Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8367

Hari Ini Masjid Agung Baitul Faizin Cibinong Tidak Menggelar Salat Jumat

BOGOR DAILY – Masjid Agung Baitul Faizin yang berlokasi di dalam Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor tidak menggelar salat Jum’at pada Jumat (27/3/2020) ini.

Pemberitahuan tidak adanya salat Jumat itupun merupakan keputusan Bupati Bogor, Ade Yasin, Nomor 360/06-BPBD/2020, tentang penetapan status siaga darurat bencana non alam akibat pandemi Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Keputusam ini juga sesuai fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 14 tahun 2020 tentang, penyelenggaraan ibadah dalam status terjadi wabah Covid-19.

Pandangan MUI Kabupaten Bogor itupun tentang kewajiban menjaga diri pelaksanaan Shalat Jumat dan pengurusan mayit dalam status darurat penyebaran Virus Korona.

Bahwa, khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Maka dari itu, untuk sementara waktu terhitung sejak tanggal 26 Maret 2020, tidak menyelenggarakan shalat Jumat dan shalat rawatib bersama untuk di Masjid Agung Baitul Faidzin sampai situasi kondusif.

Dalam surat keputusan yang diterima Bogordaily.net. yang ditandatangai oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji, dan Sekretaris MUI Kabupaten Bogor, H. Romli Eko Wahyu, menyebutkan, adapun di kawasan yang dipastikan steril dari penyebaran Covid-19 menurut pihak berwenang (Zona Merah). Salat Jumat tetap wajib dilaksanakan.

Akan tetapi harus menjaga prilaku kewaspadaan dan kehati-hatian. Karena, sekali lagi Covid-19 sangat sulit atau bahkan tidak dapat terdeteksi. Apalagi, kasat mata. Kemungkinan terburuk harus menjadi acuan masyarakat.

Berikut inti sari penggalan dari Surat Keputusan dari MUI Kabupaten Bogor, untuk dipahami dan dilaksanakan oleh maayarakat yang ada di seluruh Bumi Tegar Beriman. (Andi).

Tim Olahraga SMPN 3 Jasinga Raih Prestasi pada KOSN 2020

BOGOR DAILY – Tim Olahraga SMPN 3 Jasinga berhasil meraih Juara 1 Lomba Lari 60 meter Putri dan Juara 1 Lomba Lompat Jauh Putri, masing-masing atas nama Siti Khodijah dan Mirnawati, pada Kompetisi Olahraga Siswa Nasional ,(KOSN) Tingkat Kecamatan Jasinga, dan keduanya saat ini masih duduk di Kelas 7.

Dalam kegiatan KOSN 2020 Tingkat SMP tersebut dipertandingkan beberapa cabang olahraga seperti atletik,   pencak silat,  karat,  bulutangkis dan renang.

“Tim Olahraga SMPN 3 ,Jasinga pada tahun ini hanya mampu meraih dua tiket ke KOSN 2020 Tingkat Kabupaten Bogor, pada cabang olahraga Atletik, sedangkan untuk cabang olahraga Bulu Tangkis, kedua atlet kami di nomor Tunggal Putra Yohnatan dan Siti Khodijah pada Tunggal Putri, keduanya gagal mendapat Juara ke-1 setelah mengalami kekalahan di partai final, dan hanya atlet yang meraih Juara yang berhak melangkah ke Tingkat Kabupaten,” ujar Ketua Tim Olahraga SMPN 3 Jasinga, A. Triana kepada wartawan, Jum’at (27/3/2020).

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 3 Jasinga, Abduloh, S.Pd, MM mengatakan bahwa kami hanya ingin berpartisipasi dalam kegiatan KOSN 2020, untuk melihat kemampuan serta mental dari anak-anak, sedangkan terkait target Juara, kami tidak memberikan beban kepada mereka.

Dan, keberhasilan dari Tim Olahraga kami yang berhasil meraih Juara di beberapa cabang olahraga seperti Atletik, Bulu Tangkis dan Pencak Silat, hal itu merupakan kebanggaan dan keberhasilan dari kami Keluarga Besar SMPN 3 Jasinga.

KOSN pada tahun ini, tidak banyak melibatkan sekolah-sekolah tingkat SMP/MTS baik Negeri maupun Swasta, dikarenakan pengumuman kegiatan terlalu dekat dengan waktu pelaksanaan, sehingga hanya sekolah-sekolah yang mengetahui dan memiliki kegiatan pembinaan rutin di 5 cabang olahraga yang dipertandingkan pada KOSN 2020 saja yang siap mengikuti.

