Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8232

Rampok Gasak Minimarket Parung

BOGOR DAILY-Aksi perampokan yang terjadi di sebuah minimarket di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor viral di media sosial. Kawanan pelaku mempersenjatai diri dengan membawa senjata api.

Kapolsek Parung Kompol Puji Astono membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan perampokan ini terjadi di Desa Cogreg, Parung, pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Kan bukanya mereka pagi jam 07.00 WIB udah buka. Iya kondisi lagi sepi kan hari Minggu pagi itu,” kata Puji, ketika dihubungi, Senin (11/5/2020).

Pelaku diperkirakan berjumlah 2 orang mengenakan masker dan membawa senjata api. Soal senjata api, Puji belum bisa memastikan apakah itu senjata betulan atau cuma mainan.

“Belum tahu betulan apa bukan,” imbuhnya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi dimintai keterangan oleh polisi, CCTV juga diperiksa.

Puji menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara akibat kejadian itu, minimarket mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Sekitar Rp 50 jutaan,” tuturnya.

Aksi perampokan itu terekam kamera CCTV. Dari CCTV yang beredar di media sosial, 2 pelaku berbaju hitam dan memakai penutup wajah mendatangi minimarket sambil menodongkan senjata api.

Kedua pelaku menyuruh pegawai minimarket untuk membuka brankas uang. Dua karyawan yang berjenis kelamin perempuan ini langsung membuka brankas uang ketika ditodongkan senjata api.

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang Lagi 14 Hari, Pemkab Bakal Lebih Galak

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengajukan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), selama 14 hari kedepan.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah.

Menurutnya, Pemkab Bogor akan mengajukan kembali PSBB ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada tahap ke tiga, melalui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Kalau hasil diskusi bersama Forkompimda, kami sepakat untuk PSBB ini diperpanjang. Karena kami ingin mengantisipasi terus pergerakan masyarakat di Kabupaten Bogor ini,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Perpanjang PSBB tahap ke tiga akan lebih intens lagi, melakukan Swab Test, dan Rapid Test serta akan melakukan tindakan lebih tegas kepada masyarakat yang melanggar.

“Jadi kita ingin lebih maksimal. Apalagi sebentar lagi menjelang Lebaran Idul Fitri, kalau tidak diperpanjang ini kegiatan masyarakat akan membludak. Tentu kita harus antisipasi itu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada PSBB tahap ke tiga ini nantinya akan ada perbedaan. Bahwa Gugus Tugas Pusat memberikan kewenangan penuh kepada daerah dalam menindak pelanggar.

“Kita juga sudah tidak kagok lagi dalam melakukan sanksi, karena kita sudah direstui oleh pemegang sanksi,” tukasnya.

Sekedar diketahui, pemberlakuan PSBB tahap kedua akan selesai pada 12 Mei 2020 besok. Pemkab Bogor pun akan melakukan perpanjangan kembali selama 14 hari kedepan. (Andi).

Kencana Hills Cilebut itu Aman, Amanah, Menguntungkan dan Tenang di Hati (Part 2)

Bogor Daily – Melanjutkan artikel pembahasan part 1 kemarin yang membahas tentang Kencana Hills Cilebut adalah perumahan berorientasi Transit Oriented Development atau TOD, untuk lanjutan artikel kedua ini, Bogor Daily akan memberikan informasi dobel keuntungan lain dari Kencana Hills Cilebut.

Mulyadi yang mewakili NProsyar sebagai pengembang Perumahan Syariah Kencana Hills Cilebut mengemukakan kembali bahwa ada dua keuntungan mendasar yang menjadikan Kencana Hills Cilebut laris manis karena lokasinya yang dekat Stasiun Kereta, diantaranya :

*√ Menghemat Waktu dan Tenaga*

Dengan menggunakan moda transportasi seperti kereta, maka anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. Dengan menggunakan moda transportasi kereta anda lebih mudah mengestimasi waktu untuk pergi beraktifitas.

“Anda tidak perlu memikirkan keruwetan macet di jalan yang menguras pikiran dan tenaga, sehingga Anda bisa tiba di tempat beraktivitas dengan lebih Fresh.” jelas Mulyadi.

Selanjutnya adalah :

*√ Peluang Potensi Peningkatan Investasi*

Pengamat memperkirakan, jika perumahan yang selaras dengan konsep TOD memiliki peluang peningkatan investasi yang menjanjikan. Setidaknya kita bisa menantikan peningkatan nilai investasi sebesar 20% per tahunnya.

