Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7539

Waw, Hary Tanoesoedibjo Akan Bangun Hollywood di Lido Bogor

0
Bogordaily.net Orang terkaya di Indonesia sekaligus pemilik MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo akan memulai pembangunan proyek Hollywood, ‘Movieland The Most Integrated and One Stop Studio’ di MNC Lido City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kawasan Lido nanti akan dibangun menjadi pusat industri film dan drama seri kelas dunia pertama di Indonesia.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 16 Februari 2021, kawasan Lido City seluas 3 ribu hektar akan dibagi menjadi tujuh kawasan, yaitu Entertainment city, Hilltop Villa, Edu Town, Technopark, Resort Village, Farm Village, Circuit City, dan Movieland yang pertama di Indonesia.

Dari lahan 3 ribu hektar yang akan di bangun MNC Lido City, rencananya akan dibangun Movieland dengan luas lahan 21 hektar.

Lahan ini akan di lengkapi fasilitas produksi seperti peralatan produksi dengan teknologi mutakhir, fasilitas pasca produksi, backlot (lokasi shooting), sound stage (studio tertutup) dengan teknologi berkelas dunia.

Ketua MNC Grup Hary Tanoesoedibjo mengatakan Movieland ini nantinya akan menghadirkan berbagai kebutuhan area shooting terbuka, seperti area perumahan, permukiman perkotaan, nuansa kota tua dan pedesaan lalu ada area alam terbuka, termasuk area berlatar kerajaan di Indonesia.

Selain itu, nantinya akan Backlot dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti, Rumah sakit, Halte bis, Sekolah, Supermarket dan berbagai fasilitas lainnya.

Kemudian lahan 1.500 meter akan dilengkapi giant green screen dan water tank kemudian dilengkapi dormitory atau penginapan untuk para kru film atau televisi.

“Semua end to end dikerjakan di sini, sehingga kualitas produksi kita bisa seperti Hollywood, jadi Movieland dikelilingi fasilitas yang sangat luar biasa, semuanya bertaraf internasional,” kata Hary.

Selain itu, di Movieland ada fasilitas lapangan gofl, Music fastivas venue, Theme Park, Word Garden seperti di Dubai, Danau, data center, taman nasional dan Technology center.

Lahan 50 hektar akan dibangun MNC World, kawasan ini dijadikan 26 wahana, 7 pertunjukan, 20 retail shop, 17 F&B outlets dan event venue.

Di atas lahan 6 hektar, MNC Grup membangun The World Garden dan Music Festival Venue, yang akan dibangun 5 panggung besar, Out Theatre, Cafe, Retail dan Amphiteathe.

Haduh, Cuti Bersama Lebaran 2021 akan Dipangkas

0

Bogordaily.net Pandemi belum berakhir, cuti bersama Hari Raya Idul Fitri atau lebaran 2021 sampai tahun baru 2022 akan dipangkas.

Hal itu dikatakan oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, saat Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Polri Tahun 2020 hari Selasa, 16 Februari 2021.

“Kami usulkan libur Idul Fitri diperpendek sampai tahun baru enggak ada H-5 sampai H+5. Atau cuti bersama H-10 dan H+10,”kata Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo pada Selasa 16 Februari 2021.

Ia mengatakan hal tersebut dilakukan karena tingginya kasus Covid – 19, yang diharuskan cuti bersama hari raya idul fitri sampai tahun baru akan dipangkas.

Menurut Tjahjo, kebijakan pemerintah saat long weekend Imlek pada tanggal 12 sampai 14 Februari mampu menurunkan kenaikan pasien corona hingga 25 persen.

Tercatat dari data Satgas COVID-19, tanggal 1 sampai 7 Februari terdapat kenaikan sebanyak 79.523 kasus.

Sementara itu, pada tanggal 8 sampai 14 Februari, terjadi penurunan menjadi 59.631.

“Kemarin saat penambahan kasus corona, sudah menurun 25 persen, pas libur Imlek,”tambahnya.

Untuk mempangkas cuti bersama itu, Tjahjo menggandeng ASN dan TNI/Polri agar menerapkan contoh protokol kesehatan, dan disiplin saat libur panjang.

