Monday, 4 May 2026
Home Blog Page 5392

Polwan Ini Ngaku Bisa Bebaskan Orang yang Ditahan Polisi

0

Bogordaily.net – Polwan ini ngaku bisa bebaskan orang yang ditahan Polisi pengakuannya itu pun berbuntut. Dia tertangkap polisi setelah banyak memakan korban atas penipuan yang dilakukannya.

Polwan itu ternyata polwan gadungan, berinisial FS (23) kini berurusan dengan hukum karena menipu korban Aminah (35) hingga Rp 13 juta.

Aksi FS terungkap dari laporan korban. Saat itu, FS mengaku bisa membantu korban untuk mengeluarkan sepeda motor dan suaminya yang tengah ditahan. Mereka bertemu pada April 2022.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, saat itu FS datang dengan maksud untuk mengontrak di samping rumah korban.

“Kepada Aminah, FS mengaku bahwa dirinya seorang polisi Wwanita (Polwan) yang berdinas di Polres Tapsel. Pertemuan itu menjadi awal FS melakukan aksi penipuan,” kata Roman, Selasa (7/6/2022) malam.

Korban yang percaya lalu menyerahkan sejumlah uang ke FS untuk membantu pengurusan masalahnya.

“Korban menyerahkan uang hingga Rp 13 juta kepada FS,” ujarnya.

Meski sudah menyerahkan uang, kata Roman, urusan yang dijanjikan FS tak kunjung selesai. Ia semakin curiga saat FS mengaku ingin pindah kontrakan.

Peristiwa ini dilaporkan korban ke Polsek Padang Bolak. Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap FS. Setelah diselidiki ternyata FS merupakan polwan gadungan.

“Guna proses pemeriksaan lebih lanjut, kini pelaku dan barang bukti ditahan di Mako Polsek Padang Bolak,” pungkas Roman. ***

Sumber: suara.com

Daftar Tiket Masuk 5 Candi di Asia, Candi Borobudur jadi yang Termahal

0

Bogordaily.net – Tiket masuk Candi Borobudur menjadi yang termahal setelah pemerintah menaikkan harga tiket masuk ke candi terbesar di Indonesia itu.

Kebijakan tarif tiket masuk Candi Borobudur bagi wisatawan lokal yang mencapai Rp750.000 belakangan menuai berbagai respon.

Sementara hingga kini, tiket masuk Borobudur memang hanya dihargai Rp50.000 saja. Sementara, wisatawan mancanegara harus membayar tiket senilai US$100 atau setara dengan Rp1.443.000 (kurs Rp14.400).

1. Angkor Wat

Dibandingkan dengan lokasi wisata sejenis di Asia Tenggara, nominal itu terbilang cukup besar. Melansir berbagai sumber, harga tiket masuk Candi yang cukup terkenal, yakni Angkor Wat di Kamboja senilai US$37 (Rp534.000) untuk satu hari, US$62 (Rp894.877) untuk tiga hari, dan wisatawan juga bisa membeli paket seminggu dengan harga US$72 (Rp1,04 juta).

2. Tembok Besar China

Untuk wisata lain seperti Tembok Besar China, para wisatawan wajib membayar minimal 25 yuan (Rp54.000) sampai 65 yuan (Rp140.861).

harga tiket Candi Prambanan bagi pengunjung dewasa adalah Rp 50.000. Sementara bagi anak-anak berusia 3-10 tahun adalah Rp 25.000.

3. Colosseum Roma

Bagi anda yang berminat berkunjung ke lokasi wisata Italia ini, ada sejumlah tiket yang dibedakan berdasarkan umur pengunjung, dihargai mulai dari 6 euro (sekitar Rp90.000) hingga 26 euro (sekitar Rp400.000).

4. Candi Shore, India

Mengutip dari Trans India Travels, pengunjung harus membayar tiket masuk seharga 10 Rupee India untuk turis lokal dan 340 Rupee India (sekitar Rp63.000).

5. Stupa Jetavanaramaya

Candi yang tersusun dari 93,3 juta batu bata ini memiliki ketinggian sekitar 122 meter. Melansir laman Anuradhapura, harga tiket masuk stupa ini sekitar 3.250 Rupee Sri Lanka atau sekitar Rp129.000.

