Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 7711

Bima Arya Usulkan GOR pajajaran Ditutup Sementara untuk Persiapan RS Darurat

BOGOR DAILY-Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif Covid-19 baru per hari di kotanya.

Menyikapi hal ini, Bima Arya mengingatkan dinas kesehatan setempat dan dinas terkait untuk segera menyiapkan rumah sakit darurat guna mengantisipasi terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.

“Dinas Kesehatan harus segera mencari tempat untuk rumah sakit darurat perawatan pasien kasus positif Covid-19,” kata Bima Arya di Kota Bogor, Rabu (25/11/2020).

Menurut Bima Arya, terus meningkatnya warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif Covid-19, harus segera diantisipasi, dengan cara menurunkan jumlah kasus positif, juga dengan menyiapkan rumah sakit darurat.

Dinas Kesehatan, kata dia, bisa mencari gedung yang kosong untuk diubah fungsinya menjadi rumah sakit darurat, seperti BNPB menyiapkan Wisma Atlet di Kemayoran Jakarta, untuk rumah sakit darurat.

“Cari gedung kosong yang bisa difungsikan sebagai rumah sakit darurat. Kalau perlu GOR Pajajaran ditutup sementara dan dijadikan rumah sakit darurat,” katanya.

Bima juga mengingatkan dinas terkait lainnya, untuk mencari solusi alternatif guna mengatasi kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.

Bima Arya menyatakan hal itu setelah mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, serta Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, soal perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor serta ketersediaan ruang rawat di rumah sakit maupun tempat isolasi khusus di PPSDM Lido di Kabupaten Bogor.

Dari laporan tersebut, menurut Bima, pertambahan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi, rata-rata sekitar 40-an kasus positif per hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, kasus positif Covid-19 trennya masih tinggi. Penularannya, terutama dari klaster keluarga dan klaster perkantoran.

Menurut Retno, kasus aktif Covid-19 di Kota Bogor saat ini masih tinggi yakni 530 kasus. Ketersediaan tempat tidur untuk pasien kasus positif di Kota Bogor ada 407 tempat tidur, sedangkan di pusat isolasi di Gedung PPSDM BNN di Lido ada 100 tempat tdur dan terisi 53 persen.

Menurut Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chadir, di RSUD Kota Bogor ada sebanyak 120 tempat tidur untuk perawatan pasien positif Covid-19, yakni 114 tempat tidur di ruang isolasi serta enam tempat tidur di ruang ICU.

“Di RSU Kota Bogor, saat ini terus 96 pasien Covid-19, yakni enam pasien di ICU dan 90 pasien di ruang isolasi,” katanya

Edhy Prabowo Anggap Kasus Korupsinya Kecelakaan

0

BOGOR DAILY-KPK menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus suap pengurusan ekspor benih lobster. Edhy menyatakan siap bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan.

“Ini kecelakaan dan saya tidak lari, saya akan beberkan apa yang terjadi dan saya lakukan,” kata Edhy di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/11) malam.

Edhy juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang bergerak di bidang perikanan dan kelautan.

“Saya masih kuat dan bertanggungjawab terhadap apa yang terjadi. Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat perikanan mungkin banyak yang terkhianati seolah saya pencitraan di muka umum,” ujar Edhy.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, 7 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Termasuk Edhy Prabowo. Nawawi menjelaskan, pada tanggal 21 November sampai 23 November 2020, KPK menerima informasi adanya transaksi pada rekening bank yang diduga sebagai penampung uang yang melibatkan penyelenggara negara. Uang itu bahkan digunakan untuk melakukan sejumlah pembelian barang mewah di luar negeri.

Selanjutnya pada Selasa 24 November 2020, KPK bergerak dan membagi menjadi beberapa tim di area bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Depok dan Bekasi untuk menindaklanjuti adanya informasi dimaksud. Pada sekitar pukul 00.30 WIB, tim langsung melakukan pengamanan di beberapa lokasi.

