Dekat ke Chelsea, Timo Werner Juga Dinilai Sempurna untuk MU
BOGORDAILY – Chelsea disebut bakal punya tambahan pemain top jika striker RB Leipzig Timo Werner jadi datang. Di sisi lain, Werner juga dinilai rekrutan sempurna buat Manchester United.
Pendapat itu dilontarkan Owen Hargreaves, yang dalam kariernya di sepakbola pernah merumput di Jerman bersama Bayern Munich dan kemudian berseragam Manchester United dan Manchester City.
“Menurut saya ia sempurna, ia bahkan juga bisa sempurna buat Man United, tapi saya pikir ia akan brilian buat Frank Lampard dan Chelsea,” katanya mengenai Werner, dalam wawancara dengan BT Sport.
“Tapi ini akan jadi rekrutan luar biasa buat Chelsea, saya pikir mereka memang butuh membuat semacam gebrakan dan itulah yang mereka sudah lakukan,” ujarnya.
Hargreaves juga menilai bahwa Chelsea kini sedang membangun skuad dengan proyeksi jangka panjang lewat barisan pemain muda jempolan. Sebelum Werner, yang masih 24 tahun, The Blues juga sudah merekrut Hakim Ziyech yang usianya 27 tahun.
“Saya pikir Chelsea sedang membangun sesuatu, tidak langsung bersaing di Premier League tapi sudah pasti akan demikian dalam waktu dua-tiga tahun ke depan. Perekrutan luar biasa, saya pikir suporter Chelsea akan menyukainya.”
Begini Syarat Khusus Perjalanan Warga di Masa Adaptasi New Normal
BOGORDAILY – Lewat surat edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengatur syarat dan kriteria perjalanan orang ke dalam dan dari luar negeri di masa adaptasi kebiasaan baru. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pencegahan dari wabah virus Corona.
Selasa (9/6/2020), SE Nomor 7 Tahun 2020 ini menggantikan surat edaran sebelumnya, yakni SE Nomor 4 Tahun 2020 dan SE Nomor 5 Tahun 2020. Surat diteken Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo.
Dalam SE terbaru ini, pemerintah menjelaskan kriteria dan persyaratan yang diwajibkan kepada warga jika ingin melakukan perjalanan dalam negeri. Khusus individu yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing dan harus patuh pada syarat dan ketentuan berlaku.
SE ini menekankan persyaratan perjalanan orang dalam negeri dikecualikan untuk perjalanan komuter dan perjalanan orang di dalam wilayah/kawasan aglomerasi. Kawasan aglomerasi merupakan satu kesatuan wilayah yang terdiri dari beberapa pusat kota dan kabupaten yang saling terhubung.
Selain itu, aglomerasi terhubung dalam satu kawasan pertumbuhan strategis. Sebagai contoh, Jabodetabek, Tangerang Raya, Bogor Raya, Bekasi Raya, ataupun Surabaya Raya termasuk kawasan aglomerasi.
Bagi warga yang hendak melakukan perjalanan orang dengan transportasi diwajibkan melengkapi dokumen mulai dari identitas diri, surat keterangan uji PCR negatif, hingga surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan dokter. Berikut kriteria dan syaratnya:
Kriteria dan Persyaratan
1. Setiap Individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan sebagai kriteria perjalanan orang.
2. Persyaratan perjalanan orang dalam negeri:
a. setiap individu melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku;
b. Setiap individu yang melakukan perjalanan orang dengan transportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara harus memenuhi persyaratan;
1) menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
2) Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Tes dengan hasil non-reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
3) Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCR dan/atau Rapid-Test;
c. Persyaratan perjalanan orang dalam negeri dikecualikan untuk perjalanan orang komuter dan perjalanan orang di dalam wilayah/kawasan aglomerasi.
d Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler di Playstore atau Appstore.
3. Persyaratan perjalanan orang kedatangan dari luar negeri:
a Setiap individu yang datang dari luar negeri harus tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku;
1) setiap individu yang datang dari luar negeri harus melakukan PCR Test saat ketibaan, bila belum melaksanakan dan tidak dapat menunjukkan surat hasil PCR Test dari negara keberangkatan;
2) Pemeriksaan PCR Test perjalanan orang kedatangan luar negeri dikecualikan pada PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang tidak memiliki peralatan PCR, dengan melakukan rapid tes dan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness), serta dikecualikan untuk perjalanan orang komuter yang melalui PLBN dengan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/otoritas kesehatan.
b Selama waktu tunggu hasil pemeriksaan PCR Test, setiap orang wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan oleh pemerintah; atau
d Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler di Playstore atau Appstore.
