Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 7696

Tiga Jenderal Terkuat Gantikan Posisi Kapolri Idham Azis

BOGOR DAILY- Pucuk pimpinan Polri akan segera berganti, setelah Jenderal Idham Azis memasuki masa pensiun, akhir Januari 2021.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai ada tiga nama jenderal yang berpeluang kuat menggantikan Idham Aziz.

“Dari info yang ada di sekitar istana yang dianggap kuat ada tiga calon Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar,” kata Ujang kepada Okezone, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Ujang, ketiga nama tersebut hanya tinggal menunggu pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Hanya tinggal tingkat kenyamanan dan chemistry dengan Jokowi saja. Ketiganya memenuhi syarat dan ketiganya memiliki kedekatan dengan Jokowi,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti membeberkan sejumlah persoalan yang harus dibenahi Polri. Ray mengatakan, ada dua hal yang harus dibenahi. Pertama persoalan reformasi struktur.

“Struktur itu berkaitan dengan jabatan-jataban yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan penegakan hukum dan ketertiban masyarakat,” kata Ray Rangkuti kepada Okezone, Sabtu

Kedua berkaitan dengan kultur sikap profesionalisme kepolisian. Menurutnya persoalan kultur harus benar-benar menjadi perhatian kapolri baru. Pasalnya, kemampuan polisi dalam mengayomi, penegakan hukum dan ketertiban semakin ditantang.

“Berbagai penanganan polisi, khususnya terkait dengan aksi-aksi massa yang berhubungan dengan kebijakan pejabat politik cenderung kurang profesional, begitu juga dengan penegakan hukum atas sikap kritis masyarakat,” ujar Ray.

Bukan Kabur, FPI Bilang Habib Rizieq Sudah Pulang dari RS Ummi

BOGOR DAILY- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan kabur meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Bogor. Rizieq diduga pergi dari RS UMMI pada tadi malam, Sabtu (28/11/2020).

Wakil Sekretaris Umun FPI Azis Yanuar membantah bahwa Rizieq Shihab telah kabur. Menurutnya, pimpinan ormas islam tersebut meninggalkan RS UMMI lantaran telah sehat.

“HRS itu sehat abis cek up dan bagus kondisinya, ya dia pulang,” kata Azis seperti dilansir okezone.com, Minggu (29/11/2020).

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut apakah Habib Rizieq telah kembali ke kediamannya di Azis hanya menjawab singkat. Dirinya enggan mendetilkan lokasi Rizieq pulang.

“(Habib Rizieq sudah pulang) iya,” ucapnya.

Sekadar informasi, di aplikasi pesan singkat beredar kabar pesan berantai yang berisikan kronologi kaburnya Rizieq dsri RS UMMi. Disebutkan bahwa Rizieq telah meninggalkan RS Ummi sekira pukul 20.50 WIB melalui pintu belakang yang diduga gudang obat.

RS UMMI dalam pesan berantai itu disebutkan tidak mengetahui kendaraan yang digunakan Rizieq untuk pergi. Akan tetapi, setelah dicek oleh petugas keamanan pada pukul. 21.45 WIB bahwa benar Rizieq telah meninggalkan kamar rumah sakit.

sumber: Okezone.com

Halangi Satgas Covid-19 Swab Tes Habib Rizieq, RS Ummi Terancam Ditutup

BOGOR DAILY- Polemik antara Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan Rumah Sakit UMMI Kota Bogor terus memanas. RS UMMI yang dianggap menutupi hasil tes swab Pemimpin FPI Habib Rizieq Syihab terancam akan ditutup Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Habib Rizieq diketahui sudah dirawat di RS UMMI sejak hari Rabu (25/11). Satgas COVID-19 Kota Bogor mengasumsikan Habib Rizieq sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Corona, mengingat munculnya klaster Petamburan. Sehingga perlu dilakukan swab.