“ASN, TNI, dan Polri, harus tegas mematuhi prokes dan bisa menjadi contoh kepada masyarakat,”lanjutnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan cuti bersama lebaran tahun 2021 pada tanggal 12 Mei dan 17 sampai 19 Mei 2021. Ditambah dengan libur akhir pekan Sabtu, Minggu pada 15 dan 16 Mei.

Hingga sampai saat ini tanggal 15 Februari 2021, tercatat sebanyak 6.462 orang yang terkena Covid – 19 dengan total kasus mencapai 1.223.930 pasien.

Ingin Bekerja di Dunia Penyiaran, ATVI Kampus yang Paling Tepat

0

Bogordaily.netDunia kerja sudah membuktikan bahwa, mereka yang terjun bekerja di bidang penyiaran komunikasi, tak pernah mati oleh gejolak ekonomi, hingga krisis seperti di masa reformasi.

Sementara di bidang pekerjaan lain, bahkan ekonomi dan perbankan, banyak yang berguguran alias terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Bisa disimpulkan, profesional bidang penyiaran dan komunikasi tak pernah sepi, apalagi mati. Sebab masyarakat membutuhkannya, sama dengan kebutuhan pokok lainnya.

ATVI
Mahasiswa semester 5 ATVI melaksanakan Praktik Produksi TV di studio broadcast Kafeloaja Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net).

Bagi kalian yang akan kuliah, atau sedang mencari kampus alternatif karena kampus tempat sekarang kuliah, kurang pas, maka Akademi Televisi Indonesia (ATVI) harus jadi pilihan utama.

Sekali kuliah di ATVI, bisa bekerja di televisi atau industri penyiaran, jika nantinya ingin memantapkan diri sebagai, profesional di bidang yang terkait dengan platform media baru.

“Mau menjadi Content Creator, Youtuber, pembuat video kreatif, bahkan masuk industri film, bisa banget, karena ATVI akan mengarah pada studi dan pembuatan film,” kata Wakil Direktur 3 bidang kemahasiswaan, Hans Utama.

ATVI memiliki studio untuk praktik, dukungan staf pengajar yang berpengalaman dalam bidangnya, dan back up induk perusahaan besar dalam bidang pertelevisian.

Adapun PT Elang Mahkota Teknologi, EMTEK yang memiliki tiga stasiun TV seperti, Indosiar, SCTV, O’Channel dan membawahi puluhan perusahaan berbasis platform media.

Itu adalah garansi yang akan mengantar kalian untuk menggapai cita, sebagai professional media penyiaran dan menjalin networking yang sangat luas.

ATVI mempunyai pola pengajaran untuk meggabungkan teori dan praktik yang akan membuat kalian lebih memahami dan menguasai materi kuliah yang memang disiapkan untuk bekal, jika memasuki dunia kerja yang penuh persaingan.

“Yakinlah, kalian akan lebih menguasai bidang penyiaran dan juga jurnalisme televisi dibandingkan mahasiswa lain yang memilih kuliah di luar ATVI,”jelasnya.

Mengapa? Ya, karena ATVI memiliki tempat praktik yang lengkap, dosen yang mumpuni, dan dukungan perusahaan.

Karena itu mantapkan sejak sekarang untuk kuliah di ATVI. Apalagi letak kampus yang sangat strategis di Kompleks Indosiar, Jalan Damai 11, Daan Mogot, Jakarta Barat, sangat strategis.

“Akses jalan bisa naik melalui TransJakarta, halte berhadapan dengan Kampus, dengan motor, dan kendaraan lain juga sangat mudah,” katanya. Adv

Ngamuk, DPRD Tuding Kadispora Bogor Tak Kooperatif Proyek Pakansari

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Permadi Dalung menuding Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Bambang Setiawan tidak kooperatif atas pengerjaan proyek perbaikan Stadion Pakansari yang molor.

Permadi juga menyayangkan sikap Kadispora dan PPK yang tidak mengindahkan kehadiran komisi III saat diajak untuk berdiskusi menyelesaikan masalah proyek dengan uang rakyat (APBD) tersebut.

