Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8117

Lihat Pembakar Mobil Dihadirkan Saat Olah TKP Keluarga Via Vallen Emosional

BOGORDAILY – Pembakar mobil Via Vallen dihadirkan saat olah TKP. Adik Via Vallen memperlihatkan wajah pelaku.

Pelaku bernama Pije (41) itu hadir dalam olah TKP di kediaman Via Vallen di kawasan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Itu guys, terduga pelaku yang bakar mobil Teteh,” kata adik Via Vallen, Mella Rossa, dalam video yang direkamnya, Rabu (1/7/2020).

Terlihat pembakar mobil Via Vallen jongkok. Pije, yang memiliki postur badan tinggi, memakai baju oranye bertulisan ‘tahanan’.

Terlihat petugas menanyakan beberapa hal.

“Setelah bakar, kamu ke mana? Botolnya kamu buang ke mana?” terdengar petugas bertanya kepada Pije, yang menutup mulutnya dengan masker.

“Astaghfirullahalazim,” ucap Mella Rossa.

Pije mempraktikkan ulang detik-detik dirinya membakar mobil Via Vallen. Pelaku memegang sebuah botol air mineral berukuran 1 liter yang diduga dipakai untuk menyimpan bensin untuk membakar mobil Via Vallen.

“Ini Orang Yang Tega Membakar Mobilnya Teteh Bikin Emosi Jiwa
Hasil Kerja Keras Orang Segampang Itu Di Bakar Sama Dia,” tulis Mella Rossa dalam Instagramnya.

Pije juga diminta melihat tulisan aneh dan dianggap bernada ancaman yang dia tulis di tembok dekat rumah Via Vallen.

“Tulisannya kasar itu. Nggak (gila), iki wong waras (ini orang waras) Mba,” ucap Mella Rossa.

Dalam video, terlihat pelaku berlari ke area kebun kosong yang ada di belakang rumah Via Vallen. Aksi itu juga terekam dalam CCTV rumah Via Vallen.

Pije mengaku sebagai fans berat Via Vallen yang berasal dari Cikarang, Jawa Barat. Dia sengaja datang ke Sidoarjo untuk bertemu dengan Via Vallen.

Dua kali coba masuk ke dalam rumah Via Vallen, orang-orang di rumah sang biduan selalu melarangnya. Alhasil, pelaku merasa sakit hati dan membakar mobil tersebut.

“Dia itu jauh-jauh, dia hanya ingin ketemu Via, mondar-mandir duduk di teras tetangga Via, di musala, masjid. Sudah dua kali dia datang tapi ditolak,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji.

COVID-19 Picu Lonjakan Tagihan Air, Tirta Pakuan Siapkan Opsi Cicilan

BOGOR DAILY – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyebutkan aduan lonjakan tagihan air bulan Juli dipicu pandemi COVID-19.

COVID-19 mendorong penerapan Work From Home (WFH) yang membuat pemakaian air lebih besar di rumah. Serta periode laporan angka stand mater air mandiri yang kurang maksimal, sehingga prosentase pelaporan kurang signifikan dengan total jumlah pelanggan.

Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Sonny Hendarwan mengatakan, lonjakan tagihan air bulan Juli mayoritas karena akumulasi pemakaian kubikasi air pada masa pandemi COVID-19.

“Jadi pada masa PSBB berjalan (April-Mei), perusahaan tidak melaksanakan pembacaan meter ke rumah-rumah pelanggan. Kami menerapkan program Baca Meter Mandiri. Ini untuk mencegah penyebaran virus Korona saat aktivitas pembacaan meter ke rumah pelanggan,” kata Sonny, Kamis (2/7).

Namun angka pelaporan meter mandiri kurang 10 persen dari total jumlah pelanggan Tirta Pakuan. Pelanggan yang tak melapor kemudian dikenakan pemakaian rata-rata enam bulan terakhir.

Pada awal Juni, petugas Pembaca Meter kembali membaca meter ke rumah pelanggan. Sehingga muncul angka ril kubikasi pemakaian air pelanggan.

“Nah ini yang menyebabkan lonjakan pembayaran pada bulan Juli. Karena nilai tagihan yang muncul adalah nilai kubikasi ril dari pemakaian bulan April-Juni,” ungkap mantan Kepala Bagian Keuangan PDAM Kota Bogor itu.

