Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6544

Ini Tampang Perempuan Yang Ngaku “Istri Jenderal Bintang 3” Saat Cekcok Dengan Arteria Dahlan

0

Bogordaily.net Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta memproses laporan cekcok mulut yang terjadi antara anggota DPR Komisi 3  dari fraksi PDIP Arteria Dahlan dengan seorang perempuan yang mengaku istri dari jenderal bintang 3.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja mengungkap sosok perempuan tersebut bernama Anggiat Pasaribu biasa disapa Rindu.

“Ibu Saudari Anggiat Pasaribu,” kata Edwin di kantornya di Benda, Kota Tangerang pada Rabu 24 November 2021.

Berdasarkan penuturan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang merupakan rekan Arteria di PDIP, Anggiat adalah istri dari Brigjen Moch Zamroni. Hal itu ia ketahui lantaran Zamroni tiba-tiba menelepon Prasetio Edi meminta mediasi dengan Arteria.

Namun, anggota DPR RI periode 2014-2019 dari partai PPP Hasan Husaeri Lubis, yang masih memiliki relasi dengan Rindu, mengatakan Brigjen Moch Zamroni adalah kakak sepupu dari Rindu, bukan suaminya. Adapun suami Rindu adalah Lettu Bayu.

Rencananya, Polres Bandara Soekarno-Hatta akan memanggil Anggiat Pasaribu untuk diperiksa mengenai kasus adu mulut dengan Arteria pada Kamis 25 November 2021. Di sisi lain, Arteria Dahlan rencananya diperiksa hari ini Rabu 24 November 2021 tetapi ia meminta penjadwalan ulang karena sedang ada kegiatan.

Marriott International Perkenalkan Website Terbaru dengan Bahasa Indonesia

0

Bogordaily.net – Marriott International dengan bangga memperkenalkan situs web dengan bahasa lokal terbaru dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari strategi dan komitmen ‘hyper-local’ dalam mempersonalisasi pengalaman para pelanggan.

Marriott International hari ini mengumumkan peluncuran situs web khusus terbaru dengan bahasa lokal yang memungkinkan wisatawan untuk mencari dan memesan pengalaman menginap mereka di 7.900 properti global Marriott International dalam Bahasa Indonesia.

Melalui peluncuran ini, para wisatawan dapat melakukan reservasi dan pembayaran secara mudah dan lancar di website berbahasa Indonesia. Nikmati pengalaman berkunjung dan berwisata di berbagai destinasi eksotik sekaligus ditemani fasilitas terbaik dari hotel-hotel portofolio Marriott International.

Dengan pemandangan spektakuler, budaya yang menawan, serta keramahan masyarakatnya, Indonesia menjadi salah satu destinasi liburan yang populer. Tidak hanya bagi para pengunjung internasional namun juga wisawatan domestik.

Marriott International mengundang masyarakat Indonesia untuk menjelajahi keindahan nusantara dengan pilihan kamar dan suite, layanan, dan fasilitas Marriott International yang beragam.

Selama bertahun-tahun, pariwisata domestik telah menjadi salah satu demand utama untuk Marriott International dan berbagai portofolio hotelnya. Tren ini tentunya semakin terlihat selama 18 bulan belakangan ini, mengingat diberlakukannya pembatasan berpergian secara nasional.

“Dengan hadirnya website Marriott International dalam Bahasa Indonesia ini, kami berharap dapat membantu para wisatawan domestik di Indonesia untuk merencanakan getaway impian sekaligus mempercepat pemulihan wisata domestik dan ekonomi Indonesia,” kata Ramesh Jackson, Area Vice President – Indonesia, Marriott International.

Asia Tenggara adalah rumah bagi banyaknya destinasi wisata yang penting dan berkembang pesat. Hal ini tentunya didukung oleh populasi anak muda, peningkatan wisatawan affluence, dan konektivitas yang lebih besar sehingga mendorong banyaknya permintaan dan memungkinkan masyarakat setempat untuk menemukan pengalaman wisata yang baru.

