Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 5227

Menang Pemilu, Ferdinand Marcos Jr Jadi Presiden Baru Filipina

0

Bogordaily.net – Filipina punya presiden baru. Dia adalah Ferdinand Marcos Jr. Mercos resmi dilantik sebagai presiden Filipina menggantikan Rodrigo Duterte melalui sebuah upacara di Manila, pada Kamis 30 Juni 2022

Pelantikan dan kemenangan itu sekaligus menandai bangkitnya dinasti politik Marcos, yang dilengserkan setelah rangkaian demonstrasi besar-besaran pada 1986 silam.

Marcos Jr – yang berjuluk Bong Bong – memenangi pemilu dengan kemenangan telak, bulan lalu.

Dia bakal bekerja sama dengan Sara Duterte, putri Rodrigo Duterte, yang dilantik sebagai wakil presiden.

Marcos Jr mengucapkan sumpah sebagai presiden pada Kamis (30/6) tengah hari dalam upacara yang meriah di Museum Nasional.

Berdiri diapit istri dan tiga putranya, Marcos Jr melambai dan tersenyum sembari menyaksikan parade yang menampilkan pertunjukan jet-jet tempur dan barisan tentara Filipina dari berbagai kesatuan.

Dalam pidato pertamanya sebagai presiden, Marcos Jr berterima kasih kepada khalayak karena memberikan “mandat elektoral terbesar dalam sejarah demokrasi Filipina”.

Ke depan, pria 64 tahun ini bakal dihadapkan pada ekonomi yang dilanda inflasi tinggi dan utang menumpuk sejak sebelum pandemi Covid-19.

Sejumlah kalangan menunggu janji-janjinya untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan menurunkan harga sembako serta kebutuhan mendasar.

Ada pula yang menunggu Marcos Jr untuk memperbaiki citra Filipina semasa dipimpin Duterte, yang dikenal membelenggu kebebasan pers serta memerangi narkoba dengan tumpahan darah.

Pelantikan Marcos Jr berlangsung beberapa hari setelah Mahkamah Agung Filipina memutuskan bahwa hukuman atas kejahatan menghindari pajak tidak bisa mendiskualifikasi seseorang untuk menjabat sebagai presiden. ***

Sumber: suara.com

Memperkosa Fans, Penyanyi R. Kelly Divonis 30 Tahun Penjara

0

Bogordaily.net – Penyanyi R. Kelly telah divonis 30 tahun penjara, pada sidang yang berlangsung 29 Juni 2022. Hakim menyatakan Kelly terbukti menjalankan operasi sistematis untuk menjebak perempuan dewasa dan di bawah umur agar bisa dia perkosa.

Salah satu korban yang bersaksi di persidangan, bernama Angela, menilai Kelly sangat keji karena mayoritas korban adalah penggemar sang ikon R&B itu.

“Kamu menggunakan pengaruh dan popularitasmu untuk menjebak serta memerkosa perempuan hingga bocah lelaki,” ujarnya seperti dilansir the New York Times.

Lizzette Martinez, penyintas lai berusia 45 tahun, turut bersaksi memberatkan R. Kelly. Dia diperkosa setelah awalnya diundang ke rumah R. Kelly karena dijanjikan bakal diorbitkan sebagai penyanyi.

“Robert, perilakumu telah merusak hidup banyak orang,” ujar Martinez.

R. Kelly di beri vonis 30 tahun penjara yang dijatuhkan Hakim Ann M. Donnelly di Pengadilan Distrik Brooklyn, New York. Dia menyebut tidak ada bukti yang bisa meringankan R. Kelly selama persidangan.

“Masyarakat harus dijauhkan dari individu berbahaya seperti R. Kelly,” ujar sang hakim.

“Kejahatan seksual yang dilakukan R. Kelly sangat terencana dan sudah rutin ia jalankan selama 25 tahun terakhir,” imbuh Hakim Donnelly.

Putusan hukuman tersebut menandai titik terendah dari jatuhnya karir R. Kelly, yang kini berusia 55 tahun.

Sang penyanyi tetap dikagumi oleh sejumlah fans fanatiknya meskipun tuduhan tentang pelecehan yang dilakukannya terhadap perempuan-perempuan muda mulai tersebar luas pada tahun 90an.

Kelly, kini berusia 55 tahun, dijerat dengan delapan pasal perbudakan seksual serta satu kasus kekerasan serta pemaksaan kehendak.