PSI Kota Bogor Taat Protokol Covid-19

BOGOR DAILY- Jajaran pengurus DPRD PSI kota Bogor mendatangi Satuan Tugas ( Satgas) Covid-19 Kota Bogor.
Ketua DPD PSI kota Bogor Sugeng Teguh Santoso mengatakan, pihaknya berencana menggelar kegiatan secara offline.

“Kami PSI kota Bogor harus meminta saran,arahan dan petunjuk agar rencana kegiatan offline dapat berjalan sesuai aturan da lam masa pandemi,” ungkap Sugeng.

Dari hasil pertemuannya dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor, pengurus PSI kota Bogor diminta agar tidak membuat acara yang mengundang kerumunan massa.

“Beberapa aturan wajib yang harus diikuto adalah acara tidak boleh menimbulkan kerumunan,kapasitas tidak lebih dari 50 persen kapasitas tempat. Sedapat mungkin di ruang terbuka,jaga jarak,pakai masker dan cuci tangan . arahan2 yg harus ditaati,”paparnya.

Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan bahwa rencana kegiatan yang digelar offline itu bakal mengajak masyarakat untuk gotobg royong membersihkan lingkungan setempat.

“Termasuk membersihkan 6 rumah ibadah dari beragam agama ;masjid,gereja,vihara dan pura,”tuturnya.

Bak gayung bersambut, rencana kegiatan itu langsung mendapat apresiasi dari Kepala Kesbangpol Kota Bogor Dadang.
Kegiatan DPD PSI kota Bogor dianggap dapat menunjukkan adanya toleransi yang tinggi di tengah masyarakat.

“Perlu kami sampaikan bahwa pada acara offline 28 November 2020 PSI kota Bogor juga akan memberikan perhatian pada guru dan pekerja serta pada acara tersbut akan diberikan penghargaan pada LSM yang bekerja secara sukarela pada prinsip2 kemanusiaan,”terangnya.

Terpisah, Satgas Covid-19 Kota Bogor mengapresiasi langkah yang diambil DPD PSI Kota Bogor yang meminta petunjuk teknis terkait rencana penyelenggaraan HUT PSI ke-6.

Ketua Satgas Covid 19 Kota Bogor, Dedi Rachim mengatakan, langkah tersebut patut dipuji karena menandakan soall kepatuhan orgnisasi dalam bersama sama memerangi wabah Covid-19.
“Saya kira ini bisa dijadikan contoh untuk partai atau organisasi lain, “tandasnya

Bawa Sabu, Driver Ojol di Tanahsarel Mati Kutu Diciduk Polisi

BOGOR DAILY-Anggota Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota, menangkap RR, pengemudi ojek online (ojol) saat sedang mengambil narkoba di wilayah Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (25/11). Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang melihat gerak gerik mencurigakan RR dan satu orang lainnya, EG.

“Berdasarkan laporan itu kami langsung ke lokasi dan saat diinterogasi dua orang tersebut sedang mengambil narkoba jenis sabu yang baru dikirim lewat jasa ojek online yang dikirim oleh pengirimnya dengan sistem tempel di pohon pisang,” kata Agus Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, AKP Agus Susanto.

Agus mengatakan, berdasarkan keterangan RR dan EG, keduanya mengunakan sabu untuk memperlancar pekerjaan mereka dan untuk dikonsumsi sendiri. “Pengirimnya ini masih kita selidiki,” kata Agus.

Total sabu yang diamankan seberat 0,82 gram. “Mereka ngakunya beli sabu itu harganya Rp 1 juta,” kata dia.

Anggotanya itupun langsung mengamankan pelaku dan barang bukti berupa sabu seberat 0,82 gram. Mereka pun dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancama pidana 12 tahun.

Duit Suap Edhy Prabowo Dipakai Belanja Belanja di Hawaai

BOGOR DAILY-Jakarta – KPK mengungkap awal mula terbongkarnya kasus suap ekspor benih lobster yang melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. KPK lalu menyelidiki belanja mewah yang dilakukan Edhy di Hawaii, Amerika Serikat.

