Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 7928

Covid-19 Merajalela, Aslina Fresh Buat Ibu Rumah Tangga Belanja Mudah dari Rumah

BOGOR DAILY – Dalam kekhawatiran situasi pandemi Covid-19, Aslina Fresh  memberikan kemudahan untuk masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Apalagi, saat ini pemerintah memberlakukan perpanjangan PSBBMK, sehingga kebutuhan pangan tanpa harus berbelanja di tempat menjadi hal sangat dibutuhkan.

Aslina Fresh memberikan solusi untuk masyarakat Bogor dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan berbelanja tanpa harus ke pasar.

“Ini peluang usaha yang bisa menolong sesama. Aslina Fresh melayani masyarakat yang berbelanja untuk kebutuhan mereka,” ujar Alfredo Sihombing, Communications Director Aslina Fresh.

Edo, panggilan akrabnya, menambahkan hadirnya Aslina Fresh merupakan jawaban masyarakat yang menginginkan kemudahan dalam aktifitas masak di tengah masa pandemi Covid-19 dimana Aslina Fresh menyediakan berbagai produk Ready to Cook dalam bentuk beku mulai dari sayuran, daging, ikan, hingga aneka buah lokal beku yang membuat masak lebih simpel.

Tidak hanya itu, aneka ragam sayuran fresh didapatkan langsung dari kebun pun disediakan di Aslina Fresh.

Sushane Sarita, Operational Director Aslina Fresh, menjelaskan bahwa Aslina Fresh adalah pendatang baru di dunia penyediaan bahan pokok makanan yang berkonsep Fresh and Frozen food.

Namun, keinginan untuk mengangkat produk lokal petani Indonesia seperti wortel, kembang kol, brokoli dan lainnya mampu bersaing dengan produk impor sejenisnya dengan tetap menjaga kualitas produk yang diberikan Aslina Fresh.

“Aslina Fresh menyediakan makanan beku yang berkualitas dan praktis serta memiliki masa simpan yang lebih dibandingkan dengan masakan segar yang harus langsung masak dan menyediakan masakan rumahan yang tepat seperti wortel, kembang kol, Brokoli, dan lainnya untuk mengangkat produk lokal petani Indonesia,” tambahnya.

Tidak hanya itu, untuk memberikan solusi masyarakat dalam keadaan pandemi ini, Aslina Fresh pun membuka luang untuk masyarakat yang ingin menjadi reseller Aslina Fresh .

Sekedar informasi, Aslina Fresh berlokasi di Ruko Taman Yasmin Sektor no. 156 Taman Yasmin, Kota Bogor. Untuk Pemesanan bisa langsung ke Marketplace Aslina Fresh atau menghubungi langsung ke no (0812 9500 4490) .(egi)

Shopee Liga 1 2020 Batal Lanjut, Persebaya: Sejak Awal Kami Tidak Setuju

0

BOGORDAILY – Lanjutan Shopee Liga 1 2020 ditunda. Persebaya Surabaya tak masalah, sebab memang dari awal tidak setuju kompetisi digelar karena protokol kesehatan belum jelas.

Kompetisi sepakbola tertinggi di tanah Air itu sejatinya akan mulai jalan lagi, Kamis (1/10/2020). Persebaya sempat dijadwalkan main awal melawan PSS Sleman, namun batal berganti PSS vs Persik Kediri.

Pada akhirnya, kompetisi yang diinginkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bergulir lagi, batal terlaksana. Kepolisian tidak memberikan izin rekomendasi keramaian.

Keputusan itu membuat Persebaya membatalkan agenda latihan tim. Belum diketahui kapan latihan Persebaya bakal digelar lagi meski PSSI berharap tertundanya kompetisi cuma selama satu bulan.

“Ya, jadi seharusnya hari ini Persebaya ada agenda latihan. Tetapi kami mendengar kabar di media bahwa ada penundaan kick off yang semestinya 1 Oktober. Tadi siang semua tahu Ketua PSSI Mochamad Iriawan mengatakan ditunda ke November. Sementara kami, Persebaya meliburkan latihan sampai nanti ada pengumuman resmi,” kata Sekretaris Persebaya, Rah Surahman, Selasa (29/9/2020).

Ram Surahman menegaskan jika sejak awal Persebaya telah menentukan sikap untuk tidak sepakat Shopee Liga 1 2020 dilanjutkan selama pandemi corona. Hal itu karena belum ada panduan protokol yang jelas.

“Kami dari awal Persebaya kan yang selalu menanyakan sebelum kompetisi dilanjutkan. Kami menyatakan tidak setuju. Kami sampai waktu itu belum ada detail seperti apa penanganan covid itu, seperti apa sebelum masa persiapan, saat kompetisi, bagaimana penanganan. Waktu itu tidak jelas, tidak ada,” ungkap Ram Surahman.