“Terkait tunggakan yang melonjak Tirta Pakuan akan menghitung dengan data yang ril, dan bilamana ada kesalahan di dalam penetapan kubikasi, misalnya terlalu tinggi menetapkan nilai rata-rata, maka Tirta Pakuan akan melakukan koreksi atau penyesuaian dengan mengembalikan kelebihan pembayaran,” ujar Sonny.

Dia menambahkan, mulai dari bulan Maret 2020, pelanggan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sesuai anjuran Pemerintah untuk menerapkan Social Distancing, Physical Distancing dan Work From Home (WFH) dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dampaknya, masyarakat yang biasanya menggunakan air di rumah hanya beberapa jam setiap hari, dengan kondisi itu menjadi lebih banyak menggunakan air karena menghabiskan lebih banyak waktu berada di rumah, terutama pada pemakaian bulan Maret.

Sonny mempersilakan pelanggan melaporkan keluhan lonjakan pembayaran rekening air bulan Juli kepada petugas hubungan langganan dengan membawa foto angka stand meter terakhir.

Lonjakan tagihan juga bisa terjadi karena ada kebocoran pada jaringan perpipaan di dalam rumah pelanggan.

Selain untuk meluruskan bahwa tidak ada penaikan tarif, penjelasan ini juga untuk menjawab keterkejutan masyarakat akan terjadinya lonjakan tagihan air.

Tirta Pakuan menyiapkan opsi cicilan pembayaran tagihan jika pemakaian air sudah sesuai dengan data yang dibaca petugas Pembaca Meter.

“Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Call Center di nomor 0251-8324111 dan WA 08111182123. Atau instal aplikasi SIMOTIP di playstore,” tutup Sonny. (bdn)

Nikita Mirzani Bicara Soal Isu Ribut dengan Baim Wong

BOGORDAILY – Nikita Mirzani dikabarkan berseteru dengan Baim Wong. Isu dimulai saat Nikita Mirzani menyindir sosok yang diduga Baim Wong lantaran kerap melakukan giveaway.

Niki pun menuding giveaway itu bukan dari uang pribadi Baim. Melainkan hadiah yang kerap diberikan sponsor.

Lantas benarkah Nikita Mirzani berseteru sama Baim Wong? Rupanya Nikita langsung menyinggung setan.

“Siapa yang berantem sama dia sih, asumsi kalian saja. Kan gue bilang sebutin namanya setan, kalau ada yang ngerasa berarti dia setan. Jangan suka berasumsi disangkutin ke mana-mana,” kata Nikita Mirzani saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Nikita mengaku tak ada masalah dengan Baim. Ia cinta damai dengan semua artis.

“Nggak ada masalah, gue kan cinta damai,” lanjutnya.

Lantas disinggung marahnya kemarin buat siapa, Nikita Mirzani mengaku tindakan itu cuma hiburan usai adanya pandemi Corona.

“Itu nggak marah, hanya menghibur kalian semua saja di rumah, kan gue vakum nih 4 bulan nggak ada merong-merong. Itu cuma menghibur masyarakat Indonesia yang lagi kalud kena PHK buka story gue ketawa-ketawa,” bebernya.

Sementara itu, pihak Baim Wong baru-baru ini mengklarifikasi tuduhan Nikita Mirzani soal giveaway. Rupanya menurut Nikita, dirinya terserah dengan tindakan Baim Wong.

“Ya terserah kalau klarifikasi, berarti merasa. Kan gue menyebutkan gue berantem sama setan. Kalau ada yang merasa berarti setan, gitu saja kok ribet ngapain klarifikasi kalau nggak salah say,” kata Nikita Mirzani.

“Kan banyak giveaway. Gue pernah, cuma bedanya gue pakai dana sendiri. Kenapa memang?” tegas Nikita Mirzani.

Sementara itu, Nikita Mirzani sosok yang disindirnya mirip Baim Wong. Menanggapi pertanyaan dari awak media, dia mengaku siapa saja bebas berasumsi.

Namun yang pasti, Nikita Mirzani akui dirinya tengah ribut dengan setan.

“Asumsi terserah mau dikaitin sama siapa terserah, mau klarifikasi terserah. Dalam instastory, gue bilang gue sedang berseteru dengan setan, kalau ada yang merasa berarti dia setan,” imbuhnya.

“Kan gue setan jadi wajar dong. Nikmatin saja kalau gue berseteru dengan siapa, kalian bisa jadi hiburan kalian semua. Ya sudah gitu, suka disangkutpautin sama siapa,” pungkasnya.

