Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8376

Semua Tempat Keramaian akan Dibubarkan

0

BOGOR DAILY – Polres Bogor terus gencar melakukan patroli cipta kondisi terkait pencegahan penyebaran Virus Korona di Kabupaten Bogor. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, kepada Bogordaily.net, Senin (23/3/2020).

Roland sapaan akrabnya mengatakan, saat ini anggotanya dikerahkan menyisir semua tempat keramaian untuk dibubarkan. Kendati, Virus Korona atau Covid-19 ini sudah masuk ke Bumi Tegar Beriman.

“Kita sudah melakukan pembubaran sudah dilaksanakan itu kan intruksi langsung dari Kapolri, kita juga sudah lakukan himbauan,” katanya.

Satu persatu lokasi yang masih ditemukan masyarakat berkumpul disambangi untuk diberikan imbauan membubarkan diri. Ia menjelaskan, beberapa cafe dan tempat nongkrong lainnya yang dipenuhi pengunjung masih buka hingga polisi bertindak tegas membubarkan secara paksa.

“Kita terus lakukan rutin himbauan ini, kita juga sudah lakukan pengecekan kemarin kepada peserta seminar di Babakanmadang, bekerjasama dengan Gugus Tugas Polda Jabar dan Dinkes Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sekedar diketahui, data Update hari Minggu (22/3/2020), kembali ada satu warga Kabupaten Bogor dinyatakan positif Virus Korona. Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, total yang positif Covid-19 saat ini ada enam orang.

Hal itupun diungkapkan oleh orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman, melalui pesan WhatsApp yang diterima Bogordaily.net per pukul 20:30 WIB.

“Satu orang lagi dinyatakan positif Korona, jadi ada enam, satu meninggal, untuk yang positif ini usianya 40 tahun,” katanya.

Lanjut politisi PPP ini, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami kenaikan dari 28 menjadi 36 per hari ini yang didata Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“PDP ada 36 ada peningkatan,” ucapnya. Sangat disayangkan, ibu yang mempunyai anak dua tersebut, enggan menyebutkan warga kecamatan mana yang kembali dinyatakan positif terpapar Virus Korona tersebut.

Akan tetapi, status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Bumi Tegar Beriman ini mengalami penurunan. Dari sebelumnya berjumlah 129, kini menjadi 109 orang dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Ia menambahkan, pasien yang dinyatakan meninggal merupaka warga Jakarta yang tinggal di Kecamatan Bojonggede. Sedangkan yang positif dari lima itu yang saat ini sedang di Isolasi merupakan Dokter dan Paramedis, yang bertugas dalam penanganan Covid-19. (Andi).

Baznas Kota Bogor Sebut Penghimpunan Zakat Bisa Menurun Akibat Virus Korona

0

BOGOR DAILY – Ketua Badan Amil Zakat Nasioal (Baznas) Kota Bogor, A. Chotib Malik, mengungkapkan, bahwa zakat menjelang Idul Fitri saat ini berpotensi turun di masa pandemi Virus Korona atau Covid-19, yang saat ini sudah menghantui masyarakat Kota Hujan.

“Kemungkinan ini menurun, soalnya melorot jumlah pengunjung di pasar retail dan pasar digital akhir-akhir ini,” katanya saat dihubungi Bogordaily.net, melalui telpon selulernya, Minggu (22/3/2020).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih belum membuat program kerja untuk zakat menjelang bulan Ramadhan atau Idul Firtri di tahun 2020 kali ini. Karena, adanya permasalahan Virus Korona yang sudah mewabah.

“Kita belum susun, target dan pencapaian kita belum susun sama sekali. Tahu kan, sekarang lagi ramenya Virus Korona,” ucapnya.

Akan tetapi, dirinya meyakini. Jika per orang yang akan melakukan Zakat Fitrah menjelang Idul Fitri akan tetap setabil. Karena, hal tersebut merupakan kewajiban bagi masyarakat yang ada di Kota Bogor terkhusus agama muslim.

“Kalau mengenai zakat fitrah pasti masih seperti dulu, tidak ada penurunan. Karena, itu merupakan kewajiban bagi umat islam,” yakinnya.

