Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8336

Rumor Transfer: Barcelona dan Chelsea akan Negosiasikan Transfer Coutinho

BOGORDAILY – Barcelona dan Chelsea dikabarkan tengah membicarakan potensi transfer Philippe Coutinho. Nasib Coutinho di Bayern Munich memang tengah jadi tanda tanya.

Coutinho dipinjamkan Barcelona ke Bayern sejak awal musim ini. Bayern kabarnya punya opsi untuk mempermanenkan gelandang 27 tahun itu di musim panas nanti dengan biaya 120 juta euro.

Namun laporan menyebutkan kalau jawara Jerman tersebut belum merasa yakin untuk mempermanenkan Coutinho. Selain itu, krisis akibat virus corona diperkirakan akan sangat memengaruhi finansial klub di bursa transfer.

Di tengah abu-abunya masa depan Coutinho bersama Bayern, Chelsea melihat kesempatan. Media Catalunya, Sport, melaporkan bahwa The Blues berniat meminjam Coutinho.

Barcelona membuka kesempatan untuk meminjamkan kembali gelandang asal Brasil itu, tapi ingin mencantumkan klausul wajib mempermanenkan si pemain. Klausul itu akan berkisar di angka 65 juta euro.

Chelsea bukan satu-satunya tim yang meminati Coutinho. Beberapa tim Premier League lainnya seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur juga diyakini memantau perkembangan situasi.

Update Covid-19 Kota Bogor 9 April: 42 Orang Positif Korona

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah. Dari total sebelumnya 41 pasien positif kali ini bertambah satu menjadi 42 terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itupun diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Kamis (9/4/2020) per pukul 15:00 WIB.

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 42 orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 866 orang, 451 orang sudah selesai ditangani, dan 415 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 91 pasien, 23 pasien sudah selesai ditangani dan 49 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 19 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Bisa komunikasi dengan WhatsApp. Rata-rata penaganannya cukup baik ya, dan mereka cukup optimis dengan penaganan dan perawatan RSUD Bogor,” tukasnya. (Andi).

BCL Mengenang Glenn Fredly Sebagai Teman, Seniman dan Panutan

BOGORDAILY – Kepergian Glenn Fredly meninggalkan duka bagi sesama musisi tanah air. Sosoknya bukan hanya seniman handal, namun juga teman yang jadi andalan.

Hal itu diungkapkan oleh Bunga Citra Lestari. Dia mengunggah foto hitam putih saat bernyanyi bersama Glenn.

“Selamat jalan Glenn Fredly. Sosok teman, seniman, panutan,” tulis BCL di Instagram Story.

BCL mengucapkan terima kasih atas semua karya yang telah dihasilkan pelantun ‘Kasih Putih’ itu. Semua kenangannya akan diingat.

“Terima kasih untuk segala karya dan kebaikanmu.. Kekal kenanganmu.. Rest in Love,” ungkapnya.

Glenn Fredly meninggal dunia karena meningitis pada 8 April 2020 di RS Setia Mitra Jakarta Selatan. Dia sempat dirawat di rumah sakit bulan lalu kemudian kondisinya memburuk dalam 3 hari terakhir.

Jenazahnya saat ini disemayamkan di GPIB Sumber Kasih, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Tanah Kusir siang nanti.

25 Ribu Karyawan Hotel di Jabar Dirumahkan, Dampak Pandemi Covid-19

BOGORDAILY – 575 hotel di wilayah Jawa Barat sudah tidak beroperasi dan berdampak pada dirumahkannya 25 ribu karyawan semenjak ada aturan pembatasan sosial dari pemerintah. Dampak adanya pandemi Virus Corona pun terjadi di sektor Industri pariwisata lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, dari laporan dinas pariwisata di tingkat kabupaten kota, okupansi hotel hanya berada di kisaran 5 persen.

“Memang untuk okupansi hotel sudah turun, sudah hampir 5 persen. Biasanya (angka okupansi paling rendah) 50 persen. Kemudian juga karyawannya hampir 25 ribu itu dirumahkan dari industri hotel dan restoran, belum ada yang di PHK,” katanya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (8/4).

Lalu, penurunan pun terjadi di sektor lain. Informasi dari Gabungan Industri Pariwisata, jumlah sementara yang teridentifikasi oleh terhentinya aktivitas ekonomi sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19, restoran yang tutup sebanyak 141 restoran.

Kemudian, Daya Tarik Pariwisata lainnya yang tutup sebanyak 342 tempat, dari bidang industri kreatif diterima informasi yang terdampak sebanyak 12.521 orang. Dari sektor Kebudayaan dan Kesenian diterima informasi yang terdampak sebanyak 3.041 orang.

