Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 8684

8 Tahanan BNN Kabupaten Bogor Dibebaskan

BOGOR – SETELAH sepekan ditahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, 8 orang tahanan BNNK Bogor akhirnya dibebaskan, Sabtu (11/08/2018).

Mereka dibebaskan setelah perdebatan panjang antara kuasa hukum dan BNN Kabupaten Bogor. “Penahanan terhadap delapan orang tersebut sangatlah melanggar hak kebebasan mereka untuk tidak ditahan sebagai warga negara yang bisa dikatakan keji oleh stake holder yang bersangkutan,” kata Pimpinan LBH Peka Andrasyah Perdana.

Andrasyah melakukan upaya pembebasan sejumlah orang yang telah ditahan BNN Kabupaten Bogor. Dia menganggap penahanan tidak sesuai dengan peraturan karena tidak pernah ditemukan barang bukti Narkoba, Psikotoprika dan Zat Adiktif (Napza).

Andrasyah menjelaskan, kasus ini berawal dari penangkapan 3 orang M (23), MRP (26) dan FY (25) oleh Tim Brantas BNN Kabupaten Bogor, di sebuah rumah Kelurahan Empang, Kabupaten Bogor pada Sabtu (4/08/2018) lalu.

Tidak ditemukan barang bukti, Tim Brantas lalu menggiring 3 orang tersebut untuk melakukan test urine dan hasilnya positif. Seketika itu pula mereka langsung ditahan.

“Ternyata tidak hanya ketiga klien kami saja yang dilanggar haknya sebagai manusia yang dijamin oleh Undang-Undang untuk tidak ditangkap melewati batas waktu yang telah ditentukan,” terang Andra, yang mengaku semula hanya menangani 3 orang  dan kemudian menemukan 5 orang lainnya bernasib serupa.

“Seharusnya meski tanpa pendampingan Kuasa Hukum, BNNK Bogor harus mematuhi peraturan perundang-undangang yang berlaku. Jika sudah melanggar ketentuan UU harusnya segala upaya harus ditempuh berdasarkan keadilan, jika seperti ini terlihat banyak yang harus dibenah di instansi ini,” tambah Kabid Analis Kebijakan LBH Peka, Ferry Setiawan.

Selama ditahan kata Ferry, 8 orang tersebut diduga dianiaya oleh oknum BNN Kabupaten Bogor.  “Terhadap perlakuan tersebut selaku Koalisi Pemerhati Kebijakan Napza Bogor akan melaporkan oknum tersebut ke Propam, selain itu terhadap masa penahanan kami akan melakukan upaya hukum praperadilan atas ganti kerugian,” ucap Ferry.

Kerugian 7 Tahun Perang Suriah Capai 400 Miliar Dolar AS

0

BDN – Perang tanpa henti selama tujuh tahun telah menyebabkan Suriah mengalami kerugian hampir 400 miliar dolar AS. Angka itu dirilis setelah 50 ahli Suriah dan internasional bertemu di acara United Nation’s Economic and Social Commission for Western Asia (ESCWA) di Lebanon pada Rabu (8/8).

Menurut ESCWA, volume penghancuran dalam modal fisik dan distribusi sektoral di Suriah diperkirakan mencapai lebih dari 388 miliar dolar AS.

“Angka itu belum termasuk kerugian manusia yang dihasilkan dari kematian atau hilangnya kompetensi manusia dan tenaga kerja terampil karena perpindahan, yang dianggap sebagai hal yang paling penting dari ekonomi Suriah,” kata ESCWA, dikutip laman Al Araby.

Kendati demikian, ESCWA belum dapat merinci semua kerugian ekonomi yang diderita Suriah selama konflik. ESCWA mengatakan laporan lengkap tentang dampak perang Suriah akan dirilis pada September mendatang.

Lebih dari setengah juta orang tewas selama konflik sipil Suriah berlangsung. Konflik pun menyebabkan lebih dari 10 juta penduduk Suriah mengungsi ke berbagai belahan dunia. Sementara 6,2 juta warga Suriah lainnya menjadi pengungsi di dalam negeri.

Sejumlah upaya perundingan perdamaian yang diinisiasi dan dimediasi PBB selalu buntu. Pada Desember 2017, perundingan damai Suriah putaran kedelapan yang digelar di Jenewa, Swiss, berakhir tanpa hasil apapun.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura menerangkan, kegagalan perundingan tersebut karena delegasi pemerintah Bashar al-Assad mengajukan prasyarat untuk melakukan pemibcaraan langsung dengan oposisi.

