Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6726

Ternyata Ini Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Anak

0

Bogordaily.net – Anak-anak ternyata bisa terkena infeksi saluran akut (ISPA) loh! Untuk penjelasan lebih jelasnya akan disampaikan Dokter oleh Spesialis Anak RS AZRA dr. Satyawati, Sp.A pada Health Talk.

Anak-anak ternyata bisa terkena ISPA loh! Untuk penjelasan lebih jelasnya akan disampaikan Dokter oleh Spesialis Anak RS AZRA

Webinar Health Talk ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Oktober 2021, pukul 13.00 sampai selesai di Live Instagram dan Youtube RS AZRA https://www.youtube.com/c/RSAZRAOfficial.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi PKRS AZRA 0856-9438-3055 atau 0251-8318-456 dan 0251-8370-349
www.rsazra.co.id.***

Ditonton 111 Juta, Squid Game Tembus Rekor Netflix

0

Bogordaily.net – Serial Drama Squid Game ternyata tidak hanya melejit di Korea Selatan saja, tapi serial drama yang dibintangi Jung-jae Lee mencuri perhatian dunia.

Squid Game merupakan seri original Netflix tentang sebuah permainan misterius dengan hadiah 45,6 miliar Won. Namun, para pesertanya, yang berjumlah 456 orang, harus mau bertaruh nyawa untuk memenangkan hadiah tersebut.

Dengan kisah yang menarik dan berbeda dari drama Korea biasa, Squid Game pun menuai respons positif dari publik seluruh dunia. Kini, Netflix mengumumkan Squid Game ditonton lebih dari 111 juta subscriber di seluruh dunia.

Sejak ditayangkan pada 17 September 2021, Squid Game telah mencuri perhatian di Brasil, Prancis, India, hingga Turki. Serial tersebut menempati posisi pertama di 10 Besar Tayangan Terfavorit Netflix di 94 negara.

Bahkan di Amerika Serikat sendiri, Squid Game berhasil merajai chart tersebut untuk 21 hari berturut-turut.

Sebelumnya, rekor serial terpopuler dipegang oleh Bridgerton. Drama yang mengangkat kisah perjodohan kaum aristokrat tersebut ditonton 82 juta subscriber Netflix di seluruh dunia.

Mengenai hal ini, pihak Netflix menyebut mimpi mereka menjadi kenyataan. Sebelumnya, mereka sudah berinvestasi di Korea Selatan pada 2015, untuk memproduksi serial berkualitas.

“Saat Netflix mulai berinvestasi di Korea pada 2015, tujuan kami adalah untuk mempresentasikan konten Korea kelas dunia untuk fans yang suka menonton serial Korea. Bukan cuma di Asia, tapi juga seluruh dunia. Squid Game membuat mimpi kami jadi nyata,” ungkapnya.

“Ketika kisah yang sudah dibayangkan sutradara Hwang Dong Hyuk selama beberapa lama tak bisa dibuat di mana pun, Netflix percaya dengan pesona Squid Game yang bisa menggetarkan hati fans, tak hanya di Korea, tetapi juga seluruh dunia,” pungkasnya.(dtk/sh)

Squid Game Serial Netflix Pertama Miliki 100 Juta Penonton

0

Bogordaily.net – Pada 13 Oktober, serial Netflix “Squid Game” melaporkan telah mencatat lebih dari 110 juta penonton di berbagai platform. Ini berarti lebih dari 110 juta pengguna Netflix telah menonton serial ini.

Dengan jumlah ini, serial ini menjadi yang pertama dan satu-satunya yang melampaui 100 juta pemirsa unik Netflix dalam sejarah.

Seri kedua dengan penonton terbesar di Netflix adalah “Bridgerton”, yang telah ditonton oleh sekitar 82 juta pengguna Netflix.

Sejak rilis pertamanya pada 17 September, serial survival ini telah menduduki puncak chart acara TV Netflix populer di 94 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

Disutradarai dan ditulis oleh Hwang Donghyuk, “Squid Game” menceritakan kisah 456 orang, yang berjuang secara finansial, mengambil bagian dalam serangkaian permainan taman bermain anak-anak Korea yang mematikan untuk memenangkan hadiah uang KRW 45,6 miliar.

