Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8302

Innalilahi, 4 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

0

BOGORDAILY.net – Juru Baca Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, mengumumkan, hari ini Minggu (24/4/2020) terkonfirmasi ada empat pasien Korona dikabarkan meninggal dunia.

Syarifah -sapaan akrabnya- mengatakan, ke empat orang yang meninggal dunia itu merupakan dua warga Gunung Putri, satu warga Gunung Sindur, dan satu warga Kecamatan Cileungsi.

“Selain ada yang positif ada juga yang meninggal dunia, yaitu laki-laki usia 65 dan 55 warga Kecamatan Gunung Putri, satu warga Kecamatan Cileungsi jenis kelamin laki-laki usia 51, dan satu warga Kecamatan Gunung Sindur jenis kelamin laki-laki usia 44 tahun,” katanya.

Data yang didapat, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 308 orang. Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 374 orang.

“Status PDP meninggal ada 17 orang masih menunggu hasil tes Swab dari Litbangkes Kemenkes RI, apakah positif atau tidak,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bogor sebanyak 105 orang. Sembuh sebanyak 11 orang dan meninggal juga sebanyak 11 orang.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona. (Andi).

1 Warga Gunung Putri dan 2 Warga Bojonggede Dinyatakan Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Setelah bocah usia lima bulan dari Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dinyatakan terinfeksi Virus Korona atau Covid-19. Kali ini, tiga warga Bumi Tegar Beriman kembali dinyatakan positif Korona.

Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Syarifah sapaan akrabnya yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daeran (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor ini mengatakan, sebanyak tiga orang dinyatakan terkonfirmasi positif Korona merupakan satu orang warga Kecamatan Gunung Putri dan dua orang warga Kecamatan Bojonggede.

“Jadi hari ini ada tiga yang positif, lelaki usia 47 tahun asal Kecamatan Gunung Putri, perempuan usia 52 dan lelaki usia 23 tahun asal Kecamatan Bojonggede,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini sedang melakukan tracking kepada tiga orang yang terinfeksi Virus Korona itu.

“Kita lakukan tracking saat ini, aktifitas nya kemana saja, kita belum mengetahui secara pasti. Saya harap masyarakat terus menjaga kesehatan dan selalu menggunakan hand sanitizer serta masker, untuk menjaga kesehatan,” tukasnya.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, untuk data yang terkonfirmasi masuk jumlah kasus positif di Kecamatan Gunung Putri melonjak drastis jadi 24.

Syarifah -sapaan akrabnya- ini mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 17 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea, Babakan Madang sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, Tamansari ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang. (Andi).

Kencana Hills Cilebut Menawan Hati Pembeli, Inilah Testimoni Salah Satu Pembelinya

0

BOGORDAILY.net – Memiliki akses dengan berbagai macam fasilitas membuat banyak masyarakat terpikat project Mahakarya NProsyar yang diberi nama Kencana Hills Cilebut.

Projek yang memiliki desain bergaya tropical modern tersebut menawarkan anda untuk memiliki unit kavling siap bangun dan rumah syariah yang di banderol dengan harga bersaing dikelasnya.

Dari berbagai macam keunggulan serta dedikasi developer yang begitu tinggi kepada setiap pembelinya itulah yang menawan hati pembeli asal Taman Yasmin Kota Bogor, Bapak Erwin Nugraha.

Erwin membeli satu unit rumah di Kencana Hills Cilebut pada Bulan Desember 2019 lalu. Disebutkan oleh Erwin, bahwa dia merasa akses yang mendukung, desain yang cocok serta suasana lingkungan yang indah membuatnya jatuh hati.

Yang bersangkutan membeli rumah type Mezzanine di Blok C19 Kencana Hills Cilebut, Alhamdulillah akad pembelian telah terlaksana pada tanggal 21 Desember 2019 lalu.

Pria yang bekerja sebagai Direktur di salah satu perusahaan asing asal Ukraina tersebut membeberkan pertama kali mengetahui info Kencana Hills Cilebut dari media sosial. Ketika memutuskan untuk survey lokasi pada Desember 2019 lalu, begitu sesampainya di lokasi project Kencana Hills Cilebut dirinya langsung merasa cocok dan segera memutuskan untuk membeli satu unit rumah yang mengusung skema real syariah non bank tersebut.

“Lokasinya cukup dekat ke Stasiun Cilebut, entah mengapa ketika survey kami merasakan bahwa inilah Property Syariah yang kami cari dan kami inginkan. Kami berharap masyarakat dapat segera juga membeli agar makin cepat ramai lingkungan di dalam Kencana Hills Cilebut.” ungkap Erwin Nugraha.

