Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8778

Pingin Ganti Ponsel? Cek Harga Redmi Note 5 di Sini

0

BOGOR DAILY- Xiaomi resmi membawa Redmi Note 5 ke pasar gadget Indonesia. Sebelumnya, ponsel tersebut sempat diperkenalkan lebih dulu di India. Vendor asal Tiongkok ini menyematkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Sang empunya ponsel ini diklaim akan merasakan pengalaman fotografi yang mumpuni dari kamera Redmi Note 5, karena AI ini ditempatkan di dua titik, yakni di kamera depan dan kamera belakang.

Pengalaman fotografi yang dimaksud, mulai dari menjernihkan area untuk foreground dan background sehingga menghasilkan foto bokeh lebih maksimal. Kemudian, adanya AI juga diklaim menghasilkan foto yang lebih tajam, halus, sampai untuk face unlock atau membuka layar.

“Kali ini kami ingin hadir yang lebih memanjakan pengguna untuk memberikan pengalaman lebih di bidang fotografi,” ujar Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Dual camera yang berada di punggung ponsel ini punya lensa 12 megapixel dan 5 megapixel dengan diafragma 1,4 micron pixel. Sedangkan kamera depan 13 megapixel yang didukung LED selfie-light dan beautify 4.0.

Spesifikasi lainnya, Redmi Note 5 ini datang mengusung lebar layar 5,99 inch dengan rasio 18:9 serta resolusi 2160 x 1080 FHD+. Tak hanya mengandalkan kemampuan AI di kamera saja, Xiaomi juga turut memperhatikan kekuatan dapur pacunya, di mana kali ini pada Redmi Note 5 disokong oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 636.

“Ini adalah smartphone pertama yang telah mendukung Snapdragon 636 di Indonesia,” klaim Shi

Redmi Note 5 memiliki slot SIM card hybrid yang dapat dimanfaatkan untuk satu slot SIM card utama dan satu slot lagi untuk SIM card atau SD card. Bahkan, smartphone ini mampu menjalankan dual 4G secara bersamaan.

Redmi Note 5 disokong baterai kemampuan lumayan besar, yakni 4.000 mAh yang katanya bisa digunakan selama dua hari yang dipakai secara normal. Xiaomi memberikan dua varian harga, RAM 3 GB dan memori internal 32 GB dibanderol Rp 2,499 juta, sedangkan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB dihargai Rp 2,999 juta. Kedua versi ini hadir dalam tiga warna, black, blue, dan gold.

Mahasiswa Informatika di Bogor Dituntut Mati, Ini Kasusnya…

BOGOR DAILY-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menuntut hukuman mati terhadap mahasiswa jurusan informatika asal Bogor, Muhamad Rival Hidayat, karena terbukti menyimpan ganja sebanyak 1,75 kwintal.

Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Nurhidayat menjelaskan, Rival dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang – undang RI nomor 35/2009 tentang Narkotika.

“Semua sudah terbukti dalam persidangan,” ujar Nurhidayat usai sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung jalan LLRE Martadinata Kota Bandung Jawa Barat, Selasa 17 April 2018.

Nurhidayat menjelaskan, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa terbukti bertindak dengan dibantu oleh temannya DF, MI, IH dan perempuan berinisial A dalam mengedarkan barang tersebut. “Mereka telah menjual, menjadi perantara jual beli narkotika yang beratnya 1,75 kuintal,” katanya.

Nurhidayat menuturkan, kepemilikan ganja tersebut terungkap berawal saat dua anggota polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar mendapat informasi dari masyarakat mengenai peredaran ganja.

Berbekal informasi tersebut, anggota unit Reserse Narkoba Polda Jabar langsung melakukan penyelidikan dan penggeledahan. Selain terdakwa, penggeledahan juga dilakukan terhadap saksi-saksi lainnya di Lapas Klas II A Pondok Rajeg, Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Diketahui ada tempat penyimpanan di kawasan Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor.