KPK memang mengintai kasus ini pada Agustus lalu. Menjelang Akhir November KPK menerima informasi dugaan terjadinya penerimaan uang oleh Penyelenggara Negara. Hal itu terjadi pada tanggal 21 November 2020 sampai dengan 23 November 2020.

“Informasi adanya transaksi pada rekening bank yang diduga sebagai penampung dana dari beberapa pihak yang sedang dipergunakan bagi kepentingan Penyelenggara Negara untuk pembelian sejumlah barang mewah di luar wilayah Indonesia,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam jumpa pers dari Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020).

Kasus ini bermula pada 14 Mei 2020, Edhy selaku Menteri Kelautan dan Perikanan menerbitkan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster. Pihak yang hendak menjadi eksportir benih lobster harus memenuhi penilaian Tim Uji Tuntas sebagaimana yang tertera dalam Surat Keputusan itu.

Tim Uji Tuntas dipimpin oleh Staf Khusus Edhy bernama Andreau Pribadi Misanta (APS) selaku Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas. Selain itu, Staf Khusus Menteri Edhy bernama Safri (SAF) selaku Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas.

Awal Oktober 2020, Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP) bernama Suharjito (SJT) datang ke kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk bertemu SAF. PT DPP hendak menjadi eksportir benur. Untuk mengekspor benur, maka syaratnya harus melalui PT Aero Citra Kargo (PT ACK). PT ACK ini bertindak sebagai ‘forwarder’ benur dari dalam negeri ke luar negeri.

“Dalam pertemuan tersebut, diketahui bahwa untuk melakukan ekspor benih lobster hanya dapat melalui forwarder PT ACK dengan biaya angkut Rp 1800/ekor,” kata Nawawi Pomolango.

Supaya diterima sebagai eksportir benur, PT DPP diduga melakukan transfer sejumlah uang ke rekening PT ACK dengan total sebesar Rp 731.573.564,00.

Pada bagian ini inilah KPK menemukan modus rekening penampung. Uang yang dikirim ke rekening tersebut yang kemudian dibelanjakan di Hawaii.

PT ACK dipegang oleh Amri dan Ahmad Bahtiar. Amri dan Ahmad Bahtiar diduga merupakan calon yang diajukan pihak Edhy Prabowo serta Yudi Surya Atmaja.

Duit-duit dari perusahaan-perusahaan yang berminat menjadi eksportir benur kemudian masuk ke rekening PT ACK.

“Atas uang yang masuk ke rekening PT ACK yang diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar, masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar,” kata Nawawi.

Pada 5 November 2020, diduga terdapat transfer dari PT ACK melalui rekening Ahmad Bahtiar ke rekening salah satu bank atas nama Ainul Faqih (staf istri Edhy) sebesar Rp 3,4 miliar yang diperuntukkan bagi keperluan Edhy Prabowo, istrinya bernama Iis Rosyati Dewi, stafsus Edhy bernama Safri, dan stafsus Edhy bernama Andreau Pribadi Misanta. Duit Rp 3,4 miliar itu dipakai belanja-belanja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (AS).

“Penggunaan belanja oleh EP dan IRW di Honolulu AS ditanggal 21 sampai dengan 23 November 2020 sekitar Rp 750 juta berupa Jam tangan Rolex, tas Tumi dan LV, baju Old Navy,” kata Nawawi.

“Di samping itu pada sekitar bulan Mei 2020, EP juga diduga menerima sejumlah uang sebesar US$ 100 ribu dari SJT melalui SAF dan AM. Selain itu SAF dan APM pada sekitar bulan Agustus 2020 menerima uang dengan total Rp 436 juta dari AM,” kata Nawawi.

Sepulang dari Amerika Serikat, Edhy beserta romobongan terjaring operasi tangkap tangan KPK saat tiba di Bandara Internasional Soekartno Hatta pada Selasa (24/11) menjelang tengah malam. Mereka dibawa ke Gedung KPK.

Setelah menjalani pemeriksaan, Edhy bersama 6 orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka suap ekspor benur. Sementara Istri Edhy, Iis Rosita dibebaskan oleh KPK lantaran hanya diperiksa sebagai saksi.

