Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6931

Kecewa, Peserta Vaksinasi di Kemang Tidak Dapat Kuota

0

Bogordaily.net – Peserta Vaksinasi Covid-19 di RSAU Hassan Toto banyak yang kecewa karena harus pulang lagi lantaran tidak mendapatkan kuota, Minggu 22 Agustus 2021.

Pantauan langsung dari Bogordaily.net kuota untuk vaksin dosis pertama hanya 250 orang dan 300 untuk dosis kedua.

Dimulai pukul 08.00, banyak peserta yang sudah kehabisan kuota karena datang pukul 07.00 pagi.

Hal itu membuat salah satu peserta vaksinasi kecewa karena harus menunggu minggu depan.

“Saya kemarin ga kebagian kuota juga, datang jam 7 udah habis, hari ini saya datang lebih pagi tetep aja kehabisan,” ucap Dewi kepada Bogordaily.net.

Dari info yang di dapatkan, ternyata banyak para peserta yang datang dari jauh ke RSAU Hassan Toto khusus tiba di lokasi dari pagi-pagi buta.

“Saya dari Serpong subuh, sampai sini jam set 4 pagi, alhamdulillah dapet nomor awal-awal,” ucap salah satu peserta.

Bahkan petugas yang berjaga. Endang mengatakan, saking ingin mendapatkan kuota vaksin, ada peserta dari luar kota ada yang bahkan menginap di sekitar sini untuk vaksin.

“Kemarin ada yang ga kebagian kuota, mereka sampai menginap di daerah sini, sekarang mereka tadi datang jam 3 dapat pertama,” ucapnya kepada para peserta yang menunggu.

Untuk pendaftaran, peserta diberikan nomor antrian dan dipersilahkan duduk di tenda untuk menunggu, tetapi teknisnya tidak menggunakan nomor melainkan berdasarkan tempat duduk.

Pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan rapih, juga para peserta terlihat mematuhi protokol kesehatan yakni menggunakan masker dan jaga jarak.***

Junimart Girsang Dukung Instruksi Presiden tentang Percepatan Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mendukung penuh instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kepada para kepala daerah khususnya Bupati dan Wali Kota, melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 dalam mempercepat terwujudnya herd immunity.

“Sangat setuju, kita apresiasi perhatian penuh dan tulus dari Pak Jokowi untuk menyelamatkan kita anak bangsa ini,” kata Junimart di Jakarta, Sabtu 21 Agustus 2021.

Akan tetapi, lanjutnya, instruksi tersebut diharapkannya harus diiringi dengan percepatan distribusi vaksin oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah (Pemda). Karena instruksi itu berlaku kepada seluruh daerah, tidak hanya daerah di Pulau Jawa dan Bali saja.

“Namun Pemerintah Pusat mesti mendistribusikan vaksin sesuai permintaan daerah dan dilakukan secara transparan. Instruksi tersebut jelas berlaku bagi seluruh kepala daerah termasuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” ungkapnya Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.

Menurut pria kelahiran Kabupaten Dairi itu, salah satu kunci percepatan vaksinasi dapat dilakukan jika Pemerintah Pusat bertindak lebih sigap, membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh Pemda, pada pelaksanaan distribusi vaksin ke daerah.

“Sehingga tidak boleh ada permintaan vaksin dari Pemda yang diabaikan dengan alasan stok vaksin kosong,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengkritisi masalah tidak jelasnya koridor tata cara mendapatkan vaksin bagi Pemda di tingkat kabupaten/kota. Dimana, hal tersebut menjadi kendala bagi para Kepala Daerah, untuk mendapatkan stok vaksin.

“Yang belum jelas dan bisa jadi masalah, pertanyaannya kemana para kepala daerah meminta vaksin itu? Apakah bisa langsung ke pemerintah pusat atau tetap melalui pemerintah provinsi. Ini adalah kendala yang dialami para Kepala Daerah selama adanya vaksinasi ini,” paparnya.

Ditegaskannya, kendala tersebut menjadi penyebab tidak meratanya distribusi vaksin ke setiap daerah.

Bahkan telah menciptakan masalah baru di tengah masyarakat, saat ini karena kontribusi dan distribusi vaksin tidak diatur secara transparan kepada masyarakat. Seharusnya jumlah vaksin yang disalurkan dapat diketahui khalayak.