“Jika kami tawarkan perumahan dengan konsep yang selaras dengan pengembangan perumahan berorientasi TOD di Bogor apakah Anda akan mengambil kesempatan ini?” papar Mulyadi.

*KENCANA HILLS CILEBUT* hadir untuk menjawab kebutuhan hunian dan investasi Anda. Lokasinya strategis hanya berjarak 1.9 KM dari stasiun Cilebut dan dekat dengan area komersil Taman Yasmin dan Bukit Cimanggu City.

Kami tawarkan dengan harga yang terjangkau dengan kualitas terunggul di kelasnya. Harga mulai 400 jutaan dan bisa di cicil secara syariah non bank, hingga 8 tahun.

“Untuk informasi lebih lanjut anda bisa kunjungi website kami di www.kencanahillscilebut.com.” tutup Mulyadi dengan penuh semangat.

(Red-BDN).

Kecamatan Rumpin Masuk Zona Merah, Satu Warganya Positif Korona

BOGOR DAILY – Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menjadi zona merah Covid-19. Hal itupun dikarenakan adanya satu warga di wilayah Bogor Barat itu, dinyatakan positif terpapar Virus Korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, mengatakan, untuk hari ini ada tiga warga yang dinyatakan positif Korona.

Ketiga yang positif itu diantaranya, perempuan 37 tahun asal Sukaraja, Perempuan 53 tahun asal Rumpin, dan perempuan 43 tahun asal Babakan madang.

“Haru ini ada tiga positif, Rumpin masuk Zona baru penyebaran Covid-19,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Menurutnya, saat ini tim Gugus Tugas Covid-19 sedang melakukan Tracking kepada tiga pasien positif baru tersebut.

“Masih di Tracking iya untuk saat ini,” ucapnya.

Sekedar diketahui :

Data Covid-19 di Kabupaten Bogor yang didapat, sampai saat ini Kecamatan Gunung Putri masih menjadi puncak tertinggi kasus penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di, yaitu sebanyak 32 orang.

Untuk peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor ke dua yaitu Cileungsi 22 orang serta di Cibinong 19 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojonggede ada sebanyak 16 orang, di Ciampea, Gunung Sindur empat orang. Untuk Citeureup, Tamansari ada sebanyak tiga orang.

Babakan Madang, Tajur Halang ada lima orang, untuk Ciomas, Jonggol, Sukaraja ada 2, Parung Panjang, Parung, Ciawi, Caringin, Leuwisadeng, Rumpin ada sebanyak satu orang. (Andi)

Video Detik-detik Banjir Lumpur di Sukajaya Bogor

BOGOR DAILY – Para pemuda di Kampung Ciputih Lebak, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, nampak terlihat bahu membahu membersihkan tumpukan batu yang terbawa banjir pada pukul 16:00 WIB, Senin (11/5/2020).

Dalam video berdurasi 0.22 detik itu, pemuda dan tokoh masyarakat setempat membersihkan bebatuan yang dibawa oleh banjir berlumpur tersebut.

Peralatan pun nampak seadanya. Mereka (warga, red) mengangkat-angkat bongkahan batu yang dibawa terjangan banjir tersebut menggunakan tangan, ada juga yang menggunakan cangkul.

Tampak terlihat airpun mulai surut. Sebelumnya, menurut salah satu tokoh pemuda di Sukajaya, Ahmad (30) mengatakan, banjir disertai lumpur itu sempat masuk ke pemukiman warga.

https://www.instagram.com/p/CADL3TNnbBm/?igshid=wofh2pykaajm

 

Akan tetapi, data sementara yang didapat Bogordaily.net, tak ada korban jiwa atas peritiwa tersebut. Akan tetapi, beberapa rumah warga terkena dampak.

“Banjir nya jam 4:00 WIB sore tadi, infonya gak ada warga yang jadi korban. Tapi, pemuda di sana sudah bahu-membahu,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Sedangkan, menurut Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, pihaknya sudah menerjunkan anggotanya untuk meninjau langsung lokasi kejadian.

“Iya itu benar. Belum bisa dipastikan berapa-berapa kerugiannya. Akan tetapi, anggota sudah berangkat ke lokasi,” singkatnya. (Andi).

Prihatin, Chef Haryo Minta Ferdian Paleka Tak Dipenjara Tapi Dipesantrenkan

BOGORDAILY – YouTuber Ferdian Paleka dibully habis-habisan oleh warganet akibat kelakuannya memberikan ‘makanan’ sampah ke banci. Ia kini sudah diamankan polisi.

Karena tingkahnya, Ferdian dijerat pasal berlapis. Ia terancam hukuman 12 tahun penjara.

