Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8332

PSI Salurkan Bantuan Masker dan Hand Sanitizer di Ciseeng

CISEENG – Upaya pencegahan penularan Corona Virus Disease (Covid-19) terus dilakukan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat.

Seperti yang dilakukan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota dan Kabupaten Bogor bekerjasama dengan pengurus Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ciseeng yang menggelar giat bakti sosial penyemprotan disinfektan, pembagian handsanitizer dan masker gratis di wilayah Desa Babakan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Ciseeng menjadi kecamatan zona merah penyebaran Corona di Kabupaten Bogor setelah satu warganya meninggal terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua MWC NU Ciseeng Ustad Ahmad Gozawi menuturkan, dalam kegiatan bakti sosial peduli pencegahan Corona pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga dan jalan – jalan utama di sekitar Desa Babakan yang menjadi akses ke Desa Prigi Mekar dan Desa Ciseeng. “Kami juga membagikan handsanitizer (sabun cuci tangan) dan masker secara gratis,” ungkap Ahmad Gozawi, Minggu (12/4/2020).

Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut demi membantu menjaga kesehatan masyarakat dan membantu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Corona. Gozawi, sapaanya, menambahkan, kegiatan ini dibantu kawan – kawan PSI Kota dan Kabupaten serta dukungan penuh dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor. “Semoga ini bisa menjadi sebuah kebaikan dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sugeng Teguh Santoso, Ketua DPD PSI Kota Bogor menjelaskan, kegiatan sosial bertajuk “Solidaritas Untuk Sahabat” tersebut digelar untuk membantu masyarakat terutama di daerah pedalaman yang memang sangat membutuhkan bantuan. Menurutnya, PSI memberikan dukungan dengan menyerahkan bantuan berupa cairan disinfektan, handsanitizer dan masker. “Kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 memang harus terus ditingkatkan. Tapi upaya untuk melakukan pencegahan juga harus terus dilakukan, termasuk sikap saling peduli dan saling menolong.” jelasnya.

Pantauan media ini, kegiatan dilakukan oleh para pengurus MWC NU Ciseeng dengan menggunakan dua unit kendaraan didampingi aparat kepolisian dan aparat Pemdes Babakan. Affendi Kepala Desa Babakan menyampaikan apresiasi atas adanya kegiatan tersebut. “Kami Pemdes Babakan juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, Pemrov Jawa Barat dan Pemkab Bogor.” jelas Affendi.

PSBB di Kota Bogor Berlaku mulai Rabu atau Kamis

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam waktu dekat ini akan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Rabu (15/4/2020). Hal itupun diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net.

Penerapan itupun, merupakan tindak lanjut dari Menteri Kesehatan RI, Terawan Agung Putranto, yang secara resmi menerbitkan Keputusan Nomor HK.01.07/Menkes/248/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, bersama seluruh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMD hingga Camat se-Kota Bogor melalui saluran video conference.

“Tadi juga kita lakukan rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Bogor. Kami membahas rencana penerapan PSBB di Kota Bogor. Baru saja Menkes menetapkan atau merekomendasikan PSBB di Kota Bogor. Ada yang berpendapat penerapannya Rabu (15/4/2020), ada yang berpendapat Kamis (16/4/2020). Tapi intinya dari kami, keinginannya adalah kita mengimplementasikannya secara bersama-sama,” katanya.

Menurut Dedie, penerapan PSBB juga perlu waktu untuk mempersiapkan teknis di lapangan dan sejumlah dokumen.

“Nanti ada Perwali tentang PSBB kemudian ada 2 SK terkait dengan data Dinsos, data penerima bantuan sosial dan kemudian satu lagi SK terkait implementasi PSBB itu sendiri.

Terkait jumlah personel, lanjut Dedie, akan diterjunkan maksimal untuk menjangkau lebih banyak titik pantau di lapangan.

“Personel yang dibutuhkan tentu maksimal. Artinya dalam konteks pengamanan wilayah kita sudah minta juga bantuan dari TNI dan Polri. Kemudian tentu kita akan mengoptimalisasikan personel yang ada di Pemkot, khususnya di Dishub, Satpol PP, Dinsos dan dinas lainnya. Bahkan kami juga akan meminta bantuan Yonif 315/Garuda,” tukasnya. (Andi).

