Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8690

KONI Gelar Evaluasi Akbar

0

BDN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor gelar rapat evaluasi guna memastikan kesiapan semua cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding pada Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) 2018 di Bumi Tegar Beriman, Oktober mendatang.

Ketua Umum KONI Kota Bogor HM Rusdi As mengaku pihaknya sengaja mengundang perwakilan setiap pengurus cabor untuk memberi keseragaman dalam misi Kabupaten Bogor di Porda Jabar. “Intinya kita memberi pemahaman kepada semua cabor terkait segala persiapan porda,” kata Rusdi saat dikonfirmasi awak media, kemarin.

Selain memberi keseragaman, sambung Rusdi, pihaknya juga memberi pengarahan kepada semua cabor terkait mekanisme dan aturan main yang berlaku di setiap cabor pada gelaran pesta olahraga paling bergengsi di Jabar tersebut.

“Kami juga menginformasikan terkait kebijakan dan aturan yang berlaku di Porda Jabar tahun ini agar mereka dapat memahaminya dan meminimalisasi miskomunikasi,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bogor Hendra Budiman mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas jajaran pengrus KONI. Selain mengundang unsur cabor, pihaknya juga turut menghadirkan jajaran kontingen Porda Bumi Tegar Beriman.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya mengundang para perwakilan dari pengurus cabor saja, acara ini juga dihadiri Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor sebagai ujung tombak skuat Kabupaten Bogor di Porda Jabar tahun ini. Semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa menjadi bekal bagi kita semua di porda nanti,” pungkasnya.

Dishub Pastikan Uji Coba Parkir Meter Agustus Ini

0

BDN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan terminal parkir elektronik atau parkir meter di dua ruas jalan protokol, yaitu di jalan Otista dan Suryakencana. Sesuai progres sistem parkir meter ini dipastikan mulai diberlakukan pada bulan Agustus 2018.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin mengungkapkan, kelanjutan parkir meter saat ini tinggal di software dan sistem integrasi yang sedang berjalan antara BJB, Bank Mandiri dan pihak integrator.

“Targetnya Agustus diujicobakan, tetapi untuk tanggalnya kami belum dapat memastikan karena semuanya sekarang masih dalam proses. Sambil menunggu kami akan memproses seleksi perekrutan tenaga PKWT dari 50 juru parkir yang ada,” katanya.

Dody menyebutkan, untuk uji coba tersebut Dishub Kota Bogor telah menyiapkan 18 alat terminal parkir meter,  tiga alat dipasang di jalan Otista dan 15 alat di jalan Suryakencana.

Uji coba ini menurut Dody bukan hanya untuk warga yang akan parkir namun dilakukan juga kepada para juru parkir.  Sebab, para juru parkir ini harus menguasai tata cara penggunaan dan pengoperasian alat tersebut.

“Setelah mereka menguasai barulah diuji cobakan kepada pengguna jasa. Sesuai jadwal uji coba parkir meter akan dilaksanakan Agustus sampai Desember 2018,” jelasnya. (Tria/Indra-SZ)

GALERI FOTO 

Produk UMKM Harus Diperkuat

0

BDN – Salah satu opsi untuk solusi permasalahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bogor adalah harus dengan membangun platform bersama antara para pelaku UMKM dan pemangku kepentingan dengan membangun sebuah konsorsium secara detail.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan arahan sekaligus menutup kegiatan rapat koordinasi (rakor) UMKM di SKI Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (10/08/2018) yang diadakan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor.

“Langkah yang akan direncanakan nantinya harus diperkuat dengan platform-nya dengan dibuat plan action-nya, harus ada ruang yang diberikan kepada UMKM dan harus lebih konkrit lagi,” harap Wali Kota.

Sejalan dengan hal tersebut, dirinya juga menyarankan agar keberadaan sentra oleh-oleh khas Kota Bogor pun perlu mendapatkan perhatian. Sebab, menurutnya, ada fungsi dari tempat itu. Yaitu bisa sebagai tempat produksi dan coaching clinic serta berfungsi sebagai display dan promosi.

“Sehingga dengan begitu wisatawan pun bisa melihat langsung bagaimana cara membatik, misalnya. Melihat proses pengemasan dan sebagainya,” kata Bima.

Selain itu, tambahnya, lokasi sentra oleh-oleh itu pun harus berada di jalan utama dan bukan di pinggiran, seperti saat ini yang berada di Jalan Bina Marga.

