Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7231

Empat Kebijakan Ini Jadi Ikhtiar Pemkot Bogor Kendalikan Kasus Covid-19

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Pendopo VI, Baranangsiang Indah, Rabu 23 Juni 2021. Hasil rapat tersebut menghasilkan empat kebijakan yang merupakan ikhtiar dari Pemkot.

Rapat ini dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya ini membahas langkah-langkah penanganan Covid-19.

Pasalnya, saat ini Kota Bogor mengalami peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 230 pasien dan menjadi angka tertinggi selama Pandemi Covid-19.

“Kemarin Kota Bogor mencatatkan angka 230 penambahan kasus positif, ini angka tertinggi selama masa pandemi, sebelumnya di Februari lalu angkanya 187,” ujar Bima Arya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 ini mengatakan, dari 230 kasus 155 diantaranya merupakan kluster keluarga dan sisanya kluster perjalanan luar kota. Kluster keluarga ini sebagian besar terpapar dari tempat kerja.

Empat kebijakan
Suasana Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual, Rabu 23 Juni 2021.(pemkotbogor/Bogordaily.net)

Hal yang juga sangat mengkhawatirkan tercatat keterisian tempat tidur di rumah sakit di angka 78 persen. Meski belum mencapai 100 persen, realitanya susah sekali mencari tempat tidur di rumah sakit Kota Bogor.

“Ini yang menjadi atensi kita semua dan ada empat kebijakan langkah darurat akan dilakukan di kondisi dan situasi tidak biasa ini,” imbuhnya.

Wali Kota menerangkan, langkah pertama yang dilakukan yakni, meminta semua rumah sakit menambah kapasitas tempat tidur dan ruang isolasi minimal 30 persen.

Beberapa rumah sakit sudah bergerak menambah kapasitas, namun masih ada rumah sakit lain yang belum dan ini harus terus dimonitor.

Kedua, lanjut Bima Arya, Pemkot Bogor sedang proses menambah pusat isolasi. Saat ini sudah ada di BKPP Ciawi dan kabar baik pula di BNN Lido bisa kembali menjadi tempat isolasi.

Namun diakuinya ini tetap belum cukup, sehingga perlu menambah tempat isolasi lagi di wilayah agar warga yang isolasi mandiri di rumah tetap diperhatikan.

“Kalau pusat isolasi sudah banyak, nantinya orang tanpa gejala akan dibawa ke pusat isolasi agar di rumah sakit difokuskan saja untuk gejala sedang dan berat. Yang tanpa gejala diarahkan di pusat isolasi, sementara gejala ringan bisa isolasi di rumah,” katanya.***

H-15 Jelang Idul Adha, Diskanak Kabupaten Bogor Lakukan Pengecekan Hewan Kurban

0

Bogordaily.net – Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Menjelang momen tersebut, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor akan melakukan pengecekan jelang Idul Adha.

“Kami akan melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban menjelang H-15 jelang Idul Adha, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Kepala Diskanak Kabupaten Bogor, Otje Subagja.

Ia mengungkapkan, hal itu dilakukan karena kesehatan hewan menjadi salah satu aspek, yang menjadi perhatian dan penting bagi Diskanak Kabupaten Bogor.

Di samping itu, pengecekan dilakukan untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan dari hewan kurban yang akan disembelih.

Mengingat bahwa dengan berkurban adalah salah satu amal ibadah bagi umat muslim, sehingga hewan yang akan disembelih pun harus sehat.

“Langkah-langkah yang akan kami lakukan, salah satunya pengecekan kesehatan. Hal tersebut guna menghindari kejadian hewan yang tiba-tiba sakit saat akan disembelih. Pemeriksaan akan kami mulai H-15 Idul adha,” kata Otje, Jum’at 25 Juni 2021.

Dengan begitu, Diskanak juga bisa melihat dan survei langsung terhadap hewan-hewan kurban yang memenuhi aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan, sebagaimana yang ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Otje mengaku akan melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban di masa pandemi covid-19, agar saat pelaksanaannya tidak menimbulkan kluster baru.

”Untuk sosialisasi, kita mengikuti edaran dari Kementerian Pertanian (Kementan) tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non-alam Corona Virus Disease (Covid-19),” pungkasnya.

Kementerian Agama (Kemenag) pun telah mengeluarkan panduan penyembelihan hewan kurban, pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi dalam kondisi pandemi Covid-19.

Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021, tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi.

“SE ini sebagai petunjuk pelaksanaan kegiatan kurban di tengah pandemi Covid-19 agar tetap berjalan baik dengan mempertimbangkan aspek pencegahan dari penyebaran covid-19,” kata Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Syamsul Ma’arif, dalam Webinar Pelaksanaan Kegiatan Kurban Pada Situasi Pandemi Covid-19.

Kemudian, dalam SE tersebut juga menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban berlangsung dalam waktu tiga hari, tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah untuk menghindari kerumunan warga di lokasi pelaksanaan kurban.***

Sejam Pemberlakuan Ganjil Genap, 2.710 Kendaraan Diputar Balik

0

Bogordaily.net – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor melalui Polresta Bogor Kota kembali memberlakukan kebijakan sistem ganjil-genap bagi kendaraan di Kota Bogor, Sabtu dan Minggu 26-27 Juni 2021.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menilai langkah ini mampu mengurangi mobilitas warga, terutama pada saat akhir pekan. Mengingat tren kasus Covid-19 di Kota Bogor masih meningkat.

“Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali melaksanakn ganjil genap sebagai rangkaian upaya kami untuk menekan angka Covid-19 di Kota Bogor,” kata Susatyo, Sabtu 26 Juni 2021.

Berdasarkan data rekap petugas, terhitung mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB ada sebanyak 2.710 kendaraan yang sudah diputar balik. Rincinya 1.274 kendaraan roda empat dan 1.463 kendaraan roda dua.

Susatyo mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari lima check point yang tersebar di Kota Bogor.

Pelaksanaan ganjil genap pekan ini tidak ada perubahan dengan sistem ganjil genap pada pekan sebelumnya, mulai dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

“Semoga sosialisasi dan kesadaran masyarakat cukup tinggi di tengah tingginya angka Covid-19 di Kota Bogor,” katanya.

Selain memberlakukan sistem ganjil genap, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menerapkan PPKM mikro secara ketat.

“Kami pergiat, personil Satgas Covid-19 di kelurahan, kecamatan, rt/rw, semua berusaha membatasi mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Susatyo memaparkan, tidak akan memberikan sanksi, namun kendaraan yang pelat nomornya tidak sesuai dengan tanggal maka akan diputar balik.

Untuk diketahui, pada Sabtu 26 Juni 2021 kendaraan yang diizinkan melintas adalah dengan kendaraan yang pelat nomor genap, sedangkan pada Minggu 27 Juni 2021 kendaraan yang diizinkan melintas dengan pelat nomor ganjil.

Lima check point yang tersebar di Kota Bogor tidak ada perubahan, masih sama seperti pekan sebelumnya, yakni di simpang depan Terminal Baranangsiang, di Jalan Raya Pajajaran depan Restoran Bumi Aki, di Bundaran Air Mancur Jalan Sudirman, di Jalan Kapten Muslihat dekat Irama Nusantara (Jembatan Merah), serta di simpang Jalan Empang.

Selain itu, Polresta Bogor Kota juga menyiapkan empat lokasi pos pengalihan arus, yakni di interchange Bogor di Tol Jagorawi, di interchage Ciawi di Tol Jagorawi, di Pintu Tol BORR Kedunghalang, serta terusan Jalan Juanda menuju ke Simpang Empang menjadi satu arah.***

DPS: Pemkot Harus Gerak Cepat Penambahan Bed untuk Pasien Covid-19

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor fraksi Nasdem, Devie Prihatin Sultani (DPS) melihat
situasi kondisi penambahan pasien Covid-19 yang luar biasa di Rumah Sakit Kota Bogor.

Menurutnya, rumah sakit di Kota Bogor sudah tidak lagi mampu menangani penambahan pasien Covid-19 yang datang karena keterbatasan ruangan, bed juga tenaga kesehatan.

Fraksi Nasdem mengatakan, sudah seharusnya Rumah Sakit Lapangan (RSL) kembali dibuka, dan segera menerima tenaga-tenaga kesehatan juga relawan-relawan untuk diberdayakan.

“Saya dalam satu minggu hampir setiap hari menerima aduan warga Kota Bogor yang terpapar Covid-19, dengan kondisi yang memang sudah perlu bantuan alat-alat bantu pernapasan dan lain-lain. Keluarga pasien sudah panik,” ujar Anggota DPRD Kota Bogor fraksi Nasdem, Devie Prihatin Sultani saat di hubungi Bogordaily.net, Sabtu 26 Juni 2021.

