Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8366

H Supono Kritik Pelaksanaan PSBB di Lima Kota/Kabupaten

BOGOR DAILY-Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuai kritik dari Anggota DPRD Jawa Barat H.Supono.

Alasannya, kebijakan ini dianggap belum ditaati seluruh masyarakat. Khususnya di lima kota/ kabupaten di Jawa Barat yang menerapkannya. Meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

“Mobilitas dan aktifitas kerumunan masih nampak di beberapa tempat bahkan nampak lebih ramai dari pekan sebelumnya,” ungkap Supono usai memantau persiapan PSBB di Kabupaten Bogor.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemerintah pusat dan daerah tidak kompak dalam mengeluarkan kebijakan PSBB.

” Ini terlihat dari fakta di lapangan.
Di beberapa daerah di Jabar ingin segera karantina wilayah, tapi pemerintah pusat masih imbauan sosial dan phisical distancing,” sindirnya.

Ia pun berharap agar kebijakan PSBB yang sudah berlaku sejak Rabu (15/4) dapat dipatuhi seluruh lapisan masyarakat.
” Semoga masyarakat bisa mematuhi aturan pemerintah, ” tandasnya (gib)

Untuk Atasi Krisis Corona Barcelona Resmi Umumkan Pemotongan Gaji

0

BOGORDAILY – Barcelona secara resmi mengumumkan telah mengambil langkah-langkah untuk menghadapi krisis akibat virus corona. Langkah itu adalah pemotongan gaji.

Pandemi virus corona membuat lima liga top Eropa termasuk LaLiga Liga Spanyol ditangguhkan sampai waktu yang tak ditentukan. Demikian juga kompetisi Eropa seperti Liga Champions dan Liga Europa.

Alhasil klub-klub kehilangan pemasukan besar dari hari pertandingan, salah satunya dari tiket. Nah, untuk menghindari ketidakseimbangan dalam neraca keuangan, beberapa klub termasuk Barcelona mempertimbangkan memotong gaji.

Barcelona mengeluarkan tak kurang dari 507 juta euro atau sekitar Rp 9,05 triliun. Jumlah itu kurang lebih memakan 61 persen anggaran klub untuk musim 2019/2020.

Meski sempat dikabarkan mendapatkan penolakan dari beberapa pemain, Barcelona nyatanya mengumumkan mengambil langkah tersebut. Keputusan ini ditetapkan setelah dewan direksi melakukan teleconference pada Kamis (26/3/2020).

“Dewan direksi telah mendiskusikan langkah-langkah yang akan diambil untuk menekan dampak ekonomi yang dipicu krisis virus corona terhadap aktivitas FC Barcelona,” ungkap pernyataan resmi klub.

“Pada dasarnya, langkah yang diambil ini adalah pengurangan hari kerja, diberlakukan karena keadaan dan tindakan-tindakan perlindungan yang diambil, dan, sebagai konsekuensinya, ada pengurangan proporsional dari remunerasi yang diatur dalam tiap-tiap kontrak.”

“Langkah-langkah yang ingin diterapkan klub secara cermat mengikuti peraturan resmi ketenagakerjaan, di bawah kriteria proporsionalitas, dan yang terpenting adalah keadilan, dan dengan tujuan utama melanjutkan kegiatan klub sesegera mungkin.”

Pemotongan gaji ini akan berlaku untuk para pemain dan staf klub. Dokumen-dokumen selanjutnya akan diproses ke otoritas terkait agar tak menyalahi aturan.

Update Covid-19 Kota Bogor: 9 Positif, 8 Orang Meninggal

BOGOR DAILY – Juru bicara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dalam siaga Virus Korona atau Covid-19, Sri Nowo Retno, kembali mengumumkan data ter Update Covid-19 di Kota Bogor per Jumat (27/3/2020).

Ia mengatakan, sudah ada sebanyak tujuh orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Bogor yang meninggal. Akan tetapi dirinya enggan menyebutkan nama-nama yang meninggal tersebut.

“PDP total 37, selesai enam orang, dan dalam pengawasan ada 24 orang saat ini. Meninggal total tujuh orang status PDP masih menunggu hasil Lab Swab dari Litbangkes Kemenkes RI,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net.

