Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 9105

Pasca Jembatan Cipamingkis Terputus, Ini Jalur Alternatifnya

BOGOR DAILY–  Kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif menyusul patahnya jembatan Cipamingkis, Bogor, Jawa Barat, patah pada Jumat (13/4) malam. Jalur tersebut dialihkan ke Cibarusah hingga Loji, Karawang.
“Dengan adanya peristiwa tersebut pihak Kepolisian Sektor Jonggol melakukan rekayasa lalin dengan mengamankan TKP. Mengingat penyangga jembatan sudah terkikis, maka jembatan menjadi menggantung sehingga amat berbahaya bila dilalui ranmor termasuk pejalan kaki,” kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika

Jembatan Cipamingkis merupakan akses vital yang menghubungkan Cariu dan Jonggol. Dicky menjelaskan, untuk sementara kendaraan yang akan menuju Cariu dialihkan melalui Cibarusah.

“Dari Cileungsi dialihkan ke Cikarang dan dari arah Cariu dialihkan ke Loji Karawang,” jelas Dicky.

“Jalur alternatif ke Cipanas Taman Bunga, masuk dari Pasar Citeureup-Leuwi Bilik-Sukamakmur-Sukawangi-Taman Bunga Cipanas. Ditempuh hanya 1,5 sampai 2 Jam sampai Cipanas” urainya.

Jembatan Cipamingkis berlokasi di Jalan Raya Jonggol-Cariu, Kampung Jagaita RT03/RW02, Jonggol, Kabupaten Bogor. Diperkirakan patahnya jembatan karena derasnya arus sungai. (bd)

2.983 Calhaj Asal Bogor Masih Nunggak Bayar Ongkos Haji

BOGOR DAILY– Daftar tunggu berangkat haji sangat panjang. Namun, antusias warga untuk melunasi biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih sedikit. Buktinya, tercatat hanya 495 orang yang melakukan pelunasan BPIH tahap pertama. Hal itu, diungkapkan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor Syamsudin.

Menurutnya, hari pertama belum penuh karena diperkirakan para calon Jemaah haji (Calhaj) banyak yang masih mempersiapkan dokumen seperti bukti pelunasan dari bank. Dirinya berharap, masyarakat yang memang masuk ke dalam kuota keberangkatan haji tahun ini untuk segera melunasi BPIH terutama tahap pertama.

Hal itu, untuk memudahkan proses mulai dari pengaturan kloter hingga bimbingan manasik haji. Humas Kemenag Kabupaten Bogor, Ade Irawan mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki kuota 3.478 orang.

Sehingga, yang belum melakukan pembayaran alias masih menunggak ada sekitar 2.983 Orang lagi. Data pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menunjukan sebanyak 18.668 jemaah telah melakukan pelunasan.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 75 Tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler (204.000) dan kuota haji khusus (17.000)

Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.518 untuk jemaah haji dan 1.482 untuk petugas haji daerah. “Artinya sudah 9.22 persen kuota jemaah haji yang sudah terlunasi,,” ujar Kasubdti Pendaftaran, Noer Aliya Fitra.

“Di banding 2016, pelunasan hari pertama tahun ini lebih banyak. Sebab tahun lalu hanya 13.187 jemaah atau 8,56 persen yang melakuan pelunasan,” tambahnya.

Menurutnya, pelunasan BPIH tahap pertama bagi jemaah haji regular akan berlangsung sampai dengan Jumat (5/5). Pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00-15.00, Bagian Tengah pukul 09.00 -16.00, dan Bagian Timur pukul 10.00 -17.00.
Sementara itu, jamaah haji yang berhak melakukan pelunasan pada tahap pertama adalah mereka yang telah memiliki nomor porsi dan masuk dalam alokasi kuota provinsi atau kabupaten maupun kota tahun 1438 Hijriah/ 2017 Masehi (bd)

Mulai 17-21 April Siswa SD se Bogor Baru Try Out Ujian

BOGOR DAILY–  Pekan depan, seluruh siswa se-Kabupaten Bogor baru mengikuti Latihan Pendalaman Ujian Sekolah (LPUS) SD. Seluruh naskah soal dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) Try Out 3 pun telah didistribusikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Pelaksanaan ini akan dilakukan serentak, mulai 17-22 April 2017. Untuk Try Out atau LPUS, Disdik menyiapkan naskah soal 3 mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahua Alam (IPA). Dan saat ini naskah sudah diambil oleh panitia Sub Rayon Kecamatan (SBK) Cibinong.