“Pemerintah pusat harus menjelaskan secara rinci persyaratan mendapat vaksin. Supaya para kepala daerah bisa sosialisasi ke masyarakat untuk persiapan dan tidak terjadi kerumunan. Fakta yang terjadi dua bulan terakhir ini masyarakat berbondong-bondong datang ke puskesmas atau tempat yang ditentukan tapi tidak seluruhnya divaksin, dengan alasan stok terbatas. Artinya masyarakat sudah tahu dan punya jadwal kapan gilirannya untuk mendapat vaksin,” tegasnya.

Begitu juga halnya, terkait tenaga kesehatan (nakes). Pemerintah diharapkan dapat mengatur perbandingan jumlah nakes, sebagai vaksinator dengan jumlah penerima vaksinasi.

“Dipertimbangkan juga kemampuan mereka seorang vaksinator bisa melakukan vaksinasi untuk berapa masyarakat. Ini sangat perlu dalam rangka efektifitas target vaksinasi menuju herd Immunity,” tandasnya.

Sebelumnya, saat memberi pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Timur, Presiden Joko Widodo mengatakan pada Agustus ini dan September nanti, pemerintah akan kedatangan vaksin dalam jumlah besar sekitar 142 juta dosis.

Presiden menyampaikan percepatan vaksinasi untuk dua bulan ini penting lantaran, pemerintah akan menerima vaksin dalam jumlah besar dibandingkan sebelumnya.

Sepanjang Agustus ini, Indonesia akan kedatangan sedikitnya 72 juta dosis dan pada September 70 juta dosis. Jumlah itu jauh lebih besar dari rata-rata yang diterima selama tujuh bulan terakhir.

Pemerintah menargetkan akan mendatangkan total 370 juta dosis vaksin Covid-19 hingga akhir tahun ini. Pemerintah juga tengah berupaya agar adanya tambahan sehingga pasokan vaksin bisa mencapai 430 juta dosis.***

Seorang Pria Pamer Alat Kelamin Viral di Sosial Media

0

Bogordaily.net – Seorang pria melakukan eksebis atau pamer alat kelamin terekam kamera CCTV dan viral di media sosial (sosmed).

Dari video yang diunggah oleh akun indoviral terlihat ada seorang pria naik motor berhenti di depan rumah indekos putri dan diduga di Kota Malang, Jawa Timur.

Modusnya, pria tersebut berhenti dan berdiam diri berpura-pura melihat keadaan sekitar kostan wanita tersebut.

Pria tersebut langsung melakukan aksinya dengan memperlihatkan alat kelaminnya saat ada wanita yang datang ke kost.

Saat tau pria di atas motor melakukan eksebis, wanita tersebut langsung merekam untuk menjadi bukti.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto membenarkan kejadian tidak pantas tersebut.

“Namun hingga saat ini, kami dari pihak Polresta Malang Kota beserta jajaran Polsek belum menerima laporan dari korban,” kata Budi seperti dilansir Viva, Sabtu 21 Agustus 2021.

Kendati demikian, kata dia, polisi tetap melakukan langkah-langkah dengan mencari tempat kejadian yang sesuai dengan rekaman CCTV tersebut. Diduga, lokasinya di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru.

“Kami masih mendalami,” pungkasnya.***

Buka Webinar Kebangsaan FMP, Bima Arya Ajak Kuatkan Persatuan dan Kebersamaan

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengajak semua untuk terus menguatkan persatuan dan kebersamaan di tengah perbedaan. Apalagi kata dia, karakter warga Bogor sangat kompak, solid dan guyub.

“Ini dikuatkan dengan berbagai macam penelitian. Baru saja dirilis hasil penelitian bahwa 84 persen warga Bogor optimis Covid-19 bisa ditaklukan,” katanya saat membuka Webinar Kebangsaan Untuk Indonesia ‘Generasi Bangsa yang Cerdas dan Tegas’ secara virtual di ruang kerjanya, Balai Kota Bogor, Jumat 20 Agustus 2021.

Menurut dia saat ini situasi memang berat. Pelajar belajar secara daring, yang bekerja juga stres karena harus dirumah dan tidak bisa mengais rezeki.

“Tapi ada optimisme yang luar biasa, survei itu juga menunjukan mayoritas warga Bogor senang memberi orang yang kesusahan,” sebutnya.

Cerita Bogor kata Bima Arya adalah cerita tentang kebersamaan, cerita tentang saling berbagi. Namun harus disadari bahwa yang membanggakan itu bukan hal yang gratis atau didapat secara cuma-cuma, tapi harus dijaga dan dikuatkan.

