Wednesday, 29 April 2026
Home Blog Page 8794

Polisi Temukan Jejak Kaki Bos Matahari di VIla Bawah

BOGOR DAILY-Kepolisian Resor Bogor menemukan jejak kaki pendiri Matahari Hari Darmawan di tangga dan lantai bawah vila pribadinya di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara, ada jejak kaki (sepatu) almarhum di tangga dan lantai bawah vilanya,” kata Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky di Malpolres Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/3/2018).

Dicky menggambarkan, vila Hari Darmawan tersebut berbentuk seperti rumah panggung di mana lantai bawahnya hanya ruangan kosong yang tidak terpakai dan lansung berdempetan dengan Sungai Ciliwung.

“Jadi bagian atas vila itu sejajar dengan jalan di depannya. Kemudian ada tangga kecil di samping menuju lantai bawah yang cuma ada pilar-pilar penyangga vila. Kemungkinan almarhum ke bawah karena ditemukan jejak kakinya,” tambahnya.

Pihaknya menduga Hari Darmawan jatuh ke aliran Sungai Ciliwung saat berada lantai bawah vila sebelum ditemukan tewas keesokan harinya.

“Malam itu, kondisi lantai bawah gelap dan licin. Kemungkinan Pak Hari mengalami kecelakaan (terpeleset) sehingga jatuh ke Sungai Ciliwung yang deras hingga terseret dan meninggal,” jelas Dicky.

Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa 11 saksi, termasuk melakukan pengecekan komunikasi terakhir dari handphone Hari Darmawan dari pihak provider.

“Dugaan karena kecelakaan. Tapi, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kita juga akan melacak dengan siapa almarhum terakhir komunikasi di handphone yang hilang,” pungkas Dicky.

 

Lagi! Kecelakaan di Tanjakan Emen Makan Korban

BOGOR DAILY-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tanjakan Emen, Desa Cicenang, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin, 12 Maret 2018. Kecelakaan ini menjadi yang kedua kalinya dalam kurun waktu sekitar sebulan terakhir.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB, ada lakalantas tunggal mobil Isuzu Elf yang terbaru,” ujar Direktur Lalu Lintas Kepolisian Jawa Barat Komisaris Besar Prahoro Tri Wahyono

Jumlah korban sementara yang dapat diidentifikasi petugas kepolisian berjumlah 19 orang, dengan perincian 7 orang mengalami luka berat dan 9 orang luka ringan. “Korban sudah kita kirim ke RS Subang,” kata Prahoro.

Kronologi kecelakaan nahas itu, kendaraan dengan nomor polisi E-7548-PB yang melaju dari arah selatan Bandung menuju arah utara Subang tiba-tiba oleng saat memasuki turunan Emen. Saat memasuki jalan turunan dan menikung ke kiri, tiba-tiba minibus itu melaju tak terkendali serta menabrak tebing dan terguling di bahu jalan sebelah kiri.”Penyebabnya tiba-tiba oleng atau masalah rem, kita sedang dalami dan masih kita identifikasi,” ujar Prahoro.

Kecelakaan itu menjadi yang kedua kalinya di Tanjakan Emen dalam kurun waktu sebulan terakhir. Pertama, pada 10 Februari, bus pariwisata mengalami kecelakaan nahas, dengan 27 orang penumpang tewas seketika di tempat kejadian. “Iya, ini sudah dua kejadian lokasinya persis menabrak tebing yang di sebelah kiri. Kalau sopirnya lagi kita identifikasi,” tuturnya.

4 Hari Doa Perkabungan Bos Matahari di Bali

BOGOR DAILY-Kerabat dan kolega almarhum Hari Darmawan mengikuti kebaktian perkabungan keluarga di rumah duka kertha semadi, di Jalan Mahendradata Kargo, Denpasar. Kebaktian akan dilakukan sebanyak empat kali, mulai malam kemarin hingga rabu pagi sebelum jenazah dikremasi.

Deretan kursi undangan dipenuhi kerabat dan undangan yang ikut mendoakan almarhum.

“Kebaktian malam ini adalah kebaktian perkabungan keluarga, untuk memberi kesempatan kepada handaitaulan kepada sahabat maupun para karyawan dan mantan karyawan mendoakan bapak Hari Darmawan,” kata Roy Nicholas Mandey, juru bicara keluarga almarhum usai kebaktian, Minggu (11/3/2018) malam.