Yuk Cek Kelebihan dari Perumahan Salak View yang Nyantol Hati
BOGOR DAILY – Tren kala pandemi adalah segera melakukan hal cerdas guna menumbuhkan rasa aman akan masa depan, salah satu langkah tersebut adalah investasi diranah Property. Peluang tersebut nyata ditangkap langsung oleh Salak View dalam memberikan keunggulannya dibanding dengan project sejenis disekitarnya.
Perumahan yang terletak di Jalan Bojongsari Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor tersebut menawarkan unit rumah type 30/60 dengan konsep modern minimalis home. Diatas lahan 5.341 meter persegi itulah akan terbangun total sekitar 45 unit rumah keren kaum melenial tersebut.
“Adapun keunggulan yang akan kami jelaskan ini akan menghanyutkan anda untuk membayangkan betapa dahsyatnya project yang aman dan nyaman ini.” ungkap Firmasyah Kustiadi ST, salah satu Owner Perumahan Salak View.
Salak View adalah perumahan yang menjaga betul konsep Compact House and Green Building, konsep tersebut adalah konsep rumah kecil dengan semua ruangannya berfungsi secara optimal. Selain hal tersebut, ada beberapa keunggulan Salak View lainnya adalah sebagai berikut :
*√ Cukup DP Rp 10 Juta aja*
Salak View di support dan telah bekerjasama juga dengan salah satu lembaga pembiayaan terkemuka yang terjamin kadar syariahnya oleh MUI dan Pemerintah, Salak View bekerjasama dengan BNI Syariah dalam pembiayaan pembelian unit rumah, tentunya dengan cicilan yang tidak memberatkan dan terjangkau.
*√ Akses dan Fasilitas yang Serba Dekat*
Inilah yang menjadi faktor utama calon pembeli menaruh hati. Akses jalan dua mobil aspal dan beton, hanya berjarak beberapa menit saja dari fasilitas umum seperti pasar, rumah sakit, sekolah-sekolah negeri dan swasta, akses hanya 20 menit ke pintu tol BORR Yasmin, 20 menit ke Stasiun Bogor dan hanya 30 menit ke pintul tol Jagorawi Bogor.
*√ Satu-satunya Perumahan di Bogor yang Gratis Solar Panel*
Ini yang membuat menarik, mungkin baru kami di Bogor yang memberikan gratis solar panel, yaitu teknologi terkini yang akan memberikan emergency energi untuk menghidupkan lampu di ruangan penting di rumah tersebut ketika aliran listrik PLN padam. Manfaatnya banyak, In Syaa Allah akan terasa sekali.
*√ Bangunan Standart SNI dan Tahan Gempa*
Untuk keunggulan ini, kami sudah teruji di beberapa daerah luar jawa, dimana pengalaman adalah guru yang sangat berharga. Sebagai seorang jebolan ahli konstruksi, resep ini kami terapkan di Aceh dan Mentawai dimana kami pernah membangun rumah di daerah tersebut.
*√ Tentunya Pemandangan Gunung Salak yang Indah*
Sesuai dengan namanya yaitu Salak View, keunggulan kami adalah view pemandangan langsung ke Gunung Salak yang indah, serasa seperti memiliki Villa ditengah Kota dengan pemandangan yang sebegitu indahnya. Udara yang sejuk dan lingkungan yang asri, maknyus banget.
Dari beberapa keterangan diatas, tentulah kita mengarahkan fokus akhir pencarian investasi rumah dan hunian kita jatuh ke Salak View. Untuk lebih jelasnya, bisa click link YouTube penjelasan Salak View bersama salah satu Agency Marketing dibawah ini :
“Ini adalah sebuah komitmen, seni, keindahan dan totalitas. Salak View A New Life Style, Compact Modern Green Living.” pungkas Firmansyah.
(Red-BDN).
Update Korona Kab Bogor 8 Juni: 115 Pasien Berstatus PDP Korona Meninggal Dunia
BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat, saat ini jumlah orang yang meninggal dunia dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 115 orang.
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah menyebutkan, dari jumlah PDP yang meninggal di Bumi Tegar Beriman itu, belum ada tanda-tanda merujuk kepada positif Virus Korona.
“PDP itu kan belum tentu positif, sebelumnya ada gejala. Memang sebagian besar, ketika saya kordinasi dengan RS yang ada di Kabupaten Bogor, itu yang meninggal sudah ada penyertanya. Jadi datang itu sudah sakit, ada juga yang datang ke rumah sakit itu terlambat, sehingga meninggal juga diperjalanan,” kata Syarifah, Selasa (9/6/2020).
Menurut Syarifah, banyak juga yang meninggal berstatus PDP, saat melahirkan karena memang kondisi ibunya kurang baik.
