Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 8322

Glenn Fredly Akan Selalu Menjadi Cahaya Penuntun Mutia Ayu

0

BOGORDAILY – Kepergian Glenn Fredly untuk selama-lamanya meninggalkan duka yang tidak terkira untuk sang istri, Mutia Ayu. Dia pun terus mengenang mendiang suaminya.

Yang terbaru, Mutia Ayu mengunggah fotonya bersama Glenn. Mereka berdua kompak memakai batik dan kacamata.

Glenn menggandeng tangan Mutia Ayu sambil berjalan. Di unggahan itu, Mutia menulis bahwa Glenn akan selalu jadi cahaya penuntunnya meski telah tiada.

“you will always be my guiding light ❤️ @glennfredly309” tulis Mutia Ayu.

Sebelumnya, Mutia Ayu sempat membuat beberapa unggahan setelah Glenn meninggal. Salah satunya adalah video saat pemotretan maternity-nya yang didampingi Glenn.

Glenn Fredly meninggal dunia pada 8 April 2020 lalu karena sakit meningitis. Pelantun ‘Januari’ itu berpulang saat sang anak, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo, baru berusia 40 hari.

Kepergian penyanyi itu memang mengagetkan. Semasa hidup, Glenn memang tak pernah bicara soal penyakitnya. Dia beralasan tak mau merepotkan orang-orang terdekatnya.

25 TNI-Polri dari Depok Amankan PSBB di Bojong Gede dan Tajurhalang

0

BOGORDAILY.net – Sebanyak 25 personil gabungan TNI dan Polri dari wilayah Depok turut mengamankan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, mengatakan, Kedua kecamatan di Kabupaten Bogor yang ditangani oleh Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok itu diantaranya, wilayah Kecamatan Tajurhalang dan Bojong Gede.

“Di Kabupaten Bogor ini kita terjunkan 25 personil anggota TNI dan Polri. Karena, kedua kecamatan yaitu Bojong Gede, dan Tajurhalang itu adalah wilayah tugas dari Polres Metro Depok,” katanya kepada wartawan, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, untuk dua kecamatan di Bumi Tegar Beriman ini baru dibentuk tiga posko Check Point dalam PSBB, yaitu di Bojong Gede di pertigaan Bambu Kuning dan wilayah Citayam perbatasan Depok dan Kabupaten Bogor serta di Tajurhalang ada satu titik.

“Di Bojonggede, Citayam, dan Tajurhalang buat dua titik ini kita masih kordinasi dengan Polres Bogor, soalnya kita menyesuaikan lokasi Check Point nya, dan kemungkinan akan ada penambahan lagi baik posko maupun personil,” tukasnya.

Sementara itu, untuk menyukseskan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bumi Tegar Beriman. Bupati Bogor, Ade Yasin, melakukan pengecekan (Check Point) di dua titik kecamatan yang dalam tugasnya ditangani oleh Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok.

Kedua kecamatan di Kabupaten Bogor yang ditangani oleh Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok itu diantaranya, wilayah Kecamatan Tajurhalang dan Bojong Gede.

“Kita hari ini Kamis (16/4/2020) bertemu dengan Kapolres Metro Depok dan Dandim Depok, bersama sama mengecek pelaksanaan kegiatan PSBB dan mengecek check point. Walaupun pemerintah di Kabupaten Bogor, akan tetapi keamanannya di Depok makanya kita sinergikan untuk mensukseskan ini,” katanya. (Andi).

Berkenalan dengan Aksi “Gerakan Cinta Untuk Tenaga Medis”

0

BOGORDAILY.net – Yayasan Visi Nusantara Maju bersama beberapa Lembaga yang ada di Kabupaten Bogor melakukan gerakan ‘Cinta Untuk Pahlawan Tenaga Medis Indonesia’, dengan melakukan support dan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) di RSUD Cibinong.

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, mengatakan, gerakan tersebut merupakan inisiasi dari Vinus dan lembaga lainnya yang ada di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, aksi gerakan cinta untuk tenaga medis itupun akan terus dilakukan ditengah pandemi Virus Korona atau Covid-19 ini. Tidak hanya itu, Yus sapaan akrabnyapun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli bersama.

