Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8550

Bersama Setien Bartomeu Ingin Barcelona Raih Treble

0

BOGORDAILY – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu yakin sosok Quique Setien bisa memberi dampak instan bagi timnya. Ia ingin El Barca meraih treble di akhir musim ini.

Barcelona baru saja resmi memecat Ernesto Valverde, Selasa (14/1/2020) dini hari WIB. Pihak Blaugrana kemudian mengambil keputusan mengejutkan dengan menunjuk Quique Setien sebagai pengganti mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut.

Padahal, mereka sebelumnya dihubungkan dengan beberapa nama tenar seperti Xavi Hernandez, Ronald Koeman, Maurico Pochettino untuk menjadi pelatih anyar Barcelona. Keraguan mengiringi Setien karena pria 61 tahun ini tak punya pengalaman menangani tim besar sepanjang kariernya.

Setien hanya pernah menangani tim-tim papan tengah macam Real Betis, Racing Santander dan Las Palmas. Meski begitu, Bartomeu yakin kehadiran Setien bakal memberikan dampak positif bagi Barcelona.

Pelatih yang dikontrak hingga 2022 di Camp Nou ini dipercaya bakal memberikan dampak instan bagi prestasi Lionel Messi dkk. Bartomeu optimis Setien akan mampu mengantarkan Barcelona meraih treble di musim ini.

“Dinamika di tim ini akan terus berkembang. Kami melaju ke babak berikutnya Liga Champions dan Copa del Rey segera bergulir. Saya merasa dinamika di tim ini akan bisa ditingkatkan,” tutur Bartomeu dikutip dari Sportskeeda.

“Kami berkali-kali membicarakan hal ini dengan Valverde. Kami sangat terbuka dengannya dan selalu sangat dekat dengan Valverde. Kami memiliki hubungan yang baik dan selalu berbicara tentang apa yang dapat ditingkatkan.”

“Dengan momentum saat ini dan dengan dinamika baru yang kini kami miliki. Kami berhasrat memenangi La Liga, Liga Champions dan Copa del Rey,” jelasnya.

Edan! Ibu-Anak Bisnis Prostitusi, ABG Dibandrol Rp300 Ribu

0

BOGORDAILY – Apa aja dikerjakan untuk menjalani hidup termasuk cara-cara gila. Ibu dan anaknya berbagi peran “jualan’ ABG untuk para hidung belang.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat mengungkap kasus prostitusi berkedok kos-kosan di Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Bisnis prostitsu kos-kosan ini dijalankan oleh ibu dan anaknya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi mengatakan ketika dilakukan penggerebekan, Jumat (10/1/2020) polisi menangkap dua orang sebagai otak bisnis prostitusi itu yakni wanita berinisial H (54) dan anaknya berinisial D (30).

Ia mengatakan sang ibu berinisial H alias Hel sebagai mami yang mengendalikan operasional bisnis prostitusi dan menerima semua uang hasil bisnis tersebut. Sementara anaknya berinisial D alias Suc berperan mencarikan wanita dewasa maupun anak di bawah umur untuk dipekerjakan melayani lelaki hidung belang.

Dalam penggerebekan, petugas menemukan lima orang di dalam rumah tersebut. Dua orang yaitu H dan D ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang wanita dan salah satunya anak di bawah umur ditetapkan sebagai korban kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Mereka mengatakan aktivitas prostitusi yang dijalankan ibu dan anak itu sudah berjalan sejak lima bulan yang lalu. Kedua pelaku menjual wanita kepada lelaki hidung belang dengan bayaran rata-rata Rp 300 ribu.

Ia menjelaskan praktiknya lelaki yang memakai wanita tersebut menyerahkan uang kepada pelaku D dan kemudian diserahkan kepada H. Para wanita yang dijual tinggal di rumah itu. Uang dari hasil prostitusi digunakan H untuk membeli kebutuhan harian mereka dan sebagian diserahkan kepada para korban.