Dalam penggeledahan itu ditemukan barang bukti berupa 5 paket dus besar dibungkus karung warna putih berisi 201 bata yang berisi narkotika jenis ganja seberat 175 kilogram lebih. Terdakwa beserta temannya ditangkap dan barang bukti ganja tersebut disita.

Libur Lebaran Resmi Jadi 10 Hari, Setuju Enggak?

BOGOR DAILY-Pemerintah telah resmi menambah tiga hari dalam cuti bersama hari raya Lebaran 2018. Perubahan cuti bersama libur lebaran dalam bentuk Surat Ketentuan Bersama (SKB) itu telah ditandatangani hari ini, Rabu, 18 April 2018. Tiga menteri yang ikut meneken surat itu adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Meski begitu, tak sedikit netizen justru mengeluhkan penambahan cuti bersama tersebut lewat cuitan di media sosial Twitter. Salah satunya adalah akun @JessicaaaaNg yang mencuit, “Jatah cuti 12 hari, cuti bersama liburan 7 hari, sisa 5 hari. Kasihan buat karyawan bukan muslim yang mau pulang kampung merayakan hari raya. Belum lagi ada keperluan keluarga lain.”

Lalu ada lagi Dwi Indrasari, melalui akunnya @wie_cantik, yang mengeluhkan adanya penambahan libur lebaran karena sudah terlanjur memesan tiket mudik. “H-90 dah harus booking tiket kereta lebaran, trus sekarang dengan enaknya cuti bersama ditambah. Bapak2 sekalian pernah ga sih mikirin gimana rasanya nasib kita yang mudik jauh dari Jakarta, yag susah payah booking tiket kereta api,” tulis dia.

Warganet lainnya, Maryke Margaretha lewat akun Twitternya, @odiliamaryke, juga mengeluhkan cuti lebaran yang dianggap akan memotong jatah cuti tahunannya. “Cuti bersama lebaran jadi 7 hari. Mohon maaf nih, bukan kagak doyan liburan, tapi buat karyawan yang cuti bersamanya dipotong ke cuti tahunan, itu 7 dari 12 hari lho dipotongnya. Yg bener ajah, apa kabar yang butuh cuti di lain waktu, ini kebijakan apa banget sih,” tulis Maryke.

Dalam SKB Tiga Menteri yang ditetapkan tanggal 22 September 2017 lalu, cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada tanggal 13, 14, 18, dan 19 Juni 2018. Melalui SKB Tiga Menteri yang baru, nomor 223/2018, nomor 46/2018, dan nomor 13/2018, libur lebaran ditambah dua hari sebelumnya, yaitu tanggal 11 dan 12 Juni 2018, serta satu hari sesudahnya, pada tanggal 20 Juni 2018.

Pemerintah beralasan, perubahan itu dilakukan dalam rangka upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas pada libur Lebaran 2018 ini. Sehingga, dengan keputusan baru, diharapkan arus lalu lintas sebelum dan setelah mudik lebaran dapat terurai.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan rencana tambahan cuti bersama lebaran untuk pegawai negeri sipil (PNS) tidak akan memotong jatah cuti tahunannya. “Kami sedang hitung manfaatnya. Tentu tidak akan mengurangi hak cuti pegawai,” ujar Asman usai menghadiri acara di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin, 9 April 2018.

Keputusan SKB yang di antaranya mengatur cuti bersama untuk libur lebaran ini berlaku untuk TNI, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), pegawai swasta, dan BUMN. Sementara cuti bersama bagi pegawai negeri sipil (PNS) akan diatur lebih lanjut melalui Keputusan Presiden. Jika ditotal, secara keseluruhan hari libur nasional dan cuti bersama 2018 berjumlah 24 hari.

ADV : PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA

“RELAKAH KELUARGA KITA HIDUP SEHAT?”

