Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8368

Untuk Klub-klub Liga Spanyol RFEF Siapkan Dana Talangan Rp 8,94 T

0

BOGORDAILY – Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) telah menyediakan dana 500 juta euro atau sekitar Rp 8,94 triliun, untuk menalangi kebutuhan klub dalam krisis virus corona.

Liga Spanyol saat ini tengah ditangguhkan tanpa batas waktu karena pandemi virus corona. Penangguhan itu membuat klub-klub otomatis kehilangan pendapatan dari hari pertandingan.

Ada ancaman besar klub-klub gagal membayar gaji para pemain dan karyawan. Untuk mencegah hal ini terjadi, RFEF menyiapkan dana bantuan yang bisa dipinjam klub untuk sementara waktu.

Dana sebesar 500 juta euro atau sekitar Rp 8,94 triliun tersedia untuk klub-klub LaLiga dan Segunda. Sementara untuk sepakbola nonprofesional, RFEF menyiapkan 4 juta euro atau sekitar Rp 71,5 miliar.

Federasi juga menawarkan bantuan psikolog dan fisioterapis untuk membantu pemerintah Spanyol melawan virus corona. Mereka juga menyumbangkan kamar-kamar hotel tim nasional.

“Semoga kita bisa kembali ke titik normal di seluruh area dengan segera. Kami bekerja secara luar biasa dalam teritorial federasi untuk menyelesaikan masalah,” ungkap Presiden RFEF Luis Rubiales seperti dikutip Sky Sports.

“Kata-kata yang ingin kami minta kepada para korban, otoritas, dan masyarakat secara keseluruhan adalah persatuan, harapan, ketelitian, dan disiplin. Bersama-sama, kita akan mengalahkan virus ini,” tandasnya.

Spanyol menjadi salah satu negara Eropa paling terdampak virus corona. Hampir 50 ribu orang dilaporkan terinfeksi, sementara korban jiwa sudah menembus angka 3.600.

Sosok Ibunda Jokowi di Mata Tina Toon, Banyak Berbuat Sedikit Bicara

0

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah berduka dengan kepergian sang ibunda, Sudjiatmi Notomiharjo. Ia meninggal di usia 77 tahun.

Artis Tina Toon turut mengucapkan duka cita atas berpulangnya ibunda Jokowi.

“Turut berduka cita atas kepulangan ibunda tercinta dari Pak Presiden, semoga beliau diterima di sisi-Nya, dapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” ucap Tina Toon kepada detikcom, Rabu (25/3/2020).

Sosok Sudjiatmi Notomiharjo di mata Tina Toon adalah perempuan yang bersahaja dan ada apa adanya. Sifatnya pun tak jauh berbeda dari Jokowi.

“Sama seperti Pak Jokowi, tak banyak bicara. Banyak juga kalau lihat di beritanya sih beliau orang yang bersahaja dan dekat dengan masyarakat. Sempat ikut blusukan, cuma memang nggak ngomong,” cerita Tina.

“Banyak berbuat, sedikit bicara. Beliau sosok yang sangat berpengaruh untuk Pak Presiden, membesarkan Pak Presiden sampai menjadi sosok seperti ini,” pujinya.

Tina sadar meninggalnya sang bunda menjadi cobaan pribadi untuk Presiden Jokowi.

“Semoga di tengah bencana Corona, ini cobaan untuk Indonesia. Pak Presiden pribadi juga dapat cobaan, kehilangan orang yang sangat dicintai. Semoga Pak Presiden dan keluarga kuat dan tabah, intinya ikhlas,” doa Tina Toon.

Ketua BURT Meminta Setjen DPR Batalkan Rapid Test Corona Untuk Anggota Dewan

BOGORDAILY – Rencana seluruh anggota DPR dan keluarganya melakukan rapid test untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 menuai kontroversi. DPR dianggap tidak etis mendahului para tenaga medis pasien corona yang belum melakukan tes karena alat terbatas.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Agung Budi Santoso setuju, DPR harus mendahulukan rakyat dan para tenaga medis, tenaga bantu lainnya yang siang malam ada di lapangan.

