Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8219

Kelurahan Gunung Batu Gencar Bentuk Dapur Umum di Setiap RW

BOGOR DAILY – Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor, terus menggencarkan beberapa program dalam penanganan Pandemi Virus Korona atau Covid-19.

Lurah Gunung Batu, Supyawan, mengatakan, saat ini pihaknya menggencarkan pembentukan dapur umum untuk Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu), di setiap Rukun Warga (RW) yang ada.

“Gerakan nasi bungkus kita bentuk di setiap RW, dan nantinya itu dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan karena terdampak Covid-19,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (13/5/2020).

Pembentukan RW siaga juga sudah dibentuk jauh-jauh hari, dengan melakukan RW siaga Covid-19.

“Penyemprotan disinfektan ke tempat umum juga sudah dilakukan, yaitu di Sekolah, Masjid dan rumah-rumah warga, pembagian masker juga udah ke setiap warga, santunan anak yatim dan duafa juga sudah dilakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan sosial bagi masyarakat juga sudah disalurkan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Bogor. Serta Kelurahan Gunung Batu juga sedang menjalankan program baru yaitu, orang tua asuh di wilayah.

“Untuk menggali potensi dan mengcover warga yang tidak mendapatkan bantuan sama sekali. Kita juga sudah membentuk beberapa dapur umum, untuk membuat program nasi bungkus,” tukasnya. (Andi).

Kelurahan Pasir Kuda Terus Maksimalkan Pendataan Bagi Penerima Bansos

BOGOR DAILY – Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, terus memaksimalkan pendataan bagi penerima bantuan sosial (Bansos), yang terkena dampak Virus Korona atau Covid-19.

Lurah Pasir Kuda, Napihudin, mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan monitoring pendataan bansos untuk warga tidak mampu, yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor.

“Kita saat ini memaksimalkan data cakin penerima Bansos, soalnya banyak data penerima double. Baik yang sudah mendapatkan bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemkot Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (13/5/2020).

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga sudah membentuk Rukun Warga (RW) siaga Covid-19 di 12 RW yang ada di Kelurahan Pasir Kuda.

“Kita juga sudah lakukan penyemprotan disinfektan di 58 RT yang ada. Baik dari bantuan Pemkot Bogor maupun swadaya. Tujuannya untuk pembentukan RW Siaga sendiri. Agar, program penerintah dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 ini bisa selaras,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini juga Kelurahan Pasir Kuda sedang menjalankan program baru yaitu, orang tua asuh di wilayah.

“Untuk menggali potensi dan mengcover warga yang tidak mendapatkan bantuan sama sekali. Kita juga sudah membentuk beberapa dapur umum, untuk membuat program nasi bungkus,” tukasnya. (Andi).

Pakai Gaun Saat ke Supermarket ini Alasan Kocak Hesty Purwadinata

BOGORDAILY – Tingkah kocak Hesty Purwadinata sempat menjadi pusat perhatian. Dia memakai gaun layaknya hendak ke pesta padahal hanya belanja ke supermarket di tengah pandemi corona.

Momen kocak itu sempat diunggah oleh Hesty di akun Instagramnya. Lantas apa alasan Hesty berpenampilan demikian?

“Kemarin kan lagi social distancing ya kemarin kan kita lagi keluar rumah harus tertentu diperbolehkan. Salah satunya ke supermarket kan nah itu kaya momen,” bukan Hesty Purwadinata di Okay Bos Trans 7, Selasa (12/5/2020).

Ternyata Hesty kangen memakai pakaian kece dan dandan. Akhir-akhir ini, istri aktor Edo Borne itu tak bisa ke mana-mana karena terhalang social distancing.

“Sudah lama nggak dandan, nggak keluar rumah. Jadi gue total pakai gaun segala macem. Saking kangennya keluar rumah. Saking kangennya pake baju baju keren gitu kan,” ceritanya.

Meski bergaun, Hesty tetap memakai masker sesuai aturan. Ternyata, ada yang masih mengenalinya.