“Sampai sekarang Persebaya tidak mendapatkan buku panduan itu, protokol kesehatan yang selalu digembar-gemborkan oleh PSSI sudah disiapkan. Sampai sekarang Persebaya belum dapat. Bahwa kemarin ada medical workshop dibahas, tapi itu kan belum menjadi dokumen resmi yang akan menjadi pegangan dan saya kira di medical workshop kemarin juga tidak terlalu detail.”

“Termasuk bagaimana penanganan ketika ada yang terpapar. Di medical workshop kemarin hanya disebutkan harus melakukan karantina, Jadi ini yang saya kira menjadi PR (pekerjaan rumah) PSSI dan juga LIB. Ini ada penundaan maka mari kita benahi bersama-sama, karena apa yang kami alami di Persebaya ini setidaknya menjadi bukti nyata bahwa covid itu bisa menjadi ancaman kelanjutan kompetisi.”

“Kami berharap ini bisa diimbangi oleh keseriusan teman-teman di LIB maupun PSSI. Kalau kompetisi ini dilanjutkan semuanya mari kita persiapkan lebih maksimal, detail lebih awal khususnya protokol kesehatan.”

“Kami sepakat dan mendukung apa yang dikatakan oleh Pak Ketua Umum PSSI, bahwa untuk saat ini kesehatan dan keselamatan menjadi yang utama. Kalau kompetisi itu dilanjutkan, maka kesehatan dan keselamatan itu harus menjadi syarat mutlak yang harus terpenuhi dan diantisipasi dan dijaga,” tegas Ram Surahman.

Persebaya sampai saat ini belum tahu bakal memulangkan pemain atau tidak. Bajul Ijo masih tetap mau fokus dengan tim yang sudah terkumpul.

“Belum. Jadi kami sekarang masih tetap fokus kepada tim ini. Karena tim ini sudah semua berkumpul dan sebetulnya kita sangat siap untuk ikut kompetisi,” kata Ram Surahman.

Kajian Potensi Tsunami 20 Meter Bukan untuk Picu Kepanikan

0

BOGORDAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara terkait kajian tim riset ITB yang mengungkap potensi bencana tsunami setinggi 20 meter akibat gempa megathrust di pantai selatan. BMKG menegaskan kajian itu dibuat bukan untuk menimbulkan kecemasan, tapi agar semua pihak waspada dan sebagai upaya penguatan sistem mitigasi bencana.

“Sebagai negara berpotensi rawan bahaya gempa bumi dan tsunami, penelitian/kajian gempa bumi dan tsunami di Indonesia perlu selalu didorong dengan tujuan bukan untuk menimbulkan kecemasan dan kepanikan masyarakat, namun untuk mendukung penguatan sistem mitigasi bencana,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9/2020).

“Sehingga kita dapat mengurangi atau mencegah dampak dari bencana itu, baik jatuhnya korban jiwa maupun kerusakan bangunan dan lingkungan,” lanjutnya.

Dwikorita mengatakan, sebelumnya peneliti telah melakukan kajian potensi tsunami besar di Pantai Selatan hingga 20 meter akibat gempa bumi megahtrust sejak beberapa tahun lalu. Metode pendekatan, dan asumsi yang dilakukan dalam tiap penelitian tersebut berbeda, tapi hasilnya kurang-lebih sama.

“Yaitu potensi terjadinya tsunami dengan ketinggian sekitar 20 meter, dalam waktu 20 menit gelombang tiba di pantai sejak terjadinya gempa. Penelitian tersebut antara lain dilakukan oleh Widjo Kongko (2018), Ron Harris (2017 – 2019), dan yang terakhir oleh tim lintas lembaga yang dipimpin oleh ITB dan didukung oleh BMKG,” sebut Dwikorita.

Adapun hasil penelitian tersebut diperlukan untuk menguatkan sistem mitigasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami. Hal tersebut, menurut Dwikorita, mengingat potensi kejadian gempa bumi dan tsunami di Indonesia tidak hanya berada di pantai selatan Jawa saja, tapi juga berpotensi terjadi di sepanjang pantai yang menghadap Samudra Hindia dan Samudra Pasifik ataupun pantai yang berdekatan dengan patahan aktif yang berada di laut, yang maknanya busur belakang atau back arc thrusting, ataupun membentang sampai ke laut, dengan berbagai potensi ketinggian gelombang tsunami.

