Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8882

Disperumkim Babat Spanduk Pohon di Jalanan Kota Bogor

0

BOGOR DAILY- Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, menggelar operasi gabungan penertiban sampah visual seperti spanduk, banner dan umbul-umbul. Penertiban dilakukan untuk mensterilkan pohon-pohon dari material sampah visual yang kerap dilekatkan pada pepohonan di Kota Bogor.

“Pada penertiban ini kami konsen membersihkan spanduk dan banner tidak berizin yang terpasang di pohon, taman dan jalur hijau, ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Taman Bidang Pertamanan Disperumkim Kota Bogor, Erwin Gunawan pada Kamis (2/11).
Menurut Erwin, dari hasil operasi yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan puluhan spanduk, banner dan umbul-umbul berbagai ukuran yang menempel di pohon dan tempat terlarang lainnya. Selain di pohon, petugas juga membersihkan sampah visual yang menempel dipagar sejumlah taman di Kota Bogor.
“Umbul-umbul, spanduk kerap ditempel sembarangan di pohon dan tiang jalan. Perbuatan itu kan sudah jelas-jelas dilarang,” kata Erwin.
Dia menegaskan, pelarangan tersebut sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2006 tentang ketertiban umum, yakni dilarang menempel, memaku dan mengikat sesuatu atau apa pun pada pohon. Erwin menyebutkan, sesuai Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan reklame disebutkan ada zona putih.
“Artinya sama sekali di lokasi itu tidak diperbolehkan ada reklame seperti spanduk, banner dan sebagainya,” kata Erwin.
Tim gabungan memulai operasi penertiban dari Jalan Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan Dadali, Jalan A Yani, Jalan Ahmad Adnan Wijaya, Bogor Baru, Jalan Pajajaran, Jalan Siliwangi, Tajur, Lawang Gintung, Jalan Pahlawan dan terakhir di Jalan Ir H Djuanda Bogor.

ADV : Naik Bus Nyaman Ke Jakarta

0

Bogor Daily – Bagi kaum komuter, warga Kota Bogor yang bekerja di Jakarta dan pergi pulang setiap hari, perjalanan menuju kantor dan pulang ke rumah menjadi perjuangan tersendiri. Mereka harus pandai-pandai memilih moda transportasi yang tepat. Moda transportasi yang dapat memenuhi kriteria nyaman, bisa menjalani waktu tempuh relatif lebih singkat dan tarifnya terjangkau.

Memang ada banyak moda transportasi yang setiap hari wara wiri Bogor – Jakarta dan  bisa menjadi pilihan. Mereka bisa menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL), bus reguler yang berangkat dari Terminal Baranangsiang atau bus APTB yang bergerak dari Bubulak. Bahkan angkutan bus – bus kecil yang setia menempuh jalur lama Bogor – Jakarta lewat Cibinong.

Tetapi bagi sebagian pekerja, semua jenis moda transportasi tersebut belum memenuhi kriteria tadi. KRL yang sudah jauh lebih baik pelayanannya, ternyata belum bisa menjadi pilihan utama sebagian dari pekerja. Mereka beralasan, kereta selalu penuh bahkan padat. Juga karena letak stasiun terlalu jauh dari kantor mereka.

Kenyataannya, KRL memang sudah padat dan konon pengguna commuter line ini sudah hampir melampaui target. Sementara itu bus reguler yang sudah puluhan tahun melayani trayek Bogor – Jakarta, belum juga menampakan perubahan kualitas pelayanan.

Kondisi itulah yang membuat sebagian pekerja akhirnya mencari alternatif. Sebagian memilih untuk ikut mobil tebengan. Sebagian lagi bergabung dalam kelompok dan menyewa bus khusus untuk antar jemput atau memanfaatkan bus jemputan yang disediakan oleh kantor masing-masing. Namun sebagian lainnya memilih memanfaatkan mobil pribadi.

Jumlah mereka yang menggunakan mobil pribadi ternyata cukup besar. Setiap hari, kendaraan yang masuk pintu Tol Jagorawi di Baranangsiang mencapai sekitar 2.700 unit kendaraan. Sebagian diantaranya adalah mobil yang dipergunakan para pekerja ke Jakarta.