Dia meminta kepada Sekjen DPR RI untuk meninjau kembali sekaligus membatalkan Kebijakan terhadap Tes Covid-19 Anggota DPR dan Keluarganya.

“Pada dasarnya kami mengapresiasi kebijakan dan keberpihakan itu namun yang paling urgent adalah tenaga medis dan rakyat lebih membutuhkan,” jelas Agung kepada wartawan, Kamis (26/3).

Agung yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI sangat prihatin di tengah kondisi seperti sekarang ini. Karena seharusnya, DPR memang lebih memprioritaskan kepada mereka yang tengah berjuang di garda terdepan melawan virus Corona.

“Setiap anggota DPR harus mengutamakan rakyat, harus hadir bersama rakyat, dan memprioritaskan kebutuhan tenaga medis dan mereka yang terpapar langsung dalam menangani virus Corona,” tegas Agung.

Kecuali, lanjut dia, ada indikasi Anggota Dewan & Keluarga yang sepertinya ada symptom virus corona, bisa berkonsultasi pada dokter dan merujuk rumah sakit secara mandiri sebagaimana masyarakat umumnya.

“Sementara anggota yang ingin test Covid 19 bisa mengikuti prosedur biasa dengan biaya sendiri,” tutup dia.

Cita Citata Undur Pernikahan, Karena Pandemi Corona

0

BOGORDAILY – Akan menikah tahun ini, penyanyi dangdut Cita Citata mengundur tanggal pernikahan. Ia diketahui sedang menjalin hubungan dengan pria asal Belanda, Roy Geurts.

Sebelumnya Cita Citata dan kekasihnya itu sudah mempersiapkan tanggal pernikhan. Namun keduanya memutuskan untuk mengganti tanggal, karena pandemi Corona.

“Udah (milih tanggal), cuman ini lagi corona, lagi virus, jadi mundur,” kata Cita Citata saat mengisi acara ‘Okay Boy’ Trans 7, Kamis (26/03/2020).

Dan sampai saat ini, ia masih menunggu waktu yang pas untuk menggelar pernikahannya. Perempuan asal Bandung itu berharap agar segera diberi mukjizat.

“Jadi kita juga masih menunggu, mudah-mudahan ada mukjizatlah ya,” sahutnya lagi.

Cita Citata juga bicara soal konsep pernikahan. Pelantun ‘Goyang Dumang’ itu memilih hal yang simple saat pernikahannya nanti.

“Kalau aku, karena keluarganya europe. Sukanya yang simple-simple. Jadi aku tuh sebenarnya lebih suka juga yang simple,” katanya.

Pertandingan yang ‘Mematikan’ Italia adalah Atalanta Vs Valencia

0

BOGORDAILY – Bergamo sedang berduka setelah Atalanta berhasil lolos ke perempatfinal Liga Champions 2019/2020. Duel melawan Valencia justru menjadi malapetaka.

Kiprah Atalanta di Liga Champions musim ini mengejutkan banyak pihak. Mereka sukses menembus babak perempatfinal usai mengandaskan Valencia di 16 besar.

Mereka unggul agregat 8-4 dari Kelelawar Hitam. Hasil ini didapat oleh Atalanta usai unggul 4-1 di San Siro pada leg pertama 20/2) dan menang 4-3 ketika bertandang ke Mestalla (11/3).

Dua pertandingan ini ternyata menjadi bom biologis yang sangat mematikan. Warga di Bergamo–kota asal Atalanta–banyak yang terpapar virus Corona. Spanyol, yang merupakan negara asal klub Valencia, juga banyak pasien virus Corona.

Kiper Atalanta, Marco Sportiello, bahkan dinyatakan positif Covid-19. Lebih buruknya lagi terjadi di kubu Valencia, 35 persen anggota tim dinyatakan positif virus Corona.

