Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8287

Viral, Ini Video Detik-detik Penjemputan Anak Positif Korona di Bogor

0

BOGORDAILY.net – Video penjemputan seorang anak yang dinyatakan Positif korona di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor viral.

Ibu dan kedua anak yang tinggal di Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor dinyatakan terpapar Covid-19.

Dalam video itu menampilkan penjemputan ketiga pasien oleh petugas kesehatan mengenakan Alat Pelidung Diri (APD) tersebar di media sosial.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, satu keluarga terdiri dari pasangan suami-istri dan dua anaknya yang berusia 4 tahun dan 8 tahun menjalani tes swab di salah satu rumah sakit swasta.

Hasilnya, Ade Yasin menyebut Ibu dan anak terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, suami atau ayah dari anak tersebut negatif.

Meski negatif, pemerintah Kabupaten Bogor tetap memasukkan ke kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Ade Yasin mengatakan, diduga virus Covid-19 ditularkan oleh ibu tersebut ke anak-anaknya.

“Ibu pekerja rumah tangga. Sementara suaminya bekerja di Jakarta, tapi suaminya negatif. Makanya kami menduga anak itu tertular dari ibunya,” ujar dia.

Ade Yasin mengatakan, ketiga pasien itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada 21 April 2020 malam.

Ade Yasin menerangkan, kasus di Cileungsi ini menambah daftar jumlah pasien anak yang positif terjangkit Covid-19. Sebelumnya, pernah ditemukan kasus serupa di daerah Cibinong. “Tapi yang Cibinong sembuh,” ucap dia.

Ade Yasin tak henti-hentinya mengimbau kepada orangtua untuk melarang buah hatinya beraktivitas di luar rumah.

“Memang kadang-kadang yang kita khawatirkan ketika ada orang tanpa gejala yang tertular Covid,” ujar dia.

Selain itu, Ade Yasin menambahkan, biasakan membersihkan badan terlebih dahulu jika hendak bermain dengan anak-anak di rumah.

“Terus juga orang tua ketika pulang kerja orang yang masih bekerja sebaiknya sebelum sentuh anak-anak mereka ganti baju langsung mandi setelah bersih baru dia boleh sapa keluarganya,” tandas dia. (*/bdn)

 

LAPOR Pak Wali, Warga Kalimurni Kelurahan Kencana Minta Jalan Ambrol Segera di Perbaiki

0

BOGORDAILY.net – Menghambat dan membahayakan, gambaran itulah yang terlihat dari longsornya jalan yang berada wilayah Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Lokasi tepat jalan longsor tersebut berada di wilayah Kalimurni RT 05 RW 01, Kelurahan Kencana.

Longsoran itu cukup membahayakan para pengguna jalan. Warga sekitar secara swadaya memberikan keterangan tanda bahaya bahwa ada longsor di ruas jalan itu. Agar para pengguna jalan berhati-hati.

Menurut keterangan di lokasi, pengurus RT/RW sudah meminta dana sumbangan swadaya guna membantu percepatan, perbaikan jalan tersebut sejak beberapa waktu lalu, akan tetapi hingga kini jalan belum diperbaiki.

“Ya kami dimintai sumbangan, menurut saya dana sumbangan swadaya bukanlah solusi. Terlihat kerusakan cukup parah, ini merupakan kewenangan pemerintah Kelurahan untuk memperbaiki dan segera merespon dengan baik keluhan kami ini.” ujar warga sekitar.

Sementara ketika dicoba dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Syafe’i R Lurah Kencana tidak mengangkat telepon dari Bogordaily.net.

(Red-BDN).

Ngeri! REKAMAN CCTV Aksi Begal di Bogor Beredar. Acungkan Golok Lalu Sekap Para Pegawai

BOGORDAILY.net – Aksi begal yang melakukan perampokan di Kawakilan, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor beredar.

Dari video yang beredar itu, tampak 4 pria memakai topeng memasuki minimarket dan langsung menodongkan parang ke kasir.

Untuk melancarkan aksinya, mereka meminta petugas minimarket pergi dari meja kasir, agar mereka leluasa mengambil uang.

Para perampok tersebut kemudian melakukan penyekapan.

Aksi itu berawal saat , dua pegawai minimarket, Dimas (29) dan Rita (21), tengah bersiap-siap menutup pintu toko sesuai aturan jam operasional PSBB di Bogor.

Kondisi pintu rolling door sudah akan tutup, masih dibuka sedikit.

