Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8303

Update Covid-19 Kota Bogor, Bertambah 1 Positif Korona, Total Ada 76 Orang

0

BOGOR DAILY – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah. Dari total sebelumnya 75 pasien positif kali ini bertambah satu menjadi 76 terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itupun diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Minggu (26/4/2020).

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 56 orang, dan sudah sembuh tujuh orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 1051 orang, 859 orang sudah selesai ditangani, dan 192 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 163 pasien, 51 pasien sudah selesai ditangani dan 83 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 29 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 119 orang, 32 selesai, dan 87 masih dalam pemantauan,” tukasnya. (Andi).

Kabupaten Bogor dan Pemilu Lokal 2022

Oleh Ketua KPUD Kabupaten Bogor
Ummi Wahyuni

BOGOR DAILY – Kabupaten Bogor merupakan kabupaten dengan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) terbesar untuk tingkatan kabupaten atau kota di Indonesia. Bahkan menduduki urutan ke 14 untuk tingkatan Provinsi.

Pelaksanaan pilkada serentak 2018 Kabupaten Bogor terdiri dari 7635 TPS dan 15.000 TPS pada Pemilu 2019 yang tersebar di 40 kecamatan dan 435 desa/kelurahan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni, mengatakan, Kabupaten Bogor pada semua pelaksanaan pesta demokrasi baik Pilkada maupun Pemilu selalu memiliki tantangan lebih besar dibandingkan daerah lain.

Dengan jumlah pemilih yang besar sangat berpengaruh kepada jumlah logistik juga. Sehingga, sangat memerlukan perlakuan lebih intens dibandingkan daerah lain dalam hakl manajemen logistiknya.

Selain itu, dilihat dari kontestasi peserta pada saat Pilkada maupun saat pemilu menjadikan tantangan tersendiri, ketika berbicara tentang daerah pemilihan di Kabupaten Bogor menjadi sangatlah seksi dikarenakan hanya Kabupaten Bogor saja untuk tingkatan sebuah Kabupaten atau Kota yang memiki daerah pemilihan sendiri untuk tingkatan daerah pemilihan DPR RI maupun DPRD Provinsi.

Begitupun lanjut Ummi sapaan akrabnya, ketika dilihat dari peserta dalam kontestasi Pemilu 2019 hampir semua partai peserta Pemilu megirimkan utusan terbaiknya bahkan hampir semua tokoh nasional, sehingga ini menjadi salah satu faktor juga yang mengakibatkan suhu politik di Kabupaten Bogor sedikit lebih hangat dibandingkan daerah lain.

Seperti dilihat dari Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal, Ummi menjelaskan. Beberapa waktu ini mulai banyak dibicarakan tentang Rancangan Undang – Undang Pemilu yang telah beredar di masyarakan bahkan rancangan naskah akademisnya sudah banyak tersebar dan bisa kita akses untuk menjadi bahan masukan saat Prolegnas DPR RI.

Adanya konsep Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal didasari akan putusan MK No.55/PUU-XVII/2019 alternatif ke empat yakni ‘Pemilihan umum serentak Nasional untuk memilih Anggota DPR, DPD, Presiden atau Wakil Presiden dan beberapa waktu setelahnya dilaksanakan Pemilihan umum serental lokal untuk memilih anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, Pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota’

Melihat konsep Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal dalam rancangan Undang-Undang Pemilu, wanita yang mempunyai dua anak ini mengungungkapkan, dapat dilihat di pasal 4 dan Pasal 5 yang menyatakan bahwasannya Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal diselenggarakan setiap 5 tahun sekali, Pemilu Nasional diselenggarakan 3 tahun setelah diselenggarakannya Pemilu Daerah dan Pemilu lokal diselenggarakan 2 tahun setelah diselenggarannya Pemilu Nasional.

