Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8375

BRI Beri ‘Fasilitas Extra’ Bagi Masyarakat, untuk Menekan Penyebaran Covid-19

BOGORDAILY – Jumlah korban pandemi Covid-19 di Indonesia kian hari makin bertambah, untuk mendukung pemerintah menanggulangi dampak tersebut, Bank BRI telah mengarahkan para pekerja untuk melaksanakan Work From Home dan mengimbau nasabahnya melakukan Social Distancing dengan mengurangi aktivitas di ruang publik. Terkait dengan hal tersebut, dalam rangka meningkatkan kepedulian kepada para nasabah dan masyarakat yang mengunjungi unit kerja BRI, seperti kantor cabang maupun gerai e- channel BRI, saat ini dapat menikmati ‘fasilitas extra’, yakni memberikan sarana cuci tangan gratis yang berlokasi di depan kantor cabang Bank BRI di wilayah pandemi, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Bali.

bri beri fasilitas extra bagi masyarakat

Dalam keterangan persnya pada Minggu (23/03) Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto, mengatakan fasilitas ini nantinya secara bertahap akan diimplementasikan di 467 kantor cabang BRI seluruh Indonesia. Ia menambahkan, sejumlah langkah telah dilakukan di seluruh unit kerja BRI, khususnya di daerah-daerah ‘merah’ Covid -19, di antaranya: pemeriksaan suhu tubuh bagi nasabah dan pekerja BRI dengan thermo screener, penggunaan masker bagi pekerja BRI, penempatan hand sanitizer, penggunaan sarung tangan, dan penyemprotan disinfektan di seluruh unit kerja BRI.

Sarana cuci tangan tersebut dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat saat mereka melewati unit kerja BRI, terlebih setelah bertransaksi di banking hall dan e-channel BRI, seperti ATM, CRM, dan EDC BRI.

“BRI akan membuatkan sarana cuci tangan ini secara bertahap di seluruh kantor cabang BRI, kami memperhatikan dengan seksama wilayah-wilayah yang perlu didahulukan,” ungkap Amam.

bri beri fasilitas extra bagi masyarakat

Implementasi menyeluruh sudah dilakukan di kantor wilayah Bali, masyarakat dapat menemukan fasilitas cuci tangan gratis di kantor cabang BRI Renon, Gajah Mada, Gatot Subroto Denpasar, dan Kuta. Amam melanjutkan, selain Bali, BRI telah menaruh beberapa fasilitas tersebut di pulau Jawa dan Kalimantan seperti Blitar, Jawa Timur, Singkawang Kalimantan Barat, dan Jawa Tengah.

“Kami juga mengarahkan dan mengedukasi nasabah untuk bertransaksi secara online dengan menggunakan Mobile Banking BRI atau BRIMo, Internet Banking, dan jaringan e-channel BRI. Hal tersebut kami harapkan dapat meminimalisir kunjungan nasabah ke Banking Hall sehingga menekan kemungkinan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” tutup Amam

Andrea Dian Positif Corona: Kita Semua Pasti Bisa Lewati Ini

0

BOGORDAILY – Artis Andrea Dian tiba-tiba saja mengumumkan positif terinfeksi virus Corona. Lewat media sosialnya, istri dari Ganindra Bimo itu mengumumkan kabar tersebut.

Di tengah masa isolasi dan perawatan, Andrea Dian berada di sebuah rumah sakit bersama dengan pasien-pasien lainnya. Ia mengaku kondisinya saat ini baik-baik saja di tengah dan diharuskan menjaga imunitas di tubuhnya.

Berkali-kali Ganindra Bimo mengungkapkan kata-kata penuh cinta dan semangat kepada sang istri.

“Tunggu ya aku pasti pulang kok sayang. Kita pasti bisa lewatin ini. I love you.. Terima kasih ya kamu selalu support aku,” tulis Andrea Dian disertai emoticon peluk seperti dilihat detikcom, Senin (23/3/2020).

Kemarin, Andrea Dian mengunggah kabar kondisi kesehatannya dan kronologi terjangkit Corona.

“Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang – orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan – tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar. Don’t worry, I’m okay,” tukasnya.

“Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak,” terangnya.