Saat Rita tengah melayani customer, tiba-tiba empat perampok masuk.

Mereka langsung menodongkan senjata tajam.

“Iya benar (perampokan), jadi pintu sedikit terbuka.”

“Dua pegawai ini sedang bersiap-siap untuk merapikan laporan sales penjualan.”

“Tiba-tiba datang 4 orang membawa sajam,” ucap Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf.

Kedua pegawai itu langsung disekap, dipaksa untuk membuka brankas.

Uang yang ada di brankas kasir hasil penjualan barang senilai Rp25 juta ludes digondol perampok tersebut.

Seusai menggasak uang di brankas dan laci kasir, ketiga korban disekap di toilet.

Ketiganya berhasil ditolong saat ada anak kecil yang ingin berbelanja ke minimarket.

Ia bereaksi cepat setelah mendengar teriakan minta tolong.(*/bdn)

Keliling Bogor Saat PSBB, Pemotor yang Bonceng Pacar Disuruh Balik

BOGOR DAILY- Sejumlah pemotor masih nekat melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan membonceng penumpang yang tidak satu alamat tempat tinggal sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bahkan, di antaranya diketahui membonceng kekasihnya hanya untuk sekadar jalan-jalan tidak keliling wilayah Bogor.

Hal itu diketahui berdasar hasil pemeriksaan di pos pemeriksaan atau check point kendaraan di Yasmin, Bogor, Jawa Barat. Alhasil, pemotor yang berbocengan dengan pacarnya itu pun tidak diperkenankan melintas dan diminta untuk putar balik.

“Kemarin ada berapa orang tuh, kurang lebih empat motor boncengan, pas ditanya ini siapa? ‘Pacar’. Akhirnya disuruh putar balik,” kata Muhrif salah satu petugas yang berjaga di checkpoint kendaraan PSBB, Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020).

Muhrif mengemukakan memasuki hari 10 penerapan PSBB di Bogor angka pelangggaran semakin menurun. Meski, masih beberapa pelangggaran masih kerap terjadi salah satunya pemotor berbocengan tidak satu alamat KTP.

“Makin ke sini agak berkurang sih, kalau awal-awal iya banyak,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provisi Jawa Barat telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran pandemi virus Corona atau Covid-19. PSBB di wilayah Bodebek itu sendiri sedianya telah diterapkan sejak 15 April lalu.

Andi Sasmita, Konseptor Ulung Ciptakan Kencana Hills Cilebut

Bogor Daily – Project yang berada hanya 1,6 KM dari Stasiun Commuterline Cilebut tersebut terlihat asri dan nyaman. Kencana Hills Cilebut adalah eksklusifitas Property Syariah yang dapat anda semua miliki.

Penasaran, siapa dibalik layar dari suksesnya penjualan dan konsep Kencana Hills Cilebut, Bogor Daily akan mengajak anda untuk berkenalan dengan salah satu Owner dari Kencana Hills Cilebut.

Berikut petikan wawancara Bogor Daily bersama Andi Sasmita, pria yang akrab di sapa Kang Andi tersebut sudah sangat tersohor di dunia bisnis Property Syariah, yuk kita simak di bawah ini :

1. Kenapa nama dari project anda ini bersama dengan rekan-rekan di NProsyar diberi nama Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Nah ini menarik, karena perumahan ini berlokasi di antara dua area, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Secara administratif, lokasi tanah Kencana Hills Cilebut (KHC) masuk area Kelurahan Kencana di kota Bogor dan sebagain lagi masuk area Desa Cilebut Barat di kabupaten Bogor. Lalu konturnya yang berbukit (hills) juga menjadi daya tarik lokasi ini karena jarang ada perumahan di daerah kota yang punya pemandangan perbukitan. Jadi kami sepakat menamainya perumahan Kencana Hills Cilebut (KHC). Secara akses dekat ke stasiun Cilebut, namun juga dekat ke area kota Bogor seperti Kawasan Bukit Cimanggu City (BCC) dan tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Serta tentunya dengan kelebihan panorama kontur yang berbukit layaknya villa di perkotaan.

2. Apa yang menjadikan Kencana Hills Cilebut ini menarik dan wajib untuk dimiliki oleh setiap warga muslim Jabodetabek ?
Jawaban :
√ Konsep perumahan Kencana Hills Cilebut adalah green development concept yang memadukan unsur modern living, minimalisme, dan hunian tropis. Kami menyiapkan hunian tropis yang unik dengan konsep rumah mezzanine yang terlihat elegan. Rumah 1 lantai namun bergaya 2 lantai yaitu ada tambahan ruang kosong di atas yang bisa dimanfaatkan untuk ruang kerja, kamar anak, atau gudang. Kelebihan ini yang membuat banyak konsumen memilih Kencana Hills Cilebut (KHC) dibanding perumahan lain.

