, 743 orang sudah selesai ditangani, dan 250 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 139 pasien, 36 pasien sudah selesai ditangani dan 78 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 25 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 43 orang, tujuh selesai, dan 36 masih dalam pemantauan,” tukasnya. (Andi).

Melly Goeslaw Beri Promosi Gratis Buat Usaha Kecil

0

BOGORDAILY – Musisi Melly Goeslaw mengumumkan dirinya tergerak membantu masyarakat yang memiliki usaha kecil di tengah pandemi Corona.

Melly membuka ruang di Instagram miliknya untuk siapa saja ingin mempromosikan usaha secara gratis.

“Buat temen2 yang punya usaha kecil2an usaha makanan atau apapun sok kirim ke saya, nanti sy posting di IG story gratis dengan catatan usaha kecil ya, tong jol jol cathering hotel menta di posting. Bismillah kita sama sama saling bantu berjuang sama sama ya. Insya Allah kita semua mampu melewati ujian ini. Karna udah gratis, maka alamat rumah saya usaha cari sendiri yaaa, namanya kan ikhtiar, Gampang kok insya Allah,” tulis Melly dalam unggahannya.


Ia pun turut menuliskan pesannya dalam keterangan foto tulisan yang ia unggah itu.

“Sendiri pasti berat, kalau sama sama Insya Allah jadi ringan,” tulis Melly dalam keterangan foto.

Niat baiknya ini kemudian disambut baik pula oleh warganet. Tak lupa, beberapa publik figur pun turut mendukung niat baiknya.

“Yesss .. ❤” tulis Ari Lasso, @ari_lasso dalam kolom komentar.

“Lafff,” tulis Armand Maulana.

Hahaha teteh gemessss,” tulis Olla Ramlan.

Pulang Pergi Bogor-Jakarta, 7 Warga Bojonggede Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Sebanyak tujuh pasien positif Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Bojong Gede, hampir mayoritas semua tertular dalam aktivitas di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, hal itupun diungkapkan oleh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin.

Ia mengatakan, yang positif Korona di Kabupaten Bogor juga hampir semuanya tertular dalam aktivitas di Jakarta. Karena, dalam data yang dihimpun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 semuanya klaster pernah menuju Jakarta sebelum tertular.

“Aktivitasnya tidak semua, tapi yang tertular hampir dari Jakarta itu banyak. Bahkan, yang positif rata-rata yang di Bojong Gede itu aktivitas di Jakarta semuanya,” katanya kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Politisi PPP itu mengatakan, yang positif baru di Kabupaten Bogor sebanyak dua orang yaitu warga Kecamatan Ciomas usia 65 tahun jenis kelamin laki-laki, dan warga Gunung Putri usia 63 tahun jenis kelamin perempuan, masih dalam tracking tim Gugus Tugas Covid-19.

“Yang lansia kemarin ini kita baru dapat data semalam kan, dan itu masih kita tracking dan pernah kemana saja apakah merujuk ke Jakarta atau tidak,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, mengatakan, saat ini jumlah kasus positif Korona ada sebanyak 58, dinyatakan sembuh empat orang, meninggal lima orang dan masih aktif sebanyak 49 orang.

Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 454 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 425. Yang meninggal statusnya PDP sebanyak 15 orang.

“Kalau yang PDP meninggal itu kita masih menunggu hasilnya di Litbankes Kemenkes RI, apakah statusnya positif atau tidak, kita masih menunggu,” tukasnya. (Andi).

Bupati Bogor Ade Yasin Marah Besar

BOGORDAILY.net – Bupati Bogor, Ade Yasin, menegur keras Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor, yang menyebabkan ratusan orang ramai-ramai datang untuk mendapatkan bantuan sosial berupa sembako.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menilai, bahwa terkait pembagian sembako yang dilakukan Baznas Kabupaten Bogor sebelumnya tidak melakukan kordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah.