Kasi Kurikulum Disdik Kabupaten Bogor Ade Suryana mengatakan sistem pendistribursian naskah soal langsung di kirim ke masing-masing kantor Unit Pelaksana Teknis Pendidikan (UPTP) lalu akan diambil oleh masing-masing sekolah.

Diakuinya, jumlah total peserta yang mengikuti TO se Kabupaten sebanyak 81.074 siswa, dan sejauh ini untuk LJK tidak ada yang rusak.

Disinggung soal pengamanan naskah soal, dia menjamin keamanan dari kerusakan dan kebocoran soal, karena dilakukan penjagaan ketat melibatkan panitia kecamatan dan pihak kepolisian.

“Kami jamin tidak ada lah kebocoran soal karena kami lakukan penjagaan dan pengawalan saat pendistribusian, semua LJK telah kami cek alhamdulilah tidak ada yang rusak,” kata Ade

LJK hasil Try Out yang telah dikerjakan para siswa lanjut dia, akan di serahkan ke panitia kecamatan (sub rayon-red) oleh panitia sekolah setiap harinya. Setelah terkumpul semua lalu LJK akan diserahkan ke panitia Kabupaten Bogor oleh panitia kecamatan.

“Demi kelancaran pelaksanaan Try Out, selama pelaksanaan akan di monitoring langsung ke sekolah – sekolah oleh panitia Kabupaten Bogor dan didampingi panitia Kecamatan,” pungkasnya.

Mengerikan! Jembatan Cipamingkis Jonggol Patah. Nih Fotonya

BOGOR DAILY– Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jonggol dan sekitarnya, membuat Jembatan Cipamingkis mengalami keretakan.

Jembatan yang terletak di Jalan Raya Jonggol-Cariu Kampung Jagaita RT 03/02 Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol retak sekitar pukul 23.00 WIB.

Kejadian itu diakibatkan karena arus air sungai yang deras, sehingga mengikissalah satu tiang penyangga jembatan bagian tengah.

“Sehingga menimbulkan pergeseran pada tiang penyangga,” kata Kapolsek Jonggol Kompol Agus Supriyanto

Dengan retaknya Jembatan Cipamingkis tersebut, akses jalan antara Jonggol – Cariu pun menjadi terputus.

 

Agus menambahkan, kendaraan yang akan menuju Cariu atau Jonggol dialihkan lewat Jonggol.

 

Lokasi putusnya jembatan sudah ditutup oleh garis polisi. Warga sekitar dilarang melintas dari radius lima meter dari jembatan.

Menurut Agus, dari Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi sudah datang di lokasi.

“Perbaikan kondisi jembatan diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama, pastinya kita belum tahu,”katanya.

Banjir Kiriman Bogor, Warga Panen Ikan Mabok di Sungai Cisadane

0

BOGOR DAILY–  Naiknya debit Sungai Cisadane yang disebabkan oleh banjir kiriman dari Bogor menjadi keberuntungan bagi masyarakat, khususnya warga Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Pasalnya, disamping naiknya debit dan banyaknya sampah yang melintas di Sungai Cisadane, ternyata puluhan warga juga diuntungkan dengan banyaknya ikan mabok yang mudah untuk ditangkap.

Ikan mabok tersebut disebabkan oleh derasnya arus air mulai dari Bogor hingga Sungai Cisadane, sehingga ikan membutuhkan asupan oksigen yang cukup besar.

Haidar salah satu warga Babakan mengatakan, ikan ini pada mabok karena terkena putaran arus air yang cukup besar.

“Karena banjir kiriman ini cukup besar sehingga debit dan tekanan air di Sungai Cisadane semakin tinggi,” katanya.

Haidar menambahkan, ikan yang mabok sangat banyak sekali dan mudah sekali untuk dijaring. “Lumayan ikannya bisa digoreng untuk lauk makan,” papar Haidar sambil tersenyum.

Sebelumnya, Sungai Cisadane yang melintasi wilayah Tangerang Raya (Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang) kembali dipenuhi dengan tumpukan sampah.

