Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 8846

Hall Victory Gelar Fun Games Badminton di Libur Tahun Baru

BOGOR DAILY-Mengisi liburan dan tahun baru Diklat VICTORY,  menggelar Fun Games Badminton ke -2
Fun Games victory badminton akan berlangsung selama dua hari.  Mulai tanggal 29 s/d 30 Desember 2017.  Di Hall Diklat Victory Goodyear Sidang Barang Bogor. Fun Games diikuti peserta non atlet profesional kategori level B se Kota dan Kabupaten Bogor,  serta ganda pasangan undang terbatas.

Lukmanul Hakim Ceo Diklat Hall Victory mengatakan. Kegiatan tahun ini merupakan perhelatan yang kedua kali. Sejak Hall Victory di resmi kan PBSI dua tahun lalu. Saat ini Diklat Victory terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Untuk melahirkan atlet atlet bulutangkis berbakat. “Banyak juga atlet dari mancanegara yang mengikuti pembinaan,”  beber Lukman sapaan akrabnya. Saat ini Hall Diklat Victory di pimpin oleh pelatih kepala mantan punggawa Tim Thomas Cup Indonesia,  Joko Suprianto.

Atlet atlet tersebut dalam menjalani pembinaan juga selalu diikut sertakan di berbagai event semacam Sirkuit Nasional (Sirnas).  “Bahkan kami mengikut sertakan atlet dalam kejuaraan di luar negeri.” tukas pria gempal yang memang hobby bermain bulutangkis ini.

Masih menurutnya. Untuk Fun Games yang rutin dilaksanakan. Ini merupakan bentuk eksistensi Hall Diklat Victory memberi ruang aktuakisasi para penggemar olahraga bulutangkis.  Yang ingin melewatkan waktu liburan dengan menyalurkan hobi nya.  “Sekaligus sebagai ajang silaturahmi para penggemar olahraga bulutangkis,” jelas nya.

Saat ini.  Lanjut nya, sudah terdaftar sekitar ratusan peserta yang akan mengikuti. Mayoritas peserta adalah mereka yang ambil bagian pada perhelatan pertama tahun lalu. Karena kami menyediakan piala tetap dan piala bergilir serta uang pembinaan bagi para pemenang.

“Intinya kami peduli cabang bulutangkis terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan nya.”  pungkas Lukman yang akan turun berpasangan dengan Joko Suprianto. Dalam laga eksebisi pembukaan Fun Games Victory Badminton.

Bandara Baru Bakal Dibangun di Sukabumi

0

BOGOR DAILY-Pemerintah berencana akan membangun bandar udara (bandara) di Sukabumi, Jawa Barat, 2018 mendatang.  Pembangunan proyek ini merupakan salah satu mega proyek di Jawa Barat yang di dorong Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain bandara di Sukabumi, beberapa proyek besar yang juga di dorong Presiden adalah pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), jalan tol Bogor-Cianjur-Sukabumi (Bocimi), Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya, jalur double track kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung, dan revitalisasi Sungai Citarum.

”Pemerintah akan mendorong dan ikut terlibat dalam penyelesaian sejumlah proyek besar di Jawa Barat yang hingga kini belum rampung. Komitmen itu akan mulai awal 2018,” ujar Jokowi saat menghadiri Hari Jadi Angkatan Muda Siliwangi ke-51 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, kemarin.

Jokowi menekankan BIJB bisa beroperasi 2018 dan bisa di gunakan masyarakat agar mobilitas warga Jawa Barat terutama di bagian utara, selatan, dan timur lebih mudah. Selain BIJB, Jokowi juga mendorong agar bandara di Tasikmalaya bisa secepatnya beroperasi penuh. Dia mengakui bandara tersebut cukup bagus, tetapi minim pesawat yang beroperasi di daerah itu. Bahkan, Jokowi sempat menyindir persoalan izin yang cukup lama.