Anda seperti mendapatkan hunian 2 lantai tapi dengan harga 1 lantai. Selain karena desainnya yang unik, tentunya akses yang dekat ke stasiun Cilebut dan tol BORR juga jadi pertimbangan utama. Ruang terbuka hijau juga kami siapkan dengan baik di mana fasilitas seperti taman, tempat bermain anak (kids playground), dan masjid menjadi fasilitas utama yang kami siapkan sebagai bagian dari green development concept.

Selain itu yang menarik, gerbang utama Kencana Hills Cilebut akan dibuat otomatis dengan teknologi automatic gate system sehingga memudahkan penghuni keluar masuk perumahan dengan access card atau handphone. Ini adalah perpaduan yang unik dan menarik, seperti punya Villa pribadi di kawasan perkotaan.


3. Harga berapa dan unit produk apa yang Available saat ini di project Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Saat ini masih tersedia unit rumah 1 lantai, rumah 2 lantai, dan unit kavling siap bangun di perumahan Kencana Hills Cilebut. Bahkan ada unit ready stock yang siap huni jika konsumen berminat. Hanya dengan booking fee 2 juta saja, konsumen sudah bisa memilih unit di Kencana Hills Cilebut. Harga mulai 190 juta-an untuk kavling siap bangun dan 400 juta-an untuk rumah 1 lantai dengan bonus mezzanine.

4. Pada masa pandemi Covid 19 ini, bagaimana strategi marketing Anda?
Jawaban :
√ Di masa pandemic ini justru mindset investasi harus diubah. Investasi paling aman saat ini adalah membeli unit property. Penyebaran virus corona menyebabkan kondisi perekonomian global menjadi tidak stabil, bahkan kian menurun. Ini berdampak pada sejumlah bisnis di dunia, tak terkecuali pada kegiatan investasi (jika situasi semakin memburuk). Wabah corona yang terus menerus berputar membuat para investor asing dan juga domestik berusaha keras mencari asset yang tepat dan aman.

Tidak jarang investor mulai mengubah strategi investasi mereka saat corona agar selamat dari kerugian. Berdasarkan data BEI (Bursa Efek Indonesia), hingga tanggal 8 April 2020, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) melorot sampai 26,44% dengan catatan net sell atau jual bersih asing sebesar Rp15,01 triliun di pasar reguler. Sementara itu, di pasar non reguler (tunai dan negosiasi) terjadi net buy atau aksi beli asing sebesar Rp2,94 triliun.

Lalu, sebenarnya, apakah investasi masih aman dilakukan saat corona seperti ini? Kita harus mampu menelusuri instrumen investasi apa yang tepat. Dengan kata lain, investasi property bisa menjadi solusi buying saat ini karena karakteristiknya yang terus meningkat dan aman karena berupa aset tetap. Konsumen saat ini harus pintar berinvestasi agar tidak jatuh pada kerugian selama pandemic.

Kami di NProsyar tentunya mengedukasi konsumen agar dapat menyelamatkan uangnya di asset yang punya nilai risiko rendah seperti unit property. Selain itu juga ada beberapa promo marketing yang kami tawarkan seperti diskon tunai hingga 45 juta + 15 juta, promo cicilan DP, promo libur bayar, dan promo free biaya-biaya. Promo ini berlaku terbatas hanya periode April dan Mei 2020 saja.

Maka, bagi konsumen yang tertarik dengan investasi yang aman, kami sarankan segera booking unit sekarang karena unit di Kencana Hills Cilebut hanya tersisa 17 unit saja. Yang menarik lagi, kami tetap membuka kesempatan survey bagi konsumen yang ingin melihat unit contoh, tentunya dengan prosedur keamanan yang sudah kami tetapkan. Dalam waktu dekat juga kami akan mengadakan gathering konsumen melalui aplikasi webinar online. Yuk daftar sekarang ke tim kami di nomor WA 0877-4396-4424.


5. Bagaimana cara dan prosedur survey dan pembelian unit Investasi Property Syariah di Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Untuk survey dan pemesanan unit bisa menghubungi tim marketing kami di WA 0877-4396-4424. Prosedur survey dan event terdekat akan dijelaskan lebih lanjut oleh tim marketing.