“Penelitian terakhir oleh ITB yang didukung oleh BMKG, KKP, dan BIG dilakukan berdasarkan analisis data-data kegempaan BMKG dan pemodelan tsunami dengan beberapa skenario. Skenario terburuk mengasumsikan jika terjadi gempa bumi secara bersamaan di 2 segmen megathrust yang ada di selatan Jawa bagian Barat dan Selatan Jawa bagian Timur, yang mengakibatkan tsunami dengan tinggi gelombang maksimum 20 meter di salah satu area di selatan Banten, dan mencapai pantai dalam waktu 20 menit sejak terjadinya gempa,” paparnya.

“Mekanisme kejadian tsunami yang dimodelkan ini serupa dengan kejadian tsunami Banda Aceh tahun 2004, yang juga diakibatkan oleh gempa bumi dengan Mw 9,1 dan tsunami mencapai pantai dalam waktu kurang lebih 20 menit. Hasil pemodelan ini dapat juga menjadi salah satu acuan bahwa lahan di pantai yang berada pada ketinggian lebih dari 20 meter, relatif lebih aman terhadap ancaman bahaya tsunami,” imbuh Dwikorita.

BMKG menilai hasil pemodelan tersebut juga penting untuk penyiapan jalur dan tempat evakuasi ataupun untuk penataan lahan di daerah rawan tsunami. Menurut Dwikorita, sejak 2008 Pemerintah Indonesia telah mengantisipasi potensi kejadian tsunami akibat gempa bumi megathrust seperti yang pernah terjadi di Aceh tahun 2004, dan juga seperti yang telah dimodelkan oleh beberapa peneliti yang telah disebutkan sebelumnya.

“Jadi Sistem Peringatan Dini yang dibangun di BMKG memang disiapkan untuk memonitor dan mengantisipasi kejadian gempa bumi (termasuk gempa bumi megathrust) dengan magnitudo dapat mencapai lebih dari Mw 9, dan memberikan peringatan dini potensi datangnya gelombang tsunami. Dalam waktu 3 sampai dengan 5 menit setelah kejadian gempa bumi,” terangnya.

Dwikorita mengatakan sistem monitoring dan Peringatan Dini tersebut yang dioperasikan dengan Internet of Things (IoT) diperkuat oleh super computer dan Artificial Intelligent (AI). Dengan sistem ini, secara otomatis dapat menyebarluaskan informasi peringatan dini tsunami ke masyarakat di daerah rawan gempa bumi dan tsunami melalui BNPB, BPBD, media massa, ataupun beberapa moda diseminasi baik SMS, e-mail, website, dan media sosial.

“Dengan penyebarluasan peringatan dini tsunami tersebut maka masih tersisa waktu kurang-lebih 15 sampai dengan 17 menit untuk proses evakuasi, apabila waktu datangnya tsunami diperkirakan dalam waktu 20 menit,” ujar Dwikorita.

Dwikorita menyatakan hasil penelitian yang ditindaklanjuti dengan peringatan dini belum dapat sepenuhnya menjamin keberhasilan upaya pencegahan terjadinya korban jiwa dan kerusakan akibat tsunami, tanpa kesiapan masyarakat, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan kesungguhan dari pemda bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk melakukan berbagai langkah kesiapan pencegahan bencana.

“Langkah tersebut harus didasarkan pada edukasi masyarakat agar mampu melakukan perlindungan dan penyelamatan diri terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, juga merespons Peringatan Dini secara cepat dan tepat. Peran Media sangat penting dan efektif dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat secara tepat, untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan,” tegas Dwikorita.

Dia menilai, kesiapan Pemda juga sangat penting dalam menyediakan sarana dan prasarana evakuasi, peta rawan bahaya gempa bumi dan tsunami, jalur dan tempat evakuasi. Kemudian juga, kata Dwikorita, melaksanakan gladi evakuasi secara rutin, menerapkan Building Code standar bangunan tahan gempa bumi dan tsunami, terutama untuk bangunan publik dan bangunan vital.

“Melaksanakan audit bangunan yang diikuti dengan upaya memperkuat konstruksi bangunan agar benar-benar tahan terhadap gempa bumi dan tsunami, serta dalam menerapkan tata ruang berbasis mitigasi bencana dan menegakkan aturan secara ketat agar masyarakat dan seluruh pihak benar-benar mematuhi seluruh langkah upaya mitigasi ini,” tambah dia.

Dwikorita menegaskan, langkah-langkah penyiapan strategi mitigasi yang sesuai dengan local wisdom saat ini harus benar-benar dilakukan, diuji dan ditingkatkan. Ini sesuai sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-undang no. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan Peraturan Presiden No 93 Tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami.