Kebaktian sempat diundur sekitar satu jam, dari jadwal awal pukul 20.00 Wita karena di tempat yang sama juga ada kebaktian serupa. Selama ibadah, doa-doa dan lagu pujian dilantunkan. Koor dari gereja Reformed Injili Indonesia tutur mengisi doa kebaktian perkabungan.

Acara perkabangun ini akan diteruskan pada Senin, besokdan Rabu sebelum jenazah diberangkatkan menuju ke krematorium Mumbul, Nusa Dua.

“Kami keluarga akan melaksanakan ibadah perkabungan untuk sanak saudara, famili teman dari almarhum,” imbuhnya.

Juru bicara keluarga menyebut beberapa keluarga yang tinggal di luar negeri belum tiba di rumah duka di Bali. “Belum semua ada (di Bali). Selasa baru kumpul semua saudaranya,” pungkas Roy.

Korban Penipuan Presenter Angela Lee Bertambah Terus

0

BOGOR DAILY-Angela Lee dan David, suaminya ditahan Polres Sleman sejak 5 Februari 2018 atas kasus penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang terkait bisnis yang dilakoninya di bidang tas impor.

Keduanya pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena banyak sekali utang yang ternyata mereka ambil. Menurut kuasa hukum Angela, Husendro, kliennya harus menanggung utang sampai Rp20 miliar.

Angka tersebut juga berasal dari beberapa orang termasuk yang utama adalah Santoso. Ia mengaku telah menanam investasi sampai Rp 12 miliar. Menurut Husendro, Angela justru bingung berapa jumlah korbannya.

“Nah, dia (Angela) sendiri bingung berapa pastinya. Tapi yang jelas sih lebih dari 10 orang sih ya,” kata Husendro di studio Trans TV, kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Namun, untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan jumlah korban berapa berikut dengan kerugiannya. Karena beberapa korban masih terus melapor kerugian. Husendro masih akan melakukan verifikasi lebih lanjut.

“Kita belum verifikasi tepatnya berapa. Karena sampai saat ini kerugian korban masih simpang siur karena masih lapor-lapor terus,” tutur Husendro.

Jika nanti ada perdamaian, pihak Angela akan merinci satu per satu kerugian yang dialami oleh korban, kemudian mencicilnya. “Kalau memang nanti ada perdamaian atau sudah sedikit adem, kita rinci berapa-berapa kerugiannya,” tukas kuasa hukum Angela Lee.

2 Cewek ABG Penganiaya Siswi yang Videonya Viral Kini Tersangka

BOGOR DAILY-Kelakuan barbar dua wanita muda menganiaya seorang siswi terjadi di Tangerang, Sabtu (10/3/2018) terekam video hingga viral di jagat media sosial.

Dalam video tersebut, kedua wanita bertato menghajar gadis belia yang memakai seragam sekolah. Mereka memukul dan menendang korban.

Korban yang mengenakan hijab menangis histeris. Meski korban meminta ampun, kedua wanita tersebut tampak kesal dan terus menganiaya secara membabi buta.

Peristiwa itu berlangsung di Ruko Moderland Kelurahan Cipete Pekojan, Tangerang. Situasi tampak begitu sepi. Tak ada satu pun warga yang melakukan pertolongan terhadap korban. Karena viralnya video ini, jajaran Polrestro Tangerang segera turun tangan.

Polisi berhasil melakukan penyelidikan, dan kedua pelaku diamankan. Korban diketahui berinisial WN (14). Sedangkan tersangka bernama L (15) dan Yunita (17).

Mereka sama-sama beralamat di Cikokol, Tangerang. Pelaku berstatus pengangguran dan korban masih pelajar.

“Motifnya, pelaku tidak terima karena pacarnya telah direbut korban,” ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kompol Manurung, Minggu (11/3/2018).

Sejumlah barang bukti pun sudah disita polisi, seperti pakaian yang dikenakan oleh pelaku saat melancarkan aksinya. “Masih kami lakukan pemeriksaan,” kata Manurung.

https://www.youtube.com/watch?v=CgU6pQwH0YQ

Demokrat Bidik 100 Juta Pemilih Muda

BOGOR DAILY-Partai Demokrat akan menyasar 52 persen pemilih atau 100 juta orang dalam Pemilu 2019. Jumlah tersebut, merupakan kaum muda yang berusia antara 17-35 tahun.

