Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 5584

Dear Pria! Jangan Lupa Jaga Kebersihan, Ini Cara Cegah Infeksi pada Penis

0

Bogordaily.net– Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan merupakan kewajiban demi menjaga kesehatan diri sendiri. Namun, banyak orang mungkin belum paham cara yang tepat untuk menjaga kebersihan organ intim, seperti penis pada pria. Oleh karena itu penting mengetahui cara mencegah infeksi pada penis.

Menurut para ahli, penis merupakan salah satu bagian tubuh yang sering diabaikan. Banyak orang beranggapan penis hanya bagian lain dari tubuh yang harus dibersihkan dan cukup mudah melakukannya. Padahal, cara menjaga kebersihan penis yang benar dan tepat juga perlu diperhatikan.

Dr Kandi Aro mengatakan membersihkan penis dengan benar membantu mencegah iritasi dan infeksi. Satu hal yang harus Anda ingat adalah Anda harus membersihkan penis setiap hari, terlepas Anda memiliki kulup atau tidak.

“Jika Anda memiliki kulup, Anda harus menarik bagian itu dengan lembut ke bawah kepala penis. Kemudian, bersihkan penis dengan air dan sabun tanpa pewangi secara lembut,” kata Dr Aro dikutip Suara.com dari The Sun.

Pada orang yang tidak memiliki kulup, Anda harus emnariknya ke depan ke posisi normal setelah membersihkannya.

Sementara itu Dosen Senior Praktek Umum, di The University of Queensland, David King mengatakan bahwa ketika sudah waktunya untuk mengeringkan, Anda harus menarik kembali kulup sehingga Anda bisa mengeringkan kepala penis dengan handuk.

“Lalu, tarik kulup ke depan ke posisi normalnya,” imbuhnya.

Menurut David, jangan menggunakan terlalu banyak sabun saat membersihkan penis. Sebab, terlalu banyak sabun lebih buruk daripada tidak sama sekali. Pembersihan berlebihan menghilangkan minyak esensial tubuh yang biasanya menjaga kelembapan kulit dan mengurangi gesekan.***

Siap-Siap! Puncak Arus Balik Lebaran, One Way Arah Jakarta bakal Berlaku 24 Jam

Bogordaily.net– Polisi berencana memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah atau one way arah Jakarta selama 24 jam pada 6, 7, dan 8 Mei yang diyakini sebagai puncak arus balik Lebaran 2022.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Firman Shantybudi mengingatkan masyarakat yang terdampak one way agar tidak menunggu atau mengantre di depan gerbang tol.

“Bisa saja pelaksanaan one way ini kami laksanakan terus 24 jam sampai dengan hari Minggu 8 Mei,” kata Firman, Jumat, 6 Mei 2022 sebagaimana dilansir dari Antara.

Menurut Firman, pihaknya akan melihat kondisi di lapangan untuk mengambil kebijakan penerapan one way selama 24 jam.

Oleh karena itu, Firman mengimbau masyarakat menggunakan jalan arteri atau alternatif lainnya pada sore hingga malam hari.

“Silakan manfaatkan waktu sore atau malam hari. Masyarakat lokal sudah mulai istirahat jalan agak lengang. Jadi, tidak menggantungkan atau menunggu di pintu pintu tol yang sementara sedang kami gunakan sebagai penerapan one way,” jelasnya.

Selain itu, Firman mengimbau masyarakat mengikuti jadwal rekayasa lalu lintas dengan memantau informasi lewat media sosial NTMC, running text, dan pengumuman Jasa Marga.

“Lebih baik ikuti, perhatikan jadwal-jadwalnya, semoga landai kami akan berikan relaksasi satu lajur, bisa saja,” sambungnya.

Sementara itu Firman memimpin langsung rekayasa lalu lintas one way atau satu arah di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Jumat, 6 Mei 2022 siang.

Hadir pula Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan ditandai dengan mengendarai mobil patroli pada saat pembukaan one way arus balik dari gerbang tol Kalikangkung hingga gerbang tol Cikampek Utama.***

Pulang Ziarah, Mobil Bak Terbuka Angkut Santri Kecelakaan di Lewisadeng Bogor

Bogordaily.net– Usai pulang ziarah kubur lebaran sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut para santriwati menabrak pagar tembok rumah warga di Kampung Paku, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng,  Kabupaten Bogor, Kamis, 5 Mei 2022.