Namun, Devie mengungkapkan, ketersediaan ruangan atau bed tidak ada. Dirinya sudah kontak hampir di seluruh Rumah Sakit di Kota Bogor juga di bantu kawan-kawan Dinkes melalui esier, bahkan jawabannya waiting list mencapai 60 orang .

“Ini situasi saya pikir bukan lagi biasa-biasa saja. Tapi memang sudah darurat Covid-19,” jelasnya.

Devie menyarankan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus tegas mengeluarkan aturan-aturan untuk meredam cepatnya penularan Covid-19 di Kota Bogor.

“Masih banyak saya liat di Jalan warung-warung di pangkalan ojek online yang tidak menggunakan masker. Mau berapa lama kita mengalami kondisi seperti ini, kalau Pemerintah Kota Bogor tidak lebih serius mengambil tindakan?,” tegasnya.

Kalau perlu terapkan sanksi terhadap warga yang tidak patuh akan prokes. Terlebih lagi, Pemkot harus memperhatikan keperluan pangan bagi warga Kota Bogor yang memang harus diam di rumah dan memerlukan bantuan.

“Tenaga kesehatan sebagai garda terakhir ini pun harus kita perhatikan, mereka bukan robot, terbukti saya memerima informasi dari Kadinkes, bahwa tenaga kesehatan kita sudah banyak yang terpapar Covid-19 dan harus isoman,” ucapnya.

“Kemudian siapa yg akan menangani pasien-pasien di rumah sakit, RSL harus segera di hidupkan kembali dan juga tempat-tempat untuk pasien isoman,” ungkapnya. Adv

Tak Hanya Ajak Vaksinasi, Begini Bupati Bogor Tanggapi Kondisi Terkini Kasus Covid-19

0

Bogordaily.net – Kondisi terkini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor semakin naik setiap harinya, bahkan mencapai 75,8 persen. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin tak hanya gencar mengajak masyarakat untuk vaksinasi, tapi juga melakukan upaya trobosan lainnya.

Tercatat dari data Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, kondisi terkini kasus positif Covid-19 lebih banyak mendominasi sekitar 55 persen, di usia muda dalam rentan umur 20 hingga 49 tahun.

Kemudian, informasi tenaga kesehatan dari 4 RSUD dan seluruh puskesmas yang terkonfirmasi positif berjumlah 90 orang. Sedangkan dari klaster perkantoran sebanyak 91 orang.

Terlepas dari tingginya angka kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, berikut beberapa upaya trobosan dari Bupati Bogor Ade Yasin selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor dalam menyikapi kondisi terkini :

1. Menghentikan sementara pelayanan pada dinas-dinas yang terkonfirmasi.

2. Memperluas tracing dengan antigen minimal 10 kontak per kasus konfirmasi.

3. Mengoptimalkan pusat isolasi mandiri dan membentuk pusat isolasi tingkat desa untuk pasien tidak bergejala (OTG).

4. Menambah tenaga kesehatan dengan melakukan rekrutment relawan untuk pusat isolasi dan rumah sakit.

5. Menambah ruang perawatan kamar di setiap RS Swasta minimal 30 % sesuai dengan Permenkes. Bupati akan bersurat kembali kepada Direktur RS Swasta di Kabupaten Bogor, untuk menyiapkan Ruang Khusus Pasien Covid-19.

6. Percepatan vaksinasi Covid-19 melalui penjadwalan baku minimal 3 hari per minggu di setiap puskesmas.

7. Pemberdayaan masyarakat untuk pembentukan sentra vaksinasi inisiasi masyarakat.

8. Pengetatan PPKM Mikro dengan kebijakan tertuang dalam KEPUTUSAN BUPATI BOGOR, Nomor 443/336/Kpts/Per-UU/2021, berlaku dari 22 Juni – 05 Juli 2021 yakni:

Tempat kerja perkantoran 50% WFH dan 50% WFO. Belajar-mengajar, workshop, rapat, seminar dilakukan secara daring/tatap muka secara terbatas.

Lalu, tempat ibadah maksimal 50%, sektor esensial masyarakat beroperasi 100% dengan protokol kesehatan ketat, dan wisata alam dan wisata permainan maksimal 25% beroperasi jam 08.00 – 22.00.

Fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya ditutup/dihentikan, dine in tempat makan maksimal 25% dibatasi sampai jam 20.00, konstruksi beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Operasional pusat perbelanjaan maksimal 25% Jam 10.00 – 20.00, moda transportasi dibatasi 50%, hotel/resort/cottage maksimal 50% dengan protokol kesehatan, aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan tidak diperbolehkan.

Sementara itu, terkait vaksinasi Ade Yasin pun kerap menerima laporan bahwa, masih banyak warga yang tidak siap divaksin Covid-19.

Ia kemudian mengajak masyarakat untuk senantiasa mengikuti vaksinasi, sebagai salah satu upaya memutus penularan virus dan mengakhiri pandemi.

“Saya menerima laporan masalah, banyak warga yang tidak siap divaksin di Kecamatan Megamendung. Divaksin itu baik, saya sudah pernah kena Covid-19 dan sudah divaksin. Semua ASN dan non ASN di setiap dinas pun diwajibkan untuk divaksin,” terang Ade Yasin pada kegiata Rebo Keliling (Boling) di Megamendung pada Rabu, 23 Juni 2021.

Ade menerangkan, tidak ada masalah soal vaksin, saya disuntik vaksin jam 7 pagi, jam setengah 8 saya sudah berangkat ke kantor lagi, beraktivitas seperti biasa.

“Vaksin adalah salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus di Kabupaten Bogor, yang belum vaksin segera mendaftar, Insyaallah akan difasilitasi di Puskesmas terdekat. Jika stok vaksin di Puskesmas kurang, akan ditambah oleh Dinas Kesehatan,” ujar Ade Yasin.

Ia pun menambahkan bahwa masyarakat jangan termakan berita hoax dari beredar di media sosial tentang program vaksinasi.***

PKS Kota Bogor Berikan Bantuan untuk Posyandu Cibuluh

0

Bogordaily.net – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor memberikan bantuan kepada Posyandu Cibuluh Kelurahan Bogor Utara.

Bantuan tersebut berupa pengadaan tempat tidur periksa Posyandu yang sebelumnya ditampung aspirasinya oleh Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat H. Iwan Suryawan, S.Sos dan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Endah Purwanti, S.Pi.

Tidak lama setelah aspirasi diterima, Endah Purwanti pun bersilaturahim kembali untuk bertemu dengan para pengelola posyandu, sekaligus untuk mengantarkan bantuan berupa tempat tidur periksa.

Tempat tidur periksa ini merupakan bantuan dari H. Iwan Suryawan, S.Sos Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat dan Endah Purwanti selaku anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor.

“Kader Posyandu ini punya peran yang sangat penting di masyarakat. Kadang segala urusan masyarakat larinya ke kader posyandu, hampir sama dengan Anggota Dewan,” tutur Abah Iwan, yang kontan disambut gelak tawa ibu-ibu kader posyandu.

Kontribusi yang sangat besar inilah yang menjadi latar belakang kenapa Abah Iwan, memberikan perhatian yang cukup besar pada para kader posyandu.

Hal senada juga disampaikan oleh Endah Purwanti di sela-sela ramah tamahnya dengan warga.

“Diakui atau tidak, Posyandu ini adalah ujung tombak kegiatan Kesehatan warga di lingkungan kelurahan. Semoga bantuan ini bisa membantu tugas-tugas para kader posyandu, bermanfaat untuk menjaga kesehatan masyarakat dan menghadirkan keberkahan untuk warga RW 03 Cibuluh,” ucap Endah.

Posyandu Afiat I sebagai pihak penerima bantuan menyatakan terima kasih kepada para anggota Dewan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bantuan ini menjadi sangat berarti apalagi mengingat tugas-tugas untuk menjaga kesehatan warga sekitar menjadi semakin berat di masa pandemi ini.

“Mewakili warga dan kader posyandu, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Anggota Dewan dari PKS yang selalu merespon aspirasi dari masyarakat,” ucap Sulaelah, ketua RW 03 Cibuluh dimana Posyandu Afiat berlokasi.

Ungkapan kagum juga beliau sampaikan kepada Endah Purwanti yang tetap berkenan mengunjungi masyarakat, meski cuaca tidak begitu bersahabat. Adv

2600 Kendaraan Diminta Putar Balik Saat Operasi Ganjil Genap 

Bogordaily.net – Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali melaksanakn ganjil-genap sebagai rangkaian upaya menekan angka Covid di Kota Bogor.