LBH Ansor Kota Bogor Bantu Korban Terdampak Korona

0

BOGOR DAILY-Pandemi Covid-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga telah menimbulkan persoalan serius di berbagai bidang, termasuk persoalan hukum.

Menurut Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Bogor Muhammad Yunus Yunio, atas permintaan dari masyarakat, membuka Posko Online Bantuan Hukum Covid-19 yang melibatkan seluruh Advokat dan Paralegal LBH Ansor di seluruh kantor-kantor LBH Ansor yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Muhammad Yunus Yunio melanjutkan, bahwa melalui Posko Online Bantuan Hukum Covid-19, LBH Ansor akan memberikan konsultasi hukum dan melakukan upaya hukum lainnya untuk mengatasi persoalan hukum yang menimpa masyarakat pencari bantuan hukum yang miskin dan termarjinalkan.

“LBH Ansor akan fokus pada isu-isu yang meliputi namun tidak terbatas pada hak warga atas kesehatan dan hak pekerja”,ujar dia.

Menurutnya para pencari keadilan bisa langsung meng-akses via online yaitu

POSKO ONLINE BANTUAN HUKUM DAMPAK COVID-19

Di satu sisi menurut Dewan Penasehat LBH Ansor Kota Bogor Rd. Anggi Triana Ismail, gerakan yang digandrungi pemuda ini akan memastikan secara hakikat bahwa manusia harus terlindungi baik secara lahir maupun batin, yang mana hal itu berdasarkan semangat pada ayat-ayar suci didalam Al-qur’an seperti Q.S. Al-An’am ayat 151 yang menjadi dasar adanya hak untuk hidup;
Q.S ayat 13 yang menjadi dasar adanya hak persamaan derajat; Q.S.
Al-Ma’ ayat 2 dan 8 yang menjadi dasar adanya hak memperoleh keadilan;
Q.S. Al-Baqarah ayat 188 yang menjadi dasar hak perlindungan harta dan milik; Q.S. Al-Baqarah ayat 256; dan Q.S. ayat 99 yang menjadi dasar hak kebebasan beragama, serta masih banyak lagi ayat Al-Qur’an yang mengisyaratkan
pemenuhan hak-hak manusia menurut fitrahnya.

Di sisi lain semangat tuk memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (prodeo/probono) ini, didasari oleh falsafah kebangsaan serta negara kesatuan republik indonesia (NKRI) yakni Pancasila & UUD 1945.

Secara tekhnis yuridis pun pemberian bantuan hukum ini merujuk pada UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.
Sehingga kegiatan yang digandrungi anak-anak muda ansor ini telah tepat & akurat.

Di tengah wabah covid-19 ini, masyarakat kelas bawah akan berbondong-bondong mencari secercah harapan hidup. Ketika semua akses ditutup oleh beberapa kebijakan pemerintah.

“Yang menjadi cobaan terbesar dalam pandemi covid – 19 ini adalah ekonomi, yang mana ekonomi merupakan akar tunjang seluruh umat manusia dibumi, maka bukan mustahil apabila iman seseorang yang lemah bakal melakukan kejahatan-kejahatan dipermukaan sosial.
Ini sebetulnya pekerjaan rumah (PR) buat kita semua”paparnya

Dan besar kemungkinan tragedi kerusuhan yang terjadi pada tahun 1996-1999 masa rezim order baru, akan terjadi jikalau pemerintah tidak segera mungkin melakukan kebijakan untuk menjawab kegundahan warga bangsa nya khusus nya masyarakat kelas bawah & termarjinalkan.

“Dengan adanya pemberian bantuan hukum (prodeo/probono), setidaknya kita memperlambat atau mengurangi kekhawatiran-kekhawatiran kegaduhan sosial bahkan kiamat sosial yang bakal terjadi akibat pandemi covid-19 ini,”tandasny.

Terapkan PSBB, Pemkab Bogor Koordinasi dengan Empat Kota

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam waktu dekat ini akan menerapkan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akan tetapi, penerapan itupun menyesuaikan dengan Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok.

Hal itupun diungkapkan oleh Bupati Bogor, dalam Video yang diterima Bogordaily.net. Minggu (12/4/2029).

“Kita akan melakukan penerapan PSBB ini sesuai dengan Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok. Karena supaya serentak semuannya,” katanya.

Menurutnya, penerapan itu merupakan tindak lanjut dari Menteri Kesehatan RI, Terawan Agung Putranto, yang secara resmi menerbitkan Keputusan Nomor HK.01.07/Menkes/248/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dalam rangka percepatan penanganan Virus Korona atau Covid-19.

