Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 2471

Pembangunan GOM Megamendung Dongkrak Atmosfir Olahraga

0

Bogordaily.net – Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP melakukan kunjungan pada pembangunan lanjutan GOM Megamendung, Senin, 25 September 2023.

Saat melakukan kunjungan ke GOM Megamendung, Asnan AP didampingi Kabid Sarpras Dispora Kabupaten Bogor, Sugiarto atau yang akrab disapa Koko.

Asnan mengatakan, pembangunan GOM Megamendung ini merupakan tahap lanjutan.

Baca juga : Geger Virus Nipah, Kenali Cara Mencegah dan Gejalanya

“Kami hanya memantau beberapa item tahap lanjutan seperti Toilet, Parkiran, Pagar dan Drainase yang ada di GOM Megamendung,” ujar Asnan AP, Senin, 25 September 2023.

Asnan berharap, pembangunan tahap lanjutan GOM Megamendung ini akan beres tepat.

“Kami inginkan keberadaan GOM Megamendung ini akan mendongkrak atmosfir olahraga di wilayah ini,” kata Asnan AP.

Mudah mudahan, sambungnya, akan lahir para atlet potensial dari Kecamatan Megamendung dengan adanya GOM ini.

Baca juga : Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual Usai Manggung

Makanya, kata Asnan AP, para pelaku olahraga dan KOK setempat harus benar-benar mengoptimalkan keberadaan GOM Megamendung.

Hal yang sama dikatakan Koko Sugiarto, Kabid Sarpras Dispora Kabupaten Bogor yang tampak optimis pembangunan lanjutan GOM Megamendung akan selesai tepat waktu.

“Capaiannya sangat positif sampai saat ini. Makanya saya sangat optimis pembangunan tahap lanjutan ini akan selesai tepat waktu,” pungkas Koko.(Gibran)

Persibotim dan Tiga Tim KU-15 Pastikan Tiket Semifinal Piala Suratin 2023

0

Bogordaily.net – Laga lanjutan Piala Suratin U-15 PSSI Askab Bogor 2023 sudah memastikan empat tim sepakbola KU-15 yang berhak tampil pada babak Semifinal Piala Suratin PSSI Askab Bogor 2023.

Empat tim KU-15 yang memastikan lolos ke Semifinal Piala Suratin PSSI Askab Bogor diantaranya Saradan FC, Persibotim, Prahara FC dan Tunas Cileungsi.

Saradan FC memastikan langkah ke Semifinal setelah menumbangkan Rama FC melalui adu penalti dengan skor 5-4 (1-1).

Hal serupa juga didapat oleh Persibotim FC yang menang adu penalti saat menumbangkan Kabomania Muda dengan skor 6-5 ( 2-2).

Baca juga : Geger Virus Nipah, Kenali Cara Mencegah dan Gejalanya

Drama Adu penalti juga berlanjut pada laga antara Tunas Cileungsi yang mengalahkan Cibinong Raya dengan skor 3-0 ( 0-0).

Satu slot babak 4 besar KU-15 diraih Prahara FC yang berhasil menang telak 5-0 atas TPM Gunung Putri.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Suratin Askab PSSI Bogor, Ariek SB mengatakan, untuk babak Semifinal akan dilakukan pada tanggal 27 September 2023.

Baca juga : Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual Usai Manggung

“Kami belum menetapkan venuenya,” tegas Ariek SB, Senin, 25 September 2023.

Namun, kata Ariek, kemungkinan besar laga Semifinal dan Final akan dilakukan di Stadion Mini Cibinong atau Lapangan Pakansari Luar. (Gibran)

Wakil Ketua DPRD Minta Perusahaan yang Mencemari Sungai Cileungsi Disanksi

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim meminta perusahaan yang terbukti mencemari Sungai Cileungsi untuk diberi sanksi hukum, bukan administrasi.

“Sanksinya harus hukum, karena kalau hanya administrasi saja sudah lama. Peringatan-peringatan kalau sifatnya tetap normatif kayaknya gak cukup,” kata Agus Salim.

Menurut Agus Salim, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan penegak hukum, harus teliti dan memiliki bukti sebelum memberikan sanksi.