Selain diikuti para pelaku UMKM, rakor itu diikuti pula sejumlah pihak perbankan, PHRI, perwakilan sejumlah SKPD dan jajaran Dinas Koperasi dan UMKM. (Dn/Annisa/Risa-Magang/Foto:Adit-SZ)

GALERI FOTO

Siap Jadi Agent Kesehatan, 60 Dokcil Adu Kepintaran

0

BDN – Sebanyak 60 Dokter Kecil (Dokcil) berunjuk gigi di Lomba Dokter Kecil Tingkat Kota Bogor yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (09/08/2018).

Meskipun peserta dokcil merupakan siswa kelas IV sampai VI yang terbilang masih sangat belia, namun tidak nampak raut wajah ragu ataupun takut. Sebaliknya mereka nampak semangat dan percaya diri untuk bertanding secara sportif dan meraih juara. Mengingat lomba dokcil ini memang merupakan salah satu lomba bergengsi yang pemenangnya berhak mendapatkan piala dan piagam dari Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Piagam dari wali kota ini bisa untuk japres dan juara satu akan menjadi wakil tingkat provinsi,” ujar Anggota Tim Pembina UKS Kota Bogor Erna Nurena.

Erna mengatakan, seluruh peserta akan mengikuti serangkaian tes. Mulai dari tes kesehatan yang akan dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor untuk memastikan kesehatan dokcil, tes tertulis seputar kesehatan dan UKS, hingga tes wawancara dengan para juri.

Dalam lomba ini terdapat tiga juri sesuai dengan keahlian dan bidangnya. Juri pertama dari Dinas Pendidikan (Disdik) yang akan menanyakan seputar UKS, Juri kedua dari Dinas Kesehatan yang menanyakan pengetahuan peserta seputar kesehatan dan penyakit, serta juri ketiga dari Tim Penggerak PKK kota Bogor yang akan mengetes terkait gizi dan kesehatan di keluarga.

“Dari serangkaian tes ini nilainya akan dirangkum untuk menentukan siapa pemenangnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina UKS Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, kegiatan lomba ini selain untuk evaluasi hasil pembinaan kesehatan di sekolah juga mendorong peningkatan kesehatan di sekolah. Pasalnya, dokcil-dokcil ini nantinya akan menjadi agent di sekolahnya untuk mengingatkan teman-temannya tentang pentingnya kesehatan. Hal ini tentu akan lebih efektif, mengingat mereka diingatkan teman-teman seusianya sementara guru cukup mengawasi.

“Minimalnya dokcil-dokcil ini dapat membantu teman-teman untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan membuat lingkungan sekolah menjadi sehat,” ujarnya. (fla/indra/diah/Icha-SZ)

GALERI FOTO

367 Korban Meninggal Akibat Gempa di Lombok

0

BDN – Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Lombok, NTB terus bertambah.

Hingga hari ini, ‎Jumat (10/8/2018) tercatat ada 367 korban meninggal dunia namun yang memiliki surat keterangan meninggal dunia baru 257 korban.

“Hasil data tadi pagi, kondisi terakhir di lapangan korban meninggal dunia ada 367 orang. Ini yang tercatat di posko,” terang Idrus saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Pada 367 korban meninggal dunia ini, ungkap Idrus pihaknya mewakili pemerintah akan memberikan santunan Rp 15 juta per jiwa. Sementara ini dari 367 korban, baru 92 ahli waris yang menerima santunan.

Mantan Sekjen Partai Golkar ini berjanji minggu depan pihaknya akan kembali ke Lombok untuk memberikan santunan ke keluarga korban yang belum mendapatkan ‎santunan.

“Total Rp 4,5 miliar yang akan diberikan ke para korban. Kemarin baru diberikan ke 92 ahli waris. Sisanya minggu depan saya akan kesana lagi untuk memberikan santunan,” ungkapnya.

Terakhir untuk korban yang mengalami luka berat. Pemerintah kata Idrus juga memberikan bantuan Rp 2,5 juta per jiwa sebagai bantuan pengobatan.

Nyawa Asep Maulana Tak Tertolong Usai Konsumsi Miras Oplosan

0

BDN – Seorang pemuda di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor tewas usai minum minaman keras (miras) oplosan.