“BMKG di seluruh Provinsi dan Wilayah Rawan Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia tetap terus siaga 24 jam dengan memonitor/ menginformasikan kejadian gempa bumi secara real time dan dengan seketika memberikan Peringatan Dini potensi tsunami yang dapat dibangkitkan, serta terus mendukung dan bersinergi dengan BNPB, Pemerintah Daerah/ BPBD, TNI, Polri, Media, masyarakat dan berbagai pihak terkait utk lebih siap dalam mengantisipasi bahaya gempa bumi dan tsunami,” ucap Dwikorita.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merespons informasi soal potensi tsunami 20 meter di selatan Jawa. Rencananya, BPBD DIY dan sejumlah pihak terkait besok akan menggelar simulasi terkait upaya memaksimalkan efektivitas ‘golden time’ peringatan dini tsunami.

“Ya potensi (tsunami) memang ada, tapi juga kita belum tahu kapan (terjadinya). Yang penting memang jangan membuat panik tetapi meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana saat dihubungi detikcom, Selasa (29/9).

Guna meminimalisir kepanikan, BPBD akan melaksanakan simulasi di pesisir pantai selatan besok, Rabu (30/9). Simulasi yang menggandeng beberapa instansi ini menekankan pada pengecekan early warning system (EWS).

“Besok itu ada simulasi bersama dengan Badan Geologi, BMKG untuk mengecek kesiapan dari sistem peringatan dini (EWS) di provinsi dan kabupaten yang berhadapan dengan Samudera Hindia,” ucapnya.

Pasalnya, jika terjadi gempa informasi data awalnya akan terkirim ke pusat. Kemudian dari pusat, BMKG mengirimkannya ke daerah untuk menentukan peringatan ada tidaknya tsunami.

“Kecepatan itu penting untuk bisa evakuasi, artinya kunci untuk keselamatan pada bencana gempa yang berdampak tsunami kan saat golden time itu. Jadi bagaimana masyarakat dalam rentang waktu itu bisa memperoleh info berpotensi tsunami atau tidak,” katanya.

“Lalu kalau tidak terjadi ada pengumuman lagi peringatan dicabut. Sistem ini yang akan diuji coba melalui EWS-nya,” imbuh Biwara.

Selain itu, saat ini BPBD telah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) hingga sekolah siaga bencana. Menurutnya dengan adanya dua hal tersebut membuat masyarakat siap menghadapi bencana, karena itu pihaknya tinggal memberi stimulan agar masyarakat ingat kembali langkah-langkah yang diperlukan.

Menyoal adanya EWS yang rusak, Biwara mengaku baru akan membahasnya besok dengan berbagai pihak. Semua itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi bencana.

Lebih lanjut, pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Gayatri Indah Marliyani menilai masyarakat tidak perlu panik menyikapi kajian penelitian terkait potensi gempa besar yang bisa menyebabkan tsunami 20 meter di selatan Jawa. Dia menjelaskan hasil studi itu berupa skenario gempa dan tsunami yang berupa potensi bukan prediksi. Lalu apa bedanya?

“Untuk menjadi prediksi, informasi yang disampaikan harus meliputi waktu, besaran magnitudo dan lokasi kejadian. Potensi terjadinya tsunami memang ada di selatan Jawa, tapi kapan terjadinya kita belum tahu,” katanya melalui keterangan tertulis kepada wartawan dari Humas UGM, Selasa (29/9).

Meski kajian penelitian mengungkap potensi tersebut, menurut Gayatri, masyarakat diharapkan tidak perlu panik. Menurutnya, skenario yang disampaikan tidak serta merta memberikan informasi kejadian gempa dan tsunami di selatan Jawa akan terjadi besok atau lusa.

Menurutnya, hingga saat ini masih belum ada teknologi yang terbukti bisa melakukan prediksi dengan akurasi tinggi. Upaya penting yang bisa dilakukan masyarakat adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala bencana yang mungkin terjadi, termasuk bencana gempa bumi dan tsunami.

Misal terjadi tsunami, lanjut Gayatri, setidaknya masyarakat harus mengetahui harus ke mana. Jika berada di tepi pantai, lantas merasakan gempa besar dan melihat air laut surut maka harus segera menjauhi pantai dan menuju tempat yang tinggi seperti bukit atau gedung-gedung yang tinggi.

Sebelumnya, kemungkinan terjadinya bencana tsunami setinggi 20 meter di sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diungkap oleh tim riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Hal ini disampaikan untuk mengedukasi dan kewaspadaan masyarakat.

