Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8693

Saat Digerebek Warga Marsutiana Sedang Bersama Laki-laki yang Bukan Suaminya

BDN – Warga menggerebek rumah Marsutiana (37), di Dusun Miren, Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Rabu (8/8/2018) pukul 22.30 WIB.

Di rumahnya warga menemukan laki-laki yang bukan suaminya, Riyanto (43) warga Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat.

“Suaminya (Marsutiana) bekerja di Kalimantan,” ujar seorang warga bernama Nur, Kamis (9/8/2018).

Sebenarnya warga sudah sering melihat Riyanto menginap di rumah Marsutiana.

Warga juga sering memperingatkan Riyanto agar menjaga perilaku.

Apalagi keduanya sama-sama sudah berkeluarga dan mempunyai anak.

Kekesalan warga memuncak karena Riyanto dianggap mengabaikan peringatan warga.

“Lama-lama kan kesal juga, lingkungannya dikotori dengan hal seperti itu,” ucap Nur.

Warga pun menggerebek kedua orang lawan jenis tanpa ikatan ini.

Mereka kemudian diserahkan ke ketua RT setempat.

Hari ini, Kamis (9/8/2018) pagi keduanya dibawa ke Kantor Desa Ngranti.

Dari kantor desa, mereka dibawa ke Mapolsek Boyolangu.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan.

Menurut Kapolsek Boyolangu, AKP Pudji Widodo, keduanya akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).

“UPPA yang berwenang menangani lebih lanjut, karena melibatkan perempuan,” terang Widodo.
(David Yohanes)

Seorang Karyawati Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketika Hendak Berangkat Kerja

BDN – Seorang karyawati bank di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, DST (23), menjadi korban peecehan seksual .

Peristiwa terjadi di pinggir Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (9/8/2018) sekitar 06.34 WIB.

Korban hanya sanggup menjerit histeris saat bagian sensitif tubuhnya disentuh pengendara sepeda motor.

“Saya mau menyeberang menuju halte Transjakarta Green Garden. Saya mau naik bus Transjakarta karena ingin berangkat kerja di kawasan Kebon Sirih. Saat mau menyeberang ke halte, saya lihat ada pengendara motor melaju pelan. Jadi saya nunggu pengendara motor itu lewat dulu,” kata DST kepada Warta Kota, Jumat (9/8/2018).

DST mengatakan, ia curiga terkait laju sepeda motor yang pelan.

Saat pria pengendara motor itu melintas di depannya, tangan kiri pengendara motor tersebut langsung memegang bagian dada kanan DST.

“Dada bagian kanan saya dipegang. Setelapak tangan kiri pengendara motor itu langsung memegang dada kanan dari atas sampai ke bawah. Saya berteriak histeris dan memang suasana di lokasi enggak banyak orang,” katanya.

Menurut korban, keadaan di sekitar lokasi saat kejadian masih sepi.

“Saya mau kejar, tapi enggak bisa. Saya cuman bisa teriak histeris saja, dan setelah kejadian itu saya menghubungi teman saya,” katanya.

Akhirnya, DST diantar temannya ke Polsek Kebon Jeruk untuk melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut.

DST mengatakan, kepolisian berjanji akan menyelidiki dan memburu pelaku pelecehan seksual itu.

“Ia istilahnya dada saya dibegal. Polisi katanya janji akan menyelidiki serius kasus ini,” ujarnya.

Hingga kini korban masih masih syok akibat peristiwa yang dialaminya tersebut.

“Engga masuk kerja mas. Masih teringat ciri-ciri pengendara motor pria itu. Hitam dekil, pakai jaket cokelat, membawa tas ransel, bapak-bapak gitu tampangnya, dan motor bebek. Saya enggak sempat lihat nomor plat kendaraannya,” katanya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan

Koalisi Kerja Rapat dengan Jokowi dan Cawapresnya Malam Ini

0

BDN – Koalisi parpol pendukung Joko Widodo akan menggelar rapat malam ini untuk persiapan pendaftaran Pilpres 2019. Rapat disebut akan dihadiri oleh cawapres.

“Nanti malam Koalisi Indonesia Kerja, kita akan rapat dengan pasangan calon,” ujar Sekjen NasDem Johnny G Plate.

