Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8489

Dengan Perkembangan Zaman Yovie Widianto Merasa Dimudahkan

0

BOGORDAILY – Di era digital, Yovie Widianto merasa sangat bersyukur lantaran sangat dimudahkan segala halnya. Termasuk dengan mencari penyanyi maupun bakat lainnya yang memang memiliki kemampuan untuk menghibur banyak orang.

Sebagai seorang musisi, Yovie kini bisa menemukan bakat-bakat masyarakat Indonesia yang terpendam. Dengan bermunculan beberapa platfrom e-commerce yang bisa mempertemukan pelaku industri hiburan baik seniman, profesional, event organizer maupun promotor.

“Platform ini memberi saya akses kepada penyanyi-penyanyi berbakat yang tersebar tapi belum punua akses. Dengan akses ini, dunia hiburan Indonesia nggak akan kehabisan talent, ide dan kreativitas baru,” kata Yovie saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

“Awal berdiri Eventori dari pengalaman kami di EO kesulitan cari talent dan partner di daerah. Sudah lama kami berpikir kalau ada database pelaku industri yang berhubungan dengan dunia entertainment,” ujar Dadi Krismatono, Co-Founder dan Chief Communication Officer Eventori.

Platform ini bisa menyajikan daftar portofolio dan fee dari para talent yang mencakup penyanhi, penari, MC sampai seni tradisional.

Inter Vs Milan: Nerazzurri Menang 4-2 Setelah Bangkit dari Ketinggalan

0

BOGORDAILY – Inter Milan secara luar biasa bangkit dari ketertinggalan dua gol di Derby della Madonnina. Mereka mengakhiri laga dengan kemenangan 4-2 atas AC Milan.

Duel dua tim asal Milan ini tersaji di Guiseppe Meazza pada pekan ke-23 Liga Italia, Senin (10/2/2020) dini hari WIB. Dalam laga ini, Inter Milan berstatus sebagai tuan rumah.

Pertandingan berlangsung sengit dengan jual beli serangan terjadi. Dikutip dari Opta, Inter melepas 16 tembakan sedangkan Milan membuat 17 upaya sepanjang 90 menit.

AC Milan unggul dua gol terlebih dahulu lewat torehan dari Ante Rebic dan Zlatan Ibrahimovic. Si Ular baru terbangun di babak kedua.

Mereka secara luar biasa membalikkan keadaan usai mencetak empat gol. Rentetan gol Inter diciptakan oleh Marcelo Brozovic, Matias Vecino, Stefan De Vrij dan Romelu Lukaku.

Kemenangan ini membawa Inter menggusur Juventus di puncak klasemen. Mereka mengumpulkan poin yang sama dengan Si Nyonya Tua yaitu 54. Namun skuat Antonio Conte unggul selisih gol.

Sementara bagi Milan, kekalahan di Derby della Madonnina membuat mereka tertahan di posisi ke-10. Il Diavolo meraih 32 angka dari 23 laga.

Jalannya Pertandingan Inter Milan Vs AC Milan.

Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal laga. Milan membuka ancaman lebih dulu di menit ke-10.

Hakan Calhanoglu melepas sepakan dari luar kotak penalti. Bola mendatar meluncur deras ke kanan gawang Daniele Padelli.

Inter terhindar dari kebobolan usai bola hanya menerpa tiang gawang. Tuan rumah merespon di menit ke-20.

Sepak pojok Alexis Sanchez berhasil menemui kepala dari Diego Godin. Namun sundulan pemain asal Uruguay ini masih melebar.

Empat menit berselang Inter kembali membahayakan gawang Gianluigi Donnarumma. Romelu Lukaku mengecoh Alessio Romagnoli sebelum menggiring bola dari sisi kanan lapangan menuju kotak penalti.

Ia memberikan umpan tarik yang disambar Matas Vecino. Donnarumma dengan sigap masih mampu menahan ancaman Inter ini.

Memasuki pertengahan babak pertama tempo pertandingan tidak menurun. Kedua tim sama-sama menerapkan pressing tinggi.