Sri Widiyantoro, peneliti ITB, menerangkan dasar riset mereka adalah hasil pengolahan data gempa yang tercatat oleh stasiun pengamat BMKG serta data Global Positioning System (GPS). Diperoleh indikasi adanya zona dengan aktivitas kegempaan yang relatif rendah terhadap sekitarnya, yang disebut sebagai seismic gap, di selatan Pulau Jawa.

“Seismic gap ini berpotensi sebagai sumber gempa besar (megathrust) pada masa mendatang. Untuk menilai bahaya inundasi, pemodelan tsunami dilakukan berdasarkan beberapa skenario gempa besar di sepanjang segmen megathrust di selatan Pulau Jawa. Skenario terburuk, yaitu jika segmen-segmen megathrust di sepanjang Jawa pecah secara bersamaan,” kata Sri saat dihubungi, Kamis (24/9).

Neymar Terancam Absen Bela PSG di Liga Prancis hingga 2021

0

BOGORDAILY – Neymar terancam tak bisa bermain bersama Paris Saint-Germain di Liga Prancis hingga 2021. Dia dibekap cedera dan juga dituding melakukan aksi rasisme ke lawan.

Awal musim 2020/2021 tak berjalan dengan lancar buat Neymar. Sejumlah hal memaksanya tak banyak tampil bareng PSG di Ligue 1.

Striker Brasil itu harus absen di pekan pertama Liga Prancis lantaran menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif COVID-19. Pada pertandingan kedua PSG di liga kontra Olympique Marseille, Neymar justru membuat ulah.

Mantan bintang Barcelona itu menempeleng bek Marseille, Alvaro Gonzalez, yang dianggap menghinanya secara rasial. Akibatnya, Neymar diberi kartu merah oleh wasit dan dihukum larangan bertanding selama dua pertandingan.

Neymar kembali bermain bersama PSG di pekan kelima Liga Prancis menghadapi Reims. Pada laga tersebut, dia menderita cedera menjelang pertandingan berakhir.

Melansir laporan AS, cedera Neymar tersebut membuatnya absen di laga PSG berikutnya menghadapi Angers. Tidak hanya itu, penyerang 28 tahun itu bahkan terancam tak bisa bermain lagi hingga tahun depan gara-gara ulahnya sendiri.

Komite Disiplin Liga Prancis tengah mengusut kasus dugaan rasisme yang dilakukan Neymar kepada bek Marseille, Hiroki Sakai, di laga yang sama ketika dirinya menempeleng Alvaro. Neymar diklaim menyebut Sakai sebagai ‘Chinese s***’.

Andai terbukti bersalah melakukan aksi rasisme kepada Sakai, maka Neymar akan dijerat hukuman larangan bermain hingga sepuluh pertandingan di Ligue 1. Meski begitu, dia masih diperbolehkan tampil membela PSG di kompetisi Liga Champions.

Persalinan Prima plus Gratis Akta Lahir Buah Hati di RSIA Nuraida Bogor

BOGOR DAILY- RSIA Nuraida kini melayani pengajuan akta kelahiran gratis. Pelayanan ini sengaja dibuka untuk membantu orang tua baru yang seringkali kebingungan dalam mengurus prosedur pengajuan akta kelahiran bayi.

Direktur RSIA Nuraida Bogor dr. Inasa Ardiani, M.Kes mengatakan, pihaknya juga memberikan pelayanan untuk pembaruan Kartu Keluarga (KK).

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik guna memudahkan pasien dalam pengurusan administrasi bayi baru lahir,”terang dr. Inasa Ardiani, M.Kes.

Dia mengatakan bahwa saat ini RSIA Nuraida saat ini sudah bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor dalam bidang layanan pembuatan Akta Kelahiran, Penambahan jiwa pada kartu keluarga dan juga kartu Identitas Anak.

“Yang pertama syarat dan ketentuannya adalah Bayi yang lahir di RSIA Nuraida sudah diberi nama lengkap, E-KTP Suami Istri Kota Bogor, dan program ini berlaku selama pasien masih dalam perawatan/belum pulang,”bebernya

Adapun berkas yang perlu disiapkan bagi setiap orang tua baru yang ingin menagkses layanan pembuatan akta gratis di RSI Nuraida meliputi: Fotocopy E-KTP Suami Istri, Fotocopy Buku Nikah, Kartu Keluarga Asli, Surat Keterangan Lahir dari RSIA Nuraida dan Materai 6000

Pelototi Bodebek, Mulai Pekan Depan Ridwan Kamil Ngantor di Depok

0

BOGORDAILY – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan berkantor di Kota Depok mulai pekan depan. Keputusan itu dilakukan untuk memastikan penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) berjalan dengan baik.

