Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8919

Atlet Taekwondo Andalan Kota Bogor Dikeroyok

0

BOGOR DAILYKejadian nahas menimpa atlet andalan Kota Bogor. Fahmi, salah satu atlet taekwondo andalan Kota Bogor, yang sedang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 di Kabupaten Bogor mengalami pengeroyokan oleh sekumpulan orang tidak dikenal.

Peristiwa ini terjadi di sekitaran jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat ( 15/9) dini hari lalu, sekitar pukul 02.00 WIB. Hal ini disinyalir bisa mengganggu persiapan Fahmi yang merupakan atlet andalan Kota Hujan untuk rebut medali emas pada Porda 2018 mendatang.

Dari informasi yang dihimpun, atlet taekwondo Fahmi yang pulang sehabis melayat bersama seorang temannya menggunakan sepeda motor. Saat melewati jalan Dadali, tepatnya di depan SMP Negeri 12 Bogor, korban yang saat itu dalam posisi dibonceng, tiba-tiba ditarik sekumpulan muda-mudi yang sedang nongkrong di tempat tersebut, dan diperkirakan berjumlah delapan orang. Fahmi pun dikeroyok hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan punggung.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Muis Effendy saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut  terjadi pada Jumat (15/9) dini hari. Pihaknya sendiri masih mendalami motif dari kasus tersebut, apalagi wilayah tersebut diakuinya menjadi salah satu tempat rawan karena dipakai muda-mudi untuk nongkrong hingga larut malam. “Banyak anak-anak yang suka nongkrong di sekitaran pintu rel kereta api Kebon Pedes. Kan rawan, tawuran atau tindak kriminal lainnya. Untuk kasus ini, masih didalami apa motifnya,” katanya saat di konfirmasi Metropolitan, kemarin.

Dirinya bersama jajaran Polsek Tanah Sareal lebih mengintensifkan penjagaan di daerah tersebut, karena termasuk jalur ramai menuju wilayah kabupaten Bogor dan sekitanya. Kalau untuk motif pencurian sih tidak, karena tidak ada barang yang hilang atau dirampas, tapi korban dikeroyok hingga mengalami luka-luka. Sedang kami dalami, bisa saja motif balas dendam atau semacamnya karena pergaulan anak-anak. Tetapi hal itu masih perlu didalami lagi,” imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor Hambali pun membenarkan kejadian nahas tersebut. Hingga saat ini, kondisi Fahmi dikabarkan sudah mulai membaik. “Kami belum lihat langsung, masih perlu konfirmasi. Tetapi menurut teman-temannya, kondisi Fahmi sekarang sudah berangsur membaik,” katanya saat dikonfirmasi wartawan koran in, kemarin.

Akibat kejadian ini, Fahmi yang sedang dipersiapkan untuk tampil di Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 yang akan segera bergulir, disinyalir bakal sedikit menganggu persiapan latihannya.

Apalagi, Fahmi merupakan salah satu atlet yang digadang-gadang bisa dulang medali emas pada even multi olahraga daerah tersebut.

“Kami (KONI Kota Bogor, red) belum bisa konfirmasi soal kesiapan Fahmi ke Porda pasca kejadian ini. Mesti di cek langsung ke rumah sakit untuk memastiakan efek dari lukanya bakal seperti apa. Mudah-mudahan sih tidak terjadi sesuatu yang bisa mengganggu persiapan dia ke BK Porda,” tuntasnya.

Gara-gara Manohara, Zack Lee Cerai?

0

BOGOR DAILY-Lama tak muncul di layar kaca, artis Manohara Odelia Pinot kini kembali jadi perbincangan. Ini menyusul beredarnya foto kebersamaan si janda cantik dengan Zack Lee, suami Nafa Urbach yang baru saja digugat. Kemunculan foto Manohara dan Zack Lee pun, membuat dirinya disebut-sebut sebagai perebut laki-laki orang alias pelakor.