Tertangkap Basah Memerkosa Beberapa Kuda, Pria Ini Terancam Dibui

0

Bogordaily.net –  Seorang pria di Texas, Amerika Serikat  Cirilo Castillo (41), tak sadar jika aksi beringasnya memerkosa kuda terekam kamera CCTV. Akibat perbuatannya, dirinya terancam dibui.

Pria bernama Cirilo Castillo tersebut terpaksa harus berurusan dengan polisi karena mencoba berhubungan seks dengan kuda dari peternakan setempat.

Aksi Cirilo mulai diketahui pada awal Maret 2022 yang lalu ketika ada pemilik kandang yang melihat pada rekaman CCTV nya.

Dalam rekaman itu terlihat ada pria yang tengah tergeletak di kandang kudanya, dia lalu memeriksa ke kandangnya dan menemukan Cirilo tengah meraba-raba celananya dibelakang salah satu kudanya.

Mengetahui kehadiran si pemilik kuda, Cirilo lantas melarikan diri sebelum akhirnya dia ditangkap pihak kepolisian pada 20 April 2022 yang lalu.

Kepada penyidik, pemilik kuda mengaku melihat Cirilo mengikat kedua kaki kuda itu ke pagar. Lalu Cirilo pun beraksi menyetubuhi kuda itu. Tak dijelaskan apakah Cilrilo dibiarkan selesai melakukan hajatnya atau digrebek di tengah aksinya.

Seperti dikutip dari Dailymail, Cirilo ditangkap polisi pada 9 Januari lalu. Persidangan mendakwa Cirilo atas tuduhan kekerasan terhadap hewan. Ia dikenai denda sebesar 60 ribu Dollar AS atau sekitar Rp 558 juta.

Kepada penyidik, Cirilo mengaku juga pernah berhubungan seks dengan kuda lainnya di peternakan yang berbeda. Pernah pula seorang tetangga melihat aksi Cirilo itu.

Karena kelakuan seksualnya yang aneh, Cirilo terancam denda 2.500 dollar Amerika.

Ternyata aksi memerkosa kuda ini bukanlah aksi pertama yang dilakukan oleh Cirilo, pada 2013 dia pernah ditahan oleh polisi karena tertangkap CCTV tengah berhubungan seks dengan seekor kuda.

Adapun nasib sial juga sempat dialami Cirilo pada 2015 karena harus mengalami cidera kaki akibat ditendang oleh kuda yang dia coba ajak untuk berhubungan seksual.***

 

Profil Abdul Qadir Baraja Pimpinan Khilafatul Muslimin

0

Bogordaily.net – Profil Abdul Qadir Baraja Pimpinan Khilafatul Muslimin menjadi pertanyaan, siapa dia? pimpinan Khilafatul Muslimin yang Ditangkap Polisi.

Profil Abdul Qadir Baraja Pimpinan Khilafatul Muslimin sudah banyak diceritakan. Ia disebut-sebut sebagai pemimpin Komando Jihad, kelompok ekekstrimis Islam Indonesia yang ada dari tahun 1968.

Mengutip dari laporan Gatra, Abdul Qadir Hasan Baraja memang tetap eksis pada pergerakan Islam dan bermarkas di Jalan WR. Supratman Teluk Betung Bandar Lampung.

Abdul Qadir kelahiran Taliwang, Sumbawa, NTB pada 10 Agustus 1944. Ia disebut sempat mengenyam pendidikan di Gontor lalu setelahnya menetap di Lampung.

Abdul Qadir juga disebut-sebut sebagai tangan kanan dari Abu Bakar Baasyir di Pondok Pesantren Ngruki. Ia juga pernah masuk bui sebanyak dua kali.

Abdul Qadir masuk penjara pertama karena terlibat Teror Warman pada 1979. Majalah Tempo edisi Oktober 1984 menyebut kalau gerakan teror yang paling lama bertahan dilakukan kelompok Warman, yang bergerak dari 1978 sampai 1981.

Abdul Qadir lalu ditangkap dua kali pada 1985 karena dituduh terlibat pada aksi pengeboman Candi Borobudur.