Pemilu Nasional dan Pemilu lokal pada dasarnya masih menggunakan prinsip dari gabungan undang-Undang Pemilu (UU No7 Tahun 2017) dan Undang-Undang Pilkada (UU No 10 Tahun 2016). Hanya saja penggunaan Istilah Pemilu dan Pilkada berubah menjadi Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal.

Waktu pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pemilu lokal dalam rancangan Undang-Undang Pemilu di pasal 717 sampai dengan pasal 719 mengatur tentang pelaksanaannya yaitu, Pemilu Nasional pertama diselenggarakan pada tahun 2024 sedangkan Pemilu lokal pertama diselenggarakan pada tahun 2022.

Dalam rancangan Undang-Undang Pemilu ini juga merubah penggunaan istilah Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kabupaten Kota seperti yang tertuang dalam UU No 10 tahun 2016 menjadi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Kota, dengan disertai juga kewenangan yang lebih berbeda.

Kabupaten Bogor dan Pemilu Lokal 2022 Kabupaten Bogor telah bersama kita ketahui bahwasannya telah melaksanakan Pilkada serentak yaitu pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati pada tanggal 17 September 2018 sedangkan Pemilu serentak pada tanggal 24 April 2019.

Melihat waktu pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal, yang akan di rancangan Undang-Undang Pemilu bahwasannya pemilu Lokal pertama akan dilaksanakan pada tahun 2022, untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah masa jabatan hasil Pilkada Serentak 2015, masa jabatan hasil Pilkada Serentak 2017 dan masa jabatan hasil Pilkada Serentak 2018.

Dan akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bogor akan berakhir di tanggal 30 Desember 2023 karena termasuk dalam hasil Pilkada serentak 2018. Rancangan Undang-Undang Pemilu dalam Pasal 718 Ayat 6 berbunyi ‘Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota yang tidak sampai satu periode Akibat penentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diberikan kompensasi uang sebesar gaji pokok dikalikan jumlah bulan yang tersisa serta mendapatkan hak pensiun untuk satu periode’.

Kompensasi pemotongan jabatan ini untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pilkada serentak 2018. Karena, seharusnya menjabat sampai 2023, namun karena adanya Pemilu Lokal dipotong 1 tahun. Apabila penerapan Undang-Undang Pemilu diterapkan akan berlaku juga di Kabupaten Bogor.

Kompensasi pemotongan jabatan untuk DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota hasil Pemilu 2019 yang seharusnya berahir di 2024, namun karena adanya Pemilu lokal 2022 maka akan sama diberikan kompensasi berupa gaji dan uang pensiun. Hal ini dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu diatur di Pasal 718 Ayat 7.

Perlunya Kepastian Hukum Melihat 3 opsi pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu yaitu Opsi pertama Pemilu nasional dimulai Juni tahun 2024 dan Pemilu lokal dimulai Juni tahun 2022, sedangkan Opsi kedua yaitu Pemilu Nasional dimulai Juni tahun 2024 dan Pemilu lokal di tahun 2026 serta Opsi ketiga yaitu Pemilu Nasional dimulai Juni Tahun 2024 dan Pemilu lokal dimulai Juni Tahun 2024.

Apapun pilihan opsi pelaksanaan Pemilu nasional dan Pemilu lokal sagatlah dibutuhkan kepastian hukum yang segera. Karena erat kaitannya dengan tahapan yang akan dilalui olek penyenggara Pemilu. Ketika berbicara pelaksanaan Pemilu bukan haya berkaitan dengan pelaksaan hari H saja namun ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan.

Hal yang terpenting lagi mengapa kepastian hukum sangat diperlukan karena terkait dengan prencanaan anggaran. Untuk Kabupaten Bogor dengan besarnya jumlah Pemilih sangatlah erat kaitannya juga dengan Kebutuhan Anggarannya.

Besar Anggaran yang dibutukan saat pelaksanaan ini juga harus dapat segera disinergikan dengab Pemerintah Daerah. Karena, erat kaitannya dengan kesanggupan penyediaan anggaran. Apabila cepat ada kepastian hukum akan mempermudah dalam perencanaan anggaran.