“Kejadian pada Kamis siang kemarin, itu mobil bak terbuka oleng nabrak pagar rumah warga,” kata Zulkarnaen warga Leuwisadeng kepada wartawan, Jumat, 6 Mei 2022.

Dia mengatakan, saat itu mobil losbak carry berwarna biru mengarah dari arah Cigudeg. Menurut informasi mobil tersebut mengangkut santriwati yang pulang ziarah dari wilayah Cigudeg.

“Mobil tersebut oleng usai bersenggolan dengan mobil truk dari arah berlawanan dan menabrak tembok bahkan terekam CCTV, ada korban luka termasuk yang cukup serius itu sopir dibawa ke RSUD Leuwiliang,” jelasnya.

Sementara itu Kanit Lantas Polsek Leuwiliang Iptu Tri Aryanto mengatakan pihaknya menerima laporan ada kecelakaan tunggal yang mengakibatkan mobil pembawa santriwati menabrak pagar rumah usai ziarah.

“Awal kejadian memang mobil tersebut sempat oleng diduga bersenggolan dengan kendaraan lain dan berbelok ke kiri jalan sampai menabrak pagar rumah,” ujarnya.

Kini kecelakaan tersebut tengah di tengah unit Lakalantas Polres Bogor Dramaga.

“Laka  tersebut ditangani unit laka Polres Bogor,” imbuhnya.(Ruslan)

Liburan ke Bogor, Artis Teuku Arafah Uji Adrenalin di Treetop Zipline Adventure

Bogordaily.net– Bintang iklan sekaligus artis pendatang baru, Teuku Arafah mengisi libur lebaran bareng keluarga ke tempat wisata Bogor Treetop Zipline Adventure di kawasan kaki Gunung Salak, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Tempat wisata yang memiliki adrenalin tinggi ini tampaknya membuat Teuku Arafah penasaran. Bahkan, ia mengaku saat mencoba Zipline terpanjang di Asia ini membuat jantungnya serasa copot.

Teuku Arafah mengatakan, liburan ke Bogor Treetop Zipline Adventure ini baru pertama kali, dan memang menurutnya tempat wisata tersebut baru ada di wilayah Bogor.

“Saya baru pertama kali ke sini, karena memang baru juga, ya. Saya ke sini bersama keluarga, ada mamah, kakak, abang dan juga anak-anak,” kata Teuku Arafah kepada Bogordaily.net, Jumat, 6 Mei 2022

Lebih lanjut ia menuturkan, tempat wisata ini memiliki pemandangan yang bagus, kemudian alamnya masih asri, hijau, dan banyak juga hewan-hewan alam yang menghiasi di sekelilingnya, seperti burung dan juga monyet. Selain itu, terdapat juga kafe-kafe untuk tempat istirahat, makan bareng keluarga.

“Cukup deg-degan juga pas naik Ziplinenya. Pokoknya bikin jantung mau copot. Kalau ga salah ada 8 lintasan, mulai dari lintasan yang pendek sampai panjang, ada di sini semua,” ungkap Teuku.

Bukan itu saja, saat menikmati Zipline juga dirinya mengaku disuguhi pemandangan yang indah, dan curug-curug yang ada di sekitar terlihat jelas.

“Ya, di sini ada curug-curug juga, tadi terlihat jelas. Pokoknya bagus banget pemandangannya,” ujarnya.(Heri Supriatna)

Arus Lalin Menuju Gadog Padat, Polisi Kembali Berlakukan One Way

Bogordaily.net– Memasuki H+5 Lebaran, arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menuju Gadog terpantau padat merayap meski diberlakukan satu arah atau one way.

Pantauan Bogordaily.net, Jumat, 6 Mei 2022, sekitar pukul 14.00 WIB, terlihat ratusan kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Puncak Bogor menuju Gadog terpantau padat, tetapi cenderung lancar di depan Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor.

Pengunjung asal Jakarta, Ridwan Sanusi mengatakan, dia bersama keluarganya baru saja pulang dari rumah orang tuanya di daerah Bandung, Jawa Barat. Namun sebelum pulang ke Jakarta, keluarganya ingin berlibur terlebih dahulu ke wilayah Puncak.

“Anak dan istri pengen liburan dulu ke sini (Puncak). Tadi istirahat dulu di sekitar dekat masjid At-Ta’awun, sambil menikmati suasana kebun teh,” kata Ridwan, Jumat, 5 Mei 2022.