Selain itu agar masyarakat setempat tidak curiga dengan aktivitas prostitusi itu, pelaku menggunakan kedok kos-kosan dan menjual makanan. Sementara itu pelanggan melakukan eksekusi di dalam rumah tersebut. Dari penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp219 ribu, pil KB, pakaian dalam dan tiga KTP elektronik.

“Kita akan terus dalami kasus ini. Korban atau wanita di bawah umur yang menjadi korban sudah kita mintai keterangan,” kata dia.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 76 juncto pasal 88 UU nomor 35 2014 dan pasal 17 UU nomor 21 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan penangkapan yang dilakukan Ditreskrimum berhasil mengungkap adanya praktik perdagangan anak di bawah umur dalam bisnis prostitusi. Ia mengatakan aksi itu dilakukan di kawasan yang ramai penduduk dan tentunya sangat merusak.

“Dengan adanya pengungkapan kasus ini, kita mengimbau masyarakat berperan aktif untuk melaporkan kepada kami jika menemukan adanya aktivitas prostitusi anak di bawah umur. Pastinya akan kami tindak,” kata dia.

PDIP DKI Mengenai Demo Pro dan Kontra Anies: Dia Kurang Antisipasi Banjir

BOGORDAILY – Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta memaknai demonstrasi antara massa pro dan massa kontra Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai pemacu kerja Pemprov DKI agar lebih maksimal lagi. PDIP DKI menilai antisipasi Anies terhadap bencana banjir masih rendah.

“Itu dinamika kan, itu dinamika saja. Yang harus itu justru memacu kinerja Pak Anies supaya lebih maksimal untuk persoalan pelayanan masyarakat. Ke depan menjadi lebih baik, kami maknai begitu,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).

Gembong menjelaskan penilaiannya terhadap Anies didasari pengamatan selama dua tahun belakangan. Dalam pengamatannya, lanjut Gembong, Anies tak merawat drainase.

“Sangat kurang (antisipasi Anies), artinya antisipasi banjir ini kan memang tidak dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam dua tahun terakhir ini. Kenapa saya katakan demikian? Pertama karena drainase lingkungan tidak dirawat selama dua tahun ini,” ujar Gembong.

Dia juga menuturkan Anies terjebak dalam perdebatan soal istilah ‘naturalisasi’ atau ‘normalisasi’. Padahal, lanjut Gembong, yang dibutuhkan hanyalah ‘eksekusi’.

“Kedua, soal selama dua tahun kita hanya memperdebatkan wacana antara naturalisasi dan normalisasi. Tapi nggak ada kunjung eksekusi, apalah. Mau dinamakan naturalisasi monggo, normalisasi monggo, tapi yang diperlukan kan eksekusi. Selama dua tahun ini kan tidak ada eksekusi,” ungkap Gembong.

Kemarin, Selasa (14/1), dua kelompok massa pro dan kontra-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan unjuk rasa di sekitar Balai Kota kemudian Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Aksi kelompok kontra Anies diikuti oleh sejumlah korban banjir. Mereka menuntut Anies mundur. Politikus PDIP Dewi Tanjung dan aktivis Permadi Arya (Abu Janda) akan ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu, demo dari kelompok lainnya akan diikuti anggota DPD dari DKI Jakarta, Fahira Idris, bersama ormas Bang Japar. Mereka menyiapkan ‘Aksi Jaga dan Kawal Anies’.

Sejumlah orang terlihat sempat diamankan seusai demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka dibawa dengan truk polisi.

Pantauan detikcom di lokasi, terlihat ada 3 perempuan dan 14 laki-laki yang dibawa. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung menyebut hanya membawa mereka keluar dari Balai Kota, mereka tidak dibawa ke Mapolres Jakarta Pusat.

“Yang bawa ke polres siapa? Kan tadi ustaznya (Lukman) yang minta mereka dikeluarkan dari situ,” ucap Tahan.