“Katanya sudah keluar SK persetujuannya, tapi secara fisik kami belum menerima itu. Tentunya penerapan ini harus dipertimbangkan sedemikian rupa,” ucapnya.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menjelaskan, banyak pertimbangan dalam penerapan PSBB ini, yaitu, kondisi di masyarakat dalam penanganan Covid ini harus dengan adanya Sosial Distancing. Karena, masih banyaknya masyarakat yang belum mengindahkan himbawan dari pemerintah.

“Jumlah positif Covid-19 juga semakin hari semakin meningkat. Apalagi jumlah PDP juga ini semakin menyebar di 37 kecamatan. Tentunya ini bisa menjadi potensi menjadi Zona Merah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Sarifah Sofiyah, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan 11 kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman, masuk dalam kategori Zona Merah penyebaran Virus Korona atau Covid-19.

Ke 11 kecamatan masuk Zona Merah itu diantaranya, Kecamatan Cibinong, Citeureup, Ciomas, Bojonggede, Gunung Putri, Ciampea, Kemang, Jonggol, Cileungsi dan Parung Panjang serta Ciseeng.

Ipah sapaan akrabnya menyebutkan, untuk yang paling banyak warga positif korona yaitu di Kecamatan Gunung Putri sebanyak tujuh orang, ke dua yaitu Cibinong dengan lima orang, ke tiga Bojonggede dengan empat orang, ke empat Cileungsi dengan tiga orang, dan ke lima yaitu Parung Panjang dan Kemang dua orang yang positif.

“Sedangkan untuk Ciampea, Ciomas, Jonggol, Citeureup, dan Ciseeng itu cuma satu orang yang positifnya,” singkatnya. (Andi).

79 Napi di Lapas Paledang Bogor Dibebaskan

BOGOR DAILY – Sebanyak 79 Narapidana (Napi) yang merupakan warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang Bogor mendapatkan program integrasi dan asimilasi.

Kepala Lapas Kelas II A Paledang, Kota Bogor, Teguh Wibowo, mengatakan, pembebasan warga binaan tersebut, merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, yang dikeluarkan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly belum lama ini untuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

“Bisa juga warga binaan 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. Narapidana dan anak yang tidak terkait dengan PP 99 tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsider dan bukan warga negara asing (WNA),” katanya, kepada Bogordaily.net, Minggu (12/4/2020).

Sementara itu, untuk pembebasan bagi narapidana melalu integrasi atau pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas, juga dilakukan dengan ketentuan tertentu. Seperti, Narapidana yang telah menjalani 2/3 masa pidana, atau yang telah menjalani 1/2 masa pidana.

“Narapidana yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 tahun 2012, yang tidak sedang menjalani subsider dan bukan WNA. Usulan dilakukan melalui sistem database pemasyarakatan. Surat keputusan integrasi diterbitkan Dirjen Pemasyarakatan,” ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM  RI Nomor 10 Tahun 2020, Keputusan Menteri Hukum dan HAM  RI No.M.HH-19 PK.01.04.04 Tahun 2020, dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020, pembebasan dilakukan dengan menimbang rawannya penyebaran Covid-19 di dalam Lapas/Rutan/LPKA di Indonesia yang notabene mengalami kelebihan penghuni.

“Terhitung 1 April hingga 7 April kemarin, sebanyak 79 warga binaan kita bebaskan sesuai dengan kriteria dan regulasi tentang asimilasi dan integrasi dari pemerintah. Dengan rincian 74 orang narapidana laki-laki dan 5 orang perempuan yang memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020,” tukasnya. (Andi).

Rajo Verma, Rutin ‘Rebahan’ Tiap Malam dengan 5 Suaminya di Ranjang yang Sama

0

BOGORDAILY.net  – Pria beristri banyak itu sudah biasa, tapi yang ini luar biasa. Rajo Verma Perempuan dengan lima suami atau di Indinesia dikenal dengan istilah poliandri

Perempuan dengan lima suami ternyata juga punya ceritanya sendiri. Rupanya begini kehebohan yang terjadi di dalam rumah tangga wanita yang memillih untuk melakukan poliandri.

Seorang wanita asal India bernama Rajo Verma menjadi sorotan usai kisah cintanya terbongkar.

