Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8793

Ada Prostitusi Berkedok Jualan Kopi, Begini Modusnya

0

BOGOR DAILY-Praktik prostitusi di Kota Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat masih saja marak terjadi. Bahkan secara terang-terangan dan berbagai modus. Kasus yang baru diungkap kepolisian ialah prostitusi berkedok penjaja kopi di kawasan Pasar Tradisional Flamboyan, Jalan Gajah Mada-Pahlawan, Kecamatan Pontianak Selatan.

“Hasil pemeriksaan sementara, modus yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi prostitusi ini dengan kedok menjual kopi,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/3/2018) malam.

Maksudnya, para perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) menawarkan air kopi pakai plastik kepada lelaki yang ada di pasar, sekaligus menawarkan jasa untuk berhubungan.

Memang, setiap harinya di pasar tradisional ini selalu ramai orang yang hendak menjual dan membeli kebutuhan harian, dimulai pukul 00.00 Wib hingga menjelang siang. Waktu-waktu ini yang dimanfaatkan pelaku untuk menjajakan dirinya.

Nanang melanjutkan, dalam kasus yang baru diungkap Tim Pasukan Elite Sabhara Polda Kalbar Garda Khatulistiwa, Rabu (7/3/2018) sekira pukul 03.00 WIB ini, seorang lelaki yang diduga sebagai mucikari bernama Joni dan beberapa perempuan muda yang diduga sebagai PSK berhasil diamankan petugas.

“Awalnya tim yang dipimpin Ipda Pendi Wibisono melakukan patroli rutin. Tim kemudian melihat ada lelaki dan perempuan yang mencurigakan tengah berbincang di tempat yang gelap dan di belakang mobil kawasan Pasar Flamboyan,” terang Nanang.

Atas kecurigaan itu, lanjut Nanang, tim menghampiri kedua orang tersebut. Lelaki yang tak diketahui identitasnya itu langsung bergegas meninggalkan lokasi. Namun, si perempuan tak berkutik. Tim kemudian melakukan interogasi di temlat terhadap perempuan yang dicurigai itu.

“Dari hasil pemeriksaan memang disimpulkan bahwa perempuan tersebut adalah PSK yang bermodus sebagai penjual kopi,” ungkapnya.

Hasil pengembangan, diketahui ada beberapa perempuan lainnya yang melakukan hal serupa di lokasi tersebut. Pada saat pemeriksaan semua perempuan yang berlangsung di lokasi, tim melihat seseorang lelaki memantau proses pemeriksaan tersebut.

Tim merasa curiga atas gelagat lelaki itu dan menghampirinya. Tim kemudian memeriksa barang bawaan serta handphone (HP) miliknya. Sehingga diketahui lelaki itu bernama Joni.

“Nah, saat itu tim menemukan adanya chat di WA (Whatsapp) yang berisikan transaksi ketiga wanita tersebut terhadap beberapa lelaki,” papar Nanang.

Dengan bukti itu, tim langsung mengamankan Joni dan tiga wanita beserta mobil yang diduga sebagai alat transportasi mereka, ke Direktorat Sabhara Polda Kalbar.

“Saat ini, mucikari dan perempuan-perempuan muda beserta barang bukti berupa tiga unit HP, mobil Avanza serta uang tunai sebesar Rp400 ribu itu sudah diserahkan ke Subdit IV Renata Ditreskrimum Polda Kalbar untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Nanang.

Ironisnya, perempuan-perempuan yang dijadikan Joni sebagai penjaja kopi sekaligus Pekerja Seks Komersil (PSK) di kawasan Pasar Tradisional Flamboyan, beberapa masih di bawah umur. “Dari hasil pengembangan diketahui ada anak di bawah umur yang dijadikan PSK oleh mucikari,” kata Nanang.

Ia menerangkan, setelah menangkap mucikari atas nama Joni di pasar tradisional itu, Tim Pasukan Elite Sabhara Polda Kalbar Garda Khatulistiwa langsung menggeledah di rumahnya.