Kondisi itulah yang antara lain menyebabkan jalan Tol Jagorawi dan Jakarta semakin padat dengan jumlah kendaraan yang lebih besar. “Jumlah tersebut belum memperhitungkan kendaraan dari arah Bogor yang masuk melalui Tol BORR, pintu tol Ciawi, Sentul Sirkuit dan Cibinong,” kata Jimy Hutapea, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Untuk mengurangi beban kepadatan kendaraan pribadi di jalan tol dan Jakarta, maka diperlukan peningkatan pelayanan angkutan umum. Tujuannya, supaya para pekerja yang menggunakan kendaraan pribadi ke Jakarta, bisa beralih pilihan dan mau memanfaatkan layanan kendaraan umum. Pemikiran itulah yang mendasari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengoperasikan Bus Transjabodetabek.

Setelah mengoperasikan jalur Bekasi – Jakarta, kini BPTJ mulai mengoperasikan bus sejenis untuk jalur Bogor – Jakarta. Pada jalur Bogor- Jakarta, BPTJ telah menunjuk DAMRI sebagai operatornya, sedangkan di jalur Bekasi – Jakarta, PPD dipilih sebagai operatornya.

Bus berangkat dari pool bus Botani Square dan akan menempuh perjalanan menuju kawasan Senayan. Setelah keluar dari pintu tol Semanggi, bus tersebut akan melintasi Jalan Gatot Subroto, berputar di Semanggi melintasi Jalan Sudirman dan masuk Jalan Asia Afrika, sebelum akhirnya berhenti di salah satu mall di kawasan Senayan. Jalur yang sama akan ditempuh pada saat kembali sore hari menuju Bogor.

Bus yang digunakan tergolong bus premium. Para penumpang dilayani dengan kenyamanan kursi reclining seat yang dilengkapi instalasi listrik untuk memudahkan penumpang me-charge HP atau laptop, serta wifi disamping AC tentunya. Jumlah kursi hanya tersedia 44 unit dan dalam rencana ke depan, bus akan melaju di jalur khusus untuk menjamin kelancaran di perjalanan. Tarifnya Rp 35.000,- per penumpang untuk satu kali perjalanan.

Hari Selasa, 31 Oktober 2017, operasional bus tersebut diresmikan di poll bus Botani Square. Sebanyak 3 unit bus memulai perjalannya. Bus pertama berangkat dari Bogor jam 05.00 dan disusul bus kedua dan selanjutnya. Kembali ke Bogor bus pertama jam 16.00. Rencananya DAMRI akan menyediakan 6 unit yang terbagi pada 3 unit berangkat dari Bogor dan 3 unit lainnya dari Jakarta.

Operasional bus tersebut akan menjalani masa uji coba selama 10 hari. “Selama tiga hari pertama, perjalanan bus dikawalvoorijder, sehingga pada uji pada hari pertama, perjalanan bus dari Bogor – Senayan hanya memerlukan waktu sekitar 80 menit,” ungkap Jimy.

Tentu capaian waktu tersebut bukan waktu tempuh yang normal. Capaian tersebut akan dibandingkan dengan uji coba bus tanpa pengawalan. Ditargetkan nantinya bus ini akan mampu menempuh perjalanan  antara 90 menit sampai dengan 2 jam.

Pada dasarnya segala sesuatunya yang terjadi selama 10 hari masa uji coba, termasuk berbagai kendala yang dihadapi akan dievaluasi. Termasuk evaluasi  terhadap kesiapan penggunaan jalur khusus di Jalan Tol Jagorawi untuk memudahkan bus melaju dengan lancar. Dalam rencananya, jalur khusus tersebut juga dapat dipergunakan oleh bus-bus angkutan umum reguler yang melayani rute Bogor – Jakarta.

Banyak harapan disampaikan pada operasional bus premium ini. Khususnya harapan, agar mereka yang terbiasa menggunakan mobil pribadi untuk bekerja ke Jakarta, bisa beralih dengan memanfaatkan bus ini. Dengan demikian pertambahan jumlah kendaraan pribadi di jalan tol dan di wilayah Jakarta diharapkan bisa ditekan. Namun yang tak kalah penting, kebutuhan para pengguna kendaraan umum, bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman untuk bisa tiba di tempat kerja atau tempat tujuan masing-masing. Selamat mencoba!