(Red-BDN).

Disepakati, PSBB di Bogor Diperpanjang

BOGORDAILY.net – Daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yaitu, kabupaten/kota Bogor, Bekasi dan Kota Depok sepakat memperpanjang PSBB, yang rencananya selesai pada Rabu (29/4/2020), mendatang.

Para kepala daerah menyepakati, perpanjangan PSBB setelah berkoordinasi di Pendopo Bupati Bogor, pada Minggu (26/4/2020).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, ada beberapa catatan mengenai kesepakatan perpanjangan PSBB selama 14 hari kedepan.

Yaitu, meminta kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan kewenangan, kepada daerah dalam penerapan sanksi tegas.

“Kita sudah melakukan PSBB selama 12 hari, masih banyak yang harus diperbaiki. Apalagi, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor ini semakin masif. Kami perlu adanya sinergitas, antara Pemerintah Pusat agar memberikan kewenangan kepada kami di daerah, untuk menerapkan sanksi tegas,” katanya kepada wartawan.

Menurut politisi PPP ini, pemberlakuan PSBB di Kabupaten Bogor kurang maksimal. Indikasinya, masih banyaknya masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

Akan tetapi, jika diperpanjang ke lima daerah meminta agar memberikan kewenangan, kepada daerah masing-masing dalam penerapan PSBB tersebut.

“Kami juga dalam waktu dekat ini akan mengirimkan surat kepada Pemerintah Pusat, dalam rangka perpanjangan PSBB ini,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Ia mengatakan, pihaknya menyepakati perpanjangan kembali PSBB.

“Tadi para KDH Bodebek sepakat PSBB diperpanjang. Surat akan diajukan kepada Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jabar. Pak Gubernur mendukung perpanjang PSBB dan segera berkomunikasi dengan Menkes,” tukasnya. (Andi).

Bupati Bogor Beberkan Kronologis Satu Keluarga Terjangkit Korona di Cileungsi

0

BOGORDAILY.net – Bupati Bogor, Ade Yasin, menjelaskan kronologis atas beredarnya video satu keluarga di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menjelaskan bahwa suami, sekaligus ayah dari istri dan dua anak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang positif terinfeksi Virus Korona itu, bekerja di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, DKI Jakarta.

“Awal kejadiannya ketika bapaknya pulang dari tempat kerjanya di RS Wisma Atlet 14 April, tiga jam kemudian anaknya merasakan panas dan kepalanya sakit, suhunya ada sekitar 40 derajat celcius,” katanya kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Meski begitu, dari hasil pemeriksaan laboratorium, sang suami tidak tertular alias negatif Virus Korona, meski istri dan dua anaknya yang usia empat tahun dan delapan tahun positif.

“Anaknya ini ada tiga, yang pertama usia delapan tahun positif, anak yang kedua negatif, anak yang terakhir yang empat tahun itu positif, ayahnya negatif,” jelas Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 Kabupaten Bogor ini.

Ia menjelaskan, pada pagi hari tanggal 15 April 2020 kedua anaknya sempat dilarikan ke rumah sakit, kemudian ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Kemudian, pada tanggal 18 April 2020, ibunya juga mengeluhkan sakit, sehingga memutuskan untuk periksa swab.

“Tanggal 20 april hasil lab dari Rumah Sakit Polri bahwa ibu tersebut beserta dua anaknya positif Korona,” tukasnya. (Andi).

Masih Keliaran, Empat Begal di Bogor Diburu Polisi se Bogor

0

BOGORDAILY.net – Aksi begal di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor terus jadi perburuan polisi.

Polisi belum berhasil menangkap para pelaku begal itu. jajaran polisi pun masih mengejar para pelaku.

Tim yang diterjunkan pun berlapis, Polsek dan Polres Bogor bergabung memburu empat begal yang masih keliaran itu.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf, mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus mengejar pelaku penyekapan dan perampokan di Minimarket diwilayah Kecamatan Pamijahan tersebut.

“Kita sampai saat ini terus melakukan pengejaran kepada pelaku penyekapan dan perampokan di Pamijahan dibantu oleh Polres Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net, Minggu (26/4/2020).

Ade sapaan akrabnya ini berjanji, dengan dibantu oleh Polres Bogor diharapkan dapat memudahkan penangkapan perampokan yang dilakukan oleh empat pelaku tersebut.

“Secepatnya, doakan saja,” tukasnya.

Untuk diketahui, aksi itu berawal saat dua pegawai minimarket, Dimas (29) dan Rita (21), tengah bersiap-siap menutup pintu toko sesuai aturan jam operasional Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor.

