Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7232

Hari Anti Narkotika Internasional 2021 Indonesia Bersinar

Bogordaily.net – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) diperingati tanggal 26 Juni setiap tahunnya. Peringatan ini merupakan bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika

Dilansir dari un.org, tanggal ini ditetapkan melalui resolusi 42/112 pada 7 Desember 1987 oleh Majelis Umum PBB sebagai Hari Internasional Menentang Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Penetapan ini merupakan tekad untuk mencapai tujuan masyarakat Internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Peringatan global ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan masalah utama yang ditimbulkan oleh obat-obatan terlarang.

Tahun 2021 ini, PBB mengambil tema #ShareFactsonDrugs #SaveLives. PBB meminta semua golongan masyarakat ikut mengkampanyekan fakta seputar narkotika untuk menyelamatkan hidup jutaan orang.

Di Indonesia, tema peringatan HANI tahun 2021 yakni War on Drugs yang berarti perang melawan narkoba di masa pandemi Covid-10 menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).

Orang menggunakan Narkotika dipicu oleh berbagai alasan. Ada yang karena ajakan teman, penasaran atau karena banyak masalah (stress).

Namun pada dasarnya Narkotika tetaplah hal yang akan membuat hidup lebih susah dan bermasalah atau dapat berakibat fatal yakni kematian.

Narkotika juga seringkali dapat memicu kejahatan yakni, pencurian, perkosaan bahkan pembunuhan.

Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 menyebutkan bahwa Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis.

Narkotika dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa sakit dan dapat juga menimbulkan efek ketergantungan.***

Covid-19 Berulah, Turnament Golf Piala Menpora 2021 di Sentul Tertunda

Bogordaily.net – Kasus Covid-19 yang sedang melanda, sangat berdampak ke segala sektor kegiatan. Salah satunya ancangan Golfer Alumni Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Golumnis) Turnamen Golf Piala Menpora pada 4 Juli 2021 di Sentul yang mesti tertunda.

Dilansir dari Detik, Steering Commitee Turnamen Golf Piala Menpora Don Papank, mengungkapkan bahwa rencana kegiatan yang akan diadakan di Sentul Highland, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ini harus tertunda.

Hal tersebut lantaran tak lepas dari terus meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia sepekan terakhir serta untuk keselamatan para pemain dalam turnamen golf.

“Sebagai anak bangsa kita punya kewajiban untuk meminta kepada seluruh ketua komunitas golf di tanah air untuk melakukan rem darurat bagi semua kegiatan turnamen golf dalam waktu dekat ini. Lebih penting untuk menjaga keselamatan para peserta turnamen golf,” ujar Don Papank dikutip dari Detik.

Ketua Umum Ceria Golf Club Indonesia sekaligus Ketum Alumni Universitas Pancasila Golf Club itu menungkapkan dan memahami bahwa mungkin ada beberapa yang kecewa.

Akan tetapi, ia menambahkan bahwa keselamatan bangsa dan peserta lebih penting dari pada sekedar turnamen dan sejatinya pihak lapangan, peserta dan sponsor wajib untuk mau dan mampu menerima force majeure ini.

Force majeure ini merupakan keadaan kahar, meliputi suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Sudahlah teman-temen, ayo kita rem dulu semua kegiatan turnamen golfnya,” ucapnya.

Ceria Golf Club yang dipimpin Don Papank saat ini ialah komunitas Golf terbesar di tanah air dengan 3.900 anggota dan tersebar di 15 provinsi.

Karena itu, komunitas tersebut merasa memiliki obligasi untuk menunda semua turnamen golf dalam dua bulan ke depan diseluruh tanah air.

“Turnamen Golumnis ini tidak dibatalkan, tapi hanya ditunda, tunggulah sampai landai dulu,” imbuhnya.

Guna mengurangu potensi penyebaran Covid-19, arahan ini pun akhirnya didukung oleh semua panitia dan diputuskan bahwa Turnament Golf Golumnis yang rencananya akan diikuti oleh lebih dari 10 Universitas Swasta di Indonesia ditunda.

Diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) masih tetap akan menghelatkan turnamen golf bertajuk Menpora Golf Open Tournament 2021 di Damai Indah Golf BSD, Tangerang.***

Ridwan Kamil Minta Hotel Jadi Tempat Isoman

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten atau Kota di Jabar untuk segera menyiapkan hotel guna menjadi tempat isolasi mandiri (isoman) pasien Covid-19.

Hal tersebut didorongnya lantaran tingginya lonjakan tingkat penularan Covid-19 yang sangat berimbas pada ketersediaan tempat tidur di rumah sakit.

Selain itu, demi menekan tingkat keterisian rumah sakit, pasien yang akan sembuh bisa melanjutkan isoman setelah mendapatkan perawatan yang intensif ataupun yang masih dalam gejala berat.

Ridwan Kamil tak bisa memungkiri bahwa ia mengungkapkan kerap menemukan kasus yang pasien Covid-19 meninggal sebelum mendapatkan perawatan di rumah sakit, akibat penuhnya tempat tidur.

Dari data Covid-19 di Jabar, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 hampir mendekati angka 90 persen. Selain itu, sejumlah di daerah yang tingkat keterisian rumah sakit lebih dari 90 persen.

“Kita akan mendorong daerah-daerah untuk segera menggunakan hotel-hotel. Nanti biaya bisa disubsidi dari Pemerintah Provinsi. Hotel ini saya harapkan untuk menjadi tempat isolasi pasien di rumah sakit yang mau sembuh,” ucapnya saat meninjau RSUD Bayu Asih, Kabupaten Purwakarta, Kamis 24 Juni 2021.

Maka, dengan begitu pasien Covid-19 yang bergejala berat sampai kritis bisa mendapatkan penanganan dan perawatan di rumah sakit rujukan.

Ridwan Kamil atau yang dipanggil Kang Emil pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat manajemen penanganan pasien Covid-19. Tujuannya agar semua pasien Covid-19 bisa tertangani dengan baik dan khususnya yang bergejala berat sampai kritis.

“Untuk saat ini kita segera ubah manajemennya. Kita minta Kabupaten Purwakarta, ada Ibu Bupati di sini, untuk segera mencari walaupun sudah ada menambahi hotel-hotel. Sehingga nanti Bapak Direktur RSUD bisa menggeser mereka yang mau sembuh ke tempat transisi menuju sembuh. Begitupun untuk daerah di Jabar lainnya” tutur Kang Emil.

Dengan tersedianya hotel untuk menjadi rumah kedua bagi pasien Covid-19, hal itu bisa meminimalisir adanya kasus di mana ada yang meninggal dunia karena tidak bisa masuk ke rumah sakit yang penuh.

Selain menyiapkan hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, Kang Emil pun meminta setiap desa atau kelurahan di Jabar agar inisiatif menyediakan ruang-ruang isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala sampai bergejala sedang.

“Masih ada penolakan dari warga desa yang memilih isoman. Tidak masalah, tapi tidak semua rumah memadai. Jangan sampai karena memaksa isoman, rumahnya terlalu berdekatan sehingga tidak ada ruang khusus, maka nanti satu rumah yang terdampak,” ucap Kang Emil.

Ia menambahkan, edukasi dari kepala desa, dari pimpinan wilayah, haurs terus dilakukan supaya di hulunya ruang-ruang isolasi desa digunakan.

Jadi, yang gejala berat dan sangat berat baru dibawa ke rumah sakit. Setelah menjelang sembuh, digeser dulu ke hotel atau sebuah tempat sehingga keterisian rumah sakit bisa berkurang.

Menurut Kang Emil pun peningkatan ruang-ruang isolasi arus disertai dengan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat pemerintahan baik dari tingkat Kepala daerah hingga RT/RW di Jabar untuk gencar mengedukasi dan menyosialisasikan terkait isolasi mandiri.

“Penguatan ruang-ruang isolasi, harus disertai dengan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M. Dengan begitu saya minta kepala desa di Jabar untuk gencar mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya prokes kepada masyarakat,” pungkas Kang Emil.***

Hati-Hati, Obesitas Picu Kerusakan pada Otak!