Ia dituduh jadi penyebab rusaknya rumah tangga Zack Lee dengan Nafa Urbach, hingga muncul gugatan cerai. Warga internet pun ikut mengomentari kemunculan foto Mnaohara dengan suami nafa Urbach

“Mbaknya seneng banget bikin rumah tangga orang hancur,”tulis netizen.

Setelah kabar itu mencuat, Manohara pun akhirnya buka suara. Wanita yang sempat mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu membantah semua tuduhan miring tentang hubungannya dengan Zack Lee.

Bahkan, dirinya juga dengan tegas menolak namanya dikaitkan dalam kisruh rumah tangga pasangan suami istri tersebut (pasutri). “Kalau soal ini, i don’t know much about it. Yang pasti i’m not involved,” tegas Manohara saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (20/9).

Sebelumnya, penyanyi Nafa Urbach melayangkan gugatan cerai terhadap Zack Lee di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (19/9).

Zack Lee dengan Nafa Urbach resmi menikah pada 16 Februari 2017. Pernikahan mereka kala itu digelar di Gereja Immanuel, Jakarta Pusat. Dari hasil pernikahan ini, mereka dianugerahi seorang anak bernama Mikhaela Lee Jowono.

Manohara mengaku hubungannya dengan Zack Lee hanya sebatas teman. Ia juga mengaku bertemu suami Nafa Urbach itu hanya sesekali saja. “Nggak dekat juga, teman biasa saja. Kami suka ketemu di acara saja karena kerja di bidang yang sama,” tutur Manohara yang merasa risi dengan dugaan disebut menjadi orang ketiga di balik rusaknya rumah tangga Zack Lee dengan Nafa Urbach.

Sekadar diketahui, sejak menghilang dari layar kaca, Manohara tinggal di Bali. Meski tak muncul di dunia hiburan Indonesia, ia aktif mempromosikan bisnis kecantikannya. Tak hanya itu, ia juga aktif mengurus hewan peliharaannya yang sering memenangkan kontes.

Sebelumnya, dikenal karena kontroversi pernikahannya dengan Pangeran Kelantan Tengku Fakhry, kini ia menghilang dari layar kaca. Sekadar informasi, Manohara sempat menjadi sorotan setelah terlibat kasus dugaan kekerasan rumah tangga.

Ia disebut sebagai korban kekerasan yang dilakukan mantan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry Petra, putra ketiga Sultan Kelantan Malaysia sekitar 2008. Kasus tersebut bahkan berkepanjangan hingga membuat heboh publik. Bahkan konflik antara Manohara dengan Fakhry ini sempat melibatkan campur tangan Pemerintah Indonesia dan Malaysia

Tersangka Duel Gladiator Bertambah Jadi 4 Orang, Nih Perannya

0

BOGOR DAILY-Polisi berhasil mengamankan tersangka yang terlibat dalam aksi duel ala gladiator sehingga mengakibatkan Hilarius Christian Even Raharjo, siswa SMA Budi Mulia, tewas.

Kasatreskrim Polresta Bogol Kompol Choerudin mengungkapkan ada empat orang pelaku yang berhasil diamankan polisi dari lokasi yang berbeda.

Keempat tersangka itu adalah HK, BV, MS, TB di mana mereka memiliki peran masing-masing yang berbeda dalam aksi duet gladiator tersebut.

“Satu tersangka masih dalam lidik atas nama Ferri akan dilakukan penyelidik melalui analisis sdr dan atas nama Tobing dalam pencarian,” ujar Kasatreskrim Polresta Bogor Kompol Choerudin melalui keterangannya, Kamis (21/9/2017).

Adapun peran keempat tersangka yang sudah diamankan adalah HK berperan menyuruh melakukan kekerasan terhadap korban. Ia diamankan di Cijeruk Kab.Bogor pada Rabu (30/9/2017) sekitar pukul 16.45 WIB

Kemudian BV berperan sebagai pelaku atau lawan duel dari Hilarius. Tersangka diamankan di Sleman DIY pada Rabu (30/9/2017) pada pukul 15.00 WIB.