Tolong!! Balita Penderita Penyakit Langka dari Tajur Halang Butuh Bantuan

BOGORDAILY – Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani mengaku sudah menggerakkan kader dari Posyandu dan Puskesmas, untuk melakukan bantuan kepada bayi penderita penyakit langka warga Kampung Nanggela, RT 02/07, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

“Kader dan puskesmas sudah bergerak untuk membantu keluarga tersebut pak,” katanya kepada Bogordaily.net ketika dihubngi, Rabu (15/1/2020).

Akan tetapi menurut ibunda Muhammad Arafi bayi yang berusia 11 bulan yaitu Nurhalimah (25) menderita penyakit langka itu mengaku dari pihak desa maupun kecamatan Tajurhalang belum ada bantuan sama sekali.

“Belum ada bantuan, ini di bawa ke rumah sakit juga inisiatif dari ibu RT,” akunya.

Hal senada juga diungkapkan ibu RT 02/07, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Riya mengatakan, baik dari pihak desa dan kecamatan belum ada yang membantu kondisi bayi Muhammad Arafi tersebut.

“Ada juga temen saya dari BPN ngebesuk, dari pihak desa ataupun kecamatan belum ada yang besuk bang aneh,” tuturnya.

Sebelumnya, Orang tua Muhammad Arafi yaitu Nurhalimah (25) mengatakan, kondisi anaknya sebelumnya masih normal. Apalagi pas dilahirkan kondisinya baik dan sehat.

Akan tetapi, pas usia 10 bulan anaknya mendertia penyakit seperti campak. Dirinyapun langsung membawa anaknya itu ke salah satu klinik di Tajurhalang.

Pihak dokterpun memberikan obat campak, untuk diberikan kepada anaknya yang saat ini kondisinya semakin memburuk setelah mengkonsumsi obat yang diberikan dokter di kelinik tersebut.

“Pertama ini demam saya bawa kan ke kelinik kecil yah, terus pas abis itu dokternya bilang ini mau campak, dikasih obat buat keluar campak, terus pas abis keluar campak kok kayak yang lecet-lecet,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di RSUD Cibinong, Selasa (14/1/2020) kemarin.

Setelah melihat kondisi bayinya semakin memburuk, Nurhalimah pun langsung kembali ke kelinik yang memberikan obat kepada anaknya tersebut. Akan tetapi, pihak kelinik menyarankan agar menghabiskan obatnya.

“Terus saya tanya, dok kenapa ini lecet-lecet terusin aja obatnya, kalau belum habis, terus habisin aja katanya, terus kemudian tambah banyak kayak gini merah-merah, saya tanya lagi, gak apa-apa ini bagus udah keluar,” jelasnya, sambil meneteskan air mata dihadapan wartawan Bogordaily.net.

Malah, lanjutnya pihak Klinik menyarankan agar dibawa ke rumah sakit yang memang mempunyai pasilitas lengkap.

“Pas saya balik lagi udah bu katanya dibawa ke mana yang lebih lengkap perawatannya ke medis mana, dia bilang gitu, namanya saya orang susah dan ibu RT juga belum tahu karena saya belum bilang ke bu RT, tanggap kemarin itu juga saya belum bilang apa-apa, bu RT tahu dari orang dan langsung katanya udah bawanya sekarang,” tuturnya.

Setelah dibawa ke RSUD Cibinong, pihak rumah sakit meminta untuk perlengkapan rujukan untuk dilengkapi, wanita yang disapa Nur inipun merasa putus asa ketika anaknya hampir saja di tolak akibat tidak mempunyai BPJS.

“Kata ketua RT Gak usah pikir gimana gimana, dari sebelumnya kan bu RT juga gak tahu, kalau tahu mungkin langsung di bawa sama bu RT, untuk saat ini berkas diurus sama bu RT,” jelasnya lagi.

Ketika ditanya apakah sudah ada bantuan dari pihak desa, dirinya menjawab dari pihak Desa Sukmajaya dan Kecamatan Tajurhalang belum sama sekali ada bantuan ataupun datang melihat kondisi anaknya semakin memburuk tersebut.