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengatakan RS UMMI Bogor tak kunjung memberikan informasi ataupun klarifikasi mengenai tes swab terhadap Habib Rizieq. Pemkot Bogor menilai RS UMMI tidak terbuka atas kewajiban sebuah rumah sakit melaporkan semua data informasi hasil swab.

“Mereka tidak terbuka padahal kewajiban RS melaporkan semua data informasi hasil swab ke database all record Kemenkes RI,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada detikcom, Sabtu (28/11).

“Justru hal tersebut di atas terkait dengan belum adanya informasi dan klarifikasi pihak rumah sakit (RS) atas keterangan pengambilan spesimen HRS oleh pihak di luar RS dan Dinkes Kota Bogor,” sambung Dedie.

Tertutupnya informasi hasil tes swab Habib Rizieq di RS UMMI membuat Satgas Covid-19 Kota Bogor berang. Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor, Agustian Syah, mengancam akan menutup RS UMMI jika tetap bersikukuh menutupi data hasil swab Habib Rizieq.

Agustian mengatakan merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 107 tentang PSBMK Kota Bogor ada sanksi bagi badan usaha yang kedapatan menghalangi upaya proses penegakan peraturan dalam menangani wabah penyakit menular. Sanksi maksimal bisa berupa penutupan izin usaha.

“Ini dapat dikenakan sanksi sampai maksimalnya penutupan izin usaha. Jadi ada sanksi yang melekat pada nanti Rumah Sakit UMMI apabila tetap bersikukuh tidak mau melaporkan hasil swab dari pasien tersebut kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor,” kata Agustian, kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Sabtu (28/11/2020).

Agus menegaskan seharusnya pihak RS UMMI memiliki itikad baik untuk bisa bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor agar melaporkan data pasien yang dirawatnya. Sementara, RS UMMI menutupi data hasil swab tes dari Habib Rizieq.

“Tapi berikutnya ada di rumah sakit, sejauh mana rumah sakit punya niat baik bekerja sama, berkoordinasi, bersinergi dengan Satgas Covid Kota Bogor. Karena ada kewajiban rumah sakit untuk melaporkan setiap pasien yang dirawat di rumah sakitnya, terutama yang telah melakukan swab tes,” pungkasnya.

Halaman

Habib Rizieq Dikabarkan Kabur Lewat Pintu Belakang RS Ummi

0

BOGOR DAILY- Habib Rizieq Shihab dikabarkan melarikan diri dari RS Ummi Kota Bogor, saat hasil swab test miliknya menjadi perdebatan dengan Pemkot Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser menjelaskan bahwa Habib Rizieq kabur dari RS Ummi pukul 20.50 WIB, Sabtu 28 November melalui pintu belakang.

“Kabur melalui pintu belakang diduga melalui gudang obat RS UMMI namun Security RS Ummi atas nama Edy Setiawan, tidak mengetahui kendaraan yang digunakan, setelah dicek oleh security pada pukul 21.45 wib bahwa keduanya (Habib Rizieq dan ustri) telah meninggalkan kamar rumah sakit, sekitar pukul 20.50 WIB,” jelasnya.

Hendri pun menegaskan, pihak rumah sakit masih tertutup terkait keberadaan pasti Habib Rizieq.

Sebelumnya, Habib Rizieq dikabarkan kabur dari RS Ummi Kota Bogor, Jawa Barat. Sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa Habib Rizieq kabur tanpa menjelaskan hasil tes swab yang dilakukannya.

sumber: OKEZONE.COM

MER-C Kekeuh Sembunyikan Kondisi Kesehatan Habib Rizieq, Ini Pernyataa Resminya

BOGOR DAILY- MER-C sebagai Tim Medis independen yang diminta keluarga Hbaib Rizieq untuk turut menangani kesehatan HRS membuat pernyataan tertulis.

dr. Sarbini Abdul Murad selaku Ketua Presidium MER-C menyampaikan bahwa lembaganya sudah berpengalaman dalam memberikan bantuan medis dan kesehatan terhadap siapa saja yang mengalami kondisi kemanusiaan kritis.