“Di Kabupaten Bogor ada lebih dari 101 Puskesmas dan beberapa RS, kondisinya saat ini masih sangat memerlukan APD dalam penanganan pasien, Dalam kesempatan ini selain memberikan bantuan APD tim gerakan lawan Covid-19 juga memberikan bunga kepada seluruh supporting di RSUD Cibinong,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (16/4/2020).

Masih kata Yus, supporting System juga hadir untuk tim manajemen, tim keamanan (security) tim OB bahkan tim Kebersihan di Rumah sakit memiliki peran penting. Karena, dengan adanya Covid-19 ini mereka merupakan petugas garda terdepan.

“Semoga Covid-19 ini segera berlalu. Kita juga harus bekerja sama dalam penanganan penyebaran pandemi Virus Korona ini,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu aktivis perempuan di Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni, berharap, kegiatan ini dapat menyentuh sampai ke lapisan masyarakat bawah.

“Tim sedang mengupayakan juga adanya batuan langsung dalam bentuk makanan. Kita berharap ada dapur umum yang berbasis RT, maksudnya kita memberikan bahan sembako kepada masyarakat dikoordinir oleh RT, dan dimasak secara bergantian di rumah masing-masing secara bergantian, dan dibagikan secara bergiliran juga,” singkatnya. (Andi)

6 Kebijakan Kemendikbud di Tengah Pandemi, Mulai Dana Bantuan hingga PPDB

BOGORDAILY – Penyebaran virus Corona Covid-19 semakib merebak di berbagai belahan dunia. Tak terkecuali, Indonesia yang kerap merasakan dampaknya dalam berbagai sektor. Salah satunya, pendidikan. Terkait hal tersebut, pemerintah lewat Kemendikbud mengeluarkan enam kebijakan pendidikan di masa pandemi ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dihasilkan dengan melalui berbagai pertimbangan. Nadiem Makarim pun kembali mengeluarkan surat edaran khusus. Surat Edaran ini bernomor 4 tahun 2020 yang ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim pada 24 Maret 2020 lalu yang berisi Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) .

Berikut merdeka.com kutip kebijakan yang dikeluarkan Kemendikbud melalui Surat Edaran tersebut, Kamis (16/4/2020).

Ujian Nasional

Ujian Nasional Tahun 2020 dibatalkan, termasuk Uji Kompetensi Keahlian 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan.

Dengan diberlakukannya kebijakan pembatalan UN tersebut, maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan sekolah atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pembatalan UN Tahun 2020 ini berkaitan dengan proses penyetaraan bagi lulusan program Paket A, Paket B, dan Paket C yang ditentukan kemudian.

Ujian Sekolah

Ujian Sekolah untuk kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes tatap muka dengan mengumpulkan siswa, tidak boleh dilakukan kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya penugasan, tes daring, dan atau bentuk assement jarak jauh lainnya.

Ujian Sekolah tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh. Ujian Sekolah yang belum melaksanakan Ujian Sekolah dapat menggunakan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan dengan 3 ketentuan, yakni pertama ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran, kedua ditentukan berdasarkan Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

Dan ketiga, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Dinas Pendidikan dan sekolah menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orang tua secara fisik di sekolah.

PPDB pada Jalur Prestasi (non zonasi dan non afirmasi) menggunakan (a) akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai selama lima semester terakhir dan/ atau (b) prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan PPDB daring.

Dana Bantuan Operasional Sekolah

Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Bantuan Operasional Pendidikan, dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah. Termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pandemi Covid-19, seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan, dan masker bagi warga sekolah, serta untuk membiayai pembelajaran daring atau jarak jauh.

Proses Belajar dari Rumah

Proses belajar dari rumah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

Belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Belajar dari Rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19.

Aktivitas dan tugas pembelajaran dapat bervariasi antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses atau fasilitas belajar di rumah.

Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dalam kebijakan Belajar dari Rumah, Kemendikbud juga menghadirkan Program ‘Belajar dari Rumah’ di TVRI yang tayang setiap hari pukul 08.00-23.00 di WIB. Pembelajaran jarak jauh melalui media televisi nasional ini diperuntukkan bagi PAUD, SMP, SMA, SMK, guru, dan orang tua.