(Advertorial)

Heboh! Truk Terjun Bebas di Flyover Solis

0

BOGOR DAILY- Satu unit truk pickup terguling di underpass Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (2/11/2017).

Menurut seorang saksi yang melihat kejadian, Karta (37), truk terguling sekitar pukul 16.30 WIB ketika melaju dari arah Simpang Tol Borr ke arah Yasmin.

Karta menjelaskan, ketika itu truk bernomor polisi B 9565 VB mencoba menghindari laju sepeda motor.

Hanya saja diduga karena remnya yang tak berfungsi, truk tersebut menabrak batas jalan.

“Ini ngangkut biskuit dari arah Bogor ke arah Yasmin, katanya karena rem enggak berfungsi dia banting kanan terus nabrak trotoar melintir langsung terguling,” ujarnya.

Karta menambahkan bahwa kernet truk Muhamad Riza dan sopirnya, Deni dilarikan ke rumah sakit RSDU Kota Bogor.

“Tadi saya lihat lecet, tapi sidah dibawa ke rumah sakit,” katanya

Pelaku Duel Gladiator Divonis 2 Tahun Penjara

0

BOGOR DAILY-Pengadilan Negeri Kota Bogor menggelar sidang putusan dalam kasus duel ala gladiator yang menewaskan Hilarius Event Raharjo, siswa SMA Budi Mulia, Kamis (2/11/2017).

Sidang vonis tersebut digelar secara terpisah dengan menghadirkan tiga terdakwa, yaitu BV alias AB, HK, dan MS.

Sidang pertama mengagendakan vonis terhadap pelaku terdakwa HK (19). HK yang berperan sebagai wasit dalam kasus duel ala gladiator ini divonis dua tahun penjara. Hukuman tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yaitu 4 tahun.

Sementara pada sidang kedua terdakwa BV kembali menjalani sidang putusan untuk kasus yang sama. Dalam sidang ini terdakwa divonis 2 tahun 6 bulan penjara. Vonis majelis hakim itu, lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut BV dengan pidana penjara selama 4,5 tahun.

Majelis hakim menyatakan, kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, dihadiri kedua orangtua korban dan para kerabat terdakwa. Terhadap putusan majelis hakim tersebut, tim kuasa hukum BV menyatakan akan mengajukan banding.

“Kami secepatnya akan ajukan banding,” kata kuasa hukum BV, Parsiholan.

Hingga pukul 16.00 WIB, majelis hakim masih membacakan dakwan terhadap satu terdakwa lainnya yakni MS. Terdakwa ini berperan sebagai wasit saat pertarungan ala gladiator.

Detik-Detik Tewasnya Hilarius

Duel ala gladiator antara dua kelompok siswa di Kota Bogor, Jawa Barat, menewaskan satu orang, yaitu Hilarius Christian Even Raharjo. Salah satu saksi mata berinisial GN, yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa, menceritakan detik-detik kejadian pertarungan satu lawan satu di Taman Palupuh, Kota Bogor, pada Januari 2016 lalu.

Diceritakan oleh GN, saat itu Hilarius datang bersama tim basketnya dari SMA Budi Mulia untuk bertarung satu lawan satu dengan tim basket dari SMA Mardi Yuana.

Masing-masing tim yang diwakili oleh lima orang kemudian duel secara bersamaan di tengah lapangan. Saat itu, Hilarius berhadapan dengan BV alias AB yang perawakannya jauh lebih besar dari korban.

Menurut GN, karena pertarungan itu tak sebanding, Hila– sapaan akrab Hilarius–kalah setelah beberapa kali kena pukulan dan tendangan dari lawan. Hila pun tersungkur hingga tak sadarkan diri.

Beberapa saat sebelum ajal menjemput, Hila sempat mengalami kejang dan bola matanya memutih usai ditendang dan dipukul pelaku.

“Saya sempat membuka sepatu dan kaus kakinya, lalu memencet jempolnya. Waktu itu dia masih bernapas,” kata GN saat melakukan rekonstruksi, Senin, 25 September 2017.

Melihat kondisi tersebut, GN berusaha menolong korban dan menggotongnya ke sebuah pendopo yang ada di area Taman Palupuh.

“Saya ngegotong sendirian sambil teriakin orang, ‘woy bantuin’. Terus pada datang, dan dia (korban) dibawa ke pendopo,” ungkap GN.