Barca Dua Kali Tersandung, Madrid: LaLiga Belum Usai

BOGORDAILY -Real Madrid dalam jalur yang lebih baik daripada Barcelona untuk memenangi gelar LaLiga. Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, menegaskan persaingan masih berlanjut.

Barcelona meraih hasil imbang di dua laga terakhir LaLiga, yakni 2-2 melawan Celta Vigo dan skor yang sama saat bertemu Atletico Madrid. Blaugrana kini tertahan di posisi kedua dengan 70 poin dari 33 laga.

Madrid saat ini memimpin klasemen LaLiga dengan 71 poin dari 32 laga. Jarak itu bisa diperlebar Los Blancos menjadi 74 angka jika mampu mengalahkan Getafe, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB.

Zidane tak ingin Madrid terlena meski Barca sudah dua kali beruntun tergelincir. Pelatih asal Prancis itu menegaskan bahwa masih ada enam pertandingan yang harus dijalani.

“Kami belum memenangkan apa pun. Kami memiliki enam pertandingan. Delapan belas poin yang harus diperebutkan,” kata Zidane seperti dikutip dari Marca.

“Secara hitung-hitungan, kami harus terus melaju. Para saingan akan melakukan apa saja untuk memenangkan pertandingan,” sambungnya.

“Jangan terlalu percaya diri dan tidak mengatakan ‘ini sudah berakhir’. Saya sudah mengalami situasi ini sebagai pemain. Kami sama sekali tidak memenangkan apa pun,” Zidane menegaskan.

Jerih Payah Via Vallen Beli Alphard, Kini Apes Dibakar Orang

BOGORDAILY -Via Vallen dirundung duka usai mobil mewahnya bermerek Toyota Alphard harus dibakar orang. Sang penyanyi menceritakan jerih payahnya membeli kendaraan tersebut.

Di Instagram, Via mengenang momen membeli mobil Alphard yang mesti dilewatinya dengan rasa lelah. Ia dulu manggung menempuh jalur darat, laut, hingga udara setiap hari.

Via Vallen sampai kurang tidur dan jarang pulang ke rumah. Lalu ia bahagia bisa membeli Alphard secara cash dan diasuransikan dua tahun kala itu.

“Dulu pas rame2nya job off air aku jarang banget dirumah dan kurang istirahat karena harus pindah2 tempat. Menempuh perjalanan darat, laut, udara yang hampir setiap hari. Alhamdulillah uangnya terkumpul, aku beli mobil ini cash + aku asuransikan 2 tahun,” tulisnya di Instagram sambil memajang foto sebelum dan sesudah Alphard-nya terbakar.

Usai dua tahun memiliki Alphard, Via Vallen kena apes. Ia dikejutkan dengan tindakan kejam seseorang yang membakar mobil mewahnya tersebut.

Via makin ketiban sial karena belum sempat memperpanjang asuransi untuk Alphard-nya. Ia kini bingung mau diapakan mobil yang sudah terbakar itu.

“Asuransi berakhir bulan Mei kemarin dan belum sempet dilakukan perpanjang asuransi udh keduluan dibakar orang disaat pandemi kayak gini, dimana saya sendiri udh hmpir 3 bulan gak kerja (tidak ada pemasukan seperti biasa) krn memang kondisinya blm normal,” tuturnya.

“Saya tauu, apa yg sy miliki semuanya hanyalah titipan. Cuma skrg kondisi mobil seperti ini, malah bingung mau diapain.”

Para artis mengomentari unggahan Via Vallenterkait curhatannya yang membeli Alphard dengan penuh menguras keringat yang kini dibakar orang. Mereka meminta pelantun Meraih Bintang itu untuk bersabar dalam melewati cobaan.

“Cobaan urip ki macem2, disyukuri isih diberi umur panjang,” komen Soimah.

“Yang ikhlas dan sabar ya dek via. Insha Allah nanti akan digantikan dg yg lebih2 oleh Allah yaa. Semoga dek via dan keluarga selalu dalam keadaan sehat dan aman2 nggih,” sahut Fitri Carlina.

Mobil mewah Via Vallenterbakar pada Selasa (30/6) dini hari. Saat melihat api melalap kendaraannya, ia histeris.