Di menit ke-40, Milan membuka keunggulan lebih dulu. Umpan panjang Samu Castillejo disundul oleh Zlatan Ibrahimovic di kotak penalti.

Ia lalu mengarahkan bola ke Ante Rebic yang berdiri di tiang jauh. Padelli salah perhitungan saat memutuskan untuk menyergap bola.

Bola gagal diraihnya, sehingga Rebic dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Rosonerri.

Ante Rebic memanfaatkan kesalahan Daniele Padelli untuk mencetak gol pembuka AC Milan

Milan melebarkan keunggulan di menit akhir babak kedua. Sepak pojok Castillejo diteruskan dengan umpan menggunakan tumit oleh Frank Kessie.

Bola menuju Ibrahimovic yang tak terkawal di depan gawang. Sundulan tak terlalu keras penyerang 38 tahun ini gagal diadang oleh Padelli.

Babak pertama tuntas dengan keunggulan Milan 2-0.

Selepas jeda, Inter yang tertinggal berusaha untuk mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya mereka berhasil menipiskan ketertinggalan di menit ke-51.

Bermula dari tusukan Antonio Candreva di sisi kanan. Sepakannya berhasil diblok lini belakang Milan.

Bola muntah langsung disambar oleh Marcelo Brozovic. Tembakannya meluncur deras ke gawang Donnarumma untuk mengubah skor menjadi 1-2.

Inter hanya butuh dua menit dari gol Brozovic untuk kembali mencetak gol. Umpan terobosan Godin menemui Alexis Sanchez di kotak penalti.

Dalam kondisi diadang Donnarumma, Sanchez dengan cerdik memberikan bola ke belakang kepada Vecino. Ia tak menyia-nyikan kesempatan dengan melepas tembakan yang membuat kedudukan imbang 2-2.

Matias Vecino merayakan golnya ke gawang AC Milan

Inter berbalik memimpin pada menit ke-70. Sepak pojok Candreva diteruskan dengan sundulan kepala terarah Stefan De Vrij.

Derasnya laju bola tak mampu dijangkau oleh Donnarumma. Inter secara luar biasa comeback 3-2.

Satu menit menjelang laga berakhir, Ibrahimovic membuang peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Menyambut umpan Lucas Paqueta, sundulannya di depan gawang Inter hanya menerpa tiang gawang.

Inter memastikan menutup laga ini dengan kemenangan 4-2. Lukaku mencetak di pengujung pertandingan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Victor Moses.

Susunan Pemain Inter Milan Vs AC Milan

Inter: Daniele Padelli; Milan Skriniar, Stefan De Vrij, Diego Godin; Ashley Young (Cristiano Biraghi 90′), Matias Vecino, Marcelo Brozovic, Nicolo Barella, Antonio Candreva (Victor Moses 80′); Alexis Sanchez (Christian Eriksen 72′), Romelu Lukaku.

Milan: Gianluigi Donnarumma; Andrea Conti, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Samu Castillejo (Rafael Leao 80′), Franck Kessie (Lucas Paqueta 81′), Ismael Bennacer, Ante Rebic; Hakan Calhanoglu; Zlatan Ibrahimovic.

Vino G Bastian bercerita Tentang Dukungan Damayanti Noor pada Karier Chrisye

0

BOGORDAILY – Semasa hidupnya, Damayanti Noor dikenang sebagai istri yang selalu mendukung karier Chrisye. Vino G Bastian menyebut nama Chrisye tidak akan sebesar saat ini kalau bukan karena dukungan dari Damayanti.

“Tanpa adanya sosok Yanti Noor, ya Mas Chrisye nggak akan sehebat itu juga karena di balik legenda Chrisye, ada istri jatuh bangun banget men-support dia, merawat dia sambil rawat anak-anaknya,” ungkap Vino ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

“Mbak Yanti yang selalu mendampingi hingga akhir hayatnya selalu bersama,” imbuh Vino.

Damayanti Noor dan Vino G Bastian saling mengenal ketika keduanya terlibat dalam proyek film biopik ‘Chrisye’ (2017).

Dalam film garapan Rizal Mantovani itu, Vino memerankan sosok Chrisye sedangkan Yanti diperankan oleh Velove Vexia.