Beberapa temannya terus berdoa sambil memijit Hila agar sadar. Karena upaya mereka tidak membuahkan hasil, beberapa temannya membawa Hila ke Rumah Sakit Azra dengan menggunakan sepeda motor.

Kecelakaan Mengerikan di Puncak, Tiga Orang Jadi Korban

BOGOR DAILY-Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat. Sebuah bus pariwisata tabrak mobil box, Kamis (2/10/2017) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kejadian bermula saat mobil box bernopol F 8845 WR yang dikemudikan M Reza, melaju dari arah Gadog menuju Puncak Bogor. Pada saat bersamaan, bus pariwisata bernopol D 7799 AM yang dikemudikan Iman Sukiman melaju dari arah berlawanan.

Saat itu, lalu lintas ke arah Puncak padat. Mobil box berusaha menyalip kendaraan di depannya. Sopir mobil box tak menyadari jika dari arah berlawanan melaju bus pariwisata karena kondisi jalan menikung. Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan.

“Saat itu situasi arus lalu lintas ke arah Puncak padat, lalu kendaraan box bergerak ke kanan. Bus pariwisata datang dari arah Puncak ke arah Gadog, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas,” ucap Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Ipda Asep, Kamis (2/11/2017).

Akibat kejadian ini, tiga orang menjadi korban. Dua orang melangalami luka ringan dan satu orang lagi mengalami luka berat. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir 20.000.000.

Calon Walikota Bogor Ini Gagas Program Rp50 Juta Per RT

0

BOGOR DAILY-Bakal calon Walikota Bogor 2018, Sugeng Teguh Santoso (STS) semakin gencar mendatangi masyarakat. Selain sosialisasi, STS pun melakukan sejumlah gebrakan. Salah satunya, membantu warga untuk melakukan perbaikan fasilitas umum.

STS mengatakan, pekan ini ada dua lokasi yang telah dilakukan peninjauan untuk diperbaiki. Diantaranya, fasilitas kamar mandi umum di Panaragan Bakti karena atapnya yang sudah rusak dan musolah warga di Cilendek Timur yang harus segera diperbaiki.

“Ini sebagai bentuk respon langsung saya sebagai calon kepala daerah untuk membantu warga, seperti apa kebutuhannya maka akan kita bantu, selain kita mendengar harapan dan aspirasi mereka tentang kepemimpinan Kota Bogor ke depan,” ujarnya.

Hampir setiap harinya, banyak warga yang meminta dirinya untuk melakukan kunjungan. Namun, karena banyaknya permintaan sehingga harus dibuatkan jadwal terlebih dahulu untuk bisa bertatap muka dengan mereka.  “Banyak yang meminta untuk berkunjung agar bisa bertatap muka. Namun saat ini harus dibuatkan jadwal agar bisa memenuhi keinginan masyarakat,” tuturnya.

Dirinya pun mengaku, saat ini beberapa calon walikota atau partai lain memintanya untuk bisa menjadi calon wakil walikota yang diusung oleh partai. Namun, dirinya tengah mempertimbangkan. Pasalnya, keputusan berada di tangan partai, bukan ada padanya. “Saya tidak bisa memutuskan. Yang bisa memutuskan partai dimana saya tengah berada, yakni PDIP,” tegasnya.

Targetnya, dalam pertandingan Pilkada 2018 nanti, Sugeng bisa menduduki posisi wakil walikota. Namun itu pun harus berpasangan dengan calon walikota diluar incumbent.

Jika partainya meminta untuk bersama incumbent maka dirinya tak bisa mengelak. “Jadi kalau bisa saya berharap tidak dengan incumbent,” katanya.

Jika terpilih, dirinya menegaskan akan segera melakukan perubahan mendasar di Kota Bogor. Saat ini, ada banyak PR yang harus dikerjakan. Bahkan, dirinya telah mempersiapkan beberapa program.

“Jadi nanti setiap RT mendapat uang Rp50 juta yang bersumber dari APBD. Saya sudah melihat bahwa APBD kita cukup. Kalau RT itu mungkin ada sekitar dua hingga tiga ribu, berarti hanya sekitar Rp150 milyar yang dibutuhkan. PAD kita Rp800 milyar, sehingga bisa tercover.

Itu (Rp50 juta) 60 persen untuk infrastruktur, 20 persen untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dan 20 persen untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.

