Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8769

Satu Polisi Disandera, Negoisasi dengan Napi Teroris Masih Berlangsung

BOGOR DAILY-Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa sampai pukul 12.00 WIB pada Rabu (9/5/2018) belum bisa mengkonfirmasi terkait kabar yang beredar bahwa ada penyanderaan terhadap petugas kepolisian di dalam Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

Hal itu diungkapkan Iqbal di depan Halte Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Rabu (9/5/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Kita belum bisa sampaikan itu. Gimana kita mau sampaikan itu karena sekarang masih dalam proses negosiasi,” kata Iqbal.

Ia mengatakan bahwa negosiasi antara pihak kepolisian dengan napi teroris di dalam Mako Brimob Kelapa Dua Depok sampai saat ini sekitar pukul 12.00 WIB masih berjalan dan situasi dapat dikendalikan.

Ia juga meminta agar masyarakat mendoakan petugas kepolisian yang tengah menangani masalah tersebut.

“Doakan saja, kita minta doa sama temen-temen semua, kepada masyarakat seluruhnya agar kami dapat segera menyelesaikan masalah ini,” kata Iqbal.

ISIS Klaim Dalangi Kerusuhan di Mako Brimob

Negara Islam, Iraq dan Suriah (ISIS) mengklaim sebagai dalang di balik kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) malam. Hal itu dilaporkan dalam situs kelompok intelijen SITE, pada Selasa (8/5/2018).

Dalam kanal Jihadist News, disebutkan laporan itu berdasarkan kantor berita ISIS “Amaq News Agency.” Pernyataan ISIS terserbut dalam bahasa arab yang ditayangkan SITE di laman ent.siteintelgroup.com.

“Kantor berita ISIS, Amaq News Agency melaporkan bahwa pejuang telah terlibat dalam bentrokan dengan polisi anti-terorisme Indonesia di dalam penjara di Jakarta.” Demikian kutipan dalam laman SITE.

Diberitakan insiden bentrokan aparat kepolisian dengan narapidana terjadi di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (8/5/2018) malam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan kerusuhan terjadi di penjara, setelah para narapidana melaksanakan ibadah shalat Maghrib.

Dia menduga kerusuhan berawal dari seorang tahanan yang menanyakan soal makanan yang dikirim dari pihak keluarga napi.

“Selesai shalat Maghrib, napi menanyakan titipan makanan dari keluarga. Salah satu dari anggota Tahti menyampaikan titipan makanan dipegang anggota lain,” ujar Argo, kepada wartawan, Rabu (9/5/2018).

Merasa tidak terima terhadap perlakuan petugas, tahanan itu mengajak rekan-rekan yang lain membuat kerusuhan di penjara. Kerusuhan itu terjadi di blok B dan C Rutan Mako Brimob.

Menurut dia, tahanan sempat membobol pintu dan dinding sel tahanan, kemudian situasi tidak terkontrol. Sehingga, akhirnya tahanan menyebar ke luar sel.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan, kerusuhan itu meluas ke ruang penyidik. Akibat kerusuhan itu, kata Argo, sejumlah polisi yang sedang memeriksa tersangka kasus pidana menjadi sasaran amukan.

“(Kerusuhan,-red) mengarah ke ruangan penyidik dan (para napi,-red) memukul beberapa anggota Penyidik yang sedang BAP tersangka baru,” kata dia.

Setelah insiden itu, dia menambahkan, aparat kepolisian segera meningkatkan pengamanan di rutan Mako Brimob. Sejumlah polisi bersenjata lengkap dikerahkan melakukan pengamanan.

Lokasi pintu masuk di area Mako Brimob disterilkan hingga 50 meter. Akses jalan menuju Mako Brimob, tepatnya di Jalan Komjen M Yasin juga ditutup sementara bagi kendaraan roda dua dan roda empat

 

Mantan Sopir Nekat Culik Anak Majikan di Bogor

BOGOR DAILY-Seorang mantan sopir pribadi di Bogor, dibekuk karena menculik anak mantan majikannya. Pelaku berinisial F dan S juga sempat mengancam akan membunuh korban yaitu RN (7) dan meminta tebusan Rp 200 juta.