“Di rumah pelaku, ditemukan empat perempuan muda yang diduga dijadikan PSK oleh lelaki diduga mucikari tersebut. Salah satunya ya anak di bawah umur itu,” terang Nanang.

Penganiaya Polisi di Bogor Akhirnya Diringkus

BOGOR DAILY-Polresta Bogor Kota mengamankan pelaku pemukulan anggota Satlantas Polsekta Tanah Sareal Aiptu Khusni saat bertugas di ruas Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan pelaku yang diketahui berinisial YD tersebut berhasil diamankan petugas sekira pukul 04:00 WIB pada Senin 12 Maret 2018 lalu.

“Pelaku penganiayaan anggota lalu lintas yang sedang melakukan penindakan pelanggaran arus sudah kami tangkap,” kata Ulung, Rabu (14/3/2018).

Dari hasil pemeriksan sementara, pelaku mengaku nekat melakukan pemukulan kepada anggota polisi karena merasa tidak senang adanya kehadiran polisi yang melakukan penilangan di kampungnya.

“Pelaku melakukan itu karena enggak suka ada polisi yang melakukan penertiban terhadap pelanggar lalu lintas di situ. Karena pelaku warga situ,” jelasnya.

Oleh karena itu, pelaku yang saat kejadian melakukan pelanggaran dengan melawan arus nekat memukul Aiptu Khusni dengan kursi kayu di sekitar lokasi hingga harus mendapat delapan jahitan di kepalanya.

“Saat kejadian pelaku sedang melawan arus lalu diberhentikan anggota untuk ditilang. Saat anggota balik badan, dipukul pakai kursi kayu,” paparnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan petugas dan masih dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolresta Bogor Kota. Polisi juga masih memburu satu pelaku lain yang diduga ikut melakukan pemukulan anggota.

“Ini pelaku utama. Kita juga masih buru satu pelaku lagi yang terlibat kejadian itu. Pelaku dijerat pasal penganiayaan dan Pasal 212 KUHP melawan anggota bertugas ancaman 6 tahun penjara,” tandasnya.

Seperti diketahui, anggota Satlantas Polsekta Tanah Sareal, Kota Bogor Aiptu Khusni dipukul pengendara motor di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis 8 Maret 2018.

Saat itu, korban yang hendak berangkat bertugas di Polsek Tanah Sareal melihat banyak pengendara motor melawan arus di lokasi. Karena inisiatif, korban melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Korban yang sedang melakukan penilangan, melihat ada pengendara sepeda motor dari kejauhan yang melawan arus. Bukannya menghidar, pengendara itu justru tetap melaju menghampiri korban.

Korban akhirnya memberhentikan pengendara itu dan menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara. Namun, pengendara motor malah menantang korban berkelahi sambil menyebut ‘Saya orang belakang’.

Korban tidak menanggapi, kemudian berbalik badan untuk melanjutkan penilangan pengendara lainnya. Nahas, korban justru dipukul menggunakan kursi kayu hingga berdarah dan dilarikan ke rumah sakit.

Jadi Kasir Alfamart, Selebgram Cantik Ini Kena Cibir

0

BOGOR DAILY- Sosok pegawai minimarket Alfamart yang bernama Herlin Novita alias Biila beberapa waktu lalu menjadi viral di media sosial karena paras cantiknya. Namanya mulai terkenal di media sosial karena ia sering mengunggah potret dirinya dengan mengenakan seragam Alfamart di akun Instagramnya.

Bukan hanya pujian yang didapat Biila, dia juga sering mendapat komentar negatif karena wajahnya yang cantik tetapi memilih menjadi kasir Alfamart.

“Toko aku dulu sepi karena di rest area gitu, jadi aku suka foto pakai seragam Alfamart kan, aku unggah di Instagram, eh jadi banyak banget yang nyinyir kalau sayang banget cantik tapi kerjanya di Alfamart,” ujar Biila

Biila mengaku tidak pernah mempermasalahkan omongan warganet. Dia membuktikan bahwa dirinya kini mampu naik pangkat dan tidak menjadi kasir lagi.