Pihaknyapun menjamin, di bulan April nanti Baznas Kota Bogor akan menginfokan target per tahun untuk zakat di Kota Bogor, baik untuk berdagang maupun yang fitrah. Dan akan membuat skema jelang pelaksanaan.

“Nanti bulan depan di infokan, pasti sudah tersusun berapanya. Soalnya belakangan ini masih fokus ke virus korona ada dampaknya juga,” tukasnya. (Andi).

Shopee Liga 1 2020 Disetop, Persita Putar Otak Cari Solusi Kontrak Pemain

0

BOGORDAILY – PSSI telah dengan tegas menghentikan Shopee Liga 1 dan Liga 2. Persita Tangerang memutar otak untuk menyesuaikan kontrak pemainnya.

Akitvitas sepakbola di Indonesia disetop dengan batas waktu yang belum ditentukan karena antisipasi penularan virus Corona. Situasi ini tentu bakal berdampak besar kepada sirkulasi keuangan klub-klub.

Ada potensi para sponsor klub meminta untuk merevisi kontrak yang bisa menyebabkan penurunan nilai kesepakatan. Klub juga dipastikan tidak bisa mendapat pemasukan dari tiket pertandingan.

Persita menjadi salah satu klub yang sedang menyiapkan ancang-ancang untuk mengatasi situasi ini. Mereka juga sudah membahas penyesuaian kontrak pemain hingga staf di klub.

“Masalah kontrak akan kita sesuaikan. Kita sudah dapat hasil keputusan yang jelas. Sepakbola ini menjadi salah satu industri yang dirugikan,” kata Manajer Persita Tangerang, Nyoman Suryanthara.

Nyoman juga menuturkan jika kompetisi kembali berjalan, dia berharap tidak bergulir hingga pergantian tahun. Itu disebabkan rata-rata kontrak pemain Persita sampai akhir 2020.

“Kalau kompetisi tetap dijalankan, kita akan meminta tuntas di akhir tahun. Kontrak pemain Persita rata-rata habis akhir Desember 2020,” Nyoman berharap.

150 Ribu Test Kit Corona Tiba dari China

BOGORDAILY – Pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diterbangkan ke China yang mengangkut sejumlah peralatan terkait penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19) sudah mendarat lagi di Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, pesawat Hercules tersebut mengangkut sebanyak 150 ribu tes kit.

Dari keterangan yang disampaikan Dinas Penerangan AU, TNI AU telah memberangkatkan satu unit pesawat C130 Hercules dari Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh Malang kemarin. Pesawat tersebut lepas landas dari Lanud Abdulrachman Saleh pukul 06.55 WIB menuju Lanud RSA di Ranai Natuna sebelum akhirnya take off ke Shanghai, China, pukul 11.40 WIB.

“Sudah barang tentu secara lebih besar, lebih masif (pemeriksaan massal bisa dilakukan), karena kita bersyukur bahwa 150 ribu kit test ini hari ini sudah berada di Tanah Air, yang kemarin dijemput menggunakan pesawat Hercules ke China,” kata jubir pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Minggu (22/3/2020).

Para kru pesawat Hercules yang mengangkut 150 ribu test kit.

Saat konferensi pers yang digelar sekitar pukul 15.35 WIB itu, Achmad menyebut kabar terakhir yang diterima, pesawat Hercules tersebut sedang transit di Natuna. Menurut jubir yang akrab dipanggil Yuri itu, pesawat tersebut tidak lama lagi akan mendarat di Jakarta.

“Posisi terakhir yang kami terima, pesawat sedang transit di Natuna untuk kemudian tidak beberapa lama lagi akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta,” jelasnya.

Yuri memastikan ratusan ribu test kit itu akan disebar ke seluruh wilayah di Indonesia. Namun, penyebarannya disesuaikan dengan kasus positif yang berada di daerah terkait.

“Oleh karena itu, dengan 150 ribu test kit, kita akan sebarkan ke seluruh Tanah Air sesuai dengan pengelompokan risiko, faktor risiko di masyarakat atas dasar kasus positif yang kita layani di rumah sakit,” sebut Yuri.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengapresiasi pemberangkatan pesawat Hercules tersebut. Mahfud menyebutnya sebagai sebuah tugas yang mengharukan.

