Home Blog Page 5198

Idul Adha, Kebun Raya Bogor Serahkan 1 Sapi dan 3 Ekor Kambing

0

Bogordaily.net – Merayakan Idul Adha, kebun Raya Bogor menyerahkan Sapi dan tiga ekor kambing untuk dikurbankan.

Ya, setiap tanggal 10 Dzulhijjah tahun ini bertepatan jatuh pada Minggu 10 Juli 2022 dimana setiap insan muslim melakukan ibadah qurban bagi yang mampu, tak terkecuali lembaga ataupun perusahaan dapat melaksanakan qurban dengan tujuan agar diberikan kerahmatan dan keridhoan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam penyelenggaraan usaha yang dilakukan.

PT Mitra Natura Raya merupakan mitra BRIN dalam pengelolaan empat kebun raya, Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi dan Kebun Raya Eka Karya Bali tahun ini melaksanakan qurban berupa satu ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Program qurban yang diberikan oleh PT. MNR merupakan salah satu program CSR yang rutin dilakukan untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar Kebun Raya. Keceriaan dan kegembiraan pun terpancar nyata dari wajah masyarakat.

“Jika kita menengok sisi historis dari perayaan Idul Adha ini, maka pikiran kita akan teringat kisah teladan Nabi Ibrahim, yaitu ketika Beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk menempatkan istrinya Hajar bersama Nabi Ismail putranya, yang saat itu masih menyusu. Mereka ditempatkan disuatu lembah yang tandus, gersang, tidak tumbuh sebatang pohon pun,” Ujar Zaenal Arifin, GM Corporate Communication Kebun Raya.

“Lembah itu demikian sunyi dan sepi tidak ada penghuni seorangpun. Nabi Ibrahim sendiri tidak tahu, apa maksud sebenarnya dari wahyu Allah yang menyuruh menempatkan istri dan putranya yang masih bayi itu, ditempatkan di suatu tempat paling asing. Tapi baik Nabi Ibrahim, maupun istrinya Siti Hajar, menerima perintah itu dengan ikhlas dan penuh tawakkal.” sambungnya.

Adapun hewan qurban oleh PT. Mitra Natura Raya diserahkan kepada warga sekitar yang berada dekat dengan kebun raya.

“Semoga niat baik dan ibadah ini dapat menjalin hubungan silaturrahmi yang baik dengan masyarakat dan memberikan kesuksesan bagi PT. MNR dalam melaksanakan pekerjaan di kebun raya, Amin yaa Rabbal Alamin,” tutupnya. (Ibnu)

Manfaat Rebusan Daun Sirsak, Anti Penuaan

0

Bogordaily.net – Sirsak merupakan salah satu buah yang kaya nutrisi penting untuk tubuh. Bukan hanya dagingnya, rebusan daun sirsak juga memberikan manfaat kesehatan.

Rebusan daun sirsak bisa membantu melawan kanker payudara, meningkatkan kesuburan, menurunkan berat badan, dan memperlambat penuaan dini.

Rebusan daun sirsak juga dikenal sebagai satu obat-obatan herbal yang cukup populer dan memang sudah tidak diragukan lagi manfaatnya.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah lima manfaat rebusan daun sirsak untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Anti Penuaan

Manfaat rebusan daun sirsak untuk kesehatan tubuh yang pertama adalah anti penuaan. Manfaat rebusan daun sirsak yang satu ini berasal dari vitamin C atau asam askorbat.

Kedua zat tersebut bekerja sangat baik dalam melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas yang merupakan penyebab penuaan, infeksi, atau gangguan kulit.

2. Obati Kanker

Daun sirsak diketahui dapat membantu menghambat sel kanker. Manfaat ini berasal dari kandungan acetogenin yang terdapat pada daun sirsak. Actogenin adalah zat antikanker yang sangat kuat.

Daun sirsak bekerja dengan cara yang hampir sama dengan obat kemoterapi. Daun ini mampu menghambat aktivitas pembelahan DNA pada sel kanker, membuatnya sulit untuk tumbuh dan berkembang. Anda dapat mengonsumsi air rebusan daun sirsak untuk mendapatkan manfaat ini.

3. Obati Kolesterol

Daun sirsak memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, yang mampu membantu mencegah dan menurunkan kadar kolesterol.

Dengan adanya antioksidan ini, kandungan kolesterol di dalam tubuh dapat lebih terkontrol. Anda bisa mengonsumsi daun sirsak dengan cara merebusnya dengan air dan meminumnya setiap hari.