Korban kekerasan seksual sang penyanyi tersebar di berbagai negara bagian Amerika Serikat. Nyaris semua korban dijebak dengan bantuan sang manajer, atau tenaga sekuriti konser. Mereka diiming-imingi kesempatan bisa bertemu sang artis, tapi ternyata kemudian dilecehkan serta diperkosa.

Tak hanya itu, sebagian korban sempat mengalami perbudakan seksual. Mereka dipaksa tinggal di rumah R. Kelly selama beberapa pekan, dikontrol, tidak boleh makan dan ke kamar mandi tanpa pengawasan, serta wajib memanggil Kelly dengan sebutan “Daddy”, merujuk laporan VICE sebelumnya.

Tudingan bahwa R. Kelly adalah predator seksual sudah mencuat sejak dekade 1990-an. Namun kala itu kesaksian para korban terabaikan publik. Barulah ketika kasus ini masuk ke persidangan, serta menjadi topik dokumenter Surviving R. Kelly, yang tayang pada 2019, masyarakat umum baru menyadari seberapa serius skala kejahatan yang dilakukan sang penyanyi.

Tim pengacara R. Kelly berupaya mengajukan banding. Mereka berdalih bahwa sang penyanyi idealnya hanya dihukum kurang dari 10 tahun penjara, karena mayoritas seks dengan para penggemar itu konsensual.

Selain itu, tim pengacaranya berdalih bila Kelly semasa kecilnya pernah mengalami pelecehan oleh induk semang kontrakan keluarganya. Pengalaman traumatis itu yang membuat perilaku seks Kelly menjadi kurang normal.

Hukuman untuk Kelly bisa bertambah berat, mengingat dia punya kasus lain yang juga masih disidangkan. Di Negara Bagian Illinois, Kelly dijerat kasus pornografi anak. Sementara di Minnesota, sang penyanyi dijerat pasal prostitusi di bawah umur.***

Santri Korban Pelecehan Seks di Depok Lapor Polisi

0

Bogordaily.net – Megawati melaporkan dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri yang terjadi di Kawasan Beji Timur, Depok.

Ada 11 korban yang jadi korban namun, hanya 5 santriwati yang berani melapor kasus ini ke pihak kepolisian atas peristiwa di Depok itu.

Menurut perwakilan kuasa hukum korban, Megawati, perbuatan itu baru terungkap sepekan lalu berdasarkan laporan kelima orang santriwati.

“Dari 11 yang dilecehkan, yang berani untuk speak up hanya 5 orang. Tapi sekarang yang diperiksa baru 3 orang. Yang 1 orang lainnya masih di Bandung dalam kondisi sakit,” kata Megawati mengutip dari Jabarnews.

Menurut Megawati, korban takut melapor karena mereka memiliki beban merasa hutang budi kepada pihak Ponpes. Hal itu lantaran mereka belajar di sana secara gratis.

“Karena beberapa dari mereka yatim piatu, jadi mereka takut untuk melaporkannya. Mereka merasa hutang budi ke pondok pesantren itu karena dapat fasilitas gratis,” ucap Megawati.

Dikatakan oleh Megawati, ia sudah melaporkan Polda Metro Jaya untuk ditindak lanjuti. Setelah membuat laporan, tiga orang santriwati berinisial A, T dan R dimintai keterangan oleh penyidik untuk dilakukan pengembangan dan menunggu hasil visum dari rumah sakit.

“Pihak Polda Metro Jaya mengembangkan kasusnya, dari situ kami lakukan visum. Tapi sampai hari ini hasil visumnya belum keluar. Jadi kami juga masih menunggu hasil visum, dan anak itu sudah cedera, sudah ada luka,” ujarnya.

Modus pelaku, kata dia, ialah mengajak korban masuk ke suatu ruangan dan terjadi kekerasan seksual. Korban tidak dijanjikan apapun, hanya diancam untuk tidak memberi tahu orang tuanya.

Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya mengatakan bahwa mereka masih melakukan penyelidikan dan pihak Ponpes belum dimintai keterangan.

Sumber: suara.com

BRI: Digitalisasi Perbankan Harus Memperkuat Ekonomi Riil

0

Bogordaily.netPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tengah fokus menjalankan transformasi digital sebagai upaya efisiensi bisnis sekaligus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

Di samping itu, digitalisasi di BRI diyakini dapat mendongkrak kondisi ekonomi riil di Indonesia, khususnya segmen UMKM.

