Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 1934

Dirut PLN Pimpin Langsung Pengamanan Posko Nasional Siaga Pemilu

0

Bogordaily.net – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memimpin langsung apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 untuk memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi prima. PLN juga telah menetapkan masa siaga dari tanggal 11-20 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di Tanah Air.

Darmawan menyampaikan, PLN bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024.

PLN telah memproyeksikan sistem kelistrikan di posko dalam kondisi aman pada hari H Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024.

“PLN fokus mengamankan pasokan listrik untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024. Kita sudah siapkan seluruhnya sejak dua bulan lalu, sekarang sudah paripurna,” ujar Darmawan di Posko Nasional Siaga Kelistrikan Pemilu di Kantor PLN Pusat pada Senin, 12 Februari 2024.

Baca juga : Kalender Tahun Hijriah 2024 Versi PDF, Cek di Sini

Dalam kesempatan tersebut, Darmawan memastikan seluruh pembangkit dalam kondisi yang prima dengan Hari Operasi Pembangkit (HOP) di atas 20 hari. Sedangkan, untuk pembangkit Independent Power Producer (IPP) seluruh pasokan energi primer rata-rata HOP mencapai di atas 15 hari.

“Direksi Holding, Subholding dan seluruh unit sudah memberikan laporannya, semua infrastruktur dalam kondisi prima. Pasokan kelistrikan tercukupi dan sistem dipastikan andal,” tegas Darmawan.

PLN juga telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan kebutuhan pasokan listriknya di seluruh Tanah Air. Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi prima untuk menjaga keandalan pasokan.

Tak hanya pembangkit, seluruh kesiapan infrastruktur jaringan juga dalam posisi yang prima.

Seluruh insan PLN di wilayah juga sudah membangun pola operasi yang siap mengakomodasi setiap kawasan prioritas lengkap dengan mitigasi risikonya.

“Kami juga menyiapkan skema berlapis pada tiap sistem kelistrikan. Bukan hanya dalam manuver pembebanan jika terjadi gangguan, tetapi juga kesiapan alat, komponen, dan infrastruktur cadangan yang siap terpasang dalam kondisi apapun,” tegas Darmawan.

Darmawan menambahkan, sebanyak 130 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil akan siaga selama masa siaga Pemilu.

Peralatan pendukung juga akan disiagakan, berupa 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane. Untuk pendukung operasional di lapangan, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor.

Terkait pelayanan pelanggan, Darmawan memastikan PLN akan siap 24 jam melayani kebutuhan pelanggan. Dirinya memastikan bahwa PLN Mobile telah diperkuat layanannya sehingga penanganan gangguannya dapat kian cepat.

Baca juga : Kenali Kanker Serviks Sejak Usia Dini Bersama dr. Asih Budi Utami

“PLN juga memberikan perhatian khusus pada TPS-TPS yang membutuhkan layanan tambah daya dan multiguna,” tambah Darmawan.

Khusus untuk melayani kebutuhan kendaraan listrik, PLN juga menyiagakan 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Tanah Air.

“Ketersediaan SPKLU yang tersebar juga sudah dipastikan dalam kondisi prima. Termasuk dengan kesiagaan setiap personil di SPKLU,” tambah Darmawan.***

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor 13 Februari 2024

0

Bogordaily.net – Melalui pelayanan SIM keliling masyarakat tidak perlu datang ke Polres terdekat untuk melakukan perpanjang SIM. Berikut adalah lokasi perpanjang SIM Keliling di  Kabupaten Bogor yang disediakan oleh Polres Bogor, pada Selasa 13 Februari 2024.

Layanan SIM Keliling dilaksanakan di Mall Cileungsi (CTC), pukul 09.00 – 13.00 WIB

Layanan SIM Keliling telah hadir untuk membantu masyarakat memperpanjang SIM tanpa perlu datang ke SATPAS.