Wali kota Bergamo, Giorgio Gori, merasa bahwa laga Atalanta vs Valencia di Milan, punya andil besar atas penyebaran virus Corona di Italia. Terlebih, kasus pertama di Italia muncul selang tiga hari setelah duel tersebut.

“Pertandingan itu adalah bom biologis. Pada saat itu kami tidak tahu apa yang terjadi. Pasien pertama di Italia pada 23 Februari,” kata Gori, yang dikutip dari Marca.

“Jika virusnya sudah beredar (sebelumnya), empat puluh ribu suporter yang pergi ke San Siro berpotensi terinfeksi. Tidak ada yang tahu bahwa virus itu sudah beredar di antara kita,” sambungnya.

Namun, Gori juga mengingatkan bahwa ada tempat lain yang menjadi pusat penularan. Tak lain adalah Rumah Sakit Alzano Lombardo, yang ada di Bergamo.

“Pertandingan itu bukan sepenuhnya sumber masalah karena percikan itu benar-benar di Rumah Sakit Alzano Lombardo, antara pasien dengan pasien, dokter dan perawat yang terinfeksi pneumonia, yang tidak diketahui. Itu adalah pusat utama wabah,” tambahnya.

Lombardy adalah kawasan bagian dari Bergamo, yang tercatat punya kasus virus Corona paling banyak di Italia. Angka korban mencapai 30 ribu lebih.

DPRD Menyesalkan Rapid Test Tenaga Medis Bekasi Digelar di Stadion Patriot

BOGORDAILY – Sejumlah kalangan mengkritik pelaksanaan test massal kepada ratusan petugas kesehatan di Stadion Patriot Kota Bekasi pada Rabu (25/3) kemarin. Pasalnya, tes menggunakan rapid test itu dianggap mengumpulkan massa yang berpotensi menjadi celah penyebaran virus.

“Kami menyesalkan Wali Kota tetap memaksakan rapid test tenaga medis dengan pengumpulan massa di stadion,” kata Anggota DPRD Kota Bekasi, Andhika Dirgantara, Kamis (26/3).

Ia mengatakan, pelaksanaan tes itu tidak sesuai dengan rencana, walaupun dari awal ada wacana dilaksanakan di stadion, mekanismenya adalah drive thru. “Tidak sesuai kesepakatan, ini pengabaian,” kata Andhika.

Seorang dokter yang hadir dalam tes massal tersebut mengaku kecewa, karena tes yang dilakukan oleh pemerintah tidak sesuai harapan. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat menginginkan tes di stadion dilakukan secara drive thru.

“Ini sangat riskan, bukan menyembuhkan tapi malah menularkan,” katanya.

Selain itu, ia juga khawatir kedatangan seorang anggota DPRD dari Partai Golkar, Yogi Kurniawan. Sebab, dikabarkan politisi muda tersebut pernah menghadiri Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Musda) Jawa Barat di Karawang, dimana sejumlah pejabat hingga Bupati Karawang sekarang terkonfirmasi positif Covid-19.

Adapun rapid test Covid-19 diikuti oleh 365 petugas medis di Kota Bekasi. Rinciannya adalah 65 analis kesehatan dan 300 tenaga kesehatan.

“Saya menerima 2.000 rapid test dari Pak Gubernur (Ridwan Kamil). Sekarang ini kita ambil tes yang pertama adalah tim kesehatan kita,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot, Rabu (25/3).

Jika hasil tes negatif, maka petugas itu akan turun ke masyarakat melakukan tes secara masif. Sasarannya adalah orang dalam pemantauan (ODP) serta orang yang pernah berinteraksi dengan pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien positif.

“Tim kesehatan yang nanti akan dikirim ke tempat-tempat yang terduga (ODP/PDP), ke tempat-tempat yang terjadi interaksi, ke tempat-tempat yang memang sudah kita susun sedemikian rupa,” ucap Rahmat Effendi.