“Silahkan di-blow up saja di Media!. Kepala dinas tidak ada, PPK tidak ada. Kami dianggap apa datang kesini?,” tegas Permadi Dalung saat melakukan diskusi di Media Center Pakansari, Selasa 16 Februari 2021.

Selain itu, ia meminta proyek rehabilitasi Pakansari yang masih melakukan pekerjaan padahal sudah melewati batas waktu, untuk ditutup sementara.

“Stop dulu sementara, kita harus tahu juga kajian-kajiannya, aturannya bagaimana ini kok bisa dilanjut dan sebagainya,” jelasnya.

Karena menurutnya, Kadispora sudah berjanji bahwa proyek miliaran ini bisa diselesaikan sebelum 9 Februari 2021.

“Karena janji beliau saat itu 9 Februari sudah selesai, kalau tidak selesai putus kontrak! Kan Jelas,” tutup Permadi Dalung.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi III, Aan Triana Al Muhamrom pun menyayangkan sikap Kadispora yang tidak serius menanggapi proyek miliar tersebut.

“Dari awal kadis tidak pernah hadir, karena yang bertanggung jawab kepala dinas. Malah diwakili oleh yang tidak bertanggung jawab atas proyek ini,” kata Wakil Ketua Komisi III, Aan Triana Al Muharom .

“Intinya tidak kooperatif!,” sambung Permadi Dalung

Seperti diketahui, proyek rehabilitasi Pakansari yang didanai APBD murni sebesar Rp14,4 miliar seharusnya selesai 21 Desember 2020 ditambah addendum 50 hari sampai 9 Februari 2021.***

DPRD Ngamuk, Anggaran Rp14,4 Miliar Proyek Pakansari Molor

0

Bogordaily.net Anggota DPRD Komisi III ngamuk lantaran proyek Rehabilitasi Stadion Pakansari sebesar Rp14,4 miliar molor dan melanggar aturan. Pasalnya, Proyek rehabilitasi stadion Pakansari yang seharusnya selesai pada 9 Februari 2021 dengan addendum, masih saja belum selesai.

Selain itu, penyedia jasa, PT Nur Ihsan Minasamulia dan PT Cipta Maju Properti, masih saja melakukan pekerjaan, padahal sudah melewati batas waktu pelaksanaan alias molor dari 22 Oktober 2020 hingga 21 Desember 2020 ditambah addendum 50 hari sampai 9 Februari 2021.

“Kita dari awal sudah kunker kesini melihat program. Ini adalah APBD murni 2020 dan sudah masuk luncuran. Karena per Desember sudah habis kontraknya. Luncuran 50 hari, selesai tanggal 9 Februari,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom saat ditemui setelah sidak di Pakansari, Selasa 16 Februari 2021.

“Faktanya setelah 9 Februari masih berlanjut, hingga hari ini belum selesai juga. Ini yang kami pertanyakan,” lanjutnya.

Atas dasar tersebut, Ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit proyek bernilai besar ini.

“Kita akan kirim surat ke pimpinan untuk menindaklanjuti dan kita mohon ini untuk jadi prioritas BPK untuk mengaudit. Karena ini proyek bukan kecil. Kalau blacklist kan sudah aturan, karena pekerjaan belum selesai, maka perusahaan itu harus diblacklist dan diputus kontrak,” jelasnya. ***

Lagu Baru BTS dan Back Number Jadi Soundtrack Film Out

0

Bogordaily.net Personil BTS Jungkook menjadi tren Twitter, sejak grup vokal itu mengumumkan akan meliris soundtrack film bersama Back Number yang berjudul ‘Film Out’.

Lagu ‘Signal’ merupakan soundtrack untuk versi Jepang yang di produksi dari Jungkook BTS bersama Iyor Shimizi Back Number.

Jungkook terinspirasi dengan melodi yang dihasilkan oleh Iyori dan mengusulkan melodi baru, dikutip dari halaman Billboard Jepang.

Personil BTS Jungkook dan grup band Jepang Back Number menjadi trending Twitter, kemudian tak lama setelah pratinjau soundtrack dari BTS yang dirilis 16 Februari 2021 banyak penggemar yang merasakan antusias.