“Saya kaget, kok tiba-tiba ada pembagian sembako oleh Baznas, tidak ada konfirmasi ke saya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 kita langsung tegor,” katanya, kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Ade Yasin meminta, seharusnya pihak Baznas koordinasi dahulu kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan juga kepada pihak kepolisian agar ikut mengamankan.

“Seharusnya Ketua Baznas berkoordinasi dengan kami dan juga kepada pihak polisi, agar aman dan tidak terjadi kericuhan seperti yang terjadi pagi tadi,” tegasnya.

Pembagian sembako yang dilakukan oleh Baznas pagi tadi cukup memprihatinkan, karena tidak mematuhi aturan yang dibuat pemerintah terkait Physical Distancing (Jaga Jarak).

Sebelumnya, puluhan warga yang mengaku Guru Ngaji, Ustadz dan perwakilan Pondok Pesantren (Ponpes) di Bumi Tegar Beriman melakukan Geruduk dan berkerumun, di depan kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor.

Alasan para Guru Ngaji, Ustadz dan perwakilan Ponpes tersebut, karena mendapatkan informasi bahwa ada pembagian Sembako yang dibagikan oleh Baznas Kabupaten Bogor.

Salah seorang warga Pakansari, Cibinong, Imas Masitoh (39), mengatakan, dirinya mendapatkan informasi dari ketua Rukun Tetangga (RT). Bahwa, ada pembagian sembako di penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya dapat informasi dari pak RT, ada pembagian sembako,” katanya kepada wartawan dilokasi, Senin (20/4/2020).

Imas sapaan akrabnya juga mengaku takut, dengan berkerumunnya warga di Baznas ini. Akan tetapi, jika berbicara mengenai isi perut Imas tidak menghiraukan dengan adanya Virus Korona atau Covid-19.

“Takut sih ada, tapi namanya butuh gimana,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH Lesmana, berkilah, bahwa pihaknya tidak mengundang warga untuk diberikan sembako di kantornya. Ia menjelaskan, sekitar 500 warga yang datang Senin pagi pukul 10:00 WIB itu, mendapat informasi dari mulut ke mulut dengan hanya bermodalkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP.

“Yang datang ini spontan masyarakat. Yang jadi masalah, ini kan PSBB. Namun, intinya kami berikan (sembako). Alhamdulillah ada stok,” ucapnya.

Dia menegaskan, bantuan ini tidak akan ada setiap hari. Karena, pihak Baznas masih memikirkan untuk bantuan-bantuan selanjutnya, terlebih bantuan sembako untuk para ustad pondok pesantren maupun amil. (Andi).

Mancini: Kalau Serie A Mau Lanjut, Harus Penuhi Syarat Ini

0

BOGORDAILY – Roberto Mancini menyebut kompetisi Serie A musim ini bisa bergulir lagi. Menurutnya, pertandingan bisa dimainkan kembali jika syarat tertentu dipenuhi. Apa itu?

Liga Italia telah ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut lantaran pandemi virus Corona yang melanda Negeri Pizza.

Penyakit mematikan tersebut juga menjangkiti insan sepakbola Italia, mulai dari pemain hingga ke level manajemen klub. Presiden Brescia, Massimo Cellino, menjadi figur Serie A teranyar yang positif COVID-19.

Belum tertanggulanginya virus Corona di Italia membuat beberapa pihak berharap agar Serie A musim ini tak dilanjutkan kembali. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah penularan penyakit agar tidak semakin banyak menimbulkan korban.

Kendati demikian, ide berbeda terkait kelanjutan kompetisi justru dilontarkan Mancini. Menurut pelatih Timnas Italia itu, Serie A bisa saja dilanjutkan lagi dengan syarat seluruh pemain dipastikan dalam kondisi sehat bugar.

Baginya, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) harus bisa memastikan para pemain negatif virus Corona sebelum memainkan lagi pertandingan. Mancini meyakini jika semua pemain dalam kondisi fit, maka tak jadi masalah bila mereka harus terlibat kontak fisik di lapangan.