“TNI AU memberangkatkan 2 pesawat untuk membeli obat Corona ke negeri seberang. Mengharukan,” kata Mahfud dalam twitter peribadinya seperti dilihat detikcom, Minggu (22/3).

Bukan tanpa alasan Mahfud menyebut itu tugas yang mengharukan. Menurutnya, di saat rakyat Indonesia diminta pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, sedangkan personel TNI itu diminta pergi jauh dari rumah untuk mencari obat Corona.

“Demi kebaikan, mari kompak, bersama mengikuti arahan pemerintah untuk social distancing,” katanya.

De Ligt di Juventus 5-10 Tahun, Jatuh Cinta dengan Turin

0

BOGORDAILY – Matthijs De Ligt dan pacarnya diklaim sudah betah tinggal di Turin. Oleh karenanya, De Ligt berpeluang bertahan lama di Juventus, setidaknya lima tahun ke depan.

De Ligt bergabung dengan Juventus musim panas lalu setelah dibeli dari Ajax Amsterdam dengan banderol 75 juta euro. Meninggalkan Amsterdam jadi kali pertama dalam hidup De Ligt dan dia pun membawa serta pacarnya AnneKee.

Belum setahun tinggal di Turin, De Ligt sudah mendapat ujian ketika Serie A berhenti karena pandemi virus corona. Lebih gawatnya adalah Italia jadi negara kedua terbanyak setelah China yang terpapar COVID-19 itu.

Ditambah fakta sudah ada tiga rekan setim De Ligt yang positif corona yakni Daniele Rugani, Blaise Matuidi, dan Paulo Dybala. Bukan awal yang menyenangkan untuk De Ligt sejatinya dan kini dia harus menjalani masa karantina.

“Hasil tes Matthijs negatif, jadi AnneKee tidak perlu menjalani tes,” ujar ayah Annekee, Keye Molenaar, kepada Tuttosport.

“Saya harus bilang bahwa dalam masa sulit seperti ini, Juventus menunjukkan bahwa mereka lebih dari sekedar klub. Benar-benar sebuah keluarga untuk anak-anak,” sambungnya.

“Awalnya ada sedikit kecemasan, khususnya karena anak saya sangat dekat dengan Michela, pacar Rugani, yang juga positif corona.”

De Ligt sempat mengalami masa sulit di awal kariernya bersama Juventus sebelum rutin bermain karena cedera Giorgio Chiellini. De Ligt sudah tampil 27 kali di seluruh kompetisi dengan torehan dua gol.

“Terlepas dari masa-masa sulit saat ini, Annekee dan Matthijs sangat mencintai Turin dan Italia. Ini adalah kali pertama mereka tinggal bareng dan mereka tidak rindu dengan Amsterdam.”

“Mereka jatuh cinta sekali dengan Turin dan bisa saja bertahan untuk lima tahun ke depan, mungkin 10 tahun,” tutupnya.

Ini Pernyataan Lengkap Jokowi soal RS Darurat dan Insentif Tenaga Medis

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, pagi ini. Memakai masker bedah dan sarung tangan latex, Jokowi memulai pengecekan dengan melihat ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai 1, Tower 7, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB/Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Usai mengecek, Jokowi mengatakan harapannya RS Darurat sudah dapat beroperasi pada sore nanti. Saat ini, kata Jokowi, RS Darurat mampu menampung 3.000 pasien.

“Saya juga melihat sarana-prasarana sudah siap. Baik untuk ruang penanganan pasien, ventilator, APD juga siap. Sehingga kita harapkan nanti sore. RS darurat Corona ini bisa dipakai,” kata Jokowi di RS Darurat Penanganan Pasien COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Meski akan segera beroperasi, Jokowi sebenarnya berharap RS ini tak digunakan. Dengan kata lain, dia berharap RS yang telah disiapkan pemerintah sejak jauh hari cukup menampung pasien Corona.

“Tapi saya berharap rumah sakit darurat Corona ini tidak digunakan, artinya rumah sakit yang ada yang telah kita siapkan jauh hari sebelumnya telah bisa melaksanakan penanganan virus Corona ini,” ujar Jokowi.

Dia kemudian menyampaikan adanya keluhan dari tim medis soal ketersediaan alat pelindung diri (APD). Namun dia mengklaim pemerintah siap mendistribusikan lagi 105 ribu APD ke seluruh RS di Tanah Air.

