Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9134

Mulai 20.30 WIB Sampai 21.30 WIB Listrik di Bogor Mati Total

BOGOR DAILY–  Malam ini, Kota Bogor akan gelap gulita. Mulai pukul 20:30 wib sampai pukul 21:30 akan terjadi pemadaman listrik total di sejumlah titik strategis di Kota Bogor. Sebab, Komunitas Earth Hour (EH) Kota Bogor untuk keenam kalinya akan kembali menggelar kampanye World Wide Fund for Nature (WWF) Switch of 60+ pada hari ini, Sabtu (25/3/2017) malam.

Dengan mengusung tema “Bogor Gelap, Bogor Serentak Hemat Energi (Sahate)”, Komunitas EH Kota Bogor mengajak masyarakat mematikan lampu selama 60 menit.

Tak hanya itu, Komunitas EH Kota Bogor pun mengadakan acara Candle Light Dinner bersama Walikota Bogor, Bima Arya.

“Untuk tahun ini, Earth Hour akan diadakan di beberapa titik partisipan dan ada juga acara Candle Light Dinner bersama Wali Kota Bogor Bima Arya di Balaikota Bogor,” ujar Ketua Pelaksana Earth Hour 2017, Fahrurozi

Dia menuturkan, Earth Hour yang merupakan gerakan untuk mengajak masyarakat hemat energi dan peduli lingkungan ini akan dimulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

“Tempat pelaksanaan sesuai dengan tempat partisipan yang sudah terdaftar, seperti mal, ikon kota, taman, hotel, gedung pemerintahan, gedung perkantoran dan tempat lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Earth Hour 2017, Renny Widyanti mengatakan, bahwa tahun ini partisipan meningkat dibanding tahun lalu. Dengan titik penyebaran meluas.

“Total ada 18 restoran, 17 ikon kota, sepuluh hotel, dan lima mal yang akan berpartisipasi untuk Earth Hour tahun ini,” ujarnya.

Tak sekadar pemadaman lampu, Earth Hour tahun ini pun kan diselingi acara sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah mengenai penghematan energi, seperti mengurangi penggunaan AC, tisu, botol plastik, dan lain-lainnya.

“Kami harap penghematan energi tidak hanya dilakukan saat Earth Hour saja, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (bd)

Pengumuman! 68 Lurah di Bogor Mau Dikasih ‘Hadiah’ Mobil Baru

BOGOR DAILY–   Kabar bahagia bagi lurah-lurah di Kota Bogor. Rupanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyediakan anggaran khusus untuk memberikan ‘hadiah bagi lurah se-Kota Bogor. Sesuai dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2018, tahun depan, 68 lurah bakal mendapat jatah mobil dinas baru.

Untuk pengadaan mobil dinas tersebut, pemkot mengusulkan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Hal itu diakui Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman. Usmar mengatakan, anggaran sebesar itu untuk pengadaan mobil dengan CC 1000-1500.

“Memang sudah saatnya para lurah mendapatkan fasilitas kendaraan roda empat dengan kinerja dan daya jelajahnya untuk pengawasan di tingkat wilayah,” ujar Usmar.

Terlebih, sambung dia, dengan kondisi Kota Bogor dengan curah hujan yang tinggi, diperlukan adanya fasilitas kendaraan roda empat untuk operasional harian. Apalagi, banyak persoalan kemasyarakatan yang harus diselesaikan seorang lurah.

“Tidak kurang dari 20 permasalahan kemasyarakatan, baik yang lintas organisasi perangkat daerah (OPD) maupun yang langsung, terhubung dengan masyarakat setiap harinya,” ungkap mantan anggota DPRD dua periode tersebut.

Namun, yang perlu diingatkan adalah tidak ada satu pun tugas fungsi OPD atau dinas yang tidak terkait dengan wilayah.

Sedangkan, di satu sisi, para lurah tereksploitasi untuk hanya menerima semua program kedinasan  Selain itu, para lurah juga menjadi perangkat pertama apabila program kedinasan gagal atau kurang berhasil.

