Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8670

Padi Reborn, Mengurai Pita Kusut

0

BDN – Fadly, Piyu, Yoyok, Indra, empat personil Grup Band Padi mendatangi ruang kerja Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, Kamis (1/2/2018).

Setelah vakum selama 7 tahun, empat personil ini mengaku kepada Risma tergabung kembali dalam satu grup band ‘Padi Reborn’.

Kedatangan Padi Reborn diakui ingin meminta dukungan dari Risma, sebelum konsernya di Grand City Mall Sabtu (3/2/2018) nanti.

“Saya senang Padi semangat kembali, membawa nama besar kota Surabaya. Saya juga berharap Padi ini bisa menginspirasi anak-anak muda di Surabaya bahwa kakak-kakak senior mereka juga bisa jadi contoh,” kata Risma.

Dalam kunjungan itu Risma memaparkan kepada Padi bahwa dia sedang membangun gedung kesenian di Hi Tech Mall Surabaya.

“Dengan adanya wadah gedung kesenian dan tokoh grup band dari Surabaya, membuat anak-anak semakin termotivasi. Surabaya semakin lengkap, bukan hanya berprestasi di tingkat intelektual tapi juga musik dan olahraga,” tambahnya.

Andi Fadly Arifuddin atau yang akrab disapa Fadly, vokalis PadiReborn menngungkapkan rasa terima kasih karena sudah disambut baik oleh Risma.

“Kami selalu berkesan dengan Surabaya. Ini adalah tempat di mana Padi dilahirkan,” katanya.

Piyu manambahkan apa beda Padi dulu dan sekarang. Dia menegaskan jika 20 tahun lalu, Padi punya semangat untuk berkarya dan membuat eksistensi sebagai band.

“Kini, kami kembali untuk mempertahankan itu semua,” tutup Piyu.

Nyesek Dada, 2019 Pemerintah Wajib Bayar Hutang Rp 409 Triliun

0

BDN – Tahun 2019 akan jadi tahun berat bagi pemerintah. Selain menggelar agenda politik seperti Pilpres, pemerintah juga harus membayar utang yang jatuh tempo. Jumlahnya bikin nyesek dada, mencapai Rp 409 triliun.

Perihal utang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menggelar konferensi pers RAPBN2019 di JCC, Jakarta, Kamis 16 Agustus lalu. Sri Mul mengatakan, ada banyak utang masa lalu yang jatuh temponya cukup tinggi di 2019. Nilainya Rp 409 triliun. Cukup besar. Jumlah tersebut tentu akan memberati anggaran tahun depan. Karena itu, pemerintah harus cari sumber pembiayaan lain untuk membayar utang tersebut. “Ini mungkin yang agak berat,” kata Sri Mul.

Bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan dengan utang tersebut, pemerintah menjamin akan berusaha menjaga rasio utang berada pada level di bawah 30 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tahun depan rasio utang ada di kisaran 29,8 persen. Yang diklaimnya termasuk yang terendah di dunia.

Dalam RAPBN2019 ada empat strategi yang sudah disiapkan pemerintah untuk menutupi utang jatuh tempo tersebut. Strateginya seperti lagu Rhoma Irama: gali lubang tutup lubang. Pertama, mencari sumber pendanaan utang dari dalam negeri dengan mengutamakan utang baru dalam mata uang rupiah dan mengendalikan porsi penerbitan SBN valas. Kedua, memaksimalkan utang baru dengan tenor menengah “panjang dan tingkat bunga tetap. Ketiga, melakukan manajemen utang melalui mekanisme pembelian kembali (buyback) dan/atau debt switch. Keempat, memanfaatkan instrumen lindung nilai.

Keluhan Sri Mul soal utang disambar habis-habisan oleh Rizal Ramli. Menko Perekonomian era Gus Dur itu menyindir, Sri Mul kok baru ngomong sekarang. Dia bilang, sudah sejak lama para ekonom memperingatkan pemerintah jangan suka menumpuk utang. Tapi pemerintah terus berkilah, pengelolaan utang dilakukan dengan hati-hati. Bahkan pemerintah selalu membandingkan rasio utang Indonesia dengan Amerika Serikat dan Jepang. Padahal membandingkan rasio utang RI dengan dua negara tersebut keliru.