Kepada kumparan, Biila bercerita dengan kerja kerasnya kini membuah hasil. Dia diangkat menjadi assistant chief of store atau sebagai asisten kepala toko di minimarket yang berada di Purwakarta, Jawa Barat.

“Alhamdulillah aku udah naik pangkat gitu, sekarang jadi asisten toko, aku lulus tes tersebut setelah setahun lebih menjadi kasir,” ucap Biila

Selain menjadi kasir, Biila juga seorang selebgram. Dia memiliki pengikut lebih dari 86 ribu di akun Instagram pribadinya @biila__.

Sebelumnya, wanita kelahiran Purwakarta ini juga pernah terjun ke dunia entertaiment pada tahun 2015 dengan menjadi model dan figuran di beberapa sinetron yang mengharuskan ia hijrah ke Jakarta.

Namun orang tua Biila khawatir anaknya hidup sendiri di Jakarta. Akhirnya mereka meminta Biila pulang ke Purwakarta.

Biila sempat melamar pekerjaan ke sejumlah perusahaan hingga akhirnya dia diterima bekerja sebagai kasir Alfamart.

Pekerjaan sebagai kasir ini menurut Biila lebih menjanjikan daripada menjadi selebgram. Karena menurutnya penghasilan yang diterima sebagai selebgram tidak menetap dan tidak bisa diperkirakan.

“Pendapatan dari endorsement itu di bawah sama gajiku UMR Purwakarta, makannya sayang kalau aku ninggalin pekerjaanku, dan aku emang menyukai pekerjaanku di sini,” ucap Biila.

 

Makan Suka suka, Bayar Seikhlasnya di Warung Ini

BOGOR DAILY-Bagi warga Kota Bogor, siapa yang tak kenal dengan Markas Kodim 0606 Kota Bogor? Selain menjadi tempat pembinaan satuan dan teritorial, Kodim ini juga menjadi tempat belajar bagi para pelajar di Bogor dan sekitarnya.

Baru-baru ini,  markas yang berkedudukan di Jalan Jendral Sudirman, No. 33, Bogor Tengah, Kota Bogor, kembali menginspirasi masyarakat lewat kehadiran Warung Berkah.

Hadirnya warung tersebut, tidak terlepas dari buah pikiran Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Arm Doddy Suhadiman, yang terinspirasi dari Cafe Bayar Seikhlasnya (CAFE BASI) di Ciomas, Kab.Bogor, gagasan Raden Ridwan Hasan Saputra.

“Silaturahim saya dengan Pak Ridwan HS beberapa waktu yang lalu di Cafe Basi, ternyata membuat saya terinspirasi untuk membuat hal serupa di Makodim 0606 Kota Bogor. Kemudian saya berpikir, tidak ada salahnya jika Cafe Basi dibuat juga di Makodim, tentunya dengan sedikit modifikasi. Karena saat ini, kami belum bisa menerapkan sepenuhnya seperti sistem cafe basi,” ujar Letkol Arm Doddy Suhadiman.

Hadirnya warung berkah ini tidak serta-merta mencari keuntungan semata. Poin pentingnya adalah mengajak komunitas dan anggota Kodim yang ada di Bogor untuk memperluas tabungan jiwa (cara berpikir suprarasional) lewat sedekah. Disamping itu, ada unsur untuk memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat juga.

Eks Danyon Armed 7/105 GS ini berharap warung berkah ini buka setiap hari dan dapat memberikan inspirasi bagi instansi lain yang memiliki kelebihan rezeki, untuk saling membantu dalam kebaikan. Selain itu, Doddy mengimbau bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungannya untuk warung berkah dapat menghubung staf Kodim.

“Bagi yang ingin mencicipi hidangan warung berkah, kami persilakan siapa pun dapat berkunjung dan memberikan bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan) dimasukan kedalam kotak yang telah kami sediakan,” kata dia.

Sersan Satu Surana, sebagai salah satu Babinsa asal Koramil 0601 Bogor Tengah, mendukung kegiatan tersebut. “Ini kegiatan positif untuk masyarakat, kami mendukung sepenuhnya melalui jalur berbagi (sedekah),” ujarnya.