“Para lurah sering menjadi tempat “hujatan” atau tumpuan keluh kesah masyarakat. Dari sisi ini, sungguh wajar bila mereka difasilitasi kemudahan transportasi yang mampu melindungi dirinya dari panas dan hujan,” ucapnya.

Diharapkan, dengan fasilitas tersebut, masyarakat dapat terlayani lebih cepat dalam situasi dan kondisi apa pun.

“Dan sudah saatnya memang kita pikirkan fasilitas 68 kendaraan operasional kelurahan yang multifungsi untuk menunjang kinerja kelurahan secara menyeluruh,” tandasnya.(pjk/bd)

Bawa Sabu, Ridho Rhoma Ditangkap

0

BOGOR DAILY– Pedangdut Muhammad Ridho Irama atau lebih dikenal dengan Ridho Rhoma (28) ditangkap petugas Satuan Narkoba Polresta Jakarta Barat di kawasan Daan Mogot, pada Jumat (24/3/2017) malam, karena penggunaan narkoba jenis sabu.

Demikian disampaikan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/3/2017).

“Dia kami tangkap dengan barang bukti 0,7 gram sabu,” ungkap Suhermanto.

Suhermanto belum bisa menjelaskan lebih perihal penangkapan putra bungsu Raja Dangdut Rhoma Irama.

Pihaknya akan merilis penangkapan Ridho Irama ini di kantor Polresta Jakbar pada malam ini.

Ridho Rhoma mulai mengikuti jejak ayahnya untuk berkiprah di musik dangdut.

Pada acara Ttahun Baru 2009, sang ayah, Rhoma, mengajak Ridho untuk tampil di panggung dangdut bersama dengan grup band Soneta Group.

Sejak kecil, Ridho telah mencintai musik dangdut. Ia pertama kali naik panggung musik dangdut ketika masih duduk di bangku SMP kelas 3.

Demi meningkatkan pamor musik dangdut di negeri sendiri, Ridho membentuk grup band dengan aliran pop dangdut, Sonet 2.

Pada 22 Januari 2009 album perdana bersama Sonet 2 Band diluncurkan. (bd)

Loncat Dari Atap Rumah, Byur! Garong Nyebur ke Sungai Ciliwung

BOGOR DAILY- Seorang pria melompat dari atap rumah warga dan terjun ke aliran sungai Ciliwung di Kampung Sukamulya, RT 1/2 Kelurahan Sukasari, Kota Bogor.

Ketua RW 3, Dadang yang juga anggota paguyuban Sakti mengatakan bahwa kejadian pada Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Saat itu ia mendengar suara teriakan warga dari luar rumah. “Sebelum subuh itu ada teriakan garong, garong, nah kata warga dia itu keluar dari atap rumah locat ke kali,” ujarnya.

Dadang menambahkan akibatnya atap rumah warga pun hancur. Namun meski demikian pihaknya belum bisa megetahui siapa pria tersebut.

“Kalau dari warga sih belum ada laporan kehilangan anggota keurga, tapi dari ciri-cirinya pria yang lompat itu rambutya keriting, tubuh agak gempal,” ujarnya.

Ketika melompat ke dalam aliran sungai Ciliwung warga pun sempat mengejar. Namun karena aliran sungai yang deras warga tidak ada yang berani turun ke bawah aliran sungai.

“Pas loncat tanganya sempat ke keliatan sama rambutnya, kaya ngegelinding gitu di aliran air, diikutin sampai pertengahan yang palungan itu kemudian hilang,” tuturnya.

Hingga kini para relawan SAR dan PMI pun sedang melakukan pencarian pria tersebut. Hingga pukul 13.30 WIB pria dengan ciri-ciri rambut kriting tersebut belum ditemukan. (bd)

Diculik Pakai Ford Ranger, Pelajar Bogor Lompat dari Mobil

BOGOR DAILY– Penculikan kembali terjadi di Kota Bogor. Setelah pelajar SMA Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB) diduga diculik, kini penculikan dialami AA (11), siswa kelas kelas F SD Al Kautsar, Bantarjati, Bogor Utara.