Pelaku pembakar mobil Via Vallen pun sudah diamankan polisi. Pije menangis dan minta maaf atas perbuatan yang dilakukan ke Via.

Via Vallensempat murka karena ada orang yang menganggap masalah mobilnya yang terbakar setting-an. Dalam keterangannya di Instagram Stories, ia menyampaikan pesan pada orang yang suka berpikiran negatif tentang masalah orang lain.

“Semoga kalian yang suka suudzon bisa berpikir lebih positif terhadap musibah orang lain,” jelas Via Vallen.

Kemensos Menyalurkan 2.000 Paket Bansos untuk Lansia

BOGORDAILY – Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga lanjut usia terdampak pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Sebanyak 2.000 paket dibagikan ke 20 LKS Lanjut Usia di 11 Kabupaten/kota.

Setiap paket bantuan terdiri dari beras 10 kg, biskuit 1 kaleng, mie instant 4 bungkus, dan jungle juice 1 botol. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa kepada lanjut usia penerima bantuan di Gedung Grahadi Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur hari Rabu 1 juli 2020.

kemensos bagikan bansos untuk lansia

Penyerahan bantuan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, para pejabat struktural Pemprov Jawa Timur serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Alwi, melaporkan bahwa sebanyak 2.000 lansia yang diusulkan oleh 20 LKS LU di Jawa Timur merupakan lansia yang terdampak covid 19 dan agar LKS segera mendistribusikan kepada lansia secepat mungkin.

kemensos bagikan bansos untuk lansia

Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa lansia sangat rentan terhadap covid 19, sehingga lansia harus dilindungi dan jangan keluar rumah. Dan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap lansia, khususnya di jawa timur. Semoga bantuan sembako yang diberikan memberikan manfaat bagi lansia yang menerima.

Dalam Kegiatan yang dihadiri 20 LKS Lanjut Usia sebagai penyalur bantuan sembako ini juga Gubernur Jawa Timur menyampaikan salam hormat dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta kepada semua pihak yang turut membantu penyaluran bantuan kepada lanjut usia di Jawa Timur.

Kondisi Terkini Lucinta Luna Selama Dibui

BOGORDAILY – Lucinta Luna kembali menjalankan sidang kasus narkobanya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat melalui teleconference. Sidang kali ini menampilkan Abash, yang merupakan kekasih Lucinta sebagai saksi.

Saat tampil di layar kaca LCD, Lucinta memang terlihat sehat dan fokus dengan persidangannya. Wajahnya terlihat berseri dan tak tampak stres atau semacamnya.

Terkait dengan hal itu, Abash menjelaskan Lucinta tak melakukan perawatan wajah apa pun. Abash pun mengaku kaget melihat kondisi Lucinta yang kini terlihat jauh lebih baik.

“(Kondisi Lucinta) Iya ya, lebih cantik ya, mungkin karena nggak kena sinar matahari juga. Dia nggak perawatan, ya karena kan nggak boleh,” ujar Abash saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (1/7/2020).

Lucinta Luna disebut sang kekasih makin putih. Wajahnya tampak tetap bersinar, meski tak perawatan.

“Iya sih benar, lebih putih ya. Saya juga lihatnya gitu sih, kaget juga cuma dia nggak perawatan, kulitnya saja bagus,” lanjutnya.

Dijelaskan Abash, Lucinta Luna tak pernah mengeluh perihal kesehatan wajah hingga tubuhnya. Lucinta hanya kerap mengeluh permasalahan berat badannya yang dianggap semakin bertambah.

Disebut Abash, hal itu terjadi karena Lucinta Luna saat ini sedang tak bisa mengontrol makanannya.

“Nggak sih, ngeluhnya cuma badannya di sana bengkak jadi gendut. Dia makannya nggak dikontrol,” jelas Abash.

Lebih lanjut, Lucinta Luna tak pernah mengeluh terkait permasalahan tubuhnya. Namun, Abash menyebut keloid yang sempat diderita Lucinta sering menuai perhatiannya.

“(Keluhan sakit) Dia tuh ada kalau bekas luka namanya keloid kalau nggak salah, itu saja sih,” tutup Abash.

Lucinta Luna diketahui ditangkap bersama beberapa rekan, termasuk kekasihnya, Abash, di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Pusat pada 11 Februari 2020. Sekitar pukul 01.30 WIB, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mendatangi apartemen Lucinta Luna.