Bogordaily.net – Ternyata obesitas di usia paruh baya dapat meningkatkan peluang demensia. Ini berdasarkan hasil sebuah penelitian yang baru saja diterbitkan oleh para peneliti di Inggris.

Ketua peneliti studi tersebut Dorina Cadar mengatakan, tujuan risetnya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dipengaruhi oleh gaya hidup sehingga langkah-langkah dapat diambil untuk mencegah penurunan mental.

“Kasus demensia sebenarnya dapat dicegah melalui intervensi kesehatan masyarakat,” kata Cadar yang juga merupakan peneliti senior di University College London.

Seperti dilansir dari Sindonews, Cadar dan timnya menemukan bahwa orang yang obesitas di usia paruh baya memiliki risiko 31% lebih tinggi untuk mengalami demensia daripada mereka yang berat badannya normal. Selain itu, risiko sangat tinggi ditemukan terjadi pada wanita.

Namun berita baiknya, seperti ditulis laman Web MD adalah, kehilangan berat badan secara signifikan juga dapat menurunkan peluang demensia.

Untuk penelitian ini, Cadar dan rekan-rekan menganalisis data dari hampir 6.600 orang berusia 50 tahun lebih yang merupakan bagian dari penelitian di Inggris tentang penuaan.

Para peneliti menggunakan tiga sumber untuk memastikan demensia yakni diagnosis dokter, laporan informan dan statistik rumah sakit.

Sementara obesitas adalah risiko bagi pria maupun wanita, namun risiko demensia lebih tinggi terjadi pada wanita dengan obesitas perut.

Suatu kondisi yang diukur berdasarkan lebar pinggang mereka. Kelompok ini 39% lebih mungkin untuk mengembangkan demensia.

Risiko yang lebih tinggi itu tidak tergantung pada faktor-faktor lain seperti usia, pendidikan, status perkawinan, kebiasaan merokok, genetika, diabetes dan tekanan darah tinggi.

Tidak ada hubungan antara obesitas perut dan demensia yang ditemukan di antara para pria. Para peneliti mempertimbangkan berat dan ukuran pinggang secara bersamaan.

Peneliti menemukan pria dan wanita obesitas sama-sama memiliki peluang 28% lebih tinggi terkena demensia.***

Ma’had Aly Lirboyo Buka Program Pascasarjana

Bogordaily.net – Ma’had Aly Lirboyo Kediri membuka Marhalah Tsaniyah atau Program Pascasarjana Strata-2 (S2). Pembukaan program ini diresmikan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menag didampingi pengasuh PP Lirboyo, KH M. Anwar Manshur dan KH An’im Fallahuddin Mahrus serta KH Abdullah Kafabihi Mahrus.

Ma'had

Menag kemudian menyerahkan SK Ma’had Aly Lirboyo Marhalah Tsaniyah kepada pengasuh PP Lirboyo, KH M. Anwar.

Kepada keluarga besar dan pengasuh PP Lirboyo Kediri, Menag mengatakan Presiden Joko Widodo sangat menaruh perhatian terhadap keberadaan dan perkembangan pesantren di Indonesia.

Sejumlah pesantren sudah memiliki sejarah panjang, bahkan berdiri sebelum Indonesia merdeka, termasuk Pesantren Lirboyo.

Ma'had

“Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan keberpihakan terhadap pesantren,” ujar Menag, di Kediri, Jumat (25 Juni 2021).

“Saya menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk keluarga besar PP Lirboyo Kediri. Silaturahim ini sekaligus sosialisasi kami terkait panduan penyelenggaraan perayaan Iduladha 1442 H, dalam menekan pandemi Covid-19 yang saat ini angkanya terus melonjak,” sambung Menag.

Menag meminta doa dari para kyai dan pengasuh pesantren Lirboyo agar pandemi segera berakhir.

Usai dari PP Lirboyo Kediri, kunjungan silaturahim Menag dilanjutkan dengan sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri.