“Aku begitu bangga padanya, dia selalu melakukan yang terbaik, dia baru 23 tahun tapi sangat sangat berbakat. Dia seorang produser yang jenius,” ditulis akun @kookminphotos.

“Pria ini bernama Jeon Jungkook telah memproduksi begitu banyak lagu luar biasa. Bangga dengan Prod JK ku,” ditulis akun @datingbts_.

Lagu tersebut kabarnya akan resmi dirilis tanggal 2 April 2021.

“Lagu kami ‘Don’t Leave Me’ merupakan lagu tema di drama ‘Signal’, dan kali ini, saya sangat bahagia untuk bertanggung jawab untuk skala lebih lanjut dari filmnya,” kata BTS.

“‘Film Out’ adalah lagu yang kami tulis bersama Back Number, dan ketika saya menerima demo yang dikirim oleh Back Number, Shimizu, melodinya sangat bagus dan mempesona, Ini adalah lagu yang benar-benar saya sukai saat bekerja, jadi saya harap banyak orang menyukainya,” kata Jungkook BTS.

Semntara itu, Jungkook telah di akui selama menjadi produser dari banyak lagu, sebagaimana Jungkook telah menunjukan bakatnya di produksi musik.

julukan Golden Maknae, dalam anggota yang paling muda di Grup BTS Jungkook berpartisipasi dalam memproduksi banyak lagi yang telah dirilis di album BTS.

Kemudian sebagai tambahan, Jungkook telah memproduksi lagu Jepang yang judul “Your Eyes Tell” yang disertakan sebagai soundtrack untuk film berjudul yang sama.***

 

Miyabi Bingung Sering Dapat Pengalaman Buruk di Indonesia

0

Bogordaily.net Mantan artis film dewasa, Maria Ozawa atau yang sering dipanggil Miyabi mengaku bahwa sebenarnya ia suka dengan Indonesia. Namun ia merasa sering mendapatkan pengalaman kurang mengenakan saat berkunjung.

Maria Ozawa pun mengatakan bahwa gaya hidup warga Indonesia yang santai dalam segala hal dan kuliner yang enak membuat ia senang berkunjung ke Indonesia.

“Mereka tuh apa ya, santai dalam menjalani hidup, baik (kepribadian) dan makanannya pun enak,” ucap nya dalam akun youtube @daisukebotak.

Sekitar dua atau tiga tahun yang lalu, Maria mengatakan ia pernah berkunjung ke Indonesia. Namun, setiap ia datang selalu mengalami kejadian tidak mengenakan.

“Dua atau tiga tahun lalu aku ke Indonesia tapi setiap kesana aku selalu dilaporkan dan jadi suatu masalah. Terus diusir gitu secara paksa dari Indonesia,” ucapnya.

Padahal Miyabi datang ke Indonesia karena diundang, tapi ia bingung kenapa dirinya selalu diminta pulang kembali ke Jepang.

Miyabi pun pernah saat baru sampai dibandara tiba – tiba di periksa ternyata hanya untuk dimintai foto.

“Baru sampai di bandara tiba – tiba di periksa. Aku bingung, terus aku dibawa ke suatu ruangan, baru sampai 5 menit loh kalau aku punya kesalahan kok cepet banget. Ternyata saat sampai di ruangan cuma minta foto,” tuturnya.

Pemeran film ‘Mengejar Miyabi’ tersebut sampai harus tertahan selama satu jam di bandara hanya untuk dimintai foto dan paspor nya pun tidak di kembalikan.

” Ketika ambil foto kebetulan moodku sedang bagus dan aku juga sih santai, akhirnya bisa masuk (ke Indonesia) tapi memakan waktu banyak banget,” ucap Miyabi.

Ia pun mengingat ketika ia datang ke Bali beberapa tahun lalu ada sekumpulan pendemo yang datang da menjadi berita yang heboh.

“sebetulnya sudah di persiapkan pengawalan supaya kita bisa lewat pintu belakang, namun manager ku belum koordinasi dengan pihak pintu belakang. Akhirnya aku lewat pintu depan dan itu banyak sekali orang,” tuturnya. ***

MAPANCAS Undang Kemenkes dan Kemenkeu Ngopi di Bogor Perihal RSMM

Bogordaily.netDewan Pimpinan Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) Kota Bogor mengundang Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan  ‘Ngopi’ bareng soal keterbukaan informasi publik pada BLU Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor (RSMM).