”Saya sempat tanya kenapa izinnya belum keluar. Akhirnya saya telepon dan minta agar dua minggu segera di ke luar kan. Tapi ternyata sorenya izin tersebut sudah keluar. Masa soal izin gini saja harus presiden yang minta,” kata Jokowi. Masih soal bandara, pemerintah juga akan membangun bandara pada 2018 di wilayah Sukabumi. Namun sayang, lokasinya masih dirahasiakan. Sebab jika lokasi pembangunan bandara diketahui publik, akan berdampak pada naiknya harga tanah di kawasan tersebut.

”Jadi jangan tanya di mana lokasinya. Nanti kalau dikasih tahu, tanahnya jadi mahal. Malah airportnya nggak jadi dibangun,” tandasnya.

Sebelumnya, Badan Promosi Pariwisata Daerah Jawa Barat Cecep Rukmana mengatakan, dalam dua tahun ke depan pemerintah semestinya lebih fokus melakukan perbaikan infrastruktur untuk mempermudah konektivitas antar daerah di Jawa Barat.

Lima Pemerkosa ABG 15 Tahun di Parung Diringkus

BOGOR DAILY-Polisi akhirnya meringkus lima pemerkosa anak di bawah umur, MS (15) yang sempat menghebohkan publik Bogor, Minggu (17/12/17) lalu.

Kelima pelaku merupakan pemuda pengangguran yang mencekoki korban dengan minuman beralkohol sebelum menjalankan aksi bejatnya.

“Semua tersangka ini pengangguran. AS (20), VT (21), PSH (19), YMA (19) dan AM (21),” ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky.

Dicky menjelaskan, para pelaku ditangkap setelah unit PPA Polres Bogor mendapat laporan dari kerabat korban MS (15), Senin (18/12) lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, korban diarahkan untuk membuat Visum Et Repertum (VER) di RS Citra Insani. Hasilnya, ditemukan bukti permulaan yang cukup hingga akhirnya ditingkatkan ke proses penyidikan.

”Setelah itu kami tangkap di tiga lokasi berbeda yakni Kemang, Parung dan Gunung Sindur,” jelasnya.

Saat dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan, para pelaku mengakui aksinya. Mulai dari persetubuhan, pencabulan hingga menyediakan fasilitas. Dari keterangan pelaku, aksi tersebut dilakukan pada Minggu (17/12) sekitar pukul 01.00 WIB di rumah AM (21) yang berlokasi di Kampung Tulang Kuning RT 07/06 Desa Waru Kecamatan Parung.

”AS (20) memberikan minuman keras kepada korban. Korban langsung terkulai lemas. Di situlah aksi mereka dimulai. AS yang menyetubuhinya dan tersangka lain melakukan perbuatan cabul secara bergantian,” bebernya.

Dicky menambahkan, perbuatan para pelaku sudah direncanakan. Sebab, modus para pemerkosa terstruktur dengan baik. Untuk itu, polisi menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak pasal 81 dan 82 dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara kepada para pelaku. “Barang bukti sudah kita amankan.

Terdiri dari satu sweater pink, satu celana jeans biru, satu celana dalam biru, dan satu potong pakaian dalam wanita putih pink. Berkas lainnya sedang dikumpulkan agar segera bisa dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Di Bogor, Malam Tahun Baru Dilarang Main Petasan

0

BOGOR DAILY- Perayaan malam Tahun Baru 2018 semakin dekat. Demi melindungi warganya yang ingin menikmati pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melarang penggunaan petasan. Sejak kemarin, Satpol PP Kota Bogor gencar merazia pedagang musiman itu.

Satpol PP Kota Bogor Hery Karnadi mengaku telah merazia pedagang petasan dan kembang api serta toko-toko di Jalan Suryakencana, Jembatan Merah dan Pasar Anyar. Ia melarang penggunaan petasan lantaran sudah ada aturannya. Aturan yang dimaksud itu yakni UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 187 KUH Pidana tentang Bahan Peledak. Dalam UU dijelaskan, pembuat, penjual, penyimpan dan pengangkut petasan bisa dikenakan hukuman minimal 12 tahun penjara hingga maksimal kurungan seumur hidup. “Secara aturan kan tidak boleh, nantinya berpotensi jadi salah satu pemicu kerawanan sosial pada malam tahun baru. Sejauh ini belum ada indikasi rumit, hanya be­berapa yang kami data dan kami ingatkan,” katanya. ­

Tahun lalu, penggunaan pe­tasan juga sudah dilarang. Wali Kota Bogor Bima Arya mengimbau seluruh masyara­kat Kota Bogor tidak meng­gunakan petasan dalam pe­rayaan malam tahun baru nanti.”Sebenarnya tidak perlu, karena berpotensi menggang­gu ketentraman, ketertiban masyarakat dan lingkungan. Jadi, kami imbau tidak meng­gunakan petasan,” ujarnya.

