Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6670

Penuhi Panggilan Polisi, Rachel Vennya dan Salim Nauderer Datang ke Polda Metro Jaya

0

Bogordaily.net – Siap memberikan klarifikasi terkait dirinya kabur karantina, Rachel Vennya akhirnya datang memenuhi panggilan polisi bersama Salim Nauderer ke Polda Metro Jaya pukul 14.19 WIB.

Saat tiba di Polda Metro Jaya, Rachel Vennya sama-sama mengenakan kemeja putih dengan masker hijau. Tak ada komentar dari keduanya.

Polda Metro Jaya memang sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap Rachel Vennya, terkait aksi kabur saat karantina di RSDC Pademangan hari ini.

Kaburnya Rachel Vennya saat karantina di RSDC Pademangan, Jakarta Utara, menjadi sorotan publik dari sebuah utas.

Sampai akhirnya Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangan tertulisnya sudah mengkonfirmasi soal kaburnya Rachel Vennya dari RSDC Wisma Atlet Pademangan bersama dengan pacarnya, Salim Nauderer dan manajernya.

Rachel Vennya bisa kabur dengan bantuan oknum TNI berinisial FS. Kini FS pun sudah dinonaktifkan.

Setelah lama diam, lewat channel YouTube Boy William, Rachel Vennya mengakui dirinya memang tidak sama sekali melakukan karantina.

“Betul. Aku pulang dari Amerika dan aku nggak menjalani karantina seperti yang seharusnya pemerintah anjurkan. Perlakuan aku ini salah dan nggak ada pembenaran sama sekali, alasan aku juga tidak bisa dibenarkan sama sekali,” aku Rachel Vennya dalam channel YouTube Boy William.

“Tapi alasan aku itu emang karena aku pengin ketemu sama anak-anak. Tapi, itu bukan alasan yang tepat. Terlalu berpikir pendek juga sih,” lanjutnya.

Sadar apa yang dilakukannya salah, Rachel Vennya tetap pergi merayakan pesta ulang tahunnya di Bali dengan memboyong para sahabatnya.

Pada kesempatan itu, Rachel Vennya juga meminta maaf kepada media dan dua menteri. Saat berita ini heboh, dirinya mengaku belum siap mental untuk berkata jujur.

“Aku minta maaf juga sama media dari kemarin aku dihubungi terus tapi aku belum ada mental untuk ngomong. Aku minta maaf juga sama Menteri Kesehatan, sama Menteri Pariwisata, sama semuanya yang sampai harus buka suara, sampai harus repot sama hal ini,” ungkap Rachel Vennya.***

Menag: Santri Harus Percaya Diri dan Menjadi Inspirasi

0

Bogordaily.net – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau para santri untuk tampil percaya diri karena kemerdekaan Republik ini tak lepas dari peran penting para santri.

Demikian dikemukakan Menag saat memberikan sambutan di kegiatan Pagelaran Wayang bertajuk Semar Bangun Pesantren.

Acara ini dilaksanakan secara hybrid berpusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20 Oktober 2021) malam.

“Santri harus percaya diri. Karena, Santri bisa jadi presiden, wakil presiden, menteri, bupati, dan bisa jadi apa saja. Selamat hari santri, semoga benar-benar menjadi inspirasi,” ungkap Menag.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hadir di Asrama Pondok Gede, pukul 19.45 Wib. Menggunakan batik bermotif gambar Gareng, salah satu tokoh wayang.

Pagelaran Wayang kali pertama di Kementerian Agama ini menghadirkan dalang Ki Gondong Al-Frustasi, sinden Agnes Sefronzo, dan pelawak Marwoto.

Pagelaran Wayang ini juga disiarkan secara langsung mulai pukul 19.30 WIB melalui kanal media sosial Kementerian Agama.

“Dalang Ki Gondong Al-Frustasi ini, Saya temukan di daerah Rembang. Ia bersemayam di tengah hutan, dalang muda, yang memiliki talenta yang tidak banyak kita temukan sekarang,” kata  Menag Yaqut, yang hadir bersama istrinya, Hj Eny Yaqut Cholil.