Menurut kepala delegasi rezim Pemerintah Suriah, Bashar al-Jaafari, mereka tidak akan melakukan pembicaraan langsung dengan oposisi sebelum menarik diri dari deklarasi Riyadh 2. Deklarasi Riyadh 2 merupakan sebuah pernyataan oposisi yang menolak Presiden Suriah Bashar al-Assad terlibat dalam proses transisi politik di negara tersebut.

De Mistura menilai, prasyarat yang memaksa oposisi untuk menarik diri dari deklarasi Riyadh 2 bukanlah pendekatan logis dan memungkinkan oleh pihak pemerintah. Memperhatikan prasyarat yang diajukan, de Mistura menduga PemerintahSuriah memang tak sungguh-sungguh ingin menemukan solusi melalui negosiasi dengan oposisi.

Namun pada Januari lalu, kemajuan mulai tampak setelah perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah menyepakati pembentukan komite konstitusional. Komite itu terdiri dari pemerintah, perwakilan oposisi dalam perundingan intra-Suriah di Jenewa (Swiss), pakar Suriah, masyarakat sipil, pemimpin suku, dan kaum perempuan.

Menurut de Mistura penyusunan konstitusi baru Suriah memang bukan pekerjaan mudah. Namun pekerjaan itu harus dituntaskan. Terkait hal ini, menurut de Mistura, perwakilan Suriah membutuhkan tempat yang aman dan netral untuk menyusun konstitusi.“Semua rakyat Suriah saat ini membutuhkan gencatan senjata yang berkelanjutan, akses kemanusiaan penuh, dan pembebasan tahanan,” ucapnya.

Baim Wong Nikahi Paula 22 November

0

BDN – Usai bertunangan dengan Paula Verhoeven, Baim Wong santer diberitakan akan menyunting wanita keturunana Belanda itu pada tangga 22 November mendatang. Namun usut punya usut, tanggal tersebut merupakan opsi kedua dari tanggal pernikahannya.

Pemain film Gentayangan ini mengaku awalnya dipilihkan tanggal 10 Oktober. Atas beberapa pertimbangan, tanggal tersebut akhirnya diganti menjadi 22 November 2018.

“Yang bagus menurut penanggalan Jawa itu tanggal 10 Oktober. Tapi ternyata terlalu dekat, enggak banyak dari vendor dan tempat yang bisa. Akhirnya 22 November. Padahal di tanggal 10 oktober itu ada jamnya juga ya, jadi 10/10 jam 10,” ujar Baim ketika ditemui di Jakarta Selatan.

Sebelum penentuan tanggal itu, Paula juga awalnya memilih untuk menggelar pernikahan di bulan Desember. Sayangnya, Baim dan pihak keluarga menolak ide tersebut lantaran bertabrakan dengan waktu liburan.

“Kalau tanggal, dia itu sebenarnya mau di bulan Desember tapi itu kelamaan dan masuk masa liburan ya. Masuk libur Natal dan tahun baru jadi takutnya nanti malah banyak yang berhalangan,” papar Baim.

Sebelumnya Baim Wong telah melangsungkan pertunangan dan lamaran pada tanggal 21 Juli 2018 di Semarang. Dengan persiapan yang semakin matang, Baim pun siap melepas masa lajangnya bersama Paula Verhoeven.

Aktor 37 tahun itu sempat mencurahkan isi hatinya kepada lebih dari 4 juta pengikutnya di Instagram. Dalam unggahan itu, dia menjelaskan, penantian dan jatuh bangun mencari pasangan hidup akhirnya terjawab dengan kehadiran Paula Verhoeven.

“Penantian ini tidaklah terasa lama, ketika semuanya harus berakhir bersama dia,” ujar Baim dalam unggahan fotonya.

Jelang pernikahan, Baim dan Paula diketahui telah menjalani pemotretan prewedding bersama fotografer senior Darwis Triadi. Proses pemotretan itupun tak jauh dari insiden yang mengundang gelak tawa.

Baim mengaku, sempat ketinggalan sepatu yang seharusnya dia gunakan untuk pemotretan. “Ini poster film terbaru aku. ‘Sepatuku Ketinggalan di Kereta’. Segera tayang nih,” ujarnya bernada seloroh.

KONI Gelar Evaluasi Akbar

0

BDN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor gelar rapat evaluasi guna memastikan kesiapan semua cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding pada Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) 2018 di Bumi Tegar Beriman, Oktober mendatang.