Persatuan dan
Suasana Webinar Kebangsaan Untuk Indonesia ‘Generasi Bangsa yang Cerdas dan Tegas’ secara virtual di ruang kerjanya, Balai Kota Bogor, Jumat 20 Agustus 2021. (istimewa/Bogordaily.net)

“Karena perbedaan, keberagaman itu keniscayaan, tapi persatuan dan kebersamaan harus selalu diperjuangkan,” tegasnya.

Bima Arya menilai, Festival Merah Putih adalah festival yang keren dan tidak ada di tempat lain, namun akhir-akhir ini mulai ditiru kota-kota lain.

“Di Kota Bogor mengibarkan panji-panji merah putih di setiap sudut itu luar biasa. Bukan hanya sekedar warna merah putih, dibalik itu ada cerita tentang gotong royong. Jadi yang sudah kita miliki modal itu harus dikuatkan, salah satunya melalui Festival Merah Putih,” katanya.

Selain itu bisa juga dengan cara mengekspos melalui kanal-kanal yang dekat dengan anak-anak muda, seperti Youtube, TikTok, Facebook dan sebagainya.

Sehingga indahnya Bogor dan dahsyatnya Festival Merah Putih bukan hanya menginspirasi Kota Bogor, tetapi kota lainnya.

“Karena disinilah semua elemen itu ada, latar belakang politisi, pengusaha, militer, polisi, dosen, pelajar, mahasiswa, semua ada di sini bersama-sama mengibarkan panji merah putih,” jelasnya.***

Waspada, Kenali Penyebab Sakit Perut di Pagi Hari

0

Bogordaily.net – Sakit perut yang terasa nyeri dan berbunyi mungkin menandakan peningkatan asam lambung, keluhan ini lebih sering terjadi di pagi hari.

Menurut alodokter, hal ini dikarenakan belum adanya asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi untuk dicerna.

Penderita mungkin tidak merasakan lapar karena penumpukan gas di lambung membuat sensasi kenyang. Keluhan ini umumnya akan mereda setelah sarapan.

Selalu buang air besar di pagi hari merupakan hal yang wajar. Selama frekuensi BAB tidak melebihi 3 kali dalam sehari, dan tidak disertai feses yang encer, maka kondisi ini tidak perlu khawatir.

Beberapa kemungkinan yang menyebabkan keluhan ini diantaranya Gastritis (radang mukosa lambung), GERD (refluks asam lambung ke esofagus), Tukak lambung, Tukak duodenum, Gastroenteritis (infeksi saluran cerna), Kolangitis (radang saluran empedu), dan lainnya.

Beberapa langkah berikut bisa menjadi langkah awal mengatasi keluhan, sehabis bangun pagi, biasakan minum segelas air putih sebelum beraktifitas, jangan mengesampingkan sarapan.

Kemudian Slsarapanlah dengan makanan yang bergizi, biasakan makan teratur, dengan porsi sedikit namun sering, saat perut terasa nyeri, batasi dulu makanan pedas, mengandung banyak lemak, dan gas.

Jika sakit perut, kompres dengan air hangat, jangan stres berlebihan, tidur yang cukup. Namun, jika keluhan tidak mereda, periksakan diri secara langsung ke dokter.

Jika benar disebabkan oleh peningkatan asam lambung, dokter mungkin akan meresepkan obat guna menetralisasi asam lambung, misalnya golongan antasida, H2 blocker, atau inhibitor pompa proton.***

Sedia Payung, Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Ringan

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meramalkan prakiraan cuaca di Jabodetabek akan diguyur hujan ringan, pada Minggu 22 Agustus 2021.

Dari keterangan Bmkg.go.id prakiraan cuaca di wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan di pagi dan sore hari, serta siang dan dini hari akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di Jaksel, dan Jaktim pada siang dan sore hari.

Di wilayah Jawa Barat BMKG juga meramalkan akan cerah berawan dari pagi dan dini hari. Lalu dari siang sampai malem kemungkinan akan turun hujan ringan.

Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang dan sore hingga menjelang malam hari di wilayah Kab Bogor, Kab Sukabumi, Kota Bogor, Kab Cianjur, Kab Bandung. Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab Tasikmalaya, Kab Kuningan, Kota Depok, Kab Purwakarta, Kab Bekasi dan Kota Bekasi

Kemudian di wilayah Banten, dari pagi diperkirakan akan cerah berawan, siang ada beberapa daerah yang diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kab. Lebak bagian Selatan dan berawan di malam hingga dini hari.***

Digigit Ular Berbisa, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

0

Bogordaily.net – Dalam hidup terkadang musibah bisa datang tiba-tiba tanpa diduga. Misalnya saja, saat jalan-jalan tiba-tiba seseorang terkena gigitan ular berbisa.