Untuk itu ia meminta agar Walikota Bogor Bima Arya mempercayakan pemeriksaan serta pengawalan kesehatan Habib Rizieq kepada lembaganya.

“MER-C mengirim beliau untuk beristirahat di RS. Namun mendapatkan perlakuan yang kurang beretika dan melanggar hak pasien dari Walikota Bogor dengan melakukan intervensi terhadap tim medis yang sedang bekerja, sehingga menganggu pasien yang sedang beristirahat,ungkap dr Sarbini.

Ia menyayangkan sikap Walikota Bogor yang melakukan intervensi dan tekanan kepada RS, Tim Medis dan pasien. Lantaran, semua pemeriksaan yang perlu dilakukan tengah berjalan dan pengobatan akan dijalankan sesuai dengan masalah kesehatan yang ditemukan.

Sarbini meminta agar semua pihak tidak membuat kegaduhan, menjaga privasi pasien dan mempercayakan kepada tim medis yang menangani. “Perihal menyampaikan kondisi kesehatan adalah domain keluarga. Bahkan pihak RS/ dokter yang merawat tidak memiliki hak untuk menyampaikan tanpa seijin keluarga,”tandasnya

Ngamen Online Perdana Chapter 3 Sukses Digelar di KAFELOAJA, Jangan Lupa Hari Ini Ada Lagi

BOGOR DAILY – Hari pertama Ngamen Online Chapter 3 di KAFELOAJA sukses digelar, Sabtu (28/11). Acara yang digagas oleh musisi Bogor Angel Bollemeyer dan Donny Chamberlin bakal kembali digelar pada Minggu (29/11/2020) ini.

Lokasi yang dipilih pun masih sama, yakni di KAFELOAJA yang berada di Jalan KH. M. Falak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Salah satu pengisi acara Nickolas Garcia mengaku sennag bisa terlibat dalam kegiatan Ngamen Online ini. Sebab, kegiatan ini bisa merangsang industri kreatif tetap tumbuh di masa Pandemi.

“Kami senang sekali bisa mengisi acara seperti ini. Karena bagi musisi dan penyanyi lainnya kegiatan menyanyi di muka umum ini memang sudah lama dirindukan,”ungkapnya.

Menurutnya, para pengisi acara pun rela datang jauh jauh demi bisa menyalurkan kesenangannya dalam bermusik. Meskipun kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui live Instagram dan Live Facebook tidak menyurutkan niat para pengisi acara untuk datang dan mengisi kegiatan tersebut.

“Ya selama dua hari ini, para pengisi acara ada yang dari Bogor tentu, ada yang dari Jakarta, Depok dan Cibubur.” Papar Nickolas yang juga panitia Ngamen Online tersebut.

Menurut Nickolas, Ngamen Online bukan sekedar bernyanyi saja, akan tetapi terdapat vocal coaching dan pengetahuan musik. Hasil dari dibukanya nomor rekening untuk sawer atau donasi secara langsung itu, akan dipergunakan membantu para penyanyi atau musisi yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Semoga Pandemi segera pergi dan berlalu, sehingga saya bersama rekan-rekan penyanyi dan musisi lainnya dapat pekerjaan kembali. Kegiatan pertunjukan berlangsung dengan baik, tanpa adanya batasan tertentu seperti saat ini. Semoga ya.”pungkas Nickolas yang di Amin-kan oleh para pengisi acara Ngamen Online lainnya.

(Ibnu).

FPI Sudah Siap Bela RS Ummi

BOGOR DAILY- Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menyatakan, pihaknya siap membela Rumah Sakit (RS) Ummi Kota Bogor. Aziz menekankan FPI siap pasang badan membela yang diduga diperlakukan tidak adil dan diskriminatif.

“Insha Allah kami membela yang diduga diperlakukan tidak adil, diskriminatif dan dikriminalisasi,” kata Aziz saat dikonfirmasi MNC Media, Sabtu (28/11/2020).