Sekarang, giliran sudah jatuh tempo, baru kelabakan dan mengumumkan ke publik. “Lho kok baru ngaku? Piye toh? Jadi ngapain ngibul dan bantah-bantah selama ini Madamme Anomali?,” kata Rizal di akun Twitternya, @RamliRizal, Sabtu lalu.

Rizal menilai pemerintah tidak memiliki manajemen inovatif dalam membayar utang. Sehingga kelimpungan ketika utang jatuh tempo. “Tidak bisa lagi sekedar good boy dipuji-puji sama asing gitu,” kata Rizal.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran atau Fitra juga ikut was-was dengan jumlah utang jatuh tempo tersebut. Peneliti Fitra, Misbah Hasan mengatakan jika pemerintah menambah utang baru untuk bayar utang akan membuat postur anggaran berat. Dia yakin pemerintah bisa membayar utang. Tapi sangat riskan terhadap APBN. Soalnya, untuk membayar bunga utang saja sudah 17 persen atau Rp 275,4 triliun.

Artinya, kalau ditambah dengan bayar utang jatuh tempo, anggaran Rp 607 triliun untuk bayar utang.

“Saya pikir dengan tingginya utang lama dan utang baru itu, kami menyarankan pemerintah mengerem utang,” kata Misbah di Cikini, Jakarta.

Misbah mengatakan, pemerintah boleh terus optimistis. Menteri Keuangan boleh terus memperlihatkan kepercayaan dirinya. Tapi pemerintah juga perlu mengantisipasi kondisi global dan kondisi dinamika politik. Menurut Misbah, sering kali investor atau pelaku ekonomi mengerem investasinya ketika di tahun politik.

Ekonom dari Indef, Bhima Yudhistira mengatakan, sejatinya tidak semua cicilan utang tersebut berasal dari masa lalu. Kata dia, utang yang jatuh tempo di 2019 adalah gabungan dari utang pemerintah sekarang dan sebelumnya. “(Jadi) Tidak benar semua adalah utang warisan rezim sebelumnya,” kata Bhima, kemarin.

Kata dia, pemerintah sekarang juga berkontribusi terhadap cicilan utang yang mencapai Rp 400 triliun lebih pada 2019. Sebab, pemerintah saat ini juga kerap menerbitkan surat utang dan berbagai sumber utang lainnya. Misalnya ORI 013 yang diterbitkan 26 Oktober 2016 yang jatuh tempo 15 Oktober 2019 dengan jumlah Rp 19,6 triliun. Ada juga SPN 12190214 yang diterbitkan 15 Februari 2018 dengan tanggal jatuh tempo 14 Februari 2019 tenornya cuma 12 bulan.

Bhima juga menyoroti rencana pemerintah akan menambah utang baru sebesar Rp 359 triliun. Dengan penambahan utang tersebut, total utang sampai akhir tahun 2019 adalah Rp 4.685 triliun atau naik 8,3 persen. “Ini tidak sinkron dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,3 persen lebih rendah dari target 2018,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dia menyebutkan strategi menutup utang jatuh tempo dengan lakukan refinancing alias terbitkan Surat Berharga Negara (SBN) baru lagi dengan tenor yang lebih panjang akan lebih sulit. Pasalnya, tantangan beban bunga dipastikan naik karena tahun depan Fed rate diproyeksikan naik hingga 3 kali bunga acuan.

Anggota Ombudsman Alvin Lie juga tergelitik dengan utang jatuh tempo yang disampaikan Sri Mul. Yang menyebut utang dari masa lalu. “Agar adil, Menkeu sebaiknya ungkap pula berapa utang yang diwariskan pemerintah saat ini kepada pemerintah masa depan,” cuit Alvin Lie di akun Twitternya @alvinlie21.