Lalu MS terlibat dalam peran sebagai wasit dalam laga gladiator. Polisi juga menetapkan MS terlibat membiarkan aksi kekerasan itu terjadi. Ia diamankan di Bandung pada Rabu (20/2/2017) sekitar pukul 20.30 WIB/

Sedangkan tersangka satu lagi yang berhasil diamankan yakni TB berperan menyuruh dan menempatkan korban berkelahi dalam aksi duel galdiator tersebut. TB diamankan di Kel.Kebon Pedes Kec. Tanah Sereal.

Dari kronologisnya yang dihimpun polisi didapati peristiwa duel Gladiator itu terjadi pada Jumat (29/1/2016) pukul 15.00 WIB antara Hilarius siswa SMA Budi Mulia dengan BV siswa Mardiyuana di Lapangan Palupun belakang SMAN 7, Tegal Gundil, Bogor Utara.

Ketika Hilarius berkelahi dengan tersangka ia langsung tak sadarkan diri. Temannya lalu membawa Hilarius ke RS Azra hingga pada pukul 16.30 WIB Hilarius dinyatakan dokter sudah meninggal dunia.

Pihak RS Azra pun memberitahu orang tua korban untuk datang ke rumah sakit.

Setelah satu tahun lebih kejadian itu, pada 14 September 2017 penyidik menerima berita viral curhatan orang tua Hilarius di media sosial soal peristiwa yang menimpa Hilarius. Tulisan Maria ibu Hilarius itu ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi.

Polisi pun langsung membuka kembali kasus lama tersebut dan mendapatkan persetujuan untuk melakukan otopsi. Jasad Hilarius masih tampak utuh.

Dari hasil otopsi Tim Forensik Polda Jabar itu diketahui adanya kekerasan benda tumpul di pelipis kiri 1 cm x 2 mm x 2 mm, kemudian robek pada organ hati 4 cm x 0,5 mm sehingga terjadi pendarahan di dalam rongga perut.

Diperiksa Penyidik, Tersangka Duel Gladiator Didamping Ibunda

0

BOGOR DAILY-Pelaku duel gladiator yang menewaskan Hilarius Christian Event Raharjo masih diperiksa intensif di Mapolresta Bogor Kota. Pelaku berinisial B sebelumnya ditangkap di kediaman kerabatnya di Yogyakarta.

Saat diperiksa, B didampingi ibu kandung dan pengacara. Pemeriksaan dimulai pagi tadi dan masih berlangsung hingga saat ini.

“Pemeriksaan sudah dilakukan sejak pagi tadi mulai sekitar pukul 09.00 WIB. Selama pemeriksaan didampingi ibunya, ada kuasa hukumnya juga,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kompol Achmad Choerudin, Kamis (21/9/2017)

Pantauan di Mapolres Bogor Kota,  B yang sudah berganti baju sedang diperiksa di ruang penyidik. Ibu kandung B yang menggunakan baju biru dengan corak putih nampak setia menemani. Di samping B, terlihat kuasa hukumnya yang tengah berbincang dengan B.

B ditangkap pada Rabu (20/9) malam di Yogyakarta. Tersangka B tiba di Mapolresta Bogor Kota sekitar pukul 01.00 WIB.

Total ada tiga tersangka kasus ini yang ditangkap. Ketiga tersangka, lanjut Choerudin, ditangkap di tiga tempat berbeda. B, yang merupakan pelaku utama atau orang yang berduel dengan Hillarius, ditangkap di rumah kerabatnya di Yogyakarta. Sementara dua lainnya, yakni M dan R, ditangkap di Bogor dan Bandung, Jawa Barat.

Isi Ulang E-Money Lebih dari Rp200 Ribu Kena Biaya Tambahan

0

BOGOR DAILY– Bank Indonesia (BI) tetap mengeluarkan aturan terkait pengenaan biaya isi ulang uang elektronik.  Ini tertuang dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional/National Payment Gateway (PADG GPN).