Dengan lebih dari 19 merek dan 58 properti di seluruh Indonesia, Marriott Bonvoy—portofolio merek hotel Marriott International serta program perjalanan pemenang berbagai penghargaan—adalah pilihan ideal bagi wisatawan Indonesia yang sedang mencari pengalaman menginap yang memadukan kehangatan dan pesona keramahan lokal dengan fasilitas dan layanan kelas dunia.

Dari suasana menginap di tengah perkotaan yang memikat, eksplorasi kultural ditemani keindahan kebudayaan Indonesia yang luar biasa, hingga perjalanan yang menenangkan di pulau dengan laut biru yang jernih dan pasir putih, portofolio hotel dan resor dari Marriott International melayani kebutuhan setiap wisatawan.

“Marriott International memiliki portofolio yang signifikan di beberapa tujuan paling terkenal di negara ini seperti Bali, Belitung, Surabaya, dan Yogyakarta. Dengan menyediakan pemesanan perjalanan yang lengkap dalam Bahasa Indonesia, kami sangat antusias untuk dapat meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan kami ke tingkat selanjutnya dan menghubungkan tamu kami ke sejumlah destinasi indah di nusantara,” tutup Ramesh.

Marriott Bonvoy mencakup 30 merek ikonik Marriott International, program loyalitas pemenang penghargaan, serta berbagai pengalaman. Dengan Marriott Bonvoy menawarkan berbagai macam fasilitas seperti poin dan benefit bagi anggotanya, Marriott Bonvoy menjadi lebih dari sekadar program loyalitas. Program ini adalah program perjalanan aspirasional bagi mereka yang passionate untuk mencari pengalaman luar biasa serta menikmati perjalanan global.

Bagi yang bukan merupakan anggota Marriott Bonvoy tetapi ingin memanfaatkan fasilitas anggota, Anda dapat bergabung dengan Marriott Bonvoy secara mudah dan gratis. Kunjungi DI SINI untuk mempelajari lebih lanjut dan bergabung hari ini. Situs web dalam Bahasa Indonesia kini telah dapat diakses oleh semua tamu dan silakan kunjungi melalui https://www.marriott.com/id/default.mi#

Hati-hati! Sabun dan Shampo Buat Junub tak Syah Loh, Ini Penjelasan Gus Baha

0

Bogordaily.net – Mandi junub merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk diketahui, sebab berkaitan dengan sah atau tidaknya suatu ibadah. Menurut Gus Baha, saat mandi junub, tidak boleh ada sabun atau shampo terlebih dahulu sampai mandi junub selesai. Sebab lanjut Gus Baha, shampo atau sabun akan berpotensi merubah sifat air, sehingga menyebabkan tidak sah.
“Syaratnya mandi atau wudhu itu jangan ada di tubuh sesuatu yang merubah air, misal sabun, shampo atau yang lainnya,” ujar Gus Baha.
“Makanya kayak orang mandi junub itu banyak yang salah, jadi 1 ciduk air langsung pakai shampo,” sambungnya.