sewaktu SMI bicara soal kewajiban hutang jatuh tempo yang harus dibayar ditahun 2019 senilai Rp 409 Trilliun, sebetulnya SMI juga sedang mewarning datangnya situasi fiskal yang mengetat. ringkasnya, ruang gerak fiskal ditahun 2019 lebih terbatas.
ini tercermin dalam nota keuangan pemerintah tentang RAPBN 2019. [mungkinkah nilai kurs rupiah di 2019 itu median valuenya Rp 14.000??
yang imminent itu adalah nilai tukar. perkiraan hutang yang akan dibayar itu, dari sudut pandang realistisnya, masih undervalue. mengapa?, karena nilai kurs yang dipatok didalam asumsi makro RAPBN 2019 itu “ hanya” Rp 14.000. Angka ini tentu kontroversial.
jawabannya ada pada jawaban pertanyaan-pertanyaan ini ; (1) dari mana sumber “ kekuatan rupiah “ terhadap green back ( USD ) ??, (2) Dari mana sumber capital inflownya??, sudah tidak ada Tax Ammesty, investasi jor-joran China stagnan, SOEs sedang berjibaku dengan gunungan hutang, swasta nasional juga sedang berjibaku dengan hutang berdenominasi dollar yang mulai jatuh tempo, (3) Dunia usaha, what ever the cost, akan menahan dollarnya di luar negeri, utk mengantisipasi a.l debt maturity dan juga kekhawatiran terhadap stabilitas rupiah.
mari kita coba lacak jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu
(1) dari mana sumber “ kekuatan rupiah” terhadap green back??. Kalau ditilik beberapa pernyataan resmi otoritas, khususnya Bank Indonesia, kita bisa memperkirakan setidaknya ada 4 senjata otoritas yang dijadikan sandaran kekuatan rupiah.  Pertama, penggunaan cadangan devisa yang dianggap cukup besar plus back upnya dalam bentuk bilateral swap arrangement dengan beberapa bank sentral besar ( termasuk jepang dan china ). Kedua, kebijakan “ quantitative easing “ ala indonesia dalam bentuk penyedian likuditas pasar uang dan posisi bank sentral sebagai pembeli siaga obligasi jatuh tempo ( Turki baru- baru saja menerapkan ini, disertai kombinasi dengan bilateral back up sejumlah negara, termasuk qatar, china dan russia).
empat sumber kekuatan itu tidak akan cukup untuk menjaga rupiah di kurs 14.000 seperti yang dikehendaki oleh RAPBN. Tapi “mungkin” cukup utk membuat kurs rupiah tidak menjadi liar dan tidak terkontrol.
ketiga, peningkatan suku bunga BI. dan keempat, pengurangan tekanan defisit current account melalui pengelolaan importasi barang modal padat dollar dan pengelolaan kebutuhan dollar/ mata uang asing BUMN.
peningkatan suku bunga memiliki batasnya. Market tahu itu. Dan BI juga pasti tahu itu. Ini soal “ tit for tat” games. Magnet peningkatan suku bunga the fed, perang dagang US vs China sangat kuat mempengaruhi itu.
hari ini RDG BI menaikkan  Repo ratenya 25 bps, menjadi 5,50%. Lending facilitynya juga naik 25 bps menjadi 6,25% dan Deposite Facilitynya menjadi 4,75 %. Kenaikan 25 bps ini konsisten utk mengantisipasi tensi di pasar yang terus dinamis. Alias, BI sangat hati-hati dalam mengantisipasi efek kenaikan BI ratenya terhadap perekonomian ( angka 6 % itu bukan rate yang mudah bagi perekonomian ).
maukah BI menanggung dampak balik kalau suku bunganya menyentuh angka 6% hingga 6.5%?? ataukah BI mencukupkan diri di angka sekarang ??( mungkin teman2 BI yang membaca ini akan senyum-senyum mesem ).
apa yang dilakuan BI itu, terutama yang berkaitan dengan kenaikan lending facility dan deposite facilitynya adalah bentuk lain dari “ bantuan likuiditas” bank sentral terhadap lembaga keuangan, terutama bank. Jadi disini, mestinya ada jaminan akuntabilitas yang memadai terutama bagi bank-bank yang menggunakan fasilitas ini. Lebih terang lagi, bank pengguna fasilitas ini mestinya adalah bank yang betul- betul prudent ( saya malah menyarankan utk mempertimbangkan penggunanya hanya pada bank-bank yang dapat dikategorikan sebagai systematically important bank. Atau sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi terukur.
(2) Dari mana sumber capital inflownya ??. Ini lebih sulit untuk dilacak. Di pasar keuangan , emerging market termasuk indonesia  sedang memgalami kelesuan daya tarik. Ini cerminan menurunnya IHSG dari awal tahun hingga sekarang. Foreign Direct Investment juga mengalami tren melambat ( rilis BKPM menunjukan FDI disemester I tahun 2018 anjlok 12,9 % YoY  ).Sulit mengharapkan Individual negera seperti china untuk menambah investasinya di indonesia. Jadi capital inflow baik melalui realisasi FDI maupun dipasar keuangan masih merupakan tantangan besar bagi penguatan rupiah.