“Banyak juga yang melahirkan anaknya dan orang tuanya, karena orang tuanya ada yang ditolong oleh paraji dan bidan juga, jadi memang kalau dulu sebelum Covid-19 belum menganalisis yang meninggal kenapa kasus nya, dengan hal itu kita harus mewaspadai tidak hanya oleh Covid-19 dan sakit biasa,” ujarnya.
Dari 115 total PDP meninggal dunia itu sambung Syarifah, tidak semuanya dilakukan Swab Test.
“Ada yang di Swab ada yang juga tidak, jadi kalau misalnya di Swab hasilnya diperoleh pasien meninggal itu positif, kita langsung tracking. Itu belum ada yang merujuk ke positif sampai saat ini, tapi pas awal ada seperti yang di Ciseeng itu, kita langsung tracking, kita juga saat ini meminta kepada pemerintah pusat agar hasil Swab Test bisa dipercepat,” jelasnya.
Syarifah menambah, setelah adanya wabah virus mematikan ini ada di Kabupaten Bogor, semua PDP yang meninggal dunia pemulasaraannya seperti pasien positif Korona.
“Tahapan penguburan kalau setiap PDP pemulasaraan nya itu sudah mengikuti Covid-19, karena kita tidak bisa menduga pasien itu Covid-19 atau bukan, takut resiko penularan maka tidak menggunakan air (saat memandikan jenazah) akan tetapi pakai debu,” tukasnya.
Data yang dihimpun Bogordaily.net, di Kabupaten Bogor saat ini terdapat 279 ODP, 348 PDP dan status PDP meninggal dunia 115, Positif Korona 246, sembuh 51, meninggal 15, serta positif Covid-19 aktif sebanyak 178. (Andi).
Korona Cluster Pasar Cileungsi Makin Ganas. Ini Faktanya!!
BOGOR DAILY – Penyebaran virus korona dari cluster Pasar Cileungsi semakin ganas. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa saat ini kasus Positif terinfeksi Virus Korona, yang merupakan cluster Pasar Cileungsi bertambah sebanyak tiga orang.
Dengan bertambahnya tiga kasus positif Covid-19, yang merupakan cluster Pasar Cileungsi membuat catatan baru, bahwa saat ini terdapat 19 orang yang terpapar wabah virus mematikan di pasar tradisional tersebut.
“Jadi yang kemarin Minggu (7/6/2020) dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 22 orang, di situ ada tiga yang merupakan cluster Pasar Cileungsi, berarti jumlah Positif Covid-19 di Pasar Cileungsi saat ini tercatat 20 orang,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, Senin (8/6/2020) malam ketika dikonfirmasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Bogor, dr Dedi Syarif menuturkan, pihaknya baru mendapatkan informasi bahwasannya ada tambahan sebanyak tiga orang positif Covid-19 merupakan cluster Pasar Cileungsi.
“Dari tiga orang itu kita baru dapat datanya sebanyak dua orang yang tambahan Positif Covid-19 cluster Pasar Cileungsi yaitu, perempuan usia dua tahun, dan satu lagi laki-laki usia lima tahun, kedua orang itu tertular dari keluarganya,” singkatnya.
Sebelumnya Minggu (7/6/2020) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengumumkan, ada penambahan kasus Positif Covid-19 sebanyak 22 orang yang didominasi warga Kecamatan Cileungsi.
Hal itu membuat penambahan pasien Positif Virus Korona di Kabupaten Bogor bertamah menjadi 246 kasus. Saat ini yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 ada sebanyak 51, meninggal 15 dan positif aktif 178 orang. (Andi).
Perempuan 43 Tahun Warga Cileungsi Sembuh Dari Virus Korona
BOGOR DAILY – Pasien sembuh dari virus korona bertambah lagi. Seorang wanita dari Cileungsi dinyatakan sembuh.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyebutkan jumlah positif Virus Korona yang dinyatakan sembuh bertamah satu.
Hal tersebut membuat penambahan pasien sembuh dari wabah mematikan di Bumi Tegar Beriman sebanyak 51 orang.
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan, satu pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.
“Alhamdulillah hari ini Senin (8/6/2020) satu pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, warga Kecamatan Cileungsi berjenis kelamin perempuan dengan usia 43 tahun,” katanya, Senin (8/6/2020) malam.
Saat ini, kata Syarifah, ada 279 Orang Dalam Pantauan (ODP), 348 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan meninggal status PDP sebanyak 115 orang. Sementara, untuk jumlah kasus positif Covid-19 ada 246 orang, sembuh 51 orang, meninggal 15 orang, dan positif aktif berkurang menjadi 178 orang .
Syarifah menghimbau, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu memakai masker ketika berpergian keluar. (Andi).