Pemuda bernama Asep Maulana itu tewas pada Sabtu (4/8/2018) sekira pukul 02.30 WIB.

Kapolsek Cisarua Kompol Nur Ichsani mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika korban minum miras oplosan yang dibelinya di kedai jamu Pasar Cisarua.

“Sebelum korban meminum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter pasca mengalami kecelakaan, setelah itu korban bersama saksi memilih minum miras oplosan,” ujarnya kepada awak media di Mapolres Bogor, Jumat (10/8/2018).

Ia mengatakan saat itu korban mengeluh pusing dan lapar.

Selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing.

“Setelahnya, korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi,” tuturnya.

Pada hari Jumat (3/8/2018) sekira pukul 09.00 WIB korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri, kemudian korban dilarikan ke rumah sakit.

“Dan pada hari Sabtu sekira pukul 02.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” tandasnya.

Belum Banyak Wisatawan yang Tahu 5 Surga Tersembunyi di Phuket Ini

BDN – Siapa yang tak mengenal Phuket? Pulau di Thailand ini dikenal akan pantai-pantainya yang indah.

Sayangnya, pulau ini semakin ramai dikunjungi wisatawan karena publikasi yang besar-besaran.

Jika kamu menginginkan suasana yang lebih alami, beberapa pulau sekitar Phuket bisa jadi alternatif.

Dilansir TribunTravel.com dari laman klook.com, lima pulau terindah dan tersembunyi di sekitar Phuket.

1. Koh Rong

(klook.com)

Terletak di tenggara Phuket, Koh Rong adalah pulau terbesar kedua yang merupakan bagian dari Kamboja.

Terkenal karena pantai berpasir dan terumbu karang di sekeliling perimeter, pulau ini hanya membutuhkan waktu 10 menit dengan speedboat, 15 menit melalui kapal pesiar atau 25 menit melalui perahu layar.

Satu pantai terbaik di pulau ini, Long Beach sangat cocok untuk permainan tim seperti voli pantai atau sepak bola.

Sempurna untuk keluarga, ada berbagai resor yang bisa kamu pilih.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah tidak ada tur tunggal ke Koh Rong dan biasanya dipasangkan dengan kunjungan ke Koh Mai Thon.

2. Kepulauan Koh Yao

(klook.com)

Kepulauan Koh Yao adalah rumah bagi satu daerah pantai terpanjang dan cukup nyaman untuk diakses.

Ambil 30 menit perjalanan melalui speedboat dan kamu akan tiba di pulau kecil yang dipenuhi dengan hotel bintang 5 dan resor pribadi yang mewah.

3. Koh Mai Thon

(klook.com)

Pulau pribadi terpencil yang tersembunyi, Koh Mai Thon adalah satu pulau terbaik untuk dikunjungi jika kamu tertarik untuk menyelam ke perairan dalam.

Jika tak suka menyelam, kamu bisa bersantai dengan berjemur di pinggir pantai.

Pulau ini dikatakan sebagai tempat menyelam terbaik bagi penggemar diving.

4. Koh Racha

(klook.com)

Pikirkan perairan yang jernih, berbagai macam ikan dan karang, semuanya tersedia di Koh Racha.

Sampai ke pulau dengan speedboat hanya dalam 45 menit.

Koh Racha adalah surga mini di bumi dengan air jernih dan pantai berpasir putih yang indah.

Teluk yang indah ini juga sempurna untuk melihat langit malam karena jaraknya yang jauh dari kota.

(klook.com)

Pulau ini paling populer di kalangan wisatawan solo atau pencari petualangan.

Jika kamu penggila surfing, bulan-bulan sempurna untuk berlatih mulai dari Juni hingga November.

Dan jika ingin mendayung di laut asin dan tidur siang di pantai, sebaiknya datang selama Desember hingga Mei.

5. Pulau Similan

(klook.com)

Pulau terjauh, Pulau Similan hanya terbuka untuk wisatawan selama enam bulan dari November hingga Mei sebagai bagian dari upaya konservasi untuk melindungi lingkungan ekologi besar-besaran di daerah tersebut.

Jika kamu mencari medan laut baru untuk ditaklukkan, jangan lewatkan Pulau Similan .

(klook.com)

Pengunjung ke pulau bahkan bisa melihat kura-kura dan hiu saat snorkeling.