Perkenalkan Nama Saya, Selamat Idul Adha

BDN – Selain berhaji dan berqurban. Sudah lazim bagi setiap muslin saat memperingati hari raya Idul Adha, saling mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha.

Namun untuk yang satu ini sepertinya ‘tidak’ lazim. Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha merupakan nama seorang pria asal Surakarta.

Terbukti dari Karu Tanda Penduduk dengan NIK 3372011210770001. Selamat Idul Adha, lahir di Surakarta pada 12 Oktober 1977.

Jokowi Divonis Lakukan Perbuatan Melawan Hukum di Karhutla

0

BDN – Hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Palangkaraya memvonis Presiden Joko Widodo dkk melakukan perbuatan melawan hukum di kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Alhasil, Jokowi dkk dihukum untuk segera membuat PP Kebakaran Hutan.

Kasus bermula saat sekelompok masyarakat menggugat negara. Penggugat itu adalah:
1.Arie Rompas
2.Kartika Sari
3.Fatkhurrohman
4.Afandi
5.Herlina
6.Nordin
7.Mariaty

Mereka bertujuh menggugat:

1.Presiden Republik Indonesia
2.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
3.Menteri Pertanian Republik Indonesia
4.Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
5.Menteri Kesehatan Republik Indonesia
6.Gubernur Kalimantan Tengah
7.Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

Gugatan itu terdaftar di PN Palangkaraya dengan nomor 118/Pdt.G/LH/2016/PN.Plk. Ketujuh nama di atas menilai Jokowi dkk selaku penanggung jawab telah gagal memberikan kepastian hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat kepada seluruh rakyat Kalimantan Tengah. Sehingga, warga butuh kepastian bila tahun-tahun selanjutnya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pada 22 Maret 2017, gugatan mereka dikabulkan. PN Palangkarya memutuskan:

1. Menyatakan para tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum.
2. Menghukum Tergugat I (Presiden) untuk menerbitkan Peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang penting bagi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, dengan melibatkan peran serta masyarakat.

Atas putusan itu, Jokowi dkk tidak terima dan mengajukan banding. Apa kata PT Palangkaraya?

“Mengadili, menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya Nomor 118/Pdt.G.LH/ 2016/PN.Plk tanggal 22 Maret 2017,” demikian lansir website Mahkamah Agung (MA) yang dikutip detikcom, Rabu (22/8/2018).

Putusan itu diketok oleh Setyaningsih Wijaya dengan anggota Bambang Kustopo dan Pudji Tri Rahadi.

“Menghukum Para Tergugat I, II, III, IV,V dan VI untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp 150 ribu,” putus majelis banding.

Lalu apakah Jokowi dkk melaksanakan perintah pengadilan itu? Ternyata Jokowi dkk memilih melakukan perlawanan hukum dengan mengajukan kasasi ke MA. Kini kasasi itu masih diperiksa di MA.

Saran Pakar Agar Kebersihan dan Kualitas Daging Kurban Selalu Terjaga

Selain sehat, kebersihan usai penyembelihan juga menentukan kualitas daging kurban. Asesor Juru Sembelih Halal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Supratikno mengatakan, kebersihan masih kerap luput dari perhatian panitia penyembelihan kurban di lingkungan masyarakat.

“Kondisi darurat seperti Idul Adha sebaiknya tetap memperhatikan kebersihan sesuai standar Rumah Potong Hewan (RPH),” ujarnya.