Meski demikian, Bima tidak melarang masyarakat Kota Bogor menggunakan kembang api dalam merayakan pergan­tian tahun. “Petasan tidak boleh, kalau kembang api ma­sih boleh, tapi ada aturannya. Jadi maksimal itu ukuran kembang api 2 inci, lebih dari itu tidak boleh,” jelasnya.

Selain razia petasan, Satpol PP juga terus melakukan ope­rasi demi menciptakan kon­disi aman dan nyaman jelang perayaan malam tahun baru. Kemarin, penegak perda itu menertibkan PKL di Jalan Sa­wojajar, lanjut ke Jalan Dewi Sartika dan MA Salmun. Ke depan, Satpol PP bersama di­nas terkait akan melakukan operasi demi mengamankan situasi Kota Bogor jelang ma­lam tahun baru.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dis­hub) Kota Bogor Theo Patroci­nio Freitas mengatakan, problem PKL jadi salah satu penyebab kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalanan Kota Bogor. “Di antaranya jalur Sistem Satu Arah (SSA), kan banyak orang lewat alternatif seperti Dewi Sartika dan Peng­adilan. Nah kalau jalanan itu banyak PKL dan parkir, otoma­tis akan macet dan bisa mem­pengaruhi kelancaran SSA,” ujarnya.

KPK Sudah Restui Dedie A Rachim Jadi Wakil Bima Arya

0

BOGOR DAILY-Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK, Dedie A. Rachim, disebut akan maju dalam pilkada Kota Bogor tahun 2018 mendatang. Ia disebut-sebut akan menjadi calon wakil wali kota mendampingi Bima Arya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengaku bahwa Dedie sudah memberitahukan mengenai rencana itu kepada pimpinan. Saut menegaskan bahwa pimpinan KPK merestui langkah Dedie tersebut.

“Benar pimpinan sudah setuju,” ujar Saut Situmorang.

Saut bahkan menuturkan bahwa terkait surat pengunduran Dedie, ia sudah mengajukan surat tersebut kepada pimpinan KPK untuk nantinya agar dapat disetujui. Saut menambahkan surat tersebut saat ini tengah dalam proses oleh pihak SDM KPK sebelum nantinya terbit pernyataan bahwa Dedie mengundurkan diri dari jabatannya di KPK.

“Sudah diberikan pada 27 Desember 2017 , sedang di proses Oleh SDM. Saya sampaikan ke yang bersangkutan ‘mari kita bangun Indonesia dari banyak tempat termasuk dari Bogor’,”ujar dia.

Disetujui Dedie untuk maju mendampingi Bima Arya, disebut Saut sebagai salah satu bentuk tugas KPK dalam membantu memperbaiki kinerja dan sistem birokrasi. Ia pun menambahkan bahwa Dedie maju sebagai wakil dari Bima bukanlah dari jalur partai melainkan dari jalur profesi, karena itulah kelima pimpinan merestui jalan Dedie untuk maju sebagai calon Wakil Wali Kota Bogor.

“Sebetulnya yang bersangkutan diminta bukan sebagai kader Partai tapi sebagai profesional yang diminta membantu memperbaiki sistem dan Kinerja di birokrasi agar lebih Baik, transparan, melayani dan tanpa korupsi. Makanya pimpinan setuju untuk lanjut,” kata Saut.

 

Beben Suhendar Digadang Jadi Calon Wabup Jaro Ade

BOGOR DAILY-  Beben Suhendar masih menunggu hasil survei dari Partai Demokrat  Kabupaten Bogor untuk menentukan sikap politiknya di Pilkada 2018. Beben yang kini menjabat sebagai Camat Jonggol tersebut, digadang menjadi pasangan Ade Ruhandi. “Saya masih menunggu hasil survei di demokrat,” ujarnya.