Hal tersebut disampaikan SEVP Treasury dan Global Services BRI Achmad Royadi pada acara “Financial Deepening for Stronger Growth & Sustainable Recovery” yang diselenggarakan Indonesia Economic Prospects (IEP).

“Adanya ekspansi dari keuangan digital berperan dalam melakukan akselerasi.  Syaratnya, Lembaga keuangan mesti merampungkan digitalisasi di aspek produk inti, loan officer, serta membangun ekosistem digital”, ungkapnya.

 

Dengan begitu, digitalisasi di perbankan dapat mendatangkan multiplier effect yang kuat bagi ekonomi riil Indonesia. Peran BRI dalam hal ini cukup esensial, mengingat perseroan fokus di segmen UMKM yang juga merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi dalam negeri.

Hal tersebut dikarenakan BRI punya proporsi nilai yang unik, yakni dengan mengusung konsep hybrid bank. Konsep tersebut mengkombinasikan jejaring fisik yang kuat dan luas yang tersebar hingga pelosok negeri dengan layanan digital khas BRI.

“Sehingga kita juga bisa mempenetrasi pasar yang belum tersentuh. Kemudian juga kita akan terus melakukan ekspansi, untuk agen bank cabang. Dan kita juga berkolaborasi dengan customer sehingga mereka akan bisa bertransaksi di titik-titik hub dari BRI. Jadi customer mereka tidak perlu jalan atau pergi jauh-jauh untuk bisa melaksanakan transaksi perbankan. Ini tentunya akan berpengaruh besar terhadap ekonomi riil hingga pelaku grassroots economy,” ujarnya menegaskan.

Seperti diketahui, BRI memiliki sejumlah layanan digital komprehensif. Di aspek layanan, BRI telah mengimplementasikan BRISPOT hingga BRIAPI sehingga proses pelayanan berjalan efisien.

Di sisi lain, BRI mengandalkan digital banking BRImo dengan lebih dari 100 fitur terlengkap untuk memenuhi kebutuhan 17,71 juta users-nya.
Layanan BRI juga didukung oleh 8.993 branch offices dan 221.531 E-channel di 34 Provinsi di Indonesia.

Di samping itu, emiten bersandi saham BBRI ini juga memiliki 552.709 AgenBRILink untuk memastikan seluruh masyarakat di berbagai penjuru Indonesia dapat mengakses layanan perbankan.

Achmad pun menjelaskan bahwa BRI memiliki alasan kuat bahwa digitalisasi harus memperkuat ekonomi riil khususnya pelaku UMKM. Sebabnya, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, tercatat pelaku UMKM di Tanah Air mencapai 65,46 juta unit atau sekitar 99,99% dari total usaha nasional.

Jumlah tersebut mampu menyerap sekitar 119,5 juta tenaga kerja atau setara 96,92% dari total tenaga kerja di Indonesia dengan sumbangsih terhadap PDB lebih dari 60%. Di sisi lain, lanjut dia, 45 juta unit UMKM di antaranya masih membutuhkan pendanaan khususnya dari lembaga keuangan formal.

“Sekali lagi, kami melihat bahwa ini merupakan peluang besar untuk upaya inklusi keuangan serta pendalaman sektor keuangan. Jadi itulah mengapa di BRI kami punya strategi hybrid.

Ekspansi kami juga justru fokus pada melahirkan lebih banyak agen-agen untuk layanan perbankan dan literasi digital,” pungkasnya.

Tidur di Pagi Hari Picu Diabetes dan Obesitas

0

Bogordaily.net – Tidur di pagi hari ternyata bisa memicu diabetes dan obesitas.

Anda suka begadang karena berbagai kesibukan sehingga kerap tidur di pagi hari kebiasaan itu harus mulai diperbaiki.

Nah, berikut ini ada sejumlah bahaya jika sering tidur di pagi hari. Apa saja bahayanya? Berikut penjelasannya dari laman alodokter.com, tentang bahaya tidur di pagi hari.

1. Diabetes

Sejumlah penelitian mengatakan, bahwa kurang tidur di malam hari dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Bahkan, resiko ini juga bisa terjadi ketika kamu terlalu sering tidur.

Kenapa demikian? Karena gangguan pada tidur dapat meningkatkan resiko terjadinya resistensi insulin, ini akan membuat kadar gula darah cenderung meningkat pada orang yang memiliki masalah pada tidurnya.