“Tidak sedikit yang merupakan pemilih pemula. Kita, Partai Demokrat, harus memenangkan hati dan pikiran anak-anak muda ini,” kata Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pidato politiknya, di Bogor, Minggu 11 Maret 2018.

Menurut putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, mereka merupakan generasi milenial dengan jumlah elektoral yang cukup besar. “Karena merekalah yang menentukan masa depan bangsa dan negara kita,” terang dia.

Di hadapan 11 ribu peserta Rapimnas Demokrat, AHY menuturkan kunjungannya ke Makassar, Sulawesi Selatan dalam peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2017. Kala itu, di depan ribuan anak muda Makassar, dia menceritakan kekuatan pemikiran dan tindakan anak muda.

AHY pun mengaku mendapatkan keluhan dari anak-anak Indonesia terkait kekhawatiran kalah bersaing dengan pekerja asing yang masuk ke Indonesia. Karenanya, AHY menawarkan kesempatan kaum muda untuk sama-sama maju dalam dunia pendidikan dan pekerjaan.

“Bonus demografi yang akan kita alami dalam waktu dekat ini, benar-benar bisa kita maksimalkan untuk membuat lompatan menjadi negara maju,” kata Ketua Kogasma Demokrat ini.

Ketua Komando Tugas Bersama (Kosgama) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memberikan pidato politiknya di Rapimnas Partai Demokrat. Dalam keterangannya, ia menyatakan ada lima sasaran yang ditarget Demokrat dalam pembangunan bangsa.

“Demokrat memiliki 5 sasaran yang akan kami capai bagi kemajuan Negara dan pemerintahan, tentunya jika diberi amanah oleh rakyat di tahun 2019 nanti,” tegas AHY di Sentul, Bogor, Minggu (11/3/2018).

Dia menuturkan 5 sasaran itu terdiri dari lapangan pekerjaan yang tersedia, pendapatan serta daya beli masyarakat meningkat, kemiskinan yang berkurang, kerukunan sosial lebih baik, dan terakhir, keadilan, kebebasan, dan keamanan bagi semua masyarakat.

Selain itu, lanjut dia, Partai Demokrat juga akan menjadikan hidup rakyat lebih baik.

“Demokrat pastinya akan menjadikan Indonesia sebagai Negara yang rukun, damai, demokrasi, dan lebih sejahtera. Tentunya agar kehidupan rakyat lebih baik,” tegas dia.

HY juga mengapresiasi kinerja pemerintahan Jokowi-JK atas prestasi yang telah dicapainya. Hasil yang diraih hendaknya dapat selalu dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap agar pencapaian yang telah dicapai dapat selalu dijaga dan ditingkatkan,” ujar dia.

AHY juga menyatakan Demokrat sebagai partai, akan selalu mengingatkan pemerintah jika masih ada kekurangan . Selain itu juga akan mendorong pemerintah agar dapat bekerja lebih baik lagi ke depannya.

Ngeri! Pegawai Shireen Sungkar Dibacok di Alternatif Sentul

BOGOR DAILY-Seorang pemuda, Andri Febriansyah (21) mengalami luka bacok setelah diserang sekelompok orang yang tidak dikenal saat nongkrong di Jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kakak korban, Meilinda mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat adiknya sedang nongkrong bersama teman-temannya di pinggir Jalan Alternatif Sentul sekira pukul 02:00 WIB dini hari tadi.

“Jadi adik saya itu habis pulang kerja nongkrong dulu, ngopi bareng sama teman-temannya di pinggir jalan dekat pom bensin,” katanya, Minggu (11/3/2018).

Saat asik nongkrong, datang lima orang tidak dikenal menggunakan dua sepeda motor mengahampiri mereka. Tanpa basa-basi, kelima orang itu langsung menyerang Andri dan temannya menggunakan cerulit.

“Mereka langsung nyerang adik saya sama teman-temannya. Terus pada kabur takut dibacok,” jelasnya.