Sekadar informasi, RS Ummi Kota Bogor dilaporkan ke pihak kepolisian oleh tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19. RS Ummi dilaporkan karena diduga menghalang-halangi Satgas penanganan Covid-19 yang hendak melakukan swab test terhadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Menurut Aziz, pelaporan tersebut adalah bentuk diskriminasi. Apalagi, berkaitan dengan Habib Rizieq Shihab. Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI itu menduga ada upaya yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk mengkriminalisasi Habib Rizieq Shihab.

“Sangat kuat dugaan kriminalisasi dan diskriminasi hukum,” pungkasnya.

Pihak kepolisian saat ini tengah mempersiapkan berkas administrasi untuk melakukan penyelidikan dan memanggil sejumlah saksi terkait laporan tersebut. Informasi yang dihimpun, laporan polisi tersebut tertuang dalam LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA.

Dalam laporan tersebut, RS Ummi diduga menghalangi atau menghambat Satgas dalam penanganan atau penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19 yang akan melakukan swab tes terhadap salah satu pasiennya yang diduga terpapar Covid-19.

Kepada Satgas Covid-19, RS Ummi Kota Bogor dinilai tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait protokol proses penanganan terhadap pasien tersebut.Sehingga, Satgas Covid-19 tidak bisa menjalankan tugas sesuai dengan prosedur penanganan covid-19. Adapun, pasal yang disangkakan yakni Pasal 14 Ayat 1, 2 UU Nomor 4 Tahun 1984. Dikonfirmasi, Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar membenarkan adanya laporan tersebut.

Turnamen PRH 2 Berakhir, Jhon/Pian Juaranya

BOGOR DAILY – Turnamen Bulutangkis Pakoko Rent House berakhir sudah pada Sabtu malam (28/11/2020).

Unggulan pertama pasangan Jhon/Pian berhasil menggondol hadiah uang tunai, raket dan piala.

Dalam partai final, Jhon/Pian membungkam pasangan Ano/Soleh dengan skor 30-18. Posisi ke tiga di raih pasangan Gusvil/Om Jack. Dan posisi ke empat diduduki pasangan Burik/Epoy.

Koko, owner Nurprianto PRH mengatakan, selamat untuk para juara. Terus giat berlatih guna menghadapi turnamen selanjuthya. Kalah menang dalam sebuah pertandingan pasti ada. Namun semangat dan sportivitas harus tetap nomor satu.

“Saya akan kembali menggelar turnamen dengan hadiah yang lebih besar,” ujarnya kepada Bogordaily.net.

Mungkin saja, lanjutnya, pada turnamen mendatang akan dilakukan pengocokan secara oplosan. Hingga kekuatan setiap pasangan bisa merata.

Jumlah peserta juga bisa lebih banyak. Gabungan members lain dari PB. Mitra dan Baraya.

“Unsur hiburan tetap tujuan utama turnamen ini,” beber Pakoko sapaan akrabnya.

Sementara itu, Abdul Kodir ketua panitia pelaksana turnamen mengungkapkan terima kasih untuk semua peserta yang sudah berpartisipasi.

Ucapan terima kasih juga untuk para panitia yang dari awal pembukaan, hingga partai puncak berakhir saling bahu membahu menyukseskan turnamen di tengah cuaca yang kadang menganggu jadwal pertandingan. Kerja keras semua panitia perlu juga di apresiasi.

“Tanpa kekompakan panita turnamen ini tak mungkin sukses,” pungkas Kodir.(gib)

Satgas Covid: Kami Sangat Menghargai Privasi Pasien, Tapi RS Berkewajiban Menyampaikan Hasil Data Swab

0

BOGOR DAILY –  Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor telah mengupayakan agar Habib Rizieq yang saat ini dirawat di RS UMMI melakukan tes swab ulang. Namun, upaya itu mendapat penolakan dari pihak keluarga Rizieq.

“Jadi memang kemarin itu kita sudah melakukan swab ulang kepada pasien tersebut, hanya ada penolakan dari pihak keluarga,” kata Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor Agustian Syach, Sabtu (28/11/2020).