Melihat masalah Ferdian Paleka, Chef Haryo ikut berkomentar. Menurutnya, yang dilakukan Ferdian merupakan kenakalan anak muda pada umumnya dan bukan seorang kriminal.

“Bagi saya kasus #ferdianpaleka ini adalah kenakalan anak muda. Dia bukan kriminal, dia hanya butuh dididik di boots camp militer atau di pesantren kan,” tulisnya di Instagram.

Bagi Haryo Pramoe, menjerat Ferdian Paleka dengan pasal berlapis dirasa keterlaluan. Ia juga mengkritik masyarakat Indonesia yang senang melihat kesadisan.

“Menjeratnya dengan UU ITE adalah tindakan yg berlebihan apalagi ancaman 4-12 tahun. Masyarakat indonesia sudah sakit Jiwa, senang melihat orang di bully, orang di persekusi di jalan tanpa penanganan hukum. Bukan hanya si pembuat prank punya masalah kejiwaan, netizen pun sama saja, senang melihat kesadisan. Inallilahiwainnalillahiraji’un,” ujarnya.

Chef Haryo berharap Ferdian Paleka dibebaskan. Yang dibutuhkan Ferdian disebutnya adalah pendidikan soal agama dan berkasih sayang.

“Bebaskan #ferdianpaleka! didiklah dia dengan agama, berkasih sayang atau bootscamp ala militer. *bootscamp militer pernah diterapkan di era orde baru untuk mendidik anak anak nakal di cibubur. Tapi Bukan diancam hukuman 4-12 tahun! Bisa mati dia di bully! Astagfirullah. Saya prihatin!” tuturnya.

Keprihatinan Haryo Pramoe ditanggapi sinis seorang warganet. Menurutnya, Ferdian Paleka memang patut diberi pelajaran.

“Maaf mas… Kalo soal ferdian saya tidak sepebdapat degan anda,di luar soal agama ni ya mas ya…. Coba tempat kan mas di posisi si maaf..’banci’ dan di kehidupan yg mana butuh perjangan yg keras untuk mendapatkan sesuap nasi,dan degan gagah nya si entong ferdian mengantarkan sembako ke mas… Otomatis mas senang dong…. Dan dalam keadaan senang kita membukabya, tau2 isinya ‘sampah’ gmn perasaan mas…. Marah, sakithati dan merasa terhina kan. Maaf mas saya hanya mencoba merasakan apa yg mereka rasakan… Dan hukuman/penjara kayak nya tepat buat ferdian… Setidak nya untuk mendapatkan efek jera buat anak-anak muda dan tidak mencontoh apa yang dilakukan ferdian, salam satu jari mas..ALLAH HUAKBAR,” komen akun @deniputrasikumbang.

Akan tetapi, banyak netter lain yang setuju dengan pendapat Chef Haryo. Mereka juga mengutarakan pendapatnya soal Ferdian Paleka.

“Satu fikiran kayaknya kita chef .yg sakit adalah semua elemen bangsa kita .kalo koruptor ditahan 2 tahun eh bebas bersyarat jadi 1 tahun,” kata @farid.bule.

“Saya sependapat nih. Menghukum dia hanya akan menimbulkan ‘dendam’ yang akan blunder di kemudian hari… Demikian juga dengan penista agama, harus kita ‘hakimi’ dengan cara yang baik pula,” sahut @ahmadramdlan.

Satu Kampung di Sukajaya Bogor Diterjang Banjir Lumpur

BOGORDAILY.net – Belum sempat direlokasi akibat longsor yang terjadi pada awal tahun 2020. Kali ini warga di Kampung Ciputih Lebak, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor kembali diterjang banjir.

Salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Sukajaya, Ahmad (30), mengatakan, banjir yang menerjang Kampung Ciputih Lebak itu terjadi pada pukul 16:00 WIB, saat intensitas hujan yang mengguyur di wilayah Sukajaya begitu deras.

“Banjir nya jam 4:00 sore tadi, infonya gak ada warga yang jadi korban. Tapi, pemuda di sana sudah bahu-membahu,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, membenarkan, bahwa kejadian banjir disertai lumpur itu menerjang wilayah Sukajaya pada pukul 16:00 WIB.

“Iya benar,” katanya.

Adam sapaan akrabnya mengungkapkan, saat ini pihaknya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sudah menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian.

Menurutnya, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian akibat banjir pada sore tadi.

“Belum bisa dipastikan berapa-berapanya. Akan tetapi, anggota sudah berangkat ke lokasi,” singkatnya.(Andi)

Sekolah Masuk Lagi Juni? Jika…

BOGORDAILY.net – Sudah hampir dua bulan lebih anak-anak belajar di rumah, para ibu pun sudah mulai kewalahan, karena jadi ikut-ikutan belajar.