Hal yang sangat perlu ditindak lanjuti selain terkait dengan perencanaan anggaran yaitu mekanisme pengaturan alokasi penyediaan anggaran apakah bersumber dari APBD Saja atau dapat dikombinasikan dengan Anggaran APBN memgingat jumlah anggaran yang tidak sedikit dalam pelaksanaannya.

Semoga segera ada kepastian hukum terkait hal ini, demi menjaga hak dasar masyarakat dalam berdemokrasi dan mewujudkan Pemilu yang sesuai dengan aturan yang berlaku. (Andi).

Bocah 5 Bulan Asal Kecamatan Tamansari Positif Korona

BOGOR DAILY – Bocah usia lima bulan asal Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dinyatakan terinfeksi virus Korona atau Covid-19. Hal itupun diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah.

Syarifah sapaan akrabnya yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daeran (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor ini mengatakan, pihaknya baru mengetahui bocah jenis kelamin laki-laki usia lima bulan itu terkonfirmasi positif pada Sabtu (25/4/2020) malam.

“Kita baru tahu semalam positifnya. Jadi, saat ini kita sedang melakukan Tracking terlebih dahulu dan orang tua keluarga juga dilakukan pengecekan,” katanya kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Ia menjelaskan, keluarga dari bocah itu juga nantinya akan dilakukan pengecekan dengan Rapid Tes terlebih dahulu, apakah positif atau tidak. Jika terindikasi nanti merujuk ke positif maka akan dilakukan cek Swab.

“Kita akan lakukan pengecekan bagi keluarga bayi itu, kalau ada indikasi merujuk positif maka kita akan Swab,” jelasnya.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 23 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, untuk data yang terkonfirmasi masuk jumlah kasus positif di Kecamatan Gunung Putri melonjak drastis.

“Paling banyak saat ini Kecamatan Gunung Putri dengan total 23 orang yang positif Covid-19,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020), kemarin.

Syarifah sapaan akrabnya ini mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 15 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea, Babakan Madang sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, Tamansari ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang. (Andi).

Asyanti Rozana Thalib Kecam Oknum Yang Potong Bansos Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

0

BOGOR DAILY – Adanya informasi bahwa bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat terkena dampak Covid-19 di Jawa Barat dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ditanggapi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Asyanti Rozana Thalib.

“Saya geram ada laporan bahwa bansos bagi masyarakat terkena dampak Covid-19 dan warga miskin, dipotong oleh oknum. Saya akan turun langsung pokoknya khusunya di dapil saya (Kabupaten Bogor),” katanya kepada Bogordaily.net, Sabtu (25/4/2020).

Asyanti sapaannya mengecam, kepada oknum yang berani memotong bansos baik itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jabar dan Daerah.

“Saya minta masyarakat juga aktif, jika memang benar terjadi adanya pemotongan, bisa langsung laporkan ke DPRD Provinsi Jawa Barat, atau kepala daerah masing-masing, saya juga akan pantau penyalurannya juga,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini DPRD dan Pemprov Jabar sedang membahas mengenai bansos yang akan diterima masyarakat terdampak Covid-19.

“Walaupun bantuan belum merata, akan tetapi secara bertahap didistribusikan nantinya. Karena, Pemprov Jabar saat ini menyiapkan kekurangan logistik. Guna memenuhi kuota bantuan,” tukasnya. (Andi).

Viral, Ini Video Detik-detik Penjemputan Anak Positif Korona di Bogor

0

BOGORDAILY.net – Video penjemputan seorang anak yang dinyatakan Positif korona di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor viral.

Ibu dan kedua anak yang tinggal di Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor dinyatakan terpapar Covid-19.