Baca juga : Geger Virus Nipah, Kenali Cara Mencegah dan Gejalanya

“Tapi tetap harus di cek dengan baik, ada bukti-bukti pelanggaran, kemudian sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, maka di tindak sesuai dengan regulasi yang ada,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah cukup intens mengikuti setiap proses penanganan sungai Cileungsi yang tercemar. Jika belum ada juga progres, maka pihaknya akan ikut turun menyusuri sungai cileungsi tersebut.

“Kalau sampai belum ada juga progres penanganannya, kami DPRD Kabupaten Bogor akan turun,” ujar Agus Salim.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto juga meminta kepada aparat para penegak hukum agar segera menindak tegas para pelaku yang mencemari sungai Cileungsi tersebut.

Baca juga : Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual Usai Manggung

“Kami dari DPRD meminta agar aparat penegak hukum bisa melakukan penegakan aturan dengan mencari pelaku pencemaran lingkungan bahkan menangkap pelaku yang sudah membuat rakyat menjadi susah,” ungkap Rudy Susmanto.

Menurut Rudy, kondisi Sungai Cileungsi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Selain dikeluhkan masyarakat lantaran mengeluarkan bau tidak sedap. Serta menyebabkan ekosistem yang rusak ditandai ikan yang mati dan habitat yang rusak.

DPRD juga meminta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor memberikan sanksi yang maksimal sesuai dengan aturan berlaku, terhadap pelaku pencemaran.(Albin Pandita)

Profil dan Biodata Nadin Amizah, Penyanyi yang Alami Pelecehan Seksual

0

Bogordaily.net–  Nadin Amizah mengalami pelecehan seksual usai manggung, berikut profil dan biodatanya.

Nadin Amizah menjadi korban pelecehan seksual setelah manggung di Cihampelas Walk (Ciwalk) Bandung, Minggu, 24 Oktober 2023.

Pelantun Semua Akan Dirayakan itu pun meluapkan kekecewannya karena pelaku yang belum diketahui identitasnya itu nekat memegang payudaranya.

Kabar tersebut diungkapkan Nadin melalui media sosial miliknya. Dalam unggahan Instagram Story milik Nadin Amizah @cakecaine, ia menyebut banyaknya penonton terkadang menjadi rezeki, tetapi kadang juga malapetaka.

“Audience membludak itu kadang rezeki juga kadang malapetaka ya. Naudzubillahimindzalik, naudzubillah mentok. Mungkin ya orang tadi gak sengaja karena kondisinya se-chaos itu, tapi kalau udah serame itu mohon banget, mohon banget gak usah rebutan untuk nyentuk badan aku? Untuk apa? Aku manusia juga?,” tulisnya di Instagram Story @cakecaine.

Baca Juga: Arti Kata Doxing yang Lagi Viral di TikTok

Wanita berusia 23 tahun itu pun meminta agar jangan pernah menyentuh badannya dalam kondisi apa pun.

“Jangan pernah sentuh badan saya dalam kondisi apapun kecuali sudah ada consent. Mohon dengan amat sangat,” pinta Nadin Amizah.

“Tunggu aja besok juga viral lagi video gue teriak. Menurut gue siapapun yang maksa nyentuh badan gue lu semua pantes gue teriakin,” tulisnya lagi.

“Kalau ada yang mau viralin video gue teriak jangan lupa upload juga video gue dipegang sepanjang jalan di tengah lautan manusia, ya thanks,” sambungnya.

Nadin Amizah profil
Nadin Amizah. (Foto: @cakecaine)

Profil Nadin Amizah

Nadin lahir di Bandung, 28 Mei 2000 dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu. Umur Nadin Amizah saat ini 23 tahun.

Nadin mulai dikenal publik sejak duduku di bangku SMA. Kala itu ia berkolaborasi dengan Dipha Barus menyanyikan “All Good” pada 2017.

Nadin dan Dipha juga mengenalkan lagu itu pertama kalinya di panggung besar Djakarta Warehouse Project.

Sebelum memulai karier di dunia musik, Nadin memulai debut di salah satu program stasiun TV swasta Trans TV “Social Media Sensation” pada tahun 2016.

Melalui Label Sorai, Nadin telah mengeluarkan empat single sampai dengan tahun 2019 yakni “Rumpang” pada September 2018. Lalu “Sorai” pada Januari 2019 serta “Star” di akhir Maret 2019. Ia juga meluncurkan “Seperti Tulang” pada September 2019.

Sejak berkiprah di dunia musi, Nadin telah berkolaborasi dengan sejumlah beberapa penyanyi.