Sebanyak 1200 kendaraan roda empat, dan 1400 kendaraan roda dua sudah putar balik sampai pukul 11.00 WIB.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, PPKM mikro akan di pergiat. Personil Satgas Covid-19 Kelurahan, Kecamatan, RT/RW dan semua berusaha membatasi mobilitas masyarakat.

“Terlihat di Jalan Raya saat ini, memang tidak terlalu banyak dan semoga sosialisasi serta kesadaran masyarakat cukup tinggi di tengah tingginya angka Covid-19 di Kota Bogor,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Sabtu 26 Juni 2021.

Ganjil

Susatyo menambahkan bahwa tidak ada pemberlakuan sanksi, hanya diminta putar balik.

“kami hanya memutar balik kendaraan saja,” katanya.

Diketahui sebelumnya, operasi ganjil-genap ada lima lokasi check point untuk penyekatan kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai dengan tanggalnya.

Hasilnya, pada Sabtu 19 Juni 2021, ada sebanyak 3.095 kendaraan diputarbalik arah oleh petugas gabungan yang berada di lima lokasi check point yang meliputi 1.486 unit sepeda motor dan 1.609 unit kendaraan roda empat.

Pada Minggu 20 Juni 2021, ada sebanyak 4.476 kendaraan yang diputarbalik arah, terdiri atas 2.197 unit sepeda motor dan 2.279 unit kendaraan roda empat.

Kendaraan tersebut diputarbalik arah di lima lokasi check point yakni, di pertigaan Terminal Baranangsiang, Jalan Raya Pajajaran depan Restoran Bumi Aki, Bunderan Air Mancur, Jalan Kapten Muslihat depan toko Irama Nusantara serta di simpang Jalan Empang.***

Muktamar III AMK : Agresif, Fleksibel, Cerdas Lahir Batin

Bogordaily.net – Muktamar III Angkatan Muda Ka’bah (AMK) berlangsung secara virtual digelar di Hotel Seruni, Cisarua Kabupaten Bogor, Jumat (25 Juni 21).

Acara yang dihadiri Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, Ketua Umum GPK Andi Surya Wijaya beserta jajaran pengurus DPP PPP dan pengurus AMK dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum PN AMK, Joko Purwanto di akhir masa jabatannya berpesan, AMK di bawah pimpinan baru harus bisa mendongkrak suara Partai pada Pemilu 2024 nanti. Khususnya dapat menjaring kaum milenial.

Muktamar

Menurut Joko, dibawah komando baru AMK harus memiliki program kerja-kerja elektoral, merumuskan formulasi gerakan yang terukur dan juga terarah.

“Agar menjadi badan otonom Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang penuh dengan ide-ide cemerlang dan kreatif,” ujar Joko dalam sambutannya.

AMK harus mampu mengimbangi segmentasi kaum milenial yang cenderung berpikir out of the boks dalam menghadapi setiap persoalan atau gagasan baru.

“AMK juga harus menjadi garda terdepan dalam terbentuknya para loyalis baru bagi kalangan pemilih pemula, pemuda dan pemudi serta pemilih milenial yang diperkirakan akan ada diatas 60 persen dalam pemilu 2024 nanti,” ungkapnya.

Dengan potensi yang ada, AMK harus bisa meraih dengan cara bersama-sama agar potensi ini bisa terjaring. AMK juga dirasa perlu menyesuaikan karakter yang fleksibel.

“Luwes harus good looking, cerdas lahir batin dalam membaca potensi dan peluang elektoral,” ucapnya.

AMK juga harus agresif dalam melihat isu, khususnya gerakan merangkul komunitas tanpa batas yang ada di generasi milenial.

AMK juga harus siap terhubung menjadi penghubung antara generasi muda dan generasi tua, basis agamis dan basis moderat.

“AMK harus lebih terbuka, gaul, keren, cerdas dan punya empatisme,” ujarnya.

Joko meyakini dengan begitu, tiga sampai lima juta pemilih milenial khususnya pemilih pemula dapat diraih.

“Asalkan tadi, fleksibel dan luwes serta pintar melihat isu,” pungkasnya.***

Rektor IPB Kembali Positif Covid Setelah 4 Kali Test Swab

Bogordaily.net – Penyebaran Covid-19 tak kenal usia, bahkan sekalipun sudah pernah terinfeksi. Rektor IPB kembali terkonfirmasi positif setelah melakukan tes swab empat kali.