Menag sowan dan juga meminta doa kepada KH Zainudin Djazuli, KH Nurulhuda Djazuli dan keluarga besar PP Al Falah Ploso Kediri agar pandemi Covid-19 di negeri ini segera berakhir.***
Sumber : Kemenag

Pat Pat Gulipat, Enaknya Jadi Pejabat, Joget Santai Tanpa Prokes

Bogordaily.net – Hebohnya video para aparat desa yang nampak sedang berjoget santai diiringi biduan dangdut Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Hal ini membuat Bupati Grobogan, Sri Sumarni merasa geram. Pasalnya orang-orang di dalam video tersebut merupakan Kepala Desa dan perangkatnya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, seharusnya Kepala Desa menjadi contoh bagi warganya dalam menegakkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.

“Iya, itu Kades dan perangkat desa. Kurang ajar itu kepala desanya tidak bisa menjadi contoh dan teladan baik di masyarakat,” kata Sri Sumarni saat dihubungi detikcom, Jumat 25 Juni 2021.

Sumarni mengatakan polisi telah turun tangan menindak kejadian yang viral itu.

“Itu sudah langsung ditangani pihak kepolisian. Hari ini sudah mulai diperiksa,” katanya.

Sebagai informasi, terlihat video berdurasi 16 detik itu diunggah oleh beberapa akun media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @undercover.id.

Tampak dari video itu para aparat desa tampak berjoget santai dan menyanyi tanpa mengenakan masker atau berjaga jarak.

Pelantikan 23 Juni 2021, tampak penyanyi dan beberapa orang yang diduga perangkat Desa setempat menyanyi dan berjoget tanpa pakai masker dan jaga jarak.

Postingan itu mendapat banyak reaksi dari netizen. Sebagian dari mereka menyampaikan komentar bernada menyayangkan aksi para aparat tersebut.***

Menghindari Perangkap Setan Bernama Zina dengan Menikah

Bogordaily.net – Sudah menjadi fitrah manusia, saling menyukai antara lawan jenisnya. Setan sekuat tenaga selalu menggunakan celah ini, berusaha untuk menjerumuskan manusia pada kenistaan.

Dengan cara menggoda manusia agar mengikuti syahwatnya dengan cara-cara yang Allah tidak kehendaki.

Jika ada cara yang Allah tidak sukai, berarti ada cara yang diridhai. Tentu saja ada, Allah subhanahu wa ta’ala memiliki solusi buat kita semua.

Agar kita bisa menyalurkan kasih sayang kita dalam koridor yang halal dan benar yakni dengan menikah.

“Wahai para pemuda, siapa di antara kalian yang mampu menikah maka menikahlah, karena ia lebih dapat membuatmu menahan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa tidak mampu menikah maka berpuasalah, karena hal itu baginya adalah pelemah syahwat,” (HR. Bukhari dan Muslim)

Alasan mendasar mengapa seseorang belum berani untuk menikah adalah masalah finansial. Hal ini memang jadi pembahasan yang agak sensitif.

Berapa banyak orang yang sudah ingin benar-benar menikah terganjal niat baiknya itu gara-gara masalah keuangan.

Kalau memang ada masalah dalam hal finansial, maka jangan ditunda nikahnya. Akan tetapi percepat finansialnya.

Jika kita memang kita sudah memiliki pekerjaan namun penghasilannya belum seberapa, tidak perlu khawatir.

Bukankah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui,” (QS. An-Nuur:32)

Jangan sampai kita terjebak perangkap setan yang bernama zina. Dan jangan sekali-kali coba-coba untuk mendekatinya.

Untuk membersihkan diri dari zina, para pelakunya harus bertaubat dengan penuh kesungguhan.

Bahkan dalam syariat Islam hukuman untuk mereka adalah cambuk 100 kali bagi yang belum menikah, dan rajam bagi yang sudah pernah menikah.