Ketua Umum KONI Kota Bogor HM Rusdi As mengaku pihaknya sengaja mengundang perwakilan setiap pengurus cabor untuk memberi keseragaman dalam misi Kabupaten Bogor di Porda Jabar. “Intinya kita memberi pemahaman kepada semua cabor terkait segala persiapan porda,” kata Rusdi saat dikonfirmasi awak media, kemarin.

Selain memberi keseragaman, sambung Rusdi, pihaknya juga memberi pengarahan kepada semua cabor terkait mekanisme dan aturan main yang berlaku di setiap cabor pada gelaran pesta olahraga paling bergengsi di Jabar tersebut.

“Kami juga menginformasikan terkait kebijakan dan aturan yang berlaku di Porda Jabar tahun ini agar mereka dapat memahaminya dan meminimalisasi miskomunikasi,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bogor Hendra Budiman mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas jajaran pengrus KONI. Selain mengundang unsur cabor, pihaknya juga turut menghadirkan jajaran kontingen Porda Bumi Tegar Beriman.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya mengundang para perwakilan dari pengurus cabor saja, acara ini juga dihadiri Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor sebagai ujung tombak skuat Kabupaten Bogor di Porda Jabar tahun ini. Semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa menjadi bekal bagi kita semua di porda nanti,” pungkasnya.

Dishub Pastikan Uji Coba Parkir Meter Agustus Ini

0

BDN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan terminal parkir elektronik atau parkir meter di dua ruas jalan protokol, yaitu di jalan Otista dan Suryakencana. Sesuai progres sistem parkir meter ini dipastikan mulai diberlakukan pada bulan Agustus 2018.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin mengungkapkan, kelanjutan parkir meter saat ini tinggal di software dan sistem integrasi yang sedang berjalan antara BJB, Bank Mandiri dan pihak integrator.

“Targetnya Agustus diujicobakan, tetapi untuk tanggalnya kami belum dapat memastikan karena semuanya sekarang masih dalam proses. Sambil menunggu kami akan memproses seleksi perekrutan tenaga PKWT dari 50 juru parkir yang ada,” katanya.

Dody menyebutkan, untuk uji coba tersebut Dishub Kota Bogor telah menyiapkan 18 alat terminal parkir meter,  tiga alat dipasang di jalan Otista dan 15 alat di jalan Suryakencana.

Uji coba ini menurut Dody bukan hanya untuk warga yang akan parkir namun dilakukan juga kepada para juru parkir.  Sebab, para juru parkir ini harus menguasai tata cara penggunaan dan pengoperasian alat tersebut.

“Setelah mereka menguasai barulah diuji cobakan kepada pengguna jasa. Sesuai jadwal uji coba parkir meter akan dilaksanakan Agustus sampai Desember 2018,” jelasnya. (Tria/Indra-SZ)

GALERI FOTO 

Produk UMKM Harus Diperkuat

0

BDN – Salah satu opsi untuk solusi permasalahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bogor adalah harus dengan membangun platform bersama antara para pelaku UMKM dan pemangku kepentingan dengan membangun sebuah konsorsium secara detail.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan arahan sekaligus menutup kegiatan rapat koordinasi (rakor) UMKM di SKI Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (10/08/2018) yang diadakan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor.

“Langkah yang akan direncanakan nantinya harus diperkuat dengan platform-nya dengan dibuat plan action-nya, harus ada ruang yang diberikan kepada UMKM dan harus lebih konkrit lagi,” harap Wali Kota.

Sejalan dengan hal tersebut, dirinya juga menyarankan agar keberadaan sentra oleh-oleh khas Kota Bogor pun perlu mendapatkan perhatian. Sebab, menurutnya, ada fungsi dari tempat itu. Yaitu bisa sebagai tempat produksi dan coaching clinic serta berfungsi sebagai display dan promosi.

“Sehingga dengan begitu wisatawan pun bisa melihat langsung bagaimana cara membatik, misalnya. Melihat proses pengemasan dan sebagainya,” kata Bima.

Selain itu, tambahnya, lokasi sentra oleh-oleh itu pun harus berada di jalan utama dan bukan di pinggiran, seperti saat ini yang berada di Jalan Bina Marga.

Selain diikuti para pelaku UMKM, rakor itu diikuti pula sejumlah pihak perbankan, PHRI, perwakilan sejumlah SKPD dan jajaran Dinas Koperasi dan UMKM. (Dn/Annisa/Risa-Magang/Foto:Adit-SZ)

GALERI FOTO

Siap Jadi Agent Kesehatan, 60 Dokcil Adu Kepintaran

0

BDN – Sebanyak 60 Dokter Kecil (Dokcil) berunjuk gigi di Lomba Dokter Kecil Tingkat Kota Bogor yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (09/08/2018).