“Mulai minggu depan, mungkin saya akan berkantor di Depok seminggu sekali untuk memastikan penanganan (COVID-19 di Bodebek) bisa lebih terkoordinasi,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam rapat koordinasi terkait Percepatan Penyelesaian Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, ditulis Rabu (30/9/2020).

Laman Pikobar mencatat, Kota Depok memiliki jumlah kasus positif aktif COVID-19 terbanyak di Jabar yakni 1.507 kasus, kemudian Kota Bekasi (1442 kasus) dan Kabupaten Bekasi (1017 kasus). Sementara itu, Kota dan Kabupaten Bogor masing-masing melaporkan 558 kasus dan 1.065 kasus.

Laju penyebaran COVID-19 yang tinggi inilah yang membuat sekitar 70 persen kasus COVID-19 di Jabar berasal dari kawasan Bodebek, yang notabene merupakan penyangga DKI Jakarta sebagai episentrum pandemi.

Dari segi keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 per 26 September lalu, 10 besar rumah sakit terbanyak merawat kasus COVID-19 juga didominasi asal Bodebek.

Di Kota Depok, urgensi terkait ketersediaan ICU (Intensive Care Unit) dan HCU (High Care Unit) sebagai ruang perawatan pasien COVID-19 kriteria berat. Untuk itu, Kang Emil berujar, penanganan COVID-19 khususnya di Kota Depok perlu lebih ditingkatkan, terutama dari sisi ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Secara umum memang dari seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, dari sebelas rumah sakit tersibuk yang mengurus (kasus) COVID-19 itu sembilan ada di Bodebek. Dan Depok ini paling kritis dari catatan statistik kami sudah di atas 80 persen (tingkat keterisiannya),” ujar Kang Emil.

Kang Emil pun mengatakan, perlu dibentuk tim khusus untuk menangani COVID-19 di Bodebek. Selain itu, ia mengusulkan kebijakan subsidi silang khusus di wilayah Bodebek bagi warga yang perlu dirawat karena COVID-19.

“Kami sudah koordinasikan untuk Bodebek ini ingin (ada) satu tim yang kokoh dan kompak. Jadi, nanti ada subsidi silang. Kalau (rumah sakit di) Depok penuh, nanti (warga) KTP Depok boleh (dirawat) di Bogor atau sebaliknya. Saat ini sedang kami kondisikan,” kata Kang Emil.

Hikmah Penundaan Shopee Liga 1 Bagi Persija

0

BOGORDAILY – PSSI kembali menunda pelaksanaan Shopee Liga 1 2020 hingga satu bulan ke depan. Keputusan itu memberi hikmah tersendiri untuk Persija Jakarta.

Persija mengungkapkan bahwa hikmah itu kaitannya dengan masa latihan. Tim Ibukota menjadi punya waktu untuk memaksimalkan persiapan sampai liga benar-benar bergulir.

“Persija Jakarta menghormati keputusan yang diambil PSSI. Hal ini tentunya telah dipertimbangkan secara matang dengan perhitungan mendalam,” kata presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dalam keterangan resminya.

“Dengan adanya penundaan ini, maka Macan Kemayoran akan memanfaatkan waktu yang ada untuk lebih memaksimalkan persiapan,” ujarnya.

Adapun persiapan tim yang ia katakan tidak teknis tapi nonteknis. Meskipun sebelum ada keputusan tersebut, Marko Simic sejatinya dalam kondisi baik dan siap tempur.

Di sisi lain, Prapanca juga memberikan kabar baik karena seluruh pemain dan ofisial Persija Jakarta dinyatakan negatif COVID-19 usai menjalani tes swab di NYTC Sawangan, Depok, pada Senin (28/9/2020).

“Hal ini membuktikan seluruh anggota tim selalu mematuhi protokol yang ada dan jangan sampai lengah,” katanya.

Persija berharap situasi kembali kondusif agar kompetisi berputar. Seluruh pemain, ofisial dan juga Jakmania jangan lengah terhadap pandemi COVID-19.

Sejauh ini, PSSI meminta penundaan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 hanya sebulan. Tujuannya agar tidak mepet dengan Ramadhan dan persiapan menuju Piala Dunia U-20 2021.

Mahfud: Pemerintah Tak Larang Nonton Film G30S/PKI, tapi Melarang Kerumunan Nobar

0

BOGORDAILY – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang pemutaran film Penumpasan Penghianatan G30S/PKI. Mahfud mengatakan, pemerintah hanya melarang kerumunan pada saat nonton bareng (Nobar) film tersebut

“Saya sudah mengatakan, pemutaran film itu (G30SPKI) boleh, tidak ada yang melarang. Pemerintah tidak melarang tapi juga tidak mewajibkan. Jadi silakan saja televisi yang merasa ingin menyayangkan dan yang punya kontrak dengan pemegang hak siar silakan, yang mau nonton di YouTube silakan,” kata Mahfud melalui rekaman video yang diterima detikcom, Selasa (29/9/2020).