Serial ini menampilkan Lee Jungjae, Park Haesoo, Jung Hoyeon, dan Wi Hajoon sebagai karakter utama.***

Bima Arya: Pelajar di Luar Negeri Punya Kelebihan Helicopters View

0

Bogordaily.net – Persatuan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) berkolaborasi dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar webinar dengan tema ‘Tali Pendidikan Luar Negeri Dalam Membentuk Pemimpin Masa Depan Indonesia’, secara zoom meeting, Sabtu 9 Oktober 2021.

Ketua Apeksi, Bima Arya mengatakan, ada hal yang menurutnya sangat berpengaruh pada kunci kesuksesan atau karir seseorang.

Yakni kombinasi antara karakter dan kompetensi. Penguasaan teks book, skill, berbicara dan IPK merupakan kompetensi, namun menjadi koordinator PPID, aktivis mahasiswa, pemimpin organisasi besar itu semua tentang karakter.

“Banyak orang-orang cerdas dan pintar tapi tidak berkarakter tidak jadi apa-apa, banyak juga orang pintar ketika sekolah tapi tidak berkembang karena cenderung fix mindset,” katanya.

Bima Arya menuturkan, sekolah di luar negeri bukan sekedar deadline tugas atau mengejar angka-angka.

Namun kesempatan untuk membangun karakter, memperluas cakrawala dengan perspektif terbuka.

Banyak alumni luar negeri yang perjalanan karirnya baik itu karena ketika di disana waktunya tidak hanya dihabiskan di perpustakaan, tapi sebaliknya ikut bersosialisasi dan berorganisasi.

“Saya titip mahasiswa yang di luar negeri bukan sekedar kecepatan tapi networking dan karakter building. Kalau hanya kompetisi bisa baca, tetapi berdiskusi, berdialog, spektrum kiri kanan, mencoba untuk survive, mencoba mengakali untuk bisa hidup itu hal luar biasa,” imbuh Bima Arya.

Menurut Bima Arya, Bung Karno, Bung Hatta, Natsir merupakan tokoh nasional yang cita-cita besarnya tumbuh di luar negeri dan baru ketika umur 24 tahun membentuk organisasi besar.

Para pelajar ini orang-orang yang sangat selektif dan terpilih yang memiliki kesempatan untuk dibangun karakternya, tapi dengan catatan ke luar negeri bukan sekedar belajar saja tapi berdinamika, mengalami banyak peristiwa yang lebih matang.***

Proyek Kereta Cepat Akhirnya Ambil Jatah Rakyat, Pemerintah Korbankan APBN yang Sudah ‘’Berdarah’’

0

Bogordaily.net – Ecky Awal Mucharam, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS memberi kritikan keras terhadap dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Perpres terbaru menyebutkan beberapa perubahan regulasi, diantaranya menyebutkan proyek KCJB dapat dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hal ini berlawanan dengan peraturan sebelumnya.

Pada pasal 4 ayat 2 dinyatakan bahwa Pelaksanaan penugasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta tidak mendapatkan jaminan Pemerintah.

Ecky berpendendapat bahwa Perpres baru hanya akal-akalan Pemerintah, untuk menggunakan dana APBN untuk menyuntik proyek KCJB.

Ecky menjelaskan bahwa skema pendanaan yang tertuang dalam Perpres baru berupa penyertaan modal negara, kepada pimpinan konsorsium badan usaha milik negara dan/atau penjaminan kewajiban pimpinan konsorsium badan usaha milik negara, akan membuat APBN semakin berat.

Legislator asal Daerah Pemilihan III Jabar ini menilai proyek infrastruktur KCJB memiliki perencanaan yang tidak matang.

Seperti tidak masuknya proyek ini dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional 2030, serta adanya ketergesa-gesaan Pemerintah dalam memutuskan proyek kereta cepat ini menyebabkan perhitungan, dalam studi kelayakan kereta cepat tersebut menjadi tidak akurat.

Dalam proses pembangunannnya, KCJB mengalami pembengkakan biaya (cost overrun).

Awalnya, estimasi biaya proyek kereta cepat berkisar US$6,1 miliar, kemudian terjadi lonjakan sebesar US$4,9 miliar atau setara dengan Rp69 triliun.

Lonjakan biaya yang muncul akibat perhitungan anggaran EPC yang tidak akurat, pengukuran lahan tidak tepat, keterlambatan proyek, serta biaya pendukung lainnya yang luput dianggarkan di awal, Ecky menyebutnya sebagai bukti buruknya perencanaan Pemerintah dalam proyek ini.