Penghargaan

Berbagai penghargaan telah diraih Nadin. Seperti Best Dance atau Electronic Production bersama Dipha Barus pada Anugerah Musik Indonesia 2017.

Ia juga menjadi nominasi untuk 2 kategori dari AMI Awards dalam Karya Produksi Re-Arrangement Terbaik dengan Dipha Barus melalui lagu “All Good” versi akustik. Dan dalam karya produksi Ballad Folk/Country Terbaik untuk “Teralih” hasil kolaborasi dengan Matter Halo.

Kemudian 27 November 2019, lewat lagu singel “Rumpang”, Nadin juga mendapat dua penghargaan dari AMI Music Award 2019 sebagai kategori Produksi Best Folk/Country/Ballad Terbaik dan sebagai kategori Pendatang Baru.

Biodata 

Nama Lengkap: Nadin Amizah

Lahir: Bandung, 28 Mei 2000.

Umur: 23 tahun

Pendidikan: London School of Public Relations

Akun Instagram: cakecaine.

Demikian profil dan biodata Nadin Amizah, penyanyi yang mengalami pelecehan seksual usai manggung.***

 

Pemkab Bogor Dorong Para Pelaku UMKM untuk Pasarkan Produk Lokal

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memberikan dukungan yang signifikan kepada para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).

Hal tersebut dilakukan dalam upaya memperluas jaringan pemasaran produk lokal mereka ke pasar global.

Upaya tersebut juga bertujuan untuk membantu pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkapkan, komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung dan mendampingi pelaku IKM dan UMKM.

Baca juga : Geger Virus Nipah, Kenali Cara Mencegah dan Gejalanya

Dalam hal ini kata Burhanudin, Pemkab Bogor telah mengambil langkah-langkah konkret, seperti pendampingan dalam hal perizinan, produksi, kemasan, sertifikasi, teknis produksi, manajemen, pemasaran, dan pengembangan jaringan.

“Kami lakukan pendampingan perizinan, produksi, kemasan, sertifikasi, termasuk teknis produksi, manajemen, pemasaran serta memperluas jaringan,” kata Sekda Burhanudin, Senin 25 September 2023.

Ia mengatakan, hal tersebut bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pelaku usaha di Kabupaten Bogor agar dapat lebih mudah mengakses pasar global.

Burhanudin menjelaskan bahwa Pemkab Bogor telah melaksanakan pelatihan digital marketing bagi UMKM dengan kerja sama bersama platform e-commerce ternama seperti Shope, Lazada, Bukalapak dan lain sebagainya.

“Saya harap sinergi dan kolaborasi stakeholder untuk sebesar-besarnya memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan dan kesejahteraan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor,” ujar Burhanudin.

Baca juga : Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual Usai Manggung

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2021 yang mengatur tentang pengembangan ekonomi kreatif.

Fokus pengembangan ekonomi kreatif diarahkan kepada 16 subsektor yang mencakup berbagai bidang seperti aplikasi dan pengembang game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual.

Serta desain produk, fashion, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.(Albin Pandita)

Realisasikan Target 500 Koperasi Modern, KemenKopUKM Gulirkan Program Magang

0

Bogordaily.netProgram Magang digulirkan KemenKopUKM, salah satunya untuk merealisasikan target 500 koperasi modern.

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan langkah strategis menggulirkan program magang bagi koperasi yang akan dimodernisasi. Hal ini bertujuan untuk merealisasikan target mewujudkan 500 koperasi modern. Dan pencapaian kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,5 persen hingga 2024.

KemenKopUKM salah satunya menerapkan program magang di sejumlah provinsi. Sebanyak 270 peserta yang merupakan pengurus dan pengelola koperasi, akan menjalankan program magang di tiga koperasi modern selama tujuh hari.

Dengan rincian 120 orang dari koperasi nelayan, 90 orang dari Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS), dan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) 60 orang.

Tiga koperasi menjadi tempat pembelajaran (magang) adalah KUD Mino Saroyo, Cilacap, Jawa Tengah.

Untuk Koperasi Nelayan, Kopsyah Benteng Mikro Indonesia, Tangerang, Banten untuk Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS/BMT), dan Kopontren Al-Ittifaq, Bandung, Jawa Barat, untuk Kopontren.