Tidak perlu khawatir karena hiu di sana tidak akan menyerang.

Kamu bahkan dapat menyelam jauh di sekitar area ini asalkan memiliki Sertifikat Penyelam Lanjutan (AOW).

Resmi Daftar Pilpres, Prabowo: Kami Ingin Berkuasa atas Izin Rakyat

0

BDN – Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi mendaftar Pilpres 2019. Prabowo menyampaikan sambutan setelah mendaftar bersama 4 parpol pengusungnya dan satu parpol pendukung.

“KPU memiliki tugas beras, kami mengerti, KPU harus menjaga keadilan, kejujuran, kebersihan daripada pemilu,” ujar Prabowo di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Dia meminta KPU independen dan jujur dalam menjalankan tugas. Prabowo mengingatkan agar tidak ada kecurangan dalam Pilpres 2019.

“Kami hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat Indonesia, kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, kami ingin agar tidak ada yang lapar di Indonesia, tidak boleh ada yang miskin di Indonesia,” ujarnya.

Sandiaga Uno turut mendampingi Prabowo. Selain itu, elite parpol pengusung ikut berdiri di podium. Di antaranya Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto).

Pedagang Bendera Masih Sepi Pembeli

BDN – Memasuki bulan Agustus pedagang pernakpernik hari kemerdekaan mulai bermunculan di sudut-sudut wilayah, khususnya untuk pedagang bendera. Sebagai agenda tahunan, bendera menjadi salah satu benda yang diburu saat memperingati perayaan HUT RI Ke- 73. Namun, penjualan bendera di Kecamatan Parung tergolong masih sepi pembeli. Seperti yang diutarakan penjual bendera, Purnadi (45). Menurutnya, untuk penjualan bendera relatif sepi jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Omset yang didapat saat ini hanya berkisar sebesar Rp50 ribu sampai Rp100 ribu, padahal tahun sebelumnya bisa mencapai Rp300 ribu per hari. “Kalau sekarang sepi, tidak kaya tahun lalu,” katanya. Untuk itu, Purnadi berharap semakin dekat dengan perayaan Hari Kemerdekaan, dagangannya ini bisa laku. Apalagi, selain menjual bendera ia juga menjajakan beragam atribut, mulai dari umbul-umbul hingga pernakpernik merah putih lainnya. “Hari ini baru menjual empat bendera dari pengendara yang melintas. Ya lumayan buat ganjal perut. Mudah-mudahan besok bisa laris lagi,”

Muspika Minta Satgas Pelajar Aktif Cegah Tawuran

BDN – Maraknya aksi tawu­ran antar pelajar belakangan ini yang sering terjadi diwilayah Ka­bupaten Bogor dan Kota Bogor, membuat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cigudeg mengundang Satuan Tugas (Sat­gas) Pelajar Kecamatan Cigudeg menggelar rapat konsolidasi guna mengantisipasi terjadinya tawuran antar pelajar. Camat Ci­gudeg Acep Sajidin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk me­ningkatkan serta mengaktifkan kembali tugas satgas pelajar yang sudah dibentuk sebelumnya.

“Dengan melihat pola waktu dan tempat tawuran pelajar, pihak sekolah harus menegakan tata­tertib sekolah serta memberikan informasi, dan menjalin komu­nikasi dengan orang tua siswa,” katanya. Dia menjelaskan, pi­haknya juga akan terus berkoor­dinasi dengan unsur Muspika yakni Camat, Koramil, Polsek, dan pihak-pihak sekolah lainnya, serta Satgas pelajar guna penang­gulangan tawuran antar pelajar.

Sementara itu, Kapolsek Cigudeg Kompol Asep Supriadi menutur­kan, Muspika secara Intensif akan terus melakukan giat patroli, dengan pola, waktu, serta, tempat untuk antisipasi tawuran. “Untuk memudahkan informasi harus dibuatkan group whatsapp satgas pelajar, sebagai media komuni­kasi,” tuturnya.

Ia menerangkan, pihaknya akan mengagendakan apel bersama antar sekolah, dengan tujuan untuk mengikat tali silaturahmi antara pelajar di Kecamatan Cigudeg. “Dengan digelarnya rapat penanga­nan tawuran pelajar tersebut mudah-mudahan semua pihak bisa bersinergi, sehingga tercip­tanya suasana yang lebih kondu­sip,” terangnya