Ketika menggeledah, polisi menemukan pecahan dua butir ekstasi di keranjang sampah serta tramadol sebanyak 7 butir, dan riklona sebanyak 5 butir. Saat dites urine, Lucinta Luna juga dinyatakan positif benzodiazepin yang masuk golongan psikotropika.

PSSI Menjamin Kebebasan Shin Tae-yong Pilih Pemain di Timnas

BOGORDAILY – Shin Tae-yong segera melatih Timnas Indonesia lagi dalam waktu dekat. PSSI menjamin kebebasan pelatih asal Korea Selatan memilih pemain sesuai kriterianya.

Untuk sementara PSSI masih menunggu roadmap atau program kerja terbaru dari Shin Tae-yong. Setelahnya, ia akan dipanggil untuk mendiskusikan program barunya sebelum kembali memimpin latihan.

Terdekat, ada agenda seleksi Timnas Indonesia U-19 yang akan menjadi pekerjaan pertama Shin Tae-yong di Indonesia. Masih ada 44 pemain yang sudah mengikuti latihan virtual pada pertengahan Mei hingga pertengahan Juni lalu.

“Nama-nama pemain U-19 yang akan dipanggil nanti, semuanya berada di tangan Shin Tae-yong. Akan dikerucutkan karena kan masih ada 44 nama,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, kepada wartawan.

“Untuk (Timnas) senior nantinya juga diserahkan ke dia juga, makanya kami sedang menunggu kedatangannya. Dia juga kepala pelatih, jadi program timnas dari Shin Tae-yong. Makanya dia janji berikan programnya roadmap,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya Shin Tae-yong sempat mengeluhi kemampuan Timnas Indonesia yang disebutnya diisi pemain-pemain pilihan Indra Sjafri. PSSI memastikan akan memberikan kebebasan kepada pelatih berusia 49 tahun dalam memilih pemain-pemainnya.

Saat itu Timnas Indonesia kalah telak 1-4 dari Persita Tangerang dalam laga ujicoba. Di saat yang sama Indra Sjafri saat itu sudah beralih profesi menjadi Direktur Teknik PSSI setelah sempat menjadi asisten tim kepelatihan Shin Tae-yong.

“Nggak ada intervensi, kan dia sudah punya nama-nama. Semua tanggung jawab Shin Tae-yong untuk menentukan nama-nama. Tidak ada campur tangan yang lain karena dia kepala pelatih,” ucapnya mengakhiri.

Pakar Epidemiologi Mengingatkan Masyarakat Agar Tak Terlena dengan New Normal

BOGORDAILY – Pencegahan persebaran COVID-19 sebenarnya tidak butuh waktu yang lama dan sulit. Hal ini bisa terjadi asal masyarakat mau terlibat aktif dalam mencegah kondisi ini semakin memburuk.

Begitu kata Pandu Riono saat Health Liputan6.com bertanya mengenai langkah yang cocok mengatasi pandemi Corona di Indonesia di tengah banyak masyarakat yang tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Awalnya kita harus menggerakkan masyarakat, lalu mengkomunikasikannya. Tanpa informasi yang kuat, orang tidak akan mengerti,” kata Pandu melalui sambungan telepon, Selasa, 30 Juni 2020.

Menurut Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tidak mengerti alasan harus memakai masker, termasuk cara memakai masker yang benar.

Edukasi soal COVID-19 yang tidak berjalan maksimal, kurangnya kampanye publik, dan tidak dilakukan secara sistematik pada akhirnya memunculkan persepsi yang keliru di masyarakat.

“Seharusnya ini dilakukan sejak awal. Sejak bulan Maret dilakukan,” katanya.

Alasan PSBB Tidak Optimal

Pandu, melanjutkan, alasan PSBB tidak optimal karena masyarakat tidak dilibatkan sejak awal PSBB diberlakukan.

Masyarakat hanya disuruh tinggal di rumah, tanpa diberi alasan jelas harus tinggal di rumah yang tak disangka tiga bulan lamanya.

“Kemudian sekarang dibilang new normal atau normal yang baru. Orang menyangkanya ‘Oh, sudah normal? Ini baru normal’. Begitu kerumunan diizinkan, masyarakat lupa bahwa mereka harus melakukan protokol kesehatan,” katanya.

Padahal, lanjut Pandu, saat ini kondisi di Indonesia sedang tidak normal. Sebab, angka kasus COVID-19 di Tanah Air masih tinggi.