Gawat, Sudah Lima Orang PDP Korona di Kota Bogor Meninggal

BOGOR DAILY – Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, mengumumkan, data Update Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor. Bahwa, ada lima orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal saat ini.

Ia mengatakan, ke lima orang dalam status PDP di Kota Bogor yang meninggal itu masih menunggu hasil Lab Swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia apakah positif Covid-19 atau tidak.

“Ada lima orang yang meninggal PDP di Kota Bogor, kita masih menunggu hasilnya apakah positif atau tidak di Litbangkes Kemenkes RI,” katanya dalam pesan WhatsApp yang diterima, Kamis (26/3/2020).

Ia menyampaikan, untuk data terupdate Covid-19 di Kota Bogor, ODP ada sebanyak 567 dan sudah selesai 31 dalam penanganan 536. Sedangkan, Dedie sapaan akrabnya menjelaskan, ada lima yang statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia, saat ini ada 33 PDP dan selesai enam orang, meninggal lima orang.

Ia menambahkan, yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor sebanyak tujuh orang, masih dalam pengawasan enam dan meninggal satu orang.

“Nanti nunggu hasil dari Kemenkes RI yang meninggal berstatus PDP, dikabarin nanti iah,” tukasnya. (Andi)

Lima Perampok Gasak Rp48 Juta di Minimarket Cipayung Puncak

0

BOGORDAILY – Pura-pura belanja, komplotan perampok yang menggunakan mobil Toyota Avanza berjumlah lima orang menggasak uang sebanyak Rp48 juta, di salah satu Minimarket yang berlokasi di Jalan Raya Puncak, Kampung Cipayung, RT 02/04, Desa Cipayung, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Megamendung, Kompol Budi Santoso, mengatakan, modus perampok ke lima orang yang menggunakan Mobil Toyota Avanza warna putih itu, berpura-pura belanja pada pukul 02:00 WIB dini hari tadi.

“Kita belum tahu plat nomornya, soalnya pas dilihat di CCTV tidak kelihatan, ada lima orang menggunakan masker, dan tiga orang ini masuk ke Alfamart itu pura-pura belanja,” katanya, kepada Bogordaily.net, ketika dihubungi melalui telpon selulernya, Kamis (26/3/2020).

Budi sapaan akrabnya menjelaskan, ke tiga orang ini tiba-tiba menodong petugas Minimarket tersebut dengan senjata tajam jenis golok.

“Dua orang petugas Alfamart itu bernama Adit dan Ilham, ditodong golok dan diminta untuk menyerahkan uang di Alfamart itu. Kemudian, ditunjukanlah ke belakang ke tempat penyimpanan uang di brankas uang sebanyak Rp48 juta diambil, lalu kabur,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran kepada lima pelaku yang menggunakan mobil Avanza tersebut ke arah Bogor.

“Kita saat ini sedang melakukan pengejaran ke pelaku yang lari ke arah Bogor. Untuk korbam tidak ada hanya uang saja Rp48 juta yang dibawa kabur, semoga cepat ketangkap doakan saja,” tukasnya. (Andi)

70 Warga ODP dan ODR di Kelurahan Karadenan, Cibinong Dites Korona

BOGOR DAILY – Sebanyak 70 Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Orang Dalam Resiko (ODR) di Puskesmas Karadenan, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dilakukan Rapid Tes Virus Korona atau Covid-19.

Dalam pengecekan Rapid Tes Covid-19 itupun, turut hadir Bupati Bogor, Ade Yasin, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mikeu Kaltarina, untuk memantau Rapid Tes kepada ODP dan ODR yang ada di Puskesmas Karadenan.

“Hari ini rapid yang test kedua, masih kita lakukan kepada ODR, yaitu orang dengan risiko dan ODP, sebanyak 70 orang yang dites,” katanya kepada wartawan, ketika ditemui di Puskesmas Karadenan, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, pada Rapid Tes Covid-19 yang dilaksanakan Rabu (25/3/2020) kemarin, sebanyak 320 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di empat rumah sakit yaitu, RSUD Cibinong, Ciawi, Leuwiliang dan Cileungsi sudah di tes.