“Terus gue udah pakai masker segala macem kayak orang pada nengok gitu, udah kayak ngenalin gue padahal gue pake masker loh. ‘Eh ini kayaknya Hesty Purwadinata kayanya gitu’,” pungkasnya.

Laut China Selatan antara AS dan China

Oleh : Suchjar Effendi, Direktur World University Service Indonesia. WUSKI

Tidak sesederhana itu akan terjadi perang di LCS. Terlalu banyak faktor yang harus diperhitungkan. Kecuali perang terbatas seperti perang di Irak, perang Teluk, yang merupakan perang terbatas. Dalam perang itupun AS dibantu 28 negara selama perang teluk, agar Sadam Hussein angkat kaki dari sana.

Dalam sejarah perang AS tidak melakukan serangan terlebih, tapi melakukan provokasi agar diserang lebih dulu. Seperti serangan Pearl Harbour oleh Jepang dan kasus Teluk Tonkin di Vietnam.

Jika memang akan perang melawan China, AS tidak akan mampu melakukannya sendiri. Ekonominya sudah payah. Akibat perang Vietnam, Perang Teluk, serangan ke Irak, Syria telah memyebabkan ekonomi AS hancur.

Negara2 anggota NATO sudah pasti tidak mau dilibatkan, karena mereka punya kepentingan ekonomi dengan China. Jepang, Korea, India, Aussie juga enggan terlibat perang.

Belum lagi faktor Rusia, yang hubungannya dengan China semakin baik.

Lemahnya, ekonomi AS juga menyebabkan tekanan terhadap anggota NATO untuk meningkatkan kontribusinya dalam iuran anggota, yakni 2% dari Produk Domestik Bruttonya.

AS selama ini juga menekan Eropa untuk menghentikan pembangunan pipa gas Nordstream 2 dari Rusia ke Jerman. AS memaksa Eropa untuk beli minyaknya yg lebih mahal dibandingkan dari Rusia.

Selain itu AS menekan Uni Eropa agar tidak menggunakan Huawei. Meningkatkan tarif bea masuk produk Eropa ke AS, seperti automotif, baja, aluminium dsb. Jadi perang dagang AS tidak hanya terhadap China, tapi dengan banyak di negara dunia, termasuk dengan Kanada, Turki, Rusia dll.

Perkiraan akan terjadi perang di LCS seperti mengkhayal. Tidak dimasukkan berbagai variabel yang dapat mendorong kemungkinan ke arah sana.

Yang bisa terjadi adalah, jika para pemimpin di kawasan tersebut terjebak akan adanya bahaya perang dan ancaman China, maka berlomba lombalah mereka beli senjata dari AS. Jangan sampai para pemimpin menjadi pandir atau memetik keuntungan dari bisnis senjata.

*Penulis adalah Peneliti Ekonomi Politik dan Penerjemah. Lulusan Berlin School of Economics.

Dibongkar Papah Angkat, Syahrini Doyan Aki-aki

BOGORDAILY.net – Perseteruan artis penyanyi Syahrini dan papah angkatnya tak kunjung mereda, justru semakin panas.

Laurens atau yang kini mendapat julukan papa angkat Syahrini mengatakan akan membongkar masa lalu istri Reino Barack.

Hal tersebut diungkapkan papa angkat Syahrini melalui unggahan di Instagram pribadinya @liohk, Minggu (9/5/2020).

Dalam tulisannya, Laurens menyebut Syahrini sebagai wanita beragenda.

Menurut pria berparas bule itu, Syahrini sudah memanfaatkannya.

“Saya akan ceritakan wanita beragenda itu hanya manfaatkan saya,” tulis Laurens.

Selain itu, Laurens juga akan membongkar masa lalu Syahrini, termasuk saat sang pelantun “Cintaku Kandas” itu menginap dengan seorang pria tua.

“Sampai di mana saja wanita beragenda itu menginap dengan laki-laki tua lain tapi bukan saya,” lanjutnya.

Pria paruh baya itu juga menegaskan jika dia bukan orang tak waras seperti yang dituduhkan anak kandungnya.

“Saya tidak crazy to her. But, she crazy to someone,” sambung Laurens.