Lebih jauh Triana menuturkan bahwa Timnya tidak banyak memiliki persiapan dan target, hanya sekedar turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut, dan anak-anak bermain lepas tanpa beban. Namun, hasil akhir yang di raih berkat skill individu (stamina, strategi, teknik dan mental), serta arahan dari Ketua Tim Olahraga, dan tentunya Do’a dari Kepala Sekolah, Dewan Guru juga siswa/i SMPN 3 Jasinga.

“Tahap selanjutnya, kami hanya menunggu pengumuman dari Panitia KOSN 2020 Tingkat Kecamatan Jasinga, jika melihat jadwal pertandingan di Tingkat Kabupaten Bogor akan dilaksanakan pada tanggal 25 Maret sampai dengan 8 April 2020, tapi bisa saja berubah jadwal pertandingan dikarenakan adanya wabah penyakit COVID-19 ini, kata Triana. (Rian)

Stadion Bernabeu Sampai Patriot Beralih Fungsi, Untuk Lawan Corona

0

BOGORDAILY – Banyak stadion sepakbola di dunia yang beralih fungsi untuk melawan virus Corona. Di antaranya Santiago Bernabeu hingga Stadion Patriot Candrabhaga.

Covid-19 telah berubah menjadi pandemi. Lebih dari 100 negara sedang bertempur melawan virus tersebut.

Melonjaknya jumlah pasien membuat rumah sakit kewalahan mengatasinya. Salah satu opsi untuk mengatasi itu, maka stadion sepakbola beralih fungsi menjadi rumah sakit darurat atau tempat menyimpan saran kesehatan.

Di Spanyol ada Santiago Bernabeu yang berubah fungsi. Markas Real Madrid itu dibuka untuk tempat penampungan perlengkapan medis.

“Real Madrid, bekerja sama dengan Dewan Olahraga Tinggi, meluncurkan sebuah proyek di Madrid untuk penyediaan dan distribusi pasokan kesehatan yang strategis,” kata pernyataan klub.

“Berkat kolaborasi erat antara kedua lembaga ini, stadion Santiago Bernabeu akan menjadi ruang yang disesuaikan. Kami akan menyimpan sumbangan perlengkapan kesehatan untuk membantu memerangi pandemi ini,” jelas Los Blancos.

Watford menjadi klub Liga Inggris pertama yang mempersilakan stadionnya untuk membantu penanganan virus Corona. Manajemen Watford mempersilakan Stadion Vicarage Road digunakan tim medis NHS untuk rapat mendadak kursus staf medis.

Di Brasil banyak stadion yang juga beralih fungsi. Corinthians mengubah Stadion Itaquerao menjadi rumah sakit. Santos ikut serta dengan membangun klinik sementara di bagian dalam Stadion Vila Belmiro.

Di Indonesia setidaknya ada tiga stadion yang dipakai untuk kegiatan tes pasien yang terinfeksi Covid-19, yakni Stadion Patriot, Stadion Pakansari, dan Stadion Si Jalak Harupat.

Korea Selatan juga melakukan hal yang mirip. Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengubah tempat latihan timnas di Paju jadi klinik perawatan pasien positif virus Corona.

Mulai April 2020, BMKG Prediksikan Awal Musim Kemarau

BOGORDAILY – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi prakiraan awal musim kemarau di Indonesia pada tahun 2020. BMKG menghitung, hal itu akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara pada April 2020, lalu wilayah Bali dan Jawa.

“Dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 17.0% diprediksi akan mengawali musim kemarau pada bulan April 2020, yaitu di sebagian kecil wilayah Nusa Tenggara, Bali, dan Jawa,” tulis BMKG lewat siaran pers diterima, Jumat (27/3/2020).

Kemudian, puncak musim kemarau BMKG memprediksi terjadi pada bulan Juli, sedangkan 64.9% pada bulan Agustus dan sekitar 18.7% pada bulan September.

“Musim kemarau tahun 2020 secara umum diprediksi lebih basah dari musim kemarau tahun 2019, karenanya BMKG menghimbau para pemangku- kepentingan dan masyarakat untuk tetap waspada,” terang BMKG.

Menurut BMKG, wilayah Bali, Nusa Tenggara, Jawa Barat bagian utara, Jawa Tengah bagian utara dan selatan akan mengalami bulan kemarau lebih awal.

Selain itu, di beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau lebih kering daripada biasanya, seperti di sebagian Aceh, sebagian pesisir timur Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung bagian timur, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah dan utara, sebagian Jawa Timur, Bali bagian timur, NTB bagian timur, sebagian kecil NTT, Kalimantan Timur bagian tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, dan Maluku bagian barat dan tenggara.