Baca juga : Kalender Tahun Hijriah 2024 Versi PDF, Cek di Sini

Berdasarkan ketentuan hukum, SIM memiliki masa berlaku selama lima tahun. Pelayanan SIM Keliling dilakukan untuk memudahkan masyarakat melakukan perpanjangan masa berlaku SIM yang harus diperbaharui.

Perlu diingat, pelayanan SIM di Kabupaten Bogor ini hanya untuk melayani perpanjangan SIM A dan SIM C. Pelayanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM.

Apabila melewatkan satu hari untuk memperpanjang SIM, maka Anda tidak dapat melakukannya melalui pelayanan SIM keliling. Melalui pelayanan SIM keliling Anda tidak perlu datang ke Polres terdekat untuk melakukan perpanjangan SIM.

SIM keliling sendiri merupakan layanan perpanjangan masa berlaku yang di gelar Polres Bogor untuk masyarakat dengan menggunakan mobil khusus yang berada di lokasi khusus.

Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah syarat wajib untuk para pengendara jika berada di jalan raya baik pengendara roda dua maupun empat.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Syarat dan Ketentuan

Baca juga : Kenali Kanker Serviks Sejak Usia Dini Bersama dr. Asih Budi Utami

Melansir dari media sosial Instagram @humaspolresbogor, adapun syarat dan ketentuan yang harus dibawa saat ingin melakukan perpanjangan SIM keliling di Kabupaten Bogor.

– Khusus Perpanjangan SIM A dan SIM C
– Membawa KTP asli dan fotocopy
– Membawa SIM asli yang masih berlaku
– Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

Dengan adanya pelayanan SIM Keliling, Anda tidak perlu datang ke Polres. Anda bisa langsung merapat ke lokasi SIM Keliling untuk perpanjangan melayani SIM online.

Demikian lokasi perpanjang SIM Keliling di Kabupaten Bogor yang disediakan oleh Polres Bogor, pada Selasa 13 Februari 2024. Sementara itu, untuk lokasi dan jam pelayanan SIM keliling, sewaktu-waktu dapat berubah. Maka dari itu, terus pantau informasinya di bogordaily.net.(Albin Pandita)

Ramalan Cuaca 13 Februari 2024, Bogor Diguyur Hujan

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor hujan, Selasa 13 Februari 2024.

Dimulai pada pukul 07.00 WIB, hari diawali cuaca cerah berawan, serta memiliki suhu 23⁰ Celcius, kelembaban 80 persen, dengan kekuatan angin 0 km/jam.

Pukul 10.00 WIB, cuaca hujan ringan. Memiliki suhu 27 Celcius, kelembaban 75 persen, dengan kekuatan angin angin 0 km/jam.

Baca juga : Nonton Drakor Captivating The King Episode 7 dan 8 Sub Indo

Pukul 13.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 28⁰ Celcius, kelembaban mencapai 75 persen, serta kekuatan angin angin 0 km/jam.

Pukul 16.00 WIB cuaca hujan sedang dengan suhu 27° Celcius. Kelembaban mencapai 75 persen, dengan kekuatan angin 0 km/jam.

Pukul 19.00 WIB, cuaca di Kota Bogor berawan dengan suhu 24 Celcius, kelembaban 880 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 0 km/jam.

Pukul 22.00 WIB, cuaca berawan dengan suhu 23⁰ Celcius, 85 persen. Dengan kekuatan angin 0 km/jam.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Baca juga : Masa Tenang Kampanye Pemilu 2024: Aturan, Larangan, dan Sanksi

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Selasa 13 Februari 2024 di Kota Bogor.***

Happy Asmara Diisukan Dekat dengan Jhony Saputra, Anak Haji Isam

0

Bogordaily.net Happy Asmara dikabarkan dekat dengan anak Haji Isam bernama Jhony Saputra.

Kabar kedekatan Happy Asmara dengan anak Haji Isam bahkan viral di TikTok. Salah satu akun TikTok @amelissania09 menggunggah kabar soal kedekatan Happy Asmara dan Jhony Saputra.