3. Obati Sariawan

Manfaat daun sirsak yang lainnya untuk membantu mengobati sariawan. Cara konsumsinya adalah dengan menumbuk daun sirsak secukupnya, kemudian rebus dan minum air rebusannya.

Dijamin, sariawan yang Anda derita akan mengecil dan sembuh dengan segera.

4. Obati Asam Urat

Daun sirsak juga termasuk dalam salah satu jenis obat herbal yang dapat digunakan untuk menyembuhkan asam urat. Daun sirsak diketahui memiliki kandungan yang terbukti efektif untuk mengatasi penyakit yang satu ini.

Ambillah 6 sampai 10 helai daun sirsak dan potong menjadi beberapa bagian. Rebus daun sirsak ini dengan 2 sampai 3 gelas air.

Tunggu hingga rebusan air tinggal setengahnya saja. Konsumsilah dalam keadaan hangat atau dingin setiap hari untuk hasil yang maksimal.

5. Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan kondisi cairan darah dalam tubuh yang menekan dinding arteri dengan kuat sehingga berdampak buruk pada kesehatan salah satunya penyakit jantung.

Dengan khasiat daun sirsak mampu melancarkan peredaran darah. Zat antioksidan yang ada pada daun sirsak mampu melenturkan pembuluh darah sehingga dapat berjalan lancar.

Cara menggunakan daun sirsak untuk mengobati darah tinggi yaitu dengan merebus 8 helai daun sirsak kemudian dicampur 3 gelas air. Konsumsi di pagi hari dan malam hari, dan minum 3 kali dalam seminggu.

Distanhorbun Kabupaten Bogor, Gulirkan Program Petani Milenial

Bogordaily.net – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, menggulirkan program petani milenial untuk mencetak agropreneur muda sebagai sumber daya manusia pertanian yang handal.

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menjelaskan bahwa, petani milenial adalah petani yang berusia antara 19 sampai 39 tahun yang sudah menjalankan usaha agribisnis baik di sektor hulu yakni budidaya.

“Tujuan utama program petani milenial ini adalah untuk mencetak agropreneur muda sebagai sumberdaya manusia pertanian yang handal dan dapat menjadikan usaha agribisnis sebagai salah satu mata pencaharian yang menjanjikan dan bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Siti Nurianty, Senin 11 Juli 2022.

Petani milenial, kata Siti, selain sektor budidaya di hulu, juga sektor hilir yakni pasca panen dan pemasaran, dengan menggunakan teknologi digitalisasi dan bisa menggerakan masyarakat petani lainnya.

“Pemkab Bogor diberi tugas melaksanakan dua program yaitu, program penyiapan sumber daya manusia dan program penyiapan lahan, dengan berbagai upaya,” tambahnya.

Siti Nurianty menambahkan, Distanhorbun saat ini baru membina 350 orang petani milenial yang bergerak pada bidang usaha agribisnis tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan dengan rincian, 176 orang bergerak di komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung, dan talas.

Dan 140 orang bergerak di komoditas hortikultura seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias. Berikutnya, 34 orang bergerak di komoditas perkebunan seperti kopi.

“Saat ini sudah terdaftar sekitar 1.040 calon petani milenial yang sudah disampaikan ke provinsi untuk diverifikasi oleh tim dari Biro Perekonomian dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jabar,” tutup Siti.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kampung Tematik Mulyaharja, Tempat Wisata di Kota Bogor Berjuluk Surga yang Tersisa

0

Bogordaily.net – Kampung Tematik Mulyaharja merupakan tempat wisata di Kota Bogor yang memiliki julukan surga yang tersisa di tengah kota.

Tempat wisata di Kota Bogor ini merupakan salah satu destinasi wisata yang bertemakan alam asri dan pemandangan pedesaan adalah Agro Eduwisata Organik Mulyaharja atau Kampung Tematik Mulyaharja.

Tempatnya berada di RT.05/RW.01, Mulyaharja, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Digagas sejak September 2020 dan pada Februari 2021, Kampung wisata Mulyaharja pun mulai dibuka.

Lurah Mulyaharja Indra Permana mengatakan, dengan luas sekitar 23 hektar, agro eduwisata organik terdapat beberapa fasilitas spot-spot untuk berfoto di tengah sawah dengan pemandangan gunung salak serta terdapat saung untuk berkumpul bersama keluarga, tempat duduk gantung, Musholla, kamar mandi dan stan UMKM.