Laurens pun menutup unggahannya dengan mengatakan jika Syahrini tak sesuci yang disebutkan oleh para penggemarnya.

Sebelumnya, Laurens juga beberapa kali membagikan video kebersamaannya dengan Syahrini di Instagram dan YouTube.

Salah satu video memperlihatkan Syahrini yang cukup mesra dengan Laurens.

Dalam video tersebut, Syahrini menyandarkan tubuhnya pada dada Laurens saat berkaroke. (bdn)

Perjuangan Marcell Darwin Menjalani Ramadhan Perdana Sebagai Mualaf

BOGORDAILY – Ini menjadi puasa Ramadhan pertama untuk Marcell Darwin setelah resmi jadi mualaf. Diawal hari-hari puasa, Marcell merasakan beratnya berpuasa.

detikcom berkesempatan mendengarkan cerita Ramadhan perdana untuk seorang Marcell Darwin. Saat live bareng detikcom, Marcell menceritakan bagaimana dia merasakan tenggorokannya sanfat kering saat menjalani puasa di hari-hari pertama.

“Yang paling gue rasakan itu adalah tenggorokan kering banget, laper sih nggak, cuma tenggorokan kering banget. Terus Habis itu nunggu buka 15 menit itu lama banget. Ini awal-awal, pas pertama ‘Buka jam berapa?’ Aduh 15 menit itu nunggu berasa sejam lo,” buka Marcell menceritakan pengalaman pertamanya berpuasa.

Selama menjalankan ibadah puasa, sang istri, Nabila Faisal memuji Marcell sangat kuat. Bahkan, kemauan Marcell mempertahankan puasa membuat Nabila takjub.

“Kamu aku akuin kuat. Gue sempat nggak bangun sahur, akhirnya dia jadi nggak sahur. Gue ngomong ke dia, ‘Kamu kalau nggak kuat yaudah nggak usah puasa dulu’. Terus dia nggak (buka), benar-benar sentai, makin ke sini makin terbiasa ” ungkap Nabila.

“Jujur gue pernah sekali bolong gara-gara kepala gue pusing banget. Gue ngerasa nggak enak, masa gue bolong sih cuma karena kepala sakit, gue bolong sih. Kayak nggak enak gitu. Jadi nggak terima gitu. Padahal gue bisa (puasa),” timpal Marcell.

Nabila bahagia melihat Marcell yang tetap produktif di rumah selama puasa. Bintang ‘Pretty Little Liars’ itu tetap mau melakukan pekerjaan rumah yang cukup menguras tenaga.

“Yang gue salut dari dia, maksudnya baru puasa pertama, baru sekarang puasa, kerjaannya lumayan berat, naik turun tangga, pakai masker karena ngecat tapi dia kayak biasa aja,” puji Nabila ke Marcell Darwin

Mendengar pujian sang istri, Marcell Darwin tersenyum. Sebagai calon ayah, Marcell Darwin turun langsung membuat kamar untuk calon bayinya meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Masih Pandemi Covid-19, Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi Mulai 1 Juli 2020. Ini Daftar Tarifnya!!

BOGORDAILY.net – Entah apa yang sedang dipikirkan pemerintah. Di tengah Pandemi covid-19, justru kembali menaikkan iuran BPJS.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan lagi, nyaris 2 kali lipat dari posisi saat ini. Keputusan ini dilakukan tak lama setelah Mahkamah Agung (MA) yang diberlakukan Jokowi mulai awal 2020 lalu.

Kenaikan tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Beleid tersebut ditandatangani Jokowi 5 Mei lalu.

Pada pasal 34 ayat 1 poin disebutkan iuran peserta mandiri di ruang perawatan kelas III, yaitu untuk 2020 sebesar Rp25.500 per orang per bulan. Lalu, pada pasal 34 ayat 1 poin b disebutkan iuran untuk 2021 dan tahun berikutnya sebesar Rp35 ribu.

Itu berarti, iuran peserta mandiri kelas III naik 37,25 persen. Lebih lanjut, pasal 34 ayat 2 menyebutkan iuran peserta mandiri dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II yaitu sebesar Rp100 ribu per orang per bulan.