Gigitan ular berbisa menyebabkan kemerahan, luka, bengkak, juga nyeri disekitar luka tersebut.

Korban gigitan juga bia mengalami sesak napas dan pandangan kabur.

Pertolongan pertama untuk mencegah terjadinya situasi yang lebih berbahaya kepada korban gigitan ular berbisa.

1. Batasi gerakan korban. Pastikan dia tenang dan tidak terlalu panik karena ketika korban panik, detak jantung semakin meningkat dan membuat racun bersirkulasi lebih cepat masuk ke dalam tubuh.

2. Area yang tergigit cenderung membengkak. Jadi keluarkan benda apa pun yang mungkin diperketat seperti cincin, gelang dan lainnya.

3. Jangan menutupi area yang digigit. Segera bersihkan luka dengan antiseptik.

4. Anda harus menghentikan penyebaran racun dari kelenjar getah bening korban. Caranya adalah ikat yang kuat dengan kain pada area yang terkena gigitan ular.

Hal ini berfungsi untuk menjaga racun agar tidak menyebar ke jantung dan mengalir ke area tubuh lainnya.

5. Gunakan perban, bungkus dan tutupi seluruh area yang terkena gigitan ular dengan kencang.

Jika daerah yang terkena gigitan adalah tangan, ikat dan bungkus dari area gigitan hingga ketiak.

Jika yang terkena gigitan adalah kaki, ikat dan bungkus dari area gigitan hingga selangkangan.

6. Jangan biarkan korban makan atau minum karena metabolisme korban harus tetap rendah.

7. Jika memungkinkan, dalam 5 menit pertama gigitan, gunakan alat hisap untuk menyerap racun keluar dari bekas gigitan tersebut.***

Sungai Cibunar Meluap, Dua Kampung Terendam Banjir

0

Bogordaily.net – Instensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Rumpin Kabupaten Bogor, membuat aliran sungai Cibunar meluap.

Mengakibatkan banjir lintasan merendam dua kampung dan puluhan rumah serta harta benda yang tidak bisa diselamatkan.

Dua Kampung terendam yakni, Kampung Cirambog dan Jatinunggal, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Sabtu sore (21 Agustus 2021)

Ketua RW 06 Kampung Jatinunggal Muhayar mengatakan akibat curah hujan yang sangat lebat di wilayah Rumpin, membuat kali ini (Cibunar-red) meluap selain itu juga penyebab banjir akibat adanya galian.

“Langsung meluap saja saya juga tidak bisa menyelamatkan harta benda saya. Banyak perabotan milik warga juga yang terbawa arus kali yang sangat kuat.” Kata Muhayar kepada wartawan.

Di tempat yang sama warga yang rumahnya terendam juga Rina, mengaku takut sekali mendengar suara gemuruh air yang kencang. Dirinya dan keluarga langsung menyelamatkan diri tanpa memikirkan yang lain.

“Dua kampung yang terendam akibat banjir lintasan ini, yaitu, Kampung Sirambog dan Kampung Jatinunggal. Saya berharap air cepat surut dan saya dan warga lain bisa menyelamatkan harta benda yang tersisa,”katanya.

Sementara Menurut Anggota Koramil Rumpin Sertu Chusna mengatakan akibat banjir tersebut 2 Kampung Jatinunggal dan Cirambog Desa Cipinang dan dan Kampung Sikeng Desa Sukasari Rumpin Terdampak.

“Untuk di Kampung Jatinunggal dan Cirampog ada 26 rumah terdampak 1 pondok pesantren dan lahan pertanian warga terdampak, sedangkan untuk di Kampung Sikeng ada 3 rumah terdampak,”katanya.

Sampai saat ini banjir sudah surut warga pun mulai melakukan bersih-bersih akibat sisa banjir.

“Tidak ada korban jiwa air sudah surat, dan warga sebagian udah ada yang mengungsi ke rumah sanak sodaranya,” pungkasnya.***

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pesantren, Gimana Cara Mengajukan?

0

Bogordaily.net – Kementerian Agama (Kemenag) membuka pengajuan bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam tahun anggaran 2021. Pengajuan bantuan ditutup tanggal 10 September 2021 mendatang.