Nahas, Andri yang bekerja di Bogor Raincake milik artis Shireen Sungkar itu terjatuh sehingga menjadi bulan-bulanan kelompok tersebut. Akibatnya, Andri mengalami 6 luka bacokan di beberapa tubuhnya.

“Adik saya dikejar-kejar mereka, terus jatuh. Langsung dibacokin sama mereka pakai cerulit. Untung enggak kena leher soalnya ditahan pakai tangan,” ungkapnya.

Saat ini, Andri masih menjalani perawatan medis di RS Yonkes Pomad, Bogor karena mengalami luka parah di tangannya akibat sabetan cerulit.

“Luka paling parah di tangan karena nahan cerulit itu. Sekarang masih dirawat di rumah sakit. Saya harap tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tutup Meilinda.

Begini Gaya Beda Ade Yasin Dekati Warga

BOGOR DAILY- Gaya kampanye pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bogor Ade Yasin-Iwan Setiawan sungguh berbeda. Jika biasanya pola kampanye arak-arakan dan banyak mengunjungi tokoh-tokoh, kini fokus pasangan HADIST ini ke sosialisasi program melalui Festival Pancakarsa.

“Pola kunjungan tokoh tetap kita lakukan. Tokoh itu penting sebagai opinion leader. Bu Ade dan Pak Iwan silaturahim tokoh jadwaknya Senin-Jumat sifatnya on the spot dan informal. Bahasa kita program ketuk pintu,” kata Haries Setiawan, Direktur Tim Pemenangan Ade Yasin-Iwan Setiawan dalam siaran persnya Minggu (11/3) kemarin.

Haries menjelaskan, basis kegiatan Festival Pancakarsa itu adalah lima program unggulan pasangan Hadist yakni Bogor Membangun, Bogor Cerdas, Bogor Maju, Bogor Sehat dan Bogor Beradab. Haris mencontohkan kegiatan Festival Pancakarsa yang dipusatkan di Lapangan Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang di mana dilaksanakan kegiatan Senan Pagi Dua Jari, Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Kanker Serviks Gratis, Gotong Royong Bebersih Kampung, Ngubak Kulah, dan LombaTradisional seperti egrang dan lari bakiak. Acara di tutup dengan kegiatan ngaliwet bareng.

“Kami ingin berbagi kegembiraan dengan masyarakat sambil mensosialisasikan Program Pancakarsa. Kami ingin bu Ade interaksi langsung dengan masyarakat akar rumput sehingga pemimpin da rakyatnya tak berjarak Dan responnya luar biasa sekali,” jelasnya.

Haris menceritakan  kegiatan Ngubek Kulah di Kampung Cisauk, RT 01 RW 05 Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Ratusan warga tumpek di areal ngubek kulah. Tak hanya itu, Ade Yasin pun turun ke kolam lumpur dengan masyarakat untuk berburu ikan.

“Saya juga ikut turun mendampingi beliau. Alhamdulilah saya dapat ikan, ibu Ade juga dapat kan. Ikannya besar lagi,” terang Haries.

Haries mengatakan, Festival Pancakarsa akan terus di kembangkan di zona-zona lain. Tentu, materi setiap zona berbeda-beda menyesuaian kearifan lokal masyarakat di zona tersebut.

“Kita pilih waktu Sabtu Minggu untuk festival pancakarsa agar semakin banyak keterlibatan masyarakat di kampanye kita. Kita benar-benar ingin mengembangkan pola kampanye yang tepat sasaran dan terukur. Low bujet high impact karena masa kampanye kita sangat panjang jadi harus jaga stamina dan ritme,” ujarnya (*)

Terungkap! Sebelum Tewas, Hari Darmawan Lakukan Ini

BOGOR DAILY-Hari Darmawan, pendiri Matahari Departement Store ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Bogor, Jawa Barat. Hari diduga terpeleset dan jatuh ke aliran Sungai Ciliwung saat berada di pinggir villa miliknya di Kawasan Cilember.

Juru bicara keluarga Hari Darmawan, Ilham mengungkapkan, sebelum meninggal, Hari sempat berolahraga di pagi hari. Dia lari-lari kecil di lokasi wisata Taman Matahari. Pak Hari masih jogging keliling Taman Matahari (sebelum meninggal),” cerita Ilham, Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Dia mengungkapkan, Hari Darmawan juga tidak pernah mengeluh sakit. Namun begitu, diakui sang bos itu memiliki riwayat penyakit jantung. “Secara histori, punya penyakit jantung. Sudah diring,” kata dia.