Wanita cantik yang mengenakan kaca mata ini mengungkapkan, Orang Dalam Pantauan (ODP) saat ini berjumlah 589, yang sudah ditangani dan selesai sebanyak 45 orang, masih dalam pantauan ada 544.

Retno sapaan akrabnya menjelaskan, untuk yang terpapar Covid-19 yang positif kembali bertambah jadi sembilan orang. Sebelumnya ada tujuh orang pada Kamis (26/3/2020) kemarin.

“Yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada sembilan orang, dalam pengawasan saat ini ada delapan orang dan meninggal satu orang,” tukasnya. (Andi).

Menko Luhut Minta Pemda Tak Persulit Penyaluran Bantuan di Tengah Wabah Corona

BOGORDAILY – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, meminta jajaran di pemerintah pusat dan daerah untuk tidak mempersulit penyaluran atau pengiriman bantuan kepada masyarakat. Dia ingin penyaluran logistik tidak terganggu.

“Supaya jangan sampai ada aturan yang justru mempersulit penyaluran atau pengiriman logistik untuk masyarakat,” kata Menko Luhut mengingatkan saat membuka rapat via Video Conference dengan sejumlah Menteri di Jakarta, kemarin.

Menko Luhut meminta semua pihak membantu kelancaran proses logistik. “Ini saya garis bawahi, untuk penyaluran logistik itu jangan sampai ada gangguan,” kata Menko Luhut.

Minta Bantuan Diperiksa Keamanan dan Kebersihan

diperiksa keamanan dan kebersihan

Menko Luhut menyebut masalah logistik sangat penting dalam situasi seperti ini. Dia turut meminta bantuan yang dikirimkan diperiksa keamanannya dan dilakukan pengecekan kebersihan.

“Pengangkutan truk logistik di jalan raya ataupun kargo di pelabuhan jangan sampai ada gangguan,” ungkap Menko Luhut.

Pesan itu disampaikan Menko Luhut kepada Menko Perekonomomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Menparekraf Wishnutama, perwakilan BI dan perwakilan kementerian atau lembaga lainnya.

PHRI Minta Pemkab Bogor Tangguhkan Penagihan Pajak

BOGOR DAILY – Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, menginginkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, di situasi pandemi Virus Korona atau Covid-19 ini, agar menangguhkan Penagihan Pajak (PP).

Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo, mengatakan, hal tersebut merupakan demi mengurangi kerugian para pengusaha hotel yang terkena dampak Covid-19 ini.

“Paling kita mungkin sama seperti di Kota Bogor, meminta memangguhkan penagihan pajak,” katanya kepada Bogordaily.net, saat dihubungi melalui telpon selulernya, Jumat (27/3/2020).

Pihaknya juga dalam waktu dekat ini akan melakukan kunjungan ke Pemkab Bogor untuk membahas hal tersebut. Apalagi, saat ini sudah sebanyak 60 hotel di Kabupaten Bogor yang tutup.

“Rencananya awal April ini, tapi kita lihat dulu aja, kemarin tuh katanya untuk silaturahmi ke sana, belum bisa. Mungkin nanti di awal bulan, sowan, sambil silaturahmi ke sana untuk obrolin soal hotel,” ucapnya.

Sebelumnya, penutupan hotel ini dilakukan atas inisiatif para pengusaha hotel setelah virus korona merebak dan ditetapkan sebagai bencana nasional.

Bahwa, masing-masing pemerintah daerah mengimbau kepada masyarakatnya untuk tidak keluar rumah karena merebaknya virus ini. Kondisi ini membuat hotel-hotel di wilayah Kabupaten Bogor sepi pengunjung. Selain itu, hotel-hotel ini memilih tutup juga sekaligus melakukan pencegahan agar hotel-hotel ini tidak terpapar Covid-19.

“Karena mengenai panedemi Virus Korona ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, ini tanggung jawab kita semua,” tukasnya. (Andi).

60 Hotel di Kabupaten Bogor Tutup

BOGOR DAILY – Sebanyak 60 lebih hotel yang berada di Kabupaten Bogor tutup. Hal itupun diungkapkan oleh Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budy Sulistio.