Kemudian, pasal 34 ayat 3 menyebutkan iuran bagi peserta mandiri dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I sebesar Rp150 ribu per orang per bulan.

Kemudian, pada pasal 34 ayat 6 disebutkan ketentuan mengenai besaran iuran tersebut mulai berlaku pada 1 Juli 2020. Itu berarti, iuran peserta mandiri kelas II mengalami kenaikan 96,07 persen dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu dan peserta mandiri kelas I naik 87,5 persen dari Rp80 ribu menjadi Rp 150 ribu.

Dalam aturan itu, Jokowi juga resmi membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri yang berlaku mulai Januari 2020. Dengan demikian, maka iuran peserta mandiri kelas III yang naik menjadi Rp42 ribu kembali menjadi Rp25.500, kelas II dari Rp110 ribu kembali menjadi Rp51 ribu, dan kelas I dari Rp160 ribu menjadi Rp80 ribu.

Namun, tarif awal itu hanya berlaku pada April, Mei, dan Juni untuk peserta mandiri kelas I dan II. Selanjutnya, peserta mandiri kelas I dan II akan membayar menggunakan tarif baru di Juli 2020. Lalu, mandiri kelas III ikut naik di tahun depan. (ulf/agt)

Edan, Distop Saat PSBB Mobil dari Bogor Bawa Rp2,9 Miliar Uang Palsu

BOGORDAILY.net – Sebuah mobil berplat Bogor diatop petugas saat pelaksanaan PSBB dan ditemukan Rp2,9 Miliar uang palsu.

Kepolisian Resor Tasikmalaya mengungkap peredaran uang palsu dan menangkap empat tersangka. Empat tersangka itu diketahui membawa 2.900 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, atau jika dalam uang asli setara Rp2,9 miliar.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana menyebut, kasus tersebut terungkap saat polisi melakukan penjagaan di pos pengamanan Cikunir yang mencurigai sebuah kendaraan bernomor plat Bogor. Dalam kendaraan diketahui berjumlah empat orang.

“Awalnya kita hanya mengira mereka ini adalah pemudik. Namun saat dilakukan penggeledahan, petugas kita di lapangan menemukan ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang disimpan di dalam dua tas ukuran besar,” ujar Hendria, Rabu (13/5) seperti dikutif dari merdeka.com

Keempat orang tersebut langsung dibawa ke Mapolres Tasikmalaya untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, pelaku menyebut bahwa uang palsu tersebut milik teman mereka yang bernama Erwin asal Tangerang, Banten. Erwin sendiri disebut mereka menghilang.

Dia menjelaskan bahwa uang palsu tersebut sudah dibawa selama tiga bulan, oleh para pelaku untuk berkeliling Jawa.

“Jadi uang ini bukan untuk diedarkan saat kita amankan, namun tengah mencari orang pintar agar bisa menyempurnakan uang palsu tersebut dengan harapan bisa diperjualbelikan,” ujar dia.

Para pelaku sendiri mengaku hendak mendatangi orang pintar di wilayah Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Meski begitu, Kapolres menyebut bahwa para pelaku tetap dijerat Undang-undang KUHP pasal 36 ayat 2 nomor 7 tahun 2017. “Ancamannya 10 tahun penjara,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptadji memastikan bahwa ribuan lembar uang yang dibawa oleh para tersangka setiap lembarannya palsu. Kepalsuan tersebut dipastikan berdasarkan uji analisis tingkat keaslian dan tidak adanya ciri-ciri keaslian dalam uang tersebut.

Heru menjelaskan bahwa uang palsu tersebut dibuat dari kertas biasa, berbeda dengan uang asli yang terbuat dari serat kapas. Ia pun mengapresiasi jajaran Polres Tasikmalaya yang bisa mengetahui uang palsu sehingga meminimalisasi peredarannya.