“Mudah-mudahan gelaran wayang malam ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda bangsa Indonesia bahwa kita memiliki budaya, nilai-nilai tradisi, dan nilai-nilai keagamaan yang selalu membimbing masyarakat, dan ini perlu dilestarikan,” pungkas Menag.***

 

Puluhan Personel Satpol PP Ratakan THM di Blok Yuli

Bogordaily.net – Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran terhadap sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Blok Yuli yang berada di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Kamis 21 Oktober 2021 pukul 10.00 WIB.

Para anggota Satpol PP datang dengan menggunakan dua truk, dua mobil operasional, 8 motor dan satu kendaraan alat berat kolbeco.

Sesampainya di lokasi, kolbeco menjadi kendaraan pertama sebagai alat berat pembongkaran yang diterjunkan, seakan tak segan-segan kolbeco mulai merobohkan bangunan hingga porak poranda.

Dari informasi petugas membongkaran THM tersebut dilakukan karena diduga banyak pelanggaran yang dilakukan pengelolanya di masa PPKM.

Para petugas Satpol PP berseragam lengkap itu dibagi ke berbagai tempat di Blok Yuli, mereka terlihat mulai mengayuhkan palu godemnya di beberapa bangunan cafe.

Lokasi pembongkaran yang sebelumnya sempat diguyur hujan, membuat medan sebagian berlumpur dan sedikit tergenang air, namun hal itu tidak menyurutkan semangat dari para petugas untuk tetap melakukan kewajibannya menertibkan dan melakukan pembongkaran.

Seolah tak ingin melewatkan momen, warga sekitar beramai-ramai mengabadikan dengan telepon genggamnya saat petugas sedang melakukan pembongkaran, dan sebagian warga lainnya menonton dari kejauhan sambil sesekali menyapa para anggota Satpol PP yang sedang bertugas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, kalau pihaknya hari ini melakukan penertiban bangunan tanpa izin yang digunakan sebagai tempat hiburan malam.

“Targetnya ada 17 bangunan yang ditertibkan, rata-rata pengelolanya sudah membongkar sendiri,” terangnya kepada Bogordaily.net.

Agus mengungkapkan, kalau penertiban ini sudah menjadi program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka menegakkan program Nongol Babat (Nobat)dan mencitrakan Kabupaten Bogor yang keberadaban

“Satpol PP terus menerus melakukan langkah langkah penertiban terhadap tempat hiburan malam yang ada di Kabupaten Bogor maupun terhadap bangunan bangunannya,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, kalau pembongkaran THM di wilayah Kemang ini sempat kisruh, itu terjadi saat petugas akan membongkar jembatan, karena jembatan tersebut merupakan akses warga.

“Persoalannya bahwa akses jalan itu digunakan ke lokasi untuk kegiatan hiburan malam,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, kalau pihaknya sudah empat kali membongkarnya. Sesuai dengan Peraturan Bupati Bogor No.81 tahun 2021, apabila kedapatan yang bersangkutan membangun kembali maka pihaknya akan memberikan peringatan terlebih dahulu.

“Satpol PP Kabupaten Bogor mengingatkan tidak segan-segan untuk menertibkan bangunan saudara kalau saudara saudara tetap melaksanakan pembangunan,” pungkasnya.(Irfan/Acun Nasrullah)

 

 

Savero Hotels Group Berkontribusi pada Program SMK Pusat Keunggulan

0

Bogordaily.net – Savero Hotels Group ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui jalur pendidikan dalam program SMK Pusat Keunggulan bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Depok, Jawa Barat.

Savero Hotels Group menjadi salah satu manajemen hotel yang dipercayai untuk memenuhi program SMK Pusat Keunggulan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antar kedua belah pihak pada Kamis, 7 Oktober 2021 di Hotel Grand Savero Bogor.

Dalam sambutannya, General Manager Savero Hotels Group Mustafa Rahmatono, menyampaikan bahwa Savero Hotels Group menaruh perhatian khusus dan serius terhadap kesuksesan program ini.

“Program ini sebagai perwujudan dari salah satu Core Value bagi perusahaan kami yang berada di industri perhotelan dan sangat berkepentingan dalam program ini untuk berbagi ilmu dan pengetahuan terkini mengenai dunia perhotelan demi membantu meningkatkan kualitas siswa/I SMK menjadi terampil dan kompeten di bidangnya,” ucap Mustafa.