Ia mengatakan, sejak adanya kasus pandemi Virus Korona atau Covid-19 masuk ke wilayah Kabupaten Bogor, sebagian hotel-hotel sudah ada yang tutup. Akan tetapi, untuk saat ini hotel yang terdata PHRI ada sebanyak 60 hotel yang tutup.

“Sudah dari kemarin ini hotel tutup kang, kalau sekarang sudah ada 60 hotel lebih yang tutup. Karena, hal itu merupakan himbauan dari pemerintah juga,” katanya saat dibubungi Bogordaily.net, Jumat (27/3/2020).

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihak PHRI Kabupaten Bogor akan melakukan pertemuan, dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk membahas mengenai penutupan sementara sampai masa pandemi Covid-19 ini selesai.

“Rencananya kita akan membahas ini dengan pemerintah, kami akan melakukan pertemuan rencananya awal bulan ini (April.red) tapi belum tahu nih kelanjutannya,” ungkapnya.

Banyak informasi mengenai ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor penuh, diisi oleh pasien Covid-19, pihaknyapun bersedia jika memang pemerintah menggunakan hotel yang tergabung dalam PHRI ini dijadikan tempat isolasi nantinya.

“Karena mengenai panedemi Virus Korona ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, ini tanggung jawab kita semua, kalau memang mau dijadikan ruangan isolasi kita siap. Tapi harus dengan perjanjian, karena kita juga tidak mau nantinya hotel-hotel kita ini jadi kurang diminati nantinya,” tegasnya.

Ketika ditanya mengenai nasib karyawan yang bekerja di hotel-hotel yang ada di Kabupaten Bogor, PHRI sendiri menyerahkan ke pemiliknya masing-masing bagaimana tindak lanjutnya.

“Kita serahkan ke yang mempunyai hotel, tapi kita juga akan lakukan pertemuan dengan Bupati Bogor, membahas nasib kita semua,” tukasnya. (Andi).

Persib Bandung Kembali Melakukan Tes Virus Corona

0

BOGORDAILY – Persib Bandung kembali melakukan tes untuk mendeteksi virus corona pada pemainnya. Tim dokter melakukannya pada pilar yang belum pernah dites.

Para pemain diambil sampel cairan atau swab dari tenggorokan dan hidung oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Jabar di Grha Persib, Sulanjana, Kota Bandung pada Kamis (26/3/2020).

Disitat dari laman resmi klub, para pemain yang melakukan tes corona di antaranya Geoffrey Castilillion. Pemain asal Belanda itu diketahui mudik ke kampung halamannya usai laga kontra PSS Sleman. Begitu juga dengan Wander Luiz yang baru pelesir dari Bali.

Selain kedua striker anyar itu, Omid Nazari, Fabiano Beltrame dan pelatih Robert Rene Alberts juga turut menjalani tes. Dokter Tim Persib Rafi Ghani mengatakan, tes yang dilakukan untuk yang kedua kalinya merupakan upaya untuk memastikan para pemain bebas dari Covid-19.

Hasil tes ini juga akan menjadi syarat bagi para pemain untuk kembali ke negaranya masing-masing. Pasalnya, Shopee Liga 1 2020 ditunda hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan karena wabah.

“Ini adalah pengecekan kepada yang belum (tes). Ini untuk mendeteksi sedini mungkin apakah terpapar atau tidak virus corona. Dan bagi pemain asing beberapa memerkukan keterangan bebas covid 19 untuk bisa pulang,” kata Rafi.

Hasil tes, ujar Rafi, sudah bisa didapatkan kurang lebih sekitar lima jam setelahnya. Dokter yang sudah mengabdi 11 tahun lebih untuk Pangeran Biru ini berharap wabah Corona bisa segera berakhir.

“Sekarang yang terpenting adalah kita semua bisa saling menjaga diri dan menjaga kebersihan. Kita berdoa agar penyerbaran wabah ini bisa berhenti dan putus secepatnya,” katanya.