Disebutkan transaksi isi ulang yang dikenakan biaya antara lain, pengisian ulang yang dilakukan melalui kanal pembayaran milik penerbit kartu. Misalnya pemilik kartu Flazz yang mengisi di mesin ATM BCA atau e-Money di Bank Mandiri lebih dari Rp 200.000 akan dikenakan biaya. Namun jika pengisian kurang dari Rp 200.000 tidak ada tarif yang dikenakan.

“Untuk pengisian dengan nilai di atas Rp 200.000 dikenakan biaya maksimal Rp 750,” kata Direktur Eksekutif Departemen Kominikasi BI, Agusman dalam keterangan tertulis, Kamis, (21/9/2017).

Agusman menjelaskan, tarif ini akan diberlakukan setelah penyempurnaan ketentuan uang elektronik yang terbit pada 2014 lalu.

Selanjutnya, dengan rata-rata nilai Top Up dari 96% pengguna uang elektronik di Indonesia yang tidak lebih dari Rp200 ribu .”Kebijakan skema harga Top Up diharapkan tidak akan memberatkan masyarakat,” ujar dia.

Yuk Cek Daftar harga Mobil yang Dilelang KPK

0

BOGOR DAILY-Lelang mobil sitaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi isu yang paling banyak di cari orang Indonesia di Google, Rabu (20/9/2017) hari ini.

KPK memang mengumumkan akan melelang sejumlah mobil sitaan. Langkah ini dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Nomor 41/Pdt.Sus/TPK/2016/PN.JKT.Pst.

Mengutip laman resmi KPK, jumlah mobil yang disita mencapai 19 unit. Model dan mereknya beragam, mulai produsen asal Jepang, Eropa, hingga Amerika Serikat (AS).

Lelang ini terbuka untuk umum, namun harus memenuhi persyaratan. Salah satunya, memiliki akun telah terverifikasi pada situs www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Proses lelang tersebut dilakukan Jumat (22/8/2017), di JCC, Jakarta Pusat. Setiap peserta wajib menyimpan uang jaminan, dan jumlahnya tergantung dari mobil pilihan.

Tidak semua mobil punya kelengkapan surat, karena ada juga yang tidak dilengkapi BPKB, tetapi rata-rata punya STNK. Lalu berapa saja harganya?

Berikut daftar harganya :

Isuzu Panther tahun 2004 : Rp 28.875.000

Jaguar XJL 2013 : Rp 1.140.420.000

VW Golf 2011 : Rp 131.682.000

VW Beetle 2012 : Rp 286.750.000

CR-V 2008 : Rp 78.375.000

Audi A5 : Rp 436.820.000

Alphard : Rp 153.788.000

Suzuki Swift : Rp 56.691.000

Honda CR-V 2010 : Rp 66.973.000

Toyota Innova 2012 : Rp 124.832.000

Toyota Avanza 2007 : Rp 54.296.000

Nissan Serena 2009 : Rp 70.023.000

Jeep Wrangler : Rp 191.675.000

Toyota Harrier : Rp 114.475.000

Toyota Camry 2006 : Rp 31.626.000

Honda CR-V 2004 Rp 33.198.000

Toyota HRV 2015 Rp 159.432.000

Miris! Ibu Ini Bawa Pulang Jenazah Anaknya Naik Angkot

0

BOGOR DAILY-Kisah sendu Delvi Sari, seorang ibu di Provinsi Lampung yang menangis sembari terus menggendong jenazah bayinya di dalam angkutan kota (angkot) viral di media sosial.

Delvi terpaksa memangku jenazah buah hatinya yang baru berusia satu tahun itu di dalam angkot, Rabu (20/9/2017) sore, lantaran tak mendapat fasilitas ambulans dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung.

“Saya terpaksa menggendong sendiri jenazah putri kami dan pulang dengan angkutan umum karena pihak rumah sakit tidak bersedia mengantarkan dengan ambulans,” ujarnya sembari terus menangis di angkot jurusan Tanjung Karang-Rajabasa.

Putrinya yang baru berusia satu tahun tersebut meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), karena sesak nafas.

Delvi mengakui mendiang putrinya itu berobat di RSUDAM sebagai peserta BPJS. Sementara pihak RS tak bisa memberikan ambulans secara cuma-cuma karena tidak bisa diklaim pada BPJS.