Setelah itu, dirinya melanjutkan perjalanan menuju pulang ke Jakarta. Namun, saat melintas di Jalan Puncak, mobil yang dikendarainya sempat terjebak macet.

“Sempat mampir juga tadi ke rest area, beli oleh-oleh. Terus kami lanjut perjalanan dan alhamdulillah sekarang udah mulai normal lagi, karena memang satu jalur ke arah Gadog atau Tol Jagorawi,” terangnya.

Sementara itu, petugas kepolisian terlihat tengah mengatur lalu lintas dan saat ini kondisi jalan terpantau ramai lancar.

Seperti diketahui, jalur Puncak merupakan jalur wisata yang menjadi primadona para wisatawan menghabisi masa libur lebaran dari tahun ke tahun. Sebab, di jalur tersebut terdapat sejumlah tempat wisata, seperti Taman Safari Indonesia (TSI), Taman Matahari, Gunung Mas, Curug Cilember dan masih banyak tempat tempat wisata lainnya.

Sebelumnya diberitakan, volume kendaraan yang menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor mengalami penurunan yang cukup signifikan pada Kamis, 5 Mei 2022. Meski demikian, polisi tetap memberlakukan sistem one way.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, untuk penerapan sistem satu arah guna mengurai kemacetan akan tetap diberlakukan pada Jumat 6 Mei 2022.

“Kami akan kembali memberlakukan mekanisme satu arah, baik itu ke arah atas Puncak, maupun arah sebaliknya. Untuk jadwal one way yang menuju arah Puncak akan dimulai pada jam 07.00 WIB pagi sampai jam 12.00 WIB siang hari,” ujar Iman.

Meski demikian, jika situasi arus lalu-lintas menuju ke arah Puncak situasional, jadwal one way akan segera dinormalkan.

“Begitupun arah sebaliknya, ketika jalur dari atas yang menuju jakarta cukup padat, kami akan berlakukan one way lebih cepat dari jadwal yang kami persiapkan,” sambungnya.(Heri Supriatna)

Jadi Favorit Wisatawan Saat Lebaran, Berikut Deretan Pantai di Sukabumi

Bogordaily.net– Sukabumi memiliki sejumlah destinasi wisata pantai yang indah. Berada di selatan Pulau Jawa dan pesisir Samudera Hindia, pantai-pantai di Sukabumi kerap menjadi tujuan wisatawan terutama saat musim libur Lebaran kali ini. Melansir dari berbagai sumber, berikut deretan pantai yang bisa menjadi tujuan wisata:

Pantai Pelabuhan Ratu

Pelabuhan Ratu merupakan kawasan pesisir pantai di selatan Kabupaten Sukabumi. Kawasan ini memiliki sejumlah pantai yang menjadi destinasi wisata. Pantai ini memiliki panorama khas yakni dikelilingi dengan bukit, hutan cagar alam, dan batu karang. Ombak di Pantai Pelabuhan Ratu terkenal sangat kuat sehingga wisatawan diimbau untuk berhati-hati.

Pantai Ujung Genteng

Pantai Ujung Genteng termasuk salah satu pantai yang terkenal di Sukabumi. Pantai Ujung Genteng menawarkan pasir putih dengan air yang jernih. Wisatawan dapat melihat ikan-ikan, kepiting kecil, bintang laut, dan rumput laut yang tersebar di banyak batu karang. Bagi yang ingin berenang sebaiknya berhati-hati sebab ombak di Pantai Ujung Genteng terbilang besar. Sementara itu, bagi yang ingin sekadar menikmati pemandangan, bisa melihat puing-puing dermaga sisa peninggalan pada zaman Belanda dan mercusuar.

Pantai Amanda Ratu

Pantai Amanda Ratu disebut mirip dengan Tanah Lot Bali. Di pantai yang berada di kawasan Ujung Genteng, tepatnya di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi ini terdapat pulau kecil di lepas pantai. Melansir dari Kompas.com, Pantai Amanda Ratu memiliki air laut yang biru jernih, kehijauan. Wisatawan bisa menikmati panorama melalui sejumlah gazebo di tepi pantai.