Mas Kliwon Jadi Pengganti Mendiang Mbah Maridjan

0

BOGOR DAILY- Tepat tujuh tahun lalu, Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi “menyelesaikan tugasnya”. Ketika erupsi terjadi di Gunung Merapi dampaknya sampai ke rumah Mbah Maridjan di Kinahrejo.

Badiman, Ketua Paguyuban Masyarakat Kinahrejo menyebut, semasa hidupnya Mbah Maridjan dikenal warga di sekitar kampungnya sebagai sosok yang memiliki semangat dan tanggung jawab besar terhadap pekerjaannya.

Pada 2010 silam, rumah Badiman berada tidak jauh dari rumah milik Mbah Maridjan. Kendati Mbah Maridjan sudah tidak lagi, tapi Badiman merasa sosok sang juru kunci Gunung Merapi itu masih dirasakan dan perlu ditularkan kepada generasi muda.

Menurut dia, generasi muda saat ini perlu bisa mengambil pelajaran dari sifat sosok yang dikenal dengan juru kunci Gunung Merapi itu. “Bahwa orang hidup itu tidak hanya memburu dunia saja. Tapi juga harus seimbang dunia dan akhirat yang harus ditiru oleh generasi milenium sekarang,” tuturnya.

Dalam rangka mengenang letusan erupsi yang sempat menyebabkan korban jiwa dan ribuan orang mengungsi itu, kini masyarakat Kinahrejo menggelar acara renungan di Hunian Tetap (Huntap) Karangkendal, Cangkringan. Huntap Karangkendal merupakan tempat tinggal warga Kinahrejo ketika direlokasi.

Kini setelah Mbah Maridjan mangkat, peran dan tanggung jawabnya kini digantikan Mas Kliwon Suraksohargo, putra ke-3 Mbah Maridjan. Pria yang akrab disapa dengan Pak Asih itu kini menjadi juru kunci Merapi. Dia diberikan kepercayaan untuk memangku tanggung jawab dari Keraton Jogjakarta.

Ronaldo Gagal Tekuk Tottenham

0

BOGOR DAILY- Rentetan nasib nahas Real Madrid masih berlanjut. Setelah kalah mengejutkan dari tim promosi Girona di Divisi Primera akhir pekan lalu, juara bertahan Liga Champions itu kandas dengan skor 1-3 saat menyambangi markas Tottenham Hotspur, Kamis (2/10) dini hari WIB. Padahal, Cristiano Ronaldo mencatat sebuah rekor elok. Namun, gagal menghambat laju Tottenham lolos ke babak 16-besar.

Ronaldo menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Real Madrid dalam pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, London, markas sementara Tottenham pada musim ini. Kini Ronaldo tercatat sudah mencetak gol di 50 stadion berbeda dalam kujungan bersama Real Madrid.

Sialnya, milestone itu tetap tak mampu menghentikan ketangguhan Tottenham. Dua gol yang dicetak Dele Alli, ditambah sebiji gol Christian Eriksen, membuat Tottenham menjadi tim pertama yang sanggup menaklukkan Real Madrid pada fase grup Liga Champions sejak Oktober 2012. Ini juga menjadi salah satu kekalahan tertelak Real Madrid dari tim Inggris setelah 0-4 dari Liverpool (2009) dan 1-4 dari Derby County (1875).

Tottenham memang sudah menyengat sejak awal laga. Pertandingan berjalan 26 menit, Alli langsung membuat publik Wembley bergemuruh saat bola sodoran Kieran Trippier disambar dengan sontekan kaki kanan guna menjebol gawang Kiko Casilla. Akan tetapi, cuma satu gol itu yang tercpita pada babak pertama.

Gol kedua Alli tercipta saat babak kedua berjalan sekitar 10 menit. Kali ini dia melancarkan aksi individu dengan mengecoh Casemiro, sebelum melepaskan tembakan kaki kanan ke arah gawang. Bola sepakan Alli sempat membentur badan Sergio Ramos hingga membuat Casilla terkecoh.

Tertinggal dua gol membuat Real Madrid kia agresif menyerang. Namun, hal itu justru menjadi bumerang karena melalui sebuah skema serangan balik, Tottenham mampu menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-65. Kali ini giliran Christian Eriksen yang menjebol gawang El Real memanfaatkan umpan Harry Kane.