Selain itu, Ecky juga menuntut harus adanya audit investigasi terhadap proyek yang disinyalir akan merugikan keuangan negara.

Kondisi tersebut jelas ironi dengan kondisi APBN yang saat ini masih harus fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN).

“Untuk PC-PEN saja, APBN masih berdarah-darah,” tegas Ecky.

Meskipun terdapat pelonggaran defisit yang mengakibatkan utang melonjak tajam, beberapa hak rakyat kecil masih harus dipangkas dengan pengurangan berbagai subsidi.

Penambahan beban pajak harus dirasakan masyarakat, karena kebijakan ekstensifikasi pajak akibat shortfall yang kian dalam.

“Artinya bahwa adanya alokasi APBN untuk hal yang tidak esensial dan lebih kepada pemenuhan hasrat Pemerintah dalam membangun proyek KCJB tersebut, akan mencederai asas atau nilai keadilan dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945,”paparnya.***

Sambil Bakar Menyan, Ratusan Budayawan Geruduk Balai Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Merasa tuntutannya tidak digubris pihak pengelola Kebun Raya Bogor, masyarakat dari berbagai elemen yang mengatasnamakan budayawan hari ini Rabu 13 Oktober 2021 menggeruduk Balai Kota Bogor untuk kembali menyampaikan tuntutan mereka terkait wisata malam Glow yang tak kunjung dihentikan.

Selain berorasi para budayawan tersebut terlihat membakar menyan di halaman balai kota sambil berdoa.

Koordinator aksi para budayawan Lutfi Suyudi dengan mengenakan dan celana hitam ala kampret serta slendang diikatkan di kepala dengan lantang menyampaikan tuntutannya menolak Glow wisata malam di Kebun Raya Bogor karena mengganggu nilai-nilai dan fungsi dari pusat pabuyutan kerajaan Sunda.

“Pokoknya Glow wisata malam segera ditutup karena jelas merusak marwah” Kata Lutfi kepada Bogordaily.net Rabu 13 Oktober 2021.

Selain itu para budayawan perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Kujang Padjajaran Siliwangi memberikan karangan bunga yang diletakan tepat di halaman depan Balai Kota Bogor.

Tulisan karangan bunga tersebut adalah turut berduka cita atas dibukanya Glow Kebun Raya Bogor yang telah merobek-robek marwah warisan budaya Indonesia. “Jaga leuweng urang, jaga leuweng samida tong aya nu ngusik ruh marwah warisan budaya Indonesia.” (Irfan)

Ade Yasin Ajak Kaum Milenial Berperan Aktif Dalam Pemilu

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak kaum milenial untuk berperan aktif dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.

Terlebih saat ini sudah ada terobosan inovasi yang diluncurkan lembaga penyelenggara pemilu, salah satunya Komisi Penyiaran Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor.

Hal tersebut dikatakan Ade Yasin kepada wartawan usai melakukan talkshow pada Podcast KPU, di kantor KPUD Kabupaten Bogor, Selasa 12 Oktober 2021.

Ade Yasin mengatakan, kita senantiasa mendukung dan memberikan apresiasi kepada KPUD Kabupaten Bogor atas inovasi yang dilakukan.

Saat ini ada yang namanya Bogor Electoral Technology And Research (Better), yang tentunya sangat ramah untuk merangkul anak-anak sekarang, baik generasi milenial maupun gen z yang tahu tentang pemilu.

“Ada juga aplikasi-aplikasi yang sudah berjalan, bisa dimanfaatkan generasi milenial untuk mengakses informasi tentang pemilihan umum. Kaum milenial harus belajar terus mengupdate perkembangan-perkembangan Pemilu khususnya di Kabupaten Bogor,” kata Ade Yasin.

Ade menambahkan, tahun 2024 itu berat sekali ada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bogor, sehingga sebagai penyelenggara membutuhkan fisik kuat yang tidak mudah menyerah dan memang itu ada di kaum milenial.

Jadi saya mengajak generasi milenial untuk berperan aktif pada penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Bogor.

“Semoga Pemilu di tahun 2024, pandemi Covid-19 sudah selesai, kalau sudah selesai Insyaallah aman. Tapi kalau belum selesai, kita harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan, dan sudah pernah kan pada tahun lalu, di beberapa daerah penyelenggaraan Pilkada pada masa pandemi berlangsung aman,” tambah Ade.