Sebagai istri, Yanti turut terlibat dan membantu dalam pembuatan film tersebut.

Damayanti Noor meninggal dunia kemarin, Sabtu, 8 Februari 2020. Ia tutup usia di umur 65 tahun saat tengah pergi bersama teman-temannya di Cimacan, Jawa Barat.

Semasa hidup, Yanti dikenal sebagai istri dari penyanyi kenamaan Chrisye. Keduanya menikah pada 1982 hingga pelantun ‘Lilin-Lilin Kecil’ itu tutup usia pada 2007.

Bersama Chrisye, Yanti dikaruniai empat orang anak.

Usai 3 Tahun Menanti Tika Bravani Lahirkan Anak Pertama

0

BOGORDAILY – Setelah tiga tahun menanti kelahiran buah hati, akhirnya Tika Bravani melahirkan putra pertamanya. Kabar kelahiran putranya diumumkan lewat unggahan Stories Instagram.

Dalam foto, sang suami tampak menggendong anak pertama mereka. Rasa bahagia dan syukur atas kehadiran putranya itu pun dituangkan dari Tika Bravani melalui sebuah kalimat indah.

“1.37 am view.. Selamat datang di dunia malam, ayah @dimsad77,” tulis Tika Bravani, seperti dilihat detikcom.

Tika juga mengunggah foto ketika anaknya tengah digendong oleh sahabatnya, Ranty Purnamasari. Dalam foto, ia menyebutkan nama Kalam Mahandika Jusuf.

Meski begitu, nama anak Tika dan Dimas masih belum diumumkan ke publik. Keduanya menikah pada 7 Agustus 2016.

Di awal pernikahan, Tika pernah mengalami keguguran saat menginjak usia kandungan di bulan keenam.

Jaksa Tuntut Aryanto 8 Bulan Penjara

0

BOGOR DAILY – Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Kota Bogor Kelas IB, menuntut delapan bulan untuk terdakwa Ariyanto (21), terdakwa kasus kekerasan terhadap polisi, saat bertugas mengamankan para demonstran, hendak menyuarakan pendapatnya terkait penolakan RUU KPK dan KUHP pada 25 September 2019 lalu.

Tuntutan tersebut diungkapkan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Kota Bogor Kelas IB, Agung Tri Saputra, kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di lokasi persidangan usai persidangan.

“Kita tuntut delapan bulan, barang buktinya itu bajunya kaos merah celananya dan tas di rampas untuk dimusnahkan,” katanya, Senin (10/2/20).

Pihaknya menuntut Ariyanto dengan Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP, berbunyi barang siapa dengan terang-terangan dan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

“Tadi tuntutan sudah diberikan tadi pukul 11:30 WIB,” jelasnya.

Agung sapaan akrabnya ini mengungkapkan, untuk sidang selanjutnya yaitu melihat pembelaan dari penasehat hukum terdakwa.

“Sidang lanjutan Kamis nanti ada pembelaan dari penasehat hukum. Karena kan harus diberikan pembelaan kan,” akunya.

Pria berbadan tinggi ini pun belum tahu apakah jawaban yang akan diutarakan berbentuk lisan atau tertulis.

“Kalau misalnya harus secara tertulis ada agenda selanjutnya. Selanjutnya itu penasehat hukum terdakwa diberikan kesempatan lagi untuk menanggapi setelah itu putusan,” tukasnya.

Untuk diketahui, sidang lanjutan terdakwa Aryanto akan kembali dilanjutkan Kamis (13/2/20) dengan agenda memberikan keterangan pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. (andi/bdn)

Bagus Kahfi dan Rafli Asrul Ujung Tombak Ganas Garuda Select

0

BOGORDAILY – Garuda Select mempunyai dua ujung tombak yang menjadi andalan. Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri dan Muhammad Rafli Asrul dua pemain itu.

Kepiawaian Bagus dan Rafli tersaji di duel Garuda Select dengan Queen Park Rangers. Garuda Select kalah 5-8 dalam laga itu, Bagus mencetak empat gol, sementara Rafli membukukan satu gol dan satu assist.