Sedangkan dirinya tak memunyai biaya untuk membayar sewa ambulans. Padahal, Devi merupakan warga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Sementara RSUDAM berada di Kota Bandar Lampung.

Waktu  tempuh dari RSUDAM ke Kotabumi menggunakan angkot dan dilanjutkan dengan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) bisa lebih dari 3 jam perjalanan.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat RSUDAM Ahmad Sapri mengakui, kisah yang viral setelah disebar akun Instagram @seputar_lampung tersebut benar terjadi.

Sapri juga mengakui, biaya penyewaan ambulans tidak termasuk fasilitas yang didapat melalui cara klaim BPJS Kesehatan.

“Tapi, pasien yang tidak mampu membayar biaya ambulans, bisa mengajukan permohonan kok, akan langsung dibantu. RSUDAM ada dana kemitraan untuk membantu pasien miskin atau gelandangan, sehingga bisa dipakai untuk membayar ambulans,” tuturnya.

Mengenai kasus Delvi, Sapri mengklaim itu akibat dari salah komunikasi antara keluarga sang bayi dan manajemen RSUDAM.

Ia menuturkan, bayi Delvi meninggal dunia di ruang UGD karena sesak nafas. Sang bayi mulai dirawat sejak Senin (18/9). Delvi sudah diinformasikan mengenai prosedur agar bisa diantar memakai ambulans ke Kotabumi.

Sapri mengungkapkan, Delvi diminta ke loket administrasi ambulans. Ia juga mengklaim petugas sudah memberitahukan kepada Delvi agar membuat surat keterangan tak mau agar dibebaskan dari biaya sewa ambulans.

“Tapi, setelah diarahkan untuk mengikuti prosedur itu, dia langsung mengatakan mau pulang saja. Seluruh barangnya sudah dikemas. Petugas kami mengira sudah ada keluarganya yang menjemput. Ternyata dia pulang sendirian memakai angkot,” klaimnya lagi.

Lagu Genjer-genjer Ramai di Medsos, Ini Respon Pemerintah

0

BOGOR DAILY-Lagu genjer-genjer mendadak ramai belakangan ini setelah isu Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali mengemuka. Bahkan ketika terjadi kericuhan di LBH Jakarta disinyalir massa mendengar ada yang menyanyikan lagu genjer-genjer. Sebab lagu itu dianggap sebagai lagu PKI dan dianggap sebagai pemantik akan munculnya lagi gerakan komunis di ibu pertiwi.

Tak ayal media sosial (Medsos), Youtube, semakin diramaikan lagu-lagu Genjer-genjer yang dianggap sebagai lagu partai terlarang tersebut.

Meski ramainya di Lagu genjer-genjer di youtube, namun pihak Kementerian Kominfo (Kemenkominfo) belum bertindak lebih jauh. Kementerian di bawah komando Rudiantara itu belum akan meminta kepada Youtube untuk mencabut lagu Genjer-Genjer. “Belum ada larangan untuk lagu Genjer-Genjer. Jadi itu tidak dilarang. Dan kami tidak akan mencabut,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Samuel Abrijani Pengerapan.

Diketahui, pada zaman Orde Baru (Orba) lagu Genjer-Genjer sangat dilarang untuk diputar dan dipasarkan oleh masyarakat. Akan tetapi, di era Reformasi, lagu itu kini bisa diputar dan diperdengarkan kembali secara bebas. Bahkan saat ini masyarakat bisa memutarnya hanya dengan membuka laman www.youtube.com.

Di website tersebut, lagu Genjer-Genjer beredar bebas dengan beberapa versi mulai dari lawas hingga modern. “Lagu Genjer-Genjer kan identik dengan jargon PKI yang memang berseberangan dengan ideologi Pancasila. Nah, kelompok-kelompok itu memang sengaja membangun opini publik untuk kepentingan kelompoknya sendiri,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigjen TNI Totok Sugiharto.