Khusus Program Magang di Al-Ittifaq telah diikuti sebanyak 30 orang yang berasal dari 15 Kopontren dari lima provinsi yakni Sumatera Barat (Kabupaten Agam), Jabar (Kabupaten Bandung dan Ciamis), Jateng (Banyumas, Brebes, dan Cilacap), Jatim (Tulungagung, Probolinggo, Ponorogo, dan Jember), dan Sulawesi Utara.

“Program Magang seperti ini mendatangkan banyak manfaat bagi pengembangan koperasi ke depan,” ujar Maldison salah seorang peserta magang yang berasal dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di Ponpes Al-Ittifaq, Ciburial, Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin 25 September 2023.

Bagi Maldison yang merupakan pengurus Koperasi Konsumen Syariah Ponpes Diniyyah Pasia, ilmu dari program magang yang diperolehnya akan sangat bermanfaat. Sebab mencakup pengetahuan tentang manajemen sebuah koperasi yang baik dan benar.

Termasuk bagaimana meningkatkan omzet koperasi dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Saya berharap, ke depan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut bagi pengembangan koperasi di Indonesia,” kata Maldison.

Maldison beruntung karena kondisi wilayahnya sama dengan Ponpes Al-Itifaq, yaitu berada di daerah dingin.

“Kami juga bisa mengembangkan sektor pertanian dan lainnya. Kebetulan, masyarakat sekitar Ponpes kami juga sudah memiliki usaha pertanian dan peternakan,” kata Maldison.

Terlebih, Koperasi Konsumen Syariah Ponpes Diniyyah Pasia sudah memiliki beberapa unit usaha seperti minimarket dan penyuplai kebutuhan dapur bagi seluruh santri dan santriwati serta majelis guru di Ponpes.

Ilmu lainnya yang didapat Maldison di Al-Itifaq adalah kemampuan merangkul masyarakat, kemudian mengelolanya. Sehingga, dapat menciptakan kepercayaan masyarakat untuk menjual produk pertaniannya kepada koperasi.

“Intinya adalah ilmu mengajak masyarakat berkoperasi,” imbuhnya.

Peserta magang lainnya adalah salah satu pengurus Kopontren Al Hikmah 2 Benda asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bernama Akmari.

Ia mengaku beruntung mendapat kesempatan mengikuti program magang selama tujuh hari di Al-Ittifaq.

“Kami akan menerapkan dan mengaplikasikan ilmu ini dengan memanfaatkan masyarakat sekitar,” kata Akmari.

Akmari akan mengembangkan usaha sektor riil, khususnya pertanian. Selama ini ia banyak belajar bagaimana mengelola kelembagaan koperasi modern dengan mengaplikasikan digitalisasi.

Ilmu dan pengetahuan lainnya yang didapat Akmari di Al-Ittifaq adalah koperasinya harus bermitra dengan pengusaha dan koperasi lainnya untuk mengembangkan usaha dan UMKM agar bisa naik kelas.

“Saya mengucapkan terima kasih untuk KemenkopUKM yang sudah menggulirkan program magang seperti ini,” kata Akmari.

Sementara itu peserta lainnya, pengurus Koperasi Konsumen Kopontren Rohmatul Ummah (Tulungagung, Jatim) Purwanto mengaku dirinya baru tahu ilmu pertanian secara menyeluruh saat magang di Al-Ittifaq, yakni bagaimana setiap hari harus panen, harus tanam, dan sebagainya.

“Kami juga diajarkan manajemen SDM dan keuangan yang memang sangat dibutuhkan,” kata Purwanto.

Selain itu, Purwanto juga menyebut penerapan digitalisasi di Kopontren Al-Ittifaq menjadi bekal tersendiri bagi koperasinya.

“Ke depan, kami bisa copy paste dari keseluruhan yang ada di Al-Ittifaq,” ujar Purwanto.

Oleh karena itu, Purwanto berharap tetap ada pendampingan dari KemenKopUKM dan Al-Ittifaq saat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama magang.

Begitu juga dengan peserta magang lainnya, Riyanti Sifa Arrasyi dari Kopontren Baitunnajah asal Kabupaten Bandung, yang mengakui digitalisasi dalam mengelola Kopontren Al-Ittifaq sangat penting untuk dapat diterapkan di koperasinya.

“Dari mulai manajemen SDM, keuangan, hingga distribusi, sudah dilakukan secara digital,” kata Riyanti.

“Selain manajemen koperasi secara digital, kami juga diajarkan bagaimana cara menanam yang baik,” kata Riyanti.