Johnny memastikan rapat akan dihadiri Jokowi dan pasangannya. Namun dia belum mau membeberkan siapa cawapres yang dipilih Jokowi.

“Kalau cawapres memang kita sudah tahu kan. Tapi kalau diumumkan itu diskresi Pak Jokowi. Kalau malam ini mau ya akan diumumkan, kalau tidak ya besok pagi. Tempat nanti akan diinformasikan,” jelasnya.

Jokowi rencananya akan mendaftar ke KPU besok, Jumat (10/8). Pendaftaran akan dimulai dengan konvoi dari Gedung Joang ’45.

“Kita akan mulai dari tempat yang bersejarah. Akan ada konvoi 5 truk dan juga mobil hias,” kata Johnny.

 

Angka Pengangguran di Kota Bogor Alami Penurunan

0

BDN – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor Samson Purba menyatakan, angka pengangguran terbuka di Kota Bogor mengalami penurunan. Menurut dia, penurunan itu berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional (sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) serta Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker).

“Pada 2015 angka pengangguran di Kota Bogor berjumlah 49.942 jiwa (11,08 %). Tahun 2017 turun menjadi 47.438 jiwa (9,57 %),” ungkap Samson di sela Bursa Kerja Expo 2018 di Mall BTM Bogor, Kamis (9/8/2018).

Ia menjelaskan, data pencari kerja yang tercatat di Disnakertrans Kota Bogor sebanyak 3.907 orang dan sebanyak 2.669 orang berhasil ditempatkan. “Dan tahun ini, sampai dengan Juli 2018 data yang tercatat sebanyak 2.545 pencari kerja,” katanya

Penurunan angka pengangguran Kota Bogor pada 2017 menurut Samson Purba dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor yang membaik sebagai kota lintas daerah dan kota penyangga ibu kota negara. “Selain itu ada juga kenaikan jumlah tenaga kerja terutama di sektor jasa kemasyarakatan, sektor perdagangan dan sektor transportasi serta sektor komunikasi. Perdagangan dan jasa kemasyarakatan menjadi sektor penopang banyaknya yang menyerap tenaga kerja di Kota Bogor yang merupakan kota jasa,” jelas Samson.

Para pencari kerja, kata Samson, dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan, produktivitas dan daya saing. “Ke depan diprediksi beberapa sektor yang masih bisa bertahan dan menyerap tenaga kerja adalah sektor jasa dan sektor perdagangan melalui industri kecil dan menengah akan lebih dimaksimalkan,” pungkasnya. (rabas/adit/dea/restu/pri)

Batik Bogor Tembus Pasar Rusia

0

BOGOR DAILY – Batik khas Bogor serta Cianjur menembus pasar Eropa Timur. Keberadaan dua produk lokal hadir melalui rancangan motif batik yang dikombinasikan denga brokat hasil desainer Cut Emma, dalam kemasan  Batik Plung Ngibing. Fasion karya anak bangsa ini hadir di Festival Indonesia-Moscow, yang bertema “Festival Wounderfull Indonesia”, akhir pekan lalu.

Tidak disangka. Batik khas Bogor dan Cianjur, yang sempat diperagakan sejumlah model ini, menyedot perhatian publik Kota Moscow. Selama kegiatan berlangsung, setiap hari tidak kurang dari 1.300 pengunjung silih berganti, singgah untuk mengenal langsung fasion lokal dari Indonesia.

Cut Emma menjelaskan, daya tarik batik Bogor dan Cianjur membawa nuansa tersendiri dalam festival tahunan tersebut, yang juga diikuti seluruh negara di Asia. Sentuhan etnik khas Sunda terasa sangat  kental. Hal itu menjadi magnet tersendiri yang mampu menyita perhatian publik Kota Moskow. Motif batik yang khas serta  bermakna rancang dengan tampilan desain elegan dan sederhana. “Kita senang. Produk lokal dari Indonesi mampu menyedot perhatian pengunjung,” tutur Emma.