“Belum ada, batu bu RT saja, yang benar bulak balik, dan kader apapun gak ada bantuan apa-apa,” akunya.

Bahkan, dirinya mengaku pihak rumah sakit juga belum memberi tahu penyakit yang diderita anaknya tersebut. Sampai-sampai untuk merawat ganti perlengkapan dan obat semua di urus oleh dirinya sendiri.

“Yah selama ini baik, cuman rawat ini itu saya yang angkat pegang tangan dari pihak rumah sakit belum pernah, kasih obat saya juga, cumah rumah sakit ngecek ngecek doang,” tukasnya. (Andi)

Jokowi hingga Sandiaga Uno Menghadiri Pelantikan Pengurus HIPMI

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelantikan pengurus HIPMI 2019-2022. Selain Jokowi, para mantan Ketua Umum HIPMI juga hadir.

Pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI 2019-2022 dilaksanakan di Ballroom Raffles Hotel, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020). Para mantan Ketua Umum HIPMI yang datang mulai dari Bahlil Lahadalia, Erwin Aksa hingga Sandiaga Uno.

Khusus untuk Sandiaga, kedatangan dia sempat disambut tepuk tangan para anggota HIPMI. Beberapa anggota HIPMI juga tampak meminta Sandiaga berfoto bersama.

Tak lama Sandiaga datang, Jokowi bersama sejumlah menteri memasuki ruangan pelantikan. Jokowi yang mengenakan kemeja putih itu disambut meriah.

Jokowi kemudian menyalami satu per satu undangan. Jokowi juga menyalami Sandiaga yang berada di barisan depan. Tepuk tangan membahana saat Jokowi menyalami para undangan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIPMI. Setelah itu, SK pengurus BPP HIPMI dibacakan.

Ortensia Mountain View, Promo Flash Sale DP Hanya Rp10jt Saja !!!

0

BOGORDAILY – Jangan sampai menyesal, kesempatan emas belum tentu datang dua kali.

Kenapa harus Ortensia Mountain View? Apa bedanya Ortensia Mountain View dengan Perumahan lainnya di Ciomas?
Kais Achmad, Owner PT. Jabal Makmur Pratama, Pengembang Ortensia Mountain View menuturkan, Ortensia Mountain View, dengan segudang value ini memiliki banyak sekali keunggulan yang tidak akan pernah anda temukan di perumahan lainnya di Ciomas.

“Cluster Syariah ini bertekad mewujudkan lingkungan yang islami, dengan mengkhususkan kepemilikannya untuk masyarakat muslim dan edukasi yang berkelanjutan, salah satunya dengan memberikan hadiah ‘Buku Fiqh Bertetangga’ kepada setiap pemilik unit rumah Ortensia Mountain View,” ujarnya.

Karena kita tahu, kata dia, bahwa menjadi generasi terbaik itu salah satunya di dominasi oleh pengaruh lingkungan, yakni tetangga di mana keluarga tercinta tumbuh kembang bersama.

Dia menambahkan, Cluster Syariah ini berada di lokais yang sangat dekat dengan kota bogor, hanya 10 menit ke Stasiun Bogor. Namun tetap memiliki udara yang sejuk dan segar serta kemewahan alam pegunungan yang super indah. InsyaAllah menambah rasa syukur kita setiap hari.
“Cluster Syariah ini memiliki sistem security dan CCTV 24 jam, sehingga menambah rasa nyaman dengan ikhtiar keamanan yang semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Cluster Syariah ini memiliki keunikan design arsitekturnya, terbukti dari dua type (36) dan (45) ini memiliki kekhas-an yang menonjol. Type 36 dengan konsep simple dan standar, type 45 dengan konsep scandinavian yang sedang menjadi trend di kalangan rumah simple dan mewah ala-ala perumahan eksklusif. Pastinya dengan bahan-bahan berkualitas dan pekerja yang berpengalaman, sehingga akan menghasilkan rumah yang berkualitas.