“Dalam pandangan saya, olahraga kontak tak terlalu berbahaya. Kita bisa menghitung jumlah kasus pemain yang terinfeksi, terutama di level tertinggi,” kata Mancini, dilansir dari Football Italia.

“Lapangan sepakbola itu kan luas sekali, ada ruang untuk setiap pemain berlatih, terutama di klub-klub besar yang memiliki berbagai macam area buat tim,” dia menambahkan.

“Mari kita lanjutkan lagi bermain sepakbola dan anda akan melihat bagaimana sepakbola bisa membantu negara ini. Andai kata 500 pemain di Serie A itu imunnya kuat dan sehat bugar, maka tidak ada resiko lainnya,” ujarnya.

Gian Yuniarto Wilo Harlan, Hijrah Dakwah Fokus Property Syariah

Bogor Daily – Kuat tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik serta sukses di dunia barunya adalah hal yang saat ini di rasakan sosok muda nan religius itu.

Gian Yuniarto Wilo Harlan sukses di jalur dakwah melalui bisnis Property Syariah yang digelutinya membuat namanya tercatat sebagai salah satu Owner Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah yang terletak di Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.

Pria 33 tahun tersebut menjelaskan langsung kepada Bogor Daily awal mula cerita menjadi seorang enterpreneur di dunia Property Syariah. Pria yang akrab di sapa Kang Gian tersebut adalah rekan satu kampus dari Arbain Joko Pamungkas yang saat ini bersama-sama dengan dirinya, Eko Apriansyah dan Mukhayar Lubis membangun dan menciptakan kawasan Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah dibawah bendera besar Perumaham Islami Indonesia atau PII.

“Rumah atau tempat tinggal adalah kebutuhan pokok, akan tetapi jangan sampai kita membelinya atau memilikinya dengan cara-cara yang dilarang oleh agama kita, maka beralih lah ke Property Syariah yang In Syaa Allah Real Project nya, Real Syariah nya.” papar Kang Gian.

Gian juga menjelaskan bahwa bergerak di sektor bisnis Property Syariah adalah nilai semangat untuk mendapatkan keberkahan akhirat yang menjadi tujuan utama, barulah duniawi nya akan ikut bila kita fokus pada akhirat.

Inti dari konsep Property Syariah adalah memudahkan orang untuk mendapatkan hunian atau investasi kavling dengan skema syariah.

“Dakwah agar orang terhindar dari praktek-praktek ribawi dalam proses jual belinya, itulah ilmu yang pada awal hijrah saya dapatkan dari Ustadz Rosyid Aziz Founder Komunitas Developer Property Syariah atau DPS.” jelas Gian.

Harapan kedepan Gian sangat berharap sukses di project-project Bumi Salsabila Indah selanjutnya atau project dengan nama lain. Terus kreatif berkarya untuk memberikan solusi hunian dan investasi syariah yang aman dan tenang.

“Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah adalah Jalan Dakwah untuk saya dan keluarga bersama rekan-rekan saya. Doakan untuk terus senantiasa istiqomah dan kuat diatas landasan bisnis Property Syariah. Aamiin yaa Rabbal Aalaamiin.” pungkas Ayah dua anak tersebut.

=============================

• Biodata Lengkap •

√ Nama Lengkap : Gian Yuniarto Wilo Harlan.

√ TTL : Bogor, 23 Juni 1987.

√ Alamat : Jl. Kp. Cimanglid No.11 RT. 01/05 Sukamantri, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor

√ Hobby : Olahraga (Badminton dan Renang)

√ Kata Mutiara : Perlakukan orang lain seperti engkau ingin diperlakukan.

√ Karir :
– 2011-2017: Karyawan swasta sebagai marcomm (printed media, ecommerce, retail).
– 2017-sekarang : Wirausaha (kedai kopi, property syariah)

√ Property Syariah :
– 2018-sekarang : Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah (Project Perdana. Semoga bisa bertambah dan berkembang)

(Red-BDN).