Selain Batik, sejumlah produk UKM Bogor lainnya juga ikut serta dipamerkan. Makanan ringan ternyata sangat di minati warga rusia. “Keikut sertaan produk asal Bogor dan Cianjur ini,diusung oleh Rumah Usaha Baraya Eka sastra.” Terang Emma.

(dik)

Pemkot Bogor – BPATP Jalin Kerja Sama

0

BDN – Dalam rangka mempercepat invansi yang dihasilkan Kementerian Pertanian dalam hal ini Balitbang Pertanian, Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menyelenggarakan beberapa kegiatan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian Retno Sri Hartati Mulyandari usai menggelar audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (08/08/2018).

Menurut Retno, Invansi ini perlu  dilakukan agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah implementasi teknologi Berbangtan di wilayah Kota Bogor, tepatnya di pasar Bogor

Di lokasi ini BPATP akan memasukan teknologi vinegar air kelapa atau zat tambahan untuk pengawet alami. Bisa digunakan untuk makanan termasuk tahu, daging dan ayam. Vinegar tidak berbahaya justru ada manfaatnya karena dari air kelapa.

Kegiatan berikutnya yaitu pemanfaatan limbah sayuran. Limbah ini berasal dari limbah pasar Bogor yang digunakan untuk pakan ternak kelinci. Diharapkan Limbah pasar ini bisa dikolaborasikan dengan Dinas Pertanian (Distan)  Kota Bogor dan PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor.

Retno berharap, agenda ini segera bisa diimplementasikan dan selama kegiatan berlangsung akan dikawal oleh para peneliti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian.

“Kerjasama yang lain kita akan coba kembangkan kolaborasi yang intensif pada masyarakat umum,” katanya. (Tria/Met-SZ)

Cawapres Jokowi Sudah Ditentukan di Bogor, Kini Bahas Taktik dan Strategi

0

BDN – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ahmad Basarah mengatakan, partai koalisi sudah menyepakati calon wakil presiden (cawapres) yang akan disandingkan dengan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi Pemilu Presiden 2019 mendatang. Karenanya, Basarah mengatakan, partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo sudah fokus pada pembahasan taktik dan strategi Pemilu. “Sampai dengan tanggal 10 besok, bukan lagi persoalan siapa cawapresnya bagi Pak Jokowi dan partai koalisi. Tapi sudah menyangkut taktik dan strategi dalam kompetisi,” katanya di Universitas Negeri Malang (UM), Rabu (8/8/2018). Terkait pengumuman cawapres untuk Jokowi, Basarah mengatakan tinggal menunggu waktu dan momen yang tepat.

Namun, wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu memastikan bahwa cawapres untuk Jokowi akan diumumkan sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. “Jadi oleh karena itu, kapan, di mana, dan siapa cawapresnya yang akan diumumkan itu menunggu momentum yang paling pas untuk diumumkan. Yang pasti akan diumumkan sebelum tanggal 10 Agustus pukul 00.00,” ungkapnya. Basarah tidak menyebutkan nama cawapres yang sudah disepakati untuk Jokowi. Ia hanya mengatakan bahwa pertemuan para ketua umum partai koalisi di Istana Bogor beberapa waktu lalu sudah menyepakati satu nama untuk Jokowi. “Mengenai siapa namanya, kriterianya bagaimana sudah disepakati dalam pertemuan di Bogor antara ketua umum partai politik dengan Pak Jokowi,” jelasnya. “Yang diberikan wewenang untuk mengumumkan nama cawapresnya adalah Pak Jokowi,” tambahnya.

Basarah juga enggan menyebutkan kriteria cawapres yang sudah disepakati oleh partai koalisi untuk disandingkan dengan Jokowi. “Yang pasti calon wakil presidennya itu adalah warga negara Indonesia. Punya KTP Indonesia, beragama Islam. Usianya sudah cukup umur. Jadi kita tunggu tanggal mainnya,” ungkapnya.

Ditemukan Melingkar Dekat Sungai Seseupan, Ular Piton Buat Lalu Lintas di Ciawi Bogor Macet

0

BDN – Warga di Jalan Raya Ciawi, kawasan Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor dikagetkan munculnya seekor ular yang tak sengaja, Kamis (9/8/2018).