Pantau KRL Bogor-Jakarta, Bima Arya ‘Ikut Antre’ di Stasiun Bogor
BOGOR DAILY – Walikota Bogor Bima Arya ‘ikut Antre’ di Stasiun Bogor untuk memastikan protokol covid-19 berjalan baik.
Ya, antrean penumpang KRL di Stasiun Bogor terjadi kurang lebih satu kilo meter pada Selasa (9/6/2020) pagi tadi pukul 06:00 WIB.
Terjadinya antrean panjang itupun selama 30 menit dari mulai pukul 06:00 WIB sampai 06:30 WIB.
Tentunya, kondisi saat ini yang terjadi di Stasiun Bogor itu berbeda dengan kemarin (8/6/2020). Pantauan Bogordaly.net, para penumpang KRL tampak terlihat mengantre dengan rapih sambil dijaga oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub.
Wali Kota Bogor, Bima Arya juga turut memantau kondisi penumpang di Stasiun Bogor dari mulai pukul 05:30 WIB sampai 08:30 WIB.
“Saya memantau kondisi saat ini tentunya berbeda dengan kemarin (8/6/2020), aktivitas penumpang KRL berkurang, kami juga sudah menerjunkan anggota gabungan untuk menertibkan dan mengingatkan agar selalu menjaga physical distancing,” kata Bima dilokasi, Selasa (9/6/2020).
Terjadinya penumpukan penumpang KRL pada hari Senin (8/6/2020) kemarin, lanjut Bima dikarenakan aktivitas masyarakat dilonggarkan dengan adanya PSBB Proposional di Kota Bogor.
“Kemarin itu banyak warga juga yang tinggal dan kerja di Jakarta, mereka sering pulang seminggu sekali ke Bogor. Pastinya kedepan nanti akan ada penumpukan lagi hari Senin depan,” ucapnya.
Agar tidak terjadi penumpukan kembali, Bima akan terus memantau setiap pagi hari penumpang di Stasiun Bogor.
“Kita akan pantau setiap hari di sini, saya berharap kepada para penumpang agar menjaga tiga hal yaitu, physicial distancing, menggunakan masker dan memakai hand sanitizer,” tukasnya. (Andi).
Viral, Duel di Tengah Jalan, Mahasiswa Indonesia Bikin KO Pria Rasis AS
BOGORDAILY.net – Isu rasis di Dunia kini sedang panas. Kasus itu kini berbuntut.
Baru-baru ini adegan baku hantam di jalanan kota AS baru-baru ini viral di media sosial dan menjadi perbincangan oleh warganet di mana seorang kulit putih tumbang usai dipukul pria Asia.
Perkelahian itu tidak dapat dihindari setelah orang kulit putih melakukan provokasi rasis seorang pria dari Asia untuk baku hantam.
Kejadian itu menjadi viral karena direkam video oleh seorang yang sedang berada di lokasi kemungkinan di San Diego, Amerika Serikat (AS).
Akun Twitter, NBA Hustle mengunggah adegan perkelahian antar sesama pria itu hingga banyak di-retwit.
“Tidak butuh ungkapan hingga membuat kami sendiri berkelahi di San Diego #riots2020 #protests2020,” tulis akun tersebut.
Bahkan ada akun Twitter yang mengklaim bahwa pria tersebut merupakan mahasiswa asal Indonesia, meski klaim itu belum dapat dikonfirmasi.
no tasers needed got our selves a fight in San Diego#riots2020 #protests2020 pic.twitter.com/sWGV63oRUi
— NBA Hustle (@Hustle_NBA) June 2, 2020
Dalam video berdurasi sekira satu menit itu, tampak seorang pria kulit putih memprovokasi seorang pemuda berkemeja hitam.
Pria kulit putih yang mengenakan kaos abu-abu itu terdengar melontarkan kata-kata rasis yang mengancam pemuda tersebut.
Pria kulit putih itu maju sempat melontarkan tendangan ke arah lawannya yang terus bergerak mundur, menolak untuk mencoba menenangkannya.
Pria dengan kemeja hitam sempat mengeluarkan taser atau penyengat untuk mencegah pria kulit putih itu menyerangnya.
Keduanya akhirnya baku hantam selama beberapa saat dan berakhir setelah pria kulit putih yang memprovokasi roboh terkena pukulan dari lawannya.
Video itu dibagikan di berbagai media sosial, salah satunya menyebutkan bahwa insiden itu terjadi di San Diego, AS. Sementara akun Twitter @henrysubiakto menyebutkan bahwa pria yang mengenakan kemeja itu adalah seorang mahasiswa Indonesia yang berada di AS.
Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) telah berkomunikasi dengan perwakilan RI dan komunitas masyarakat Indonesia di AS, namun sampai laporan ini diturunkan belum dapat mengonfirmasi klaim tersebut. (*)