Pemkab Bogor Siapkan Rp80 Miliar Untuk Tangani Covid-19

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp80 Miliar. Hal itu diperuntukkan menangani pandemi virus corona atau Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia khususnya di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, Pemkab Bogor akan menyiapkan anggaran sebesar Rp80 Miliar untuk penanganan Virus Korona dan akan dibagi dua tahap.

“Tahap pertama kita sediakan Rp20 Miliar itu untuk Alat Pelindung Badan (APB), dan nanti sisanya sambil berjalan, itu diambil dari anggaran pergeseran dinas-dinas,” katanya, kepada wartawan, usai rapat kordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan wabah Virus Covid-19 di Gedung Tegar Beriman. Senin (23/3/2020).

Pihaknya juga sudah mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, untuk memesan APB bagi petugas kesehatan yang ada di seluruh rumah sakit di Bumi Tegar Beriman.

“Saya sudah memerintahkan untuk memesan, pemerintah pusat juga akan mengirimkan itu, tapi belum tahu kapan sampainya ke Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Langkah Bupati Bogor itupun disetujui oleh, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto. Ia mengatakan, DPRD sendiri akan menyetujui langkah Pemda Bogor untuk kebaikan masyarakat.

“Kita siap mendukung dari DPRD langkah seperti apa dari Pemda sendiri. Anggaran juga kita tetap setuju demi kebaikan masyarakat dalam memerangi virus ini,” akunya.

Ia pun berharap, Pemerintah Pusat agar tegas dalam menangani pendemi Covid-19 ini. Karena, menurut Politisi Gerindra ini, saat ini pemerintah pusat masih setengah hati dalam memberikan kebijakan.

“Ini pemegang kebijakannya di pusat, kalau seperti di Kabupaten Bogor memerangi sendiri bagaimana dengan Kota Bogor, Bekasi dan Depok ya percuma, lalu lalang banyak yang melintasi Kabupaten Bogor. Kalau tidak berani ambil langkah lockdown nasional iah lockdown Jabodetabek saja,” tukasnya. (Andi)

Ikhtiar Menjadi Kelurahan Terbaik Nasional

0

BOGORDAILY – Bukan hal yang mudah membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan harapan dan cita – cita bersama. Tetapi juga bukan hal yang mustahil untuk bisa mewujudkannya. Kerja keras dan kesungguhan adalah modalnya. Itulah modal yang dimanfaatkan Supyawan, Spd.,Mpd., Lurah Gunung Batu, Kota Bogor dalam upayanya menjadikan Kelurahan Gunung Batu, sebagai Kelurahan Terbaik Nasional Tahun 2020 di bidang Kesejahteraan Rakyat.
Untuk mendorong terwujudnya kebersamaan diantara warga dan pihaknya, Supyawan menggunakan filosofi “Batu turun, keusik naik”. Maksudnya, mempertemukan kepentingan pemerintah dan kepentingan masyarakat. Untuk itu ia selalu berusaha mencari tahu apa yang menjadi harapan dan keinginan serta aspirasi warga tentang kemajuan kehidupan mereka dan lingkungannya.

Selanjutnya ia sesuaikan dengan setiap program kerja kelurahan dan sebaliknya. “Supaya di satu sisi program kerja kami bisa dipahami dan didukung warga dan di sisi lain harapan, keinginan dan aspirasi mereka juga tersalurkan di dalamnya,” kata Supyawan tentang kiat kerjanya. Berdasarkan pemikiran seperti itu, tak ada cara lain baginya kecuali berinteraksi intensif dengan warga. Jumlah warga sebanyak 16.518 orang, tentu terdiri dari banyak kelompok umur, profesi dan beragam sikap, pendapat, harapan dan keinginannya. “Sering bertemu dan banyak dialog dengan warga, adalah awal pekerjaan yang saya jalani ketika mengemban tugas sebagai Lurah,” lanjutnya.