“Yang terakhir saya dipenjara 15 tahun, itu kaitan dengan bom Borobudur tahun 1985 lalu, dan satu tahun saya dipenjara isolasi dengan tangan terborogol, hanya tanaman saja teman saya,” mengutip dari Gatra.

Pada 21 Januari 1985, Candi Borobudur diledakkan. Beberapa ledakan yang cukup dahsyat menghancurkan sembilan stupa pada candi peninggalan Dinasti Syailendra tersebut.

Otak peristiwa pengeboman ini disebut sebagai “Ibrahim” alias Mohammad Jawad alias “Kresna” yang oleh kepolisian penyidik peristiwa pengeboman ini disebut sebagai dalang pengeboman.

Namun sampai saat ini, sosok Krena tersebut belum ditemukan hingga saat ini. Namun dua pelaku akhirnya dijebloskan ke penjara saat itu, yakni Abdulkadir bin Ali Alhabsyi dan Husein bin Ali Alhabsyi.

Sementara itu, Abdul Qadir Baraja ditangkap Polde Metro Jaya terkait aksi konvoi kelompok Khilafatul Muslimin di sejumlah tempat, salah satunya di Cawang Jakarta Timur.

“Ya ada kaitannya (dengan konvoi atribut Khilafah),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengutip dari Suara.com, Selasa 7 Juni 2022.

Zulpan menjelaskan bahwa Abdul Qadir ditangkap pihak kepolisian di Lampung dan dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Sebelumnya, Densus 88 menyebut kelompok Khilafatul Muslimin mempunyai sejarah panjang dengan aksi teror dan radikal. Hal itu dikatakan Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar. ***

sumber: suara.com

Indonesia Menujun Endemi, 34 Provinsi Nihil Kasus Covid-19

0

Bogordaily.net – Indonesia menuju endemi, separuh dari 34 provinsi di Indonesia nihil akan kasus Covid-19. Hal itu disampaikan oleh  juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril mengatakan separuh dari 34 provinsi di Indonesia nihil laporan kasus Covid-19.

“Hingga 5 Juni 2022, sudah 17 provinsi di Indonesia yang nihil kasus Covid-19,” kata Mohammad Syahril.

34 Provinsi tersebut, dengan jumlah provinsi dengan nol laporan kasus Covid-19 yang dimaksud di antaranya Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara. Sedangkan provinsi dengan kasus terbanyak berada di DKI Jakarta mencapai 195 kasus terkonfirmasi positif.

Disusul Jawa Barat (60 kasus), Jawa Timur dan Banten masing-masing 36 kasus. Jawa Tengah 16 kasus, Bali 15 kasus, Yogyakarta enam kasus. Sedangkan, provinsi lainnya rata-rata di bawah lima kasus.

Syahril mengatakan, saat ini terdapat 388 kasus baru Covid-19 dengan total kasus aktif kini sebanyak 3.433 kasus. Sementara jumlah pasien positif bertambah 388 menjadi 6.056.800 pasien yang menjalani perawatan. Pasien sembuh bertambah 204 menjadi 5.896.752 orang.

“Pasien meninggal bertambah lima menjadi 156.615 jiwa,” katanya.

Syahril mengatakan, proses pemeriksaan spesimen juga terus dilakukan di seluruh daerah di Indonesia untuk mendeteksi dini SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Tercatat sebanyak 44.857 spesimen diperiksa di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 1.816 orang,” katanya.

Dengan berkurangnya kasus Covid-19, Indonesia yakin mempu menuju fase endemi. ***

 

Pasrah, Begini Detik-detik Penangkapan Pimpinan Khalifah Muslimin

0

Bogordaily.net – Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Barajadi ditangkap tanpa perlawanan. Dia pasrah setelah sejumlah petugas menangkapnya di Kantor Pusat Khilafatul Muslim Jalan WR Supratman, Kelurahan Bumi Waras, Teluk Betung,Kota Bandar Lampung, Selasa 07 Juni 2022.

Abdul Qadir Hasan Baraja langsung dibawa pakai mobil toyota Haice B 7898 SDA dan dikawal petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung.