 

“Para pengunjung bisa menikmati beberapa macam minuman kopi dengan udara yang sangat sejuk dan beberapa hidangan makanan seperti bakso, soto, siomay, batagor, nasi liwet,” kata Lurah Mulyaharja Indra Permana kepada bogordaily.net, Senin 11 Juli 2022.

Masih, kata Indra, Kampung tematik Mulyaharja buka setiap hari dari pukul 07.00 sampai pukul 18.00 WIB.

“Lebih enak datang pada pagi hari atau sore hari agar mendapatkan sejuknya angin sepoi-sepoi. Banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan jika berkunjung ke tempat ini,” ucapnya.

Untuk harga tiket masuk sangat terjangkau sekali yakni Rp 10 ribu per orang. Ada juga paket bertani dengan kisaran Rp 50 ribu per orang minimal 20 orang.

“Pengunjung akan diberi peralatan penunjang termasuk bibit, tujuh petani yang akan memandu acara bertani, serta instruktur dari Dinas Pertanian,” katanya.

Indra juga menyampaikan, untuk ke depannya pengembangan kampung
agro eduwisata sudah ada penambahan spot-spot tambahan seperti saung kopi yang baru diresmikan, ada juga penambahan jembatan baru untuk spot berfoto.

Selain aewo agro wisata kampung tematik, Mulyaharja juga ada saung eling di RW.02 dan di RW.10 ada juga Mulyaharja Pass.

“Tempat nya saung-saung untuk pertemuan dan keluarga bersantai menikmati pemandangan hamparan sawah,” paparnya.

Jika wisatawan ingin menginap, kata Indra, di Kampung Tematik Mulyaharja sudah ada homestay nya yang sudah berjalan.

“Untuk wisatawan lokal yang ingin berkreasi dan berkumpul bersama keluarga dengan suasana persawahan, agro Eduwisata adalah tempat surga yang tersisa di Kota Bogor,” ungkapnya. (Ibnu)

Tok! Masuk Pulau Komodo Bayar Rp3,75 Juta

Bogordaily.net– Biaya konservasi per tahun untuk setiap orang yang berwisata ke kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur resmi ditetapkan pemerintah. Mulai 1 Agustus 2022, wisatawan yang datang ke Taman Nasional Komodo atau Pulau Komodo wajib membayar biaya-biaya kontribusi konservasi sebesar Rp3,75 juta per orang untuk satu tahun.

Koordinator Pelaksana Program Konservasi di Taman Nasional Komodo Carolina Noge mengatakan biaya tersebut berlaku kolektif untuk aktivitas wisata di pulau Komodo, pulau padar, pantai Pink, juga kegiatan di perairan area Taman Nasional.

“Kenapa diberlakukan per tahun? Karena upaya konservasi juga dilakukan dalam satu tahun. Logikanya seperti ini, kita datang ke Pulau Komodo, kita menghirup oksigen, membuang sampah yang sama, kita membuang limbah yang sama, tapi penanganannya harus dilakukan dengan program konservasi,” jelasnya dalam konverensi pers di Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin 11 Juli 2022 sebagaimana dilansir Suara.com.

Pengunjung yang telah melakukan pembayaran tersebut nantinya juga akan mendapatkan laporan pertanggungjawaban terkait upaya konservasi yang sudah dilakukan, lanjut Carolina.

Kegiatan konservasi sebagai upaya untuk pemeliharaan Taman Nasional Komodo yang menjadi habitat asli dari hewan reptil tersebut. Carolina menyampaikan, konservasi penting dilakukan untuk melestarikan komodo dan hewan lain yang ada di kawasan tersebut.

Adapun fokus konservasi berkaitan dengan pengelolaan sampah, tata kelola, dan pengawasan juga pengamanan kawasan.

“Tiket masuk sudah termasuk biaya konservasi. Jadi konservasi itu biaya yang dibayarkan secara holistik untuk masuk ke Pulau Komodo, Pulau Padar, dan mengakses kawasan perairannya berlaku sama. Siapapun yang sudah melakukan reservasi bisa bolak-balik, bisa mengakses menggunakan akses yang dipunya,” jelasnya.

Mulai 1 Agustus, tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo akan diberlakukan secara daring melalui aplikasi Inisa yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTT. Mulai saat itu pula batas kunjungan ke pulau Komodo dan pulau Padar akan dibatasi maksimal 290 ribu pengunjung per tahun.