Siang malam ia kerap berkeliling ke 14 RW yang ada di wilayahnya untuk sekaligus menyampaikan program kerja kelurahan dan Pemerintah Kota Bogor pada umumnya. Lewat proses silaturahmi dan dialog seperti itu, perlahan-lahan ia kemudian mampu meraih kepercayaan dan dukungan dari warga sehingga mereka bersama-sama bisa meraih prestasi. Tahun 2019, Kelurahan Gunung Batu berhasil meraih predikat sebagai Kelurahan Terbaik di Provinsi Jawa Barat untuk bidang kesejahteraan masyarakat. Kini mereka tengah bersiap diri untuk maju mewakili Provinsi Jawa Barat dan Kota Bogor di ajang lomba tingkat nasional untuk bidang yang sama. Kali ini modal mereka bukan hanya sekadar tekad dan semangat, tetapi beberapa karya yang telah membuktikan keberhasilan dalam upaya mereka meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat.

Kelurahan Gunung Batu telah memiliki dan menjalankan 17 program inovatif. Selain itu mereka telah berhasil antara lain membangun Kampung Keluarga Berencana dan Kampung Hihid. Kampung KB menjadi sebuah perwujudan keberhasilan mengajak warga bersama-sama melaksanakan program keluarga berencana. Pada Agustus 2019 di kampung yang terletak di RW 13 tersebut peserta KB tercatat hanya 33,33% dan dengan berbagai program yang dilaksanakan, bulan November 2019 pesertanya menjadi 73,64%.

Sementara itu Kampung Hihid merupakan wujud dari pelaksanaan program Gerakan Masyarakat (Germas) dalam mempraktekan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Untuk mewujudkan Kampung Hihid ada banyak program dan kegiatan yang dirumuskan dan dilaksanakan. Diantaranya membangun fasilitas cuci tangan, pembersihan jentik nyamuk menghindari DBD dan menerapkan Kawasan Tanpa Rokok .

Untuk menunjang kemanfaatan Kampung Hihid juga dilaksanakan beberapa kegiatan masyarakat dengan nama-nama kegiatan yang unik dan lucu. Misalnya Gergaji atau Gerakan Remaja Mengaji, Ruko Aja atau Rumah Konseling Anak Remaja, Talenan atau Tangkap Leungitkeun Nyamuk, Jelas atau Penyuluhan Stunting Inovasi. Ada juga Kompas Nyai atau Komunitas Pendukung Asi Nyaah Anak Incu, sebagai penggerak meningkatkan kebiasaan memberikan Asi pada Bayi. Lalu ada program yang Namanya Kondom Bercahaya atau Kontrasepsi Dominan Bersih Aman dan Tidak Berbahaya sebagai salah satu kegiatan menerapkan gerakan Keluarga Berencana.

Untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan, beberapa program dibuat seperti Gelisah Gelisah Berlinang atau Gerakan Peduli Sampah Bersih Lingkungan Tanami Pekarangan, Bertahan Panik atau Bertani Tanpa Lahan dengan Hidroponik dan Martabak atau Masyarakat Taat Kerja Bakti. Atas program pelestarian lingkungan dan program lainnya, dua RW yang semula dikategorikan sebagai kawasan kumuh, saat ini sudah berhasil keluar dari kategori sebagai kawasan kumuh.

Sedangkan untuk menggerakan semangat belajar, telah dilaksanakan program Gemerca atau Gerakan Masyarakat Gemar Membaca dan Ngalanda atau Ngajar Lansia Berdaya. Selanjutnya untuk mendukung kegiatan ekonomi warga, telah dilaksanakan program Saledri atau Sadar Lingkungan Ekonomi Mandiri, Gehu Pake Bumbu atau Gerakan Usaha Pengrajin Bambu serta Gede Upah atau Gerakan Sedekah Sampah. Bukan hanya namanya yang unik dan lucu, beberapa program itu memang telah mampu mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi warga.

“Sekarang sudah ada pengarajin hihid (kipas bambu- Red.), pembuat jamu dan snack serta pengrajin hiasan tali kur,” ungkap Supyawan. Inilah bukti, ketika masyarakat pada akhirnya dapat menikmati hasil dari sebuah gerakan menjalankan program secara bersama-sama, maka mereka dapat diharapkan untuk terus mendukung keberhasilannya.
Dengan begitu modal Kelurahan Gunung Batu menuju panggung nasional, sudah cukup. Tinggal bagaimana mereka, warga, lurah, kader TP PKK dan tokoh masyarakat, agama dan pemuda, konsisten untuk tetap bahu membahu bersama-sama meraih kesempatan itu. Kesempatan untuk menjadi kelurahan yang terbaik. Semoga sukses ! (Advertorial)

PSM Makassar Kirim Materi Workout ke Pemain Saat Kompetisi Ditangguhkan

0

BOGORDAILY – PSSI menangguhkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 sampai waktu yang tak ditentukan karena virus corona. PSM Makassar telah mengirim materi jaga kebugaran ke pemain.