Maia Estianty Batalkan Penerbangan ke Luar Negeri, Gara-gara Corona

0

BOGORDAILY – Maia Estianty dan keluarganya harus mengubur dalam-dalam niatan liburan lebaran ke luar negeri. Hal itu dikarenakan wabah Corona melanda dunia.

“Tadinya kalau misalnya nggak ada COVID-19 ini saya pengin terbang ke luar negeri saja. Terus karena ada COVID-19 jadi akhirnya kita cancel semua penerbangan,” Kata Maia Estianty dihubungi baru-baru ini.

Maia mengurungkan niat itu usai mengetahui berita sejak Kota Wuhan, Cina terpapar corona. Ketika itu, Indonesia belum terdeteksi wabah Corona.

“Saya sudah cancel dari zaman Wuhan itu meledak Corona. Aku dan suamiku langsung sudah cancel seluruh penerbangan ke luar negeri. Dari awal waktu Indonesia belum ada corona,” imbuhnya.

Maia mengaku sudah tak ke luar negeri selama tiga bulan terakhir. Ia memilih untuk diam di rumah sampai pandemi menghilang.

“Mungkin dari Januari kita sudah nggak terbang-terbang ke luar negeri sama sekali,” pungkasnya.

Karena Corona, Maia melakukan gerakan sosial. Ia membagikan masker dan APD untuk rumah sakit.

Di Kota Bogor Belum Ada Pasien Positif Korona Yang Sembuh

0

BOGORDAILY.net – Kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor belum ada yang sembuh satupun. Walaupun, Wali Kota Bogor, Bima Arya, sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Akan tetapi, hal tersebut masih harus menjalani isolasi mandiri.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, di Kota Bogor belum ada satu pasien positif Korona yang dinyatakan sembuh. Menurutnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya pun belum bisa dinyatakan sembuh sepenuhnya dari korona.

“Belum ada yang sembuh, pak Bima itu masih harus menjalani karantina mandiri,” katanya ketika dihubungi Bogordaily.net. Kamis (16/4/2020).

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, jumlah positif korona yang terkonfirmasi sebanyak 58 orang 10 diantaranya sudah meninggal dunia, dan 48 pasien masih menjalani isolasi.

“Hari ini Kamis (16/4/2020) jumalah yang positif ada sebanyak 58 orang, 10 orang meninggal dan 48 masih di isolasi,” katanya.

Lanjut Retno, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Hujan ini jumlah yang meninggal kembali bertambah satu orang menjadi 24 orang.

“Jadi PDP yang meninggal itu 24 orang, totalnya ada 129, selesai 28 dan masih dalam pengawasan ada 77 orang,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 951, selesai 573 dan masih di pantau 378 orang. Sementara, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 22 orang, selesai satu, salam pemantauan 21 orang. (Andi).

Striker Persib Bandung Wander Luiz Sembuh dari COVID-19

0

BOGORDAILY – Striker Persib Bandung Wander Luiz dinyatakan negatif COVID-19. Hasil itu didapatkan setelah hasil uji swab yang kedua dirilis oleh Labkesda Jawa Barat.

Dokter Tim Persib, Rafi Ghani, mengatakan tak hanya Luiz yang dinyatakan negatif, ayah dari pemain asal Brasil itu pun menunjukkan hasil yang sama. Seperti diketahui, saat menjalani isolasi mandiri, Luiz didampingi oleh ayahnya.

“Wander Luiz dan orang tuanya telah melakukan isolasi mandiri dengan baik, dia dinyatakan negatif pada Rabu 15 April,” ujar Rafi saat dihubungi, Rabu (15/4/2020).

Kendati demikian, Rafi berpesan agar pemain yang telah melahirkan empat gol bagi Persib itu untuk tetap menerapkan pola social distancing dengan baik.

Rencananya, Wander Luiz dan ayahnya akan bertolak ke kampung halamannya dengan berbekal surat keterangan negatif COVID-19.

“Karena ada kemungkinan bisa terpapar lagi, karena hasil tes negatif itu disertakan dengan surat untuk kepentingan yang bersangkutan untuk kembali ke negaranya,” kata Rafi.

“Saya tekankan kepada dia untuk tetap stay at home dengan menyenangkan, lakukan social distancing dengan baik, perilaku hidup yang bersih dan sehat, ketika dia di Brazil saya sarankan untuk ikut pemeriksaan atau peraturan yang dianjurkan pemerintah setempat,” kata Rafi.