Oleh :

Armein Sjuhary Rowi,MKM

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional

Dinas Kesehatan Kota Bogor

Kesehatan saat ini bukan lagi menjadi suatu pelengkap, tetapi menjadi kebutuhan primer. Bahkan kesehatan yang diharapkan adalah kesehatan paripurna sehingga menjadikan seseorang produktif dan bernilai ekonomis. Dengan demikian kesehatan merupakan harta yang paling berharga dan benilai sebagai investasi.

Komunitas terkecil dari masyarakat adalah keluarga sehingga intervensi kesehatan harus dimulai dari keluarga. Pertanyaan yang paling mudah adalah : bagaimana menjadikan keluarga itu sehat? Walaupun keluarga sehat selalu digadang-gadang dapat  terwujud, tetapi sampai detik ini belum ada keluarga yang berani menyatakan bahwa kesehatan paripurna sudah dimiliki. Hal ini bukan berarti keluarga sehat itu sulit dicapai, tetapi kemauan untuk hidup sehat belum benar-benar dimiliki oleh keluarga tersebut. Terdapat pola pikir bahwa untuk mencapai keluarga sehat itu mahal, begitu pula wawasan dan pengetahuan mengenai hidup sehat masih rendah. Malah yang sangat disayangkan kesehatan itu masih dianggap sesuatu yang tidak mendesak. Sehingga jangan heran jika ada keluarga yang kesehatannya sudah terganggu tapi masih tenang-tenang saja dan ketika sudah menjadi berat, baru mau memperbaiki kesehatannya. Padahal gangguan kesehatan sedikit saja harusnya segera diperbaiki agar tidak semakin bertambah parah.

Mewujudkan keluarga yang sehat tidak hanya sekedar mematuhi aturan-aturan untuk mencapai keluarga sehat, tetapi prakteknya sendiri yang harus dilaksanakan. Lewat program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, maka perwujudan keluarga sehat digiatkan dengan strategi melalui keluarga sendiri dan melalui petugas kesehatan. Dari keluarga sendiri diharapkan terbinanya suatu pengetahuan dan kesadaran untuk mencapai hidup sehat. Bahkan sangat diharapkan menjadi suatu kebiasaan dan kebutuhan sehingga tidak perlu dihimbau apalagi dipaksakan. Pendekatan keluarga menjadi suatu metode yang diharapkan cukup efektif, dengan tujuannya untuk mengintegrasikan program, meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif, mendukung pencapaian standar pelayanan minimal, mendukung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional dan mendukung program Indonesia sehat.

Program Indonesia sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 39 tahun 2016 dengan uraian bahwa Program Indonesia Sehat dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Pendekatan Keluarga. Yang dimaksud dengan Pendekatan Keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga, mengintegrasikan upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambungan, dengan target / focus keluarga, berdasarkan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga.

Program Indonesia sehat dengan Pendekatan Keluarga memiliki konsep pencapaian kesehatan melalui keluarga dengan penetapan indikator-indikator yang harus dicapai. Ada dua belas indikator yang telah ditetapkan, yaitu :

  1. Keluarga mengikuti Keluarga Berencana (KB)
  2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
  3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
  4. Bayi diberi ASI ekslusif selama 6 bulan
  5. Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita tiap bulan
  6. Penderita TB paru berobat sesuai standar
  7. Penderita hipertensi berobat teratur
  8. Gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan
  9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok
  10. Keluarga mempunyai akses terhadap air bersih
  11. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat
  12. Sekeluarga menjadi anggota JKN

Strategi pendekatan keluarga untuk mencapai keluarga sehat sebagai berikut sasaran utama adalah keluarga, mengutamakan promotif dan preventif (disertai penguatan UKBM= Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat), melaksanakan kunjungan rumah (outreach dan total coverage), melalui pendekatan siklus kehidupan, prioritas pendanaan adalah pemenuhan kegiatan promotif preventif pada pendekatan keluarga baru kegiatan kuratif.