“Iya tadi beliau (khalifah) diamankan dan ada surat penangkapan dari Mabes Polri untuk minta keterangan, halnya kita tidak tahu, ” ujar salah satu anggota Khilafatul Muslimin Munzir membenarkan ketuanya ditangkap oleh polisi saat menuju ke rumahnya.

sebelumnya, Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengingatkan masyarakat mewaspadai Kelompok tersebut

“Bagi masyarakat atau siapa pun yang bergabung dalam kelompok itu bahwa kelompok tersebut memiliki sejarah panjang keterkaitan dengan berbagai teror dan radikal,” kata Aswin saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu 1 Juni 2022.

Ia menjelaskan secara historis Kelompok ini ada keterkaitan dan punya arah dengan peristiwanya-peristiwa teror di Indonesia.

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja pernah ditangkap Densus karena dengan peristiwa teror sebelumnya.

Abdul Qodir Baraja, kata Aswin, pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

Pantauan di Mapolresta terlihat banyak anggota berjaga jaga, dan juga terlihat dari anggota TNI serta anggota Khilafatul Muslimin yang hadir di Mapolresta Bandar Lampung. ***

sumber: suara.com

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditangkap

0

Bogordaily.net – Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditangkap di Lampung. Selain pimpinannya polsi juga mengamankan sejumlah orang yang ada bersamanya.

Mereka akan dikenakan beberapa pasal belapis, di antaranya Undang-Undang organisasi masyarakat, UU ITE, penyebaran berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, penangkapan dilakukan Polda Metro Jaya dengan dibantu Bareskrim Polri, Densus 88 dan Polda Lampung.

“Saat ini penindakan ada di Polda Metro Jaya, dibantu Bareskrim Polri, Densus 88 dan Polda Lampung,” kata Dedi disela-sela kegiatan donor darah menyambut HUT Bhayangkara ke-76 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 7 Juni 2022.

Ada beberapa kejadian yang terjadi (locus delicti) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sehingga dilakukan penindakan terhadap kelompok Khilafatul Muslimin tersebut.

Khilafatul Muslimin berbasis di Lampung, termasuk pimpinannya, saat ditangkap berada di Lampung dan kini sedang dalam proses dibawa ke Polda Metro Jaya.

“Kini petugas sedang mendalami berapa orang yang diamankan, kemungkinan akan bertambah tersangkanya,” kata Dedi.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu menyebutkan ada beberapa pasal yang disangkakan terhadap Khilafatul Muslimin, di antaranya Undang-Undang organisasi masyarakat, UU ITE, penyebaran berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Mereka (Khilafatul Muslimin) memiliki koneksi jaringan memang pusatnya di Lampung. Pelaku di Lampung sudah beberapa kali lakukan pelanggaran pidana terorisme, terakhir pelanggaran protokol kesehatan ketika PPKM diberlakukan,” ujar Dedi.

Selain wilayah Lampung, penindakan juga dilakukan di Polres Brebes, Jawa Tengah. Menurut Dedi, ada keterkaitan penegakan hukum di Lampung dan Polres Brebes, Jawa Tengah.

“Keterkaitannya, Khilafatul Muslimin ini tidak hanya di Polda Metro Jaya, dan kemarin Polres Brebes sudah tetapkan beberapa tersangka, ini akan memiliki keterkaitan, akan dilakukan pendalaman lagi, untuk tersangka-tersangkanya,” ungkap Dedi.

Dedi menambahkan, kepolisian masih mendalami barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian, guna pengembangan penyidikan.

Diketahui, pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar mengingatkan kelompok Khilafatul Muslimin memiliki rekam jejak keterkaitan dengan aksi terorisme dan radikalisme.

Kelompok Khilafatul Muslimin baru-baru ini viral usai melakukan konvoi menggunakan sepeda motor di wilayah Jakarta Timur, membawa atribut khilafah, Minggu (29/5) lalu. (Antara)

Sumber: suara.com

Cek Informasi Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini, 7 Juni 2022

0

Bogordaily.net – Informasi terbaru harga emas batangan Antam hari ini tidak berubah. Posisi harga emas yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun tipis Rp 1.000 per gram level Rp 959 ribu per gram, Senin 7 Juni 2021.