Dengan Skema pembayaran secara syar’i, kita berharap semoga Allah berkahi setiap aktifitas kehidupan kita. Karena kita sudah berusaha untuk meninggalkan riba, dan mendekat kepada-Nya. Tentu, bagaimanapun konsekusensi dalam taat pasti akan lebih mulia di sisi Allah daripada sesuatu yang menjerumuskan pada hal-hal kemaksiatan dan dosa.

“Alhamdulillah, saat ini kami tengah menggelar PROMO FLASH SALE, hanya dengan DP 10 juta saja anda anda sudah bisa memiliki unit rumah di Ortensia Mountain View,” kata dia.

Bagaimana skemanya?
“Hubungi Marketing kami sekarang juga!!! website resmi ortensia mountain view : http://rumahsyariahbogor.com,” jelasnya. (*/bdn)

Liga Champions Asia: Bali United Kalahkan Tampines Rovers 5-3

0

BOGORDAILY – Hujan gol terjadi di laga preleminary Liga Champions Asia 2020 antara Tampines Rovers vs Bali United. Duel itu dimenangi oleh Serdadu Tridatu dengan skor 5-3.

Di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (14/1), kedua tim saling jual beli serangan. Akibatnya, hujan gol pun tak terhindarkan. Bali United sempat unggul dua gol lewat Melvin Platje (8′, 13′), namun Rovers sukses membalikkan keadaan melalui gol dari Boris Kopitovic (43′), Jordan Webb (53′), dan bunuh diri M Rahmat (68′).

Meski begitu, tim asuhan Stefano Cugurra Teco tak pantang menyerah. Mereka berhasil mencetak tiga gol tambahan melalui M Rahmat (81′), Stefano Lilipaly (101′), dan Sidik Saimima (115′).

Hasil ini membuat Serdadu Tridatu lolos ke putaran kedua kualifikasi Liga Champions Asia. Mereka akan berjumpa Melbourne Victory pada Selasa (21/1) mendatang di Melbourne, Australia. Sedangkan Rovers tergusur ke AFC Cup dan tergabung di Grup H bersama Kaya-Iloilo (Filipina), Shan United (Myanmar), dan PSM Makassar/Lalenok United (Timor Leste).

Jalannya pertandingan Tampines Rovers vs Bali United

Bali United langsung unggul cepat di menit ke-8. Mendapat bola di tengah lapangan, Melvin Platje yang melihat kiper Rovers, Zukfairuuz Rudy, berdiri jauh dari gawangnya langsung melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang telak di gawang Rovers.

Unggul satu gol, Bali United terus menekan. Di menit ke-13, mereka sukses menggandakan keunggulan. Menerima umpan lambung Stefano Lilipaly, Platje melepaskan tendangan voli ke sudut kiri gawang tanpa bisa diselamatkan Rudy. Skor menjadi 2-0 untuk tim tamu.

Tertinggal dua gol, Rovers coba membalas. Hasilnya, mereka berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-43. Aksi individu yang dilakukan Boris Kopitovic diakhiri dengan tembakan mendatar yang gagal dihalau kiper Bali United, Wawan Hendrawan. Skor 2-1 untuk Bali United bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Rovers balas menekan. Mereka pun sukses menyamakan kedudukan di menit ke-53. Jordan Webb yang menerima umpan terobosan Mehmedovic berhasil berlari bebas ke kotak penalti sebelum menaklukkan Wawan dengan sepakan terukurnya.

Sukses menyamakan kedudukan, Rovers kian bersemangat menyerang. Di menit ke-68, Bali United kebobolan untuk ketiga kalinya. Umpan silang Kopitovic coba dihadang M Rahmat, namun bola justru membentur Wawan dan akhirnya meluncur ke gawang sendiri.

Dalam kondisi tertinggal, Bali United tak patah semangat. Di menit ke-81, M Rahmat berhasil ‘menebus dosa’ dengan mencetak gol, memanfaatkan umpan Lilipaly. Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dan laga pun dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Di extra time, Bali United sukses membalikkan keadaan. Lilipaly yang sudah menyumbang dua assist akhirnya mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol di menit ke-101.