Dalam video itu menampilkan penjemputan ketiga pasien oleh petugas kesehatan mengenakan Alat Pelidung Diri (APD) tersebar di media sosial.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, satu keluarga terdiri dari pasangan suami-istri dan dua anaknya yang berusia 4 tahun dan 8 tahun menjalani tes swab di salah satu rumah sakit swasta.

Hasilnya, Ade Yasin menyebut Ibu dan anak terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, suami atau ayah dari anak tersebut negatif.

Meski negatif, pemerintah Kabupaten Bogor tetap memasukkan ke kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Ade Yasin mengatakan, diduga virus Covid-19 ditularkan oleh ibu tersebut ke anak-anaknya.

“Ibu pekerja rumah tangga. Sementara suaminya bekerja di Jakarta, tapi suaminya negatif. Makanya kami menduga anak itu tertular dari ibunya,” ujar dia.

Ade Yasin mengatakan, ketiga pasien itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada 21 April 2020 malam.

Ade Yasin menerangkan, kasus di Cileungsi ini menambah daftar jumlah pasien anak yang positif terjangkit Covid-19. Sebelumnya, pernah ditemukan kasus serupa di daerah Cibinong. “Tapi yang Cibinong sembuh,” ucap dia.

Ade Yasin tak henti-hentinya mengimbau kepada orangtua untuk melarang buah hatinya beraktivitas di luar rumah.

“Memang kadang-kadang yang kita khawatirkan ketika ada orang tanpa gejala yang tertular Covid,” ujar dia.

Selain itu, Ade Yasin menambahkan, biasakan membersihkan badan terlebih dahulu jika hendak bermain dengan anak-anak di rumah.

“Terus juga orang tua ketika pulang kerja orang yang masih bekerja sebaiknya sebelum sentuh anak-anak mereka ganti baju langsung mandi setelah bersih baru dia boleh sapa keluarganya,” tandas dia. (*/bdn)

 

LAPOR Pak Wali, Warga Kalimurni Kelurahan Kencana Minta Jalan Ambrol Segera di Perbaiki

0

BOGORDAILY.net – Menghambat dan membahayakan, gambaran itulah yang terlihat dari longsornya jalan yang berada wilayah Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Lokasi tepat jalan longsor tersebut berada di wilayah Kalimurni RT 05 RW 01, Kelurahan Kencana.

Longsoran itu cukup membahayakan para pengguna jalan. Warga sekitar secara swadaya memberikan keterangan tanda bahaya bahwa ada longsor di ruas jalan itu. Agar para pengguna jalan berhati-hati.

Menurut keterangan di lokasi, pengurus RT/RW sudah meminta dana sumbangan swadaya guna membantu percepatan, perbaikan jalan tersebut sejak beberapa waktu lalu, akan tetapi hingga kini jalan belum diperbaiki.

“Ya kami dimintai sumbangan, menurut saya dana sumbangan swadaya bukanlah solusi. Terlihat kerusakan cukup parah, ini merupakan kewenangan pemerintah Kelurahan untuk memperbaiki dan segera merespon dengan baik keluhan kami ini.” ujar warga sekitar.

Sementara ketika dicoba dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Syafe’i R Lurah Kencana tidak mengangkat telepon dari Bogordaily.net.

(Red-BDN).

Ngeri! REKAMAN CCTV Aksi Begal di Bogor Beredar. Acungkan Golok Lalu Sekap Para Pegawai

BOGORDAILY.net – Aksi begal yang melakukan perampokan di Kawakilan, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor beredar.

Dari video yang beredar itu, tampak 4 pria memakai topeng memasuki minimarket dan langsung menodongkan parang ke kasir.

Untuk melancarkan aksinya, mereka meminta petugas minimarket pergi dari meja kasir, agar mereka leluasa mengambil uang.

Para perampok tersebut kemudian melakukan penyekapan.

Aksi itu berawal saat , dua pegawai minimarket, Dimas (29) dan Rita (21), tengah bersiap-siap menutup pintu toko sesuai aturan jam operasional PSBB di Bogor.