Sebelumnya Persib melaksanakan pemeriksaan kepada 10 pemainnya pada tahap pertama pada 15 Maret 2020 lalu. Dari hasil tes itu, semua pemain dinyatakan negatif dari paparan virus yang telah menelan nyawa puluhan orang di Indonesia itu.

Simak!! Pernyataan DPN PERADI dalam Upaya Mencegah Penyebaran Corona

Urgensi Perlindungan HAM Bagi Tersangka, Terdakwa dan Warga Binaan

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (DPN PERADI) memperhatikan situasi kedaruratan terkait pandemi corona virus disease (covid-19), yang telah dinyatakan sebagai kondisi darurat nasional oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Keputusannya Nomor 9.A. Tahun 2020.

Hal ini membuktikan bahwa kondisi Indonesia sangat mencemaskan khususnya bagi warga negara yang tidak dapat terhindar dari potensi kerumunan dan berkumpul. Salah satu kelompok warga sangat rentan untuk terpapar virus covid 19 adalah tersangka, terdakwa dan warga binaan yang sedang ditahan, dalam proses pembinaan di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan.

Kondisi Rutan dan Lapas yang telah menjadi pengetahuan umum over capacity akan sangat mudah dan rentan membuat mereka terpapar jika tidak ada tindakan segera untuk membuat kondisi mereka aman dari paparan. Kondisi mereka di rutan dan lapas sangat jauh bertentangan dengan protokol pengamanan kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah; menjaga jarak, sosial distancing dan menjaga kondisi higienis.

Untuk menyikapi situasi tersebut, Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama Masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) di Lingkungan MA dan peradilan di bawahnya dan Surat Edaran Menteri Hukum dan HAM tentang status tahanan sehubungan dengan pandemi covid 19 sebagai upaya pemerintah dan MA mencegah menyebarnya covid 19 di kalangan tersangka, terdakwa dan warga binaan di Rutan dan Lapas.

Dalam kaitan perlindungan HAM pada warga masyarakat yang sedang dalam permasalahan hukum pidana, DPN PERADI mengusulkan dan mendorong pada aparat kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan untuk dapat memberikan status penangguhan penahanan pada tersangka dan terdakwa yang dalam proses hukum atau setidak-tidaknya mengalihkan pada status tahanan rumah serta untuk para warga binaan di Lapas dapat diberikan cuti menjalani tahanan wajib di seluruh Indonesia atau setidak-tidaknya di daerah zona merah pandemi sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

Hal ini penting untuk segera dilakukan dalam rangka menjamin perlindungan HAM kepada tersangka, terdakwa dan warga binaan terkait dengan hak untuk hidup yang tidak boleh dibatasi dalam keadaan apa pun sebagaimana Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik yang sudah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU Nomor 12 tahun 2005 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM.

Tindakan memberikan penangguhan tahanan dan/atau pengalihan status penahanan dan cuti menjalani tahanan ini akan dapat mengurangi penyebaran dan potensi korban yang terpapar covid 19 dan mengurangi angka kematian akibat covid 19.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

Dr. LUHUT PANGARIBUAN S.H., LL.M (KETUA UMUM)
SUGENG TEGUH SANTOSO S.H (SEKRETARIS JENDERAL)

Masuk Zona Merah, Masjid Agung Baitul Faizin Cibinong Tidak Menggelar Shalat Jumat

BOGOR DAILY – Masjid Agung Baitul Faizin yang berlokasi didalam Komplek Kepemerintahan Kabupaten Bogor, tidak menggelar shalat Jum’at pada Jumat (27/3/2020) ini.

Pemberitahuan tidak adanya shalat Jumat itupun merupakan keputusan Bupati Bogor, Ade Yasin, Nomor 360/06-BPBD/2020, tentang penetapan status siaga darurat bencana non alam akibat pandemi Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Hal itupun merupakan Fatwa juga dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 14 tahun 2020 tentang, penyelenggaraan ibadah dalam status terjadi wabah Covid-19.

Pandangan MUI Kabupaten Bogor itupun tentang kewajiban menjaga diri pelaksanaan Shalat Jumat dan pengurusan mayit dalam status darurat penyebaran Virus Korona.