Shopee Liga 1 2020 sebelumnya ditangguhkan selama dua pekan karena wabah virus corona. Tapi melihat perkembangan situasi, di mana penyebarannya meluas, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengeluarkan surat arahan bahwa kompetisi dihentikan tanpa batas waktu.

PSM Makassar masih menunggu surat resmi dari PSSI terkait perpanjangan penangguhan ini. Meski demikian, mereka sudah dihubungi langsung dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

“Masih kami tunggu (suratnya), tapi orang liga sudah membenarkan soal perpanjangan waktu penundaan Liga sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Media Officer PSM, Sulaiman, Minggu (22/3/2020).

Perpanjangan penangguhan ini bikin para pemain mesti pintar-pintar menjaga kebugaran tubuh. Tim pelatih disebut telah mengirimkan materi untuk membantu mereka berolahraga secara mandiri, mengingat saat ini pemerintah menganjurkan untuk melakukan social distancing.

“Tim pelatih sudah kirim materi workout untuk masing-masing pemain. Workout itu semacam senam kira-kira,” sambung pria yang akrab dipanggil Sule tersebut.

“Kalau soal imbauan, sama dengan yang kemarin-kemarin. Jaga kondisi, tetap berlatih, dan hindari peluang terjangkit corona,” imbuhnya.

Rapid Tes Massal di Pakansari Ditolak. Pindah ke RS. Ini Jadwalnya!!

BOGOR DAILY – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) merencanakan Rapid Tes Covid-19 untuk tiga daerah Depok, Kota dan Kabupaten Bogor di Stadion Pakansari, hal tersebut dibatalkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, usai rapat kordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan wabah Virus Covid-19 di Gedung Tegar Beriman.

“Kita hanya mendapatkan 1.000 alat untuk rapid tes tersebut. Jadi gak mungkin di Stadion Pakansari untuk tes massal nya, dan saya juga gak tega Stadion Pakansari ini dijadikan tempat tes massal,” katanya, kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Alat tes yang didapatkan Pemkab Bogor ini menurutnya, tidak secara keseluruhan bisa digunakan masyarakat umum. Sebab, ada kategori prioritas yang bisa menggunakannya.

Yang pertama kata politisi PPP ini adalah, mereka yang masuk ke dalam Orang Dengan Resiko (ODR). Mereka adalah tenaga medis dan perawat yang bersentuhan langsung dengan pasien. Lalu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Nanti resikonya terlalu tinggi. Dan Alhamdulillah sekarang semuanya diserahkan kepada kepala daerah masing-masing. Sehingga sekarang pelaksanaan tes nya di daerah masing-masing,” ucapnya.

Untuk pelaksanaan tes sendiri, ia menyebut jika itu akan dilaksanakan di lima rumah sakit diantaranya RSUD Cibinong, RSUD Ciawi, RSUD Leuwiliang, RSUD Cileungsi dan RSPU Cisarua.

“Jadi kita prioritaskan yang masuk dalam kategori tersebut. Karena sampai saat ini yang PDP juga belum terperiksa akibat alatnya yang belum ada,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan tesnya rencananya paling cepat itu Selasa (24/3/2020) besok, dan paling lambat itu Rabu. Tergantung alatnya sampai atau belumnya.

Sementara, itu hal mengenai pembatalan rapid tes Covid-19 di Stadion Pakansari ini disambut baik Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

Politisi Gerindra ini mengaku, sependapat dengan Bupati Ade Yasin untuk pelaksanaan tes massal yang bisa menimbulkan penyebaran virus semakin besar karena kontak fisik yang melibatkan orang banyak.