Ajalan itu menyangkut kegiatan Aksi Unjuk Rasa di depan Lapangan Golf dan sekitar RS Jiwa Marzoeki Mahdi (RSMM) Kota Bogor, 16 Februari 2021.

Ketua DPD Mahasiswa Pancasila Kota Bogor, Fatholloh Fawait mengatakan undangan ngopi khususnya pada pemanfaatan aset tanah lapangan, lapangan golf dan Gedung yang merupakan aset negara yang tertutup oleh RSMM.

“Hari ini kita undang Kemenkes sebagai pengguna barang negara dan Kemenkeu sebagai pengelola barang negara, Ngopi di Bogor,” kata Fatholloh Fawaitdi di sela-sela aksi.

“Pemerintah harus tahu, aset Negara di Kota Bogor rawan di selewengkan dan rawan hilang,” tambahnya.

Menurut nya RSJ Marzoeki Mahdi yang menaungi pengelolaan aset lapangan Golf Bogor sampai saat ini belum juga menjawab pertanyaan substansial terkait aturan, pengelola dan pendapatan negara pada lapangan golf Bogor.

“Ini menjadi indikasi kuat bahwa RSMM selama ini belum memiliki aturan yg jelas terkait pemanfaatan aset negara tersebut.” Ucapnya

“Kalau ada aturan dan sistem yang baik silahkan dibuka ke publik. Agar masyarakat tau.” Sambungnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil sihol ini. Asett negara seharusnya dikelola dengan regulasi yang baik dan sepenuhnya kembali ke negara untuk kesejahteraan rakyat.

Tidak cukup sampai disitu pihaknya pun akan tetap mengawal dengan aksi selanjutnya dan meminta pemerintah pusat dan penegak hukum untuk turun memeriksa Direksi RSMM.

“Kami tunggu kehadiran kemenkes dan kemenkeu untuk segera menginventarisir aset negara di Bogor dan tak lupa untuk penegak hukum turun memeriksa Direksi RSMM.” tegasnya.

Sebagai informasi rekan-rekan Mahasiswa Pancasila Kota Bogor ini sudah melakukan aksi yang ketiga kalinya dalam mengawal aset Negara.***

Korupsi Bansos Cipinang Bogor, Akibat Kelaian Pendataan

0

Bogordaily.net Kasus korupsi Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terjadi di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor disinyalir akibat kelalaian pendataan.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor meminta aparat desa dan masyarakat sigap melaporkan penyelewengan.

“Kita menyampaikan, kepada pendamping bantuan, kalau laporan seharusnya beri laporan bahwa KPM ini meninggal atau mengundurkan diri. Tapi kalau ada temuan apapun di lapangan, segera laporkan,” tegas Kepala Dinas Sosial, Mustakim saat dikonfirmasi bogordaily.net terkait kasus BST di Rumpin, Selasa 16 Februari 2021.

Menurutnya, tugas Dinas Sosial hanya menyampaikan data primer yang diberikan Desa Cipinang Bogor untuk diserahkan ke kementerian dan menyiapkan data dan SDM pendamping penerima bantuan.

Ia mengaku, Dinsos sudah melakukan langkah-langkah untuk mengawasi bantuan-bantuan apapun baik dari pemerintah pusat, provinsi hingga daerah.

Menanggapi kasus korupsi BST yang diselewengkan, ia mengaku pihaknya sudah melakukan monitoring langsung ke lapangan. Namun, laporan tidak diterima langsung oleh Dinas Sosial, sehingga pihaknya tidak tahu menahu permasalahan di Rumpin tersebut.

“Men-assessment sudah, monitor ke lapangan juga sudah, lalu ketika kita sudah lakukan evaluasi, karena memang laporannya bukan dari kami. Jadi pihak kepolisian menindaklanjuti,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin, Djodi Anggoroadi menyampaikan bahwa masih ada data yang tidak bisa diupgrade untuk penerimaan bantuan yang menyebabkan pemutakhiran data tersendat.