Curhatan kocak dan stres para ibu sudah banyak beredar di media sosial. Kini muncul kabar sekolah mulai kembali aktif pada bulan Juni.

Kabar itu beredar di media sosial dari timeline yang dirancang pemerintah. Dalam rekaman ke line itu tertulis bahwa sekolah akan kembali aktif pada fase ketiga, 15 Juni 2020.

Tertulis bahwa tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.

Namun, ketika kasusnya sudah turun bukan berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan maksud Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat berdamai dengan Covid-19.

Menurut Bey, Jokowi ingin agar masyarakat tetap produktif meski virus corona masih mewabah di dalam negeri.

“Bahwa Covid-19 itu ada, dan kita terus berusaha agar Covid segera hilang. Tapi kita tidak boleh menjadi tidak produktif, karena adanya Covid-19 menjadikan adanya penyesuaian dalam kehidupan,” kata Bey kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Bey mengatakan, saat ini Covid-19 memang belum ada antivirusnya. Namun, masyarakat bisa mencegah tertular dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.

Menurut Bey, hal ini adalah hidup normal dengan cara baru. “Ya, artinya jangan kita menyerah, hidup berdamai itu penyesuaian baru dalam kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal. Tatanan kehidupan baru,” kata dia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Ia juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.

Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

Pemeriksaan kendaraan di check point Lembang selama PSBB di Kabupaten Bandung Barat.

“Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya,” kata Jokowi.

Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan,” katanya.

“Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” tandasnya.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral meluruskan informasi soal rencana pemerintah untuk kembali membuka mal, pasar, dan sekolah pada Juni mendatang.

Ia menegaskan, hal tersebut merupakan rencana yang baru direalisasikan jika ada kemajuan signifikan dalam penanganan pandemi virus corona ( Covid-19).

“Salah satu syaratnya adalah penurunan pasien positif selama 14 hari berturut turut sampai kemudian tak ada penambahan pasien positif lagi,” kata Donny sweprti dikutif dari Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Oleh karena itu, Donny menyebutkan, saat ini pemerintah berupaya keras agar penerapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa berjalan efektif.

Mulai dari bagaimana protokol kesehatan dijalankan, penegakan hukum dilakukan terukur, serta dipatuhinya larangan mudik.

“Apakah Juni sudah bisa dilonggarkan atau tidak, kita tidak tahu. Kita tak mau terjadi second wave (gelombang kedua),” kata Donny.

Sebelumnya, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya.

Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor. Kementerian Koordinator Perekonomian menyampaikan, foto yang beredar luas tersebut merupakan bagian dari kajian awal pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

“Yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca-pandemi Covid-19,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

1. Fase pertama, yang dilakukan pada 1 Juni 2020 ialah membuka kembali operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B), dengan tetap menerapkan social distancing.

2. Fase kedua yakni pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

3. Fase ketiga, 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

4. Fase keempat, 6 Juli 2020, difokuskan pada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas seperti restoran hingga tempat ibadah.

5. Fase kelima, 20 Juli dan 27 Juli 2020, evaluasi fase keempat dan pada akhir Juli atau awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dapat beroperasi dengan normal. (bdn)

Miris Banyak PHK, Ashanty Bukan Berbicara Untung Rugi tapi Hati Nurani

BOGORDAILY – Ungkapan Ashanty soal banyaknya korban PHK menimbulkan respons positif. Tapi, ada juga pihak yang menurut Ashanty tak sependapat dengannya.

Lewat postingan Instagram Story miliknya, Ashanty kembali memberikan penjelasan. Dia yakin ada yang setuju dan ada juga yang memprotes pendapatnya.

“Tulisan tadi banyak yg terkena dampak nya setuju banget, tetapi tadi ada beberapa yg comment mbak ngga ngerasain jadi perusahaan sih? Hmmm disini justru aku bicara bukan sebagai yg di PHK, tapi sebagai perusahaan..,” ungkap Ashanty dalam postingannya, Minggu (10/5/2020).

“Jujur perusahaan sy juga semenjak Corona ini bisa dibilang sangat terkena dampaknya.. mulai dari kosmetik, kecantikan, suplement, kuliner kue dan ayam asix, dll.. semua terkena dampaknya..,” sambungnya.

Melihat kondisi perekonomian Indonesia saat ini, Ashanty yakin ini tidak baik untuk semua perusahaan. Tapi, Ashanty ingin semua pengusaha melihat dengan hati nurani.