“Pemerintah hanya akan melarang bilamana ada kerumunan-kerumunan, termasuk misalnya nonton bareng yang melanggar protokol kesehatan,” lanjutnya.

Mahfud menuturkan larangan kerumunan bukan hanya berlaku pada saat nobar film G30S/PKI saja. Melainkan juga berlaku untuk semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

“Dan itu berlaku bukan hanya untuk penonton G30SPKI, tetapi untuk kegiatan apapun yang melanggar protokol kesehatan itu dilarang,” tuturnya.

Mahfud kemudian bercerita Yunus Yosfiah saat menjabat sebagai Menteri Penerangan yang pernah menghentikan penayangan film G30S/PKI sebagai sebuah keharusan. Namun dikatakan Mahfud penghentian penayangan pada saat itu bukan berarti tidak memperbolehkan masyarakat untuk menonton film tersebut, melainkan sebagai sebuah pilihan sukarela.

“Pada awal reformasi dulu, menteri penerangan Yunos Yosfiah itu pernah menghentikan penayangan film penghianatan G30SPKI sebagai sebuah keharusan. Jadi Yunus Yosfia pada waktu itu menghentikan keharusannya. Tetapi kalau itu sebagai pilihan sukarela, memang mau ditayangkan atas kesadaran dan kehendak sendiri maka itu dibolehkan,” ujarnya.

Sebelumnya, polemik soal film G30S/PKI sempat menjadi perbincangan di dunia perpolitikan Indonesia usai disinggung mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Gatot menyebut diganti sebagai Panglima TNI gegara menginisiasi acara nonton bareng film G30S/PKI.

“Pada saat saya menjadi panglima TNI, saya melihat itu semuanya, maka saya perintahkan jajaran saya untuk menonton film G30S/PKI. Pada saat itu, saya punya sahabat dari salah satu partai, saya sebut saja Partai PDI, menyampaikan, ‘Pak Gatot, hentikan itu, kalau tidak pasti Pak Gatot akan diganti’,” kata Gatot saat bicara di channel YouTube Hersubeno Point, dikutip detikcom pada Rabu (23/9).

Salah satu stasiun televisi, yaitu SCTV, pun akan menayangkan film G30S/PKI. SCTV memiliki pertimbangan mengapa menayangkan film tersebut, meskipun sempat menjadi perbincangan.

“Kita sebetulnya memang sudah dari tahun lalu kita juga menayangkan. Jadi memang SCTV itu sering sekali atau kita mungkin dikenal sebagai TV yang paling sering menayangkan film-film Indonesia. Jadi misalnya kayak kemarin kita sudah tayangin film ‘Dilan’, ‘Gundala’, ‘Milea’, ‘Warkop’, hampir semua film Indonesia yang top, box office itu kita. Nah, di luar dari itu, kan kita juga tayang film-film yang lainlah, misal bentuknya FTV, gitu ya,” kata Direktur Program SCTV David Suwarto saat berbincang dengan detikcom, Jumat (25/9).

“Nah, jadi film G30S/PKI ini salah satu film yang kita lihat sangat diminati penonton,” imbuhnya.

Satgas Covid-19 Kawal Tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Pemilihan kepala Desa serentak di Kabupaten Bogor yang diikuti 88 Desa, 22 Kecamatan, wajib mengikuti protokoler kesehatan yang termaktub dalam Perbup Kabupaten Bogor 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Wabah COVID-19 Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Bogor, Agus Ridwan menerangkan, Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada Minggu (13/12/20), akan disertai protokol kesehatan dengan pendampingan langsung dari satuan tugas (Satgas) Covid-19 desa hingga kabupaten. Keterlibatan Satgas ini mulai dari proses penyaringan sampai dengan pelantikan.

“Tidak seperti Pilkades biasanya, Pilkades serentak ini akan diikuti oleh protokol kesehatan, mulai dari penyaringan bakal calon kepala desa hingga pelantikan kepala desa terpilih oleh Bupati,” Ujarnya.

Ini juga berlaku dalam Pilkades Antarwaktu. Sementara, bagi yang mengabaikannya, lanjut Agus bakal dikenakan sanksi sesuai aturan.
“Sanksi in berlaku untuk calon, saksi, tim sukses, hingga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,”tegas Agus.