2. Obesitas

Siapa bilang kurang tidur membuat badan kurus. Padahal, kurang tidur dan terlalu banyak tidur dapat membuat berat badan meningkat.

Karena, kurang tidur dapat membuat nafsu makan meningkat, sehingga mereka akan cenderung makan lebih banyak saat kurang tidur.

3. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Selain obesitas, sering tidur di pagi hari juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Karena, kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan peradangan dalam tubuh.

4. Mudah lupa (pikun)

Disaat kita tidur, tubuh akan beristirahat dan memperbaiki jaringan-jaringannya, termasuk sel-sel otak.

Sebaliknya, disaat seseorang kekurangan tidur, jaringan pada otak akan kekurangan oksigen serta energi untuk memperbaiki dirinya, inilah yang membuat seseorang menjadi mudah lupa.

5. Sulit berkonsentrasi dan berpikir

Berpikir jernih dan konsentrasi merupakan hal yang sangat penting. Namun, jika kamu tidak mendapat waktu tidur yang cukup, ini akan membuat otak akan sulit berpikir dan berkonsentrasi.

6. Suasana hati mudah berubah

Mood seseorang ternyata juga bisa disebabkan karena seseorang kekurangan waktu tidur di malam hari. Bahkan, tidur pagi juga dapat membuat emosi seseorang menjadi kurang stabil akibat kelelahan.

Sumber: suara.com

Heboh Muhidin Mohamad Said Wakil Ketua Banggar DPR Terjatuh saat Rapat Paripurna, Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Banggar DPR, Muhidin Mohamad Said menghebohkan rapat paripurna DPR. Dia terjatuh setelah membacakan laporan legislatif terkait dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2023.

Siapa Muhidin Mohamad Said?

Dia adalah anggota DPR dari Dapil Sulawesi Tengah. Kabarnya, pada saat membacakan laporan hingga selesai, tidak ditemui tanda-tanda Wakil Ketua Banggar tersebut akan terjatuh. Namun, setelah membaca laporan, Muhidin berjalan ke meja pimpinan untuk menyerahkan dokumen.

Usai menyerahkan dokumen kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, pria yang diketahui berusia 71 tahun tersebut jatuh, dan langsung dibawa oleh tim medis.

Profil Muhidin Mohamad Said

Anggota DPR tersebut diketahui memiliki nama lengkap Muhidin Mohamad Said, S.E, M.B.A. Muhidin merupakan anggota DPR Fraksi Golongan Karya (Golkar) yang saat ini duduk di Komisi XI DPR RI.

Muhidin berasal dari Sulawesi Selatan. Ia diketahui lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan pada 7 Oktober 1950.

Riwayat Pendidikan

Diketahui, Muhidin merupakan seorang sarjana dari Fakultas Ekonomi, Universitas Tadulako. Muhidin juga melanjutkan studi S2nya di Jakarta Institute of Management Studies dan berhasil meraih gelar Magister pada tahun 1998.

Perjalanan Politik

Kabarnya, Muhidin Mohamad Said memulai karirnya di dunia politik sejak tahun 1992. Pada saat itu, Muhidin menjabat sebagai Anggota MPR-RI Utusan Daerah Sulawesi Selatan Tengah hingga masa jabatannya habis pada tahun 2004 lalu.

Setelah masa jabatannya habis, ia kemudian dipercaya untuk menjadi anggota DPR-RI hingga tahun 2009. Setelahnya, Muhidin dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi V periode 2009-2014.

Pada tahun 2014 setelah masa periodenya habis, ia kembali dipercaya untuk menduduki jabatan yang sama sebagai Wakil Ketua Komisi V hingga tahun 2019.

Pada periode 2019-2024 nanti, Muhidin diberi kepercayaan dan diangkat menjadi Wakil Ketua Banggar DPR RI.

Di partai Golongan Karya (Golkar) sendiri, Muhidin memulai keikutsertaannya sejak tahun 2000 silam, sebagai DPD Partai Golkar hingga saat ini. Pada periode 2009-2015, pria tersebut diangkat menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.

Karirnya di bidang politik terus menjulang, kabarnya ia juga diangkat menjadi Ketua Bidang Infrastruktur dan Transportasi DPP Partai Golkar periode 2016-2019.