Kondisi pintu rolling door sudah akan tutup, masih dibuka sedikit. Saat Rita tengah melayani customer, tiba-tiba empat perampok masuk. Merekapun langsung menodongkan senjata tajam.

“Iya benar (perampokan), jadi pintu sedikit terbuka. Dua pegawai ini sedang bersiap-siap untuk merapikan laporan sales penjualan. Tiba-tiba datang 4 orang membawa sajam,” ucap Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf, Selasa (21/4/2020) lalu.

Kedua pegawai itu langsung disekap, dipaksa untuk membuka brankas. Uang yang ada di brankas kasir hasil penjualan barang senilai Rp25 juta ludes digondol perampok tersebut.

Seusai menggasak uang di brankas dan laci kasir, ketiga korban disekap di toilet. Ketiganya berhasil ditolong saat ada anak kecil yang ingin berbelanja ke minimarket. (Andi).

Ini Pernyataan Polisi soal Perburuan Begal di Bogor

0

BOGORDAILY.net – Polsek Cibungbulang saat ini terus melakukan pengejaran, terhadap pelaku penyekapan dan perampokan di salah satu Minimarket di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf, mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus mengejar pelaku penyekapan dan perampokan di Minimarket di wilayah Kecamatan Pamijahan tersebut.

“Kita sampai saat ini terus melakukan pengejaran kepada pelaku penyekapan dan perampokan di Pamijahan dibantu oleh Polres Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net, Minggu (26/4/2020).

Ade -sapaan akrabnya- ini berjanji, dengan dibantu oleh Polres Bogor diharapkan dapat memudahkan penangkapan perampokan yang dilakukan oleh empat pelaku tersebut.

“Secepatnya, doakan saja,” tukasnya.

Untuk diketahui, aksi itu berawal saat dua pegawai minimarket, Dimas (29) dan Rita (21), tengah bersiap-siap menutup pintu toko sesuai aturan jam operasional Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor.

Kondisi pintu rolling door sudah akan tutup, masih dibuka sedikit. Saat Rita tengah melayani customer, tiba-tiba empat perampok masuk. Merekapun langsung menodongkan senjata tajam.

“Iya benar (perampokan), jadi pintu sedikit terbuka. Dua pegawai ini sedang bersiap-siap untuk merapikan laporan sales penjualan. Tiba-tiba datang 4 orang membawa sajam,” ucap Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf, Selasa (21/4/2020) lalu.

Kedua pegawai itu langsung disekap, dipaksa untuk membuka brankas. Uang yang ada di brankas kasir hasil penjualan barang senilai Rp25 juta ludes digondol perampok tersebut.

Seusai menggasak uang di brankas dan laci kasir, ketiga korban disekap di toilet. Ketiganya berhasil ditolong saat ada anak kecil yang ingin berbelanja ke minimarket. (Andi).

Siapa Saja yang Bisa Ambil Beras di ATM Beras? Ini penjelasan Pangdam Siliwangi

0

BOGORDAILY.net – Pangdam Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, mengungkapkan, ATM Pertanian Sikomandan di Jawa Barat (Jabar) saat ini baru ada di dua daerah, yaitu Kodim 0606/Kota Bogor dam Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

Pangdam mengatakan, di Jawa Barat baru dua kodim yang mempunyai ATM Beras Sikomandan yaitu, di wilayah Bogor. Sedangkan, untuk di wilayah Kota Depok dan Kabupaten/Kota Bekasi itu diluncurkan oleh Kodam Jaya.

“Kalau di Jawa Barat itu ada dua kota dan kabupaten Bogor. Karena, menurut pak Menteri Pertanian, program ini baru permulaan saja,” katanya kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Menurutnya, bantuan beras dari ATM Sikomandan ini dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, Jawa Barat, dan Daerah Kabupaten/Kota.

“Kita prioritaskan beras ini untuk masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dari itu (Pemerintah.red), baru bisa mendapatkan bantuan ini. Intinya yang terkena dampak Covid-19 ini,” jelasnya.

Masih kata Mayjen TNI Nugroho, mengenai penambahan kembali ATM Sikomandan di Kota dan Kabupaten Bogor itu akan dikembalikan kembali kepada KASAD dan Menteri Pertanian.

“Kita kembalikan itu kepada pak KASAD dan pak menteri, apakah akan di tambah lagi atau tidak,” tukasnya. (Andi).