  • Daging kurban sebaiknya digantung

Supratikno menjelaskan, darah dari daging yang digantung lebih cepat kering daripada yang dletakkan di tempat datar. Darah dalam daging harus benar-benar kering sebelum dikonsumsi, untuk menekan risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia. Misal, penyakit anthrax pada sapi yang ditularkan Bacillus anthracis.

Lantai lokasi pengolahan daging kurban juga harus dialasi plastik bersih. Hal ini untuk mencegah darah kurban menggenangi areal di luar lokasi pengolahan daging. Supratikno menyarankan untuk tidak menggunakan terpal atau daun yang mudah bolong.

  • Memotong dalam ukuran besar

Daging kurban sebaiknya diberikan dalam ukuran besar, bukan potongan halus seperti dicacah. Potongan besar menekan risiko pencemaran akibat penggunaan pisau, yang tidak terjaga kebersihannya.

Supratikno juga mengingatkan untuk tidak asal membuang darah hewan kurban. Darah jangan sampai menggenangi lokasi pemukiman, atau dialirkan ke got atau saluran pembuangan. Darah hewan kurban sebaiknya dibuang lewat septitank atau ditimbun.

“Darah yang tidak dibuang dengan baik akan menjadi sumber penyakit,” katanya.

  • Jangan gabung daging dan jeroan

Daging dan jeroan sebaiknya jangan dibungkus bersamaan. Supratikno menjelaskan, usus yang berasal dari sistem pencernaan hewan lebih rentan berbau busuk. Usus harus dibersihkan dan dibungkus sendiri karena banyaknya sisa pencernaan dalam tubuh hewan. Pembungkusan terpisah daging, jeroan, kulit, dan tulang menekan risiko penularan bakteri ke daging.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah plastik pembungkus daging kurban. Daging, jeroan, kulit, dan tulang sebaiknya dibungkus plastik yang biasa untuk mengemas makanan. Plastik kresek hanya digunakan untuk mewadahi bungkusan daging untuk penerima. Hal ini untuk mencegah pencemaran akibat zat pewarna atau komponen kimia lain dari plastik ke daging.

  • Perhatikan kebersihan juru sembelih

Penyembelih sebaiknya menggunakan masker atau sarung tangan saat bekerja. Hal ini untuk mencegah liur atau keringat juru sembelih menurunkan mutu daging kurban. Masker dan sarung tangan juga mencegah penularan penyakit dari hewan kepada penyembelih. Sarung tangan yang digunakan bisa berbahan plastik atau karet asal tidak mengandung bubuk

Direktur EO Flona Ikut Jadi Tersangka Penganiayaan Iyan

0

BDN – Enam dari sembilan tersangka penganiayaan pria keterbelakangan mental, Ali Achmad Firmansyah atau Iyan (20) adalah dari PT Sandi Nirmana, event organizer (EO) atau penyelenggara pameran Flora dan Fauna (Flona). Salah satu tersangka merupakan petinggi di PT Sandi Nirmana.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengungkap peran tersangka ADN ini. ADN merupakan direktur PT Sandi Nirwana yang juga berperan aktif dalam pengeroyokan terhadap Iyan saat itu.

“Dia memegang airsoft gun. Itu (airsoft gun) punya EO-nya, punya direkturnya. EO-nya PT SN,” ujar Arie dalam keterangannya

Mengenai peran para tersangka, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung menjelaskan bahwa ADN saat itu memegang senjata airsoft gun.

“ADN perannya memukul, menginjak leher, menodongkan airsoft gun dan memukul menggunakan handy talkie (HT),” ujar Tahan.

ADN dkk diamankan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan penganiayaan terhadap Iyan yang dilakukan di arena pameran Flona, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat 17 Agustus 2018 lalu. Iyan sianiaya ADN dkk karena dicurigai melakukan pencopetan.

Mereka mengikat Iyan di kusri lalu menganiaya secara bersama-sama. Mereka juga melakukan kekejaman dengan menyundut tangan dan perut Iyan dengan rokok.

Kasus terkuak setelah keluarga mengetahui keneradaan Iyan di panti sosial Kedoya, Jakarta Barat tanggal 18 Agustus 2018 lalu. Keluarga memang sempat kehilangan Iyan, setelah Iyan mengalami epilepsi.