Rencana program PIS-PK di Kota Bogor dimulai tahun 2016 dengan pelatihan 4 (empat) Puskesmas percontohan di Tingkat Provinsi Jawa Barat yaitu Puskesmas Bogor Timur, Tanah Sareal, Pasirmulya dan Bogor Selatan, dengan tenaga kesehatan yang dilatih yaitu dokter, petugas promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi, bidan dani  implementasinya dilaksanakan Tahun 2017. Selanjutnya Tahun 2018, semua Puskesmas harus melaksanakan PIS-PK, berarti 21 Puskesmas lainnya secara serentak akan mengikuti serangkaian pelatihan, simulasi dan implementasi PIS-PK di wilayah masing-masing.

Dengan melaksanakan dua belas indikator ini, diharapkan tujuan untuk mencapai keluarga sehat dapat tercapai. Modal pencapaian ini adalah komitmen. Oleh karena itu komitmen untuk mewujudkan keluarga sehat harus dimiliki oleh semua unsur terkait, mulai dari pemangku kebijakannya, hingga ke sasaran terakhir yaitu keluarga sendiri. Apabila kita memang bertekad untuk menjadikan keluarga kita sehat maka perlu segera bertindak, jangan berhenti pada perencanaan saja, apalagi hanya sekedar usulan-usulan yang tidak jelas tanpa ada aksinya. Akhirnya semua kembali kepada diri kita masing-masing dengan pertanyaan : Relakah keluarga kita hidup sehat?

Oleh :

Armein Sjuhary Rowi,MKM

KepalaSeksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional

Dinas Kesehatan Kota Bogor

Mariah Carey Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

0

BOGOR DAILY- Diva Mariah Carey dituduh melakukan pelecehan seksual oleh mantan manajernya, Stella Stolper. Surat gugatan sudah dilayangkan dan akan segera sampai pada Carey.

Stolper menuding pelantun We Belong Together itu kerap menyanyi tanpa busana di hadapannya. Bukan hanya itu, menurut dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, Stolper juga mengklaim bahwa Carey jarang mengenakan pakaian saat berada di dekatnya.

Penyanyi 48 tahun itu juga disebut kerap melakukan tindakan seksual di hadapan Stolper. Namun, ia tidak menyebut detail soal tindakan itu.

Lebih lanjut, Stolper menuding Carey punya masalah dalam penyalahgunaan zat atau obat-obatan terlarang dan gagal mengatasi gangguan bipolarnya. Stolper pun menyebut Carey melanggar Undang-Undang Hak Sipil AS dan UU Ketenagakerjaan dan Perumahan yang Adil.

Ia juga disebut melanggar kontrak. Menurutnya, penyanyi asal Amerika itu berutang uang sejak Stolper dipecat sebelum kontrak tiga tahun mereka berakhir secara resmi.

Melalui perwakilannya, Carey membantah segala tuduhan itu.

“Jika klaim yang asal dan tidak berdasar ini diajukan, kami akan membuat pembelaan dengan penuh semangat dan berhasil,” kata perwakilan Carey, seperti dikutip dari Ace Showbiz.

Seorang sumber yang mengaku dekat dengan Carey juga mengatakan kepada Hollywood Lifebahwa sang pelantun Hero tidak pernah melakukan hal seperti yang ditudukan Stolper.

“Sebaliknya, Mariah justru tidak pernah telanjang dan selalu memakai piyamanya, selalu.”

Sumber itu melanjutkan, “Tuduhan Stella tidak benar. Kenyataan bahwa Stella menuntutnya dan mencari lebih banyak uang adalah menyedihkan. Stella dan Mariah dulunya adalah teman baik dan benar-benar dekat, jadi menyedihkan bahwa mereka berakhir seperti ini.”

Gugatan itu muncul tak lama setelah Carey mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis menderita gangguan bipolar pada 2001. Carey merasa, itu adalah masa-masa tersulitnya.