Real Madrid cuma bisa membalas satu gol hiburan sepuluh menit jelang waktu normal berakhir melalui Ronaldo. Bagi Ronaldo, ini menjadi gol ke-10 yang pernah dicetaknya ke gawang Tottenham. Termasuk saat dia masih membela Manchester United. Namun, gol itu gagal menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan 1-3.

Sementara bagi Tottenham, kemenangan membuat mereka dipastikan lolos ke babak knock-out kaena sudah mengumpulkan 10 poin dari 4 laga. Mereka memuncaki klasemen Grup H unggul 3 angka di atas Real Madrid. Posisi Spurs tak mungkin lagi dikejar Borussia Dortmund dan APOEL Nicosia yang menghuni peringkat ketiga serta keempat dengan 2 poin.

SUSUNAN PEMAIN

Tottenham Hotspur: 1-Hugo Lloris; 4-Toby Alderweireld (17-Moussa Sissoko 24), 6-Davinson Sanchez, 5-Jan Vertonghen; 2-Kieran Trippier, 23-Christian Eriksen, 29-Harry Winks (19-Moussa Dembele 66), 15-Eric Dier, 33-Ben Davies; 20-Dele Alli; 10-Harry Kane (18-Fernando Llorente 79)
Pelatih: Mauricio Pochettino

Real Madrid: 13-Kiko Casilla; 19-Achraf Hakimi, 6-Nacho Fernandez, 4-Sergio Ramos, 12-Marcelo; 10-Luka Modric (15-Theo Hernandez 81), 14-Casemiro, 8-Toni Kroos; 22-Isco (21-Borja Mayoral 74); 9-Karim Benzema (20-Marco Asensio 74), 7-Cristiano Ronaldo
Pelatih: Zinedine Zidane

Seluruh Jalur MRT Tersambung 100 Persen

0

BOGOR DAILY-Proyek pembangunan Mass Rapid Trans­it (MRT) sudah ham­pir rampung. Semua jalur fase 1 sudah ter­sambung satu sama lain, baik untuk jalur layang maupun bawah tanah.

Penyambungan terbaru yaitu di seberang RS Siloam, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (31/10) dengan total panjang 9.810 meter. ­

Pemasangan itu sekaligus menandai tersambungnya seluruh jalur layang dan bawah tanah MRT Jakarta, yakni koridor Lebak Bulus hingga koridor Bundaran HI.

Secara teknis, pembuatan struktur jalur layang sepanjang 9.810 meter itu dilakukan dengan membangun viaduct (jembatan yang tersusun dari spans, red) yang terhu­bung dengan tiang kolom.

Viaduct ini sendiri terdiri dari lima bagian, yaitu struk­tur fondasi, pile cap, pier column, pierhead dan box girder.

Selain itu, pada fase satu ini jalur Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia sepanjang 16 kilometer diperkirakan akan melayani sekitar 173.400 penum­pang setiap harinya melalui 16 set kereta (14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan, red).

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, perkiraan jum­lah penumpang setiap hari tersebut masih akan diper­tegas lagi dengan Ridership Survey yang saat ini sedang dilakukan PT MRT Jakarta.

Total tempuh rute fase 1, jelas William, adalah 30 menit dengan jarak antarkereta lima menit sekali. Kereta akan dioperasikan secara otomatis melalui sistem persinyalan Communication-Based Train Control (CBTC) yang merupakan teknologi baru di Indonesia.

”Pemasangan railway track juga sedang dilakukan dan sejauh ini telah terpasang sepanjang 2.530 meter dari keseluruhan total panjang rel, yaitu kurang lebih 36 km,” ujar William.

Untuk diketahui, hingga 25 Oktober 2017, perkembangan konstruksi MRT Jakarta telah mencapai 83,07 persen dengan rincian struktur layang 74,64 persen dan struktur bawah tanah 91,57 persen.

Terdapat 13 stasiun yang sedang dibangun saat ini, yakni tujuh stasiun layang (Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingaman­garaja) serta enam stasiun bawah tanah (Senayan, Is­tora, Bendungan Hilir, Setia­budi, Dukuh Atas dan Bun­daran Hotel Indonesia).