Dalam pelaksanaan warung berkah, para Babinsa, Ibu-Ibu Persit, dan Staf Kodim mengajak ngobrol para pengunjung warung berkah. “Banyak informasi yang kita dapat dari mereka, mulai dari usulan, kritik membangun hingga informasi tentang berbagai persoalan di wilayah Kota Bogor,” kata Sertu Surana.

Warung ini menghadirkan keberkahan sesuai namanya, warung berkah. Banyak dukungan dari berbagai komunitas dan instansi di Bogor yang turut berpartisipasi memberikan beberapa makanan dan minuman untuk disajikan di warung berkah.

Adapun beberapa komunitas yang turut mendukung program ini, seperti Komunitas Tukang Masak Bogor (KTMB) dan persatuan hotel yang di dalamnya merupakan kumpulan para juru masak dan masyarakat yang senang memasak. Mereka secara bergiliran memberikan makanan dan minuman berlebih untuk warung berkah.

Makanan yang disajikan antara lain nasi, teriyaki, sayur buncis, bakso, bakwan jagung, nasi uduk, kue, dan menu andalan, yaitu bubur kacang hijau. Selain itu, pengunjung yang datang pun beragam, mulai dari tukang becak, petugas kebersihan, pengemis, pejalan kaki, pengguna kendaraan bermotor, sampai warga setempat

Jadi Saksi First Travel, Vicky Shu Ngaku Bayar Rp34 Juta

0

BOGOR DAILY-Vicky Veranita alias Vicky Shu memenuhi panggilan jaksa untuk bersaksi dalam sidang bos First Travel. Vicky menegaskan dirinya hanya jemaah umrah First Travel

Mengenakan baju warna hitam, Vicky Shu duduk di kursi saksi di ruang sidang Pengadilan Negeri Depok, Jl Boulevard No 7, Cilodong, Rabu (14/3/2018). Sebelum masuk ruang sidang, Vicky mengaku hanya menjadi jemaah umrah.

“Saya jemaah juga bayar. Bayar Rp 34 juta,” kata Vicky.

Selain Vicky, sejumlah saksi juga dipanggil dalam sidang Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. Nama-nama saksi yang dipanggil ke persidangan yakni Sri Surjani, Fachtur Rohman, Sutrisno, Saryono, Sarifah, Fatma Sari, Zuherial, Neni Yulianti dan Rubiatul Dhawiyah.

Bos First Travel didakwa melakukan penipuan atau penggelapan terkait dengan perjalanan umrah. Total ada 63.310 calon jemaah umrah yang gagal berangkat mesti sudah membayar lunas.

Jaksa dalam surat dakwaan memaparkan 63.310 calon jemaah itu dijanjikan berangkat umrah dengan jadwal keberangkatan November 2016 hingga Mei 2017. Akibat gagal berangkat, kerugian calon jemaah mencapai hampir Rp 1 triliun.

Dalam dakwaan disebut juga bos First Travel menggandeng Syahrini untuk mempromosikan paket umrah dengan menjalankan ibadah umrah fasilitas VIP plus.

Bintang Porno Selingkuhan Trump Bikin Heboh

0

BOGOR DAILY-Bintang porno Stormy Daniels yang mengklaim pernah menjalin hubungan gelap dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menawarkan untuk mengembalikan uang tutup mulut US$ 130.000 (sekitar Rp 1,7 miliar) yang diterimanya. Uang tersebut diberikan padanya agar bekas selingkuhan Trump itu tidak berbicara mengenai affair yang terjalin satu dekade lalu.

Surat kabar The New York Times melaporkan seperti dilansir kantor beritaAFP, Selasa (14/3/2018), tawaran pengembalian uang tersebut disampaikan dalam sebuah surat dari pengacara Daniels, Michael Avenatti, untuk pengacara pribadi Trump, Michael Cohen.