6. Sejak kapan, dan apa yang menjadi semangat anda untuk terjun di bisnis Property Syariah ?
Jawaban :
√ Saya berkecimpung di dunia property sejak tahun 2017 dengan memulai beberapa proyek kecil di kawasan kota Bogor dengan brand Sasmita Property. Latar belakang saya di dunia perbankan menjadi pengalaman yang bisa saya terapkan di property Syariah terutama dalam mengelola proyek dan membuat organisasi yang rapi serta professional. Saya berharap property syariah terus berkembang dan semakin professional sehingga bisa menjadi semangat untuk menghadirkan hunian yang islami serta mengedepankan transaksi yang halal.

7. Tujuan dan harapan kedepan untuk anda pribadi dan project Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Saya berharap Kencana Hills Cilebut (KHC) bisa menjadi contoh bahwa property syariah bisa dikelola dengan baik dan professional serta memiliki kualitas real estate, tentunya dengan packaging yang menarik.

(Red-BDN).

Jelang Ramadhan, Asyanti Rozana Thalib Berbagi Kebahagiaan Dengan Warga

0

BOGOR DAILY – Bantuan untuk masyarakat tidak mampu atau terdampak adanya pandemi Virus Korona atau Covid-19 terus mengalir dari para dermawan. Kali ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Asyanti Rozana Thalib, juga turut berbagi kebahagiaan kepada masyarakat.

Menurut politisi yang sudah dua kali duduk sebagai wakil rakyat di Provinsi Jabar ini, bantuan yang disalurkan olehnya itu merupakan gayung sambut. Karena, peran dalam memerangi pandemi Covid-19 ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

“Alhamdulillah bisa menyalurkan bantuan bagi masyarakat, semoga bermanfaat menjelang bulan Suci Ramadhan di tahun ini,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

Tidak hanya itu saja, sebelumnya juga dirinya mengaku sudah membagikan hand sanitizer dan masker untuk warga.

“Kita juga sudah membagikan sebelumnya hand sanitizer, masker, dan melakukan penyemprotan di sekitaran wilayah Kecamatan Gunung Putri dibantu oleh relawan,” akunya.

Asyanti juga mengajak kepada masyarakat, untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) demi kebaikan bersama, dan juga agar mematuhi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Mari kita bersama-sama kompak dalam memerangi Covid-19 ini. Patuhi aturan PSBB, kalau tidak ada kepentingan mendesak lebih baik dirumah saja, dan selalu menjaga jarak atau sosial dan physical distancing,” tukasnya. (Andi).

Testing Corona

Oleh: Hj. Ade Yasin, SH, MH

Hingga Jumat, 24 April 2020, terdapat empat pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total kasus positif di Kabupaten Bogor menjadi 99 orang.

Empat orang yang terkonfirmasi positif yakni perempuan 39 tahun asal Kemang, laki-laki 22 tahun, 23 tahun dan laki-laki 21 tahun. Ketiganya berasal dari Kecamatan Gunung Putri.

Sementara pasien positif yang telah sembuh 9 orang, meninggal 6 orang, positif aktif dan dirawat di rumah sakit sebanyak 84 orang.

Total Orang Dalam Pantauan (ODP) 395 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 347 orang dan 17 orang meninggal dalam status PDP.

Jumlah kasus aktif terus menunjukkan kecenderungan meningkat. Baik skala nasional maupun lokal. Pertanyaannya kapan kasus aktif (active cases) mencapai puncaknya? Maka saya menjawab ini sangat bergantung pada jumlah tes.

Saran saya sebaiknya pemerintah pusat dan daerah fokus pada tes Covid-19. Ini untuk menghentikan penyebaran virus yang memperlambat atau akan lamanya pemulihan ekonomi.

Saat ini jumlah tes Covid-19 baru dilakukan sebanyak 50.000 atau 214 per 1 juta penduduk. Kondisi inilah yang membuat Covid-19 sulit diprediksi kapan akan mencapai puncaknya dan kemudian akan menurun.

Kunci untuk menjinakkan wabah coronavirus adalah dengan testing. Karena dengan cara inilah kita akan mengetahui jumlah potensi “musuh” yang mendekati. Bukan dengan tebak-tebakan. Dari hasil testing itulah kita bisa melakukan tracing (melacak), baru kemudian treating (mengobati).

Tanpa melakukan testing, tracing dan treating dengan benar dan efektif, maka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan mubazir dan terus berkepanjangan.