Kepala Taman Nasional Komodo Lukita Awang menambahkan bahwa saat musim kawin komodo, yaitu selama Juni-September, jumlah pengunjung akan lebih dibatasi.***

Ramen dan Seblak Abbo, Kulineran Masa Kini yang Digemari Anak Muda

0

Bogordaily.net – Ramen dan seblak Abbo, kulineran masa kini yang banyak digemari oleh kalangan anak muda. Dengan citra rasa yang khas dan menggugah selera.

Terletak di Kampung, gang Harapan Kita 2, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, kulineran seblak dan ramen Abbo selalu ramai setiap harinya.

Rasa gurih dan kuah yang membuat lidah tak berhenti mengunyah adalah citra rasa khas dari ramen dan Seblak Abbo.

Ditambah toping dari ramen dan seblak yang bervariasi, seperti telur, tulang, jamur, sayuran, dan masi banyak lagi lainnya.

Harganya pun sangat ramah dikantong para remaja, untuk satu porsi seblak Rp10 ribu, dan ramen Rp15 ribu, ditambah minuman dingin tea jus Rp2 ribu.

Menurut sang pemilik, pria yang akrab dipanggil Abbo tersebut menjelaskan bahwa, nama warung atau tempat usahanya itu terinspirasi dari nama panggilannya. Sehingga, para pembeli tak susah untuk menyebutkan nama atau warungnya tersebut.

“Buka itu udah 3 tahun, ya sekitar dari 2019 bukanya. Kalau untuk pemesanan kaya lewat grab itu belum ada. Untuk Selasa libur, kalau Sabtu, Minggu buka, ini juga ada tempat makan disini,” ungkapnya kepada Bogordaily.net, Senin 11 Juli 2022.

Setiap harinya, kata Abbo, sekitar 30 porsi seblak dan ramen, bahkan lebih bisa terjual dalam waktu yang singkat. Dan buka dari jam 11.00 WIB siang sampai 21.00 WIB malam hari.

“Kebanyakan mah yang muda-muda yang pada beli, kalau untuk yang ibu-ibu juga ada sih, tapi ga serame anak-anak muda,” tutup Abbo.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Babinsa Kelurahan Mekarwangi Pantau Pemotongan Hewan Kurban

Bogordaily.net – Babinsa Kelurahan Mekarwangi Pelda Hairul Wahyudi memantau sekaligus melakukan pengawasan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Hidayah, RT.10/RW.04, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin 11 Juli 2022.

Pelda Hairul Wahyudi mengatakan, hewan-hewan kurban yang hari ini dipotong dipastikan dalam kondisi sehat, tidak ada indikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal itu, karena sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, sehingga aman untuk di potong dan juga dikonsumsi.

“Pemotongan dengan sarana prasarana harus bersih dan steril, hewan pun harus sehat dan tidak terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK),” kata Babinsa Kelurahan Mekarwangi Pelda Hairul Wahyudi.

Pelda Hairul Wahyudi juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini untuk mendekatkan dan membina hubungan silaturahmi Babinsa dengan warga binaan yang menjadi lebih dekat dan akrab.

“Salah satu tugas yang kami lakukan adalah ikut serta berperan aktif memberikan pendampingan dan membantu pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan rasa aman dan kebersamaan bersama warga,” katanya.**

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor.

(Ibnu Galansa Montazery)

6 Artis Indonesia Meninggal Dunia Karena Riwayat Diabetes

0

Bogordaily.net – Artis Indonesia yang meninggal dunia karena riwayat diabetes bukan hanya komedian Rini S Bonbon yang baru saja meninggal dunia.

Tapi ada 6 artis Indonesia meninggal dunia karena riwayat diabetes yang dideritanya.

Meski tidak bisa dipastikan mereka meninggal karena penyakit tersebut, namun rata-rata para pesohor panggung hiburan itu menghembuskan napas terakhir ketika berjuangan melawan diabetes.

Melansir dari suaracom. Berikut daftar artis Indonesia yang meninggal dunia dan mengidap penyakit diabetes.

1. Papa T Bob

Lahir pada 22 Oktober 1960, Papa T Bob merupakan musisi yang banyak menciptakan lagu anak-anak, di antaranya “Diobok-obok” yang dinyanyikan oleh Joshua dan “Bolo Bolo” oleh Tina Toon.

Papa T Bob meninggal pada 10 Juli 2020 setelah dua tahun berjuang melawan penyakit diabetes yang membuatnya mengalami komplikasi. Sebelum meninggal, dia mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama dua bulan.