Selain itu, zina adalah salah satu dosa yang menyebabkan seseorang disiksa di alam kuburnya. Seperti yang pernah disampaikan oleh Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam,

“Para pezina akan disiksa dalam sebuah tungku raksasa dalam keadaan telanjang. Kemudian dari bawah mereka dinyalakan api yang menyala-nyala.” Naudzubillah…

Maka jika sudah ada keinginan untuk menikah, segera pantaskan diri, bekali dengan ilmu, dan persiapkan apa saja yang harus dipersiapkan ketika nanti berumah tangga.

Tidak perlu ditunda-tunda lagi , agar setan merasa gerah karena kita memilih cara yang halal dengan menikah.***

Sumber : Islam post.

 

Pemuda Al Irsyad Kota Bogor Siap Bersinergi dengan Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – Pemuda Al Irsyad Kota Bogor memperkenalkan dan kepengurusan baru periode 2021-2024, dan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor,

Ketua Yayasan Al Irsyad Kota Bogor, Fauzi Thalib mengatakan, Al Irsyad merupakan pemuda unggul yang memiliki iman dan takwa serta ilmu maupun teknologi. Sehingga bisa bersaing dalam percepatan teknologi.

“Kita akan membantu dan membimbing mereka agar menjadi orang yang qualified di bidang organisasi maupun di bidang pendidikan,” ujar Fauzi Thalib.

Terlebih lagi, Fauzi Thalib menginginkan hadirnya kelompok pemuda ini bisa membantu, dan mengembangkan Kota Bogor, sehingga menjadikannya indah dan tentram.

“Saya mengharapkan kepada ketua yang baru agar terus menjalankan program-programnya, karena program kami sebelumya sudah bagus ada program ekonomi, dakwah dan olahraga, dengan kepemilihan ketua yang baru ini insya allah program-program tersebut bisa ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pemuda Al Irsyad Kota Bogor, Fathi Fauzi menuturkan, dalam waktu dekat akan mengadakan zakat fitrah. Pihaknya akan mengumpulkan beras dan akan bagikan kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan berikutnya kita akan melakukan sowan kepada internal dan eksternal, serta melakukan pelatihan bisnis dan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM),” katanya.

Ia menambahkan, akan mendukung Pemkot Bogor dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

Pemuda al
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim datang di kegiatan Pemuda Al Irsyad Kota Bogor, pada Sabtu 1 Mei 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Kita juga sudah membagikan masker dan handsanitizer, sehingga kita dan Pemkot Bogor sudah sejalan dalam memutus mata rantai Covid-19,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan, silaturahmi pemuda Al Irsyad Kota Bogor ini untuk memperkenalkan kepengurusan baru dan membicarakan langkah-langkah kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pembinaan kepemudaan.

“Saya apresiasi Pemuda Al Irsyad Kota Bogor yang selama ini tidak pernah ada hal-hal yang negatif,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Kemudian Dedie juga meminta untuk fokus kepada pembinaan generasi muda. Sehingga menjadikan para pemuda teladan dan contoh ahlakul korimah.

“Pemuda ini lebih fokus ke pendidikan, kita ingin Al Irsyad memberikan kontribusi di bidang pendidikan,” katanya.

Untuk itu, Dedie juga meminta para pemuda untuk berkontribusi dalam upaya memutus rantai Covid-19 di Kota Bogor. Karena saat ini telah masuk kepada periode tahap 3 yang fokus kepada vaksinasi untuk para pendidik.

“Karena jumlah pendidik ribuan orang, saya minta mereka-mereka yang muda, membantu untuk proses-proses vaksinasi untuk tenaga pendidik,” pungkasnya.

Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, Ketua Yayasan Al Irsyad Kota Bogor Fauzi Thalib di Shirazi Coffee and Shisha di Jalan Ahmad Sobana, Kelurahan Bantarjati. Adv

Kadin Kota Bogor Sumbangkan 20 Peti Jenazah ke Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kota Bogor menyebabkan stok peti di rumah sakit rujukan Covid-19 mengalami kekurangan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor memberi bantuan dengan memberikan 20 peti jenazah ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Penyerahan 20 peti jenazah dilakukan di halaman RSUD Kota Bogor oleh Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq R kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya, Jumat 25 Juni 2021.