Akun tersebut membagikan ulang beberapa unggahan yang diduga memperlihatkan kedekatan Happy dengan anak bos tambang asal Kalimantan tersebut.

Melansir Suara.com, salah satu unggahan di akun TikTok tersebut berisi potongan video YouTube Ria Ricis saat berada di bandara sebelum terbang ke Eropa belum lama ini.

Jhony tertangkap kamera berada di lokasi tersebut. Ia tampak berdiri di belakang Ria Ricis yang sedang ngobrol dengan Happy.

Tak lama kemudian, pria yang memakai hoodie abu-abu tampak menjauhi kamera dan melewati pemilik nama lengkap Heppy Rismanda Hendranata itu.

Ada yang keciduk, lagi nganterin Ayang,” tulis keterangan yang diunggah di akun TikTok amelissania09.

Namun sejauh ini belum diketahui kebenaran soal kabar kedekatan Happy dengan Jhony Saputra.

Meski demikian di antara warganet mengaku senang jika benar Happy menjalin hubungan dengan Jhony.

Sosok Happy Asmara

Happy lahir di Kediri, Jawa Timur pada 10 Juli 1999. Umur Happy Asmara saat ini 24 tahun.

Happy merupakan anak sulung dari empat bersaudara dari ayah bernama Hendro Siswantoro yang memiliki darah Jawa-Manado. Sedangkan sang ibu Dwi Yuslianti, berdarah Jawa.

Ia menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 2 Kras dan melanjutkan ke SMA Negeri 1 Kandat di Kabupaten Kediri.

Pelantun Suwun Lorone itu sempat mengenyam pendidikan di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kota Kediri. Namun ia diketahui belum menyelesaikan pendidikannya tersebut.

 

Menteri ATR Bagikan Seribu Sertifikat PTSL di Pamijahan Bogor

0

Bogordaily.net Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan seribu sertifikat tanah program PTSL kepada masyarakat di Desa Gunung Bunder 2 dan Desa Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor Senin, 12 Februari 2024.

Sertifikat diserahkan secar langsung oleh Hadi Tjahjanto kepada masyarakat di dua lokasi. Yakni di Desa Gunung Sari, sebanyak 500 sertifikat dan di Desa Gunung Bunder 2, sebanyak 500 sertifikat.

Sertifikat diserahkan masing-masing kepada 10 orang perwakilan dan 5 sertifikat dibagikan secara door to door.

Menteri ATR/Kepala BPN RI Hadi Tjahjanto mengatakan dengan didampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu memberikan sertifikat program PTSL di Kecamatan Pamijahan. Progres pendaftaran tanah di Kabupaten Bogor sendiri saat ini telah mencapai 73%.

“Jumlah yang harus kita selesaikan di Kabupaten Bogor ini ada sekitar 1,4 juta dan sudah diselesaikan sekitar 1 juta bidang. Kami berharap jumlahnya terus bertambah sampai akhir tahun 2025, sehingga sertifikat program PTSL ini segera selesai di Kabupaten Bogor,” ujar Hadi Tjahjanto.

Ia mengungkapkan dengan diserahkannya sertifikat tanah, maka saat ini masyarakat telah memiliki kepastian hukum hak atas tanahnya.

Hadi Tjahjanto berharap dengan adanya sertifikat masyarakat dapat meningkatkan taraf ekonomi. Dengan menjadikan sertifikat sebagai akses untuk mendapatkan modal ke lembaga keuangan formal.

“Dampaknya untuk pertumbuhan nilai ekonomi sangat besar sekali, kemudian bisa digunakan masyarakat untuk usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” jelas Hadi.

Sebagai informasi, tujuan diserahkannya sertifikat secara langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN yakni untuk memastikan terlaksananya PTSL berjalan dengan baik dan tanpa adanya pungutan liar.