BMKG berharap pemerintah bisa lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan ketersediaan air bersih.

“Para pemangku-kepentingan dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan,” BMKG menandasi.

Mau Survei Perumahan Bumi Salsabila Indah? Silahkan Konfirmasi H-1

0

BOGOR DAILY- Meski kantor pemasaran Bumi Salsabila Indah, namuj manajemen tetap memberikan kemudahan bagi calon konsumennya.

Owner Bumi Salsabila Indah Eko Apriansyah mengatakan,  pihaknya tetap melayani survey lokasi bagi konsumen yang tertarik dengan hunian islami di Desa Ciberang,  Kecamatan Dramaga.

” Bagi konsumen yang mau survei bia konfirmasi H-1 agar bisa dilayani, ” ungkap Eko.

Ia menerangkan bahwa dalam kondisi bencana Covid-19, pihaknya tetap harus mengindahkan aturan dari pemerintah pusat.

” Karena sudah ada imbauan pemerintah terkait  social distancing guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Maka kami pun menyesuaikan dalam memberikan kemudahan akses khusus calon konsumen, ” ujar Eko.

Selain masih membuka kesemoatan untuk survei lokasi,  pihaknya juga telah menyediakan fasilitas booking fee secara online.

“Apabila costumers setelah survei belum cocok, biaya bookingfee akan dikembalikan 100%,” tegasnya.

Untuk diketahui,  Perumahan Bumi Salsabila Indah merupakan perumahan bernuansa islami.  Sejak dibuka hingga saat ini sudah terjual 50 persen dari total hunian yang dibangun. (*)

 

 

Serie A Sebaiknya Dibatalkan, Italia Kewalahan Hadapi Virus Corona

0

BOGORDAILY – Italia masih berjibaku menghadapi ancaman virus corona. Dengan seluruh lapisan masyarakat fokus ke pandemi, ide melanjutkan sepakbola sebaiknya dilupakan.

Italia sejauh ini telah melaporkan lebih dari 80 ribu kasus positif virus corona. Jumlah korban jiwa kini sudah melewati angka 8 ribu, yang mana terbanyak di dunia.

Ancaman virus yang juga dikenal dengan nama Covid-19 tersebut sudah membuat Liga Italia dihentikan sementara. Penangguhan dijadwalkan berlaku sampai 3 April, tapi kemungkinan besar akan diperpanjang melihat situasi saat ini yang belum membaik secara signifikan.

Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora bahkan menyatakan bayangan untuk melanjutkan kompetisi tanggal 3 Mei terlihat terlalu dini. Eks gelandang Juventus Angelo Di Livio menyarankan sebaiknya kompetisi dibatalkan saja, termasuk Serie A.

“Waktunya sudah tiba untuk menutup semuanya dan membatalkan musim ini. Tidak ada gunanya bermain, orang-orang memikirkan semua hal kecuali kejuaraan ini,” ungkapnya kepada Tuttosport, seperti dikutip Football Italia.

“Tidak pasti juga kapan kompetisi bisa dilanjutkan, banyak pertandingan akan bertabrakan, dan seluruh sistem kompetisi akan dalam kesulitan, mengingat tahun depan akan ada Piala Eropa.”

“Saya rasa tepat saja untuk membatalkan musim dan memulai lagi yang baru pada Juli atau Agustus. Hanya itu satu-satunya cara menyelamatkan sepakbola Italia,” imbuhnya.

Juventus saat ini memimpin klasemen Liga Italia dengan 63 poin dari 26 pertandingan, ditempel Lazio yang berjarak satu poin. Sementara Inter Milan ada di urutan ketiga dengan 54 poin dari 25 laga.

Perumahan Bumi Salsabila Indah Komitmen Ikut Arahan Pemerintah

BOGOR DAILY- Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi)  agar melakukan jaga jarak untuk mencegah penyebaran virua corona ( Covid-19),  Perumahan Bumi Salsabila Indah juga melakukannya.

Demi membatasi interaksi,  manajemen perumahan syariah yang berlokasi di Desa Ciherang,  Kecamatan Dramaga menutup sementara kantor pemasaran.

Owner Perumahan Bumi Salsabila Indah Eko Apriansyah mengatakan, penutupan berlangsung selama 14  hari.

“Kantor kami akan buka kembali minimal setelah 14 hari dari sekarang atau setelah situasi membaik dan penanggulangan virus sudah terkondisikan,”ungkap Eko.

Ia menyarankan agar konsumen yang memiliki keperluan mendesak agar menghubungi pihak manajemen.  Eko berharap agar situasi segera membaik.