Pihak Industri Pariwisata telah melakukan koordinasi langsung dengan Kabupaten/Kota, untuk menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah Nomor 556/563-Sekre tanggal 30 Maret 2020 Hal Tindak lanjut PMK No 23 Tahun 2020 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yang berisi tentang permohonan adanya kebijakan relaksasi kewajiban untuk perusahaan untuk membayar pajak dan retribusi daerah.

Dalam upaya merealisasikan Social Safety Net, Pemerintah Provinsi membantu para pekerja dan pelaku usaha kecil (informal) yang bekerja di sektor pariwisata dan kebudayaan serta industri kreatif yang terdampak langsung pandemi.

“Nah kita harus pikirkan disaat emergency kesehatan ini, rescue itu seperti apa, kan sudah disusun gugus tugas dan sebagainya. Kemudian di emergency ekonominya, di tahap recovery ini kita harus lakukan langkah strategi,” jelas Dedi.

“Salah satunya kita lagi menghimpun data yang kena dampak (pandemi virus corona) ini, terutama di tempat destinasi, kemudian UMKM yang tidak bisa jualan, nah itu yang akan kita data, by name by address,” dia menambahkan.

Di sisi lain, strategi bidang pariwisata dan kebudayaan pada proses mitigasi terdiri dari 3 (tiga) tahapan. Yakni tahap tanggap darurat periode Februari hingga Mei dengan cara membentuk Tourism Crisis Center, menunda semua program dan kegiatan serta merelokasi anggaran ke program mitigasi, melakukan identifikasi dampak pada bidang pariwisata, mendukung gerakan sosial dalam bidang pariwisata dan budaya, serta dengan memaksimalkan program go digital/West Java Smart Tourism (SIRARU).

Tahap Pemulihan periode Juni hingga Desember yaitu dengan cara Koordinasi risk transfer/risk sharing dampak pariwisata terhadap stakeholdernya, publikasi, promosi, penyelenggaraan MICE dan aktivitas pariwisata dan budaya lainnya, serta dukungan terhadap industri pariwisata dan budaya.

Tahap Normalisasi periode Januari hingga Desember 2021, dengan cara total publikasi dan promosi dalam dan luar negeri, penyelenggaraan aktivitas pariwisata dan budaya, serta dukungan terhadap destinasi dan industri pariwisata dan budaya.

“Tapi yang perlu digarisbawahi, periode itu menyesuaikan dengan tren pandemi. Jika memang belum ada penurunan, maka pemulihan belum akan dilakukan. Tentu kita berharap pandemi ini segera berakhir. Makanya kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikuti aturan dari pemerintah, seperti social distancing dan work from home,” tutup Dedi.

Glenn Fredly Ucap Terima Kasih pada Sahabat Sebelum Meninggal

BOGORDAILY – Angga Dwimas Sasongko kembali mengenang sosok Glenn Fredly yang meninggal pada 8 April 2020. Sutradara film ini pun mengunggah salah satu pesan dari sahabatnya itu terkait salah satu filmnya.

Hal itu berupa pujian yang disampaikan Glenn kepada salah satu sutradara Tanah Air ini. Ia juga berterima kasih kepada Angga yang berhasil membuat film ‘Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini.’

“Btw mau bilang terimakasih buat ale dan Anggia yang sudah buat film yang sangat membekati beta dan satu keluarga beta, ‘Nanti kita cerita tentang hari ini,'” tulis Glenn dalam pesannya, dilihat detikcom di instagram Angga, Kamis (9/4/2020).

“Tuhan berkati ale lebih bro, you and Anggia are God’s chosen. Dalam doa beta liat jelas itu. GOKS!!!” lanjut Glenn.

Bukan hanya itu, Angga pun juga menuliskan kenangannya itu dalam keterangan. Ia menyebut sosok Glenn memang sangat berarti baginya.

“31 Maret 2020. I love him very much. Saya ingin simpan pesan ini di semua aplikasi. Pesan yang mengingatkan saya bagaimana berarti sekali seorang Glenn Fredly bagi saya,” tulis Angga.

Angga pun berjanji akan menceritakan sosok pelantun lagu ‘Januari’ ini kepada buah hatinya Glenn nantinya.

“Terlalu banyak kenangan, tapi percakapan terakhir ini akan terus saya ceritakan ke anak cucu saya, juga Gewa; bahwa saya pernah kenal dan berkarya bersama seorang manusia dengan jiwa dan hati yang luar biasa, dan orang itu adalah Ayahnya,” tutup Angga.