Selain itu, Menteri ATR/Kepala BPN juga seraya mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikatnya dengan baik dan memanfaatkan sertifikat untuk kegiatan yang produktif. (Albin Pandita)

Kasus Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi, Kapolres Bogor Copot 9 Anggota

0

Bogordaily.net Kasus salah tangkap pasangan suami istri di Cileungsi, Kabupaten Bogor sempat menyedot perhatian hingga viral di media sosial.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan pihaknya telah mencopot 9 anggotanya usai salah tangkap kepada pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Sudah dicopot anggotanya. Anggota Reskrim dan semua sudah dibebastugaskan sejak Jumat, 9 Februari,” kata AKBP Rio kepada wartawan di Cibinong Senin, 12 Februari 2024.

Kapolres Bogor pun turut meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor atas peristiwa tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor atas kejadian itu. Saya yang bertanggung jawab atas semuanya,” jelasnya.

Sebelumnya, pasangan suami istri menjadi korban salah tangkap yang diduga dilakukan oleh polisi berpakaian preman di area SPBU Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 9 Februari 2024.

Peristiwa tersebut sempat terekam CCTV yang ada di area SPBU dan viral di media sosial.

Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan peristiwa tersebut berawal dari informasi tersangka lainnya.

Namun ternyata tidak sesuai dengan apa yang sudah didapatkan informasi dari tersangka yang sudah tertangkap.

“Para penumpang di dalam kendaraan tersebut sudah dilepaskan kembali,” kata AKP Teguh Kumara.

Pihaknya turut mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pada saat pemberhentian kendaraannya.

“Sudah diterima dengan baik dari pemilik kendaraan yang dikendarain pasutri yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU tersebut dan lanjut ke daerah Karadenan Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap para tersangka lainnya yang masih DPO.

Di antaranya terdapat tiga nama dalam daftar pencarian atau DPO yaitu N, I, dan W yang menjadi target penangkapan. (Albin Pandita)

 

BPBD Kota Bogor Siagakan Personel di TPS Rawan Bencana

0

Bogordaily.net Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menyiagakan sejumlah personel yang akan ditempatkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh mengatakan, puluhan personel yang disiagakan akan ditempatkan di enam kecamatan saat Pemilu 14 Februari 2024.

“BPBD Kota Bogor sudah memetakan TPS yang dianggap berada di lokasi rawan bencana, di mana ada sebanyak 451 titik,” kata Hidayatulloh.

Ia menjelaskan, petugas yang disebar di enam kecamatan ini untuk mengantisipasi ketika terjadi bencana baik longsor, puting beliung, dan sebagainya.

Baca Juga: Kapolresta Bogor Kota Cek TPS Rawan Bencana Bersama Dandim dan Wali Kota

BPBD Kota Bogor juga sudah mengeluarkan rekomendasi pemidahan TPS ketika berada di lokasi rawan banjir agar dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi.

Ketika lokasi TPS yang berpotensi terjadi angin puting beliung disarankan untuk tidak menggunakan tenda dan BPBD telah merelokasi ke gedung madrasah, atau bangunan sekolah terdekat.

“Jadi TPS kemrin di Paledang, dan di Cibuluh potensinya adalah rawan banjir sehingga dipindahkan posisinya ke atas,” katanya.

“Ya artinya sudah dikomunikasikan karena kita sudah menyampaikan terlebih dahulu early warning sistemnya terkait TPS yang ditempatkan oleh warga secara batom up oleh KPU. Kita relokasi kesitu berdasarkan pemetaan,” sambung dia.

Mantan Camat Bogor Selatan ini menyebut sejauh ini BPBD Kota Bogor telah melakukan berbagai daya dan upaya terkait antisipasi pada saat pencoblosan 14 Februari 2024. (Muhammad Irfan Ramadan)

Dinding Jembatan Otista Bolong, Ini Kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor

0

Bogordaily.net Dinding Jembatan Otista Kota Bogor sempat mengalami kerusakan atau bolong pada bagian kiri dinding pembatas. Kondisi tersebut terpantau pada Jumat, 9 Februari 2024

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina menjelaskan dinding Jembatan Otista didesain menjadi dua pilihan pada awalnya.