Sebelumnya, Luiz diketahui terinfeksi virus Corona pada 27 Maret 2020. Ia mengumumkan keadaann dirinya lewat media sosialnya. Semenjak itu, ia melakukan isolasi mandiri dan latihan di apartemennya.

KLHK Alokasikan Rp 1,01 Triliun untuk Bantu Petani Hutan Terdampak Corona

BOGORDAILY – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,01 triliun untuk membantu kelompok tani hutan dan kelompok perhutanan sosial, serta petugas yang mengabdi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang terkena dampak COVID-19.

Melalui rapat virtual dengan DPR, Menteri LHK Siti Nurbaya juga menyampaikan pihaknya melakukan penghematan anggaran hingga Rp 1,58 triliun di APBN 2020, sehingga terjadi perubahan postur anggaran dari Rp 9,32 triliun menjadi Rp 7,74 triliun.

“Refocusing kegiatan dan realokasi anggaran ini sebagai tindak lanjut atas Inpres Nomor 4 Tahun 2020 dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19 dan Perpres No. 54 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020,” ujar Siti dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2020).

Dalam rapat kerja virtual bersama Komisi IV DPR RI pada tanggal (15/4/2020) kemarin, Siti menjelaskan orientasi refocusing anggaran KLHK menitikberatkan pada beberapa hal prioritas.

Di antaranya keselamatan atasi penyebaran pandemi, keberlanjutan usaha ekonomi kehutanan, konservasi, dan hutan sosial, kegiatan padat karya, stimulasi ekonomi, keberlanjutan pelayanan publik dan target group pembinaan KLHK seperti Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Mitra Konservasi.

“Anggaran hasil refocusing dialokasikan untuk menambah kegiatan berbasis masyarakat, serta untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang terdampak COVID-19,” jelasnya

Salah satu contohnya dengan melakukan pembelian produk herbal/suplemen/madu dari Kelompok Tani Hutan untuk pegawai guna menunjang Peningkatan daya beli masyarakat, pengadaan suplemen penambah daya tahan tubuh yang berasal dari produk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial untuk diberikan pada tenaga medis di Rumah Sakit rujukan COVID-19.

Refocusing juga untuk penyelenggaraan pelatihan masyarakat jarak jauh bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial dan pendamping Perhutanan Sosial, pemberian bantuan ekonomi produktif dan Bang Pesona bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), serta pendampingan Kelompok Tani Hutan (KTH).

“Selain itu pengadaan kendaraan pendukung penyemprotan disinfektan, pembangunan Kebun Bibit Rakyat, Kebun Bibit Desa dan Bibit Produktif, serta berbagai kegiatan padat karya lainnya,” tuturnya.

Untuk mendukung program Prioritas Nasional (PN), KLHK fokus pada pengentasan kemiskinan melalui kegiatan prioritas reforma agraria dan perhutanan sosial.

“Juga dilakukan peningkatan nilai tambah ekonomi dan investasi di sektor riil, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja,” kata Siti

KLHK juga melakukan peningkatan kuantitas, kualitas dan aksesibilitas air, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan pencegahan pencemaran dan kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDALH), penguatan kelembagaan dan penegakan hukum, pemulihan pencemaran dan kerusakan, serta penanggulangan pencemaran dan kerusakan SDALH.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan telah mencatat semua masukan dan saran dari pimpinan dan semua anggota dewan Komisi IV, serta akan mengevaluasi rincian refocusing kegiatan dan realokasi anggaran per eselon I untuk disampaikan dan dibahas dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI tanggal 20 April 2020 mendatang,” jelas Siti.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Sudin tetap meminta KLHK merinci kembali refocusing kegiatan dan realokasi anggaran, terutama pada postur anggaran untuk sarana dan prasarana pengelolaan limbah infeksius COVID-19.

“Kami minta perhatian anggaran untuk pengelolaan limbah infeksius dan Alat Pelindung Diri (APD) akibat COVID-19, serta pengendalian Karhutla dimana saat ini sudah memasuki musim kemarau pada beberapa wilayah,” tandasnya.