Ketika dibawa dari panti sosial, kondisi Iyan sudah babak belur sehingga dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil penelusuran, ternyata Iyan dianiaya di Lapangan Banteng.

 

PDAM Tirta Pakuan Tebar 23 Ekor Kambing Kurban

0

BDN – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyalurkan 23 ekor kambing kurban kepada masyarakat di sekitar sumber mata air, WTP, reservoir dan masjid-masjid di Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 M.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan H. Deni Surya Senjaya melalui Sekretaris Perusahaan Teguh Setiadi mengatakan, kegiatan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial PDAM Kota Bogor yang ingin berbagai kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami terhadap kinerja yang telah diraih hingga saat ini, yang merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan terhadap layanan PDAM,” kata Teguh.

Lebih lanjut Deni menjelaskan bahwa hewan kurban yang diberikan merupakan sumbangsih dari perusahaan dan karyawan PDAM. Dia berharap kurban ini dapat membawa berkah dan bermanfaat bagi semua pihak.

Ke-23 ekor kambing ini kemudian disebar ke sejumlah titik. Di antaranya Masjid Raya Bogor, Masjid At-Taqwa Balaikota, dan Masjid LP Paledang. Hewan kurban pun dibagikan ke masyarakat yang tinggal di sekitar Mata Air Tangkil, Bantar Kambing, Kota Batu Intake Ciherang Pondok, SPAM Katulampa dan lain-lain.

“Hewan-hewan kurban ini diatasnamakan karyawan-karyawati yang akan memasuki masa purnakarya. Lalu kita distribusikan kepada panitia pemotongan hewan kurban setempat. Jumlahnya ada 23 ekor kambing,” beber Teguh.

Kegiatan kurban yang selalu dilakukan setiap tahun di momen Idul Adha adalah bentuk komitmen kepedulian sosial PDAM yang selalu ingin melakukan peningkatan dan kebaikan untuk masyarakat. (humas)

Memberi Makna Pada Helaran

0

BDN – Kemeriahan itu sudah selesai. Ribuan orang telah menjadi saksi, Helaran dan Pawai Mobil Hias 2018 sebagai pamuncak peringatan Hari Jadi Bogor 536 telah berjalan dengan sukses. Hari itu Minggu, 12 Agustus 2018 itu, ribuan orang memang menyemut di Jalan Jenderal Sudirman, menyaksikan berbagai jenis pentas seni jalanan dan arak-arakan mobil hias.

Tidak hanya dari Kota Bogor, peserta juga datang dari berbagai daerah lain. Diantaranya dari Sumedang, Sukabumi, Cianjur, Subang, Bandung Barat dan Kabupaten Bogor. Mereka masing-masing mempersembahkan jenis-jenis kesenian helarannya. Para perwakilan dari keenam daerah tersebut, mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor. Mereka menilai, kegiatan tersebut merupakan ajang memperkenalkan, mempomosikan sekaligus menjadi pelestarian kesenian tradisional Jawa Barat.

Walikota Bogor, Bima Arya menyebut Helaran sebagai identitas dan kebanggaan Kota Bogor. “Meriah helaran meriah pula Kota Bogor,menyaksikan helaran merasakan kebanggaan terhadap Kota Bogor dengan identitasnya yang luar biasa,” katanya. Dia berharap Helaran digelar setiap tahun, karena  acara ini merupakan tradisi dan budaya yang mempersatukan warga dengan beragam perbedaannya.

Lalu apa makna lain di balik Helaran? Menurut Sekretaris Tim Pelaksana Indonesia’s Calendar of Events 2018 Kemenpar Mumus Muslim, Kementerian Pariwisata sudah memasukan Helaran Seni Budaya dan Pawai Mobil Hias Kota Bogor sebagai salah satu kalender agenda nasional. “Dari 3.000 event yang ada di Nusantara, hanya 100 kalender event yang sudah kami masukan sebagai agenda besar tahun yang terdaftar di kalender event kami,” ungkapnya.