Hari Darmawan ditemukan meninggal dunia pada pukul 06.00 WIB, Sabtu 10 Maret 2018. Jasadnya tersangkut di sebuah batu Sungai Ciliwung, Bogor, Jawa Barat. Pria 77 tahun itu sempat dilaporkan hilang sejak Jumat 9 Maret 2018 malam.

Banyak Memar di Tubuh Mendiang Bos Matahari, Keluarga Tolak Autopsi

BOGOR DAILY-Polisi akan memeriksa sopir pendiri raksasa ritel perbelanjaan Indonesia – Matahari Departement Store, Hari Darmawan yang meninggal dunia di Sungai Ciliwung pagi tadi. Sopir Hari Darmawan menjadi satu-satunya saksi yang berada di tempat kejadian.

“Sopir dan yang ada di tempat kerja beliau jadi kita tarik semua ke belakang,” kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading di lokasi kejadian, Cilember, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

Dikcy menjelaskan, sopir tersebut sempat mencari majikannya saat menghilang. Jasad pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) itu baru ditemukan keesokan harinya oleh tim SAR, Sabtu (10/3) pagi sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

“Tadi malam dia mencari dan jenazahnya juga ditemukan di sungai sekitar 100 meter dari sini (villa milik Hari-red),” jelasnya. Hingga kini polisi masih menunggu hasil olah TKP awal. Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap sopir Hari Darmawan.

Kita kan masih rekon (rekonstruksi-red) dulu. Masalahnya ini tidak ada saksi yang melihat hanya ada satu saksi yakni sopir beliau, yang bersangkutan disuruh ambil minum,” ujar Dicky. Manajemen TWM sebelumnya menduga Hari Darmawan terpeleset di vila dan terjatuh ke Sungai Ciliwung. Namun mereka menegaskan, ini masih dugaan.

“Pada saat melihat kondisi Sungai Ciliwung itulah sepertinya beliau kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke Sungai Ciliwung yang saat itu arusnya sedang deras, namun harus diingat, ini masih dugaan sementara,” tulis pihak TWM.

DITEMUKAN BANYAK LUKA MEMAR

Jasad Hari ditemukan dalam keadaan memar di sekujur tubuh. Ini membawa dugaan meningkat lebih lanjut, “Sementara meninggalnya akibat benturan benda keras, tubuhnya banyak luka karena terjatuh di sungai. Di sungai ada batu-batunya, jadi karena arus begitu deras jadi ada luka memar di sekujur tubuh dan kepala,” kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading di lokasi kejadian, Cilember, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

Beliau menduga, Hari Darmawan tewas akibat tubuhnya terantuk bebatuan saat terbawa arus sungai. Jasad Hari juga ditemukan memar di bagian mata kanan.

“Kebanyakan memar luka-luka, biru matanya beliau bagian depan kanan jadi karena terantuk-antuk di batu ini. Kita lihat sendiri sungainya sudah terkikis tanahnya juga,” jelasnya.

Tetapi pihak keluarga Hari Darmawan meminta agar jenazah Hari Darmawan tidak diautopsi. Mereka yakin Darmawan tewas karena kecelakaan. Meski ada beberapa bekas luka di tubuh Darmawan, keluarga yakin itu luka normal akibat benturan saat Darmawan terbawa arus Sungai Ciliwung.

“Keluarga meyakini ini murni kecelakaan, hanya accident saja, tidak ada hal-hal lain,” kata Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari (TWM) Ilham Fadjriansyah, yang ditunjuk sebagai juru bicara keluarga Hari Darmawan, saat ditemui di rumah duka Yayasan Sinar Kasih, Jalan Batu Tulis, Kota Bogor, Sabtu (10/3).

Jenazah Dermawan sudah diterbangkan sore tadi ke Bali. Menurut pihak keluarga, jenazah almarhum akan disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi di Denpasar. Pada Rabu (14/3), jenazah akan dibawa ke krematorium Kerta Semadi Mumbul, Nusa Dua