Pasalnya, wanita berusia 28 tahun ini menikahi 5 pria yang merupakan saudara kandung sekaligus hingga akhirnya melahirkan seorang anak.

Rajo Verma diketahui tinggal di sebuah desa terpencil di kota Dehradun, negara bagian Uttarakhand, India.

Sebenarnya tak ada yang spesial dari wanita ini.

Kecuali ia menikah dengan 5 pria sekaligus dan seluruhnya adalah saudara kandung.

Rajo bersama 5 suaminya tinggal di satu rumah yang sama, dan tidur dalam satu ranjang yang sama.

Jadi ketika dia pertama kali melahirkan bayinya tidak tahu sama sekali siapa ayah dari bayinya.

Mungkin terdengar bertentangan dengan norma sosial, namun itu adalah tradisi yang panjang di desa itu.

Melansir Eva.vn pada Kamis (5/3/20), ketika seorang wanita menikahi pria tertentu, dia juga harus menikahi saudara laki-laki sebagai suaminya.

“Awalnya saya agak canggung, tapi sekarang saya sudah biasa, saya menganggap saudara suami saya tak lebih dari suami saya,” kata Rajo pada The Sun.

Rajo Verma dan 5 suaminya.
Pada 2009, Rajo menikah dengan suami pertamanya, Guddu, dalam pernikahan Hindu menurut adat setempat.

Namun Rajo juga harus menikahi empat saudara Guddu, mereka adalah Baiju (32), Sant Ram (28), Gopal (26) dan Dinesh (19).

Meskipun harus berbagi istri dengan saudaranya, Guddu tidak cemburu, dan mengatakan kisah rumah tangganya.

“Kami semua berhubungan intim dengannya, tetapi saya tidak merasa cemburu karena kami adalah keluarga bahagia,” katanya.

Rajo mengatakan sepenuhnya dia menerima 5 suaminya karena sebelum itu, ibunya juga menikahi 3 pria yang semuanya juga bersaudara.

Mereka bergiliran berhubungan intim satu sama lain setiap malam dalam satu tempat tidur.

Semua orang di rumah itu tidur dalam satu selimut terbentang di lantai.

Saat anaknya lahir, Rajo tidak mengetahui siapa ayah dari bayinya.

“Saya mendapatkan lebih banyak perhatian, dan cinta daripada kenbanyakan wanita lain di dunia,” kata Rajo membagikan kisahnya dengan bangga.

Pada masa lalu tradisi poliandri sangat luas di India, kemudian seiring perkembangan masyarakat, tradisi ini mulai terkikis.

Namun, tradisi ini masih muncul di beberapa daerah terpencil, etnis minoritas, atau desa miskin.

Seorang wanita biasanya mengambil lebih dari satu suami, dan pria yang dominan di mayarakat.

Dia juga akan menikahi saudara laki-lakinya untuk menjaga tanah keluarga, supaya tidak terbagi ke siapapun.

Para Antropolog percaya bahwa kebiasaan ini berasal dari epos Mahabharatha di India Sansekerta yang terkenal.

Di dalamnya ada Putri Draupadi, putri Raja Pancha yang menikah pada saat yang sama dengan 5 saudara kandung, untuk melestarikan tanah keluarganya.

Saat ini komunitas masyarakat yang melakukan poliandri masih banyak ditemukan di daerah dekat Himalaya atau beberapa bagian di pegunungan Tibet.

Bagi mereka poliandri tidak hanya membantu melestarikan tanah, tetapi solusi bagi pria yang kesulitan menemukan istri.

Saat bayinya lahir mereka tidak bisa mengetahui siapa ayahnya, hampir tidak ada tes DNA untuk menentukan hubungan darah.

Namun, beberapa tahun terakhir bebera orang mulai melakukan tes DNA untuk menyelesaikan perselisihan dan warisan.(*/bdn)

Tukang Baso Edan, Paksa Anak Bosnya Oral Seks

0

BOGORDAILY.net – Tukang baso ini kena batunya. Harus mendekam dipenjara setelah aksi bejatnya terhadap anak dibawah umur yang juga anak mantan bosnya.

Seorang lelaki berinisial R (38) di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam harus meringkuk di penjara akibat perbuatan cabul kepada seorang anak perempuan tujuh tahun.