“Sekarang memang peredaran uang palsu kecenderungannya menurun. Tapi kami harapkan asa kontrol sosial juga dari masyarakat. Jadi masyarakat harus mengetahui mana uang yang palsu dan yang bukan,” katanya. (bdn)

Tak Bisa Mudik, Limbad Rindu Manjat Pohon Bagi-Bagi Uang saat Lebaran

BOGORDAILY – Wabah COVID-19 membuat Limbad tak bisa pulang ke Tegal, Jawa Tengah. Padahal ia sangat rindu dengan kampung halamannya tersebut.

Salah satu yang sang megician itu rindukan adalah saat momen Hari Raya Idul Fitri tiba. Ia biasa melakukan aksi heroik saat Lebaran.

“Iya dia pasti kangen banget sama kampung halamannya dia. Penginnya pulang karena memang biasanya dia pulang,” ujar Nico, asisten Limbad yang menjadi Juru bicaranya, saat ditemui di Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

“Biasanya master Limbad ini suka aneh, dia suka naik pohan kelapa di atas nanti panggil orang terus bagi-bagi duit dari atas pohon kelapa,” sambungnya.

Hal itu biasa dilakukan Limbad setiap tahunnya. Sebab, sudah menjadi tradisi turun menurun dalam keluarganya.

“Hampir kebiasaan tiap tahunnya begitu. Mungkin orang sekitarnya juga udah tahu kan,” imbuh Nico.

“Semacam kayak budayanya master. Karena dulu papa nya master Limbad juga ngelakuin hal yang sama. Jadi master Limbad pengin ngelakuin itu,” pungkasnya.

Okie Agustina, Fokus Ramadhan bersama Keluarga Tercinta. Kreatif Bantu UKM Selama Pandemi

BOGORDAILY.net – Momentum Ramadhan dan Lebaran 1441 Hijriyah kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya ada beberapa kegiatan yang tidak bisa dilakukan secara bersama oleh Okie Agustina, bersama sang suami yang merupakan Pemain Sepakbola Nasional, Gunawan Dwi Cahyo, yang saat ini merumput bersama club Bali United.

Okie Agustina menyampaikan hal tersebut secara eksklusif kepada Bogordaily.net, melalui sambungan telepon. Dirinya mengisi kegiatan selama Ramadhan sampai menyambut Lebaran full team, bersama suami dan anak-anaknya.

“Ya, Alhamdulillah, biasanya ada beberapa kegiatan yang tidak bisa bersama, karena kesibukan masing-masing, tapi Alhamdulillah tahun ini hikmah kami selalu bersama, mengisi Ibadah Ramadhan.” ungkap Okie.

Kegiatan Ramadhan di isi dengan sahur bersama, tadarus Al Quran bersama, buka puasa bersama sampai ke tarawih bersama. Semuanya dilakukan secara bersama di rumah.

Di luar aktifitas Ramadhan di atas, Okie Agustina juga tak lupa menyisihkan waktunya, untuk membantu sesama dengan mengemas promo kreatif, kepada para pelaku bisnis usaha kecil menengah atau pegiat UKM yang ada di Indonesia.

Okie terlihat kreatif dan aktif membantu mereka semua dengan menerima endorse produk UKM, untuk di promokan di Instagram pribadinya.

“Ya dibantu dengan dipromosikan, siapa tau melalui sarana medsos itu, masyarakat luas bisa tau dan membeli produk-produk UKM tersebut,” papar Ibu empat anak itu.

Ada banyak produk UKM yang dibantu untuk di promosikan oleh Okie Agustina, di antaranya produk kuliner atau makanan, produk baju, sepatu, bahkan sampai ke produk-produk kecantikan.

Okie Agustina tidak mengenakan tarif sama sekali, alias gratis. Mereka yang ingin dipromosikan jenis usaha UKM mereka tinggal mengirimkan saja produk mereka, dengan cara Direct Message ke Instagram @okieagustina_.

“Harapan ke depan, siapa tau saya bisa buka usaha online sendiri ya, tapi mungkin itu agak sulit, karena kesibukan sebagai ibu rumah tangga dan ngurus anak-anak,” pungkas Brand Ambassador Tiara Hijabers tersebut.

(Red-BDN).