Karena menurut dia adanya sabun dan shampo itulah kemudian air berikutnya tidak bisa menghilangkan hadats besar.
“Berarti semua air ini tidak bisa menghilangkan hadats besar, karena posisi air yang menyebar sudah menjadi yoghoyyiru ma (mengubah),” jelasnya.
Gus Baha juga menjelaskan cara mandi junub yang besar agar dapat menghilangkan hadats besar.
“Ketika waktu mandi junub dari kepala, ya sudah kepala itu awwalul gushli. Kalau kamu siram wajah dulu, ya wajah awwalul gushli,” katanya.
Begitupun ketika orang mandi dada dulu, disiramkan di dada saat pertama kali, berarti dada itu disebut awwalul gushli.
“Pokoknya yang setiap bersamaan niat, awwalul fardhi, faham ya, jadi bebas, semua bentuknya awal bebas, cuma apapun pilihan Anda, langsung dibersamai niat,” bebernya.
Gus Baha menegaskan sesuatu yang tidak dibarengi dengan niat, maka hal tersebut tidak dihitung sebagai mulai fardhu.
“Misalnya ada orang junub, terus ada sisa-sisa mani langsung dia mandi junub disiram, kan air yang melewati mani tadi, potensinya menjadi mutaghoyyir (berubah) karena mani tadi,” terangnya.
Sehingga jika air tersebut menjadi mutaghoyyir, maka air tersebut tidak memiliki kemampuan rof’ul janaban.
“Makanya halangan-halangan itu harus dihilangkan, dan kotoran yang berpotensi merubah air harus kita hilangkan, termasuk adat memakai shampo itu dihentikan ya, bahaya itu,” tambahnya.
“Jadi misalnya nawaitu raf’al hadtsil akbar terus kami pakai shampo, resikonya tadi semua proses ini mutaghoyyir, karena berbau shampo,” jelasnya.
Kecuali lanjut Gus Baha, jika Anda dapat memastikan shampo itu bersih, namun kemungkinan hal itu sangat kecil.
“Ya itu tadi buktinya, barangkali kamu menyangka mandi sudah selesai, begitu pakai handuk masih berbusa, lah masih berbusa kan bukti semua air tadi kita berbau shampo, berarti statusnya mutaghoyyir,” jelasnya.
Karena itu Gus Baha berpesan untuk mandi junub tidak perlu tidak mamakai sabun atau shampo terlebih dahulu sampai selesai mandi junub, setelah itu baru bisa memakai sabun atau shampo itu. “Jadi nanti seumpama tidak bersih-bersih banget, sudah selesai. Ya jadi jangan sampai ada sesuatu yang seperti meniru apa, mutaghoyyir,” pungkasnya.***

Ini Ringkasan Lengkap Kebijakan PPKM Level 3 Saat Nataru

0

Bogordaily.net – Pemerintah akan menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor dan Kabupaten Bogor mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 akibat peningkatan mobilitas selama masa libur natal dan tahun baru (nataru).

Sebagai rincian dari kebijakan ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 62 tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru Tahun 2022 pada 22 November 2021 lalu.

Instruksi itu sendiri dikeluarkan untuk gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.

Berikut kami rangkum pembatasan sosial yang diberlakukan selama Nataru.

Cuti

1. Pelarangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan karyawan swasta selama periode libur Nataru;

2. Himbauan kepada pekerja/buruh untuk menunda pengambilan cuti setelah periode libur Nataru

Sekolah

Mengimbau sekolah untuk :

1. pembagian rapot semester 1 (satu) pada bulan Januari 2022

2. tidak meliburkan secara khusus pada periode libur Nataru,

Sosial-Masyarakat

1. melakukan pemberlakukan PPKM Level 3 (tiga) pada acara pernikahan dan acara sejenisnya;

2. meniadakan kegiatan seni budaya dan olahraga pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022;

3. Menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022;

4. Melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian agar tetap dapat menjaga jarak antar pedagang dan pembeli;

Perjalanan Ke Luar Kota

1. Mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi;

2. Melakukan tes PCR atau Rapid tes dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah, hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan negatif COVID-19; dan

3. Dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) yang positif COVID-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan Pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan,

Perayaan Natal

1. Gereja membentuk Satuan Tugas Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19 yang berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah.

2. Pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal hendaknya dilakukan secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan, serta lebih menekankan persekutuan di tengah-tengah keluarga;

3. Pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara berjamaah/kolektif di gereja dan secara daring dengan tata ibadah yang telah disiapkan oleh para pengurus dan pengelola gereja

4. Jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatan lbadah dan Perayaan Natal secara berjamaah/kolektif tidak melebihi 50% (lima puluh persen) dari kapasitas total gereja,

5. Pada penyelenggaraan ibadah dan perayaan Natal, pengurus dan pengelola gereja berkewajiban untuk:

  • menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area gereja;
  • melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area gereja;
  • menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari gereja serta hanya yang berkategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk;
  • mengatur arus mobilitas jemaat dan pintu masuk (entrance) dan pintu keluar (exit) gereja guna memudahkan penerapan dan
    pengawasan protokol kesehatan;
  • menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar gereja;
  • menyediakan alat pengecekan suhu di pintu masuk bagi seluruh pengguna gereja; menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai/kursi, minimal jarak 1 (satu) meter; dan
  • melakukan pengaturan jumlah jemaat/umat/pengguna gereja yang berkumpul dalam waktu bersamaan, untuk memudahkan pembatasan jaga jarak.