2. Omaswati

Komedian Omaswati atau yang dikenal dengan nama Omas kerap tampil di berbagai acara televisi. Selain melawak, dia juga membintangi beberapa judul sinetron.

Dia meninggal pada 16 Juli 2020 karena beberapa penyakit termasuk diabetes yang sudah lama dideritanya.

3. Oon Project Pop

Oon ternyata telah lama mengidap diabetes dan baru terdeteksi saat dia berusia 38 tahun. Diabetes yang diderita Oon rupanya merupakan penyakit turunan dari sang ayah.

4. Frans Tumbuan

Frans Tumbuan adalah aktor yang telah eksis membintangi banyak judul film sejak tahun 1970-an. Dia merupakan suami dari mendiang aktris Rima Melati.

Frans meninggal pada 23 Maret 2015 dalam usia 75 tahun karena komplikasi penyakit yang berawal dari diabetes. Penyakit tersebut kemudian menyebabkan masalah pada organ lain termasuk ginjal dan paru-paru.

5. Tata Dado

Tata Dado meninggal dunia pada 18 Maret 2013 dalam usia 47 tahun akibat stroke dan diabetes yang dideritanya sejak 2011. Semasa hidup, presenter yang juga komedian itu memang gemar minum minuman bersoda.

6. Rini S Bon Bon

Pelawak Irni Yusnita alias Rini S Bon Bon meninggal dunia pada Minggu (10/7/2022). Jenazahnya dimakamkan di TPU Kawi-Kawi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (11/7/2022).

Rini mengidap penyakit diabetes mellitus tipe 2 sejak 1996 dan membuatnya harus bolak-balik menjalani perawatan di rumah sakit.

Dokter pernah menyarankan agar kaki Rini S Bon Bon diamputasi. Namun Rini S Bon Bon tak mau menyerah begitu saja. Selain itu, Rini S Bon Bon ingin tubuhnya tetap utuh saat meninggal dunia.

Dengan mengubah pola makan dan mengonsumsi obat-obatan herbal, Rini S Bon Bon sempat sembuh dan dapat beraktivitas lagi. ***

Mendag Zulkifli Hasan Bagi-bagi Minyak Goreng Gratis di Lampung Tapi Dinyinyirin Netizen

0

Bogordaily.net – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membagikan minyak goreng gratis saat melakukan kunjungan kerja di Bandar Lampung.

Video aksinya itu mendadak viral di media sosial. Tampak mendag menyapa ibu-ibu yang hadir dengan menanyakan apakah benar ada bazar murah minyak goreng kita.

Harga minyak goreng ini dimilai Rp10.000 per dua liter. Namun oleh mendag, minyak goreng kita tersebut digratiskan, karena saang putri, Putri Zulya Savitri yang akan membayar minyak goreng kita tersebut untuk para ibu yang datang.

“Ibu-ibu di sini diundang, katanya ada minyak goreng kita ya, murah ya?” tanya Zulkifli Hasan seperti dikutip dari suaracom.

Mendapatkan pertanyaan tersebut, ibu-ibu kompak mengiyakan sebagai jawaban pertanyaan menteri tersebut. Lalu Zukifli menanyakan berapa harga minyak goreng murah tersebut.

“Disuruh beli berapa?, tanya menteri lagi. Para ibu kembali menjawab dengan mengungkapkan harga minyak goreng murah itu Rp10.000 per dua liter. “10 ribu dapetnya dua liter?,” tanya menteri.

Kemudian sang menteri yang baru menjabat ini pun memastikan jika uang Rp10.000 yang sudah dibawa oleh para ibu sebaiknya disimpan. Karena sang putri, Putri Zulya Savitri yang akan membayarkan minyak kita dengan harga murah tersebut.

“Uang Rp10.000 disimpan aja, diganti oleh mbak Putri. Kasih kak Put, uangnya,” ujar Mendag.

Ibu-ibu yang mendengarkan hal tersebut langsung riuh bertepuk tangan. “OKe gak?,” tanya Mendag kembali menyakinkan para ibu-ibu.

Meski mendapatkan minyak goreng gratis, namun Mendag memberikan syarat bagi ibu-ibu agar kembali memilih putrinya. Mendag pun berjanji jika program minyak goreng murah tersebut akan diselenggarakan setiap dua bulan sekali.

“Nanti program ini setiap dua bulan, dilakukan. Oke gak,” tanya Mendag.

Ibu-ibu mengiyakan keinginan pengganti Muhammad Lutfi ini.