Dan pada 2019-2024, Muhidin menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi DPP Partai Golkar. ***

Sumber : suara.com

Fatwa Ganja Untuk Medis, Ini Penjelasan Dari MUI

0

Bogordaily.net – Adanya permintaan dari Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat fatwa terkait ganja untuk medis, MUI akan menindaklanjuti wacana ganja untuk medis dengan pengkajian komperehensif dalam perspektif keagamaan.

Hal demikian dia sampaikan merespons permintaan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang meminta fatwa terkait ganja untuk medis.

“Akan ditindaklanjuti dengan pengkajian komprehensif dalam perspektif keagamaan. Kita akan kaji, yang intinya MUI akan berkontribusi dalam memberikan solusi keagamaan atas dasar pertimbangan kemaslahatan umum secara holistik,” kata Asrorun dalam keterangan resminya, Kamis, 30 Juni 2022.

Asrorun mengatakan, pengkajian soal ganja untuk kebutuhan kesehatan harus dilakukan dengan melihat beberapa aspek.

Telebih, kata Asrorun, bahwa undang-undang 35/2009 tentang Narkotika mengatur bahwa ganja termasuk jenis narkotika Golongan I yang tidak bisa digunakan untuk kepentingan kesehatan.

Lalu, di agama Islam pun ada larangan penggunaan ganja. Asrorun menjelaskan bahwa setiap yang memabukkan hukumnya haram, baik sedikit maupun banyak. Sama halnya dengan ganja termasuk barang yang memabukkan. Karena itu, mengonsumsi ganja hukumnya haram.

“Akan tetapi, jika ada kebutuhan yang dibenarkan secara syar’i, bisa saja penggunaan ganja dibolehkan, dengan syarat dan kondisi tertentu. Karenanya, perlu ada kajian mendalam mengenai ihwal manfaat ganja tersebut,” katanya.

Hasil kajian itu, nantinya bisa dihasilkan beberapa alternatif keluaran atau output. Semisal berbentuk penguatan regulasi, rekomendasi untuk penyusunan regulasi, atau dalam bentuk fatwa baru.

Meski begitu, Asrorun menyatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan fatwa terkait ganja untuk medis itu secara resmi.

“Harapan Wapres tersebut bisa menjadi salah satu permintaan untuk merespons dinamika yang terjadi di masyarakat, yang dalam bahasa fikih sebagai istifta,” kata Asrorun.

Asrorun lantas menyinggung MUI pernah pernah menetapkan Keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia IV Tahun 2012 tentang nikotin sebagai bahan aktif produk konsumtif untuk kepentingan pengobatan.

Salah satunya isi fatwa itu bahwa hukum mengkonsumsi nikotin adalah haram. Namun penggunaan nikotin sebagai bahan obat dan terapi penyembuhan berbagai penyakit, termasuk parkinson dan kecanduan rokok, dibolehkan sepanjang belum ditemukan terapi farmakologis yang lain.

Ma’ruf Amin sebelumnya telah meminta MUI membuat fatwa tentang wacana penggunaan ganja untuk kebutuhan medis.

Fatwa itu, kata Ma’ruf, nantinya bisa menjadi pedoman bagi DPR dalam menyikapi wacana ganja untuk kebutuhan medis.

“Masalah [ganja untuk] kesehatan itu, saya kira MUI harus segera buat fatwanya, fatwa baru,” kata Ma’ruf di Kantor MUI, Jakarta, Selasa.

Riset yang dilakukan oleh Lingkar Ganja Nusantara (LGN) merinci tanaman ganja setidaknya bisa dijadikan obat untuk 30 penyakit. Riset itu dapat dilihat di buku ‘Hikayat Pohon Ganja’.

Penyakit dimaksud yakni alzheimer, glaukoma, masalah buang air, radang sendi, kanker sampai cerebral palsy (CP).***

Bogor Bersinar untuk Kabupaten Bogor Bersih Narkoba

0

Bogordaily.net – Sebanyak 416 Desa dan 19 kelurahan deklarasikan daerahnya menjadi Desa Bersih Narkoba di Ruang Auditorium Sekda Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang digagas oleh BNN Kabupaten Bogor dan Bakesbangpol Kabupaten Bogor ini merupakan kegiatan pertama di Indonesia.

Dimana seluruh desa dan kelurahan secara serentak menyatakan siap wujudkan bersih dari narkoba.

Bersih narkoba
Plt. Bupati Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Selain Kepala desa dan lurah kegiatan ini juga dihadiri oleh 40 camat, 24 danramil, dan 32 Kapolsek serta 26 perwakilan SKPD dan 40 BPD Kecamatan.