Ismed Sofyan Lapang Dada Gajinya Dipotong 75 Persen

BOGORDAILY – Ismed Sofyan tak keberatan gaji pemain Persija Jakarta dipotong 75 persen, walaupun sejatinya dia juga lebih berharap potongan cuma sebesar 50 persen saja.

PSSI telah menyatakan status force majeure untuk Shopee Liga 1 dan Liga 2 sejak Maret hingga Juni 2020. Hal tersebut akibat dari pandemi virus Corona.

Situasi ini membuat roda kompetisi berhenti total. Klub-klub pun tak punya pendapatan seperti dari tiket pertandingan sampai sponsor.

Persija Jakarta pun mengambil sikap terkait pemotongan gaji pemain. Manajemen Macan Kemayoran ikut arahan PSSI, yakni memeberikan pemain gaji 25 persen saja dari ketentuan kontrak awal.

“Sebagian sih sudah (dibicarakan). Karena klub juga berpatokan kepada PSSI, yah. PSSI juga sudah keluarkan keputusannya dengan status seperti sekarang ini bagaimana kewajiban klub kepada pemain. Saya pikir klub yang main di Liga 1, kebanyakan mematuhi aturan PSSI,” kata bek Persija, Ismed Sofyan.

“Kalau dibilang setuju nggak juga, Dibilang nggak (setuju) harus setuju. Kan ada plus minusnya. Kita berharap di tengah-tengah, jadi 50 persen. Soalnya, kita di rumah, tidak keluar rumah otomatis ibaratnya tidak ada pemasukan, yang ada hanya pengeluaran,” sambungnya.

“Tapi di satu sisi klub pemasukannya juga tidak ada. Seperti tak ada penonton karena pertandingan setop. Kita harus lihat ke sana juga. Jadi yang saya bilang tadi, di satu sisi kita tak setuju, satu sisi lagi harus setuju,” Ismed menegaskan.

Komnas HAM Minta Pembahasan RUU Omnibus Law Ditunda

BOGORDAILY – Pemerintah dan DPR tetap ngotot ingin segera merampungkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah pandemi global Corona yang melanda Indonesia. Hal ini dinilai berpotensi melanggar HAM.

Komnas HAM menilai, pembahasan RUU Omnibus Law berpotensi untuk menjauhkan upaya pemenuhan HAM. Di samping juga potensial akan menjauhkan penegakan HAM.

Komisioner Komnas HAM, M. Choirul Anam mengatakan, ada beberapa alasan hal itu bisa terjadi. Pasalnya di tengah wabah seperti ini, seluruh elemen bangsa sedang mengerahkan sumber daya untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang telah merenggut hak hidup ratusan warga masyarakat dan mengancam hak atas kesehatan jutaan warga Indonesia.

“Salah satu elemen paling esensial dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Pasal 5 ayat (1) huruf g adalah mengatur asas keterbukaan yang berkaitan dengan partisipasi publik, dimana hal ini tidak dipenuhi di dalam perumusan dan pembahasan RUU Cipta Kerja,” kata Choirul melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/4).

Selain itu, berdasarkan kajian Komnas HAM RI, substansi RUU Cipta Kerja masih memiliki berbagai catatan dan kelemahan, baik aspek paradigmatik dan aspek substanstif yang berpotensi mengganggu upaya pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM.

“Di antaranya, menurunkan standar hidup layak dan adil warga negara, mengancam pemenuhan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, dan perubahan paradigmatik dalam politik penghukuman yang diskriminatif dan tidak memberikan efek jera bagi korporasi pelanggar hukum,” ungkap Choirul.

Choirul juga berharap, agar DPR RI dan atau pemerintah membuka draf RUU Cipta Kerja dan memastikan akses bagi publik untuk menegakkan asas transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.

“Komnas HAM RI berharap agar DPR dan Pemerintah menunda pembahasan RUU Cipta Kerja di tengah penanganan pandemi Covid-19 yang membutuhkan konsentrasi, persatuan, dan solidaritas seluruh elemen bangsa,” tandasnya.