Unggul 4-3, Bali United terus menjaga keunggulan. Di menit ke-115, Sidik Saimima menambah gol bagi Serdadu Tridatu. Tembakan jarak jauhnya sempat membentur Amirul Adli sebelum bersarang di gawang Rudy.

Di sisa waktu, tak ada lagi gol yang tercipta. Laga berakhir dengan kemenangan Bali United 5-3.

Susunan pemain inti Tampines Rovers vs Bali United

Tampines Rovers: Zukfairuuz Rudy, Daniel Bennett (Shannon Stephen 100′), Amirul Adli, Irwan Shah (Muhammad Syahrul Bin Sazali 70′), Madhu Mohana, Shah Shahiran (Taufik Suparno 88′), Kyoga Nakamura, Huzaifah Aziz (Joel Chew 74′), Zehrudin Mehmedovic, Jordan Webb, Boris Kopitovic.

Bali United: Wawan Hendrawan, Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Andhika Wijaya (Gavin Kwan Adsit 77′), Ricky Fajrin, Brwa Nouri (Hariono 105+1′), Fadil Sausu (Sidik Saimima 100′), Paulo Sergio, Stefano Lilipaly, Yabes Roni (M Rahmat 64′), Melvin Platje.

Pasca Banjir dan Longsor, Ratusan Warga Kabupaten Bogor Eksodus ke Kota Bogor

BOGORDAILY – Pasca bencana longsor dan banjir yang terjadi di tiga kecamatan wilayah Bogor Barat, yaitu Kecamatan Nanggung, Jasinga dan Sukajaya, pada awal tahun 2020, banyak pengungsi yang memilih pindah ke rumah sodaranya.

Kasie Perlindungan Orang Terlantar dan Korban Bencana Alam Dinas Sosial Kota Bogor, Ujiani, mengatakan, ada sebanyak 125 orang warga Kabupaten Bogor mengungsi ke tempat sodaranya di Kota Bogor.

“Iah kang ada sekitar 125 orang yang mengungsi saat ini di Kota Bogor di rumah sodaranya,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (14/1/2020).

Dirinya menyebutkan, di Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah yang mengungsi di rumah sodaranya sekitar 35 jiwa.

Sedangkan yang mengungsi di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara ada sekitar 28 jiwa. Di Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat ada sekitar 19 jiwa, di Kelurahan Gunungbatu, Kecamatan Bogor Barat ada sekitar 22 jiwa, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah ada sekitar 2 jiwa, Kelurahan Ciwaringin 2 jiwa dan yang terakhir di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan sekitar 17 jiwa.

“Itu yang sudah didata per hari ini oleh Dinas Sosial Kota Bogor, yang merupakan korban bencana di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Dirinya menyebutkan, rata-rata pengungsi yang mengungsi di rumah sodaranya di Kota Bogor adalah warga Desa Harkat Jaya, dan Cileuksa Kecamatan Sukajaya, warga Desa Banar, Nanggung Kecamatan Nanggung, serta warga Parung Sapi, Kecamatan Jasinga. (Andi).

Pengungsi di Tempat Pengungsian Memilih Pindah ke Tempat Sodaranya

BOGORDAILY – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yani Hasan menyebutkan, banyak pengungsi di tempat pengungsian yang disediakan pemerintah memilih ke tempat sodaranya masing-masing.

Sekretaris Tim Tanggap Darurat Bencana Daerah Kabupaten Bogor ini juga mengatakan, dari total 28.444 pengungsi berkurang menjadi 19.246.

Terdiri dari Kecamatan Cigudeg 1.212
tersebar di beberapa tempat dan paling banyak di Desa Sukaraksa, di Kecamatan Sukajaya sebanyak 12.724 jiwa dan di Kecamatan Nanggung sebanyak 5.310 jiwa.

