Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8343

Berstatus PDP Korona, Bocah 9 Tahun dari Cibinong Meninggal Dunia

BOGORDAILY.net – Seorang bocah berusia 9 tahun yang berstatus PDP Korona sari Cibinong meninggal dunia. Kasusnya memperpanjang daftar PDP Korona di Kabupaten Bogor yang meninggal dunia.

Korban adalah bocah perempuan berusia sembilan tahun dan Laki-laki usia 67 tahun meninggal dunia merupakan Pasien Dalam Pantauan (PDP), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, kedua pasien yang meninggal dunia berstatus PDP itu merupaka warga yang berdomisili di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Dua PDP meninggal usianya sembilan tahun merupakan jenis kelamin perempuan dan 67 tahun berjenis kelamin laki-laki. Mereka berdomisili di Kecamatan Cibinong,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Senin (6/4/2020) per pukul : 19:40 WIB.

Ade -sapaan akrabnya- yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor ini menjelaskan, untuk kasus yang positif terpapar Virus Korona dan terkonfirmasi ada 21 orang.

“Ke 21 orang itu tiga meninggal dan tiga sembuh. Dan 15 masih menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan Pemerintah Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sementara, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) di Bumi Tegar Beriman sendiri per hari ini berjumlah 281 orang. Sedangkan, PDP sendiri berjumlah 287 orang.

“Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi).

Muspika Ciomas Berbagi Sembako Gratis

BOGOR DAILY- Badan Kesehatan dunia telah menetapkan bahwa Corona sebagai Pandemik Global, yang semua orang harus hati hati dalam menghadapi virus tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia telah menetapkan aturan untuk masyarakat agar tidak keluar rumah untuk hal yang tidak penting. Hal tersebut untuk mencegah terjangkit virus Covid-19.

Dan konsekuensi dari peraturan Stay at Home ataupun Social Distance, Physical Distance dan Working at Home berdampak pada perekonomian bangsa, terlebih pada masyarakat bawah, khususnya mereka yang mengandalkan penghasilan harian, ataupun pengusaha UMKM serta masyarakat yang terdampak.

Oleh karena itu, untuk membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat, diperlukan peran serta dari para dermawan dalam menanggulangi hal ini.

Salah satunya adalah ibu Nindia Rahmawati. Sebagai anak bangsa yang memiliki kepedulian yang tinggi, ia pun tergugah untuk memberikan bantuan sembako sebanyak 1.400 paket. Satu paketnya terdiri dari beras 2 kg dan mie instan 1 dus. Paket sembako ini diberikan khusus warga Ciomas yang kurang mampu.

Dengan harapan bantuan tersebut dapat digunakan untuk bertahan hidup dalam waktu 14 hari kedepan, dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat serta dapat menjadi contoh untuk menggugah para dermawan lainnya untuk menyisihkan sebagian rejekinya kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga kita bisa menang lawan covid-19 ini, ujar Ibu Nidia.

Pada kesempatan ini Ibu Nidia juga membagikan masker secara gratis kepada masyarakat yang ditemui di sekitar kantor kecamatan Ciomas.

Camat Kecamatan Ciomas Chairuka yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Ibu Nidia adalah sesuatu hal positif yang dapat membantu memenuhi kebutuhan warga.

” Ini adalah bencana nasional bahkan internasional, oleh karena itu, kita harus saling membahu, tidak cukup hanya Pemerintah saja yang menangani ini, tapi kita semua harus bertanggungjawab. Dan apa yang diberikan oleh ibu Nidia untuk warga Ciomas saya rasa sangat positif sekali, tentunya saya sangat mengapresiasinya.” Ujar Chairuka.

” Danramil 2120/Ciomas Mayor Inf Ratno menyampaikan juga semoga bantuan ini tepat sasaran dalam penyalurannya, dan bermanfaat bagi yang menerimanya. Dan semoga kedepannya apa yang dilakukan oleh ibu Nindia ini bisa menjadi contoh siapapun untuk saling berbagi.” Tambahnya.