“(Sebanyak) 45 ribu unit akan didistribusikan di DKI, di Bogor, dan di Provinsi Banten. Kemudian 40 ribu unit akan didistribusikan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali. Dan 10 ribu akan didistribusikan ke seluruh provinsi yang ada di luar Jawa, serta 10 ribu sebagai cadangan,” papar Jokowi.

Dia pun menuturkan belasungkawa atas meninggalnya para dokter, perawat, dan tenaga medis yang meninggal dunia dalam tugas penanganan pasien Corona. Dia menyampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menghitung insentif yang akan diberikan kepada tenaga medis per bulan dalam masa wabah ini.

“Dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi akan diberikan Rp 10 juta, bidan dan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta. Dan tenaga medis lainnya akan diberikan Rp 5 juta. Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” terang Jokowi.

Berikut ini pernyataan lengkap Jokowi, Senin (23/3):

Baru saja tadi saya mengecek kesiapan Wisma Atlet ini yang akan kita gunakan untuk persiapan penanganan virus COVID-19. Perlu saya sampaikan bahwa Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang yang saat ini yang telah disiapkan adalah untuk 3 ribu pasien dengan wilayah ruang yang telah ditata dengan sebuah manajemen yang baik, baik itu untuk pasien, untuk dokter, untuk paramedis, semuanya ditempatkan dengan manajemen manajemen ruang yang berbeda

Saya juga melihat sarana prasarana telah siap baik untuk ruang penanganan pasien, baik ventilator semuanya sudah siap, APD sudah siap, sehingga kita harapkan nanti sore rumah sakit darurat untuk Corona ini sudah bisa dipakai. Tapi saya berharap rumah sakit darurat Corona ini tidak digunakan, artinya rumah sakit yang ada yang telah kita siapkan jauh hari sebelumnya telah bisa melaksanakan penanganan virus Corona ini

Masih banyak keluhan mengenai yang berkaitan dengan kelangkaan APD. Perlu saya sampaikan bahwa sekarang ini 180 negara kurang lebih, semuanya berebutan untuk mendapatkan baik itu APD, baik itu masker, baik itu sanitizer, semuanya, semua negara. Dan kita alhamdulillah pada hari Sabtu kemarin, kita telah siap lagi 105 ribu APD yang ini, pada hari ini akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit yang ada di Tanah Air.

45 Ribu unit akan didistribusikan di DKI, di Bogor, dan di Provinsi Banten. Kemudian 40 ribu unit akan didistribusikan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali. Dan 10 ribu akan didistribusikan ke seluruh provinsi yang ada di luar Jawa, serta 10 ribu sebagai cadangan

Dan pada hari ini saya juga ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan chloroquine, ini adalah produksi negara kita, produksi Indonesia, barang ini adalah produksi Kimia Farma. Yang pertama bahwa chloroquine ini adalah bukan obat first line, tapi obat second line, karena memang obat COVID-19 ini belum ada dan juga belum ada antivirusnya. Tapi dari pengalaman beberapa negara, chloroquine ini sudah digunakan dan banyak pasien COVID-19 yang sembuh dan membaik kondisinya.

Obat ini bukan obat bebas, jadi penggunaannya harus melalui resep dokter. Pemerintah telah memiliki stok chloroquine ini 3 juta. Jadi untuk pasien COVID-19 yang ada di rumah sakit, jika dianggap dokter yang merawatnya chloroquine ini cocok untuk pasien tersebut, pasti akan diberikan

Yang terakhir, saya ingin menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam, belasungkawa yang dalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis, yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT. Mereka, beliau-beliau telah berdedikasi berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani virus Corona ini Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau, atas perjuangan beliau-beliau dalam rangka mendedikasikan dalam penanganan COVID-19

Dan pada kesempatan yang baik ini juga, kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan telah dihitung oleh Menteri Keuangan bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis. Dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi akan diberikan Rp 10 juta, bidan dan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta. Dan tenaga medis lainnya akan diberikan Rp 5 juta. Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat.