“Untuk pendistribusian logistik khususnya masih terisolasi kita lakukan penerbangan dari heli BNPB, yang mulai take of nya dari ATS ke Kampung Parempeng dua kali, yang ke tiga ke Desa Cisarua tempatnya di Kampung Cibarani,” katanya kepada Bogordaily.net di Posko BPBD Kabupaten Bogor, Selasa (14/1/2020).

Ia juga menjelaskan ada dua warga Desa Cileuksa yang sakit dan langsung di evakuasi menggunakan Helikopter.

“Dari Desa Cileuksa ini ada yang sakit di Kampung Ciparempeng itu kita evaluasi sekaligus yang satunya orang tua dan satu hamil,” jelasnya.

Terkait mengenai akses jalan mulai dari Desa Cileuksa yaitu di Pos Koramil (Posmil) pertigaan Desa Pasir Madang menuju kantor Desa Cileuksa ada sekitar 19 titik yang sudah terbuka dan dapat diatasi.

“Ada 19 titik sudah terbuka dapat diatasi dan utama jalan menuju Cileuksa sudah dapat dilewati mobil baik roda dua maupun roda empat, namun jalan dari Kantor Desa Cileuksa ke kampung sekitar Desa Cileuksa masih dikerjakan gotong royong,” aku Yani Hasan.

Untuk Desa Cisarua yaitu menuju Kampung Sarongge belum sama sekali dapat diakses apabila cuaca tidak mendukung (hujan).

Sedangkan, mengenai pendistribusian penampung air Torn ke dua desa yaitu Desa Pasirmadang dan Cisarua sudah dikirim, baik itu barang-barang yang dibutuhkan seperti alat kesehatan dan penerangan.

“Adapun yang berikutnya tentang ditemukan korban yang sudah ditemukan dari tanggal satu hanyut itu di Jasinga namanya Muhammad Hilman di temukan di Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga tertutup lumpur dan sudah di evaluasi ke rumah duka,” tukasnya. (Andi)

Korban Banjir Bandang di Jasinga Ditemukan

BOGORDAILY – Muhammad Hilman (15) warga Kampung Nanggung, RT03/06, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor korban hanyut di sungai Cidurian, pada awal tahun 2020 ditemukan.

Hal itupun diungkapkan oleh Komandan Korem 061/Suryakencana, Brigadir Jenderal, Novi Helmy Prasetia membenarkan, bahwa Muhammad Hilman ditemukan pada pukul 12:00 WIB di Kampung Roket, RT 02/02, Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

“Ia benar sudah diketemukan jam 12:00 WIB,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (14/1/2020).

Pria yang disapa Novi menjelaskan, korban langsung dievakuasi ke rumah korban yang beralamat di Kampung Nanggung, RT03/06, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg.

“Sudah di larikan ke rumah duka, pak Dandim juga sekarang sedang menuju ke rumah duka,” tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Jasinga, AKP Lukito Sadoto, menjelaskan, korban yang merupakan santri di Pondok Pesantren Darussalam, Kampung Parung Sapi Sendung, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga sudah ditemukan.

“Korban sudah di temukan, awalnya pada Hari Rabu, Tanggal 01 Januari 2020, sekira Jam 06:00 WIB, terjadi bencana alam Banjir, pada saat itu korban mau menyebrang sungai Cidurian, tetapi korban terbawa arus air yang sangat deras di Kampung Parung Sapi RT 08/07, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Anggota Polsek Jasinga langsung merapat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi korban bersama dengan Danramil bersama anggota, petugas kecamatan, BPBD, Dinsos, Kepala Desa Neglasari bersama staf desa, dan warga masyarakat.

“Kemudian menghubungi keluarga, diduga mayat tersebut korban bencana alam banjir, kemudian keluarga korban datang ke TKP, ternyata benar mayat tersebut adalah sodara Hilman korban bencana alam banjir,” tuturnya.

Ia menambahkan, korban saat itu mengenakan pakaian kaos warna hitam dan celana training warna biru saat terbawa banjir bandang pada awal tahun 2020. (Andi)