Pekan lalu, Avenatti mengajukan gugatan atas nama Daniels untuk membatalkan perjanjian rahasia yang ditandatanganinya beberapa hari sebelum pemilihan presiden AS pada November 2016. Dalam gugatan itu disebutkan bahwa Daniels yang nama aslinya Stephanie Clifford, memulai hubungan intim dengan Trump pada musim panas 2006 dan terus berlangsung hingga 2007.

Dalam surat tentang pengembalian uang tutup mulut, yang dikirimkan pada Senin (12/3) waktu setempat, Avenatti mengatakan bahwa begitu Daniels mengembalikan uang tersebut, maka kesepakatan tutup mulut akan batal demi hukum dan aktris porno itu bisa berbicara secara terbuka dan bebas mengenai hubungannya dengan Trump dan upaya-upaya untuk membuatnya tutup mulut soal affair tersebut. Daniels juga nantinya akan bisa mempublikasi pesan-pesan teks, foto-foto atau video terkait Trump yang dimilikinya, tanpa takut akan tuntutan hukum apapun.

Avenatti mengatakan, Daniels akan mentransfer uang tersebut ke rekening yang dipilih Trump pada Jumat (16/3) mendatang. Pengacara Trump, Cohen diberikan waktu hingga Selasa (12/3) siang waktu setempat untuk merespons tawaran pengembalian uang ini.

Pekan lalu, Avenatti mengatakan bahwa Daniels “meyakini bahwa penting bagi publik untuk mengetahui yang sebenarnya tentang apa yang terjadi.”

“Saya pikir ini waktunya bagi dia untuk menceritakan kisahnya dan agar publik bisa memutuskan siapa yang mengatakan yang sebenarnya,” ujar Avenatti.

Sebelumnya, juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders menekankan bahwa Trump telah membantah pernah berhubungan intim dengan Daniels. “Presiden telah membantah tuduhan-tuduhan terhadap dirinya,” tegas Sanders.

Pendaftaran Sopir Taksi Online Distop

0

BOGOR DAILY-Pemerintah telah memutuskan untuk melakukan moratorium pendaftaran pengemudi taksi online. Artinya, tidak ada lagi masyarakat yang bisa mendaftar menjadi pengemudi taksi online mulai saat ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengungkapkan, moratorium dilakukan lantaran jumlah pengemudi sudah melebihi kuota yang ditetapkan sebelumnya.

Contohnya saja di Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), jumlah pengemudi taksi online untuk satu aplikasi saja sudah menembus angka 175 ribu.

“Tadi disampaikan saat ini sudah 175 ribu, makanya tadi Pak Menko Maritim selaku pimpinan rapat menyampaikan sekarang berhenti semua enggak ada pendaftaran baru deh. Itu (175 ribu) satu aplikator di Jabodetabek,” kata Budi di Kemko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin 12 Maret 2018.

Dengan demikian, sudah bulat tekad pemerintah untuk memutuskan tidak ada lagi tambahan pengemudi taksi online. Pengawasan nantinya akan dilakukan melalui dashboard yang bakal dijalankan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sambil melakukan perbaikan sistem.

“Tadi Pak Menko dan Pak Menhub minta waktu satu minggu Kominfo memperbaiki digital dashboard seperti yang diharapkan. Saya sudah paparkan tadi (usulan perbaikan dashboard) yang seperti apa sih real time, ada SIM, ada KIR, ada beberapa indikator,” kata dia.

Polisi Temukan Duit Rp4 Juta di Saku Celana Bos Matahari

BOGOR DAILY-Pendiri Matahari Grup Hari Darmawan ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (10/3). Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa fisik korban.

“Pemeriksaan fisik tidak ada tanda kekerasan akibat orang lain, hanya luka diduga terbentur batu,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky, Senin (12/3).

Namun, polisi menemukan uang tunai pecahan Rp 100 ribu sebanyak 40 lembar atau sebesar Rp 4 juta di saku celana sebelah kanan Hari Darmawan. “Uang masih lengkap,” kata dia.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian pengelola Taman Wisata Matahari (TWM) ini.

“Penyelidikan masih berjalan. Sebelas saksi sudah dimintai keterangan. Cuma kita belum memeriksa keluarga korban karena masih berduka,” ucap Dicky. Jenazah Hari Darmawan sendiri kini telah diterbangkan ke rumah duka di Bali.