Video ini kemudian viral di media sosial, banyak netizen kemudian mengomentari dan mengaggap hal ini sangat tidak wajar.

Salah satu akun yang membagikan ini adalah majeliskopi08.

“Di acara tersebut minyak goreng murah 2 liter yang dihargai 10 ribu per 2 liter, diberikan secara cuma-cuma karena biaya pengganti pembelian dibayar oleh Putri Zulya Savitri, yang tak lain adalah Putri dari Pak Menteri. Mendag Zulhas juga mengajak ibu-ibu yang hadir untuk memilih putrinya, nanti tiap 2 bulan ada acara pasar murah minyak goreng,” tulis akun tersebut.

Netizen pun mengomentari peristiwa ini.

“Uangnya Ambil…minyak nya Ambil…”PILIHAN TERSERAH INDIVIDU….jangan salah PILIH…..CERDAS lah saat memilih !!!!”,” saran netizen. ***

Bikin Emosi, 3 Temuan PPATK Terkait Dugaan Penyelewengan Dana ACT

0

Bogordaily.net – Temuan PPATK terkait dugaan penyelewengan dana AKSI reaksi Cepat (ACT) bikin emosi.

Melalui hasil pemeriksaan Polri dan PPATK menduga adanya dana yang mengalir ke kelompok teroris internasional.

Melansir dari suaracom, Berikut daftar temuan PPATK seputar dugaan penyelewengan dana ACT.

1. Dana diduga dikelola untuk bisnis

PPATK menemukan indikasi bahwa dana yang dihimpun dari para donatur tidak disalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, melainkan dikelola untuk bisnis agar yayasan filantrofi tersebut dapat keuntungan.

Melalui penelusuran yang dibuat oleh PPATK, ditemukan adanya transaksi senilai Rp 30 miliar yang melibatkan suatu perusahaan dengan ACT. Setelah ditelusuri lebih mendalam, pemilik perusahaan tersebut merupakan salah satu tokoh pendiri ACT.

Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan perputaran uang ACT mencapai Rp 1 triliun setiap tahunnya. Dari perputaran itu ditemukan dana yang masuk ke perusahaan yang diduga milik salah satu pendiri ACT.

PPATK menduga bahwa pengalangan dana yang dilakukan ACT tidak secara langsung disalurkan.

“Tapi kemudian dikelola dulu di dalam bisnis tertentu. Dan di situ tentunya ada revenue ada keuntungan. Nah ini PPATK terus melakukan penelitian,” imbuhnya.

2. Dugaan dana donasi dipotong

Tak hanya PPATK, pihak kepolisian juga menemukan adanya pemotongan dana donasi sebesar 10-20 persen.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Ahmad Ramadhan mengungkap bahwa ACT memangkas secara langsung 10-20 persen (Rp 6-12 miliar) untuk keperluan pembayaran gaji para pengurus dan seluruh karyawan ACT.

Lebih lanjut, Ahmad memberikan detil bahwa pemotongan dana tersebut dipakai sebagai dana operasional oleh para pembina dan pengawas yayasan filantrofi tersebut.

Adapun dana yang dihimpun tersebut bersumber dari donatur masyarakat, perusahaan nasional hingga internasional, serta lembaga maupun komunitas non-profit.

Kini, kepolisian telah menyangkakan beberapa pasal terhadap ACT yakni salah satunya 372 KUHP, dan/atau Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Polisi juga mengancam dengan pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) jo Pasal 5 UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan/atau Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

3. Dugaan indikasi dana mengalir ke Al Qaeda

Tak tanggung-tanggung pihak PPATK juga menemukan adanya aliran dana yang sampai ke jaringan teroris internasional, Al Qaeda.

Melalui temuan database PPATK, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebut bahwa adanya indikasi uang dari ACT yang diterima oleh anggota Al-Qaeda yang pernah ditangkap pihak keamanan Turki.

“Beberapa nama yang PPATK kaji berdasarkan hasil koordinasi dan hasil kajian dari database, ada yang terkait dengan pihak yang patut diduga terindikasi (terorisme). Yang bersangkutan pernah ditangkap, menjadi salah satu dari 19 orang yang ditangkap oleh kepolisian di Turki karena terkait dengan Al Qaida, penerimanya,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Kendati demikian, dugaan tersebut masih didalami oleh pihak PPATK dan Presiden ACT Ibnu Khajar telah menyangkal tuduhan tersebut Senin (4/7/2022) lalu. ***