Dengan tambahan empat gol ke gawang QPR, Bagus pun menjadi salah satu pemain paling subur dalam daftar pencetak gol terbanyak di tim Garuda Select. Bagaimana serunya Garuda Select vs QPR bisa disaksikan via link ini.

Bagus mencetak 8 gol, setara dengan Rafli. Di tempat berikutnya ada Alfriyanto Nico (7 gol) dan Arsa Ahmad (5 gol).

Kendati menjadi pemain paling tajam di Garuda Select, Bagus bersikap merendah.

“Performa saya tidak lepas dari usaha tim secara keseluruhan. Berkat mereka, saya mampu mencetak empat gol. Kita kerja keras dan berjuang bersama,” kata Bagus dalam rilis yang diterima detikSport.

“Lawan Sheffield nanti, kami ingin menerapkan permainan kami seperti di babak kedua ketika menghadapi QPR,” kata Bagus lagi.

Garuda Select menjajal Sheffield United, Selasa (12/2). Duel itu disiarkan langsung Mola TV.

Demo di Depan PN Bogor, Mahasiswa Minta Ariyanto Dibebsakan

0

BOGORDAILY – Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pakuan, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Kota Bogor Kelas I B, Senin (10/2/20).

Aksi dilakukan puluhan mahasiswa itu, sebagi bentuk solidaritas terhadap Ariyanto (21), terdakwa kasus kekerasan terhadap polisi, saat bertugas mengamankan para demonstran, yang saat itu hendak menyuarakan pendapatnya terkait penolakan RUU KPK dan KUHP pada 25 September 2019 lalu.

Salah seorang kordinator dari BEM Unpak, Kelinci, mengatakan, aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa ini juga bukan hanya untuk Ariyanto saja. Akan tetapi benerapa kasus tahanan politik mulai dari daerah Makasar dan beberapa daerah lainnya.

“Jadi aksi ini buat Ariyanto, tapi bukan untuk Ariyanto saja setiap tahanan politik mulai dari Makassar dari beberapa wilayah lainnya, itu juga kita membangun solidaritas untuk mereka semuanya. Termasuk juga untuk Lutfi dan yang lainnya juga,” kata Kelinci, kepada Bogordaily.net, Senin (10/2/20) disela-sela aksi.

Melalui aksi kali ini, mahasiswa menyayangkan tindakan aparat kepolisian saat menangani aksi unjukrasa. Seharusnya, kata Kelinci, Polisi bertugas sebagai pengayom masyarakat. Bukan malah memukuli.

“Karena kita bicara tentang tindakan aparat ini yang amat disayangkan. Mereka harusnya mengayomi masyarakat, tetapi kenyataannya malah memukuli rakyat, dan ada juga yang meninggal juga ada yang jatuh korban malah,” jelasnya.

Aksi yang dilakukan hari ini juga lanjut Kelinci sapaan akrabnya, bentuk mengingatkan kepada masyarakat juga.

“Kita turun disini mengingat masyarakat, bahwa hari ini tidak baik-aik saja dan sudah banyak korban yang dilakukan oleh aparat seperti ini. Dan kawan kita meninggal pada aksi, dan jika massa mengira bahwa ini hal biasa, saya pastikan bahwa hak asasi sudah mati di negeri ini,” tegasnya.

Dirinya berharap, kebenaran di Indonesia khusunya di Kota Bogor masih berdiri.

“Saya berharap hukum itu bertindak secara adil. Karena, kebanyakan ketika polisi yang banyak korban itu pasti hukumnya sangat kuat dan selalu diurusi. Dan ketika masyarakat yang menjadi korban dari polisi itu tidak di urus kenapa. Dan terlebih adalah hukum jangan tajam ke bawah tumpul ke atas. Artinya disini lebih banyak mendominasi dibandingkan Masyarakat membutuhkan keadilan,” tukasnya. (andi/bdn)

Velove Vexia Terharu Melihat Damayanti Noor Satu Liang Lahat dengan Chrisye

0

BOGORDAILY – Kisah cinta Chrisye dan Damayanti Noor menjadi salah satu kisah sukses pasangan selebriti Tanah Air. Chrisye menikahi Yanti pada 1982.