Sinar Mas Land Serahkan 1.500 Rapid Test Kit Untuk Cegah Penularan Covid-19

Sinar Mas Land diwakili Corporate Governance & Sustainability Division Head, Ignesjz Kemalawarta didampingi oleh Corporate Affairs Division Head, Dony Martadisata dan Tim CSR PT. BSD menyerahkan bantuan sebanyak 1.500 Rapid Test Kit (RTK) kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Kantor Bupati Tangerang (8/4/20). 1.500 RTK ini bagian dari 25.000 RTK yang dibagikan oleh Sinar Mas Land kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan beberapa Pemda serta instansi kesehatan. Sebelumnya, Sinar Mas Land telah menyerahkan bantuan 750 Alat Perlindungan Diri (APD) yang disumbangkan kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta beberapa instansi lainnya.
Sinar Mas Land diwakili Corporate Governance & Sustainability Division Head, Ignesjz Kemalawarta didampingi oleh Corporate Affairs Division Head, Dony Martadisata dan Tim CSR PT. BSD menyerahkan bantuan sebanyak 1.500 Rapid Test Kit (RTK) kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Kantor Bupati Tangerang (8/4/20). 1.500 RTK ini bagian dari 25.000 RTK yang dibagikan oleh Sinar Mas Land kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan beberapa Pemda serta instansi kesehatan. Sebelumnya, Sinar Mas Land telah menyerahkan bantuan 750 Alat Perlindungan Diri (APD) yang disumbangkan kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta beberapa instansi lainnya.

Hari-hari Negosiasi Sampai Skuad Real Madrid Sepakati Potong Gaji

BOGORDAILY – Skuad Real Madrid sudah menyepakati gajinya dipotong, terkait dengan situasi saat ini. Kesepakatan tersebut adalah akhir dari hari-hari negosiasi yang berawal dari pekan lalu.

Negosiasi lima hari tersebut dirangkum oleh Marca, media Spanyol yang berbasis di kota Madrid, yang mengisahkan proses itu sampai akhirnya lahir kesepakatan potong gaji 10 persen dari gaji tahunan — yang bisa jadi 20 persen jika musim tidak tuntas.

“Negosiasi lima hari yang berujung pada pemotongan gaji Real Madrid.”

Dikisahkan, pembicaraan mengenai rencana potong gaji itu dimulai pada pekan lalu. Tepatnya di hari Jumat (3/4). Direktur Umum Jose Angel Sanchez adalah orang yang bertugas menginisiasi pembicaraan-pembicaraan tersebut, fokus ke pemain.

Sanchez bergulat membuat kemajuan berarti sepanjang akhir pekan. Baru di hari Senin progres mulai terlihat. Saat itu muncul kesepakatan bahwa memang harus ada pemotongan gaji di tubuh klub.

“Saat itu diputuskan bahwa mereka harus menyisihkan 100 juta euro andaikata musim dibatalkan dan 50 juta euro jika musim bisa kembali bergulir.”

Presiden Real Madrid Florentino Perez kemudian menginformasikan nominal tersebut kepada kapten tim Sergio Ramos, yang kemudian menyampaikannya lagi kepada para pemain di skuad. Hal ini lantas berlanjut ke diskusi para pemain.

Pada awalnya ada silang pendapat dengan berbagai sudut pandang. Di antaranya ada pula pemain yang minta agar angka pemotongan gaji bisa diturunkan menjadi lima persen.

“Kemudian Ramos angkat bicara dan, didukung Zinedine Zidane dan pemain seperti Karim Benzema, Luka Modric, Thibaut Courtois, Lucas Vazquez, dan Fede Valverde, ia membujuk seluruh skuad untuk mau dipotong gaji 10 persen — atau 20 persen jika musim batal.”

Setelah itu barulah skuad Real Madrid menyepakati pemotongan gaji tersebut. “Terlebih, tak ada satu pun yang mau ambil risiko mengancam stabilitas mereka sendiri di klub jika menolak proposal pemotongan gaji.”

Pandemi Korona, 291.487 KK di Kabupaten Bogor Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah

BOGORDAILY.net – Sebanyak 291.487 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bogor, akan mendapatkan bantuan dari pemerintah akibat pandemi Virus Korona atau Covid-19, yang kian hari kian memprihatinkan.

Hal itupun diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

“Itu data nya sesuai juga termasuk penerima Program Bantuan Harapan (PKH) ada sebanyak 127.815 KK. Datanya diambil dari data terpadu kesejahteraan sosial,” katanya.

Menurutnya, ratusan ribu KK itu berhak menerima bantuan dari pemerintah selama tiga bulan selama pandemi COVID-19. Tapi, teknis pembagiannya masih dimatangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

“Masih terus dirumuskan oleh Dinsos mekanisme pembagian yang efektif dan menekan seminimal mungkin persoalan di lapangan pada saat pembagian,” ucapnya.

Ipah sapaan akrabnya menyebutkan, jenis bantuan bantuan yang akan disalurkan pun masih dalam pembahasan. Menurutnya, yang sudah dipastikan yaitu bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat salah satunya berupa sembako.

“Dari provinsi ada sembakonya, dari pemkab masih dirumuskan. Masih menunggu dari pemerintah pusat, karena kami inginnya rentang waktu pembagian yang berasal dari berbagai dana tersebut tidak terlalu jauh beda waktunya untuk sampai atau diterima masyarakat,” tukasnya. (Andi).