Bukan tidak mungkin jika helaran kelak bisa sejajar dengan event serupa di tingkat nasional. Diantaranya seperti Jember Fashion Festival dan Banyuwangi Etno Carnival. Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay. “Saya pikir tinggal publikasi dan sosialisasinya saja. Acara sebesar itu sebaiknya dimasukan menjadi materi atau konten promosi hotel-hotel. Bisa juga dijadikan sebagai program paket kunjungan bagi tamu-tamu mereka,” kata Yuno.

Sampai saat ini pun pelaksanaan Helaran memang sudah berpengaruh kepada para tamu hotel-hotel di Kota Bogor.Ada sejumlah tamu kami yang bertanya seputar acara helaran. Misalnya, acara helarannya di mana, dari sini ke acara helaran naik apa, acaranya ada apa aja. Cukup baik dampaknya bagi kami. Mungkin hotel-hotel lain juga merasakan hal yang sama,” ungkap Arimbi Dewi Margono, Public Relations Royal Hotel.

Tidak hanya menjadi daya tarik wisata, karena Helaran juga bermakna sebagai pelestarian budaya, sekaligus hiburan bagi masyarakat.  “Jika dilihat, warga yang hadir mungkin lebih dari 10.000 orang. Tentunya ini sangat menggembirakan karena warga masih antusias ingin menyaksikan kesenian dan kebudayaan tradisional di tengah gempuran budaya asing,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bogor, Shahlan Rasyidi.

Zakaria, seorang warga Ciwaringin mengaku rutin menyaksikan Helaran. Menurutnya selain meriah, kegiatan ini mengandung  unsur edukasi bagi anak-anak muda Bogor. Sebab, berbagai kesenian dan budaya Sunda yang ada hampir dilupakan generasi muda. “Sebagai orang Sunda saya senang bisa melihat pawai kebudayaan Sunda yang sangat bagus ini, ini harus terus dilestarikan tentunya,” katanya.

Bahkan bagi umumnya warga masyarakat, Helaran telah menyuguhkan hiburan tersendiri. Itu sebabnya Anistiara, seorang warga Bogor datang ke Helaran sejak pagi bersama suami dan dua anaknya. Menurutnya Helaran sangat seru dan banyak pawai yang unik-unik. “Harapan saya semoga acara seperti ini tetap ada terus dan semakin lebih baik.” (Advertorial)

GALERY FOTO

 

Nama Ketua Masih Kosong, Ini Daftar Tim Kampanye Jokowi – Ma’ruf

0

BDN – Pasangan Jokowi – Ma’ruf akan didampingi tim kampanye nasional yang diisi mulai dari ketua umum partai hingga kepala staf presiden Moeldoko. Nama itu diserahkan sembilan sekretaris jenderal partai pengusung bakal calon presiden dan wakil presiden, Jokowi – Ma’ruf  ke Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, pada Senin, 20 Agustus 2018.

Dari daftar struktur TKN Jokowi – Ma’ruf, posisi Ketua Tim Kampanye Nasional masih dikosongkan. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, posisi Ketua TKN belum ditentukan karena menunggu keputusan Jokowi. “Beliau sedang berkonsentrasi dalam tugas negara dan bangsa,” kata Hasto.

Menurut Hasto, berdasarkan peraturan KPU, susunan tersebut masih bisa diperbaiki sampai satu hari menjelang pelaksanaan hari kampanye, yaitu pada 21 September 2018.

Berikut susunan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

Dewan Penasihat tim Jokowi – Ma’ruf ini diisi oleh seluruh ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Kerja. Mereka di antaranya,

1. Megawati Soekarnoputri dari PDIP
2. Airlangga Hartarto dari Golkar
3. Muhaimin Iskandar dari PKB
4. Surya Paloh dari NasDem
5. Romahurmuziy dari PPP
6. Oesman Sapta dari Hanura
7. Harry Tanoe dari Perindo
8. Diaz Hendropriyono dari PKPI
9. Grace Natalie dari PSI

Dewan Pengarah
1. Jusuf Kalla
2. Try Sutrisno
3. Puan Maharani
4. Pramono Anung
5. Sri Mulyani
6. Agung laksono
7. Akbar Tandjung
8. Dimyati Rois
9. Siswono Yudho
10. Suharso Monoarfa
10. Sidarto Danusubroto
11. Marsetyo