Perayaan Tahun Baru di Mall

1. perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masingmasing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan, sambil melakukan antisipasi menyiapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG);

2. melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan;

3. menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mall/pusat perbelanjaan serta hanya
pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk;

4. meniadakan event perayaan Nataru di Pusat Perbelanjaan dan Mall, kecuali pameran UMKM;

5. melakukan perpanjangan jam operasional Pusat Perbelanjaan dan Mall yang semula 10.00 – 21.00 waktu setempat menjadi 09.00 – 22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50% (lima puluh persen) dari kapasitas total Pusat Perbelanjaan dan Mall serta penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat;

6. bioskop dapat dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang
lebih ketat; dan

7. kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan/mall dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 50% (lima
puluh persen) dengan penerapan protokol Kesehatan yang lebih ketat.

Tempat Wisata

1. meningkatkan kewaspadaan sesuai pengaturan PPKM level 3 (tiga) khusus untuk daerah-daerah sebagai destinasi pariwisata favorit, antara lain: Bali, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Medan, dan lain-lain;

2. mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan di setiap kabupaten/kota agar memiliki protokol kesehatan yang baik;

3. menerapkan pengaturan ganjil genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas;

4. tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan);

5. menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk;

6. memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak;

7. membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 50% (lima puluh persen) dari kapasitas total;

8. melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka/tertutup;

9. mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif

10. membatasi kegiatan seni budaya dan tradisi baik keagamaan maupun non-keagamaan yang biasa dilakukan sebelum pandemi COVID-19.

Unduh Inmendagri 62 tahun 2021 di sini 

Pimpin BM PAN Kabupaten Bogor, Laras Widyaningsih Terpilih Secara Aklamasi

0

Bogordaily.net – Musyawarah Daerah (Musda) BM PAN Kabupaten Bogor yang digelar Senin 23 November 2021 di Hotel D’Agafe Hotel Megamendung melahirkan ketua baru.

Pada sidang pleno yang dipimpin Bakor DPW BM PAN Jabar Susanti, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Laras Widyaningsih terpilih secara aklamasi. Musda sendiri di hadiri 40 DPC BM PAN se-Kabupaten Bogor.

Laras Widyaningsih terpilih menjadi Ketua DPD BM PAN Kabupaten Bogor periode 2022-2027 menggantikan Ahmad Taupik yang mengundurkan diri, karena terpilih sebagai Ketua DPC BM PAN Kecamatan Megamendung. Karena sesuai AD/ART BM PAN tidak boleh merangkap maka Taupik memilih mundur sebagai Ketua DPD BM PAN Kabupaten Bogor.

Setelah terpilih sebagai Ketua DPD BM PAN Kabupaten Bogor, Laras berjanji akan selalu bersinergi dengan DPD PAN Kabupaten Bogor untuk menjadikan PAN semakin besar di Kabupaten Bogor.

Pada kesempatan tersebut hadir Ketua DPD PAN Kabupaten Bogor Arif Abdi, Anggota Fraksi PAN Permadi Dalung, Usep Saefullah, Sutisna.
Sementara hadir perwakilan dari KNPI Edi Koswara, Fokusmaker, Pemuda Muslim, SEPMI dan Gema MA.***

Dukung Produktivitas UMKM, YBM PLN Beri Bantuan Alat Masak

0

Bogordaily.net – Dalam rangka produktivitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang kuliner di Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyerahkan bantuan berupa alat masak seperti blender, kompor induksi, dan mixer.

Bantuan alat masak ini diserahkan dalam kegiatan penandatanganan MoU antara Hotel 1O1 Suryakencana dengan para pelaku UMKM Kampung Pulo Geulis.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat menciptakan peluang serta meningkatkan suplai dari hasil produksi pelaku UMKM yang akan disajikan ke hotel di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan, dengan adanya bantuan dari YBM PLN berupa alat memasak, diharapkan para produsen jajanan pasar ini agar memperhatikan sisi higienis dari pembuatan produk mereka.