Dalam penjaringan yang diikuti, mantan Camat Cileungsi ini juga tak menjawab diperuntukan bagi Calon Bupati atau sekadar Wakil Bupati Bogor saja.

Kini, Beben mengaku masih bersikap netral. “Komunikasi masih baik, kalau saya sih sikapnya pasif saja,”

Diberitakan sebelumnya, Calon Bupati Bogor, Ade Ruhandi belum menunjuk sosok yang bakal mendampinginya di Pilkada Bupati Bogor tahun 2018 nanti. Pria yang disapa Ade Jaro tersebut dikabarkan bakal berpasangan dengan Camat Jonggol, Beben Suhendar.

Soal ini, Ade memang tak mengamini secara lugas. “Dengan siapapun akan sangat memungkinkan, baik dari politisi, pengusaha bahkan wartawan sekalipun,” ujar Ade

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor ini juga melanjutkan, jika ia belum sempat bertemu dengan tim yang dibentuk lantaran kesibukan. “Saya belum sempat bertemu tim karena agendanya padat sekali. Sehingga belum ditentutkan pasangan saya nanti,” kata Jaro Ade.

Saat disinggung soal koalisi dengan partai lain, politisi partai golkar ini pun tampak masih memilah-milah partai mana saja yang sejalan dengannya.

“Masih dikomunikasikan, sangat memungkinkan dengan partai manapun. Karena bagaimanapun semua partai tujuannya baik untuk memajukan Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Organda Sebut Pemkot Bogor Spesialis Launching

0

BOGOR DAILY– Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor Moch Ischak mengatakan program rerouting yang dijalankan Pemerintah Kota Bogor dilakukan asal-asalan.

Ischak mengatakan bahwa sebetulnya Organda mendukung program rerouting angkot Pemkot Bogor, namun dirinya menyayangkan dalam pelaksanaannya terbilang tidak maksimal.

“Pemkot Bogor itu spesialis launching, beberapa bulan lalu diaktifkan koridor perintis transpakuan TKP 2 dan 3, tapi belum maksimal dijalankan, nah sekarang sudah mengaktifkan kembali TPK 4, 5, dan dua angkutan pengumpan, belum tentu bisa berjalan dengan maksimal,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan rerouting seharusnya seluruh jajaran Dishun Kota Bogor bisa kompak demi mensukseskan program rerouting.

“Jangan karena kejar target dilaksanakannya jadi asal-asalan nanti malah gagal total, jajaran Dishub harus turun semua ke lapangan, kemarin pas launching saja hanya ada kasi angkutan dalam kota, Pak Ari, kan ini bukan program Pak Ari,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, banyak hal yang mesti segera dimaksimalkan dalam menjalankan program rerouting angkot ini.

Diantaranya pengoptimalisasian sosialisasi kepada masyarakat hingga keperluan logistik untuk angkot yang masuk dalam koridor perintis transpakuan maupun angkot pengumpan.

“Di terminal-terminal saja tidak ada spanduk informasi tentang rerouting, jadi memang banyak yang harus dievaluasi,” pungkasnya.

Fadli Zon Desak Gubernur Perbaiki Jalan Rusak Di Parungpanjang

BOGOR DAILY- Aksi demonstrasi yang digelar warga Parungpanjang, Bogor, pada 25 Desember lalu turut menyita perhatian Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Dalam aksi ini, masyarakat melakukan penutupan akses bagi truk tronton untuk melintas.

“Sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kab Bogor, saya melihat rusaknya jalanan di Parungpanjang adalah problem penting yang harus direspon oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya seperti dikutip dari akun Twitter @Fadlizon, Jumat (29/12).

Fadli Zon mengaku kerap melihat langsung kondisi langsung jalanan di kecamatan Parungpanjang. Menurutnya, kondisi jalan di sana sangat memprihatinkan, yaitu hancur dan berlubang parah.