Tumpukan sampah tersebut berasal dari banjir kiriman yang berasal dari Bogor, sehingga sampah pun ikut mengalir ke Sungai Cisadane.

Warga Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jaya mengatakan, jika kiriman banjir disertai sampah memang sering terjadi di Sungai Cisadane.

“Kalau di Bogornya hujan deras lalu banjir, maka Sungai Cisadane pun ikut terkena dampaknya,” katanya (bd)

Lihat Penampakan Pohon Tumbang, Ciawi-Sukabumi Macet Parah

BOGOR DAILY–  Mengawali liburan, sejumlah pengendara yang melintasi  Jalan Raya Ciawi-Sukabumi harus bersabar. Insiden pohon tumbang tepat di depan SPN Lido membuat lalu lintas di Caringin hingga Cijeruk tersendat, Jumat (14/4). Melalui informasi netizen,  Jalan Raya Ciawi-Sukabumi mengalami kemacetan panjang.

Ini diperparah dengan adanya pengecoran jalan yang makin membuat kendaraan sulit bergerak.

“Arah bogor dan sukabumi macet parah karena penumpukan kendaraan yang gak sabaran dan dikarenakan pohon tumbang, pngecoran perjalanan.. Sukabumi bogor bs ditempuh 4-6jam,”tulis Mardin Prayoga

Bukan hanya pohon, sebuah tiang listrik pun turut tumbang di lokasi tersebut. Hingga berita diturunkan belum diketahui pasti penyebab terjadinya hal tersebut.

Akibatnya, arus lalu lintas Caringin hingga Cijeruk menjadi terhambat. Kini, Bhabinkamtibmas dan warga sekitar sedang melakukan evakuasi di lokasi tersebut  (bd)

Berikut penampakan foto dari lokasi

 

 

 

,

Kepergok Selingkuh, Istri Polisi Ngacir Pakai Pakaian Dalam

0

BOGOR DALY– Seorang pejabat di Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah digerebek Satpol PP saat berselingkuh dengan istri seorang polisi. Saat digerebek, keduanya sedang berhubungan layaknya suami istri di sebuah kos di Jalan Rusa 2, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Selasa (11/4).

Informasi dilapangan menyebutkan, pria itu berinisial JL, 40, seorang PNS yang menjabat sebagai Kasubbag di Badan Kesbangpol. Sedangkan, sang wanita diketahui identitasnya ER merupakan istri seorang anggota Polri.

Berdasarkan pengakuan saksi dari warga saat digerebek, orang yang berselingkuh itu sempat kabur dengan hanya menggunakan pakaian dalam. Untungnya mereka berhasil ditangkap dan langsung digelandang ke Satpol PP.

“Kita lakukan mediasi, membuat pernyataan, mengakui bahwa benar apa yang dilakukan dan berjanji tidak melakukan perbuatannya lagi,” kata Penyidik Satpol PP, Lutfi, Selasa (11/4) malam.

Selanjutnya, kata Lutfi, itu terserah mereka, mau urusan cerai atau tidak. Satpol PP dalam hal ini hanya menjalankan tugas sebagai penegak perda dan kedisiplinan PNS. “Saya sudah tahu informasi itu sejak lama dan sudah saya lakukan teguran kepada yang bersangkutan,” ujarnya. (bd)

Skor Imbang di Menit Terakhir, Man United Gagal Menang

0

BOGOR DAILY–  Manchester United memang begitu lekat dengan hasil imbang. Mereka merupakan tim dengan hasil seri terbanyak di Premier League.

Hal ini pun kembali terjadi di Liga Europa. Pada leg pertama perempat final menghadapi Anderlecht di Stade Constant Vanden Stock, Setan Merah harus menerima hasil imbang 1-1, Jumat (14/4).

Hasil ini memang menguntungkan Man United yang berhasil mencetak gol tandang. Tapi, mereka sebenarnya bisa saja meraih kemenangan jika tak lengah pada 10 menit terakhir laga.

Sejak awal Man United memang berhasil menguasai pertandingan. Anderlecht memberikan perlawanan yang baik. Tapi, mereka tak mampu menang pada duel lini tengah dimana Paul Pogba dan Michael Carrick bermain sangat apik.