Modus tersangka melancarkan aksi pencabulan itu berawal ketika mengajak korban bermain di kamar indekos. Pria yang kini dagang bakso itu dikabarkan dekat dengan bocah lugu tersebut. Apalagi ia dulu merupakan anak buah bapak korban.

Saat berada di kamar kos, R meminta agar Bunga (nama samaran korban) untuk menonton video porno yang ada di ponselnya. Namun bocah itu tak begitu mengerti dan tertarik dengan apa yang diperlihatkan R di ponselnya itu.

Tak lama R memaksa bunga untuk melakukan hal tak senonoh. Ia meminta memegang kemaluannya dan memaksa bocah itu melakukan oral seks. Tentunya Bunga menolak.

Karena tak tahan sambil melihat video porno, R akhirnya menggerayangi gadis kecil itu. Kejadian tersebut Jumat (28/2/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Reza M Tarigan mengatakan jika pihaknya mendapat laporan dari orang tua Bunga. Bocah itu ternyata cukup pintar menuturkan apa yang sudah dialaminya kepada orang tua.

“Awalnya usai kejadian itu korban diantarkan pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari kos-kosan pelaku. Korban tiba di rumahnya dan akhirnya bercerita kepada ibunya,” kata Reza kepada wartawan seperti diberitakan kutif dari suara.com, Selasa (3/3/2020).

Tak ayal cerita bocah itu membuat orang tuanya kaget. Mereka membawa anaknya tersebut ke kelinik bidan yang tidak jauh dari rumah.

“Hasil pengecekan dari bidan tersebut alat kemaluan korban mengalami lecet. Kami akhirnya mengamankan pelaku beserta barang bukti sebuah bantal tidur dan sebuah boneka,” terang Kapolsek.

Bisa dipastikan kegiatan R selanjutnya akan berganti dari jualan bakso menjadi penghuni hotel prodeo.(*/bdn)

Hehehe… Situs Kencan Ini Khusus Pria Berpenis Mungil

0

BOGORDAILY.net – Ini benar-benar bikin Anda tertawa sendiri, sebuah situs diperuntukkan bagi para pria berpenis mungil.

“Setiap lima detik, ada satu pria yang mendaftar di situs kami,” begitu kata pembuat situs kencan untuk pria dengan penis kecil.

Dinky One, nama situs kencannya kalau Anda mau tahu. Situs ini dibuat khusus bagi yang mencari teman kencan berpenis mini.

“Dinky One, situs untuk pria dengan penis kecil yang terus membesar (situsnya),” kata David Minns, founder Dinky One seperti dikutip dari The Sun, Rabu (11/03).

Situs ini paling banyak diminati di Inggris dengan lebih dari 3.000 pengguna hanya dalam satu malam saja.

Sementara pengguna lain berasal dari Amerika Serikat, Australia, Brasil, India, Vietnam, Kanada, Filipina, Belanda, dan Irlandia.

“Ya ampun, perkembangannya sangat menakjubkan! Banyak yang mulai berani menunjukkan rasa percaya dirinya,” kata Minns.

Pemilik situs bahkan mengklaim bahwa setiap menit sudah banyak sekali yang mengakses.

“Setiap menit rata-rata ada 700 sampai 800 tayangan,” ungkap Minns.

Pada awal berdirinya, Dinky One diminati lebih dari 27 ribu orang — 27 persennya wanita.

Situs tersebut mengklaim: Banyak wanita yang lebih memilih pria dengan penis kecil. Alasannya lebih nyaman dan lebih asyik saat foreplay. (*/bdn)

Udara Panas, Cewe Ini Nekat Tidur Sambil Bugil, Tetangganya Langsung Nyelonong Masuk

0

BOGORDAILY.net – Perempuan ini benar-benar apes. Gara-gara nekat tidur telanjang karena udara panas di kamar kosnya.

Sebutlah saja namanya, Rere. Wanita berusia 25 tahun yang tinggal di sebuah indekos kawasan Tanjunguma, Lubuk Baja. Dia hampir menjadi korban lelaki bejat yang merupakan tetangganya sendiri.

Hari itu, cuaca panas luar biasa. Tak pelak lagi, keadaan ini membuat Rere gerah. Dia terus menerus berkeringat meski sudah cuci muka berkali-kali. Kipas angin distel ke nomor satu agar putarannya lebih kencang, tapi tetap saja tak berguna.