SMK pusat
Foto bersama antara pihak Savero
Hotels Group dengan SMK Negeri 1 Depok. (Istimewa/Bogordaily.net)

Untuk mengimplementasikan kerjasama yang telah disepakati, Savero Hotels Group akan memberikan fasilitas dan ilmu kepada para siswa/I SMK yang mengikuti program PKL seperti pembinaan karakter, mengenalkan produk hotel dan budaya perusahaan serta seragam dan makan.

“Kerjasama ini sangat sejalan dan semakin kuat karena merupakan wujud dari Intruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK tentang peningkatan kualitas SMK,” ungkap Yulia Rossa selaku Kepala Hubin SMKN 1 Depok.

Selain siswa/I SMK, para guru juga dapat melakukan program training atau magang di hotel sehingga dapat mengetahui perkembangan sekaligus ilmu di industri perhotelan.

“Kami akan memberikan sertifikat untuk siswa/I maupun guru yang melakukan program PKL/Magang. Pihak hotel akan memberikan update informasi, perkembangan pengetahuan
dan keterampilan yang menyangkut tentang tata kelola perhotelan. Harapannya, agar terjadi sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja nyata sehingga para siswa/I SMK dapat berkompetisi secara global,” ucap Mustafa.

Acara penandatanganan MoU diakhiri dengan kegiatan foto bersama antara pihak Savero Hotels Group dengan SMK Negeri 1 Depok.***

Biaya Umrah Bisa Naik 30 Persen, Ada PCR dan Karantina

0

Bogordaily.net – Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Budi Darmawan menyatakan bahwa ada kemungkinan biaya umrah mengalami kenaikan 30 persen dari yang sudah ditetapkan sebesar Rp26 juta.

“Kemungkinan akan ada kenaikan 30 persen lagi, jadi bisa jadi di atas Rp 30 jutaan, itu hanya sekadar gambaran yang harus dipersiapkan,” kata Budi dalam diskusi secara virtual, Kamis (21 Oktober 2021).

Kenaikan tarif tersebut kata Budi, dikarenakan adanya aturan dari pemerintah Arab Saudi agar jamaah Indonesia melakukan karantina lima hari, pemeriksaan PCR dan asuransi.

Oleh karenanya, ia berharap masyarakat memantau informasi terbaru terkait pemberangkatan umrah.

“Kenaikan bukan dari harga paketnya, tetapi karena aturan-aturan yang dibuat baik itu dari karantinanya, PCR di Indonesia maupun asuransi, PCR yang harus diterapkan oleh pemerintah Saudi,” ujarnya.

“Sehingga jamaah-jamaah kemarin sudah melakukan pembayaran kepada pihak PPU juga harus menghitung kembali,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan dibukanya kembali umrah untuk para jamaah asal Indonesia ke Arab Saudi.

Meski demikian, ada ketentuan bagi jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Menurut Retno, ketentuan itu tertuang dalam nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

“Nota diplomatik juga menyebutkan, mempertimbangkan masa periode untuk karantina selama 5 hari bagi para jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan,” ujar Retno dalam konferensi pers secara daring pada Sabtu (9 Oktober 2021) sore.

Selain itu, nota menginformasikan bahwa komite khusus di kerajaan Arab Saudi sedang bekerja guna untuk meminimalisasi segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jamaah umrah Indonesia untuk melakukan ibadah tersebut.

Kemudian, di dalam nota diplomatik disebutkan bahwa Indonesia dan Arab Saudi sedang berada dalam tahap akhir mengenai pertukaran link teknis yang akan digunakan.

Untuk menjelaskan informasi seputar vaksinasi Covid-19 bagi  pengunjung negara Arab Saudi dan kedua negara juga akan memfasilitasi masuknya jamaah umrah.***

Asiik! Taman Margasatwa Ragunan Siap Sambut Pengunjung

0

Bogordaily.net – Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan menyatakan kesiapannya untuk menyambut pengunjung pada Sabtu, (23 Oktober 2021).

Menyusul penyesuaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi level dua di wilayah ibu kota negara, DKI Jakarta.

Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati mengatakan ketentuan operasional Ragunan mengacu pada Keputusan Gubernur DKI Nomor 1245 tahun 2021 tentang PPKM level dua di Jakarta yang berlaku mulai Selasa (19 Oktober 2021).