“Kita bukan bahas secara bisnis, kalo secara bisnis, kita semua juga paham ini kondisi yg memang tidak baik buat semua perusahaaan.. hampir semua bidang.. tapi yg kita bicarakan hati nurani.. dan bukan langsung sebulan PHK.. paling tidak beri waktu, toh kita selagi masih bisa survive kita bisa membantu mereka. (Buat kita yg masih mampu yahh) KI tidak ya jangan dipaksakan!!” jelas istri Anang Hermansyah itu.

“Dan yg saya bicarakan pasti nya perusahaan2 besar yg bertahun2 omset besar dan untung besar, ngga ada salah nya saat lagi begini saya yakin bisa membantu mereka yg menolong kita bertahun2.. masih bisa untuk menanggung sekuat semampu kami.. bagi yg tidak jangan dipaksakan.. dan saya harap buat yg franchise brand kami, kami ngga mengharuskan,tapi selama masih bisa membantu mereka yg kurang mampu yg bekerja sama kalian, saya sangat amat berterima kasih jika saat outlet2 kalian tutup, tapi yg mampu masih bisa menggaji mereka.. semoga wabah ini segera berakhir, dan kita semua bisa hidup kembali spt semula,” tegas Ashanty.

Ashanty juga diketahui memiliki banyak bisnis dengan karyawan yang tidak sedikit. Berbagai sektor bisnis yang dia geluti di bidang kuliner dan kecantikan.

Heboh Viral Timeline Pasar, Sekolah dan Mal Buka Kembali Bulan Juni. Benarkah?

BOGORDAILY.net – Warga Indonesia mulai ramai membicarakan aktifitas as sejumlah pasar, sekolah dan mall kembali dibuka. Itu setelah timeline yang disiapkan pemerintah beredar di media sosial.

Presiden Joko Widodo mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.

Namun, ketika kasusnya sudah turun bukan berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan maksud Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat berdamai dengan Covid-19.

Menurut Bey, Jokowi ingin agar masyarakat tetap produktif meski virus corona masih mewabah di dalam negeri.

“Bahwa Covid-19 itu ada, dan kita terus berusaha agar Covid segera hilang. Tapi kita tidak boleh menjadi tidak produktif, karena adanya Covid-19 menjadikan adanya penyesuaian dalam kehidupan,” kata Bey kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Bey mengatakan, saat ini Covid-19 memang belum ada antivirusnya. Namun, masyarakat bisa mencegah tertular dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.

Menurut Bey, hal ini adalah hidup normal dengan cara baru. “Ya, artinya jangan kita menyerah, hidup berdamai itu penyesuaian baru dalam kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal. Tatanan kehidupan baru,” kata dia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Ia juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.

Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

Pemeriksaan kendaraan di check point Lembang selama PSBB di Kabupaten Bandung Barat.

“Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya,” kata Jokowi.

Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan,” katanya.

“Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” tandasnya.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral meluruskan informasi soal rencana pemerintah untuk kembali membuka mal, pasar, dan sekolah pada Juni mendatang.

Ia menegaskan, hal tersebut merupakan rencana yang baru direalisasikan jika ada kemajuan signifikan dalam penanganan pandemi virus corona ( Covid-19).

“Salah satu syaratnya adalah penurunan pasien positif selama 14 hari berturut turut sampai kemudian tak ada penambahan pasien positif lagi,” kata Donny sweprti dikutif dari Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Oleh karena itu, Donny menyebutkan, saat ini pemerintah berupaya keras agar penerapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa berjalan efektif.

Mulai dari bagaimana protokol kesehatan dijalankan, penegakan hukum dilakukan terukur, serta dipatuhinya larangan mudik.

“Apakah Juni sudah bisa dilonggarkan atau tidak, kita tidak tahu. Kita tak mau terjadi second wave (gelombang kedua),” kata Donny.

Sebelumnya, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya.

Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor. Kementerian Koordinator Perekonomian menyampaikan, foto yang beredar luas tersebut merupakan bagian dari kajian awal pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

“Yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca-pandemi Covid-19,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

1. Fase pertama, yang dilakukan pada 1 Juni 2020 ialah membuka kembali operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B), dengan tetap menerapkan social distancing.

2. Fase kedua yakni pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

3. Fase ketiga, 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

4. Fase keempat, 6 Juli 2020, difokuskan pada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas seperti restoran hingga tempat ibadah.

5. Fase kelima, 20 Juli dan 27 Juli 2020, evaluasi fase keempat dan pada akhir Juli atau awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dapat beroperasi dengan normal. (bdn)