Logam mulia Antam dijual dalam bentuk batangan dengan beberapa ukuran berat seperti 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram.
Selain emas batangan Antam, Pegadaian juga menjual emas UBS. Kedua produk emas tersebut dapat ditemukan di toko emas, butik perusahaan dan Pegadaian.

Untuk harga buyback emas Antam juga turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 870 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 870 ribu per gram.

Hingga pukul 07.34 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Cek harga emas Antam ini yuk!

Berikut daftar harga emas batangan Antam di Pegadaian per hari ini, Selasa, 7 Juni 2022.

  • Pecahan 0,5 gram Rp 529.000
  • Pecahan 1 gram Rp 959.000
  • Pecahan 2 gram Rp 1.858.000
  • Pecahan 3 gram Rp 2.762.000
  • Pecahan 5 gram Rp 4.570.000
  • Pecahan 10 gram Rp 9.085.000
  • Pecahan 25 gram Rp 22.587.000
  • Pecahan 50 gram Rp 45.095.000
  • Pecahan 100 gram Rp 90.112.000
  • Pecahan 250 gram Rp 225.015.000
  • Pecahan 500 gram Rp 449.820.000
  • Pecahan 1.000 gram Rp 899.600.000.

Sementara harga emas USB ukuran 0,5-500 gram turun. Ukuran terkecil 0,5 gram turun Rp 2.000 menjadi Rp 513.000. Ukuran 1 gram turun Rp 2.000 menjadi Rp 962.000.

Berikut daftar harga emas USB:

  • 0,5 gram: Rp 513.000
  • 1.0 gram: Rp 962.000
  • 2.0 gram: Rp 1.908.000
  • 5.0 gram: Rp 4.712.000
  • 10 gram: Rp 9.374.000
  • 25 gram: Rp 23.386.000
  • 50 gram: Rp 46.676.000
  • 100 gram: Rp 93.315.000
  • 250 gram: Rp 233.216.000
  • 500 gram: Rp 465.883.000.
  • 1000 gram: tidak tersedia

Itulah tadi informasi terbaru harga emas Antam per hari ini, Selasa, 7 Juni 2022.***

Langgar Kode Etik, Richie Sang Vokalis Resmi Dikeluarkan dari Five Minutes

0

Bogordaily.net – Kabar mengejutkan datang dari Band Five Minutes, diketahui Richie Setiawan, sang vokalis  dianggap melanggar kode etik. Akibatnya, Richie resmi dikeluarkan dan dipecat dari band yang selama ini membesarkan namanya.

Kabar tersebut dibagikan langsung lewat postingan Instagram @fiveminutes_official.

Pemilik nama lengkap Richie Setiawan tiba- tiba saja mencuat ke publik, usai beredar kabar jika dirinya dipecat dari grup band Five Minutes. Kabar mengejutkan tersebut beredar langsung dari akun media sosial Five Minutes yang mengumumkan secara resmi pemecatan Richie.

Dianggap melanggar kode etik dan komitmen, Richie kini tak lagi bergabung di bawah nama Five Minutes. Seperti yang kita ketahui, nama Richie justru terkenal sejak dirinya muncul menjadi vokalis Five Minutes pada tahun 2000-an.

Meskipun dituding melanggar komitmen, namun band Five Minutes tidak menjelaskan alasan detail penyebabnya. Mereka hanya menjelaskan jika keputusan tersebut harus dilakukan karena Richie melanggar komitmen yang selama ini disepakati bersama.

“Pada kesempatan ini, secara resmi kami ingin menyampaikan bahwa per hari ini, Sabtu tanggal 4 Juni 2022, Richie Setiawan sudah tidak tergabung lagi di dalam grup Five Minutes Band,” ujar grup Band Five Minutes di postingan Instagram @fiveminutes_official, dilansir IntipSeleb Selasa, 7 Juni 2022.

Dikeluarkannya Richie rupanya dikarenakan Richie melanggar komitmen dan kode yang telah disepakati bersama.

“Dikarenakan telah melanggar hal-hal yang terkait dengan kode etik dan komitmen yang sudah disepakati bersama,” lanjut Ricky.