“Insyaallah Sabtu (23 Oktober 2021) ini dibuka,” kata Endah, Rabu (20 Oktober 2021).

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas pendukung untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di dalam kebun binatang tersebut.

“Terkait fasilitas protokol kesehatan kita sudah siapkan semua,” katanya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai membuka area publik, taman umum dan tempat wisata dengan kapasitas 25 persen pada penyesuaian PPKM level dua di Ibu Kota.

“Meski sudah turun levelnya, saya tegaskan untuk tidak terburu-buru menyikapi keadaan ini dengan kebahagiaan yang berlebih, apalagi sampai mengabaikan prokes,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Rabu.

Kebijakan membuat fasilitas umum tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 1245 tahun 2021 tentang PPKM level dua di Jakarta yang berlaku mulai Selasa (19 Oktober 2021).

Adapun pelonggaran di tempat wisata dan taman itu di antaranya jam operasional hingga pukul 21.00 WIB.

Sedangkan ketentuan yang harus dilaksanakan di antaranya mengikuti protokol kesehatan yang diatur Kementerian Kesehatan dan atau kementerian/lembaga terkait.

Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pemeriksaan pegawai dan pengunjung.

Anak-anak berusia di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan syarat didampingi orang tua.

Tak hanya itu, ganjil genap diterapkan sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 WIB sampai Minggu pukul 18.00 WIB.***

Menag: Santri Pemenang Kompetisi di Masa Depan

0

Bogordaily.net – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjadi pembicara pada Webinar Internasional dalam rangka memperingati Hari Santri 2021.

Acara ini digelar RMI-PBNU dengan tema Santri Membangun Negeri: Sudut Pandang Politi, Ekonomi, Budaya, dan Revolusi Teknologi.

Hadir selaku narasumber Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin, Rais Syuriah PCI NU Amerika Serikat Shalahudin Kafrawi.

Hadir juga PCI NU Australia Eva Fahrun Nisa, Ketua Sekolah Tinggi Al Anwar Abdul Ghafur Maimoen, Monash University Nadirsyah Hosein.

Dalam acara yang dihadiri banyak santri baik dari dalam dan luar negeri, Menag menyampaikan bahwa masa depan akan dimenangkan oleh para santri hari ini.

Hal ini sangat dimungkinkan dengan sistem pendidikan yang diterapkan oleh pesantren.

“Di masa depan, anak anak yang ada di pesantren ini yang akan memenangkan kompetisi. Mengapa? karena ketika santri masuk ke dalam pesantren, berinteraksi dengan santri dan para kiai, di situlah nilai pendidikannya,” tegas Menag di Jakarta, Rabu (20 Oktober 2021).

“Pendidikan dapat dilihat dan dirasakan secara langsung melalui tata krama yang dicontohkan langsung dari para kiainya,” lanjutnya.

Menurut Menag, tata krama dan adab akan membentuk karakter serta manusia yang akan menang itu adalah manusia yang memiliki karakter.

Di masa mendatang, santri akan semakin banyak berkiprah membangun bangsa Indonesia.

“Berdayaguna membangun bangsa Indonesia melalui berbagai peran, seperti: menjadi presiden, wakil presiden, menteri, dan komisaris BUMN. Dan itu bukan lamunan dan imajinasi saja,” ungkap Menag.

Tugas kita sekarang, menurut Menag, adalah mempersiapkan itu semua. Kemenag dengan tangan terbuka siap bekerja sama dengan seluruh pihak untuk agenda besar ini.

Menag melanjutkan, jasa masyarakat pesantren dan para santri untuk memerdekakan bangsa Indonesia sangat besar.

“Oleh karenanya, bangsa dan negara ini harus memberikan perhatian dan penghargaan lebih kepada pesantren dan para santri,” ungkap Menag.

“Walaupun mareka sama sekali tidak pernah memintanya,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga RMI PBNU Abdul Ghofur Rozin, menyampaikan bahwa webinar ini adalah bagian dari peringatan Hari Santri 2021.

“Harapannya, bangsa Indonesia termasuk masyarakat dan para santri, dapat mengingat kembali peran penting dan strategis dalam membangun negara ini,” ujar Gus Rozin.***

Pembongkaran THM di Blok Yuli Ricuh, Petugas dan Warga Adu Mulut

Bogordaily.net – Pembongkaran Tempat Hiburan Malam (THM) di Blok Yuli Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis, 21 Oktober 2021, sempat diwarnai kericuhan dan adu mulut antar warga dan petugas.