Oleh karena itu, ayo kita beli alat tes, kita upayakan, kita lipatgandakan menjadi 10 kali lipat dari sekarang. Tanpa testing, tracing dan treating yang benar dan efektif, kebijakan apa pun yang ditempuh pasti bersifat tambal sulam.

Kami berharap pemerintah pusat setuju dengan langkah ini. Dan kemudian pemerintah daerah kompak mengikutinya.

Selain itu, saya juga berharap ke depan akan ada pemeriksaan secara random di titik-titik rawan potensi tertularnya virus Covid-19 ini. Seperti di KRL, pabrik-pabrik yang masih ngotot buka, pasar, masjid yang sampai hari ini masih banyak yang melaksanakan tarawih, dan juga tempat umum lainnya. Persebaran virus ini harus kita tekan dan tempat-tempat tersebut sangat rentan penyebaran Covid-19. (*)

Data Terbaru Daftar Kecamatan Terbanyak Pasien Korona di Kabupaten Bogor. Cek di Sini!!

BOGORDAILY.net – Data jumlah pasien terbanyak di Kabupaten Bogor mengalami pergeseran.

“Paling banyak saat ini Kecamatan Gunung Putri dengan total 23 orang yang positif Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

Ipah -sapaan akrabnya- mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 15 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Babakan Madang, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, Tamansari, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang.

“Untuk data kecamatan masuk Zona Merah saat ini sebanyak 16 kecamatan,” tukasnya. (Andi).

Alhamdulillah, 26 Tenaga Medis di Kota Bogor Negatif Korona, 25 Lagi Masih Menunggu Hasilnya

0

BOGORDAILY.net – Sempat heboh soal 51 para medis yang terindikasi positif di RSUD Kota Bogor akhirnya terjawab.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengungkapkan, sebanyak 26 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sudah keluar Swabnya dengan hasil negatif Korona.

Dari total 51 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor yang Rapid Test Virus Korona atau Covid-19 terindikasi positif, sudah keluar sebanyak 26 orang. Sedangkan 25 orang lagi masih menunggu hasil berikutnya.

“Tadi sudah di tanya ke dirut RSUD Kota Bogor, Swab kemarin dilakukan dua hari sudah keluar hasilnya baru 26, dan semuanya negatif,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Sedangkan, lanjut Retno yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor ini, tinggal 25 orang lagi yang masih menunggu hasil Swabnya keluar.

Untuk diketahui, sebanyak 51 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, yang sudah dilakukan Rapid Test Virus Korona atau Covid-19 terindikasi positif. Hal itupun diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim ketika dihubungi Bogordaily.net.

Menurut Dedie, dirinya mendapatkan laporan dari Dirut RSUD Kota Bogor yang menyebutkan bahwa 800 tenaga kesehatan yang diperiksa Rapid Test diperoleh hasil 51 nakes reaktif Virus Korona.

“Itu belum bisa dinyatakan positif Covid-19, karena itu hasil dari Rapid Test saja, belum di cek Swab,” katanya, Rabu (22/4/2020) kemarin.

Dedie yang merupakan mantan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menjelaskan, ke 51 tenaga medis yang dinyatakan dari hasil Rapid Test itu akan dilakukan pengecekan Swab pada hari ini, Rabu (22/4/2020) agar pada hari Jumat (24/4/2020) bisa diketahui hasilnya. (Andi).

Bertambah di Awal Ramadhan, Empat Warga Kabupaten Bogor Positif, 3 dari Gunungputri, 1 Warga Kemang

0

BOGORDAILY.net – Diawal Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah ini Jumat (24/4/2020) jumlah kasus terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor berjumlah empat orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, ke empat orang yang positif itu merupakan warga Kecamatan Gunung Putri tiga orang, dan satu orang warga Kecamatan Kemang.

“Hari ini Jumat (24/4/2020) jumlah positif bertambah jadi empat orang, diantaranya, Perempuan usia 39 tahun merupakan warga Kecamatan Kemang, dan Lelaki usia 22, 23, dan 21 merupakan warga Kecamatan Gunung Putri,” katanya.

Data yang didapat Bogordaily.net, jumlah kasus positif di Kabupaten Bogor saat ini berjumlah 99 orang, dinyatakan sembuh sembilan orang, meninggal enam orang dan positif aktif sebanyak 84 orang.

Sedangkan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 395 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 347 orang.

“Ada yang meninggal statusnya PDP sebanyak 17 orang, masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI,” tukasnya. (Andi).