Keluarga Rizieq disebut menolak diswab ulang dengan alasan baru saja melakukan tes swab. Satgas COVID-19 Kota Bogor pun akan kembali mengupayakan swab test kepada Rizieq dan keluarganya.

“Upaya swab ulang telah kami lakukan dari kemarin, saat ada infomasi bahwa pasien tersebut telah melakukan swab, kami minta dilakukan swab ulang. Tapi keluarga yang bersangkutan kurang berkenan, karena alasannya baru saja diswab. Kita akan melakukan langkah ulang,” ujarnya.

Namun demikian, Agustian Syah menyebut pihak RS UMMI berkewajiban memberitahukan hasil swab Rizieq kepada Satgas COVID-19 Kota Bogor. Menurutnya, kewajiban menyampaikan hasil swab bukan di pihak pasien melainkan pihak rumah sakit.

“Dan memang kewajiban untuk melakukan hasil swabnya ada di pihak RS, bukan di pihak pasien. Sekali lagi kami tekankan, kami sangat menghargai privasi pasien, kami tidak pernah mem-publish data pasien, tapi pihak RS berkewajiban menyampaikan hasil data swab yang telah mereka lakukan kepada Satgas COVID Kota Bogor,” ungkap Agustian Syach.

“Berikutnya bolanya ada di rumah sakit, sejauh mana rumah sakit bekerja sama, berkoordinasi, bersinergi dengan Satgas COVID Kota Bogor,” lanjutnya.

 

Satgas Covid-19 Beberkan Kenapa Habib Rizieq Ogah Beritahu Hasil Swab

0

BOGOR DAILY -Satgas Covid-19 Kota Bogor menjelaskan keinginannya mengetahui hasil swab Rizieq Shihab semata untuk mencatat data jumlah pasien yang berada dan dirawat di Kota Bogor. Apalagi dengan asumsi pasien yang bersangkutan masuk sebagai pasien dalam pengawasan.

Hal itu dikatakan menjawab surat dari Rizieq Syihab kepada Satgas Covid-19 pada Sabtu (28/11/2020) pagi yang takut jika hasil swab diberikan ke Satgas Covid-19 nantinya akan dipublikasikan.

“Kami Satgas Covid-19 Kita Bogor tidak pernah mempublishdata pasien. Kepentingan kami utnuk mencatat data jumlah pasien yang memang masuk ke Kota Bogor, dirawat di Kota Bogor dengan asumsi yang bersangkutan ODP karena yang bersangkutan dari klaster Petamburan,” ujar Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor Agustian Syach dalam jumpa pers, Sabtu (28/11/2020).

Satgas Covid-19 hanya perlu sinergi dan kolaborasi untuk mencatat dan mengambil sikap yang tepat dengan mengetahui hasil swab setiap pasien. Pihak Mer-C (yang melakukan swab) juga tidak memberitahukan kepada Satgas Covid-19.

Satgas Covid-19 Kota Bogor juga sudah meminta kepada Rizieq Syihab untuk melakukan tes ulang namun ditolak. Alasannya, Rizieq Syihab sudah menjalani tes swab sebelumnya.

“Kami sudah upayakan agar pasien yang bersangkutan tetapi ada penolakan dari keluarga. Namun kewajiban melaporkan hasil swab ada di pihak RS bukan pasien. Kami tekankan kami sangat menghargai privacy pasien, tetapi RS berkewajiban melaporkan hasilnya ke kami,” tutur Agustian.

Lebih lanjut dikatakan Agustian membenarkan, pihaknya tadi malam pukul 00.00 WIB sudah melaporkan Dirut RS Ummi ke Polres Bogor Kota.

“Pihak RS belum ada respons apapun. Namun kami ingatkan adanya Peraturan wali kota 107 setiap badan usaha yang menghalang-halangi upaya penegakan aturan maka ada sanksinya diantaranya maksimal penutupan izin usaha,” ujar Agustian.