Hadir pula Plt. Bupati Bogor didampingi Forkopimda Kabupaten Bogor, Kepala BNN Provinsi Jawa barat Brigjenpol Arief Ramdani, S.I.K dan kepala Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Drs. Sufyan Syarif, MH ikut serta dalam kegiatan ini.

Deputi Bidang Pencegahan dalam sambutannya, menyatakan bahwa jawa barat merupakan Provinsi terbanyak yang melaksanakan Deklarasi Desa Bersinar.

Bersih narkoba

Kegiatan Deklarasi di Kabupaten Bogor Ini merupakan deklarasi paling meriah diantara kabupaten lain, karena langsung diikuti oleh seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.

Jika di kabupaten lain deklarasinya bertahap dan tidak semeriah ini. Ungkapnya jetika menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan mengapresiasi para kepala desa dan lurah yang telah berani Deklarasi dan menyatakan masing-masing Desa Bersih Narkoba.

Ini merupakan oangkah awal ketika para kades dan lurah sudah berkomitmen untuk bersama-sama berperang terhadap narkoba, kami pemerintah Kabupaten Bogor memiliki kaki dan tangan sampai ke pelosok desa dalam urusan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Jadi jika nanti ada kasus penyalahguna narkoba alur dan regulasinya sudah jelas harus kemana.

“Kami dukung semaksimal mungkin untuk mewujudkan karsa bogor sehat dan karsa bogor berkeadaban dengan bersama-sama nyatakan perang terhadap narkoba,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan dari Kepala BNN Provinsi Jawa barat kepada dua Desa dan satu kelurahan terbaik, selama tahun 2021-2022 dalam pelaksanaan program desa bersinar yaitu Desa Gunung Putri, Desa Kalong Liud dan Kelurahan Nanggewer.

Selain itu, ada pula penghargaan dari kepala BNNK dan Kesbangpol Kabupaten Bogor untuk 30 desa yang sudah melaksanakan desa Bersinar.***

Ada Ladang Ganja di Cianjur, Ditanam di Antara Pohon Pisan

0

Bogordaily.net – Ladang ganja di Cianjur dibongkar polisi. Ganja itu ditanam di antara pohon singkong.

Untuk menuju lokasi pun sangat berat. Harus menyebrangi hulu sungai dan jauh dari jalan setapak.

Ladang ganja itu berada di Gunung Karuhun perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Cianjur Jawa Barat. Temuan itu berawal dari laporan warga Gegerbitung.

Lokasi temuan kebun Ganja ini berada di wilayah administrasi Kampung Pasirleneng Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Gegerbitung, Bripka Yadi Supriyadi, warga yang menemukan ladang tersebut melapor ke pihak kepolisian dengan membawa daun tanaman ganja.

“Jadi ada warga yang datang ke polsek membawa beberapa lembar daun. Pak ini daun Ganja sanes? kata warga sambil menunjukkan kepada kami dan petugas piket Polsek Gegerbitung,” jelas Yadi mengutip dari Sukabumiupdate–jaringan Suara.com.

Untuk memastikan daun yang dibawa oleh warga adalah daun ganja, polisi saat itu menggunakan metode membakar. Karena akan butuh waktu jika harus mendatangi lokas temuan ladang ganja itu.

“Dari bentuknya kami yakin itu daun ganja, tapi untuk memastikan harus dibawa ke lap. Prosesnya tentu lama, jadi kami bakar saja selembar daunnya. Pertimbangan kami jika memang tercium bau ganja, maka kami harus cepat ke lokasi temuannya. Dan benar aroma daun itu setelah dibakar adalah ganja,” lanjut Yadi.

Setelah itu, Kapolsek Gegerbitung Iptu Erman dan Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawangsa berkoordinasi, Bripka Yadi dan aparat kepolisian lainnya lalu bergerak menuju TKP.

“Kami ditugaskan memastikan laporan warga tersebut, mengambil foto tanaman Ganja dan menandai lokasinya,” jelas Yadi.

“Dibilang nekat ya nekat aja, karena pertimbangan kami ini perintah dan khawatir barang bukti sudah tidak ada. Saya bersama dua personel Polsek Gegerbitung dan warga mulai perjalan ke lokasi pada Minggu petang,” lanjut Yadi.

Perjalanan menuju lokasi ladang ganja cukup berat. Aparat kepolisian harus menyebrangi hulu sungai Cimandiri yang saat itu meluap karena hujan deras.