Perkenalkan!! ATM Beras di Bogor Mampu Salurkan 1,5 kg/hari untuk 1000 Orang

0

BOGORDAILY.net – Program ATM beras resmi diluncurkan di beberapa titik di Jabodetabek. Seperti di Kodim 0621/Kabupaten Bogor yang baru mulai beroperasi dan langsung dipantau Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Syahrul Yasin Limpo.

Syahrul -sapaan akrabnya- ini mengatakan, peluncuran mesin yang dinamakan ATM Pertanian Sikomandan itu bisa menyediakan 1,5 ton beras untuk 1.000 orang per harinya. Sehingga, per orang bisa memperoleh 1,5 kg beras secara cuma-cuma.

“Bantuan ini kami berikan dengan mesin ATM, disebutnya ATM Pertanian Sikomandan, warga yang mendapat bantuan silahkan datang ke Kodim untuk mengambil beras lewat ATM,” katanya kepada wartawan, ketika ditemui di Makodim 0621/Kabupaten Bogor, Minggu (26/4/2020).

Menurutnya, kehadirannya di Kodim 0621 itu bertujuan untuk memastikan bahwa rencana, yang dirancang oleh KASAD bersama Menteri Pertanian ini berjalan dengan lancar.

“Saya hanya memastikan bahwa rencana yang dirancang KASAD dalam upaya memberikan dukungan di wilayah, khususnya wilayah terdampak Covid-19 yang belum tersentuh pemerintah bisa terbantu dengan adanya mesin ini,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ATM Pertanian Sikomandan ini baru diluncurkan dibeberapa kodim. Karena, program tersebut merupakan program percobaan TNI dan Kementerian Pertanian.

“ATM ini hanya dua bulan saja ada di kodim yang sudah disediakan. Kita tidak menjual nama atau politik, ini hasil dari TNI tanpa ada politik, karena TNI selalu hadir untuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Fatimah (64), sangat berterimakasih kepada TNI yang selalu hadir ketika masyarakat sedang kesusahan.

“Terimakasih kepada TNI, walaupun saya dengan keadaan seperti ini (susah jalan.red), akan tetapi dengan bantuan anak saya, saya bisa mengambil bantuan ini, ini sangat membantu sekali bagi kami,” tukasnya. (Andi)

BELAJAR DARI VIETNAM

Oleh : Hj Ade Yasin, SH, MH

Para ahli mengatakan, corona atau Covid-19 di Indonesia akan selesai pada Juni 2020. Presiden Jokowi juga melandaskan perkiraannya pada perhitungan ini. Tetapi, hal itu belum menjadi jaminan.

Ada syaratnya, yakni kepatuhan atau disiplin masyarakat dalam menjalankan semua imbauan pemerintah sebagaimana diatur dalam Pembatasan Sosial Berskala besar atau PSBB, yang pada intinya mengimbau masyarakat tinggal di rumah, diam di rumah.

Imbaun diam di rumah, tinggal di rumah sebagai senjata melawan corona bukan isapan jempol. Contohnya di Vietnam. Vietnam saat ini sudah terbebas dari pandemi corona atau Covid-19. Negara itu bahkan menjadi buah bibir warga dunia karena berhasil menangani corona tanpa ada satu pun yang meninggal.

Kondisinya sangat berbeda dengan Amerika Serikat atau Italia yang sampai saat ini masih terus bergulat dengan corona.
Bagaimana cara Vietnam mengalahkan corona?

Kebijakan pemerintahnya sama dengan kebijakan Pemerintah Amerika atau Italia dan banyak negara lain, yakni lockdown.

Mengapa Vietnam berhasil di Amerika atau Italia tidak? Pada titik ini kita perlu dan harus belajar dari Vietnam. Warga Vietnam itu patuh dan disiplin pada imbauan atau aturan yang dikeluarkan pemerintahnya.

Ketika pemerintahnya memberlakukan kebijakan lockdown secara nasional, semua menurut. Sebanyak hampir 100 juta penduduk Vietnam tidak pergi ke luar rumah kecuali untuk membeli kebutuhan makan dan medis.

Sementara di Amerika atau Italia sebagaimana terlihat dalam video yang pernah sangat viral, warganya tetap keluar rumah. Kondisinya sama juga dengan di Indonesia. Walau ada PSBB, jalanan masih ramai, kerumunan masih banyak, dan lain sebagainya.

Pengalaman Vietnam jelas, bahwa kunci melawan corona bukan pada status ekonomi kaya miskinnya sebuah negara, atau status modern atau tidaknya suatu negara, atau status tinggi rendahnya capaian teknologi suatu negara.

Kuncinya adalah kemampuan bersikap secara tepat, yakni kepatuhan atau disiplin untuk tinggal di rumah, diam di rumah.(*)