Tak hanya itu, keempat personel Five Minutes yang tersisa turut meminta dukungan kepada penggemarnya agar tetap mendukung karier mereka di Five Minutes.

“Untuk teman-teman Fivers, tetap support Five Minutes dan juga Richie. Terimakasih, one heart till the end,” imbuhnya.

Mengakui jika dirinya tak lagi bergabung dalam grup band yang selama ini telah membesarkan namanya di dunia musik Tanah Air, Richie Setiawan memberikan penjelasan akan hal tersebut melalui postingan Instagram pribadi miliknya @richie_fm.

“Sejak tanggal 4 Juni saya tidak lagi menjadi bagian dari Five Minutes lagi. Hal ini dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan lagi, untuk berlanjut,” ujar Richie Setiawan.

“Hal ini dilakukan dan diputuskan dengan niat baik, dengan pertimbangan semua pihak. Jika berlanjut, saya khawatir akan menimbulkan sesuatu yang merugikan,” sambungnya.

Richie juga menyampaikan permintaan maafnya kepada grup band Five Minutes atas keselahan yang diperbuatnya.

“Jika ada kesalahan dari saya pribadi meminta maaf kepada Five Minutes, kepada Fivers dan pecinta musik Five Minutes.

Geger Dukun Cabul di Gunungsindur Bogor, Ini Orangnya!

0

Boogrdaily.net – Gunungsindur Bogor geger dengan penangkapan dukun cabul yang sudah memakan korban dua wanita muda sekaligus.

Dukun cabul di Gunugsindur Bogor itu adalah MI alias Iwan yang juga merupakan sekuriti perumahan di BSD Tangerang Selatan.

Cerita ini bermula saat korban terkena akal bulus pelaku yang mengaku sakt dan bisa mengobati penyakit yang sedang diderita korban.

Tapi pengobatan itu ada syaratnya yakni, bersenggama alias melakukan hubungan suami istri agar penyakit yang sedang diderita korban bisa sembuh.

Persetubuhan itu pun disampaikan bukan atas nafsu tapi atas dasar penyukian badan dari penyakit yang sedang diderta korban.

Awalnya korban menolak namun berakhir pasrah karena bujuk rayu pelaku. Koran pun akhirnya menGikuti keinginan pelaku hingga akhirnya sadar bahwa korban telah dikerjai pelaku.

Pelaku adalah MI alias Iwan (35) mengaku sudah 15 tahun mengaku sebagai dukun spiritual warga Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, korban pencabulan yang dilakukan tersangka Iwan ini sudah ada tiga yakni SR (32), R (24) dan NS (46).

“Pada tanggal 31 Mei 2022, korban menyampaikan pelaporan ke Polres Bogor dan tim unit PPA satreskrim berhasil mengamankan TSK dan saat ini sudah kami tahan di rutan Polres Bogor,” katanya, Senin 6 Juni 2022.

Iman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka MI alias Iwan (35) ini berhasil mengungkap beberapa korban yang berasal dari daerah yang sama dengan tempat tinggal pelaku sebanyak 3 orang.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, saat ini sudah ada 3 korbannya. Masih ada hubungan saudara juga dengan korban sekarang (antara satu dengan yang lainnya),”jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan menceritakan kronologi pada saat Iwan menjalankan aksinya tersebut.

“Peristiwa itu diketahui hari Selasa 24 Mei 2022. Pada saat itu korban sedang berada dirumah orang tuanya(tepatnya disebuah warung) Nah di situ korban sering merasa sakit karena kesurupan, akhirnya datanglah pelaku menawarkan bantuan untuk mengobati kemudian diobatin lah di rumah orang tua korban awalnya, (saat mulai memijat korban) pelaku menanyakan pertanyaan ‘di rumah kamu ada siapa ?’ Tanya pelaku kepada korban,” katanya.

“Si korban menjawab ‘lagi kosong’ kemudian pelaku mengarahkan tersangka untuk pindah ke rumah korban,”

Berdalih tempat tinggal korban dihuni oleh makhluk halus “Karena saya melihat di rumah kamu ada hal yg harus saya bersihkan, kata si pelaku,” kata pelaku kepada korban.

Sumber: suara.com