” Camat Ciomas menambahkan, harapan saya untuk warga Ciomas, agar terus mengikuti arahan Pemerintah, Stay at home, Social Distance, physical Distance dan working at home. Jangan keluar rumah jika tidak berkepentingan. Dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan diri masing-masing.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam giat tersebut Muspika Camat Drs. Chairuka, Kapolsek Kompol Bambang, Ketua MUI kecamatan Ciomas, dan juga Danramil 2120/Ciomas Mayor Inf Ratno, serta perwakilan masyarakat yang akan menerima bantuan sembako secara simbolis.(gib)

PMII Kabupaten Bogor Soroti Kebijakan Menkumham, Terkait Wacana Pembebasan Napi Korupsi

BOGORDAILY.net – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI), Yasona Laoli, berencana akan melakukan pembebasan terhadap Narapidana (Napi) lansia yang termasuk juga didalamnya Napi koruptor.

Hal itupun mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan organisasi, salah satunya organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bogor.

Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Bogor, Imam Shodiqul Wa’di, mengatakan, wacana mengenai pembebasan Napi lansia dan Koruptor yang menjadi dalih Kemenkumham RI di pandemi Covid-19 ini tidak logis.

“Karena, survey Najwa Syihab menunjukan bahwa ada sekitar 30.000 Napi yang akan bebas termasuk di dalamnya Napi koruptor sekitar 300-an orang, dengan fasilitas lengkap mewah serta beraktifitas sendiri dalam ruangan tidak seperti Napi dari kalangan rakyat biasa yang bergerombolan,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (6/4/2020).

Imam sapaan akrabnya meminta, agar pemerintah dalam hal ini Menkumham, Yasona Laoli, harus m mengutarakan pernyataan-pernyataan yang memberi dampak positif bagi masyarakat Indonesia. Bukan malah terkesan menari diatas penderitaan korban Covid-19 dan smakin mewabahnya Covid-19 di Indonesia.

“Statmen wacana tersebut justru menuai kontra ditengah masyarakat, dan selayaknya kami merasa apakah ada pergulatan politik diantara Yasonna Laoli dengan napi koruptor,” kesalnya.

Ia menambahkan, jika berdalih dengan penghayatan Pancasila sila ke dua tentang kemanusiaan, jangan lupakan juga empat pasal lainnya.

“Saya kira usulan revisi pasal terkait pembebasan napi tidak ada hubunganya dengan Covid-19, selama belum ada yang dinyatakan positif didalam lapas tersebut. Justru dengan keluarnya Napi bisa terjangkit covid-19 dari keluarganya maupun orang yg berinteraksi dengannya,” tukasnya. (Andi).

Raffi dan Gading Marten Bikin Media Digital untuk Membantu Penanganan Corona

BOGORDAILY – Raffi Ahmad dan Gading Marten tampaknya tak mau kalah dalam berlomba-lomba menuju kebaikan. Kedua presenter kondang Tanah Air itu, kompak menciptakan media digital baru dengan salah satu tujuannya adalah membantu penanganan Covid-19 di Indonesia.

Media digital yang dinamakan KUY Entertainment itu nantinya akan eksis di Instagram dan YouTube. Kolaborasi Raffi Ahmad, Gading Marten, dan sejumlah artis lainnya itu akan dipenuhi konten kreatif dan mendidik.

“Jadi KUY Entertainment adalah media digital yang kita bangun sama-sama, ada papa Gading, Raffi, dan lainnya. (Konten) Mengenai informasi yang edukatif dan fun. Mudah-mudahan ini bisa berkembang di Instagram dan YouTube,” ujar Gading Marten saat live di Instagram.

Sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap penanganan wabah Covid-19, keuntungan yang didapat dari media tersebut akan disumbangkan. Raffi Ahmad sadar bahwa banyak pihak yang lebih membutuhkan dana tersebut daripada dirinya.

“Jadi hasilnya, karena Indonesia butuh juga, jadi kita akan donasikan untuk bantuan (penanganan) Covid-19,” ungkap Raffi Ahmad dalam kesempatan yang sama.

“Dan semua adsense yang ada di KUY Entertainment akan kita sumbangkan ke yang membutuhkan,” sambung Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad dan Gading Marten berharap ini adalah awal yang baik untuk mendirikan media digital sendiri. Dengan mengandalkan kualitas konten yang mumpuni, mereka berharap media tersebut bisa berkiprah dengan baik di mata masyarakat.

Melihat ‘Lockdown’ di Desa Neglasari, Jasinga Cegah Penyebaran Virus Korona

BOGORDALIY.net – Banyak cara yang dilakukan masyarakat agar bisa terhindar dari wabah Virus Korona atau Covid-19. Seperti cara yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Desa ini memberlakukan lockdown.