Pihaknya pun tidak tinggal diam menanggapi beredarnya lagu Genjer-Genjer di media sosial (medsos), termasuk juga hal-hal lainnya yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Tentunya pemerintah dalam hal ini Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika, Red) merupakan leading sector yang banyak mengeluarkan regulasi terkait dengan media cetak, elektronik maupun medsos,” pungkasnya.

Begini Cerita Horor Saat Syuting “Pengabdi Setan”…

0

BOGOR DAILY- Dimas Aditya bercerita pengalaman misterius yang terjadi beberapa kali ketika proses syuting film remake “Pengabdi Setan” arahan Joko Anwar. Dimas sempat beberapa kali sakit saat berada di lokasi syuting.

“Waktu gue di Pangalengan, Jawa Barat, gue sakit tapi pas ke hotel gue sembuh. Balik ke set sakit lagi,” ujar Dimas ditemui usai preskon dan press screening film Pengabdi Setan di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Hal itu membuat para pemain khawatir, bahkan Joko Anwar sang sutradara sampai turun tangan. “Sampai akhirnya mas Joko ngasih berbagai macam obat itu, diminum sekaligus (tapi) nggak ngaruh lalu ketemu salah satu kru, dia bilang balik ke Jakarta pasti sehat. Eh bener,” kenang Dimas.

Tak cuma itu, di hotel tempat Dimas menginap, suami Tika Bravani itu sempat mendapat pertanda misterius yang kemudian menimpa salah satu kru film Pengabdi Setan.

“Yang di luar akal sehat sih itu sudah biasa, film horor malah lebih mencekam lagi. Kayak gue datang ke hotel tiba-tiba feeling-nya nggak enak. Terus pindah ke kamar sebelah. Ternyata orang yang ke kamar gue sebelumnya diganggu,” cerita Dimas.

Selain Dimas Aditya, beberapa pemain yang terlibat dalam film ini adalah Tara Basro, Bront Palarae, Endy Arfian, Nasar Anuz, Ayu Laksmi, Elly D. Luthan, Egi Fedly, M. Adhiyat, Arswendy Bening Swara, Fachri Albar, serta Asmara Abigail.

Pengabdi Setan sebelumnya telah dirilis pada 1982 dengan judul yang sama. Joko Anwar memperbarui karya film ini dengan menggandeng rumah produksi asal Korea Selatan, CJ Entertainment.

Joko Anwar sudah cukup lama ingin membuat remake film ini, setelah 10 tahun, dia berhasil meyakinkan pihak Rapi Films dan mengantongi izin pembuatan kembali film yang legendaris itu. Pengabdi Setan bakal tayang di bioskop Tanah Air pada 28 September 2017.

Geger! Wanita Cantik Ini Membusuk di Atas Ranjang di Apartemen

0

BOGOR DAILY-Dini Oktavini (19) ditemukan tewas di Apartemen Laguna, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kondisinya sudah membusuk.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Kami di-back up oleh tim dari Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Kapolsek Penjaringan AKBP Anwar Haidar, Kamis (21/9/2017).

Anwar mengatakan pihaknya telah memeriksa beberapa saksi dalam kasus tersebut. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Ada beberapa saksi yang sudah kita mintai keterangan, seperti keluarga, sekuriti apartemen, dan teman-teman dekatnya,” imbuh Anwar.

Korban ditemukan pada Selasa (19/9) sekitar pukul 01.00 WIB di unit apartemen yang dihuninya. Diketahui, korban tinggal sendirian di unit apartemen tersebut.

Mayat korban ditemukan saat kakak dan ibunya berkunjung ke tempat tinggalnya itu. Mereka merasa khawatir karena korban sudah tiga hari tidak bisa dihubungi. Keduanya mendapati pintu unit kamar korban saat itu tertutup. Mereka mencoba memanggil korban, tetapi tidak ada jawaban.

Gagang pintu pun kemudian dibuka dan ternyata tidak terkunci. Betapa kagetnya mereka ketika mendapati korban sudah terbujur kaku dalam kondisi membusuk di atas ranjang