Ketua TKN : ——

Wakil Ketua TKN
1. Moeldoko
2. Lodewijk Paulus
3. Abdul Karding
4. Johnny G. Plate
5. Arsul Sani
6. Herry Lontung
7. Hajriyanto Y. Thohari
8. Eriko Sotarduga

Sekretaris TKN
1. Hasto Kristiyanto

Wakil Sekretaris TKN
1. Verry Surya Hendrawan
2. Ahmad Rofiq
3. Raja Juli Antoni
4. Dewi Soeharto

Bendahara TKN
1. Sakti Wahyu Trenggono
2. Agus Gumiwang Kartasasmita

Wakil Bendahara TKN
1. Juliari Batubara
2. Syamsudin Andri Arsyad
3. Amir Uskara
4. Jazilul Fawaid
5. Riri Lestari
6. Dudi Purwagandhi

Juru Bicara TKN
1. Ahmad Basarah
2. Johan Budi
3. Abdul Kadir Karding
4. Ace Hasan Syadzily
5. Irma Suryani Chaniago
6. Arif Budimanta
7. Arya Sinulingga
8. Lena Haryana Mukti

Direktur Program: Aria Bima
Direktur Konten: Fiki Satari
Direktur Komunikasi Politik: Usman Kansong
Direktur Kominfo: Yadi Hendriana
Direktur Kampanye: Benny Ramdani
Direktur Penggalangan Pemilih Muda: Adi Kusuma
Direktur Logistik dan APK: Usra Hendra Harahap
Direktur Hukum dan dan Advokasi: Irfan Pulungan
Direktur Saksi: Arif Wibowo
Direktur Relawan: Maman Imanul Haq

Puskesmas Semplak Melakukan Penjaringan Kesehatan Kepada Siswa TK, SD, SLB, SMP, dan SMA

BDN – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Semplak  berkerjasama dengan SDN Neglasari-Bogor Barat dalam program penjaringan kesehatan siswa guna meningkatkan derajat kesehatan peserta didik secara optimal dalam mendukung proses belajar.

“Program penjaringan kesehatan anak sekolah rutin dilaksanakan setiap tahun  yang mana sasarannya siswa SD kelas 1, SMP maupun SMA. Program ini merupakan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor bertujuan guna mengantisipasi penyakit dan menjaga kesehatan siswa,” Demikian dikatakan Programer UGS Nunung didampingi Programer UKS Deni Kusuma

Lebih jelasnya dikatakan, Puskesmas Semplak membawahi 3 (tiga) kelurahan yaitu kelurahan Semplak, kelurahan Curug dan kelurahan Curug Mekar dengan melakukan penjaringan kesehatan ke 12 TK, 6 SD, 4 SDIT,  2 MI, 1 SLB, 2 SMP dan 4 SMA.

“Penjaringan kesehatan yang kami lakukan diantaranya mata, telinga, hidung, mulut, tinggi badan dan berat badan,” ujarnya. Ia juga menyebutkan, disamping program penjaringan kesehatan diselingi dengan program BIAS bagi anak-anak yang belum disuntik.

“Masalah kesehatan yang sering ditemui yaitu  gigi berlubang maupun gigi yang mau copot dan kalau ditemukan kasus tersebut, kami menyarankan (dirujuk) siswa untuk berobat ke Puskesmas terdekat dan pada program BIAS biasanya kendalanya pada anak yang nangis karena takut disuntik,” ucapnya.

Sementara kepala SDN Neglasari H. Ikat Karmawan, M.Si  mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta kepedulian Puskesmas Semplak yang sudah melakukan (mengontrol) kesehatan siswa. Bahkan orang tua siswa antusias mendampingi putra putrinya.

“Tidak semua orang tua mengawasi secara detail. Maka, pihak sekolah secara kontinyu berkerjasama dengan Puskesmas setempat dan ketika ada yang sakit maka akan dirujuk  ke puskesmas setempat,” pungkasnya.

” Dengan berkerjasama antara pihak sekolah dan Puskesmas kami berharap kedepannya akan menciptakan sekolah yang sehat secara jasmani maupun rohani ,” harap Ikat Karmawan. (boy)