Pemdes Neglasari yang bekerjasama dengan Karang Taruna desa itupun melakukan aksi yang patut diacungi jempol. Pasalnya, setiap warga yang hendak masuk ke kawasan Desa Neglasari akan dilakukan penyemprotan Disinfektan, cek suhu tubuh dan memakai hand Sanitaizer.

Kaur Desa Neglasari, Wawan Kurniawan, mengatakan, aksi yang dilakukan Pemdes Neglasari dan Karang Taruna itu merupakan bentuk pencegahan Covid-19, supaya tidak bisa masuk ke perkampungan di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Lebak tersebut.

“Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan penularan Virus Korona, agar tidak masuk ke wilayah Desa Neglasari,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Pemdes dan Katar Neglasari dilakukan setiap hari.

“Kita lakukan setiap hari ini, dengan cara ini kita juga sosialisasi kepada masyarakat, agar selalu menjaga kesehatan salah satunya dengan mencuci tangan,” jelasnya

Hal senada diungkapkan oleh anggota Karang Taruna Desa Neglasari, Enung Nurhaedi. Ia mengatakan, kegiatan seperti ini harus melibatkan semua pihak.

“Pencegahan Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, maupun karang taruna saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama, kita lawan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat harus bahu membahu melawan Covid-19,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi, mengatakan, mengenai penanganan Covid-19 di tingkat desa sudah diambil langkah dengan cara menerapkan pola padat karya tunai. Jadi, pihak desa melibatkan masyarakat miskin dan pengangguran serta setengah pengangguran untuk dipekerjakan dengan dibayar harian.

“Sesuai dengan keputusan Bupati, bahwa bisa menggunakan dana desa. Kita juga percepat sengaja ADD dan BHPR bagi hasil pajak itu juga untuk dipercepat,” tukasnya. (Andi)

Sssttt… Minta “Jatah” Tiap Hari, Ashanty Kewalahan Ladeni Anang di Atas Ranjang

BOGORDAILY.net – Cerita seputar hubungan seks memang selalu jadi perhatian netizen. Salahsatunya pengakuan Ashanty dan suaminya Anang Hermansyah.

Anang Hermansyah dan Ashanty telah menikah selama hampir delapan tahun.

Selama pernikahannya tersebut, Anang dan Ashanty kerap mengabadikan keharmonisan rumah tangga mereka.

Selain itu, keharmonisan ramah tangga pasangan tersebut juga sering diabadikan oleh asisten pribadinya.

Dilansir dari Instagram milik asisten pribadi bernama Asih Suwarsih pada 11 Februari 2019 lalu, tampak Anang dan Ashanty sedang bersenda gurau.

Anang terlihat memeluk sang istri dari belakang.

Sementara itu, Ashanty terlihat tertawa tanda bahagia.

Kemesraan Anang dan Ashanty itu pun menuai respons dari anak-anaknya.

Bahkan, Aurel Hermansyah berseloroh dirinya jealous.

“Aku jomblo loh,” teriak Aurel dari ruang sebelah.

Seolah tak ingin membiarkan kedua orangtuanya bermesraan, Aurel terlihat menyusul mereka.

Aurel lalu mengajak orangtuanya untuk berfoto bersama dengan adik-adiknya, Azriel dan Arsya.

Selanjutnya, dalam video yang diunggah di kanal YouTube Ussy Andika Official, Ashanty dan Anang mengungkapkan soal urusan ranjang.

“Kalau mas Anang menuntut apa, lebih sering disentuh, atau perhatian?” tanya Andhika.

Mendengar pernyataan tersebut, Ashanty langsung menjerit. “Dia maunya tiap hari Andhikaaa,” jelas Ashanty.

Anang Hermansyah dan Ashanty
Anang pun mengaku kalau hal tersebut justru sehat.

“Gak gitu, boseen. Yang sehat tuh seminggu tiga kali,” lanjut Ashanty.

Sebaliknya, mendengar perkataan dari Ashanty, Anang mengatakan hubungan yang dimaksud sang istri justru bisa jadi yang sudah ‘tidak sehat’.

Sebagai informasi, Anang dan Ashany menikah pada 12 Mei 2012.

Saat itu, Anang berstatus dua dengan dua orang anak, hasil dari pernikahan sebelumnya dengan Krisdayanti.(*)

Soimah Akan Bagikan Masker Kain Buatan Tangannya

BOGORDAILY – Artis Soimah akan membagi bagikan masker kain buatannya untuk bersama-sama melawan pandemi Corona. Hal ini diumumkan melalui Instagram pribadinya.