Pada intinya, lanjut Ade Yasin, kita selalu mendukung lembaga penyelenggara Pemilu, bahkan kita sedang menyiapkan gudang.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor juga kita bangunkan ruangannya agar mereka juga punya kantor nyaman.

Dukungan anggaran juga kita lakukan, karena biaya pemilu di Kabupaten Bogor cukup besar. TPS kita itu sekitar 15 ribuan, jadi pasti butuh anggaran yang besar.***

Catat! Ini Jenis Buah yang Mengandung Gula Paling Tinggi

0

Bogordaily.net – Buah adalah salah satu makanan yang paling dibutuhkan manusia karena mengandung banyak vitamin, mineral dan juga serat yang menyehatkan.

Tetapi masalahnya adalah, banyak buah yang rasanya sangat manis apalagi jika sudah matang sempurna di pohon.

Meskipun sehat, kita harus membatasi makan buah yang rasanya sangat manis apalagi jika Anda berisiko diabetes.

Dikutip dari WebMD, simak buah-buahan apa saja yang memiliki kandungan gula paling tinggi dan paling rendah.

Agar bisa mengatur berapa banyak sehari buah yang harus dikonsumsi.

1. Buah mangga

Buah mangga memiliki serat dan nutrisi yang dibutuhkan. Tetapi juga memiliki gula alami yang cukup tinggi.

Satu buah mangga memiliki 45 gram gula, bukan pilihan terbaik jika mencoba menjaga berat badan atau berapa banyak gula yang dimakan.

Menikmati beberapa potong dan simpan sisanya untuk nanti adalah pilihan yang bijak.

2. Buah anggur

Secangkir anggur mengandung sekitar 23 gram gula. Itu sangat banyak untuk sesuatu menggoda untuk memakannya.

Apalagi jika dalam bentuk kismis, maka kandungan gula dalam setiap porsinya akan jauh lebih tinggi.

3. Buah ceri

Buah ini sangat manis, dan memiliki gula yang cukup tinggi. Secangkir ceri mengandung 18 gram gula.

Ukur ceri sebagai camilan adalah sebesar kepalan tangan karena jika berlebih justru tidak baik untuk kesehatan.

4. Buah pir

Satu buah pir ukuran sedang mengandung 17 gram gula. Jika mencoba menguranginya, jangan makan semuanya.

Cukup taruh beberapa irisan di yogurt rendah lemak atau di atas salad.

5. Buah semangka

Irisan sedang dari suguhan musim panas ini mengandung 17 gram gula. Buah semangka sarat dengan air, dan memiliki mineral khusus yang disebut elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Namun konsumsi sepotong di hari yang cukup panas, sudah cukup.

6. Buah tin

Dua buah surga berukuran sedang mengandung 16 gram gula. Jika sedang mencoba untuk menjaga gula normal, seiris buah tin ukuran sedang cukup untuk kebutuhan cemilan Anda.

7. Buah pisang

Satu pisang ukuran sedang mengandung 14 gram gula. Jika itu tampak lebih dari yang diharapkan.

Potong setengahnya menjadi sereal di pagi atau hancurkan sepotong kecil di tengah sandwich selai kacang.***

Warunk266, Tempat Sederhana Penuh dengan Keharmonisan

0

Bogordaily.net – Berawal dari sebuah ide pada saat wfh dimasa pandemi Covid-19, Hari Rahman dan Lia Laela Qodariah pasangan suami istri membuat toko sembako yang kemudian berkembang menjadi tempat Warunk266, yang berlokasi di Jalan Ciomas rahayu, no 266 RT2/RW1, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Nama Warunk266 sendiri sebenarnya adalah No rumah pemilik, sejak tahun 1971. Kemudian Lia Laela Qodariah mengabadikan no 266 rumahnya untuk di jadikan nama Warunk266 sampai sekarang.

“Alhamdullilah sekarang warunk266 sudah menginjak usia 1 tahun,” kata pemilik Warunk266 Lia Laela Qodariah dan Hari Rahman kepada Bogordaily.net, Selasa 12 Oktober 2021.

Lebih lanjut Lia Laela Qodariah menceritakan bahwa, tepat pada 12 Oktober 2021 Warunk266 merayakan Anniversary yang ke 1 tahun.