Hingga Chrisye tutup usia, Damayanti menjadi satu-satunya istri yang mendampinginya hingga akhir hayat.

Kisah cinta itu membuat Velove Vexia ikut terharu. Terlebih ketika melihat Damayanti dikuburkan dalam satu liang lahat bersama Chrisye.

“Ini banget, terharu, apalagi aku tahu lagu mereka dulu waktu mereka sama-sama. Aduh, jadi sedih, gitu deh, nggak mau pikirin,” ujar Velove dengan mata berkaca-kaca sambil mengelus dada ketika ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Velove mengatakan, dirinya mengetahui betapa cinta Yanti dan Chrisye begitu mendalam ketika dirinya memerankan sosok Yanti dalam film biopik Chrisye.

Ketika itu, Damayanti menuturkan kisah cinfa dan apa yang ia rasakan terhadap suaminya untuk membantu Velove mendalami karakter yang ia perankan.

“Iya mereka kan kelihatannya cuek-cuek tapi cinta mati deh satu sama lain,” tutur Velove.


Velove menyambung, “Karena 1,5 bulan sampai hampir dua bulan kami reading kan, mbak Yanti selalu hadir, selalu memantau, banyak dari cerita dia.”

Aktris kelahiran 1990 itu juga bercerita bahwa pada masanya, Yanti juga seorang musikus. Hanya saja, Yanti merelakan kariernya untuk mengurus buah hati.

“Banyak yang nggak tahu dia dulu penyanyi memang keluarganya punya band Noor bersaudara kalau nggak salah. Cuma ada pengorbanan yang beliau lakukan nggak mungkin di satu keluarga ada dua publik figur. Akhirnya mba Yanti memilih untuk mengurus anak, mas Chrisye yang kerja,” kisah Velove.

Damayanti Noor meninggal dunia kemarin, Sabtu, 8 Februari 2020. Ia tutup usia di umur 65 tahun saat tengah pergi bersama teman-temannya di Cimacan, Jawa Barat.

Semasa hidup, Yanti dikenal sebagai istri dari penyanyi kenamaan Chrisye. Keduanya menikah pada 1982 hingga pelantun ‘Cintaku’ itu tutup usia pada 2007.

Bersama Chrisye, Yanti dikaruniai empat orang anak. Sepeninggal suaminya, Yanti terus merawat peninggalan suaminya. Dia juga terlibat dalam penggarapan film biopik ‘Chrisye’ yang disutradarai oleh Rizal Mantovani.

Seorang Remaja Tewas, Satgas Anti Tawuran: Belum tentu Tawuran Pelajar

0

BOGORDAILY – Ketua Harian Satgas Pelajar, Kota Bogor, Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan bahwa perkelahian yang menewaskan MZ (16), warga Artzimar III, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Minggu (9/2/20), merupakan perkelahian antar pelajar.

“Kita belum bisa sebut ini pelajar atau bukan, begini jadi kalimat itu nanti ada ekses lain jadi hanya pribadi atau enggak,” katanya kepada bogordaily.net ketika ditemui, Senin (10/2/20).

Dirinya meminta supaya peristiwa perkelahian itu, tidak disangkut pautkan sebagai tawuran pelajarnya. Karena, peristiwa tersebut masih dalam penyidikan.

“Ini kan kita sedang redam dari kelompok lain kalau kita akan hilangkan. Ini takut memprovokasi lainnya, sama ratakan lah, ini aksi kekerasan kan waktu itu di begal di angkot katanya,” pintanya.

Diceritakan Iqbal, peristiwa tawuran terjadi pada dini hari pukul 4:00 WIB. Dan bisa dikategorikan bahwa hal ini bukan dari kalangan pelajar, namu bias dari oknum pribadi yang memiliki dendam.

“Lagian jam empat subuh, ngapain jam segitu kita juga kan lagi istrahat. Sekolah mana itu masih kita selidiki,” jelasnya.

Iqbal, menjelaskan ada tiga pelaku yang diamankan aparat Polsek Bogor Utara.