Ingat 3M Selama Pandemi COVID-19 di Indonesia

Oleh sebab itu, perlu ditanamkan di dalam diri masing-masing individu untuk selalu ingat ‘3M’, yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan.

“Perilaku penduduk itu cukup 3M. Itu sudah mengurangi risiko di tengah kondisi yang tidak normal ini. Jangan dibilang normal, lah,” katanya.

Pandu pun menyayangkan penggunaan kata new normal yang terlontar dari pemerintah. Menurut dia, tidak perlu memakai kata-kata itu, karena bisa memberikan persepsi yang kelru dan berbeda.

Edukasi Gunakan Bahasa yang Mudah Dimengerti

Itu mengapa penting untuk mengedukasi masyarakat secara terus menerus. Tidak cukup jika edukasi ini diselipkan sebelum Gugus Tugas melaporkan jumlah kasus COVID-19 harian di Indonesia.

Pandu, mengatakan, edukasi pun harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh.

“Kampanye publik itu dilakukan secara sistematis, tidak bisa dilakukan hanya satu orang dan satu jam. Pesannya itu harus tersampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti,” Pandu melanjutkan.

Pandu, mengingatkan, Indonesia terdiri dari lapisan masyarakat yang berbeda-beda. Pun model komunikasi yang juga tak sama antara satu dan yang lainnya.

Ada yang suka yang menonton televisi, ada pula yang senangnya melihat Instagram, dengar radio, dan ada pula yang senang menonton pertunjukan tradisional seperti wayang atau lawakan.

Sehingga, sudah seharusnya semua media digunakan untuk bisa mencapai penduduk yang memang berbeda-beda ini.

“Pengetahuan soal 3M saja tidak cukup. Harus dibiasakan juga,” katanya.

“Dibiasakan, diingatkan, diingatkan, jadinya terbiasa,” sambungnya.

Anggap Saja seperti Sedang Naik Pesawat

Dia lalu mengibaratkan seperti seseorang yang hendak bepergian dengan pesawat terbang. Saat masuk ke dalam pesawat, semua penumpang dianggap tidak tahu cara memakai sabuk pengaman. Dimunculkanlah cara memakai sabuk pengaman, dan diingatkan kembali cara melepas sabuk pengaman.

“Ya karena itu tadi, kita sedang berada di kondisi yang penuh risiko. Sama kayak kehidupan sekarang, kehidupan yang penuh risiko,” katanya.

“Anggap saja sekarang ini kita sedang naik pesawat, mau terbang yang jauh,” tandasnya.

Berikut Barbuk Yang Diamankan Kejari di Kasus OTT IR

BOGOR DAILY – Ada beberapa fakta menarik terkait kasus dugaan korupsi IR yang merupakan mantan Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Munaji mengatakan, fakta pertama saat kemarin Rabu (1/7/2020) pihaknya menerima dan penelitian tersangka serta barang bukti kasus tipikor, yaitu tersangka IR dan FA.

“Pelaksanaan tahap II berjalan lancar dan aman, selanjutnya terhadap kedua terdakwa dilakukan penahanan rutan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 1 Juli 2020 sampai 20 Juli 2020,” katanya kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Fakta kedua kata Munaji yaitu bahwa pasal yang disangkakan melanggar pasal 11, 12 huruf a,12 huruf b, 12 huruf e, dan atau 12 B UU RI Nomor 20 tahun 2001 jo UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 jo Pasal 64 KUHP.

Fakta ke tiga Munaji menjelaskan, barang bukti yang diamankan berupa :
1. Uang tunai Rp50.000.000
2. Uang tunai Rp70.000.000
3.1 Buah handphone samsung S10+
4. 1 buah handphone samsung S7 edge
5. 1 buah handhone merk iphone 7+
6. 4 Berkas dokumen Hotel Cisarua
7. 8 berkas dokumen rumah sakit Cibungbulang
8. 1 buah handphone merk oppo hitam
9. 1 lembar tanda terima uang tunai sebesar Rp100.000.000.,
10. Uang tunai Rp50.000.000.

“Satu lagi yaitu satu bundel rekening BCA berinisial AB,” tukasnya.

Untuk diketahui, AB saat ini menjabat sebagai salah seorang pejabat di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, AB juga pernah menjabat sebagai pejabat di DKPP pada tahun 2018 lalu. (Andi).