Menurut Icha (40), warga Bantarjati, Bogor Utara, penculikan itu terjadi pada Kamis kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.

Penculian itu terjadi berawal dari AA dan teman-temannya bermain sepeda.

Saat AA berada di TPU Bojong Enyod, tiba-tiba pria dewasa menyergap AA dari belakang dan membekapnya, sehingga tak sadarkan diri.

Ketika berada di Jalan Pajajaran, di depan RS PMI Bogor, AA sadar. Lalu, pelajar tersebut berusaha melepaskan ikatan di kakinya.

Kemudian AA melompat dari mobil. “Dari keterangan korban, pelakunya dua pria dewasa. Mereka menggunakan mobil Ford Ranger,” kata Icha, Sabtu (25/3/2017).

Saat melompat dari mobil, lanjut Icha, AA ditolong warga yang hendak ke RS PMI. Warga tersebut kemudian membawa AA ke Perumahan Indraprasta.

Tepatnya di dekat Masjid Al Muslimun. Oleh satpam setempat AA diantar ke rumah orangtuanya.

“Kondisi anaknya sekarang baik-baik saja. Dari keterangan anaknya, dia sempat mendengar pelaku berbicara dengan seseorang di telepon. Pelaku meminta rekannya menunggu di Giant, karena sudah dapat satu anak. Sepeda AA dibawa pelaku,” tandas AA.

Icha menyatakan, ia tidak tahu kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib atau tidak oleh orangtuanya.

Kokam Pemuda Muhammadiyah Bogor Datangi KPK

BOGORDAILY – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Kabupaten Bogor, Jumat 24 Maret melakukan aksi bersama Kokam se Indonesia ke Gedung KPK.

Aksi yang mengambil tema “KOKAM KAWAL KPK BERANI, bermaksud untuk memberikan penguatan moral kepada KPK dalam menuntaskan hutang hutang kasus besar yang cukup strategis antara lain korupsi pngadaan e-KTP,kasus Siyono, dan juga adanya rencana DPR untuk merubah UU tentang KPK yang justru akan melemahkan
fungsi KPK sperti penghilangan pasal hak penyadapan oleh KPK.

Kokam Pemuda Muhammadiyah Kab Bogor mengirimkan utusan sebanyak 20 orang yang berasal dari beberapa cabang antara lain Cileungsi, Leuwiliang, Puraseda dan Pamijahan.

Dalam aksi di gedung KPK tersebut dihadiri oleh sekitar 1000 anggota Kokam se-Indonesia.

Ketua PDPM Kab Bogor, Rudi Haryono yang juga Ketua Kokam Kab Bogor menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada aksi lanjutan yang besar besaran “massa Kokam yang lebih besar ke depannya apabila tuntutan Kokam tidak dikabulkan oleh KPK. Dalam aksi tersebut”ucanya

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak dan beberapa pengurus Kokam diterima langsung oleh Ketua KPK dan pimpinan di ruang kerja KPK.

Heboh, ‘Lowongan Cari Mantu’. Begini Syaratnya.

0

BOGOR DAILYSelebaran berisi iklan belakang jadi obrolan hangat. Kemunculannya pun membuat heboh karena isinya tentang ‘lowongan cari mantu’. Yang bikin ramai karena syaratnya, sang mantu mau menikahi anaknya yng hamil.

Iklan aneh ini beredar di media sosial, terutama di grup-grup whatsApp (WA). Dalam selebaran itu dituliskan (runtutan bahasanya kurang bagus) sepasang orang tua menawarkan secara sukarela, kepada siapa pun untuk sudi menikahi anaknya.

Itu disampaikan karena anaknya hamil ditinggal pergi kekasihnya. Dalam tulisan itu pun disampaikan, bagi yang mau menikahi, akan diberikan Imbalan yagn disediakan.

“Sukarena dan keikhlasan barang siapa yang mau menikahi anak saya yang bernama : Nur Hidaya Yang HAMIL di luar nikah lelakinya melarikan diri tiddak bertanggung jawab apabila ada yagn mau menikahi anak saya akan saya kasih imbalan hadiah sepantasnya,” tulis pengumuan itu.