Kedua pelaku ditangkap polisi di parkiran gerai ATM Jalan Djuanda, Kota Bogor, Selasa (8/5/2018) sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan dilakukan setelah pelaku dipancing polisi dan orang tua korban yang berpura-pura hendak membayar uang tebusan.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Didik Purwanto mengungkapkan, peristiwa itu berawal dari adanya laporan dari kedua orang tua korban pada Selasa sore, bahwa anak laki-lakinya diculik saat hendak pulang ke rumah usai bersekolah.

Dari keterangan Ateng (55), sopir mobil jemputan tiba-tiba dihentikan oleh pelaku yang mengendarai mobil Honda Mobilio B 1665 KRY, sekitar pukul 13.30 WIB. “Saat itu pelaku F mengaku kepada Ateng disuruh ayah korban untuk menjemput RN karena ingin memberikan kejutan ulang tahun kepada korban di Mal Botani Square,” kata Didik, Rabu (9/5/2018).

Karena antara pelaku dengan korban sudah saling kenal, sehingga pelaku tidak kesulitan membawa kabur korban.”F itu mantan sopir ayahnya, jadi mereka sudah saling kenal, jadi korban mau ikut pelaku,” jelas Didik.

Kedua orangtua korban mengetahui anaknya diculik setelah pelaku mengirimkan pesan singkat meminta uang tebusan disertai ancaman. “SMS dikirim tersangka, yang niatnya minta uang tebusan. Karena khawatir, orangtuanya lapor polisi,” kata Didik.

Polisi dan orangtuanya kemudian berpura-pura hendak membayar uang tebusan dan memancing pelaku untuk datang ke gerai ATM di Jalan Juanda.

“Kami arahkan ke salah satu ATM di Jalan Djuanda seolah akan mentransfer. Disitulah kedua pelaku kami tangkap,” terang Didik.

Berusaha Kabur

Namun saat ditangkap, kedua pelaku berusaha kabur sehingga polisi terpaksa menembak kaki kedua pelaku. Saat ini, pelaku berada dalam sel tahanan Mapolresta Bogor Kota.

Sementara untuk kondisi korban tidak menemukan adanya kekerasan fisik. Namun mengalami trauma psikis.

“Sudah diperiksa oleh Unit PPA, kondisi korban terlihat masih tertekan. Nanti kita berikan bimbingan konseling untuk memulihkan kondisi psikisnya,” kata dia.

Menurut Didik, F tega menculik anak mantan majikannya itu karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dia dipecat belum lama ini oleh majikannya karena jarang masuk bekerja sebagai sopir pribadi. Ayah korban diketahui sebagai pengusaha sedangkan ibunya pegawai negeri sipil (PNS). sementara pelaku S diajak oleh F untuk memuluskan aksi penculikan tersebut.

“Otak pelakunya F. S yang SMS kepada ibu korban,” kata dia.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal 328 KUHP tentang penculikan anak dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

sumber: Liputan6.com

6 Jasad Korban Rusuh Brimob Masih Diautopsi

BOGOR DAILY-Enam jenazah korban kerusuhan Mako Brimob masih diidentifikasi. Rumah Sakit Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur membenarkan telah menerima enam jenazah sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (9/5).

“Iya betul (enam jenazah dari Mako Brimob),” kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo.

Edy mengatakan saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi keenam jenazah tersebut. Dia belum bisa memastikan kapan prose identifikasi enam jenazah ini selesai dilakukan. Menurut dia, yang baru dilakukan proses autopsi.

“Masih proses identifikasi. Kalau autopsinya iya, identifikasinya belum,” tuturnya.

Kepolisian mengonfirmasi ada enam orang meninggal pada insinden kericuhan di Markas Komando Brimob, Depok, Selasa (8/5). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri M Iqbal menyebut lima orang aparat kepolisian meninggal dan satu orang lainnya adalah tahanan yang melawan petugas.