Kondisi pintu rolling door sudah akan tutup, masih dibuka sedikit.

Saat Rita tengah melayani customer, tiba-tiba empat perampok masuk.

Mereka langsung menodongkan senjata tajam.

“Iya benar (perampokan), jadi pintu sedikit terbuka.”

“Dua pegawai ini sedang bersiap-siap untuk merapikan laporan sales penjualan.”

“Tiba-tiba datang 4 orang membawa sajam,” ucap Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf.

Kedua pegawai itu langsung disekap, dipaksa untuk membuka brankas.

Uang yang ada di brankas kasir hasil penjualan barang senilai Rp25 juta ludes digondol perampok tersebut.

Seusai menggasak uang di brankas dan laci kasir, ketiga korban disekap di toilet.

Ketiganya berhasil ditolong saat ada anak kecil yang ingin berbelanja ke minimarket.

Ia bereaksi cepat setelah mendengar teriakan minta tolong.(*/bdn)

Keliling Bogor Saat PSBB, Pemotor yang Bonceng Pacar Disuruh Balik

BOGOR DAILY- Sejumlah pemotor masih nekat melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan membonceng penumpang yang tidak satu alamat tempat tinggal sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bahkan, di antaranya diketahui membonceng kekasihnya hanya untuk sekadar jalan-jalan tidak keliling wilayah Bogor.

Hal itu diketahui berdasar hasil pemeriksaan di pos pemeriksaan atau check point kendaraan di Yasmin, Bogor, Jawa Barat. Alhasil, pemotor yang berbocengan dengan pacarnya itu pun tidak diperkenankan melintas dan diminta untuk putar balik.

“Kemarin ada berapa orang tuh, kurang lebih empat motor boncengan, pas ditanya ini siapa? ‘Pacar’. Akhirnya disuruh putar balik,” kata Muhrif salah satu petugas yang berjaga di checkpoint kendaraan PSBB, Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020).

Muhrif mengemukakan memasuki hari 10 penerapan PSBB di Bogor angka pelangggaran semakin menurun. Meski, masih beberapa pelangggaran masih kerap terjadi salah satunya pemotor berbocengan tidak satu alamat KTP.

“Makin ke sini agak berkurang sih, kalau awal-awal iya banyak,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provisi Jawa Barat telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran pandemi virus Corona atau Covid-19. PSBB di wilayah Bodebek itu sendiri sedianya telah diterapkan sejak 15 April lalu.

Andi Sasmita, Konseptor Ulung Ciptakan Kencana Hills Cilebut

Bogor Daily – Project yang berada hanya 1,6 KM dari Stasiun Commuterline Cilebut tersebut terlihat asri dan nyaman. Kencana Hills Cilebut adalah eksklusifitas Property Syariah yang dapat anda semua miliki.

Penasaran, siapa dibalik layar dari suksesnya penjualan dan konsep Kencana Hills Cilebut, Bogor Daily akan mengajak anda untuk berkenalan dengan salah satu Owner dari Kencana Hills Cilebut.

Berikut petikan wawancara Bogor Daily bersama Andi Sasmita, pria yang akrab di sapa Kang Andi tersebut sudah sangat tersohor di dunia bisnis Property Syariah, yuk kita simak di bawah ini :

1. Kenapa nama dari project anda ini bersama dengan rekan-rekan di NProsyar diberi nama Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Nah ini menarik, karena perumahan ini berlokasi di antara dua area, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Secara administratif, lokasi tanah Kencana Hills Cilebut (KHC) masuk area Kelurahan Kencana di kota Bogor dan sebagain lagi masuk area Desa Cilebut Barat di kabupaten Bogor. Lalu konturnya yang berbukit (hills) juga menjadi daya tarik lokasi ini karena jarang ada perumahan di daerah kota yang punya pemandangan perbukitan. Jadi kami sepakat menamainya perumahan Kencana Hills Cilebut (KHC). Secara akses dekat ke stasiun Cilebut, namun juga dekat ke area kota Bogor seperti Kawasan Bukit Cimanggu City (BCC) dan tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Serta tentunya dengan kelebihan panorama kontur yang berbukit layaknya villa di perkotaan.