“Kami bukan tidak setuju kalau diadakan tes massal virus corona, tapi itu memang akan menimbulkan masalah baru. Ditambah dengan alat yang terbatas,” singkatnya. (Andi)

Batalyon Kesehatan Marinir Ditugaskan ke Wisma Atlet, Usai Kawal WNI dari Wuhan

BOGORDAILY – Pengabdian Korps Marinir TNI AL bagi Tanah Air tak pernah berhenti. Di saat pandemi Corona terjadi, korps baret ungu ini berkali-kali mendapat tugas untuk menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI).

Mereka telah melaksanakan tugas kemanusiaan mengawal WNI dari Wuhan dan dari Kapal MV World Dream dan MV Diamond Princess di Pulau Sebaru Kepulauan Seribu.

“Selanjutnya Dua Puluh Prajurit Batalyon Kesehatan 2 Marinir Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Pasmar 2 Surabaya kembali dipercaya untuk tugas mendukung kegiatan Observasi dan Perawatan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta,” tulis Pusat Penerangan TNI di akun media sosial resmi, Senin (23/3).

Para tenaga kesehatan TNI itu akan menjadi garda terdepan dalam memerangi virus Corona. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebelumnya telah meninjau sekaligus mengecek kesiapan di Wisma Atlet itu.

Panglima menyampaikan Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan untuk menampung pasien Virus Corona atau Covid-19. Sarana-sarana lain terus dilengkapi.

“Rumah Sakit ini dapat menampung kurang lebih 2.500 pasien dan tentunya akan diklasifikasi, mana yang harus masuk di ruang isolasi dan ruang observasi,” kata Hadi.
Ada beberapa gedung yang sudah di-upgrade menjadi tempat perawatan pasien Covid-19, di antaranya ada empat gedung. Khusus gedung atau tower 6 dan 7 dilengkapi peralatan seperti laboratorium dan ruang radiologi akan digunakan untuk menerima pasien yang diindikasi positif kemudian dilakukan pemeriksaan.

Di tower 6 dan 7 tersebut juga telah disiapkan ruang isolasi (ICU maupun non ICU) untuk merawat pasien Corona. Semua ruangan dilengkapi dengan AC dan telah dimodifikasi bertekanan negatif. Setelah dicek, semua peralatan sudah lengkap dan diharapkan segera mungkin bisa dioperasionalkan untuk perawatan bagi yang terjangkit Covid-19.

“Untuk pendukung medis telah disiapkan ruangan di tower 3. Para tenaga medis terdiri dari tenaga medis TNI, Polri, BUMN termasuk dari rumah sakit swasta dan kelompok yang memiliki kemampuan untuk memberikan tenaganya terkait dengan perawatan Covid-19,” lanjutnya.

Tiga Kecamatan di Kabupaten Bogor Masuk Zona Merah Penyebaran Korona

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan tiga kecamatan yaitu Kecamatan Bojonggede, Cibinong dan Gunungputri, masuk Zona Merah penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di Bumi Tegar Beriman.

Tiga kecamatan yang masuk masuk zona merah, diungkapkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, kepada wartawan, usai rapat kordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan wabah Virus Covid-19 di Gedung Tegar Beriman.

“Kita proseskan Zona Merah dulu, karena yang positif terpapar Covid-19 itu ada di tiga kecamatan itu, diantaranya tiga orang positif dan satu meninggal di Bojonggede, Cibinong Satu, dan Gunung Putri dua yang positif, total ada 6 positif dan satu meninggal di Kabupaten Bogor,” katanya, Senin (23/3/2020).

Politisi PPP ini menjelaskan, Pemda Kabupaten Bogor saat ini masih mempersilahkan perusahaan swasta untuk tetap beroperasi. Akan tetapi, walaupun tidak ditutup sudah banyak perusahaan yang mengeluhkan dengan berkurangnya pengunjung.

“Kalau gak di tutup juga mereka sudah mengeluh juga, dengan sepinya pengunjung, yang memang sekarang sudah mulai sebagian masyarakat yang patuh terhadap himbauan pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi Kabupaten Bogor sendiri jangan disamakan dengan pemerintah Daerah Khusu Ibukota (DKI) Jakarta. Karena, jika ditutup banyak masyarakat yang sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ada sebanyak 29 pasar yang melayani hampir 6 juta penduduk, kakau ditutup butuh beras mau beli ke mana, yang penting protokol kesehatan dijaga,” tukasnya.