Pantai Cimaja

Pantai Cimaja cukup dekat dengan ibu kota Jakarta dan bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar tiga jam perjalanan. Di sepanjang Pantai Cimaja, terdapat batu kali berukuran kecil dan menarik menjadi spot berfoto. Selain itu, pantai ini juga cocok untuk berselancar, sebab ombaknya cukup besar. Usai berwisata air, wisatawan juga bisa menikmati hidangan di warung sekitar pantai dan berbelanja di toko suvenir.

Pantai Citepus

Pantai Citepus berlokasi di Jalan Cisolok, Pelabuhan Ratu dan cukup strategis sebab berada di tepi jalan raya. Kondisi tersebut membuat banyak wisatawan singgah di pantai ini untuk sejenak menikmati panorama indah. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang luas dan ombak cukup besar. Tak hanya itu wisatawan juga bisa berenang tetapi tetap berhati-hati.  Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menyantap makanan di warung-warung sekitar pantai dan belanja oleh-oleh di toko suvenir.

Pantai Karang Hawu

Pantai Karang Hawu berjarak sekitar 16 kilometer dari Pasar Ikan Pelabuhan Ratu. Pantai ini berlokasi di Jalan Bayan yang menghubungkan Sukabumi dan Banten serta memiliki kumpulan batu karang yang menjorok ke laut. Di sebelah kiri pantai dipenuhi batu karang dan bukit—lokasi makam seorang penyebar ajaran Islam, Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal. Wisatawan bisa berenang, memancing, dan duduk santai menikmati pemandangan alam.

Pantai Batu Naga

Pantai Batu Naga berasal dari nama Batu Punggung Naga atau dikenal Batu Naga. Batu Punggung Naga merupakan batuan berbentuk duri hasil sedimentasi batu berusia jutaan tahun di Ciletuh Palabuhanratu Geopark. Melansir Traveloka.com, kawasan Batu Naga kerap dikunjungi peneliti, wisatawan, dan mahasiswa dengan berbagai macam tujuan. Tak hanya itu, batu unik dan bersejarah yang menarik banyak orang. Di Pantai ini wisatawan bisa bermain air dan menikmati pemandangan matahari terbenam, sehingga cocok untuk swafoto.***

Gedung Ambruk di China, Korban Tewas Capai 53 Orang

0

Bogordaily.net– Insiden gedung ambruk di China tepatnya di Kota Changsa, Provinsi Hunan menewaskan 53 orang. Jumlah korban tewas baru diketahui setelah proses evakuasi yang berlangsung selama sepekan dinyatakan selesai Jumat, 6 Mei 2022 hari ini.

“Orang-orang yang terjebak dan tak bisa dihubungi dari lokasi kecelakaan semuanya telah ditemukan, 10 orang selamat dan 53 meninggal dunia,” ujar pejabat Changsha dikutip CNN Indonesia dari CCTV, Jumat, 6 Mei 2022.

Tim penyelamat menyebut orang kesepuluh yang berhasil diselamatkan dari gedung ambruk di China sempat terkubur dalam puing-puing selama enam hari.

Korban lain yang berhasil diselamatkan yakni seorang perempuan. Ia terjebak di reruntuhan puing selama 88 jam. Saat peristiwa itu terjadi, ia mengaku tengah belajar di tempat tidur.

Selama menangani upaya penyelamatan, tim mengeluarkan korban dari reruntuhan gedung menggunakan bantuan anjing pelacak, life detektor, drone, serta mengandalkan teriakan dan ketakutan.

Salah satu pejabat Changsha Wu Guiying menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Ia pun menyebut peristiwa yang terjadi Jumat 29 April 2022 tersebut sebagai tragedi yang luar biasa.

Pemerintah kota menuding surveyor memalsukan audit keselamatan gedung. Pemerintah lalu mengidentifikasi bangunan itu sebagai struktur perumahan yang dibangun sendiri. Artinya, gedung itu dibangun oleh individu atau perusahaan tanpa dana negara. Pihak berwenang kini telah menahan pemilik gedung, beserta tim inspektur dan dua orang yang diduga terlibat dalam tindakan ilegal terkait perubahan gedung.

Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan China kemudian mengumumkan upaya inspeksi secara nasional bagi perumahan yang dibangun sendiri.

Sementara itu bangunan runtuh kerap terjadi di China karena standar keselamatan, konstruksi yang lemah dan korupsi di kalangan pejabat.***

Viral Pelaku Injak Al-Qur’an Sambil Tantang Umat Islam Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya

0

Bogordaily.net– Beredarnya video seorang pria injak Al-Qur’an dan menantang umat muslim membuat heboh. Polisi pun berhasil menangkap pria yang diduga menjadi pelaku injak Al-Qur’an. Video viral pelaku injak Al-Qur’an ini sempat memancing kemarahan sejumlah pihak itu diduga berawal dari kurang harmonisnya rumah tangga pasangan suami istri.