Acara ini diadakan di Warunk266 sendiri dengan sederhana dan penuh hikmat. Perayaan ini berjalan sangat lancar, serta mematuhi protokol kesehatan ketat.

Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama, dilanjut dengan makan-makan atau ngaliwet yang diadakan oleh Warunk266 untuk para tamu undangan.

Serta tidak lupa juga live music yang disediakan khusus untuk para tamu undangan yang ingin bernyanyi.

Lia juga menjelaskan lebih detail bahwa Warunk266 ini adalah tempat yang sederhana penuh dengan keharmonisan bagi setiap tamunya yang datang, berbagai menu banyak disuguhkan, dari mulai kopi, cemilan, indomie rebus, es jeruk dan lain-lain.

“Jadi ya kita menyediakan tempat untuk para pelanggan yang datang, serta memberikan harga yang murah namun tidak murahan,” tambahnya Lia

“Strategi pemasarannya juga dari mulut ke mulut aja orang jadi tau Warunk266 ini,” tambahnya lagi

“Kami ingin Warunk266 terus berkembang,dan menjadi sebuah wadah untuk kawan lama bersilaturahmi,” harap Hari dan Lia.***

Keren Banget! Santri Diskusi Gunakan Bahasa Mandarin

0

Bogordaily.net – Sejumlah santri sebuah pesantren mendadak viral di media sosial karena mereka menunjukkan kemahirannya.

Mereka mahir dalam menggunakan bahasa mandarin saat mengenyam pendidikan di pondok pesantren.

Video kemahiran para santri itu pertama kali diunggah akun Twitter @SantorinisSun. Melansir umma, Rabu (13 Oktober 2021).

Pada umumnya pondok pesantren identik dengan menimba ilmu agama menggunakan bahasa Arab.

Namun di pondok pesantren ini tidak hanya bahasa Arab. Tetapi para santri juga diajarkan berbagai bahasa, termasuk bahasa Mandarin.

Dalam video tampak para santri sedang kumpul bersama dengan alas tikar biru sambil membentuk sebuah lingkaran.

Mereka saling bersahutan, berdialog dengan menggunakan bahasa Mandarin.

Tidak hanya satu, tampak kelompok santri lainnya yang juga membuat lingkaran dan turut latihan bahasa yang sama.

Usut punya usut para santri tersebut berasal dari Pondok Pesantren Maktuba Al Majidiyah di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Saat itu mereka sedang bersiap menyambut era baru dengan belajar bahasa Mandarin.

“Anak-anak pesantren belajar bhs mandarin tiap Jumat malam, langsung praktek. Mereka bersiap untuk menyambut zaman baru,” tulis pemilik akun @vincent_ves dalam keterangannya.

Tidak hanya belajar bahasa Mandarin, mereka juga belajar bahasa Prancis dan Inggris.

Mereka akan menggunakan bahasa tersebut di hari-hari tertentu saat berkomunikasi dengan sesama santri.

Kemudian hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warganet.

“Leres sanget mas, selain mandarin juga France, Inggris. Utk Hari hari tertentu mereka harus bicara dgn bahasa-bahasa itu,” ungkap akun @NamakoeNing1812.

Video tersebut pun viral dan mendapat banyak komentar dari warganet. Banyak yang memuji dan bangga akan kemampuan mereka dalam berbahasa Mandarin.

Bahkan beberapa orang asli Tionghoa pun mengaku salut karena aksen mereka yang begitu bagus.

“Tiba2 jiwa keturunan Tionghoa-ku pun menangis. Maluuuuu kaga bisa bhs mandarin,” sahut salah satu warganet di kolom komentar.

“Kerennn!!! Aku yg belajar bahasa mandarin lgsg di Taipei aja ngos2an, mereka yg lg belajar bahasa Arab malah nyambi bahasa mandarin!?? SUPERB!!!” puji warganet lain.

“Berat banget belajarnya, udah harus baca kitab, belajar bahasa mandarin lagi. Masya Allah salut saya,” cuit seorang warganet.

“Di Inggris, jurusan bhs Latin di kampus-kampus sudah menurun peminatnya. Sebagai gantinya, jurusan bahasa mandarin naik daun. Udah bener santri di RI juga belajar bahasa mandarin. Selain masa depan, juga ada masa lampau di sana. Banyak catatan sejarah bangsa kita ditulis oleh penulis-penulis China,” pungkas warganet lainnya.***