Bahwa, khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Maka dari itu, untuk sementara waktu terhitung sejak tanggal 26 Maret 2020, tidak menyelenggarakan shalat Jumat dan shalat rawatib bersama untuk di Masjid Agung Baitul Faidzin sampai situasi kondusif.

Dalam surat keputusan yang diterima Bogordaily.net. yang ditandatangai oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji, dan Sekretaris MUI Kabupaten Bogor, H. Romli Eko Wahyu, menyebutkan, adapun di kawasan yang dipastikan steril dari penyebaran Covid-19 menurut pihak berwenang (Zona Merah). Shalat Jumat tetap wajib dilaksanakan.

Akan tetapi harus menjaga prilaku kewaspadaan dan kehati-hatian. Karena, sekali lagi Covid-19 sangat sulit atau bahkan tidak dapat terdeteksi. Apalagi, kasat mata. Kemungkinan terburuk harus menjadi acuan masyarakat.

Berikut inti sari penggalan dari Surat Keputusan dari MUI Kabupaten Bogor, untuk dipahami dan dilaksanakan oleh maayarakat yang ada di seluruh Bumi Tegar Beriman. (Andi).

Kemenhub Siapkan Skema Larangan Mudik Kendaraan Pribadi

BOGORDAILY – Pemerintah menyiapakan sejumlah skema untuk larangan mudik Lebaran bagi warga yang menggunakan kendaraan pribadi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Salah satu skemanya adalah kemungkinan Kementerian Perhubungan bersama dengan TNI-Polri membuat sekat agar kendaraan pribadi tak keluar dari Jakarta.

“Sama juga, nanti konsekuensi, kalau memang pemerintah Pak…hasil keputusan rapat terbatas dilarang ya mungkin nanti dari TNI-Polri sama mungkin kita Kementerian Perhubungan pasti akan membuat sekat untuk mobil keluar dari Jakarta tidak boleh,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi saat dihubungi, Kamis (26/3/2020) malam.

Bila keputusan pemerintah pusat melarang warga mudik, Budi mengatakan Kemenhub telah menyiapkan titik sekat kendaraan pribadi. Semisal jalan mengarah ke Merak, Bogor, dan Bekasi.

“Yang pasti kita lagi menyiapkan, paling ke Merak, ke Bogor, yang jalan tol, mungkin yang jalan nasional biasa Bekasi, Kerawang, itu nanti kita tutup,” ujarnya.

Budi mengatakan Kemenhub menyiapkan sejumlah skema selain penyekatan kendaraan pribadi bila pemerintah memutuskan ada larangan mudik. Skema itu adalah pengurangan angkutan umum untuk mudik dan tak dilaluinya tol saat mudik.

“Tapi sementarakan ini kita belum…ya kita antisipasi menyiapkan beberapa skema. Skema yang normal biasa business as usual seperti sekarang ini kan pasti enggak mungkin lagi. Kemudian mungkin skema pengurangan angkutan umum bisa juga, kendaraan pribadi tetap. Atau mungkin jalan tol tidak dilalui,” ucapnya.

“Berbagai macam skema nanti kami siapkan, berapa ini, berapa ini, tapi nanti tergantung keputusan rapat terbatas kan kami hanya pelaksana saja,” imbuh Budi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendukung langkah pemerintah daerah yang mengimbau penundaan mudik massal. Tito mengatakan dari hasil analisis Kemendagri penundaan mudik massal bisa mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) secara signifikan.

Dalam keterangan tertulis Tito yang disampaikan Staf Khusus (Stafsus) Mendagri, Kastorius Sinaga, Kamis (26/3), imbauan penundaan mudik massal sejalan dengan kebijakan work from home dan physical distancing. Tito meminta pemda mengawai secara ketat larangan atau pembatasan mudik massal.

“Dari data yang kita miliki, bila kita dapat mereduksi secara signifikan jumlah dan frekuensi program mudik bareng, maka volume arus mudik dari kota-kota besar seperti Jabodetabek, yang merupakan episentrum penyebaran COVID-19, akan dapat ditekan secara signifikan,” kata Tito.