Ia pun berusaha mencari pengobatan untuk mengatasi gangguan bipolarnya.

“Saya hidup dalam penolakan dan isolasi dan dalam ketakutan yang konstan seseorang akan mengekspos saya,” kata Carey. “Itu merupakan beban yang amat berat dan saya tidak dapat melakukannya lagi. Saya mencari dan menerima perawatan, saya menempatkan orang-orang positif di sekitar saya dan saya kembali melakukan hal yang saya suka,” lanjutnya.

Hal-hal itu termasuk menulis lagu dan membuat musik

Di tengah gangguan bipolar itu, Mariah Carey tetap tur dunia. Salah satunya ia akan menyambangi Candi Borobudur, Indonesia pada 6 November mendatang. Tiket prajual mulai dibuka esok, 18 April dengan harga termurah Rp1 juta dan diskon hingga 20 persen.

Sebelumnya, Carey juga pernah dituding melakukan pelecehan seksual terhadap pengawalnya.

sumber: cnn.com

Suporter Persikabo Bentrok di Tol Cikampek

BOGOR DAILY-Suporter Persikabo bentrok dengan sejumlah anak muda di Tol Cikampek KM 42 yang mengarah ke Jakarta. Akibat bentrokan tersebut seorang warga terluka.

“Telah terjadi tawuran suporter sepak bola di jalan tol KM 42 arah Jakarta (bawah jembatan Baregbeg, Desa Wanasari Jambar). Waktu Kejadian, Minggu tanggal 15 April 2018 sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kapolres Karawang AKBP Hendy Kurniawan.

Bentrokan terjadi bermula saat bus yang ditumpangi rombongan suporter Persikabo dilempari batu oleh sejumlah anak muda saat melintas di tol. Karena tak terima, para suporter turun dari bus dan berlari mengejar sekelompok pemuda yang melempari batu.

Namun nahas, seorang warga berinisial FC yang mencoba melarang para suporter malah menjadi sasaran. FC dikeroyok oleh para suporter hingga mengalami luka di bagian belakang kepala dan kening.

“Saat rombongan suporter sepakbola Persikabo akan pulang dengan melewati jalan tol KM 42 arah Jakarta mobilnya dilempar dengan menggunakan batu bata oleh sekelompok anak muda, sekira 20 sepeda motor. Selanjutnya bus suporter Persikabo berhenti dan para suporter keluar kendaraan kemudian mengejar sekelompok anak muda tersebut,” papar Hendy.

“Dan pada saat itu korban, melarang agar jangan terjadi tawuran atau ribut di sekitar rumahnya. Namun, malah korban menjadi sasaran amukan suporter Persikabo,” lanjut dia.

Korban kemudian dilarikan ke Klinik Mitra Karya Husada di Desa Wanasari Jambar. Aparat kepolisian kemudian mendatangi klinik tersebut dan meminta keterangan korban.

Berdasarkan kesaksian korban, gerombolan pemuda yang melempari bus suporter Persikabo merupakan suporter Persija Jakarta, The Jakmania. Namun, menurut korban, para pemuda itu tak sedang memakai atribut The Jakmania.

“Bahwa sekelompok anak muda yang melempari tarsebut berasal dari daerah Karawang atau rekanan Persija (The Jakmania). Namun, sekelompok anak muda tersebut tidak menggunakan atribut atau baju sepak bola,” terang Hendy.

Pihak kepolisian sendiri masih menyelidiki bentrokan tersebut. Sejumlah barang bukti seperti sebuah kaos dan pecahan batu bata juga telah disita

Punya 9 Sembilan Anak, Nenek Ini Ditinggal Sendiri di Gubuk

BOGOR DAILY-Sedih, nampaknya perumpamaan itu pas diberikaan ke nenek Seni. Nenek berusia 65 tahun ini hidup di rumah petak. Tepatnya di Kampung Tanahsewa Ciburial, RT 1/4, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara. Sehari-hari nenek Seni hanya menghabiskan masa tuanya seorang diri. Jangan kan cucu, anak-anak nya pun sudah tidak lagi tinggal dengan janda ditinggal meninggal suami ini. “Sudah 3 tahun tinggal disini. Tadinya di Kampung Kukupu, Tanahsareal,” katanya.