KemenKopUKM

Rencana Tindak Lanjut

Hal yang menarik, di akhir program magang tersebut, dapat dilahirkan beberapa komitmen yang tertuang dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL).

“Tindak lanjut yang tepat dapat membantu Kopontren untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing usaha,” kata Mentor Program Magang sekaligus Sekretaris Kopontren Al-Ittifaq, Silvie Fauziah.

Pertama, diharapkan KemenKopUKM menjembatani program Green House dari CSR Bank Indonesia. Kedua, berharap Inkubator Alif Learning Center (salah satu unit usaha Kopontren Al-Ittifaq) menjembatani program pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM.

“Ketiga, Kopontren Al-Ittifaq membuka kebutuhan pasar modern yang nantinya akan disesuaikan dengan potensi dan kemampuan dari masing-masing Kopontren,” kata Silvie.

Keempat, masing-masing Kopontren akan berkomitmen untuk saling membantu dalam memasarkan produk di masing-masing Kopontren.

“Terakhir, masing-masing Kopontren berkomitmen mengirimkan SDM untuk pelatihan dan magang di Alif Learning Centre sebagai tindak lanjut kegiatan magang pengurus dan pengelola Koperasi Pesantren,” jelas Silvie.

Menurut Silvie, langkah tindak lanjut yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa pelatihan Kopontren dari KemenkopUKM dapat memberikan manfaat yang optimal.

Sehingga kata Silvie, Kopontren dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usahanya, serta meningkatkan daya saing usahanya di pasar. Selain itu dapat membantu meningkatkan terciptanya percepatan pemerataan dan pembangunan koperasi modern.***

Lantik Yopi Iskandar Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ini Harapan Rudy Susmanto

0

Bogordaily.net Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto melantik Yopi Iskandar sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra di sisa masa jabatan 2019-2024. Yopi menggantikan M Rizky dari daerah pemilihan (dapil) IV.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antara Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Bogor itu dilangsungkan di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Jumat 8 September 2023.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Bantuan Keuangan Infrastruktur Samisade Sangat Penting.

Rudy Susmanto mengharapkan, pengganti M. Rizky bisa memaksimalkan waktu yang tersisa untuk mengabdi dan mendengarkan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Semoga saudara Yopi Iskandar bisa memaksimalkan kerja sebagai wakil rakyat yang mampu merealisasikan aspirasi masyarakat di waktu yang ada ini, khususnya di dapilnya, dapil 4,” kata Rudy.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Pancasila Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu

Ia mengatakan, kerja sebagai wakil rakyat bisa benar-benar dilakukan oleh Yopi Iskandar dalam menampung, mendengar, dan merealisasikan apa yang masyarakat butuhkan.

“Saya kenal betul dengan saudara Yopi Iskandar, saya yakin dia bisa memperjuangkan apa yang menjadi keinginan dan keluhan masyarakat di dapilnya,” jelasnya.

Menurut Rudy, menjadi wakil rakyat merupakan amanah yang harus benar-benar diemban oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Sebab kata Rudy, keterwakilan masyarakat dalam penyerapan program pemerintah sebagian besar juga ditentukan oleh anggota dewan yang berasal dari dapilnya masing-masing.(Albin Pandita)

DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

0

Bogordaily.netDPRD Kabupaten Bogor mengesahkan Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Peraturan Daerah (Perda). Perda tersebut disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten.

Hal tersebut sekaligus menandatangani nota kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2023.

Rapat yang berlangsung pada Jum’at 8 September 2023 itu juga sekaligus melantik Yopi Iskandar sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra. Yopi menggantikan M Rizky dari daerah pemilihan (dapil) IV.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Bantuan Keuangan Infrastruktur Samisade Sangat Penting.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan keberadaan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dapat mengoptimalkan kinerja Pemkab Bogor dalam meningkatkan sektor pendapatan, terutama dari komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Alhamdulillah, setelah melalui pembahasan di tingkat pansus (panitia khusus), hari ini Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah disahkan menjadi Perda,” kata Rudy Susmanto.
Rudy mengatakan, regulasi tersebut harus ditindaklanjuti dengan Peraturan yang lebih teknis agar bisa menjadi payung hukum bagi Pemkab Bogor dalam melaksanakan kerja-kerja di sektor pendapatan.
“Dengan meningkatnya pendapatan, tentu harapannya kita bisa lebih banyak mengakomodir kebutuhan pembangunan kita di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.(Albin Pandita)

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Bantuan Keuangan Infrastruktur Samisade Sangat Penting

0

Bogordaily.netKetua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyebut bantuan keuangan (Bankeu) infrasturuktur desa atau Satu Miliar Satu Desa (Samisade), sangat penting untuk membangun Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, pihaknya sangat setuju jika anggaran Samisade tersebut akan terus di gelontorkan.