” Kalau ada yang urgen, bisa langsung menghubungi pihak manajemen Perumahan Islami Indonesia. Kami juga mendoakan agar wabah virus Covid-19 bisa segera selesai,” harapnya

 

 

 

Sisa Stok Nasional 19 Ribu, 151 Ribu APD Didistribusi ke Seluruh Indonesia

BOGORDAILY – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona (COVID-19) memiliki 170 ribu stok alat pelindung diri (APD). Sebanyak 151 ribu telah terdistribusi dan saat ini tersisa 19 ribu yang masih tersimpan.

“Perlu saya sampaikan juga bahwa dari stok alat pelindung diri yang ada di gudang Gugus Tugas Nasional yang ada di Lanud Halim Perdanakusuma dari 170 ribu stok alat pelindung diri yang ada, sampai dengan pagi ini sudah terdistribusi 151 ribu, sehingga cadangan nasional yang ada adalah 19 ribu,” kata Staf Operasi TNI Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha, melalui siaran langsung akun Youtube BNPB, Jumat (27/3/2020).

Aditya mengatakan APD tersebut didistribusikan langsung ke daerah yang membutuhkan. Namun, sebagian ada yang mengambil secara langsung.

“Beberapa yang sudah dialokasikan tetapi mungkin belum sempat terdistribusi atau mungkin diambil tetapi kita sudah alokasikan, ada beberapa provinsi di antaranya adalah provinsi Riau, kemudian provinsi Jambi, provinsi Bengkulu, kemudian provinsi Sumatera Selatan, provinsi Gorontalo, dan provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Seperti diketahui, pendistribusian ini dilakukan dengan bantuan TNI dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. TNI melaksanakan tugas untuk penyimpanan APD dan pendistribusian ke seluruh provinsi yang membutuhkan.

“Perlu disampaikan bahwa apa yang dilakukan adalah dalam rangka operasi perbantuan TNI kepada gugus tugas nasional dalam rangka percepatan penanganan COVID-19,” ujarnya.

“Khususnya dalam permasalahan APD yang ada. Jadi operasi terbaru dilaksanakan TNI dalam rangka penyimpanan APD tersebut, kemudian membantu proses pendistribusian APD sekaligus bagaimana mekanisme agar APD ini dapat tersalur kepada seluruh daerah yang membutuhkan,” lanjut Aditya.

Keputusan Denada Dinilai Tepat Setelah Mengganti Nama Anaknya Jadi Aisha

0

BOGORDAILY – Denada belum lama ini mengumumkanputri semata wayangnya, Shakira, berganti nama menjadi Aisha. Perubahan tersebut tentu melalui persetujuan sang buah hati.

Keputusan itu rupanya didukung oleh pakar Psikologi Transpersonal dan Konsultan Nama, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari, S.Psi, M.Ed. Menurutnya, nama Aisha mengandung banyak hal positif.

“Nama Aisha memiliki tingkat keharmonisannya 50 persen,” ujar Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari.

Selain itu, nama Aisha juga mengandung sifat baik. Hal itu disebut dapat menjadi kekuatan dalam diri Aisha kelak.

“Kekuatan lain dari nama Aisha yaitu seorang pribadi mandiri dan sekaligus penyayang,” sambungnya.

Seperti diketahui, Shakira yang kini bernama Aisha tengah berjuang melawan leukemia. Terhitung sudah lebih dari satu tahun bocah 5 tahun itu menjalani pengobatan.

Banyak Korban Jiwa, Warga Bogor Hindari Keramaian

0

BOGORDAILY – Awalnya warga Kota Bogor belum semua taat terhadap himbauan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, agar mengurangi aktivitas di luar rumah untuk memutus penyebaran Virus Corona (Covid-19). Hal itu terlihat dari masih banyaknya warga yang beraktivitas seperti biasa. Bahkan sejumlah ruas jalan masih dipadati kendaraan.

Dari pantauan, pada Senin (23/3/20), jumlah kendaraan menuju akses Tol Jagorawi di Terminal Baranangsiang, terbilang cukup padat. Kendaraan yang menuju Jalan Otista, juga lumayan padat, mekipun tidak sepadat biasanya. Di Jalan Djuanda juga sedikit ramai. Aktivitas disejumlah lokasi di Kota Bogor masih terlihat seperti biasa.

Di sekitar Jembatan Merah, jembatan penyebrangan orang (JPO), Stasiun Bogor dan depan Lapas Paledang Kota Bogor, masih dijumpai kerumunan warga. Namun pada Selasa (24/3) dan Rabu (25/3), aktifitas warga di pusat keramaian berangsur menurun. Bahkan pada Rabu (25/3), saat bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati ibandah Raya Nyepi, tidak ada aktifitas olahraga di sekeliling Kebun Raya Bogor (KRB), Begitu juga arus lalulintas ke arah Terminal Baranangsiang maupun Jalan Otista cukup lengang.