Meski tinggal sendiri, ia tidak pernah mengeluh. Ia mengaku bingung tidak tahu harus tinggal dimana lagi jika bukan tinggal di gubuk ini. “Dari pada nggak ada tempat. Kalau ngontrak uang dari mana,” keluhnya.

Sekedar diketahui, nenek Seni hanya tinggal di gubuk berukuran sekitar 5×2 meter persegi. Alasnya pun masih tanah yang ditutup dengan terpal. Untungnya, nenek sembilan anak (dua anak kandung dan tujuh anak tiri) ini diberikan listrik secara sukarela oleh tetangga. Sementara itu, di tengah ekonomi yang sulit, nenek Seni harus menanggalkan kehidupannya dengan menjadi seorang pemulung. Ada juga uluran tangan dari orang dermawan yang mengasihinya, seperti tetangga. “Alhamdulilah kalau makan ada yang ngasih, beras atau uang. Tapi kalau ngga ada yang ngasih biasanya nenek mulung kayak gini,” imbuhnya seraya menunjukan botol plastik yang berada di karung berwarna putih.

Ia menambahkan, memang beberapa waktu lalu perwakilan kelurahan sempat mendatangi kediamannya. Katanya, tujuannya untuk mendata dan memasukan ke dalam penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Akan tetapi, hingga sampai saat ini belum ada realisasi pembangunan yang diberikan. “Harapannya bisa dibangunin,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Camat Bogor Utara Atep Budiman mengaku akan menindak lanjuti adanya warga yang punya kondisi rumah tidak layak huni. Hanya saja dari hasil pengecekan, pada 2017 lalu Seni pernah mengajukan bantuan dana RTLH ke Pemkot Bogor. “Namun ditolak. Sebab, rumah yang dia huni itu, berdiri diatas tanah orang lain, alias bukan milik ibu tersebut,” ungkapnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Meski begitu, lanjut Atep, pihaknya tidak akan tinggal diam. Dia pun berinisiatif akan memberikan bantuan dalam bentuk lain, yakni melakukan kerja bakti membetulkan rumah Seni secara swadaya. “Karena memang RTLH kan sempat ditolak. Paling nanti dikerja-baktikan dengan warga. Secara swadaya setidaknya bisa membantu membetulkan rumah meski tidak banyak,” tuntasnya.

Sopir Angkot di Cileungsi Mogok, Begini Akhirnya…

BOGOR DAILY-Penerapan aturan ganjil genap di Tol Jagorawi berbuntut aksi mogok angkutan umum. Ratusan sopir angkot di Cileungsi melakukan mogok massal karena kecewa dengan imbas kebijakan pemerintah pusat.

Hari pertama penerapan pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil genap dan jalur khusus angkutan umum di pintu Tol Cibubur 2 arah Jakarta pada Senin (16/4/2018), diwarnai aksi mogok para sopir angkot jurusan Cileungsi-Jakarta.

Semua angkutan umum menuju Kampung Rambutan, Uki-Cawang, Grogol, Kalideres, Tanah Abang, Pasar Senen, Tanjung Priok dan Blok M berhenti beroperasi. Sedikitnya ada 300 armada yang diparkir di Terminal Cileungsi hingga banyak penumpang yang telantar.

Salah satu pengemudi angkot 121K, Ocim, mengaku emosi karena banyak bus yang beroperasi di perumahan di jalur Cibubur hingga Jonggol. “Puncak dari kekesalan kami berujung ke aksi mogok. Semua mobil dihentikan dan parkir di sepanjang Jalan Cileungsi,” kata Ocim.