Lebih lanjut dia menjelaskan ada dua tahap pemberian sanksi. Pertama, sanksi peringatan tertulis denngan menandatangani surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengulangi kesalahan. “Jika masih melanggar, Satuan Tugas penanganan COVID-19 berwenang melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,”paparnya.

Sementara itu, bila pelanggaran dilakukan Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Desa, Petugas KPPS, petugas pengamanan, BPD, Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kecamatan, atau Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten, maka Satuan tugas Penanganan COVID-19 memberi sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terakhir, ia mengingatkan agar panitia memperhatikan Perbub itu supaya penyebaran COVID-19 dapat dicegah saat Pilkades berlangsung.

“Ada poin-poin penting yang harus panitia Pilkades perhatikan dalam Perbup 2020 tentang protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 dalam pelaksanaan Pilkades serentak,”tandasnya. (Egi)

Bakteri dan Tungau Dilibas Habis Shikku Indonesia !!

0

Bogor Daily – Kasurmu sudah terlihat bersih dan nyaman digunakan untuk tidur? Amati baik-baik karena bisa saja ada bahaya yang mengintai dari tungau kasur di sana. Tungau kasur adalah hewan sejenis microspider yang hidup di lingkungan kotor dan berkembang biak dengan sangat cepat. Tidak hanya kasur, hewan ini juga bisa menyerang sofa dan karpet. Biasanya akan meninggalkan serpihan tubuhnya di bawah kasur, pinggir-pinggir kasur atau dilipatan sprei.

Pada dasarnya, Tungau memperoleh makanan dari serpihan kulit manusia yang mengelupas pada saat kita tidur. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa rata-rata setiap orang melepaskan 1,5 juta sel kulit mati per-jam dan mengeluarkan keringat 0,9 liter per hari, termasuk pada saat tidur.

Bisa dibayangkan berapa banyak sel kulit mati yang menempel di kasur kesayanganmu. Itulah yang menyebabkan tungau kasur dapat berkembang biak secara pesat. Tungau kasur ini nantinya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Apa saja bahaya yang disebabkan oleh tungau kasur?

1. Tungau kasur menyebabkan alergi pada kulit gatal-gatal
Tungau kasur bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Jika semakin parah, maka akan berubah menjadi ruam merah. Itu merupakan reaksi yang paling umum apabila kulit terpapar kotoran tungau. Pada dasarnya, yang berbahaya bagi manusia adalah kotoran tungai, bukan tungai kasur itu sendiri.

2. Tungau kasur juga bisa menyebabkan sakit kulit. Pada kondisi yang parah, tungai kasur dapat menyebabkan kulit yang gatal menjadi kudis (scabies). Jika seseorang terkena kudis, maka sangat rentan menularkan penyakit tersebut kepada orang lain. Selain itu, kondisi yang sangat parah pun dapat diikuti dengan demam.

Namun, kondisi yang sangat umum dan belum parah biasanya hanya gatal-gatal diikuti munculnya bentol-bentol pada permukaan kulit. Kamu tetap harus waspada, bukan berarti kondisi tersebut tidak bisa berangsur menjadi kondisi yang semakin parah. Makanya, kamu harus rajin membasmi tungau yang mungkin bersarang di kasur.

Selain alergi kulit, tungau kasur juga menjadi penyebab bersin-bersin. Ini merupakan alergi lain yang disebabkan oleh tungau kasur, apabila kotoran si tungau kasur bercampur dengan debu kemudian udaranya terhirup manusia ketika bernapas. Debu yang bercampur dengan kotoran tungau kasur itu akan menempel di dinding dalam hidung dan menyebabkan reaksi alergi berupa bersin-bersin.

Kotoran tungau kasur menjadi pemicu sakit pernafasan.

Seperti dijelaskan sebelumnya, udara yang bercampur dengan debu dan kotoran tungau sangat berbahaya bagi pernafasan. Salah satunya karena udara kotor tersebut akan menempel pada hidung dan menghasilkan lendir yang berakibat pilek bahkan hingga kesulitan bernafas. Sprei yang dibiarkan kotor terlalu lama juga memiliki dampak yang sama. Jadi, rajinlah membersihkan kasur di rumah.

Setelah tahu bahaya tungau kasur di atas, jangan lupa lebih rajin memperhatikan kebersihan tempat tidurmu ya, apalagi sekarang nggak perlu repot kamu bisa memakai jasa kami secara online di Shikku Indonesia.

Kamu bisa langsung WhatsApp ke nomor 0821 1822 0020 atau boleh cek Instagram @shikku.indonesia
Atau website www.shikku.id.

Selamat bersih-bersih Guys !!

(Red-BDN).