Kericuhan itu berawal dari penolakan warga terhadap pembongkaran akses jalan dan jembatan dengan alat berat oleh Satpol PP Kabupaten Bogor.

Terlihat sebagian warga yang kebanyakan ibu-ibu di sekitaran lokasi THM melakukan protes dengan memasang badan di hadapan petugas saat alat berat kolbeco akan melakukan pembongkaran jalan menuju salah satu cafe.

Sementara itu beberapa pria merangsek ke kerumunan petugas untuk menghalangi pembongkaran tersebut, adu mulut pun terjadi.

Adapun protes yang dilakukan warga karena yang akan dibongkar oleh petugas adalah akses jalan dan jembatan yang menghubungkan wilayah pemukiman warga di Blok Yuli dengan wilayah Tonjong.

Bahkan hampir setiap hari jalan tersebut dilalui warga untuk beraktivitas dan juga untuk anak-anak mereka pergi ke sekolah.

Para warga sampai memohon kepada petugas agar alat berat kolbeco segera ditarik kembali dan tidak melakukan pembongkaran kepada akses jalan dan juga jembatan.

“Kalau jembatan ini dirusak kan ada warga, bukan bangunan THM saja, jembatan ini akses penghubung, ada anak anak yang sekolah, kalau jembatan ini dibongkar mau lewat mana,”kata Hendra warga Blok Yuli yang protes jembatan dibongkar.

Hendra lebih lanjut mengatakan ini sudah dua kali pembongkaran jembatan. Pada saat itu warga diam, namun untuk kali keduanya ini warga tidak akan diam dan menolak.

“Alhamdulillah akibat kekompakannya warga akses jembatan itu tidak jadi dibongkar,”katanya. (Irfan/Ruslan)

 

Di Suriah, Ada Makam Khalifah Pertama Dinasti Umayyah

0

Bogordaily.net – Suriah, sebuah negara yang masih saja dirundung konflik sampai saat ini, negara yang pernah jaya dan menjadi pusat peradaban.

Sayangnya, situs-situs bersejarah sebagai bukti dari masa kegemilangan tersebut terancam punah.

Sejarawan Ahmad Faiz al-Humshi dalam bukunya yang berjudul Al-Udhama alladzina Matu wa Dufinu fi Dimasyq mengungkapkan, di Suriah.

Terutama Damaskus, terdapat makam tokoh-tokoh para sejarawan yang terdiri dari ulama, cendekiawan dan umara.

Ia menyebutkan misalnya, ada 26 sahabat, 11 tabiin, 55 sultan dan raja Dinasti Ayubiyah, 64 raja dan sultan Dinasti Mamluk, 10 khalifah Bani Umayah, 12 sultan Dinasti Saljuk dan sebagainya.

Salah satunya adalah makam khalifah pertama Dinasti Umayyah, Muawiyah bin Abi Sufyan (661-680 M).

Ia meninggal pada Rajab 60 H di usia 78 tahun. Makamnya berada di Komplek Pemakaman Bab as-Shagir yang berada di Damaskus.

Kompleks pekuburan ini satu dari sekian makam yang tersohor dan terkenal mahal.

Selain Muawiyah, di kompleks ini juga dimakamkan Sahabat Bilal bin Rabah, dan sejumlah ahli bait seperti Abdullah bin Ali bin al-Husein.

Peristirahatan terakhir Ibnu Qayyim al-Jauziyyah juga ternyata berada di kompleks ini.

Seperti situs-situs lainnya di Suriah, kompleks pemakaman ini pun terancam akibat perang.***

Launching Buku “Membangun Kemandirian Umat” Karya Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin, Semoga Bermanfaat Bagi Umat

0

Bogordaily.net – Universitas Ibn Khaldun Bogor melaunching buku yang berjudul “Membangun Kemandirian Umat” karya Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin, M.S.

Acara tersebut digelar di Aula Abdullah Siddig, Gedung Falkutas Hukum lantai 3, UIKA Bogor, Kamis (21 Oktober 2021).

Buku ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dari penulis untuk menyumbangkan pikirannya kepada umat dan bangsa.