Pendiri Taman Wisata Matahari sekaligus pemilik Matahari Grup, Hari Darmawan, ditemukan tewas oleh Tim SAR gabungan di aliran sungai Ciliwung, Desa Leuwimalang, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Sebelum tewas, Hari diketahui mengunjungi vilanya di Desa Jogjogan, Cisarua. Saat itu, Hari ditinggal stafnya untuk menyeduh kopi, Jumat (9/3/2018). Namun setelah kembali, Hari sudah tidak berada di lokasi

Pemuda 19 Tahun Cabuli 3 Anak di Bawah Umur

BOGOR DAILY-Polres Bogor telah menangkap seorang pelaku pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur. Kejadian pencabulan sendiri terjadi di sebuah warung di kecamatan Ciomas, Bogor.

“Pelaku melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan rentang waktu dari Januari sampai Maret 2018. Dari laporan dikatakan terdapat tiga korban,” ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky di Polres Bogor, Cibinong, Senin (12/3).

Kapolres Bogor menyatakan pelaku yang berinisial MRH masih berusia 19 tahun. Dirinya melakukan tindakan pencabulan dengan meraba-raba bagian tubuh korban di sebuah warung dekat rumah pelaku dan korban.

Berdasarkan laporan keluarga pihak kepolisian kemudian melakukan tindak lanjut serta penahanan pelaku. Korban sendiri berusia 6 tahun dua orang dan satu korban berusia 11 tahun.

“Motif yang dilakukan pelaku ya perilaku seks menyimpang. Biasa yang disebut pedofilia,” ujar Kapolres.

Korban memang diketahui kenal dengan pelaku kemudian diberi iming-iming makanan atau jajanan saat berada di warung lantas dilakukan tindakan pencabulan. Pengaruh pelaku melakukan tindakan pun bermacam-macam. Biasanya pelaku melakukan tindakan seks menyimpang akibat lingkungan dan media.

MRH yang berusia 19 tahun merupakan seorang pengangguran dan buruh kasar. Dirinya masih lajang dan perbuatannya dilakukan pada siang hari. Barang bukti yang didapatkan pihak kepolisian adalah satu stell baju pramuka dan satu buah celana anak berwarna oranye.

Para korban saat ini dijaga di P2TP2A untuk dilindungi dan diberi rehabilitasi. Berdasarkan penyelidikan kemungkinan korban akan bertambah dan sedang diselidiki lebih lanjut.

Pelaku dikenai tindak pidana perbuatan cabul sesuai dengan Pasal 82 UU No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU No. 23 tahun 2002. Pasal ini berbicara mengenai Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman palinh singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Segera Disidang, Ahmad Dhani Diancam 6 Tahun Penjara

0

BGGOR DAILY-Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) menerima berkas barang bukti dan tersangka Ahmad Dhani. Ahmad Dhani akan segera menjalani persidangan.

“Nantinya saat perkara ini saya terima. Selanjutnya akan segera melimpahkan ke pengadilan,” kata Kajari Jaksel, Raimel Jesaja di kantornya Jl Tanjung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Pelimpahan ke persidangan akan dilakukan setelah jaksa penuntut umum menyusun berkas dakwaan.Ahmad Dhani disangkakan Pasal 45 a ayat 2 jo paasal 28 ayat 2 UU ITE. Ahmad Dhani diancam hukuman 6 tahun penjara. “Ancamannya hukuman 6 tahun,” kata Raimel.

Dalam pelimpahan, Kejari Jaksel menerima sejumlah barang bukti berupa handphone Dhani hingga bukti printout tweet yang diduga ujaran kebencian.

“Barang buktinya ada HP, SIM card, bukti printout WA yang bersangkutan. Karena langsung menggunakan akun Twitternya yang bersangkutan,” ujar Raimel.

Polres Jakarta Selatan sebelumnya menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada 23 November 2017.

Ahmad Dhani dilaporkan pelapor Jack Boyd Lapian terkait ujaran kebencian.