Setan Merah beberapa kali melakukan serangan frontal di babak pertama. Tapi, lini belakang tuan rumah masih kuat sebelum gol terjadi di menit ke-36.

Adalah Henrikh Mkhitaryan yang kembali memperlihatkan performa spesial di Liga Europa. Sang pemain mencetak gol memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Ruben Martinez.

Mkhitaryan memang spesialis gol tandang. Pada laga melawan Saint-Etienne dan Rostov, sang pemain juga mampu mencetak gol tandang pada masing-masing laga.

Semenjak gol ini, Anderlecht mulai bermain terbuka dan memperlihatkan penyerangan-penyerangan yang begitu baik.

Laga pun semakin menarik karena jual beli serangan terjadi hampir sepanjang babak kedua. Memiliki asa menang di laga tandang, Man United harus tertunduk lesu.

Upaya Anderlecht untuk menyamakan kedudukan terealisasi pada menit ke-86. Adalah Leander Dendoncker yang mampu mencetak gol ke gawang Sergi Romero lewat tandukan super kerasnya.

Gol ini memastikan Anderlecht menjadi tim yang paling banyak mencetak gol kandang di Liga Europa yaitu 14 gol.

Man United mencoba untuk kembali mencetak gol pada sisa waktu berjalan. Tapi, Anderlecht yang percaya diri memastikan laga berakhir dengan skor imbang 1-1. (bd)

Gerbang Tol Cibubur ke Arah Ciawi Padat Merayap

0

BOGOR DAILY– Libur panjang Paskah 2017 menyebabkan ruas Tol Jagorawi mengarah ke Ciawi terpantau padat.

Pantaun dari Twitter TMC Polda Meto Jaya melalui akun @TMCPoldaMetro, Jumat (14/4), pukul 06.30 WIB, situasi Tol Jagorawi dari Gerbang Tol Cibubur mengarah ke Ciawi terpantau padat.

Di bagian lain, kepadatan juga tampak di Gerbang Tol Cikarang Utama, jalan tol Jakarta-Cikampek.

Antrean kendaraan mengular di gerbang tol tersebut hingga mencapai Km 13.300 Tol Cikunir arah Cikampek.

Sementara, kepadatan lainnya juga terjadi di Tol Jakarta arah ke Merak. Kemacetan itu imbas penanganan kecelakaan tunggal di Km 51 Tol Jakarta ke Merak.

Sebelumnya, pada Kamis (13/4) malam, Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat terpantau padat lancar dan ada sejumlah titik yang padat.

Antrian kendaraan terlihat di pertigaan Hanjawar, Pertigaan Kebun Raya Cibodas, Pacar Cipanas dan Jalan Raya Pasekon, di mana di sepanjang jalur tersebut terdapat tempat wisata, hotel dan rumah makan yang menjadi tempat favorit wisatawan.

Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Hilman di Cianjur, Kamis mengatakan dirinya belum dapat memprediksi lonjakan kendaraan yang masuk ke wilayah tersebut.

“Namun pihaknya telah menyiagakan anggota satuan lalulintas di sejumlah titik seperti Pertigaan Hanjawar, Kebun Raya Cibodas, Pasar Cipanas dan Jalan Raya Pasekon, dimana di jalur tersebut kerap terjadi antrean kendaraan,” kata Hilman. (bd)

Katulampa Siaga 2, Ini Lokasi yang Berpotensi Banjir

BOGOR DAILYBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan Bendung Katulampa berstatus siaga 2. Air kiriman diperkirakan akan sampai di Pintu Air Manggarai besok pagi.

“Diperkirakan pada sekitar Jumat (14/4) pukul 05.00 WIB debit sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Kamis (13/4/2017).

Karena itu, Sutopo mengingatkan warga di sekitaran bantaran Kali Ciliwung untuk mewaspadai datangnya banjir kiriman. Sutopo merinci kawasan bantaran Kali Ciliwung yang terdampak ada di beberapa wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Daerah bantaran sungai yang diperkirakan terdampak banjir adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu,” ungkapnya.

Dia juga menyebut banjir tersebut tidak terlalu besar karena wilayah Jakarta tidak terjadi hujan lebat. “Kondisi sungai Ciliwung di Depok dan Manggarai kondisi normal sehingga adanya tambahan kenaikan debit banjir tidak akan luas dan besar,” kata Sutopo. (bd)