Hal ini tak lepas dari mulai tumbuhnya kesadaran warga Kota Bogor, terhadap bahayanya Virus Vorona atau Covid 19. Warga menyadari Covid-19 telah menelan banyak korban jiwa di Indonesia termasuk di Kota Bogor. Warga mulai mengurangi aktifitas di luar rumah.

‘’Jujur saya sekarang ngeri keluar rumah, sudah banyak yang meninggal dunia di Kota Bogor gara-gara Corona,’’ Didin Nuryadin (42) warga, Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Sedangkan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin mengaku jika jumlah kepadatan kendaraan relatif lebih lengang selama sepekan terakhir. Menurutnya, pengurangan beban kendaraan tak lepas dari imbauan pemerintah termasuk dari Pemkot Bogor, untuk pembatasan aktivitas.

“Hasil pengamatan dan penghitungan secara manual, setelah ada intruksi pemerintah, jumlah kendaraan dibeberapa ruas jalan mengalami penurunan secara signifikan,” ujar Dody.

Dody menyebutkan, di Jalan Pajajaran dari akses pintu keluar tol Jagorawi. Begitu juga dari arah sebaliknya dari arah Tajur menuju pintu tol Jagorawi, hingga Jalan Otista. Arus kendaraan menurun signifikan.

“Sebelum ada wabah, rata-rata volume perhari dari 0,8 pada jam sibuk menjadi 0,6 pada jam sibuk,” ucapnya.
Sedangkan, Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Theo Patrocino Freitas mengatakan, Satpol PP Kota Bogor mengerahkan tim untuk melakukan patroli dan membubarkan paksa ketika ada kerumuman masyarakat.

“Baru mulai Senin (23/3), kami mengimbau masyarakat supaya menghindarin kerumunan, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Pada hari pertama patroli. Tim bergerak mulai di sekitar Tajur dari Kecamatan Bogor Timur, kemudian ke Suryakancana, Jalan Mayor Oking dan MA Salmun. “Sanksi tidak ada, kita hanya membubarkan kerumunan saja,” tambahnya.

SEPI: Jalan Djuanda dan beberapa jalan protokol lainnya terlihat lengang setelah Pemkot Bogor menghimbau warganya agar tidak melakukan aktifitas di luar rumah.

==========================

Dinkes Sosilisasikan Social Distancing

Dinkes Kota Bogor semakin gencar mensosialisasikan Social Distancing atau meminta masyarakat untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Bogor, dr. Oki Kurniawan mengatakan bahwa Social Distancing ini untuk mengurangi kontak langsung antar sesama individu secara dekat. Hal ini penting untuk mengurangi pencegahan penularan Covid 19 atau Corona.

“Jarak kontak dengan orang lain standarnya satu hingga dua meter karena jarak Drop Plat (bakteri atau virus yang menempel di cairan atau air liur) itu muncrat tidak akan mencapai jarak dua meter. Caranya berbeda, bisa semburan air liur saat bersin, atau batuk tidak karena tidak ditutup,” katanya beberapa waktu lalu saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bogor.

Menurut dia, bila masyarakat tidak mengikuti social distancing maka penularan virus dari yang sakit ke orang lain kemungkinannya cukup besar di lingkungan masyarakat tersebut.“Iya artinya virus tidak akan menular dari jarak tersebut (jarak sosial dintancing), karena selama ini penularan masih melalui drop plat,” katanya.Walaupun mungkin mengecewakan mendengar bahwa begitu banyak acara olahraga, festival, dan pertemuan lainnya dibatalkan, ada alasan kesehatan masyarakat untuk tindakan ini. Pembatalan ini membantu menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan sistem perawatan kesehatan untuk lebih siap merawat pasien dari waktu ke waktu. Membatalkan acara yang cenderung menarik perhatian banyak orang adalah contoh social distance. Social distance sengaja meningkatkan ruang fisik antara orang-orang untuk menghindari penyebaran penyakit.

Apa Itu Social Distancing?

* Pembatasan sosial dengan menjauhi kerumunan
* Caranya, jaga jarak sekitar dua meter dengan orang lain
* Manfaat
– Mengurangi kemungkinan persebaran Virus Covid 19.
– Melindungi orang-orang yang masuk golongan rawan tertular, seperti wanita hamil, anak-anak dan Lansia

(adv/bdn)