“Kurang lebih tiga jam perjalanan, akhirnya kami menemukan spot pertama yang ditanami ganja. Posisinya jauh dari jalan setapak. Lokasinya sudah dibuka seperti tegalan kecil. Ditanam diantara kapol dan pisang, kami menemukan kurang lebih 10 batang yang ditanam berjejer, ketinggiannya bervariasi,” ungkap Yadi.

Usai mendokumentasi, tim kecil ini kemudian bergerak mencari spot lainnya. Ada sejumlah titik yang ditemukan, setelah kebutuhan dokumentasi dan menandai lokasi dilakukan, tim ini berusaha cepat meninggalkan lokasi.

“Kami bergerak turun setelah memastikan laporan warga benar dan mengamankan sampel barang bukti. Saat turun terdengar gonggongan anjing dari atas, kami menduga itu peliharaan sindikat ladang Ganja itu. Kami memilih mengamankan diri secepatnya. Keselamatan anggota dan warga lebih penting saat itu, walaupun kami juga membekali diri dengan senjata api,” ungkap Yadi. ***

Sumber: suara.com

Suasana Majelis di Mulyaharja Bogor Pasca Kebakaran, Dinding dan Kitab Hangus Jadi Abu

0

Bogordaily.net – Suasana majelis di RT 05, RW 03, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang sebelumnya ramai diisi anak-anak dan remaja untuk menimba ilmu pendidikan islam atau mengaji, kini terlihat sepi tidak ada aktivitas apapun setelah terbakar yang terjadi pada Rabu malam, 29 Juni 2022.

Pantauan Bogordaily.net, Kamis, 30 Juni 2022, sekira pukul 14.30 WIB, majelis tempat anak-anak mengaji kini hanya menyisakan puing-puing berwarna hitam yang sudah menjadi arang.

Begitu pun dengan buku-buku dan kitab-kitab yang biasa digunakan setiap hari, kini sudah menjadi abu.

Pemilik Majelis, Muhammad Yamin mengatakan, bahwa majelis miliknya itu di bangun sejak tahun 1999, dan selama itu bangunan tersebut selalu digunakan untuk aktivitas pengajian setiap hari. Namun, setelah terbakar maka aktivitas pengajian untuk sementara dihentikan.

“Majelis kami ini terbakar hari Rabu kemarin, tepatnya setelah solat maghrib. Kami panik dan coba menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Namun karena api cepat membesar maka hanya sebagian saja yang bisa terselamatkan,” ujar Muhammad Yamin saat ditemui Bogordaily.net, di lokasi kejadian, Kamis, 30 Juni 2022.

Hingga saat ini, Yamin masih bingung penyebab kebakaran yang menghanguskan majelis miliknya itu.

Sebab saat kejadian, dirinya mengaku belum menyalakan listrik maupun mengaktifkan listrik pun begitu dengan kompor gas yang ada di dalamnya.

“Sampai saat ini saya belum tahu penyebabnya, karena waktu kejadian lampu belum dinyalakan. Kemudian kompor juga belum terpasang gas karena memang kondisi tabung gasnya sedang kosong,” ungkapnya.

Karena penasaran, akhirnya ia coba menelusuri di sekeliling majelis apakah ada bekas pembakaran sampah atau tidak, dan setelah ditelusuri tidak ada bekas pembakaran sampah di sekeliling majelis.

“Awalnya saya menduga ada bekas pembakaran sampah. Tapi saya cari sekelilingnya tidak ada bekas pembakaran sampah, jadi sampai sekarang masih bingung penyebab dari kebakaran tersebut,” katanya.

Yamin melanjutkan, tragedi kebakaran ini terjadi kurang lebih satu jam setelah dirinya menunaikan solat magrib.

Namun karena majelis miliknya terbuat dari dinding bilik kayu, maka api dengan cepat membesar dan langsung membakar semua barang-barang yang ada di dalam majelis.

Tetapi, api pun berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba ke lokasi kejadian, sekitar pukul 19.00 WIB.

“Awalnya saya panik mencari kakak saya yang sehari-harinya berada di dalam majelis, namun pada saat kejadian kakak berada di luar. Jadi alhamdulillah saat kejadian tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Akibat dari kebakaran itu, Yamin mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp 50 juta.

“Kalau kerugiannya lebih dari Rp 50 juta,” pungkasnya*

(Heri Supriatna)