Sang suami berinisial CER (25) merupakan pria yang menginjak Al-Qur’an dalam video. Sedangkan sang istri berinisial SL (24) diduga sebagai orang yang pertama kali menyebarkan video viral pelaku injak Al-Qur’an tersebut.

Keduanya ditangkap polisi daerah Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Kamis, 5 Mei 2022 pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Sang suami berinisial CER sering meninggalkan istrinya dalam kurun waktu yang cukup lama sampai berbulan-bulan tanpa ada alasan jelas. Si isteri berinisial SL kemudian merasa kesal atas tindakan tersebut,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin dilansir Suara.com dari Sukabumiupdate.com, Jumat, 6 Mei 2022.

Zainal menjelaskan, kedua tersangka beragama Islam, sehingga kemudian upaya-upaya penyelesaian masalah rumah tangga mereka dilakukan dengan cara islami, termasuk pengambilan sumpah di bawah Al-Qur’an. Mereka tercatat menikah secara siri pada tahun 2016 silam.

“Awalnya mereka menyelesaikan masalah (rumah tangga) tersebut dengan pengambilan sumpah di bawah Al-Qur’an terhadap suaminya, namun perilaku suaminya selalu berulang,” jelasnya.

Menurut Zainal, aksi injak Al-Qur’an tersebut dilakukan CER pada 2020 dan direkam melalui salah satu handphone miliknya. Rekaman video tersebut, menurut Zainal, menjadi bahan ancaman SL kepada CER untuk tidak mengulang perbuatannya.

“Karena perilaku suami selalu berulang, maka kemudian atas keinginan istri, pada tahun 2020 sang istri meminta sang suami membuat video sebagaimana yang beredar viral kemarin. Setelah dibuat, video tersebut disimpan sang istri di handphonenya,” jelasnya.

“Penyampaian dari istri, bahwa dia memiliki akses media sosial akun suaminya, sehingga kemudian kapan saja si istri bisa mengunggah video tersebut untuk dijadikan ancaman,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan viral video berdurasi 14 detik di media sosial Facebook, memperlihatkan seorang pria sedang menginjak Al-Qur’an sambil menantang umat Islam.

Dari video yang beredar, seorang pria mengenakan kaus dan celana biru memvideokan dirinya sambil memegang Al-Qur’an.

Video itu dia menarasikan bahwa dirinya menantang seluruh umat beragama Islam dan dilanjutkan dengan menginjak Al-Qur’an.

“Saya atas nama Dika Eka, dengan sadar, saya tantang semua yang beragama muslim,” ucap pria tersebut.

Tindakan tersebut langsung direspons oleh pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut merupakan warga yang tinggal di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.***

Setelah Covid-19, Muncul Hepatitis Misterius! Waspada Dua Gejala Paling Umum pada Anak

0

Bogordaily.net– Setelah heboh Covid-19, kini hepatitis misterius atau hepatitis akut berat menyerang ratusan anak di dunia. Penyakit ini bisa merenggut nyawa bila terlambat mendapat pengobatan medis. Gejala hepatitis misterius paling umum pada anak pun terungkap.

Hal tersebut terungkap berdasarkan data anak yang dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat (AS) karena penyakit hepatitis akut tersebut. Anak-anak kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan hati yang meradang mengalami muntah dan diare.

Mengutip Suara.com dari The Sun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pekan lalu menggunakan data dari Alabama, tempat sebagian besar kasus di AS ditemukan. Anak-anak yang kemudian sakit parah umumnya sehat tanpa masalah sistem kekebalan.

Gejala hepatitis misterius yang paling umum adalah muntah dan diare, banyak anak juga memiliki gejala saluran pernapasan atas – seperti pilek, bersin, sakit tenggorokan.  Kebanyakan dari mereka mengalami pembesaran hati, penyakit kuning dan mata menguning.

Sementara itu wabah misterius kasus hepatitis pada anak-anak kini telah menyebar ke-20 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).  AS memiliki infeksi tertinggi kedua (27), diikuti oleh Spanyol (13) dan Israel (12), tetapi Inggris memiliki paling banyak dengan 145 kasus.