2. Apa yang menjadikan Kencana Hills Cilebut ini menarik dan wajib untuk dimiliki oleh setiap warga muslim Jabodetabek ?
Jawaban :
√ Konsep perumahan Kencana Hills Cilebut adalah green development concept yang memadukan unsur modern living, minimalisme, dan hunian tropis. Kami menyiapkan hunian tropis yang unik dengan konsep rumah mezzanine yang terlihat elegan. Rumah 1 lantai namun bergaya 2 lantai yaitu ada tambahan ruang kosong di atas yang bisa dimanfaatkan untuk ruang kerja, kamar anak, atau gudang. Kelebihan ini yang membuat banyak konsumen memilih Kencana Hills Cilebut (KHC) dibanding perumahan lain.

Anda seperti mendapatkan hunian 2 lantai tapi dengan harga 1 lantai. Selain karena desainnya yang unik, tentunya akses yang dekat ke stasiun Cilebut dan tol BORR juga jadi pertimbangan utama. Ruang terbuka hijau juga kami siapkan dengan baik di mana fasilitas seperti taman, tempat bermain anak (kids playground), dan masjid menjadi fasilitas utama yang kami siapkan sebagai bagian dari green development concept.

Selain itu yang menarik, gerbang utama Kencana Hills Cilebut akan dibuat otomatis dengan teknologi automatic gate system sehingga memudahkan penghuni keluar masuk perumahan dengan access card atau handphone. Ini adalah perpaduan yang unik dan menarik, seperti punya Villa pribadi di kawasan perkotaan.


3. Harga berapa dan unit produk apa yang Available saat ini di project Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Saat ini masih tersedia unit rumah 1 lantai, rumah 2 lantai, dan unit kavling siap bangun di perumahan Kencana Hills Cilebut. Bahkan ada unit ready stock yang siap huni jika konsumen berminat. Hanya dengan booking fee 2 juta saja, konsumen sudah bisa memilih unit di Kencana Hills Cilebut. Harga mulai 190 juta-an untuk kavling siap bangun dan 400 juta-an untuk rumah 1 lantai dengan bonus mezzanine.

4. Pada masa pandemi Covid 19 ini, bagaimana strategi marketing Anda?
Jawaban :
√ Di masa pandemic ini justru mindset investasi harus diubah. Investasi paling aman saat ini adalah membeli unit property. Penyebaran virus corona menyebabkan kondisi perekonomian global menjadi tidak stabil, bahkan kian menurun. Ini berdampak pada sejumlah bisnis di dunia, tak terkecuali pada kegiatan investasi (jika situasi semakin memburuk). Wabah corona yang terus menerus berputar membuat para investor asing dan juga domestik berusaha keras mencari asset yang tepat dan aman.

Tidak jarang investor mulai mengubah strategi investasi mereka saat corona agar selamat dari kerugian. Berdasarkan data BEI (Bursa Efek Indonesia), hingga tanggal 8 April 2020, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) melorot sampai 26,44% dengan catatan net sell atau jual bersih asing sebesar Rp15,01 triliun di pasar reguler. Sementara itu, di pasar non reguler (tunai dan negosiasi) terjadi net buy atau aksi beli asing sebesar Rp2,94 triliun.

Lalu, sebenarnya, apakah investasi masih aman dilakukan saat corona seperti ini? Kita harus mampu menelusuri instrumen investasi apa yang tepat. Dengan kata lain, investasi property bisa menjadi solusi buying saat ini karena karakteristiknya yang terus meningkat dan aman karena berupa aset tetap. Konsumen saat ini harus pintar berinvestasi agar tidak jatuh pada kerugian selama pandemic.