Bupati Tinjau Check Point di Bojonggede, Warga Berdesak-desakan

BOGOR DAILY – Saat Bupati Bogor, Ade Yasin, melakukan peninjauan Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Simpang Bambu Kuning, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, tampak terlihat kegaduhan dan kerumunan.

Pantauan dilokasi, saat orang nomor satu di kepemerintahan Kabupaten Bogor itu hendak meninggalkan lokasi, masyarakat yang didominasi kaum ibu itu, menunggu dan ingin melihat sosok Ade Yasin sambil meminta masker.

Ibu-ibu dan anak kecil pun saling berdesak-desakan berebut masker berwarna putih dan bertali hijau dari Ade Yasin. Meski sudah diingatkan agar tidak berebut, warga pun tidak menggubris.

“Jangan berebut ya. Satu-satu majunya,” kata Ade Yasin, yang hendak meninggalkan lokasi pengecekan, Kamis (16/4/2020).

Peninjauan Politisi PPP itupun bersama Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah dan Dandim 0508/Depok, Kolonel Agus Isrok Miroj.

Untuk menyukseskan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bumi Tegar Beriman. Bupati Bogor, Ade Yasin, melakukan pengecekan (Check Point) di dua titik kecamatan yang dalam tugasnya ditangani oleh Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok.

Kedua kecamatan di Kabupaten Bogor yang ditangani oleh Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok itu diantaranya, wilayah Kecamatan Tajurhalang dan Bojong Gede.

“Kita hari ini Kamis (16/4/2020) bertemu dengan Kapolres Metro Depok dan Dandim Depok, bersama sama mengecek pelaksanaan kegiatan PSBB dan mengecek check point. Walaupun pemerintah di Kabupaten Bogor, akan tetapi keamanannya di Depok makanya kita sinergikan untuk mensukseskan ini,” katanya kepada wartawan. (Andi).

The Green Student Village 2, Pilihan Utama Apartemen Kos Syariah di Bogor

0

Bogor Daily – Menuai harapan untuk mempunyai unit investasi, dapat pasif income secara continue dan aman proses pembeliannya dengan skema pembelian yang merunut system syariah harus cek n ricek dahulu. Cek proses akuisisi lahan yang sempurna, perizinan yang selesai dengan peruntukkan yang pas sesuai undang-undang dan tentunya project yang berjalan lancar alias tidak mangkrak.

Terbukti dan nyata, setelah sukses dengan Apartemen Kos The Green Student Village tahap 1 sejak awal 2018 lalu, pengembang PT. Madani Realti Indonesia dengan bangga kembali mempersembahkan The Green Student Village tahap 2.

Berada tidak jauh dari lokasi tahap 1, The Green Student Village tahap 2 ini mencuri hati masyarakat ramai untuk memiliki unitnya.

“Konsep kita Comfort Living, Fresh for Study, konsep yang biasa diterapkan di wilayah kampus-kampus ternama di luar negeri, seperti di Boston University dan Melbourne University.” papar Erzon Presiden Direktur PT. Madani Realti Indonesia.

Ayah dua anak tersebut juga menjelaskan kepada Bogor Daily tentang proses pengembangan projectnya yang berlandaskan semangat untuk membumikan transaksi dengan skema syariah. Diungkapkan dengan gamblang bahwa skema pembelian dengan system syariah lebih banyak diminati oleh khalayak ramai ketimbang skema pembelian konvensional pada umumnya dikarenakan akad yang penuh dengan kepastian dan jelas tanpa proses ribawi.

“The Green Student Village 2 kami banderol di harga 180 juta rupiah untuk setiap unitnya, dengan luas 12 meter plus lengkap dengan segala macam furnished. Bonus AC dan TV 32 inch ditambah channel TV Cable dan Wifi yang bisa anda nikmati.” ujar Erzon.

The Green Student Village tahap 2 ini, berada di wilayah Kelurahan Balumbangjaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, hanya beberapa meter saja dari Kampus Utama IPB Dramaga Bogor.

“Khusus pembelian bulan ini, kami berikan promo diskon sebesar lima juta rupiah per-unitnya, informasi lengkap bisa cek n click langsung di thegreenstudentvillage.com.” pungkas Erzon dengan sumringah. (Red-BDN).