7 Orang Ditetapkan Tersangka

Tujuh orang tersangka itu terdiri dari pihak pemberi dan penerima suap. Berikut datanya:

Sebagai penerima:
1. Edhy Prabowo (EP) sebagai Menteri KKP;
2. Safri (SAF) sebagai Stafsus Menteri KKP;
3. Andreau Pribadi Misanta (APM) sebagai Stafsus Menteri KKP;
4. Siswadi (SWD) sebagai Pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK);
5. Ainul Faqih (AF) sebagai Staf istri Menteri KKP; dan
6. Amiril Mukminin (AM)

Sebagai pemberi:
7. Suharjito (SJT) sebagai Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP).

5 orang tersangka termasuk Edhy ditahan di rutan KPK. Penahanan terhitung selama 20 hari ke depan. Sementara 2 orang lainnya belum tertangkap dan diminta untuk menyerahkan diri.

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 25 November 2020 sampai dengan 14 Desember 2020. Masing-masing bertempat di rutan KPK cabang Gedung Merah Putih. Itu untuk tersangka EP, SAF, SWD, AF dan SJT,” katan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/11/2020)

“Untuk dua orang tersangka saat ini belum dilakukan penahanan dan KPK mengimbau kepada kedua tersangka yaitu APM dan AM untuk segera menyerahkan diri ke KPK,” imbuhnya.

KPK Selidiki Dugaan Aliran Dana ke Gerindra-Perusahaan Lain

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyebut berdasarkan hasil pemeriksaan, KPK belum bisa menyimpulkan dana Rp 9,8 miliar apakah dari persatuan pengusaha lobster Indonesia yang jumlahnya ada 40 perusahaan. Atau dana dalam transaksi ini hanya diberikan oleh beberapa perusahaan saja. Hal itu yang akan ditelusuri KPK dalam pengembangan kasus.

“Soal 40 perusahaan dengan jumlah uang Rp 9,8 miliar. Dari tahapan pemeriksaan yang dilakukan hari ini kita belum bisa menyimpulkan apakah Rp 9,8 miliar itu memang full dari 40 perusahaan yang ada ini atau hanya dari beberapa perusahaan saja,” kata Nawawi kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

“Tidak tertutup kemungkinan nanti di dalam pengembangan-pengembangan selanjutnya adalah pada tahapan-tahapan selanjutnya bisa saja ada penambahan atau pun tetap seperti itu,” imbuh Nawawi.

Deputi Penindakan KPM Karyoto menyebut dugaan aliran dana ke partai tempat bernaung Edhy Prabowo yakni Partai Gerindra akan ditelusuri.

“Untuk (telusuri) aliran dana, kita perlu waktu untuk kedalaman karena yang kita tampilkan dalam malam ini baru satu kejadian, pintu masuk,” katanya.

Detik.com

Menko Luhut Gantikan Sementara Edhy Prabowo

0

BOGOR DAILY-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk menjadi menteri kelautan dan perikanan Ad Interim. Jabatan itu diemban Luhut seiring penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB.

“Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg (Pratikno) yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, maka Presiden (Joko Widodo) berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim,” ujar Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi via pesan singkat seperti dilansir CNBC Indonesia, Rabu (25/11/2020) malam.

Sebelumnya, informasi penunjukkan Luhut sebagai Menteri KKP Ad Interim diketahui dari Surat Edaran Nomor: B-835/SJ/XI/2020 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar pada Rabu (25/11/2020).

Surat itu ditujukan kepada eselon I hingga segenap pegawai di lingkungan KKP.”Dalam rangka efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi KKP, maka Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) telah mengeluarkan surat penunjukkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim,” demikian bunyi poin keenam dalam SE tersebut.

Buronan Kasus Korupsi Ditangkap di Kota Bogor

BOGOR DAILY-Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Jambi bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berhasil menangkap seorang buronan perkara tindak pidana korupsi atas nama Tersangka Redo Setiawan, di Kota Bogor pada Rabu, 25 November 2020.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono menyampaikan Redo Setiawan telah ditetapkan sebagai tersangka atas perkara tindak pidana korupsi pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung auditorium serbaguna Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifudin, Jambi, Tahun Anggaran 2018.

“Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Nomor: PRINT-11/L.5/Fd.1/11/2019. Redo Setiawan telah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp12,8 miliar,” jelasnya.

Namun, usai ditetapkan sebagai tersangka, yang bersangkutan tak kunjung memenuhi panggilan Jaksa Penyidik untuk hadir ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi untuk dimintai keterangannya.

“Walaupun sudah dipanggil secara patut tiga kali berturut-turut. Oleh karena itu kemudian tersangka dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dinyatakan buron,” ujarnya.

Setelah itu, Tim Tabur Kejaksaan Agung memperoleh informasi kalau Redo Setiawan terpantau berada di Kota Bogor Jawa Barat. Sehingga kemudian pergerakannya diikuti oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jambi.

“Setelah dapat dipastikan titik koordinat keberadaan yang bersangkutan, akhir Tersangka berhasil ditangkap oleh Tim Tabur pada hari ini Rabu (25/11) sekira pukul 07.22 Wib di sebuah rumah kontrakan di Kawasan Pasar Parung Bogor Jawa Barat,” terangnya.

Hari mengatakan keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jambi dan Tim Tabur Kejaksaan Agung kali ini, merupakan buronan ke-116 di tahun 2020 yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI dari berbagai wilayah baik kategori tersangka, terdakwa, maupun terpidana.

Resmi Tersangka, KPK Sudah Intai Edhy Prabowo Sejak Agustus

0

BOGOR DAILY- BOGOR DAILY-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelidiki kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sejak Agustus 2020.

“Kalau dilihat dari surat perintah penyelidikan kami mulai di Agustus lalu. Tentunya sejak Agustus ini bukan waktu yang singkat,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Menteri KKP Edhy Prabowo (EP) bersama enam orang lainnya sebagai tersangka.

“Kita mem-“profiling” kemudian kita juga mengumpulkan informasi-informasi baik dari segala macam dengan teknologi maupun perbankan. Ini semuanya kita olah kita ramu sehingga kita bisa membuat sebuah potret kejadiannya,” ujar Karyoto.

Edhy merupakan penerima suap bersama lima orang lainnya, yakni Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri (SAF), Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Pribadi Misata (APM), pengurus PT ACK Siswadi (SWD), staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih (AF), dan Amiril Mukminin (AM).

Sedangkan sebagai pemberi Direktur PT DPP Suharjito (SJT).

Edhy diduga menerima total Rp 9,8 miliar dan 100 ribu dolar AS dalam kasus tersebut.

Sebagai penerima, Edhy bersama lima orang lainnya disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara Suharjito disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP

Eksklusif Bersama Iwwan Haroun, MUA Terkenal Asal Bogor !!

0

BOGOR DAILY – Berawal dari Waiters, kini Iwwan Haroun capai titik puncak karirnya. Bermula sebagai seorang Cleaning Service dan Waiters pada saat krisis moneter di Indonesia, Iwwan Haroun kini sukses di dunia Make Up Artist atau MUA.

“Waktu itu tahun 1999 saat krisis moneter saya pergi ke Jakarta untuk bekerja, pernah jadi cleaning service hingga waiters, dan pada akhirnya saya menemukan jalan saya di dunia make up artist,” ungkap Iwwan Haroun saat wawancara eksklusif bersama Bogor Daily.

Awal terjun di dunia make up, ia selalu mendapat peringkat tertinggi penjualan make up se-Indonesia hingga pada saat itu ia mendapat beasiswa ke Milan dan juga dia mendapatkan penghargaan berupa beauty advisor laki-laki pertama di Indonesia.

“Awalnya saya dapat beasiswa di Indonesia, kemudian karena penjualan saya selalu tertinggi di Indonesia, saya dikirim ke Milan dan mendapatkan penghargaan Beauty Advisor cowok pertama di Indonesia,” papar Iwwan.