Pelaku UMKM diharapkan tidak memakai bahan pengawet, atau tidak memakai zat pewarna yang membahayakan tubuh. Serta memperhatikan kriteria-kriteria dari bahan yang food grade.

“Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan lagi kerja sama bagaimana produksi bisa lebih terkontrol, sesuai dengan syarat, kondisi, sehingga kalau memang permintaannya banyak, besar, bisa dibikin secara kolektif produksinya,” pungkas Dedie.

Ketua YBM PLN Bogor, Budi Effendi, seusai memberikan bantuan bagi pelaku UMKM bersama Wakil Walikota Bogor menyampaikan, YBM PLN Bogor akan terus berupaya unutk memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya di Kota Bogor.

“Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan oleh YBM PLN, dapat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan bisa meningkatkan produktivitasnya dalam membuat kuliner yang lezat, sehingga juga dapat meningkatkan pendapatan,” pungkasnya.***

Keren! Jajanan Pasar UMKM Kota Bogor Kini Jadi Sajian Di Hotel Mewah

0

Bogordaily.netPemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan pangsa pasar dan daya jual para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bogor. Salah satunya ialah mendorong kerja sama antara pelaku UMKM jajanan pasar di Kampung Pulo Geulis, Babakan Pasar, Bogor Tengah dengan The 101 Hotel Suryakencana dan Panorama Group.

Penandatanganan kerja sama tersebut digelar di Vihara Phan Kho Bio, Pulo Geulis dan disaksikan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada Selasa 23 November 2021.

“MoU ini adalah kesepakatan pihak 1O1 untuk membeli jajanan pasar. Dimana jajanan ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rapat – rapat atau bimtek yang diselenggarakan di hotel,” kata Dedie.

Menyusul kerja sama itu, Dedie berharap produsen jajanan pasar memperhatikan kebersihan produknya, misalnya dengan tidak memakai bahan pengawet, tidak menggunakan zat pewarna yang membahayakan tubuh. Selain itu juga memperhatikan kriteria-kriteria bahan makanan yang food grade.

Menurutnya, jika itu bisa dipenuhi maka kerja sama bisa dilakukan juga dengan hotel-hotel lain di Kota Bogor.

“Kalau memang itu bisa, tentu tidak hanya 1O1 yang mengkonsumsi atau membeli, tapi juga hotel lain di Kota Bogor juga gak usah mencari lagi ke Pasar Senen di Jakarta, tapi di Pulo Geulis ini juga ada produsen jajanan pasar,” ungkap Dedie.

Selain kerja sama, dalam kesempatan itu YBM PLN juga memberikan bantuan kepada pelaku UMKM Kampung Pulo Geulis berupa alat-alat masak untuk memproduksi jajanan pasar dari usaha warga.

Untuk itu ke depan, harus ada peningkatan lagi di tingkat kerjasama agar produksi bisa lebih terkontrol. Sesuai dengan syarat dan kondisinya. Sehingga jika memang permintaan cukup tinggi, maka bisa dibentuk secara kolektif produksinya. Pun peralatan yang ada bisa dikelola secara besar.

Dedie juga meminta Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kota Bogor untuk meninventarisasi alat – alat produksi milik warga. Atau bahkan, aset milik hotel yang bisa dimanfaatkan oleh warga dalam produksi.

“Artinya harus saling menunjang. Kalau ada alat produksi yang tidak terlalu mahal atau bekas peralatan dapur di hotel bisa juga. Itu satu hal yang ke depan barangkali setelah nanti berjalan dengan baik, bisa buat koperasi. Jadi nanti kalau ada hal-hal seperti itu, bisa pakai uang koperasi,” kata Dedie.

Terpisah, Ketua UMKM Pulo Geulis, Elly memaparkan ada kurang lebih 27 jenis produk UMKM yang menjadi khas di wilayah itu. Dari sekian produk tersebut, pun memiliki harga yang bervariatif. Dari Rp 2 ribu hingga Rp 35 ribu.