“Kemarin kan yang sudah masuk itu 320 yang PDP. Ditambah ODP, hari ini ODP, datanya belum masuk. Tapi sebanyak mungkin ya ODP. Karena, datanya kan sudah ada,” jelasnya.

Menurut politisi PPP ini, saat ini sebanyak 165 tenaga medis dan 422 ODP yaitu masyarakat dilakukan pengetesan Rapid Tes Covid-19 termasuk lingkar yang masuk dalam kategori ODR.

Masih kata ibu yang mempunyai dua anak ini, pada Rapid Tes Covid-19 yang dilaksanakan di empat RSUD di Kabupaten Bogor, ada satu orang yang memang dinyatakan positif Covid-19. Yaitu warga Parung Panjang jenis kelamin perempuan usia 15 tahun.

“Jadi orang yang baru pulang dari luar negeri atau yang memang banyak berhubungan dengan orang-orang yang daerah-daerah yang mungkin lebih banyak endemik ya. Dan orang yang lingkar positif. Jadi di sini kan kemarin ada satu orang yang masuk dan positif, gitu ya,” ucapnya.

Dan untuk 50 orang di sekelilingnya juga, lanjut Ade, baik keluarga, tetangga, Pemkab Bogor masukan ke daftat lingkaran yang positif, yang artinya masuk dalam ODP.

“Nah 50 orang di sekelilingnya, keluarga dan tetangga itu yang kita masukin ke daftar lingkar positif, jadi ada 50 orang yang diperiksa hari ini,” tuturnya.

Untuk targetnya sendiri, Pemkab Bogor akan melakukan Rapid Tes Covid-19 bertahap. Hal itu dikarenakan untuk membuat pengetesan secara kondusif.

“Harus bertahap ya karena mengumpulkan orang, beberapa tempat serentak juga khawatir ya, nanti kekurangan dokter atau apa. Jadi kita bagi tugas, tetapi kita sengaja tidak di dalam satu tempat karena itu menghindari penumpukan orang. Jadi kalau sistemnya begini kan, satu orang datang diperiksa, satu datang diperiksa, dikawal. Jadi lebih rapi dan lebih kondusif,” tukasnya. (Andi).

Di Tengah Pandemi Virus Corona Witan Sulaeman Tinggalkan Serbia

0

BOGORDAILY – Pesepakbola muda Indonesia, Witan Sulaeman, sudah meninggalkan Serbia untuk sementara waktu. Ini adalah imbas dari penyebaran virus Corona.

Klub Witan, FK Radnic Surdulica, tengah rehat dari segala kegiatan lantaran Serbian SuperLiga dihentikan. Kompetisi teratas di Serbia itu ditangguhkan sejak 15 Maret.

Tak ingin bertahan di tengah ketidakpastian, Witan pun pulang ke Tanah Air. Dia kini sudah berada di kampung halamannya, Palu, Sulawesi Tengah.

“Kompetisi di Serbia sedang berhenti, jadi dia sekarang di Indonesia, dia pulang ke Palu,” kata agen Witan, Dusan Bogdanovic kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Dusan memastikan kliennya itu akan tetap menjaga kondisi di tengah pandemi corona. Kebetulan kondisi di sekitaran rumah Witan mendukung hal ini.

“Dia latihan di Palu, dia berlatih di pantai untuk menjaga kondisi tubuhnya,” ujarnya eks pemain Persikota Tangerang mengakhiri.

Witan belum mendapatkan kesempatan bermain bersama Radnic Surdulica. Dari catatan Soccerway, pemain yang kini berusia 20 tahun juga belum dapat kesempatan masuk line-up.

Klub asal selatan Serbia ini sudah mainkan 26 laga dan mengumpulkan 29 poin. Hasil ini membuat mereka menempati peringkat ke-10 pada klasemen sementara Serbian SuperLiga 2019/20.