Heboh! Napi Teroris Rebut Senjata di Mako Brimob

BOGOR DAILY-Rumah tahanan (rutan) khusus narapidana (napi) teroris yang ada di Mako Brimob  Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dikabarkan rusuh. Pelakunya adalah terpidana teroris yang merampas senjata petugas.

Atas adanya informasi ini, Divisi Humas Polri langsung berencana menggelar konferensi pers di lokasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, kini Karopenmas Brigjen Mohammad Iqbal tengah menuju lokasi. “Pak Karopenmas segera menggelar konferensi pers, saya lagi di Surabaya,” kata Setyo, Selasa (8/5) malam.

Sementara Iqbal membenarkan adanya insiden itu. “Ya betul ada insiden dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan kepolisian setempat,” kata dia.

Sementara dari informasi beredar, narapidana teroris merampas senjata api dan berulah di dalam tahanan. Bahkan sejumlah petugas terluka dalam insiden itu

Pemberitahuan PDAM Tirta Pakuan

PEMBERITAHUAN
Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati,
Sehubungan adanya pengerjaan perbaikan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) oleh PT PLN (Persero) pada hari Senin tanggal 7 Mei 2018 pukul 10.00 s.d 15.00 WIB, yang berpotensi mengganggu kinerja pompa Reservoir Nagrog, sehingga berdampak pada gangguan pengaliran di wilayah sebagai berikut:
– Pamoyanan dsk,
– Palasari dsk,
– Rangga Mekar dsk.
Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila para pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR di nomor (0251) 8324111 dan Whatsapp 08111182123.
Demikian disampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Bogor, 5 Mei 2018
a.n DIREKTUR UTAMA
PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Ttd
RINDA LILIANTI

Kegiatan Rutin KYD Polresta Bogor

Kota Bogor – polresta bogor kota melaksanakan kegiatan rutin KYD ( Keamanan Yang Ditingkatkan ) pada minggu malam ( 6/5/18 ), kegiatan yang melibatkan puluhan anggota kepolisian yang terdiri dari sat lantas, sat reskrim, sat narkoba polresta bogor kota juga ikut bergabung dari pihak TNI dan satpol pp kota Bogor, kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi yaitu patroli skala besar yang dilakukan oleh gabungan dari anggota kepolisian polresta bogor kota serta TNI, dan sesi duanya satlantas polresta bogor kota melakukan kegiatan penertiban surat surat kendaraan di jalan raya tajur kota bogor.
Dalam kegiatan penertiban kendaraan roda dua dan roda empat di jalan raya pajajaran, kota bogor, salah satu pengendara roda dua yang diduga tidak dilengkapi surat surat kendaraan berusaha untuk kabur dari pemeriksaan anggota kepolisian dengan menggas kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga hampir menabrak anggota kepolisian yang sedang bertugas, karena pengendara tidak dapat menyeimbangkan kendaraan, akhirnya pengendara tersebut terjungkal mencium aspal setelah dihentikan paksa oleh wakapolresta bogor kota AKBP rantau isnur eka, dan kapolresta bogor kota Kombes pol Ulung Sampurna Jaya yang ikut terjun langsung dalam kegiatan razia kendaraan tersebut.
Dan setelah diperiksa pengendara ini kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit yang disimpan di balik pakaiannya, guna menggali keterangan maksud dan tujuan pelaku membawa senjata tajam, pihak kepolisian polresta bogor kota langsung mengamankan pelaku ke kantor satreskrim polresta bogor kota.
Menurut kasat reskrim polresta bogor kota kompol didik purwanto, “pelaku sempat di berhentikan pada barisan pertama pemeriksaan namun, pengendara yang belum diketahui identitasnya tersebut malah tancap gas hingga pada barisan kedua, karena merasa curiga akhirnya pada barisan ketiga pemeriksaan, wakapolresta beserta anggota lainnya terpaksa memberhentikan pelaku secara paksa”

Konflik Anak Opick Versus Yulia Mochamad Meruncing

BOGOR DAILY-Sejak nama Yulia Mochamad disebut-sebut sebagai istri ketiga Opick, Ghaniya Salma, sudah menunjukkan sikap kurang suka. Dia juga beberapa kali seakan menyindir Yulia Mochamad lewat Instagram.