Pengajuan bantuan dilakukan secara daring di laman Sistem Informasi Manajemen Bantuan Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren (Simba Pdpontren) di https://ditpdpontren.kemenag.go.id/layananbantuan/ .

Simba Pdpontren adalah sistem yang dikelola Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ditpdpontren), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag terkait afirmasi dan fasilitasi terhadap pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam yang mencakup Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Lembaga Pendidikan Al Qur’an (MDT- LPQ).

Dikutip dari laman resmi Ditpdpontren, berikut bantuan pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam yang dibuka:

1. Bantuan Pendidikan Lifeskill dan Pengembangan Ekonomi Pesantren
Tahap: Tahap 1 (Aktif)
Subdirektorat: Subdit Pendidikan Pesantren

2. Bantuan BOP Pendidikan Pesantren
Tahap: Tahap 1 (Aktif)
Subdirektorat: Subdit Pendidikan Pesantren

3. Bantuan Pesantren di Wilayah Perbatasan Negara
Tahap: Tahap 1 (Aktif)
Subdirektorat: Subdit Pendidikan Pesantren

4. Bantuan BOP Madrasah Diniyah Takmiliyah
Tahap: Semua Tahapan (Aktif)
Direktorat: Subdit pendidikan Diniyah Takmiliyah

5. Bantuan Operasional Pesantren
Tahap: Semua Tahapan (Aktif)
Direktorat: Sub Bagian Tata Usaha

6. Bantuan Pembangunan Asrama Pontren
Tahap: Tahap 1 (Aktif)
Direktorat: Sub Bagian Tata Usaha

7. Bantuan Rehabilitasi Asrama Pontren
Tahap: Semua Tahapan (Aktif)
Direktorat: Sub Bagian Tata Usaha

8. Bantuan Sanitasi dan Kesehatan Pesantren
Tahap: Semua Tahapan (Aktif)
Dikretorat: Sub Bagian Tata Usaha

9. Bantuan Pembangunan Ruang Belajar Pendidikan Pesantren
Tahap: Tahap 1 (Aktif)
Direktorat: Sub Bagian Tata Usaha

Pengajuan dan pelaksanaan penyaluran bantuan mengacu pada petunjuk teknis bantuan yang dapat diunduh di laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/arsip/

Pesantren dan penyelenggara Pendidikan Keagamaan Islam dihimbau untu berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan pemberi bantuan.

Penyaluran bantuan Kemenag diinformasikan secara resmi melalui website https://ditpdpontren.kemenag.go.id/layananbantuan/ dan media sosial Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren @pendidikanpesantren .

Ikatan Bidan Indonesia: 51 Persen Ibu Hamil di Indonesia Positif Covid-19 Tanpa Gejala

0

Bogordaily.net – Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Emi Nurjasmi mengatakan, bahwa 51 persen ibu hamil di Indonesia mengalami positif Covid-19 tanpa gejala.

Hal itu disampaikan Emi dalam diskusi Suara Nakes untuk Indonesia yang diselenggarakan oleh MNC Trijaya secara daring, Sabtu 21 Agustus 2021.

“51 persen dari ibu-ibu hamil yang terkena Covid-19 itu dia tanpa gejala,” ujar Emi.

Emi selalu mengimbau kepada para bidan yang bertugas agar menerapkan pelayanan standar perlindungan seperti menggunakan alat pelindung diri dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan virus Corona.

“Berarti kita berhadapan dengan orang-orang yang kita tidak antisipasi, tidak tahu kalau dia terpapar Covid-19. Itu memang saya selalu mengimbau kepada teman-teman saya untuk selalu menerapkan standar-standar pelayanan, standar-standar proteksi APD, dan juga menerapkan protokol kesehatan,” kata Emi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Emi menyebut sejak awal pandemi hingga pertengahan Agustus 2021, tercatat 377 bidan yang meninggal akibat covid-19.

“Sampai saat ini per pertengahan Agustus, 377 bidan yang meninggal terkonfirmasi Covid-19,” katanya.

Emi belum bisa memastikan apakah bidan tersebut meninggal karena terpapar Covid-19 saat sedang bertugas atau tertular dari tempat lain.

“Nah, itu yang kita belum analisis. Tapi paling tidak mereka terpapar Covid-19 iya,” kata Emi.

Dari jumlah bidan yang meninggal tersebut, kata Emi, sebanyak 50 persen bekerja di Puskesmas. Kemudian 20 persen bekerja di rumah sakit, 20 persen lainnya bekerja di klinik bidan mandiri dan sisanya bekerja di dinas kesehatan dan sebagai dosen.