“Pertama pilihan untuk desain yang profilnya lebih spesifik yang ada lekuk-lekuknya, atau desain profil jembatannya yang biasa besi biasa,” kata Rena.

Rena menyebut, saat terakhir kunjungan Ridwan Kamil yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat meminta perubahan terkait dengan desain bentuk railing jembatan.

“Jadi kalau pakai besi yang biasa saja kolonialnya itu gak kelihatan. Makanya dipilih seperti itu Jadi didesain yang banyak profil yang lekuk-lekuk, kaya model kolonial itu (pakai GRC),” imbuhnya.

Kemudian, karena tidak memungkinkan untuk melakukan pengecoran dan harus memoles satu per satu railing jembatan.

Atas kondisi tersebut, kata Rena cara yang paling mudah dan yang memungkinkan dengan pertimbangan kondisi tahan cuaca yakni menggunakan GRC cetak.

“Tapi di dalamnya itu pakai besi penyangga sehingga ada ketahanannya juga (dinding Jembatan Otista), terus dilapis dengan profil, jadi memang ketahanannya ada di besi nya, ada tulang-tulang di dindingnya,” papar dia.

Di sisi lain, Rena tak menampik kelemahannya ketika sengaja dipukul oleh benda tumpul maka akan menimbulkan kerusakan alias bolong.

“Kalau memang sengaja berbeda pilihan (konsep), selagi lagi tidak dapat feel kolonial nya, jadi mau enggak mau pakai bahan GRC,” katanya. (Muhammad Irfan Ramadan)

HPPMI Kabupaten Bogor Silaturahmi dengan Distanhorbun, Ini yang Disampaikan

0

Bogordaily.net Himpunan Petani Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor silaturahmi dan berdiskusi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Senin, 12 Februari 2024.

Dalam pertemuan itu, petani milenial menyampaikan tentang keluh kesah yang dirasakan petani selama ini di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Jangan Lupa, Ini yang Harus Dibawa ke TPS saat Mencoblos di Pemilu 2024

Antara lain makin terdesaknya lahan pertanian akibat maraknya pembangunan. Minimnya dukungan anggaran dan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah. Hingga terjadinya beberapa konflik pertanahan antara petani penggarap dengan pihak swasta.

“Kami sangat menyayangkan anggaran ketahanan pangan yang selama ini diturunkan melalui pemerintah desa masih banyak salah sasaran. Anggarannya turun ke petani yang tidak jelas sehingga tidak ada hasilnya,” kata Ketua HPPMI Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar.

HPPMI Kabupaten Bogor
Audiensi HPPMI di Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Senin 12 Februari 2024. (Acep/Bogordaily.net)

Yusuf mengaku sangat prihatin lantaran keberpihakan pemerintah masih minim terhadap kemajuan pertanian.

“Kami para petani dan peternak ini butuh kehadiran pemerintah. Tidak sedikit petani yang usahanya terganggu dengan status kepemilikan lahan. Mereka berpuluh tahun menggarap lahan telantar tapi tiba-tiba diusir oleh perusahan swasta,” paparnya.

Melalui audiensi dan diskusi tersebut, Yusuf berharap HPPMI bisa menjadi mitra pemerintah melalui dinas terkait serta dilibatkan dalam melaksanakan beragam program pertanian dan peternakan.

Siap Kolaborasi

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Program dan Pelaporan Distanhorbun Kabupaten Bogor, Suhartono, yang hadir menerima kedatangan HPPMI, menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan HPPMI maupun organisasi petani lainnya sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi).

Suhartono menyampaikan tupoksi Distanhorbun sesuai dengan peraturan perundangan lebih kepada urusan produksi komoditas pertanian.

Sedangkan tentang urusan ketersediaan pangan, marketing atau perdagangan produk pertanian, lebih menjadi urusan Dinas Ketahanan Pangan.