“ada sebagian yang tidak bisa upgrade, karena masih yang dulu KK nya, sehingga di aplikasi itu masih terverifikasi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya Kasi Pelayanan Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, LH 32 tahun, meraup keuntungan pribadi hingga Rp54 juta dari korupsi Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diduga dilakukannya menggunakan bantuan Joki.

“LH  menugaskan warga lain sebanyak 15 orang untuk mencarikan  hingga meraup  54.000.000,” kata Kapolres Bogor, AKBP Harun saat melakukan konferensi pers di Mako Polres Bogor, Senin 15 Februari 2021.

Harun menyebutkan, selaku Kasi Pelayanan LH melakukan aksinya dengan dibantu 15 warga yang masing-masing dibekali dua akun penerima bansos untuk pencairan di Kantor Pos Cicangkal, Kecamatan Rumpin.

Rionny Minaky Menyayangkan Pembatalan Turnament Yonex Jerman Terbuka

0

Bogordaily.net – Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky menyayangkan dibatalkannya turnamen bertajuk Yonex Jerman Terbuka oleh Federasi Badminton Dunia (BWF) pada Kamis 11 Februari 2021.

Dilansir dari web resmi Persatuan Bulutngkis Seluruh Indonesia (PBSI) Rionny Mainaky menyayangkan pembatalan tersebut.

Pasalnya, turnamen level Super 300 ini merupakan kualifikasi untuk menambah poin pada Olimpiade Tokyo, yang rencananya digelar Juli mendatang.

“Ya sangat disayangkan Jerman Terbuka batal, karena turnamen ini seharusnya bisa untuk menambah poin untuk Olimpiade. Terutama untuk Hafiz/Gloria,” ucap Rionny.

Riony pun mengatakan seharusnya turnamen terseut menjadi ajang pemanasan untuk para pemain Indonesia yang akan berlaga di All England.

“Selain itu, Jerman Terbuka ini seharusnya juga jadi ajang untuk pemanasan bagi para pemain yang akan tampil di All England. Seperti Jonatan, Ginting, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati,” Ucapnya.

Sementara itu untuk strategi pengiriman pemain yang dipersiapkan PBSI untuk Olimpiade, Rionny menjelaskan hal itu berdasarkan ranking Race to Olympic.

Di tunggal putra posisi Ginting  adalah ranking 4 dan Jojo di ranking 7, dengan nomor kualifikasi yang sama. Tunggal putri ada Gregoria menempati ranking 20, tapi Gregori ini masuk ke kualifikasi nomor 15.

Untuk ganda putra yang sudah lolos untuk kualifikasi Olimpiade adalah Marcus/Kevin ranking 1, Ahsan/Hendra ranking 2, dan Fajar/Rian ranking 6. Namun meski Indonesia mempunyai 3 wakil di 8 besar dunia, jika mengikuti aturan  regulasi setiap negara hanya dapat mengirimkan 2 wakil ganda putra di Olimpiade nanti.

Di sektor ganda putri, pemain yang masuk kualifikasi hanya Greysia/Apriyani yang sekarang ada di ranking 8 dan masuk kualifikasi nomor 7. Terakhir di ganda campuran, Praveen/Melati menduduki ranking 4, dengan nomor kualifikasi sama. Sementara itu Hafiz/Gloria ada di ranking 8 juga dengan nomor kualifikasi sama.

Melihat ranking Race to Olympic Tokyo tersebut, Hafiz/Gloria memang belum berada pada posisi aman untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade. Hal itu dikarenakan, perbedaan poin wakil Indonesia ini hanya berbeda tipis dengan ranking di bawahnya.

“Posisi Hafiz/Gloria ini yang berbahaya, karena poin ranking mereka itu 60.851, beda tipis dengan pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Rank 9/Hong Kong) dengan poin 60.566, Marcus Ellis/Lauren Smith (Rank 10/Inggris) dengan poin 58.818, dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Rank 11/Malaysia) dengan poin 56.792,” ungkap Rionny.

Untuk Hafiz/Gloria PBSI  mengirim  meraka pada ajang Swiss Terbuka dan diharapkan dapat tampil maksimal sehingga dapat menambah poin serta memperjauh jarak dengan ranking dibawahnya. ***