Ia mengeluhkan keberadaan bus Transjabodetabek yang mangkal di kawasan Metland. “Jelas ini merugikan. Banyak ratusan sopir yang penghasilannya berkurang,” keluhnya.

Kepala Bagian Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Rahardjo mengatakan, para sopir angkutan lokal menggelar aksi mogok menolak kehadiran bus premium (JR Connection) yang disediakan BPTJ di lima permukiman sebagai moda transportasi pengganti kendaraan pribadi.

“Tadi di Cileungsi ada beberapa kelompok angkot lokal yang memprotes kehadiran bus premium kami. Kami memang ada penambahan bus hingga total ada 60 unit dan mereka memprotes hal tersebut,” kata Budi.

Para sopir itu meminta bus premium tidak beroperasi di jalur tersebut. Kondisi itu membuat calon penumpang dirugikan dan mereka harus mencari transportasi lain. “Jadi dua-duanya tidak beroperasi pagi tadi. Mereka (angkot lokal, red) tidak jalan, BPTJ dengan JR Connection juga tidak jalan,” ujarnya.

Budi menjelaskan alasan para sopir angkot tersebut melakukan protes karena menganggap kehadiran bus premium mengambil pangsa pasar mereka. Pihak BPTJ mengatakan, mereka telah melakukan sosialisasi kepada sopir tersebut, secara peruntukan, tarif dan lokasi tujuan bus premium berbeda dengan angkot yang pada umumnya dikelola koperasi lokal bukan Organda.

“Anggapannya bus premium mau rebut penumpang mereka, padahal tidak. Sebetulnya secara segmen bus premium kami itu berbeda, tarif saja sudah Rp20 ribu dan kami melayani rute sesuai poin, dalam arti tidak berhenti sembarangan ambil penumpang,” jelasnya.

Budi memastikan bahwa Selasa (17/4) hari ini bus premium akan mulai beroperasi normal melayani warga di kawasan Cibubur. Sementara masalah dengan para sopir angkot itu sudah diselesaikan dan telah terjadi kesepakatan. “Tadi sudah ditangani. Setelah dijelaskan, mereka sepakat dan akan beroperasi kembali secara normal. Kami jelaskan bahwa bus kami segmennya beda dan kami tidak akan berhenti sembarangan untuk ambil penumpang seperti mereka,” ujar Budi.

Sementara Kapolsek Cileungsi Kompol Asep Fajar mengatakan, aksi spontan yang dilakukan para sopir tersebut membuat kemacetan dan penumpang telantar. “Akibat demo tersebut, macet dan penumpang telantar,” katanya.

Untuk mengatasi telantarnya penumpang, polisi dan Satpol PP mengangkut para penumpang dengan kendaraan patroli sampai ke tujuan di seputaran wilayah Kecamatan Cileungsi. “Saat demo berlangsung, situasi dalam keadaan aman terkendali, tidak terjadi keributan,” pungkasnya.

Jalan di Dramaga Putus, 2.000 KK Sudah Seminggu Terisolir

BOGOR DAILY- Jalan utama menuju Desa Neglasari, Dramaga, Kabupaten Bogor terputus akibat longsor. Kondisi tersebut membuat sedikitnya 2.000 Kartu Keluarga (KK) terisolir.

Kepala Desa Neglasari Mulyana mengatakan, bencana longsor yang memutus akses utama warganya itu terjadi sudah satu pekan lebih. Tepatnya pada 3 April malam. Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Awalnya longgsor menggerus sekitar lima meter, lalu melebar menjadi 20 meter dan terus melebar hingga hari ini (17/4/2018) sekitar 100 meter dengan kedalaman 25 meter. Sehingga menghabiskan seluruh badan jalan.