“Misalnya soal pupuk bersubsidi untuk petani. Distanhorbun hanya memberikan data petani sebanyak-banyaknya, tapi yang menentukan Dinas Perdagangan. Kewenangan kami hanya sampai level produksi,” katanya.

Suhartono mengakui pihaknya belum bisa leluasa melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan petani karena masih terbentur minimnya anggaran.

“Porsi anggaran untuk dinas kami hanya 0,6% dari total APBD Kabupaten Bogor Rp10 Triliun. Kami berharap ke kepala daerah siapapun bisa lebih memperhatikan sektor pertanian,” ungkapnya.

Program Petani Milenial

Sebagai informasi, pada tahun 2023 lalu Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mencanangkan program untuk mencetak 5.000 petani milenial tahun 2023. Dengan tagline ‘Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia’.

Serta lima program prioritas, yaitu penyiapan sumber daya manusia, penyiapan lahan, penyiapan offtaker, fasilitas permodalan, transfer teknologi dan inovasi.

Terkait hal itu, Pemkab Bogor diberi tugas melaksanakan dua program. Yaitu program penyiapan sumber daya manusia dan program penyiapan lahan, dengan berbagai upaya.(Acep Mulyana)

Masa Tenang, Ini Kegiatan Manager Garuda HuHa Cozyland Naviri Priliarahma 

0

Bogordaily.net Pada masa tenang jelang hari pencoblosan Pemilu 2024, Manager Food and Beverage Garuda HuHa Cozyland Naviri Priliarahma melakukan kegiatan yang menjadi hobinya.

Naviri memilih menghabiskan waktunya pada masa tenang Pemilu 2024 dengan membaca buku berjudul “7 Highly Effective People.”

Buku merupakan karangan Stephen R. Covey yang dikenal sebagai seorang penulis dan motivator terkenal.

Covey mengenalkan konsep yang menarik dalam bukunya, yang dikenal sebagai “mentalitas kelimpahan” atau “pola pikir kelimpahan.”

Menurut Naviri, konsep ini mendasarkan pada keyakinan bahwa sumber daya dan kesuksesan cukup untuk dibagikan dengan sesama.

“Dengan kata lain, individu dengan mentalitas kelimpahan percaya bahwa keberhasilan orang lain tidak mengancam kesuksesan mereka sendiri,” kata Naviri Priliarahma, Senin 12 Februari 2024.

Dalam buku yang ia baca, kata Naviri, membandingkan mentalitas kelimpahan dengan “pola pikir kelangkaan,” yang dapat termanifestasi dalam bentuk kompetisi yang merusak dan tidak perlu.

Mentalitas kelangkaan, sebagai contoh, cenderung membuat seseorang melihat keberhasilan orang lain sebagai ancaman, tanpa mempertimbangkan kemungkinan adanya kemenangan bersama.

Menurut Naviri pentingnya konsep ini tidak hanya berlaku dalam kehidupan pribadi tetapi juga di dunia bisnis dan organisasi.

Naviri percaya individu dengan mentalitas kelimpahan akan lebih mampu merayakan keberhasilan orang lain daripada merasa terancam olehnya.

Ia pun menegaskan bahwa mentalitas ini tumbuh dari memiliki harga diri yang tinggi dan rasa aman. Sebagaimana dijelaskan dalam kebiasaan pertama, kedua, dan ketiga yang dia ajarkan.

“Menerapkan mentalitas kelimpahan tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga esensial bagi kesuksesan organisasi,” imbuhnya.

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, kerja sama dan pembagian keuntungan, pengakuan, dan tanggung jawab menjadi kunci untuk mencapai kemajuan bersama.

Dengan membaca buku ini, Naviri tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga membuka pintu bagi perubahan positif dalam pandangannya terhadap kesuksesan. Baik di tingkat pribadi maupun organisasional. (Ibnu Galansa)