Taman Safari Bogor Tutup

BOGOR DAILY – Taman Safari Bogor untuk sementara tutup dari mulai Senin 23 Maret 2020 sampai dengan 3 April 2020. Hal itu diungkapkan oleh Humas Taman Safari Bogor, Yulius Suprihardo, saat dihubungi Bogordaily.net, Minggu (22/3/2020).

“Betul, itu ditutup untuk sementara dari besok sampai 3 April 2020, dalam rangka anjuran dan himbauan dari Pemerintah,” katanya.

Menurutnya, penutupan itu merupakan anjuran dan bentuk langkah yang diambil untuk mengantisipasi pandemi virus corona atau Covid-19 di ruang lingkup Taman Safari Bogor.

“Tujuannya untuk melakukan pencegahan penyebaran Virus Korona di tempai ramai yang berpotensi dapat menular antar manusia,” jelasnya.

Akan tetapi, di dalam penutupan yang diambil manajemen, Taman Safari sendiri akan melakukan perawatan terhadap semua hewan yang ada mulai dari pemberian makan dan pembersihan serta menjaga kesehatannya.

“Kami tetap melakukan perawatan terhadap satwa satwa kami, melakukan pemberian pakan terhadap satwa kami,” tukasnya.

Sebelumnya, Taman Safari Indonesia Bogor yang terletak di Cisarua, Kabupaten Bogor hingga kini masih buka. Namun, Safari Malam ditutup mulai Sabtu (21/3/2020) kemarin.

Karena menurut manajemen Taman Safari, penutupan safari malam itu memakan biaya operasional yang tinggi dan tidak sebanding dengan tingkat kunjungan seperti biasanya.

Akan tetapi, pihak manajemen mengambil sikap untuk penutupan dari mulai besok Senin 23 Maret – 3 April 2020. (Andi).

Sudah 55 Warga Jabar Positif Virus Korona

0

BOGOR DAILY – Sebanyak 55 orang warga Jawa Barat (Jabar) dinyatakan positif terjangkit Virus Korona. Hal itupun diungkapkan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat mengunjungi Rumah Dinas Walikota Bogor, Bima Arya.

“Update yang positif aja iah, total sampai hari ini sebanyak 55 warga Jabar yang positif,” katanya kepada wartawan, Minggu (22/3/2020).

Menurut orang nomor satu di Jabar ini, ke 55 orang ini terbanyak ada di daerah Depok, Bekasi, kota dan Kabupaten Bogor. Semuanya lanjutnya, sudah ditangani oleh tim medis.

“41 di Bekasi Depok dan Bogor, sisanya ada di luar daerah itu,” ungkapnya.

Akan tetapi, RK sapaan akrabnya itu enggan menyebutkan data ter Update berapa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan berapa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Untuk lokasi Rumah Sakit (RS) yang disediakan bagi pasien Virus Korona atau Covid-19 ini. Menurut RK, hal itu menyesuaikan dengan adanya lonjakan yang dinyatakan pasien positif terjangkit virus tersebut.

“Itu nanti bertahap sesuai dengan emergency nya. Kita sudah kordinasikan ada 27 RSUD di Jawa Barat yang siap. Kalau masuk 1000 positif kita akan lakukan sewa hotel, dan lainnya kita akan gunakan,” tukaanya.

Untuk diketahui, data yang positif terjangkit Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 5 orang, satu meninggal dan empat sudah ditangani (Diisolasi).

Sedangkan, untuk Kota Bogor sendiri yang positif Covid-19 sebanyak tujuh orang dan satu meninggal dunia. (Andi).

Contoh Korea Selatan, Pemprov Jabar Akan Gelar Tes Massal Covid-19

0

BOGOR DAILY – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kami, berencana akan menggelar tes Virus Korona atau Covid-19 secara massal untuk warga Jabar dengan sistem Drive Thru atau tes di kendaraan meniru Negara Korea Selatan. Hal itupun diungkapkan oleh mantan Walikota Bandung di Rumah Dinas Walikota Bogor.

RK sapaan akrabnya mengatakan, untuk tes massal nanti sesuai dengan kriterianya di daerah masing-masing. Kalau di DKI Jakarta sendiri kata RK, itu secara dor to dor karena ruang lingkupnya kecil.