Tak hanya dipasarkan di hotel, Pemkot Bogor juga mendorong agar produk jajanan di Pulo Geulis juga bisa menjadi buah tangan atau oleh – oleh bagi para wisatawan yang berkunjung di Kota Bogor. Karenanya, kerja sama UMKM Kota Bogor dengan usaha yang lebih besar penting diperlukan untuk meningkatkan kapasitas usaha warga.

“Sebelum dibawa ke hotel, kami juga mendapatkan pelatihan dari Hotel 1O1 terkait higienis produk dan standarisasi rasa. Saya ingin warga saya tambah maju, produknya lebih dikenal dan pendapatan juga tentunya meningkat,” tambah Elly.

MenKopUKM: UKM Mart Ponpes Assalam Sukabumi Bisa Jadi Laboratorium Kewirausahaan

0

Bogordaily.net – UKM Mart yang telah dibangun ini bukan hanya merupakan fasilitas Pondok Modern Assalam Sukabumi untuk menyediakan berbagai kebutuhan konsumtif para santri dan santriwati, serta para ustadzdan ustadzah. Namun juga, dapat menjadi wadah bagi para santri yang kreatif dan inovatif menghasilkan suatu karya dan dijual kepada rekan-rekannya atau masyarakat sekitar.

Hal itu dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara peresmian Gedung UKM Mart, Desa Sukaharja, Warungkiara, Sukabumi, di sela-sela acara penyerahan sertipikat Redistribusi Tanah, di Kabupaten Sukabumi, Selasa, 23 November 2021.

Di acara yang dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Sofyan A Djalil danbPimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi KH Encep Hadiana, Teten berharap UKM Mart milik Ponpes Assalam dapat menjadi inkubator bagi para santri untuk melahirkan wirausaha yang inovatif dan unggul.

“Akan ada Keppres Kewirausahaan untuk melahirkan banyak wirausaha yang rasio kita masih sebesar 3,47%. Minimal rasionya 4% untuk menjadi negara maju. Jadi, pesantren dapat menjadi inkubator bagi pengembangan wirausaha di Indonesia,” papar MenKopUKM.

Menurut Teten, Laboratorium Kewirausahaan dalam bentuk koperasi pondok pesantren juga dapat dibangun di Pondok Modern Assalam ini, karena jiwa kewirausahaan saat ini penting untuk diajarkan sejak muda.

“Pada 2030 nanti, kita akan mengalami bonus demografi, yang artinya bahwa usia produktif akan lebih banyak. Sehingga, para generasi muda kita perlu diberikan bekal yang cukup untuk menjadi lebih produktif di lingkungannya,” kata Teten.

Di samping itu, Teten berharap sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang mengakar pada budaya masyarakat di Kecamatan Warungkiara, para lulusan santri dapat terus melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi (Universitas). “Sehingga, dapat melahirkan intelektual muda yang berwawasan luas dan berakhlakul karimah,” tandas Teten.

Pemanfaatan Lahan

Terkait proses redistribusi tanah, menurut Teten, di Kabupaten Sukabumi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, pemanfaatan lahan yang bersumber dari tanah negara ini dapat dikelola secara optimal oleh masyarakat penerima manfaat melalui wadah koperasi.

Ada 100 Kepala Keluarga di 3 Desa, yaitu Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampang, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, dan Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, yang secara simbolis menerima sertifikat tanah dengan total luasan 7,6894 hektar.

Bagi MenKopUKM, sinkronisasi program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dari Kementerian ATR/BPN dengan program penguatan kelembagaan ekonomi petani TORA melalui koperasi, merupakan pekerjaan bersama yang perlu dikawal dan sukseskan.

“Untuk itu, peran Pemerintah Daerah dan Dinas terkait serta pendamping lapangan harus dapat berbagi tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga dapat saling mendukung dan memperkuat potensi masyarakat dan komoditas unggulannya,” ujar Teten.

Teten menyampaikan bahwa para petani jangan dibiarkan bercocok tanam sendiri-sendiri, di lahan yang sempit, rata-rata maksimum hanya 0,5 hektar per KK, meskipun di lahan TORA ini bervariasi luas lahannya berdasarkan sertifikat tanah yang dimiliki oleh masing-masing KK. “Jadi, konsolidasi lahan perlu dilakukan, sehingga mencapai skala yang ekonomis,” tegas MenkopUKM.