“Saya ketemu sama kasat intel. Ini masih kita cek apakah pelajar atau bukan, intinya kan usia segitu pasti pelajar kan kita sudah memantau, ada juga kan yang alumni juga,” tukasnya.

Sebelumnya, perkelahian antar warga kembali terjadi. Kali ini korban tewas seorang remaja berinisial MZ (16) warga Artzimar III, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, meninggal dunia usai dikeroyok oleh orang tidak dikenal pada Minggu (9/2/2020) dinihari pukul 4:00 WIB. (andi/bdn)

Wacana Pemulangan WNI eks ISIS Ditinjau dari Aspek Hukum dan HAM

BOGORDAILY – Ketua Komnas HAM Ahmad T. Damanik menegaskan pentingnya menggunakan pendekatan hukum dalam menyikapi wacana pemulangan 600 eks kombatan ISIS. Salah satunya terkait dengan konsep hak asasi manusia standar yang diakui internasional.

“UU HAM, Kewarganegaraan. Politik itu urusan kedua. Berdasarkan pertimbangan hukum,” ungkapnya dalam diskusi, ‘Menimbang Kombatan ISIS Pulang’, di Jakarta, Minggu (9/2).

Dia mempertanyakan dasar hukum yang dipakai Indonesia untuk menyatakan bahwa eks kombatan ISIS bukan WNI. Menurut dia, dalam mengambil langkah, ada banyak pertimbangan hukum yang perlu diperhatikan. Termasuk kesepakatan internasional.

“Termasuk Indonesia terikat pada satu covenant untuk tidak membiarkan satu orang pun, siapa pun dia, monster sekalipun, stateless (tanpa kewarganegaraan),” ujar dia.

“Reinhard Sinaga itu monster, sedang dihukum. Tapi nggak berarti cabut kewarganegaraannya. Tetap saja dia WNI. Bukan karena kita sayang dia. Tidak. Tapi aturan hukumnya,” imbuhnya.

Indonesia mungkin saja mengatakan bahwa eks kombatan ISIS bukan WNI. Tapi untuk bisa sampai pada keputusan tersebut harus ada dasar hukumnya.

“Mungkin tidak kita bikin itu. Mungkin saja kalau Presiden mengeluarkan satu beleid baru. Sehingga ada kebijakan removal kewarganegaraan.”

Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin menuturkan, ada poin-poin dalam declaration of human rights yang memungkinkan Indonesia mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan aspek lokalitas dan karakteristik Indonesia.

“Dalam declaration of human rights itu memang ada poin paling mendasar, chapter 13. Itu di poin 14, 15, sampai dengan 21 menjelaskan kan hak-hak independensi setiap negara dalam menentukan tentang hak asasi manusia. Apa itu? Menyangkut kultur, menyangkut agama,” urainya.

Menurut dia, jika menilik perspektif agama, maka pernyataan kombatan ISIS bahwa negara ini adalah negara thogut, negara kafir, dan lain sebagainya, maka hal tersebut merupakan sebuah bentuk dari penyangkalan terhadap Indonesia. Selain itu, ada sejumlah tindakan simbolis dari kombatan ISIS yang dapat ditafsir sebagai penolakan terhadap kewarganegaraan Indonesia.

“Saya ingin mengatakan, dengan mereka membakar paspor, dengan mereka menyebut negara ini negara thogut. Dengan mereka menyebut pemerintahan ini adalah pemerintahan Firaun, pemerintahan kafir, itu menurut konsep syar’i yang saya pahami adalah akad,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah masih melakukan pembahasan dan belum mengambil keputusan. Dalam diskusi tersebut banyak pihak yang dilibatkan. Dengan demikian, Presiden Joko Widodo dapat mengambil satu keputusan akhir

“Banyak pertimbangan regulasi, pertimbangan hukum harus menjadi pertimbangan penting. Keputusan akhir ada di Presiden karena demi keselamatan bangsa dan negara dan masa depan generasi kita. Ada hak asasi yang menjadi pertimbangan, ada agama yang menjadi pertimbangan, ada persoalan lokal yang menjadi pertimbangan, ada masalah perempuan dan anak-anak di sana. Yang suka dan tidak suka mereka harus ikut suaminya,” tegasnya.