“Saya sebagai Ketua Kadin dan jajaran pengurus lainnya ingin bersama-sama bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama membantu Pemkot Bogor dalam penanganan Covid-19,” ujar Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq R.

Almer berharap, melalui bantuan tersebut dapat menggerakkan pihak lain untuk ikut serta membantu Pemkot Bogor.

“Saya mengajak kepada para pengusaha di Kota Bogor untuk bergerak, menyumbangkan kebutuhan yang ada di Kota Bogor terutama saat situasi ini,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengapresiasi bantuan peti jenazah yang diberikan Kadin Kota Bogor.

Bima Arya menuturkan, penanganan Covid-19 saat ini bergerak dari hulu ke hilir. Sehingga membutuhkan bantuan dari semua pihak.

“Terima kasih kepada Ketua Kadin Kota Bogor dan jajarannya yang sudah menyumbangkan peti mati ini,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima menyampaikan, situasi Kota Bogor ini SOS dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

“Kita perlu sebanyak mungkin tambahan tempat tidur, tempat isolasi, perkuat nakes, APD diperbanyak, vaksin ditambah terus, termasuk kebutuhan peti mati,” terangnya.

Terkait kebutuhan peti jenazah, kata Bima, rumah sakit di Kota Bogor harus mempersiapkan peti jenazah dalam menghadapi situasi terburuk.

“Ya kita harus antisipasi sebanyak mungkin. Kita antisipasi perhari karena kalau perhari aja tambahannya 300 kasus, kemudian mortality ratenya tinggi berarti perhari berapa kebutuhannya. Jadi kalau bicara kebutuhan sebanyak-banyaknyalah lebih baik stok kita,” pungkasnya.***

Kenali Gejala Covid-19 B.1617.2 Delta India Bersama RS Azra Bogor

0

Bogordaily.net – Ramainya varian baru Covid-19 telah ramai diperbincangkan, kenali gejala dan potensi varian baru B.1617.2 Delta (India) bersama RS Azra Bogor.

Dalam keterangan tertulisnya, terdapat 7 gejala yang harus dikenali seperti, mual muntah, kehilangan nafsu makan, diare sakit perut, nyeri sendi, gangguan pendengaran, pembekuan darah, gangren (jaringan mati akibat infeksi, dan kekurangan darah).

B.1617.2 Delta ini berbeda dari varian lainnya, karena 1,6 kali potensi masuk UGD setelah 2 pekan terinfeksi, lalu 40 – 50 % lebih menular daripada varian Alfa (Inggris).

Kemudian, potensi keparahan terhadap anak-anak lebih besar, dan menanganan medis juga lebih sulit.

Sebelumnya, terdapat 3 Virus Corona varian jenis baru sudah masuk ke Indonesia. Varian baru tersebut antara lain B117, B1351, dan B1617.

Hal ini dikonfirmasi oleh Jubir vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid yang mengatakan, di beberapa negara saat ini sedang terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Varian yang digolongkan dengan Varian of Concern atau VoC yang diwaspadai itu ada tiga jenis yaitu B.117 asal Inggris, B.1351 asal Afrika Selatan, dan varian B1617 dari India,” ucap Siti Nafia dikutip dari Kemenkes.

Sebaran kasus varian baru di Indonesia antara lain varian jenis B. 1617 ada di Kepulauan Riau 1 kasus, dan DKI Jakarta 1 kasus. Varian B.117 ada di Sumatera Utara 2 kasus, Sumatera Selatan 1 kasus, Banten 1 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Jawa Timur 1 kasus, Bali 1 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus. Sementara untuk varian B. 1351 ada di Bali 1 kasus.

Untuk mencegah penularan lebih luas, RS Azra Bogor mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi mobilitas, serta masyarakat harus mematuhi anjuran atau dilarang oleh pemerintah khususnya Pemkot Bogor.

Informasi lebih lanjut tentang layanan Rumah Sakit Azra hubungi 0251-8318-456 atau 0251-8370-349 serta www.rsazra.co.id. Adv