Dalam satu lembar kertas dengan tulisan diketik, dipasang pula foto yang dimaksud sebagai sepasang orang tua, dan anaknya yang dikatakan sedang hamil di luar nikah, serta ditinggal pergi kekasihnya yang tidak bertanggung jawab.

Orang tua itu, sang ayah bernama Bpk Afandi, dan sang ibu Misini. Sedangkan anak yang dimaksudkan hamil termpang foto di bawahnya diberi nama Nur Hidaya.

Mereka mengaku beralamat di desa Kepuh Harjo, Kecamatan Karangploso. Namun tidak diberikan alamat kota atau kabupaten desa dan kecamatan tersebut. Kalau kita cari di situs Google, desa Kepuh Harjo, kecamatan Karangploso, termasuk dalam Kabupaten Malang, Jawa Timur. Benar atau tidaknya, perlu ditelusuri lebih lanjut.

Bagi siapa saja yang berminat, dimohon untuk datang ke rumah orang tua yang berada di desa dan kecamatan tersebut. “Misalnya ada yang berminat segera aja datang ke rumah saya di DESA KEPUH HARJO, KECAMATAN KARANGPLOSO,” ujar tulisan tersebut.

Berikut bunyi lengkap selebaran berisi pengumuman yang membuka lowongan memperistri anak gadis yang hamil tersebut:

“Sukarena dan keikhlasan barang siapa yang mau menikahi anak saya yang bernama : Nur Hidaya Yang HAMIL di luar nikah lelakinya melarikan diri tiddak bertanggung jawab apabila ada yagn mau menikahi anak saya akan saya kasih imbalan hadiah sepantasnya, misalnya ada yang berminat segera aja datang ke rumah saya di DESA KEPUH HARJO, KECAMATAN KARANGPLOSO.

Bpk Afandi atau ke Ibu MISINI

Terima kasih atas perhatiannya.” (bd)

Begini Tips Berburu Tiket Mudik Lebaran

0

BOGOR DAILY–  Sejak tiket kereta api khusus mudik dibuka pekan lalu, penjualan untuk keberang­katan dari wilayah DAOP 1 Jakarta pada H-3 sebelum lebaran atau pada 22 Juni 2017 telah ludes terjual.

Penjualan tiket kereta api ini bisa diakses ma­syarakat melalui tiga cara. Pertama, lewat website atau aplikasi KAI. Kedua, melalui minimarket yang sudah bekerja sama dengan KAI. Dan ketiga, melalui contact centre 121.

Rencananya, KAI akan kembali membuka penjualan kereta api tambahan untuk mudik Lebaran 2017.

“Semua orang, baik dalam negeri maupun luar negeri, punya kesempatan yang sama dalam men­gakses pemesanan tiket kereta api, jadi siapa cepat dia dapat,” jelas Senior Manajer Humas DAOP 1 Jakarta Suprapto, Jumat (24/3).

Ia pun membeberkan, beberapa tips bagi para calon pengguna kereta api saat berburu tiket Lebaran. Pertama, koneksi internet harus dipastikan stabil dan memiliki kecepatan tinggi. Dengan begitu, kemungkinan mengakses situs KAI akan lebih cepat.

Tips lain, mengingat penjualan tiket kereta api di­buka pada pukul 00.00 WIB, para calon penumpang dianjurkan standby sebelum pembukaan penjualan tiket.

Kedua, jika pada saat itu tidak mendapatkan tiket kereta, Suprapto mengan­jurkan mengulang cara yang sama sekitar tiga jam setelah pembukaan pen­jualan.

“Karena setelah dibuking, tiket itu harus segera dibayar tiga jam setelahnya. Biasanya ada beberapa tiket yang tidak dibayar, lalu open lagi di internet, jadi bisa dibuking lagi,” dia menambahkan.

Ketiga, jika para calon penumpang tetap tidak mendapatkan tiket, alter­natif selanjutnya dengan melakukan perjalanan tidak dengan menggunakan satu kereta api.