“Longsor ini memutuskan permukiman warga RT 1,2 dan 3 di RW VI, ada sekitar 2.000 KK terputus dan tidak memiliki akses untuk keluar permukiman. Ekonomi masyarakat mengalami kemunduran, karena kesusahan transportasi,” kata Mulyana di Bogor, Selasa (17/4/2018).

Longsornya jalan membuat akses warga terputus. Jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Mobilitas warga untuk keluar desa hanya berjalan kaki melalui sawah.

“Warga terpaksa jalan kaki lewat pematang  sawah untuk aktivitas ke pasar dan sebagainya. Kalau anak-anak sekolah harus memutar dengan jarak tempuh sangat jauh. Bahkan yang sakit segala macam tetap lewat pematang sawah,” ujar dia.

Menurut Mulyana, dirinya bersama warga sempat melakukan musyawarah untuk mecari solusi akibat longsor tersebut dengan membuat akses baru, tetapi belum terealisasi, sebab harus memberikan ganti rugi pembebasan lahan sawah milik warga.

“Sudah melakukan musyawarah dengan warga setempat untuk mengalihkan. Tentu membebaskan lahan para petani, otomatis akan ada ganti rugi,” tuturnya.

Mulyana mengatakan, peristiwa longsor tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kecamatan Dramaga, tetapi hingga kini belum ada satu pun aparat pemerintah yang meninjau. Guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, polsek setempat memasang pengaman garis polisi.

Pernikahan Siswa Siswi SMP Dibatalkan

BOGOR DAILY –Warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mendadak digegerkan oleh dua siswa SMP yang mengajukan diri ingin menikah.

Bahkan, keduanya mengikuti bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng, sejak Kamis (12/4) pekan lalu.

Namun, karena usianya belum memenuhi persyaratan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, KUA setempat menolak dengan mengeluarkan blanko N9 (penolakan pencatatan pernikahan).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, usia calon pengantin lelaki baru 15 tahun 10 bulan. Sementara calon pengantin perempuan masih berusia 14 tahun 9 bulan.

Tapi, keduanya ternyata tak menyerah. Keduanya mengajukan permohonan dispensasi kepada Pengadilan Agama Bantaeng.

Tak disangka, permohonan dispensasi itu dikabulkan sehingga KUA tak lagi mempunyai alasan untuk menolak menikahkan mereka.

Alhasil, keduanya mengadakan resepsi pernikahan di daerah asalnya, Senin (16/4/2018) hari ini. Namun, akad nikah mereka akhirnya dibatalkan karena keduanya tak mendapat tandatangan dispensasi dari kecamatan setempat.

Menteri Turun Tangan

Kasus pernikahan siswa SMP tersebut, membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise turun tangan.

Ia mengakui, telah mengirimkan tim ke Bantaeng untuk mencegah pernikahan dua anak-anak tersebut.

“Ada tim yang dikirimkan ke sana ya. Bagaimana pun caranya, untuk mencegah ini,” kata Yohana di DPR, Jakarta, Senin.

Yohana menegaskan, pernikahan anak di bawah umur sama sekali tak bisa dibenarkan. Larangan itu telah jelas disebutkan di dalam UU Perkawinan.

Dalam UU itu disebutkan, usian calon pengantin perempuan minimal 16 tahun, sedangkan untuk lelaki 19 tahun.

“Karena Undang-Undang ini masih berlaku, undang-undang 1/74 masih berlaku. Jadi tentu ini membutuhkan pendekatan-pendekatan khusus ya dengan keluarga,” ujar Yohana.

Lebih lanjut, Yohana menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah berusaha untuk lakukan pencegahan pernikahan di usia dini. Bahkan, di beberapa daerah, Kemen PPPA telah menerapkan program ‘Stop Pernikahan Anak’.

“Jadi kami tetap tindak lanjut itu dan sudah ada laporan yang masuk ke Kementerian kami, nanti dari pusat pelayanan terpadu dari kami akan mendampingi kasus yang ini, kasus pernikahan anak,” kata Yohana.

 

Sumber: Suara.com