Buku

Pada bagian pertama buku ini dimulai dengan penguatan keimanan dan akhlak mulia serta disusul dengan pembahasan keislaman dan keIndonesiaan.

Buku setebal 555 halaman ini dibagi menjadi 8 BAB berisikan kumpulan tulisan yang merupakan percikan pikiran penulis selama beraktivitas, berdakwah dan berjuang bersama umat dalan kurun waktu lima sampai enam tahun terakhir.

Upaya penggalian potensi yang dimiliki umat yang dilakukan dengan penuh kesungguhan, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi.

Serta dalam organisasi dan teratur akan melahirkan kekuatan juga kemandirian umat dalam berbagai bidang kehidupan.

Buku

Saat acara launcing buku ini, panitia melakukan protokol kesehatan ketat. Dimana saat tamu datang memasuki ruangan, mereka di cek suhu tubuh terlebih dahulu. Lalu di semprotkan handsanitizer ke tangan mereka.

Kemudian para tamu mengisi tempat yang sudah di sediakan. Terlihat di atas meja para tamu sudah di siapkan minuman air putih dan snack.

Semua meja tamu yang disediakan ada 14 meja, dimana satu meja di isi empat orang untuk menjaga prokes.

Terlihat juga yang hadir dalam lauching buku tersebut Dr. H. Malem Sambat Kaban S.E., M.Si merupakan mantan Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu. Pada 1 Mei 2005.

Kemudian pada pukul 09:00 WIB, dalam sambutannya Ketua Tim Editor buku ‘Membangun kemandirian Umat’ sekaligus Dosen dan sekretaris program studi Magister Ekonomi Syariah Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, Dr. Hj. Qurroh Ayuniyyah, SE MEc menyampaikan, buku ini inisiasi dari Rektor UIKA Bogor yang memotivasi Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin, M.S.

Untuk dapat melaunching buku yang bermanfaat bagi umat bersamaan dengan penutupan Milad UIKA ke-60.

Buku

“Alhamdulillah atas kerjasama berbagai pihak, buku yang merupakan kumpulan tulisan Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin selama 5 hingga 6 tahun terakhir ketika beliau melakukan kegiatan ceramah, seminar dan webinar berbagai tempat,” kata Ketua Tim Editor buku ‘Membangun kemandirian Umat’ sekaligus Dosen dan sekretaris program studi Magister Ekonomi Syariah Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, Dr. Hj. Qurroh Ayuniyyah, SE MEc, Kamis (21 Oktober 2021).

Dirinya menambahkan, akhirnya buku ini launcing pada Kamis 21 Oktober 2021 juga bertepatan Milad Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin ke 70 tahun.

Selain itu, Dr. Hj. Qurroh Ayuniyyah menjelaskan, buku ini di terbitkan oleh UIKA Pres dan dicetak oleh gema insani pres.

Dan memiliki beberapa kontributor kata pengantar seperti Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin (Wakil Presiden RI), Dr. Hidayat Nur Wahid, Lc. MA (Wakil Ketua MPR RI), Din Syamsuddin (Tokoh Muhammadiyah).

Sambungnya, Prof. Dr. Arif Satria, SP. Msi (Rektor IPB University), Dr. Didi Hilman, SH, MH, MPd.i (Ketua Badan Pengurus YPIKA), Dr. E. Muhajidin, Msi (Rektor UIKA Bogor) dan Dr. Adian Hussini, Msi (Ketua DDII dan Ketua Prodi Doktor PAI UIKA).

Tentang buku “Membangun Kemandirian Umat” adalah merupakan percikan pemikiran Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin yang dikemas dengan bahasa sederhana. Sehingga cocok untuk dibaca oleh siapa saja.

“Mudah-mudahan buku ini Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di wakafkan kepada Universitas Ibn Khaldun Bogor. Semoga bermanfaat bagi umat.” ucapnya.

Buku

Sebagai penutup, Dr. Hj. Qurroh Ayuniyyah berharap dengan percikan pemikiran ini di ibaratkan seperti percikan air yang memberikan manfaat bagi tubuh, kesehatan untuk dapat menyejukan ketika kekeringan atau kehausan

“Semoga buku ini memberikan banyak manfaat bagi umat dan juga amal jariah bagi penulisnya yaitu Prof. Dr. K. H. Didin Hafidhuddin,” ungkapnya.***