Kamarnya seolah-olah berubah menjadi sauna. Bahkan, embusan nafas dari hidung terasa panas. Rere membuka pintu kosnya lebar-lebar agar terjadi pergantian udara. Namun, hawa panas belum hilang jua.

Tak tahan dengan suhu tinggi yang tak kunjung turun dan badannya lengket oleh keringat, Rere memutuskan untuk tidur sambil menanggalkan bajunya. Sedang pintu masih dalam keadaan terbuka. Dia tak sadar, perbuatan ini mendatangkan naas padanya.

Rupanya, Baron–tetangganya–melihatnya dalam keadaan demikian. Pria beristri ini tak mampu menahan keinginannya dan langsung beraksi. Tanpa pikir panjang, dia langsung mencekik Rere dan membekap mulutnya.

Gadis itu syok, lalu melakukan perlawanan. Bekapan mulut berhasil dilepaskan dan dia berteriak sekuat tenaga.

Baron tak mau menyerah. Dia menekan pipi korban untuk mencegahnya berteriak. Sayangnya, itu tak berhasil. Erangan Rere masih terdengar. Khawatir ketahuan tetangga yang lain, Baron mengurungkan niatnya dan bergegas angkat kaki.

Tak mau tinggal diam dengan perlakuan tetangga, Rere datang ke rumah sakit untuk melakukan visum. Kemudian mendatangi Mapolsek Lubuk Baja, Batam untuk membuat laporan.

Baron akhirnya diburu polisi. Semula, dia bersembunyi demi menyelamatkan diri. Namun,pihak keluarganya tak mau membantu dan membocorkan keberadaannya.

Alhasil, pria amoral ini langsung diringkus dan dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. (*/bdn)

Hehehe.. Pak Kades Bingung, Tangkap Basah Pasangan Mesum Ternyata Teman Sendiri

0

BOGORDAILY.net – Apa jadinya jika Anda menangkap basah pasangan selingkuh sedang melakukan perzinahan dan ternyata pelaku adalah teman Anda sendiri?

Inilah yang dialami kepala desa yang satu ini. Biasanya seorang kepala desa tidak mikir dan bingung saat harus gerebek warganya yang selingkuh.

Namun Kades Temboro Kecamatan Karangtengah Wonogiri, Sriyatno dibuat serba salah.

Ini lantaran yang digerebek adalah oknum kades tetangga desa yang otomatis temennya, sementara yang melaporkan adalah warganya sendiri.

Rasa serba salah berawal saat oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Karangtengah, Wonogiri digerebek warga.

Oknum Kades berinisial BD (47) itu diduga melakukan pereselingkuhan dengan seorang wanita berinisial AL (27).

Kejadian tersebut terjadi di rumah AL pada Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.

“Ya, saya menerima laporan dari warga terkait kejadian tersebut dan saya jadi serba salah,” katanya saat dihubungi awak media, Minggu (29/3/2020).

Dia mengaku, dalam posisi yang sulit mengingat oknum Kades tersebut adalah teman seperjuangannya dan suami terlapor adalah warganya.

“Tapi bagaimana lagi, kita kan ngga bisa membendung massa,” imbuhnya.

Warga yang sudah emosi kemudian menangkap dan menahan BD di rumah selingkuhannya itu.

“Saya dapat informasi pemicu perselingkuhan itu lantaran kehidupan rumah tangga AL dan TD ini sudah tidak harmonis,” paparnya.

Sriyatno menceritakan, kisah skandal oknum Kades BD dan AL terbongkar setelah suami AL yakni TD pulang dari Jakarta tanpa sepengetahuan AL.

TD kemudian tinggal di rumah ibu kandungnya.

Saat TD ingin menjenguk anaknya yang tinggal bersama istrinya, dia mendapati ada sandal pria di depan rumah.

“Saat diintip, dia melihat ada sepeda motor di dalam rumah,” imbuhnya.

TD lantas memberitahu kepada warga sekitar untuk meminta bantuan dan warga mulai berkumpul.

Setelah warga berkumpul kemudian salah satu warga mengetuk pintu rumah namun tidak ada jawaban.

“Pada saat itu warga sudah mengepung rumah AL, ternyata BD melarikan diri lewat pintu belakang tapi akhirnya berhasil ditangkap warga dan diamankan,” jelasnya.

Untuk meredam emosi warga, Kades Temboro membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Karangtengah.

“Saya ambil jalan tengah, biar polisi yang menangani kasus ini,” tandasnya. (*/bdn)