Sumber penyakit ini membingungkan para dokter di seluruh dunia, dengan hepatitis tipe A-E disingkirkan. Para ilmuwan berpikir itu terkait dengan infeksi adenovirus umumnya menyebar melalui kontak pribadi yang dekat, tetesan pernapasan, dan permukaan. Ada lebih dari 50 jenis adenovirus, yang menyebabkan flu biasa.

Namun, bukti awal menunjukkan anak-anak dengan hepatitis telah terinfeksi adenovirus tipe 41 – yang menyebabkan gejala sakit perut, muntah, mual dan diare. Ini terjadi sebelum tanda-tanda peradangan hati, yang mungkin termasuk penyakit kuning-menguningnya kulit dan mata.

“Pada 1 Mei, setidaknya 228 kemungkinan kasus dilaporkan ke WHO dari 20 negara, dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki,” kata Juru bicara WHO Tarik Jasarevic kepada wartawan di Jenewa.

Pembaruan menunjukkan delapan negara telah mendeteksi kasus dalam seminggu terakhir sejak pembaruan WHO sebelumnya. WHO telah mengkonfirmasi bahwa satu anak, dari lokasi yang dirahasiakan, telah meninggal karena penyakit radang hati. Empat kematian lainnya – tiga di Indonesia dan satu di AS – telah dilaporkan oleh kementerian kesehatan, tetapi tidak secara resmi dikonfirmasi terkait.

Direktur Clinical and Emerging Infections di UK Health and Security Agency (UKHSA) Dr Meera Chand mengatakan ini adalah waktu yang mengkhawatirkan bagi orang tua. Dia pun meminta untuk waspada terhadap tanda-tanda peringatan pada anak-anak.

“Terutama penyakit kuning yang paling mudah dikenali sebagai semburat kuning di bagian putih mata,” ujarnya.***

Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal, Ketahui Niat, Pengertian, dan Ketentuannya

0

Bogordaily.net– Jika tidak berpuasa di bulan Ramadan karena suatu alasan, maka umat muslim harus menggantinya atau qada di lain waktu dan dianjurkan secepatnya. Oleh karena itu banyak yang memilih melakukan puasa qadha Ramadan pada bulan Syawal sebagaimana dilansir dari Suara.com. Berikut niat, pengertian, dan ketentuan puasa qadha.

Pengertian Puasa Qadha

Puasa qadha Ramadan merupakan puasa yang hukumnya wajib untuk membayar utang puasa Ramadan yang tidak dapat dilaksanakan sebelum melaksanakan puasa Ramadan berikutnya.

Pelaksanaan puasa qadha juga harus memenuhi kententuan-ketentuan, agar puasa qadha diterima sebagai puasa pengganti yang sah.

Perintah puasa qadha ada dalam surat Al-Baqarah, ayat 184, berbunyi sebagai berikut:

“…Maka wajiblah dia berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari yang lain…”

 

Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal

Berikut ini bacaan niat puasa qadha, puasa ganti puasa Ramadhan yang tidak dapat dilaksanakan.

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa’i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta‘aalaa

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta’ala.”

Ketentuan Puasa Qadha Ramadan

Seseorang yang harus melaksanakan puasa qadha adalah mereka yang mengalami hal-hal berikut:

Perempuan yang mengalami haid selama beberapa hari di buan Ramadhan, tidak diperbolehkan melaksanakan puasa Ramadan, sehingga harus mengganti hari tidak puasanya dengan puasa qadha.

Perempuan menyusui yang ketika Ramadhan tiba tidak dapat melaksanakan puasa karena dikhawatirkan akan mengganggu tumbuh kembang anak.

Orang yang sakit tapi masih punya harapan sembuh. Mungkin seseorang mengalami sakit secara tak terduga di bulan Ramadhan. Maka, dia terpaksa tidak meneruskan puasanya agar memperoleh kesembuhan terlebih dahulu. Nantinya, setelah Ramadhan usai, ia dapat mengganti hari tidak puasanya dengan puasa qadha.

Orang yang bekerja berat sepanjang bulan puasa hingga tak kuasa untuk menahan haus dan lapar harus menggantinya dengan sejumlah hari yang sama dengan hari di mana dia tidak puasa

Adapun orang-orang yang dibebaskan dari puasa Ramadhan adalah orang gila dan orang yang mengalami penyakit kronis.***