Fase dua dari pembangunan jalur Bundaran Hotel Indo­nesia-Kampung Bandan di­targetkan mulai dibangun pada Oktober 2018.

Selain itu, pemerintah beren­cana membangun MRT Jakar­ta untuk dua koridor pada 2020, yakni Selatan-Utara dan Timur-Barat. Koridor Timur-Barat membentang sepanjang 87 km, dimulai dari Cikarang, Bekasi hingga Balaraja, Banten.

Keluarga Korban Predator Seks Histeris Sampai Bogem Pelaku

BOGOR DAILYTeriakan histeris seketika memecah suasana di kantor Polres Bogor, Selasa (31/10). Kata-kata kasar berisi cacian dan umpatan spontan keluar dari mulut keluarga korban predator seks Ciampea, begitu melihat pelaku WR (52) digelandang polisi. Tak hanya mengumpat, empat orang tua korban juga sempat mengamuk dengan memukul badan pelaku pencabulan di bawah umur itu.

Sejak pukul 10:00 WIB, kelu­arga korban telah menunggu di Polres Bogor. Mereka senga­ja datang untuk menyaksikan ekspos kasus pencabulan yang membuat anaknya menderita.

Mereka datang jauh-jauh dari Kampung Gedongastana, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea. Emosi keempat orang ibu itu pun tak terbendung ketika polisi menggiring pela­ku masuk ke sel tahanan Ma­polres Bogor.

“Paeh sia di ditu (mati saja kamu di penjara, red),” teriak seorang ibu yang anaknya jadi korban sodomi sambil berlinang air mata. “Saya tidak terima, lebih baik mati saja kau di penja­ra,” ucap salah seorang ibu yang sudah terbakar emosi.

Saking kesalnya, orang tua korban pun cuma bisa menangis mengingat kejadian yang dia­lami putranya.

Polisi tidak tinggal diam. Keluarga korban yang sedang marah ini pun langsung dilerai dan dibawa menjauh dari pelaku. Sekadar diketahui, sebelumnya empat anak di bawah umur warga Ciampea, Kabupaten Bogor, menjadi korban pelecehan seksual te­tangganya sendiri.

Informasi yang dihimpun, modus pelaku melancarkan aksinya yakni dengan menga­jak setiap korbannya menon­ton film di rumah tersangka. Adalah DB (14), IN (15), R (15) dan KA (8) yang jadi korban pelaku. Keempatnya diiming-imingi uang Rp10-20 ribu se­belum akhirnya pelaku men­ciumi bibir dan meminta mereka membuka celananya.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, terkuaknya kasus tersebut berawal dari la­poran orang tua korban ke po­lisi. Hingga akhirnya muncul nama-nama keempat korban tersebut. Sedangkan salah satu korban berinisial KA sudah dilakukan visum di rumah sakit.

“Korban semua laki-laki. Mereka diimingi diajak nonton film dan uang Rp10-20 ribu, termasuk pulsa internet oleh pelaku guna memuaskan nafsu­nya,” ujar Dicky.

Berdasarkan hasil penyidikan, perbuatan bejat pelaku sudah berlangsung sejak April 2017. Sebelumnya, Metropolitan me­nuliskan korban predator seks berjumlah 15 orang berdasarkan keterangan Ketua RT 02 Ateng.

Namun, polisi belum mem­benarkannya. Alasannya masih dalam pengembangan untuk mencari korban lain yang belum berani melapor ke polisi.

“Kami masih melakukan pengembangan karena kha­watir masih ada korban lain. Pelakunya sudah berhasil kami amankan tapi hasil vi­sumnya belum keluar,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pelaku selama ini dikenal sebagai seorang buruh serabutan yang ditinggal mati istrinya sejak 15 tahun lalu. Akibat perbuatan­nya, WR diancam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindun­gan Anak. “Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan kasus ini masih didalami,” jelasnya.

Kasus ini pun sampai ke telinga Bupati Bogor Nur­hayanti. Ia mengaku akan menginstruksikan satgas di kecamatan untuk terus me­nyosialisasikan tentang keta­hanan pada keluarga.

“Bagaimana tugas mulia seorang ibu seoptimal mungkin menjaga anak-anaknya dari mulai pergaulan di lingkungan dan perilaku anak. Karena menjaga anak bukan hanya tugas pemerintah, namun pe­ran serta orang tua,” pungkas­nya.