“Apalagi ketika musim hujan, menjadi kubangan air yg membuat aktivitas warga semakin sulit. Padahal jalan tersebut merupakan penyangga ekonomi masyarakat Bogor Barat,” sambungnya.

Kerusakan yang semakin parah, tidak hanya mengganggu aktivitas ekonomi warga, namun juga sering menyebabkan terjadinya kecelakaan, bahkan memicu aksi begal atau perampokan. Ini sangat meresahkan warga di sepanjang jalan tersebut.

Penyebab utama rusaknya jalan karena banyak truk tronton yang melanggar kebijakan tonase yang ditetapkan. Jalan tersebut adalah jalan provinsi dengan maksimal beban 20 ton.

“Tapi truk yang melintas bisa memiliki beban hingga 40 ton. Ini melebihi Jumlah beban yang diizinkan (JBI). Akibatnya, jalan lebih cepat rusak dibandingkan usia efektifnya,” jelas wakil ketua umum Gerindra itu.

Dijelaskan Fadli bahwa berdasarkan UU 38/2004 tentang Jalan, jalan di Parungpanjang masuk ke dalam status jalan provinsi.  “Sebab menghubungkan antar Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

“Sehingga, perbaikan kerusakan jalan tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dan ini harus diperbaiki segera dengan kualitas yang baik,” tutup Fadli.

Bima Arya Gandeng Pejabat KPK di Pilwalkot Bogor

0

BOGOR DAILY-Walikota Bogor Bima Arya telah menemukan calon pasangannya untuk Pilwalkot Bogor 2018. Dia menggandeng Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK Dedie A Rachim.

Kepastian duet tersebut terkonfirmasi dari pihak Bima Arya, Deddie dan pimpinan KPK.  Bima Arya dan Deddie belum mau mengungkap lebih jauh karena menunggu pernyataan dari KPK. Adapun pimpinan KPK menyatakan Deddie saat ini sedang mengurus pengunduran dirinya dari KPK.

“Sebelumnya Pak Deddie sudah memberi tahu dan pamit kepada pimpinan. Mungkin hari-hari ini sudah mempersiapkan administrasi pengundurannya. Pemberhentian pegawai atas permintaan sendiri, kan boleh. Sebelumnya sudah banyak yang melakukan,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi mengenai pengunduran diri Deddie untuk maju di Pilwalkot Bogor, Jumat (29/12/2017).

Adapun Deddie yang dikontak pagi ini juga menyatakan bahwa dia masih fokus untuk mengurus pengunduran diri dari KPK.

“Masih dalam proses pengunduran diri, nanti kalau dari lembaga udah komen nanti saya lebih enak jawabnya, karena saya masih di sini (KPK). Artinya saya harus tempuh beberapa langkah, mengundurkan diri meski aturannya berhenti sementara, tapi karena saya masih di KPK jadi sebaiknya saya nggak ngomong dulu. Secara verbal saya sudah sampaikan,” kata Deddie.

Sama seperti Deddie, Bima Arya juga belum mau berkomentar panjang. Dia menunggu KPK memberikan penjelasan terlebih dahulu.

“Biar KPK bicara dulu, saya sampaikan siang ini,” kata Bima.

Asep Tewas Membungkuk Sambil Gendong Tas

0

BOGOR DAILY- Mayat seorang laki laki ditemukan di Jalan Gedong Sawah I Rt.02 Rw 01 tepatnya di depan toko Fartha Jaya (toko kertas & percetakan), Kecamatan Bogor Tengah.

Saat ditemukan korban dalam keadaan membungkuk dengan tas gendong. Korban sendiri ditemukan pertama kali oleh tiga saksi yaitu Jajat (65), Mia (48), Ketua RT Ade (47).

Korban diketahui bernama Asep Efensu bin Sabri asal Kampung Simpang Rt 01 Rw 01, Desa Girimukti, Kecamatan, Sindang barang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kapolsek Bogor Tengah kompol Syaifuddin Gayo mengatakan korban meninggal karena diduga sakit.

Selain itu juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Karena di sekitar korban ditemukan obat-obatan untuk penyembuhan sakit lambung/mag,” ujaranya. Menurut Informasi korban telah dibawa ke rumah duka di Cianjur Jawa Barat.