Kami di NProsyar tentunya mengedukasi konsumen agar dapat menyelamatkan uangnya di asset yang punya nilai risiko rendah seperti unit property. Selain itu juga ada beberapa promo marketing yang kami tawarkan seperti diskon tunai hingga 45 juta + 15 juta, promo cicilan DP, promo libur bayar, dan promo free biaya-biaya. Promo ini berlaku terbatas hanya periode April dan Mei 2020 saja.

Maka, bagi konsumen yang tertarik dengan investasi yang aman, kami sarankan segera booking unit sekarang karena unit di Kencana Hills Cilebut hanya tersisa 17 unit saja. Yang menarik lagi, kami tetap membuka kesempatan survey bagi konsumen yang ingin melihat unit contoh, tentunya dengan prosedur keamanan yang sudah kami tetapkan. Dalam waktu dekat juga kami akan mengadakan gathering konsumen melalui aplikasi webinar online. Yuk daftar sekarang ke tim kami di nomor WA 0877-4396-4424.


5. Bagaimana cara dan prosedur survey dan pembelian unit Investasi Property Syariah di Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Untuk survey dan pemesanan unit bisa menghubungi tim marketing kami di WA 0877-4396-4424. Prosedur survey dan event terdekat akan dijelaskan lebih lanjut oleh tim marketing.

6. Sejak kapan, dan apa yang menjadi semangat anda untuk terjun di bisnis Property Syariah ?
Jawaban :
√ Saya berkecimpung di dunia property sejak tahun 2017 dengan memulai beberapa proyek kecil di kawasan kota Bogor dengan brand Sasmita Property. Latar belakang saya di dunia perbankan menjadi pengalaman yang bisa saya terapkan di property Syariah terutama dalam mengelola proyek dan membuat organisasi yang rapi serta professional. Saya berharap property syariah terus berkembang dan semakin professional sehingga bisa menjadi semangat untuk menghadirkan hunian yang islami serta mengedepankan transaksi yang halal.

7. Tujuan dan harapan kedepan untuk anda pribadi dan project Kencana Hills Cilebut ?
Jawaban :
√ Saya berharap Kencana Hills Cilebut (KHC) bisa menjadi contoh bahwa property syariah bisa dikelola dengan baik dan professional serta memiliki kualitas real estate, tentunya dengan packaging yang menarik.

(Red-BDN).

Jelang Ramadhan, Asyanti Rozana Thalib Berbagi Kebahagiaan Dengan Warga

0

BOGOR DAILY – Bantuan untuk masyarakat tidak mampu atau terdampak adanya pandemi Virus Korona atau Covid-19 terus mengalir dari para dermawan. Kali ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Asyanti Rozana Thalib, juga turut berbagi kebahagiaan kepada masyarakat.

Menurut politisi yang sudah dua kali duduk sebagai wakil rakyat di Provinsi Jabar ini, bantuan yang disalurkan olehnya itu merupakan gayung sambut. Karena, peran dalam memerangi pandemi Covid-19 ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

“Alhamdulillah bisa menyalurkan bantuan bagi masyarakat, semoga bermanfaat menjelang bulan Suci Ramadhan di tahun ini,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

Tidak hanya itu saja, sebelumnya juga dirinya mengaku sudah membagikan hand sanitizer dan masker untuk warga.

“Kita juga sudah membagikan sebelumnya hand sanitizer, masker, dan melakukan penyemprotan di sekitaran wilayah Kecamatan Gunung Putri dibantu oleh relawan,” akunya.

Asyanti juga mengajak kepada masyarakat, untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) demi kebaikan bersama, dan juga agar mematuhi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Mari kita bersama-sama kompak dalam memerangi Covid-19 ini. Patuhi aturan PSBB, kalau tidak ada kepentingan mendesak lebih baik dirumah saja, dan selalu menjaga jarak atau sosial dan physical distancing,” tukasnya. (Andi).