Ia mengatakan, membangun Kabupaten Bogor dengan luasnya wilayah, ada 40 Kecamatan, 416 Desa dan 19 Kelurahan, harus didorong dari tingkat paling bawah, yaitu tingkat desa.

“Kami sangat setuju bahwa bantuan keuangan infrastruktur desa atau Samisade, untuk terus dilanjutkan,” kata Rudy Susmanto.

Ia meminta agar Pemerintah Desa (Pemdes) bisa bertransformasi dalam menyiapkan administrasi pengajuan anggaran Samisade. Hal ini dilakukan agar dapat segera terealisasi sesuai peraturan.

“Bahkan anggarannya pun bukan hanya 1 miliar, tapi melihat kemampuan daerah.
Tentunya beberapa desa pun harus bertransformasi agar proses administrasi dan pelaksanaannya sesuai dengan kerentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” jelasnya.

Rudy menambahkan, untuk APBD tahun 2024, DPRD Kabupaten Bogor tetap menganggarkan Samsisade.

“Kita tetap menganggarkan di APBD 2024. Karena kalau pembangunan ini dengan sistem buttom up dan dari atas kebawah, kurang mengena. Dengan luasnya wilayah, harusnya pembangunan dari bawah keatas,” ujar Rudy Susmanto.

“Namun untuk beberapa desa yang sedang berproses hukum terkait Samisade tentu kita akan tunda dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menegaskan akan mendukung program Satu Miliar Satu Desa (Samisade).

Menurut  , program  sangat pro rakyat. Namun, untuk mengurangi permasalahan di lapangan harus ada pendampingan dan pelatihan pengelolaan dana  bagi pemerintah desa. Sebab, banyak kepala desa baru yang baru menetap di Kabupaten Bogor.

“Banyak kades baru. Staf-staf desa baru sehingga pada saat diberikan anggaran bukan desa punya niatan atau kepentingan kurang baik,” kata .(Albin Pandita)

 

Program Stunting Naviri Priliarahma di Posyandu Plamboyan Berhasil Bantu Balita

0

Bogordaily.netProgram penurunan angka stunting untuk balita yang digagas oleh tokoh muda Naviri Priliarahma di Posyandu Plamboyan, RW 02, Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, telah membuahkan hasil positif.

Baru 1,5 bulan pelaksanaan program ini, hampir 20 persen dari 28 balita yang mengalami stunting kini bebas dari kondisi tersebut.
Naviri Priliarahma secara rutin memberikan makanan tambahan (PMT) kepada balita stunting di Posyandu Plamboyan.
Makanan tambahan tersebut mencakup telur, susu, vitamin, dan snack. Hasilnya, 5 balita dari 28 balita yang awalnya mengalami stunting berhasil melewati kondisi tersebut.
“Perubahan yang terlihat adalah peningkatan berat badan dan tinggi badan yang signifikan,” kata Naviri Priliarahma, S.S., M.Pd.
Sementara Kordinator Posyandu Kelurahan Katulampa, Nunik, mengapresiasi upaya Naviri Priliarahma dalam membantu anak-anak dengan memberikan makanan tambahan, vitamin, serta melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan secara rutin.
“Pemberian vitamin ini dilakukan setiap seminggu sekali untuk 51 balita di tiga titik yang tersebar di wilayah tersebut,” ucapnya.
Naviri Priliarahma
Tokoh Muda Naviri Priliarahma. (Ibnu/Bogordaily.net).
Nunik menjelaskan, selama 6 bulan sejak Februari hingga Agustus, 47 balita mengalami peningkatan berat badan dan tinggi badan yang signifikan.
“Program ini menjadi contoh positif dalam upaya mengatasi stunting pada balita di wilayah tersebut. Dan memberikan harapan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara lebih sehat,” jelasnya.
Sebagai informasi Naviri Priliarahma dan timnya berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini demi kesejahteraan generasi muda di Katulampa, Bogor Timur. (Ibnu Galansa)