Dan kini, konflik keduanya semakin memanas. Setelah menyindir soal editan foto dan puisi Yulia Mochamad untuk Opick, kini Ghaniya kembali membuat Instagram heboh.

Ghaniya memposting screen shot percakapannya dengan Yulia Mochamad melalui direct message (DM) Instagram. Tidak jelas siapa yang memulai percakapan itu. Namun dari screen shot yang beredar, sepertinya DM pertama kali dikirim oleh Yulia Mochamad.

“Tapi kamu udah cari masalah sama kakak terus gan. Bisa gak sih kamu itu diem aja. Kamu mau saya jauh sama ayah kamu. Ok. Kalau buat kamu bahagia. Tapi kita lihat keterpurukan ayahmu kita mulai dari sekarang,” tulis Yulia.

“Kebahagiaan ayahmu saat ini ada di kakak. Tapi kalo kamu mau buat ayahmu sakit ok kakak akan lakuin,” lanjut Yulia.

Ghaniya pun tak tinggal diam. Dia langsung membalas DM Yulia tersebut dengan poin-poin rapi. Dan tak berhenti di situ, Ghaniya pun menjadikan screen shot percakapan itu sebagai Insta Story.

Melihat percakapannya diposting, Yulia pun meradang. Dia pun memposting kalimat yang menyindir Ghaniya di Insta Story. Dan Ghaniya pun kembali menyindir ibu dua anak yang sedang dekat dengan ayahnya itu.

Rengginang Jadi Camilan untuk PM China di Istana Bogor

BOGOR DAILY-Acara santap siang sempat dilakukan dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan PM China Li Keqiang. Li dijamu soto hingga rengginang.

“Soto, ada kerupuk yang dari nasi itu, rengginang. Ada peyek,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi seusai pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/5/2018).

Menurut Budi, Li dan delegasi dari China menikmati jamuan tersebut. Mereka menghabiskan makanan yang disajikan. “Habis semua,” kata Budi.

Sedangkan untuk hidangan penutup, ada kudapan semacam dodol yang disiapkan. “Kayak dodol tapi cokelat bulat-bulat,” jelas Budi.

Pertemuan Jokowi dengan Li membahas dua permasalahan utama. Pertama tentang perdagangan dan ekspor, yang kedua tentang upaya perdamaian bangsa Palestina.

Marquez Puncaki GP

BOGORDAILYMarc Marquez merebut puncak klasemen MotoGP dengan menjuarai Grand Prix Spanyol nyaris tanpa perlawanan, setelah dua pebalap Ducati di belakangnya jatuh akibat tabrakan yang dipicu sesama penunggang Repsol Honda, Dani Pedrosa, Minggu (6/5).

Dia mengukir waktu 41 menit 39,678 detik. Kemenangan itu jadi kedua beruntun bagi Marquez setelah dua pekan lalu juga jadi kampiun pada MotoGP AS. Alhasil, Marquez berhasil naik ke puncak klasemen sementara.

Posisi kedua ditempati pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco. Pebalap yang musim depan memperkuat KTM tersebut berhasil mengungguli rider Suzuki, Andrea Iannone. Adapun Valentino Rossi menghuni urutan kelima, di belakang Danilo Petrucci. 

Balapan tersebut sempat diwarnai crash beruntun yang membuat dua pebalap Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, gagal finis. Ketiganya mengalami crash delapan lap sebelum bubaran.  

Saat peristiwa itu terjadi, Lorenzo sedang menempati posisi kedua, sedangkan Predrosa di urutan ketiga, serta Dovi di posisi keempat. 

Insiden bermula ketika Pedrosa hendak menyalip Lorenzo di Tikungan enam. Namun, keduanya kemudian bersenggolan. Setelah itu, motor Lorenzo menghantam Dovizioso. Ketiganya terlempar keluar lintasan dan gagal melanjutkan balapan. 