“Jadi misal cari tiket Jakarta-Semarang sudah habis, coba nyari tiket kereta Jakarta-Tegal, lalu menyambung dengan kereta lain dari Sta­siun Tegal ke Semarang. Karena ada banyak juga KA yang berangkat dari Tegal tujuan ke Semarang,” terang Suprapto.

Ia juga memberikan contoh lain, apabila ingin melakukan perjalanan mudik menggu­nakan kereta api dari Jakarta ke Yogyakarta, maka bisa membeli tiket Jakarta-Band­ung, dilanjut dengan kereta Bandung-Yogyakarta.

Baca juga tips lainnya:

  1. Perlu koneksi internet yang bagus dan punya jaringan kuat
  2. Akseslah pada detik pertama diberlakukan
  3. Rajin mengecek situ resmi KAI. Terutama untuk penumpang yang membatalkan keberangkatan,
  4. Pesanlah tiket dengan rute St Gambir daripada ST Pasar Senen
  5. Carilah alternatif tiket kereta terusan. Misal, untuk ke Semarang pesan tiket dari St.Pasar Sene-St Tegal. Lalu teruskan dari St. Tegal ke St. Semarang
  6. Beli tiket melalui E-Kios di Stasiun.

Sehari Curhat Warga Bareng Front Pembela Indonesia

0

BOGOR DAILY Front Pembela Indonesia (FPI) membuka membuka giat ‘curhat bareng warga’ di Kampung keramat, RT 04 RW 1 Kelurahan Panaragan Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (25/03/17).

Acara yang dikemas lewat diskusi publik bertajuk “Pemenuhan Hak-hak Dasar Warga” ini sengaja digelar untuk memberi wawasan sekaligus mengadvokasi warga dalam segala permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Ketua Umum Front Pembela Indonesia Sugeng Tegus Santoso pun mempersilahkan setiap  warga yang hadir mencrahkan unek-uneknya atas segala permasalahan. Mulai dari masalah kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, masalah kependudukan maupun persoalan hukum.

Tak heran jika warga pun yang mayoritas ibu rumah tangga banyak mengadukan  persoalan yang di hadapinya.

Dalam kegiatan ini, nampak hadir Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat, Kabag Hukum Sekdakot Bogor Novy Hasby Munawar, Kabid Pendidikan Disdik Maman Suherman, dan Dinas Kesehatan dr. Tri Yuliani. (bd)

Dua Pendatang dari Bogor Ternyata Jadi Teduga Teroris

0

BOGOR DAILY-  Adi Jihadi dan Ahmad Supriyanto terduga teroris yang diamankan di wilayah Kabupaten Pandeglang merupakan warga pendatang asal Bogor, Jawa Barat. Adi Jihadi merupakan warga Perumahan Cipunten Agung, Rt 04/006, Desa Teluk, Kecamatan Labuan dan Achmad Supriyanto warga Desa Pasier Eurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan mengatakan, keduanya baru tinggal di Pandeglang selama tujuh bulan. Dimata tetangga, keluarga terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 pada hari Kamis 23 Maret dikenal tertutup dan tidak bergaul.

“Mereka kurang interaksi dengan warga sekitar. Jadi sulit untuk mengetahui aktifitas keseharianya. Ditambah lagi warga sekitar juga apatis terhadap warga pendatang,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya kepolisian terus mengawasi keberadaan keluarga dan lingkungan tersebut agar tetap kondusif. “Untuk berjaga-jaga agar masyarakat juga tak menghina keluarga yang ditangkap Densus,” ucapnya.

Ary menilai wilayah Pandeglang masih menjadi wilayah yang aman dan nyaman bagi pelaku aksi terosrisme untuk sementara tinggal  atau bersembunyi. Sebab, Pandeglang masih banyak wilayah terpencil yang sulit terdekteksi.

“Terutama yang sangat potensial ialah wilayah bagian Selatan Pandeglang. Karena di sana banyak perbukitan,” tandasnya. (bd)