Rektor IPB University Arif Satria kembali terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis, 24 Juni 2021. Sebelumnya, ia pernah terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat, 18 September 2020.

Dari keterangan Arif yang dikutip dari Ayo Bogor, selama ini ia rutin melakukan tes swab. Baik sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas.

Bahkan, selama enam hari terakhir, ia telah melakukan empat kali tes swab untuk memastikan tubuhnya dalam kondisi sehat.

Pada Kamis, 24 Juni 2021 terakhir ia melakukan tes swab antigen dengan hasil nonreaktif.

Akan tetapi, Arif mengaku pernah melakukan kontak langsung dengan seseorang yang anggota keluarganya diketahui positif Covid-19.

“Ternyata berdasarkan hasil PCR saya terkonfirmasi kembali positif Covid-19,” ucap Arif dalam keterangan tertulis dari Biro Komunikasi IPB University Jumat, 25 Juni 2021.

Arif pun mengatakan bahwa kondisinya yang termasuk dalam pasien positif Covid-19 harus segera diketahui orang lain.

Hal tersebut guna orang-orang yang sempat memiliki riwayat kontak erat langsung, untuk segera melakukan pemeriksaan diri. Sehingga tidak menularkan virusnya ke lebih banyak orang.

“Saya merasa perlu memberitahukan hal ini, agar siapapun yang berkontak erat dengan saya dalam kurun waktu 5 hari ke belakang dapat segera memeriksakan diri. Atas situasi yang tidak diinginkan ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Arif.

Disaat yang bersamaan, Arif mengingatkan kepada masyarakat lain di Kota Bogor untuk senantiasa terapkan protokol kesehatan yang baik seperti 5M dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Saya perlu mengingatkan kepada diri saya pribadi dan handai taulan bahwa walaupun sudah mendapat vaksinasi lengkap, kita tetap harus menegakkan protokol kesehatan. Yakni memakai masker secara baik dan benar, menjaga jarak, mencuci tangan lebih sering, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta terus berdoa memohon lindungan Allah SWT,” pungkas Arif.***

Razia Tempat Hiburan Malam, Satpol PP Amankan 28 Wanita Malam

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali melaksanakan Operasi pekat, total 28 wanita diamankan petugas. Dari salah satu tempat karaoke di wilayah Kecamatan Cileungsi dalam Operasi tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP, Rhama Kodara menjelaskan bahwa dirinya dengan 50 personil lainnya melaksanakan operasi penyakit masyarakat.

Sekaligus melaksanakan penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah diatur dalam surat keputusan Bupati Bogor tentang perpanjangan keduapuluh pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Satpol

Operasi ini sendiri dilaksanakan dengan menyasar tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan Cileungsi disebuah tempat bernyanyi dan petugas mengamankan 24 pemandu. bahkan ditempat tersebut sangat minim penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini kita melaksanakan operasi penyakit masyarakat sekaligus penegakan aturan PPKM di wilayah Kecamatan Cileungsi, satu tempat karaoke kita datangi dan menjaring 24 orang pemandu lagu yang selanjutnya akan kita bawa ke mako untuk proses pendataan,” ujar Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP, Rhama Kodara, jumat 25 Juni 2021.

Terlebih lagi, saat operasi menyelusuri ke gang coklat, Satpol PP berhasil mengamankan 4 orang wanita yang diduga sebagai PSK yang sedang menjajakan dirinya dan digiring ke mobil petugas untuk dibawa ke mako.

Satpol

“Di gang coklat, 4 orang kita giring ke mobil, diduga mereka sedang menjajakan dirinya sebagai penjaja seks komersial,” katanya.

Rhama Kodara menegaskan, total 28 orang wanita yang terjaring akan dibawa ke mako Satpol PP Kabupaten Bogor untuk dilakukan assessment oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

“28 orang kita lakukan proses assessment oleh dinas sosial kabupaten bogor dan jika terbukti sebagai PSK akan kita bawa ke panti sosial guna diberikan pembinaan” jelasnya.

Dari 28 orang yang diproses, 4 diantaranya terbukti PSK sebagaimana proses assessment yang dilakukan dinas sosial kabupaten Bogor dan langsung dibawa ke panti sosial yang ada di Kabupaten Sukabumi.***