Saat insiden itu terjadi, Marc Marquez sedang memimpin balapan. Alhasil, pebalap Spanyol itu kian melaju sendirian di depan hingga garis finis. 

Jalannya Balapan 

Cal Crutchlow yang menempati pole, gagal melakukan start dengan mulus. Dia langsung melorot ke urutan keempat selepas start. 

Sebaliknya, Jorge Lorenzo yang menempati start keempat berhasil menyodok ke urutan terdepan, dibuntuti Dani Pedrosa dan Johann Zarco. Marc Marquez di posisi kelima, sedangkan Rossi naik satu urutan ke posisi kesembilan. 

Pada lap ketiga, Lorenzo sempat melebar tapi tetap berhasil mengamankan posisinya sebagai pemimpin balapan. Tak lama berselang, Marquez berhasil menyalip Pedrosa dan Zarco hingga menempati urutan kedua. 

Pada lap ketujuh, pebalap Suzuki, Alex Rins, terpaksa menyudahi balapan lebih awal. Motornya terlempar keluar dari lintasan setelah tergelincir. Adapun tiga posisi terdepan masih ditempati Lorenzo, Marquez dan Pedrosa. 

Lorenzo gagal mempertahankan posisinya terlalu lama. Pada lap kesembilan, Marquez berhasil mengambil alih status pemimpin balapan saat di tikungan. Lorenzo melorot ke posisi kedua, dikuntit Pedrosa. Tak berapa lama berselang, Andrea Dovizioso menyalip Pedrosa untuk menempati posisi ketiga. 

Hingga sepuluh lap terakhir, tak ada perubahan berarti di posisi sepuluh besar. Tiga urutan terdepan juga masih dikuasai Marquez, Lorenzo dan Dovi. Namun, insiden terjadi pada delapan lap sebelum balapan bubar, hingga menyebabkan Lorenzo, Pedrosa dan Dovi gagal finis.

Pengumuman! Cuti Bersama Lebaran Tetap Seminggu

BOGOR DAILY- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memastikan cuti bersama Lebaran 2018 tetap 7 hari sebagaimana SKB 3 Menteri yang dilansir 18 April 2018. Sehingga bila kita hitung, total libur Lebaran 2018 menjadi 11 hari, yang terdiri dari 7 cuti bersama, 2 tanggal merah Idul Fitri, dan 2 libur hari Minggu.

Penjelasan Puan menegaskan simpang siur informasi yang belakangan muncul soal waktu libur Lebaran 2018, utamanya bagi PNS.
Puan memberikan penjelasan bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Kesehatan Nila F Moelek, Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Asman Abnur.

“SKB tiga menteri telah ditetapkan pada 18 April dan tetap berlaku dengan ketentuan yang kami cermati. Hari ini penjelasan secara teknis karena pihak swasta, sosial, dan ekonomi kami cermati dari diskusi bersama,” kata Puan di Kantor Menko PMK l, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/5)
Menurut Puan, keputusan itu diambil, setelah pemerintah mempertimbangkan dunia usaha dapat beroperasi dan mendapatkan dukungan pelayanan dari berbagai sektor yang ada.

Sehingga Puan memastikan pelayanan kepada publik tetap berjalan demi kepentingan masyarakat secara luas.”Pemerintah memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, SKB 3 Menteri telah ditandatangi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (18/4). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menjadi saksi penandatanganan tersebut.

Bedasarkan SKB itu, cuti bersama 2018 ditambah 3 hari pada tanggal 11, 12, dan 20 Juni. Sedangkan tanggal 10 Juni adalah hari Minggu yang merupakan hari libur biasa. Tanggal 17 Juni juga merupakan hari Minggu. Sehingga apabila diakumulasi libur Lebaran menjadi 11 hari dengan rincian 7 hari cuti bersama, 2 hari libur nasional, dan dua hari libur Minggu.

Setelah membacakan siaran pers tentang penjelasan soal cuti bersama Idul Fitri 2018, Puan dan para menteri meninggalkan ruangan. Tidak ada sesi tanya jawab.

sumber: Kumparan.com