Selain konsolidasi lahan, juga perlu dilakukan konsolidasi petani dalam wadah koperasi. “Dengan berkoperasi, maka para petani dapat fokus di onfarm, sehingga untuk off-farm sampai pada pengolahan hasil panen petani dapat dikonsolidasikan oleh koperasi,” ulas Teten.

Untuk itu, kata Teten, koperasi berperan sebagai agregator dan koperasi juga dapat menetapkan standar kualitas hasil produksi sesuai dengan permintaan pembeli.

“Jadi, peran koperasi disini adalah memastikan harga yang wajar bagi para petani, koperasi dapat membeli panen para petani dengan harga yang stabil karena yang berhadapan dengan buyer adalah koperasinya, bukan individu-individu petani,” jelas Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Sofyan Djalil berharap, meski terbilang kecil (7 hektar) namun bisa dimanfaatkan dan diberdayakan secara optimal agar melahirkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan berkoperasi, lahan tersebut bisa diberdayakan secara maksimal,” tegas Sofyan.

Menurut Sofyan, program redistribusi tanah merupakan bukti keseriusan pemerintah agar tanah tidak produktif atau tanah terlantar untuk diserahkan kepada rakyat. “Kita akan terus mengidentifikasi keberadaan tanah-tanah HGU yang tidak produktif, nganggur, dan terlantar, untuk kemudian akan dibagikan kepada rakyat,” pungkas Sofyan.***

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 24 November 2021

0

Bogordaily.net – Polres Bogor Kota kembali menggelar SIM keliling Kota Bogor, fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM A dan SIM C. Berikut lokasi dan jadwal SIM keliling Kota Bogor untuk Rabu 24 November 2021.

Dilansir dari akun Twitter @PolresBogorKota, SIM keliling akan digelar Rabu 24 November 2021. Lokasi SIM Keliling Kota Bogor berada di Lippo Plaza Kebun Raya.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Di sini, Anda bisa mengurus perpanjangan SIM A maupun SIM C. Namun, SIM Anda harus masih berlaku, jika masa berlaku SIM sudah habis makaAnda harus mengurus penerbitan SIM baru.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,
3. Bukti Cek Kesehatan.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281 UU Lalu Lintas.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Jadwal SIM Keliling Kota Bogor

Tiga Tahun Herawati Rintis Sanggar Senam Ceria

0

Bogordaily.net – Senam untuk menjaga kebugaran tubuh, kini menjadi trending kaum ibu rumah tangga yang ingin terus mampu menjaga kesehatan tubuhnya.

Butuh konsistensi proses yang panjang, agar kesadaran menjaga kesehatan dipahami secara utuh, hal inilah yang dilakukan Herawati, perintis eksistensi Sanggar Senam ceria, yang beralamat Desa Bojong Menteng RT 04 RW 01 Kecanatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

“Saya mulai merintisnya sejak akhir Desember sekitar tahun 2018,” jelas Wawat sapaan akrabnya.

Lebih jauh Wawat mengungkapkan saat merintis Sanggar Senam Ceria, banyak suka dukanya yang dialami, karena belum banyak kaum ibu yang terbiasa dengan kegiatan di luar persoalan dapur dan kasur, padahal senam penting untuk menjaga kebugaran tubuh,
apalagi kaum ibu yang sibuk dengan keluarga. Sementara senam masih dianggap kegiatan yang kurang penting.

“Lambat laun mulai banyak yang bergabung dan mampu membagi waktu untuk tanggung jawab rutinitas keluarga ” bebernya kepada Bogordaily.net.

Saat ini dalam satu minggu digelar dua kali senam, kegiatannya pun dilakukan disela sela sesudah urusan rumah tangga beres.

” Melalui senam juga terjalin silaturahmi untuk sosialisasi persahabatan,” pungkasnya, ketika ditemui sesuai menggelar senam bulanan di Joglo Tamansari akhir pekan lalu. (Gibran)