Pengalaman dia dalam dunia make up artist sudah go Internasional, mulai make-up artist Indonesia, Selebritis, Pejabat, Sosialita, hingga artist-artist luar negeri.

“Untuk make up artist mulai dari selebriti, pejabat, sosialita, kemarin make up Princess Georgia dan Juri American Idol Paula Abdul, Artis Indonesia, Dian Sastrowardoyo, Sandra Dewi, Maudy Koesnaedi, Manohara, Yuki Kato dan hampir rata-rata artis Indonesia sudah saya pegang,” ungkapnya.

Selain, ia menambahkan, Iwwan pun berkolaborasi dengan designer dan make up ternama dalam dan luar negeri.

“Saya juga bekerjasama di make up dengan Maybelline, L’oreal, Sariayu, Sunsilk, Clear dan beberapa brand ternama lainnya juga untuk Kolaborasi designer seperti Sebastian Gunawan, Gucci, dan ada banyak lagi di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.

Setelah 20 tahun lamanya bekerja dengan orang lain, akhirnya Iwwan membuka Galery Wedding sendiri di Jalan M. Falak, Loji, Kota Bogor yang sudah berjalan satu tahun lebih dengan berbagai kebutuhan wedding seperti busana adat hingga Internasional, Catering, Photographer, dan kebutuhan lainnya.

“Sekarang sudah buka Galery wedding di Jalan M. Falak, Loji sudah setahunan. Kami menyediakan berbagai berbagai kebutuhan wedding dari mulai busana hingga fotografer kita sediakan komplit,” ungkapnya.

“Harga untuk sewa paketan busana dan make up dibandrol mulai dari 15-30 Juta rupiah serta masih banyak lagi kebutuhan-kebutuhan wedding yang tentunya kualitas dengan harga yang seimbang.” Pungkas Iwaan Haroun untuk Bogor Daily.

(Red-BDN).

Ahli Gizi RS Azra Sharing Kesehatan Online

0

BOGOR DAILY- – RS Azra menjalin bekerjasama dengan PT Coca Cola Amatil Indonesia dalam memberikan fasilitas pelayanan kesehatan untuk seluruh pegawai dan keluarganya.

Kerjasama yang terjalin dengan baik, menjadikan hubungan RS Azra dan PT Coca Cola Amatil Indonesia selalu hangat.

Lewat kegiatan Health Talk, ahli gizi RS Azra memberikan pemahaman tentang makanan yang sehat bagi kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai-pegawai dari PT Coca Cola Amatil Indonesia.

Ahli Gizi RS Azra, Putri Dwi, S.Gz mengatakan, Health Talk merupakan salah satu bentuk kerjasama RS Azra kepada perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan RS Azra, untuk terus aktif memberikan edukasi kepada keluarga besar perusahaan tersebut, ataupun anggota keluarga dari setiap pegawainya.

“Makanan enak belum tentu sehat, namun makanan sehat dapat diolah menjadi makanan enak,”ungkap Putri
Ia pun menyarankan agar para peserta tidak perlu khawatir bagi rekan-rekan yang ingin mengonsumsi makanan sehat, bukan berarti akan kehilangan cita rasa dari setiap makanan yang disantap.

“Dengan mengatur pola gizi seimbang, tentunya bapak/ibu tetap dapat menikmati asupan yang nikmat, dan tentunya sehat,” tuturnya.

Menurutnya, banyak sekali cara-cara yang dapat dilakukan dalam menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya mengubah cara pengolahan makanan, mengurangi porsi makan dengan mengatur jumlah kalori, protein, serat dan karbohidrat yang dibutuhkan masing-masing tubuh setiap harinya.

Kegiatan yang berlangsung selama 60 menit secara online menggunakan aplikasi Microsoft Teams, berjalan dengan sangat lancar dan meriah.

Pada saat sesi tanya jawab, peserta mengajukan pertanyaan sesuai dengan kebutuhan. Mayoritas dengan menghubungkan dengan program diet.

“Bagaimana komposisi makanan yang baik untuk tetap sehat, namun enak dan tanpa adanya efek samping,”tandasnya