Sekedar diketahui, di Kabupaten Bogor untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 109, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 36. Dan yang positif enam orang satu meninggal dunia. (Andi).

Bruno Fernandes, Kepingan Puzzle Setan Merah yang Hilang

0

BOGORDAILY – Diibaratkan puzzle, Manchester United sempat kehilangan satu kepingan penting. Lalu, datanglah Bruno Fernandes untuk menyempurnakannya dan.. boom!

Fernandes didatangkan MU pada bursa transfer Januari dengan banderol 55 juta euro dari Sporting. MU memang sudah ngebet mendatangkan pemain Sporting itu setelah melihat kemampuannya.

Berposisi sebagai gelandang, Fernandes punya naluri gol tinggi dengan mencetak 63 gol dan 52 assist dari 137 penampilan di seluruh kompetisi. MU melihat Fernandes adalah sosok penting untuk menyempurnakan lini tengah mereka.

Apalagi Fernandes juga piawai dalam menggalang pertahanan karena tak segan melepaskan tekel serta merebut bola dari lawan. Keputusan MU untuk mendatangkan Fernandes lantas berbuah manis karena sejauh ini, penampilan tim jadi terdongrak.

Sejak kehadiran Fernandes, MU tak terkalahkan dari sembilan pertandingan dengan rincian enam kemenangan dan tiga seri. Fernandes bahkan berandil dalam hadirnya tujuh gol, lewat tiga gol dan empat assist. Fernandes langsung dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Inggris bulan Februari.

Kehadiran Fernandes disebut mantan kapten MU, Bryan Robson, sebagai pelengkap kepingan puzzle yang hilang dari skuat The Red Devils. Tak cuma soal statistik, Fernandes juga berpengaruh lewat kepemimpinan di atas lapangan.

“Saya rasa jabatan kapten di Sporting itu sangat membantunya. Saya rasa hal itu merupakan hal alamiah yang muncul di dalam dirimu,” ujar Robson di Daily Mail.

“Bruno terlihat punya kualitas alami sebagai pemimpin; dia selalu menuntut lebih dari teman-temannya dan itu bagus,” sambungnya.

“Yang saya suka melihat permainannya di lapangan, meski dia itu bernaluri menyerang, tapi dia tidak segan untuk mundur dan menyemangati rekan-rekannya.”

“Dia meminta rekan-rekannya untuk maju dan memberikan instruksi lainnya, yang mana itu bagus sekali,” tutup Robson.

Rempah-Rempah Mulai Langka di Bogor

BOGOR DAILY – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor, Nuradi, menjamin, bahwa stok sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar tradisional maupun modern aman.

Walaupun menurutnya, memang di masa pandemi virus corona atau Covid-19 sudah masuk ke Indonesia khususnya di Kabupaten Bogor.

“Untuk stok Bapok (Bahan Poko) itu aman saat ini, kita sering sebut Bapok, semuanya aman kita jamin dimewabahnya Virus Korona, baik di pasar tradisional maupun modern,” katanya, kepada Bogordaily.net, Senin (23/3/2020).

Lanjut mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor ini, Disperdagin juga sudah melakukan operasi pasar baik di pasar tradisional maupun modern. Dia menegaskan, untuk Bapok dipastikan aman.

“Kita sudah beberapa kali, sudah ke minimarket pasar modern seperti Lotte dan pasar rakyat. Itu menyampaikan aman, stok juga aman,” ungkapnya.

Akan tetapi, dirinya tidak bisa menjamin mengenai rempah-rempah yang ada di semua pasar di Kabupaten Bogor apakah masih tersedia atau tidak.

“Tinggal berbicara rempah-rempah ini, memang agak langka kalau rempah-rempah. Mungkin dinas pertanian yang mungkin bisa menjelaskan. Sekarang banyak peningkatan permintaan ini. Karena adanya Covid-19,” tukasnya.

Sebelumnya, banyak masyarakat Kabupaten Bogor yang sampai saat ini mencari rempah-rempah, seperti Jahe, Temulawak, Jahe Merah, dan Kunyit hal tersebut dipercaya bisa menangkan Covid-19. (Andi)