“Kalau jabar kan sangat heterogen untuk menjangkaunya luas, bisa tapi tidak cepak. Salah satunya mencari lahan yang luas mereka datang dengan jadwal yang ditentukan, dan tidak turun dari kendaraan dan tidak ada persentuhan fisik. Selama 10 menit, kalau positif dia langsung dilakukan penanganan, kalau negatif kita surih pulang,” katanya, kepada wartawan, Minggu (22/3/2020).

Orang nomor satu di Jabar ini juga mengatakan, tahapan pengetesan itu pertama ke Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan radius 50 orang. Seperti yang berprofesi sebagai petugas kesehatan dan yang banyak berinteraksi dengan masyarakat banyak.

“Tapi itu tidak seluruhnya, Korea Selatan aja baik di mata WHO, yang di sampling itu ada 200 ribuan, melakukan tes ke 15 ribu orang per hari nya. Kapan waktunya kita menuggu kepastiannya, besok Senin (23/3/2020) kalau sudah ada, maka Selasa sudah dilaksanakan,” ucapnya.

Pria yang mengenakan kaca mata ini mengintruksikan juga, agar kordinasi libur kerja seperti di Depok, Bekasi, Bogor harus menyesuaikan dengan DKI Jakarta. Karena, lokasi tiga daerah itu berdekatan dengan Jakarta.

“Ada beberapa hal, pertama kordinasikan libur kerja Bogor, Depok dan Bekasi, harus sesuai dengan kebijakan DKI dan di pertimbangka masing-masing daerah juga,” tukasnya. (Andi).

CCM Tetep Buka

0

BOGOR DAILY – Cibinong City Mall merubah jadwal operasional mulai Senin (23/3/2020) besok. Hal itu diungkapkan oleh Publik dan Media Relation CCM, Farah Bastian Tropera, saat dihubungi Bogordaily.net melalui telpon selulernya, Minggu (22/3/2020).

Farah sapaan akrabnya mengatakan, hal itu merupaka bentuk langkah yang diambil untuk mengantisipasi pandemi virus corona atau Covid-19 di ruang lingkup CCM.

Menurutnya, untuk Senin-Jumat, CCM akan buka mulai pukul 11:00-20:00 WIB. Sementara untuk Sabtu, Minggu dan hari libur, CCM buka mulai pukul 11:00-21:00 WIB. Penyesuaian ini berlaku mulai 23 Maret 2020 besok.

“Kita menyesuaikan dengan arahan dan himbauan dari Pemerintah, untuk kesehatan dan kenyamanan bersama, maka efektif per tanggal 23 Maret 2020, kami menyesuaikan jam operasional,” katanya.

Selain itu, berbagai langkah pencegahan dilakukan CCM. Menurut Farah, kebersihan dan kesehatan menjadi concern utama CCM dengan menempatkannya pada level tertinggi. Caranya, dengan menambah frekuensi pembersihan disertai penyemprotan cairan desinfektan menjadi tiga jam sekali.

“Penyemprotan cairan desinfektan di publik area juga seperti toilet, musola, lorong-lorong, lobby, dan lannya. Kami juga menempatkan handsanitizer di titik-titik strategis, mewajibkan customer yang mau masuk untuk memakai hand sanitizer. Jadi pengunjung tidak perlu khawatir untuk datang ke CCM,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya mengarahkan tenang yang memiliki layanan home delivery dan home service untuk lebih digalakkan. CCM juga membuat program-program lebih ke online seperti live Instagram dan facebook untuk tips kecantikan, tips masak, tips kesehatan dari tenant-tenant yang berpartisipasi.

“Tentu dengan menyelipkan promo mereka dan layanan pesan antar/pembelian online mereka. Agar customer setia tetap dapatbhiburan dan omset tenant terjaga. Program live akan mulai senin depan,” jelasnya.

Masih kata Farah, untuk karyawan yang sedang sakit diwajibkan memakai masker. Hal itu bertujuan untuk menjaga kesehatan yang lainnya, supaya bisa nyaman dan aman terhindar dari Virus Korona.

“Kita hanya yang sakit saja yang diwajibkan, kalau yang sehat biasa saja. Untuk pengunjung mungkin banyak yang kurang sekarang, tapi kita belum bisa sampaikan berapa persen penurunannya, itu kan lebih kepada anjuran pemerintah yang memerintahkan diam aja di rumah,” tukasnya. (Andi).