Ular tersebut tak sengaja dilihat oleh seorang tukang ojek bernama Radit (28), di dekat Sungai Seuseupan pinggir Jalan Raya Ciawi sekitar pukul 10.00 WIB.

Dikira hanya ular kecil, kata Radit, saat didekati rupanya ular tersebut adalah ular piton dengan diameter hampir sebesar paha orang dewasa.

“Saya lihat lagi melingkar gitu, lumayan lah gede ular pitonnya, kira-kira segede paha lah, belang-belang kulitnya,” kata Radit

Tak pikir panjang, Radit langsung turun dari Jalan Raya ke dekat sungai untuk langsung mengambil ular dengan panjang sekitar 4 meter tersebut.

Tak diduga, penemuan ular piton itu sontak menarik perhatian para warga dan pengendara untuk melihat hingga menimbulkan antrean kendaraan beberapa ratus meter.

“Gede ularnya, saya aja ngangkatnya sampe capek. Tadi juga sempet jadi rame warga, jalan juga jadi macet,” kata Radit.

Setelah ditangkap, kata Radit, ular tersebut diamankan dan dibawa dengan menggunakan karung oleh salah satu warga Kampung Naringgul Ciasin.

Simpan 50 Gram Sabu, Oknum Petugas Lapas Singkawang Diciduk Polisi

0

BDN – Oknum petugas Lapas Klas 2B Kota Singkawang diciduk aparat kepolisian karena tertangkap tangan memiliki sabu seberat 50 gram.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 07.30 WIB di sebuah rumah kos Jalan Dwi Warna Kota Singkawang.

Saat dikonfirmasi, Kalapas Klas 2B Kota Singkawang, Sambiyono membenarkan bahwa oknum yang ditangkap merupakan petugasnya.

“Benar dik,” jawabnya, Kamis (9/8/2018).

Oknum petugas Lapas atas nama SP sudah diikuti dan dipantau oleh aparat berdasarkan petunjuk tersangka pertama an Man yang tertangkap di Dusun Purun Kabupaten Mempawah.

“Tersangka telah dibawa ke Polda Kalbar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

 

Bikin Film Dokumenter Perubahan Iklim, SMK Wikrama Kota Bogor Dipilih Unesco

BDN – SMK Wikrama Kota Bogor mewakili Indonesia untuk pembuatan film dokumenter sebagai percontohan tentang program perubahan iklim ke tingkat Internasional. SMK Wikrama mengungguli 13 sekolah lainnya yang dipilih oleh Badan Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (Unesco).

Kepala Bidang Pembinaan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin Rusmin Nuryadin memberikan apresiasi kepada SMK Wikrama atas prestasi yang diperoleh. SMK Wikrama merupakan kebanggaan sekolah swasta. Diharapkan prestasi ini akan menular ke sekolah lainnya di Jawa Barat.

“SMK Wikrama sebelumnya menjadi pelopor Adiwiyata sekolah swasta, sekarang mewakili Indonesia di tingkat internasional. Ini motivasi dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain baik negeri maupun swasta,” ujar Dodin saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No.6, Kota Bandung pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Seperti yang dilansir oleh Antara, Ketua Dewan Pembina Yayasan Prawitama (Yayasan yang menaungi SMK Wikrama), Agus Lelana, mengatakan program Association School Project Network (ASPnet) merupakan sekolah jejaring yang dijadikan sekolah-sekolah proyek percontohan untuk pendidikan lingkungan yang berkelanjutan di bawah naungan UNESCO.

Kini, sekolah sedang dalam proses pembuatan film dokumenter. Dalam film dokumenter itu, juga dilakukan wawancara dan pengumpulan data dan informasi, baik dari pelajar, guru dan karyawan, termasuk dari mitra kerja sama SMK Wikrama,

Tim SMK Wikrama didampingi oleh tim UNESCO merekam semua kegiatan terkait program perubaha iklim di SMK Wikrama dan sekolah lainnya dari 12 negara. Kegiatan dilaksanakan kurang lebih dua pekan. Berdasarkan penilaian dan kriteria yang ditetapkan Komite Nasional Indonesia Untuk UNESCO (KNIU), SMK Wikrama kemudian terpilih mewakili Indonesia.