Meskipun peserta dokcil merupakan siswa kelas IV sampai VI yang terbilang masih sangat belia, namun tidak nampak raut wajah ragu ataupun takut. Sebaliknya mereka nampak semangat dan percaya diri untuk bertanding secara sportif dan meraih juara. Mengingat lomba dokcil ini memang merupakan salah satu lomba bergengsi yang pemenangnya berhak mendapatkan piala dan piagam dari Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Piagam dari wali kota ini bisa untuk japres dan juara satu akan menjadi wakil tingkat provinsi,” ujar Anggota Tim Pembina UKS Kota Bogor Erna Nurena.

Erna mengatakan, seluruh peserta akan mengikuti serangkaian tes. Mulai dari tes kesehatan yang akan dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor untuk memastikan kesehatan dokcil, tes tertulis seputar kesehatan dan UKS, hingga tes wawancara dengan para juri.

Dalam lomba ini terdapat tiga juri sesuai dengan keahlian dan bidangnya. Juri pertama dari Dinas Pendidikan (Disdik) yang akan menanyakan seputar UKS, Juri kedua dari Dinas Kesehatan yang menanyakan pengetahuan peserta seputar kesehatan dan penyakit, serta juri ketiga dari Tim Penggerak PKK kota Bogor yang akan mengetes terkait gizi dan kesehatan di keluarga.

“Dari serangkaian tes ini nilainya akan dirangkum untuk menentukan siapa pemenangnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina UKS Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, kegiatan lomba ini selain untuk evaluasi hasil pembinaan kesehatan di sekolah juga mendorong peningkatan kesehatan di sekolah. Pasalnya, dokcil-dokcil ini nantinya akan menjadi agent di sekolahnya untuk mengingatkan teman-temannya tentang pentingnya kesehatan. Hal ini tentu akan lebih efektif, mengingat mereka diingatkan teman-teman seusianya sementara guru cukup mengawasi.

“Minimalnya dokcil-dokcil ini dapat membantu teman-teman untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan membuat lingkungan sekolah menjadi sehat,” ujarnya. (fla/indra/diah/Icha-SZ)

GALERI FOTO

367 Korban Meninggal Akibat Gempa di Lombok

0

BDN – Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Lombok, NTB terus bertambah.

Hingga hari ini, ‎Jumat (10/8/2018) tercatat ada 367 korban meninggal dunia namun yang memiliki surat keterangan meninggal dunia baru 257 korban.

“Hasil data tadi pagi, kondisi terakhir di lapangan korban meninggal dunia ada 367 orang. Ini yang tercatat di posko,” terang Idrus saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Pada 367 korban meninggal dunia ini, ungkap Idrus pihaknya mewakili pemerintah akan memberikan santunan Rp 15 juta per jiwa. Sementara ini dari 367 korban, baru 92 ahli waris yang menerima santunan.

Mantan Sekjen Partai Golkar ini berjanji minggu depan pihaknya akan kembali ke Lombok untuk memberikan santunan ke keluarga korban yang belum mendapatkan ‎santunan.

“Total Rp 4,5 miliar yang akan diberikan ke para korban. Kemarin baru diberikan ke 92 ahli waris. Sisanya minggu depan saya akan kesana lagi untuk memberikan santunan,” ungkapnya.

Terakhir untuk korban yang mengalami luka berat. Pemerintah kata Idrus juga memberikan bantuan Rp 2,5 juta per jiwa sebagai bantuan pengobatan.

Nyawa Asep Maulana Tak Tertolong Usai Konsumsi Miras Oplosan

0

BDN – Seorang pemuda di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor tewas usai minum minaman keras (miras) oplosan.

Pemuda bernama Asep Maulana itu tewas pada Sabtu (4/8/2018) sekira pukul 02.30 WIB.

Kapolsek Cisarua Kompol Nur Ichsani mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika korban minum miras oplosan yang dibelinya di kedai jamu Pasar Cisarua.

“Sebelum korban meminum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter pasca mengalami kecelakaan, setelah itu korban bersama saksi memilih minum miras oplosan,” ujarnya kepada awak media di Mapolres Bogor, Jumat (10/8/2018).

Ia mengatakan saat itu korban mengeluh pusing dan lapar.

Selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing.

“Setelahnya, korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi,” tuturnya.

Pada hari Jumat (3/8/2018) sekira pukul 09.00 WIB korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri, kemudian korban dilarikan ke rumah sakit.

“Dan pada hari Sabtu sekira pukul 02.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” tandasnya.