Diakui Soimah, kain yang akan ia jahit awalnya ingin dijadikan sebuah tas. Namun melihat keadaan saat ini, Soimah merasa masker jauh lebih dibutuhkan.

“Aku masih punya bahan yang rencana aku mau buat tas. Tapi melihat kondisi kayak sekarang ini, akhirnya aku berubah pikiran dan bahan aku akan aku buat masker. Karena saat ini juga lagi pada butuh masker,” ujar Soimah dalam unggahannya, dilihat detikcom, Minggu (5/4/2020).

Soimah merasa saat ini orang-orang yang sehat juga membutuhkan masker. Masker yang dibutuhkan orang sehat berupa masker kain dan bukan masker medis.

“Buat orang yang sehat itu pakai masker kain ya udah cukup. Karena masker medis itu ya biarin itu dipakai untuk tim medis, karena sekarang juga udah jarang dan mahal juga,” jelasnya.

“Nah orang-orang sehat pakai masker kain. Nah ini bakalan aku bagi-bagikan,” lanjut Soimah.

Bukan hanya itu saja, Soimah juga menghimbau untuk masyarakat yang memiliki mesin jahit dan bahan di rumah, untuk dapat memproduksi masker.

Imbauannya ini juga berlandaskan demi kesehatan dan kebebasan dari virus corona yang tengah mewabah.

“Nah saya mau pesen buat yang dikampung-kampung, ibu-ibu, bapak-bapak, yang bisa jahit terutama yang punya mesin jahit di rumah minimal kalian buat sendiri masker kain buat keluarga kalau kainnya sedikit. Kalau kainnya banyak ya alhamdulillah bisa dibagi-bagikan ke tetangga-tetangganya,” papar Soimah.

“Pokoknya tetap di rumah, cuci tangan, jaga daya tahan tubuh, kalau kepepet mau keluar ya harus pakai masker,” tutupnya.

Soimah Ngaku Pernah “Dibooking” Pengusaha Tajir Rp1 M. Begini Ceritanya!

BOGORDAIL.net – Artis bisa dibooking untuk jadi teman tidur bukan rahasia lagi. Imej itupun pernah dirasakan pesinden sekaligus artis penyanyi Soimah.

Ya, kehidupannya selebriti Tanah Air memang tak luput dari berbagai isu miring. Salah satunya tentang tudingan artis “berjualan” dengan harga fantastis untuk sekali kencan. Apalagi ada artis yang terbukti terlibat kasus prostitusi online.

Belum lama ini, Soimah menceritakan pengalamannya saat pernah ditawari untuk menemani seorang pengusaha di ranjang. Sinden berusia 39 tahun ini bahkan ditawari bayaran sebesar Rp1 miliar untuk sekali kencan dengan pengusaha tajir asal Kalimantan.

Hal tersebut bermula saat Soimah mengisi sebuah acara di Kalimantan, lalu menerima telepon dari si pengusaha tajir. Pengusaha tersebut juga mengaku sudah pernah mem-booking artis lain sebelum Soimah. Namun artis yang akrab disapa Mak’e tersebut menolak dengan tegas tawaran tersebut.

“Dia menelepon terang-terangan bilang, ‘Kamu mau minta bayaran berapa? Sebut saja, atau Rp1 M (miliar) seperti artis yang pernah sama saya?'” cerita Soimah dilansir detikHOT pada Senin (6/4). “Ya aku tolak lah.”

Lebih lanjut, Soimah menjelaskan alasannya menolak tawaran pengusaha tersebut karena ingin mengubah imej publik kepada profesi sinden. Menurut Soimah, sinden sering kali dipandang sebelah mata karena dituding menjadi teman tidur dalang.

“Sejak dulu kan sinden ada imej yang enggak bagus. ‘Sinden sering digawa dalange, sering dikeloni dalangnya.’ Dulu sering ada anggapan seperti itu. Dalang istrinya berapa, kebanyakan sinden. Nah aku pengen imej itu enggak ada,” jelas Soimah. “Aku pengin membuktikan enggak semua sinden seperti itu. Aku tetap harus membawa nama baik sinden, jangan sampai nama sinden rusak gara-gara satu atau dua orang.”

Selain itu, Soimah juga merasa beruntung karena sang manajer yang mengatur pekerjaannya adalah suaminya sendiri, Herwan Prandoko alias Koko. Pasalnya Koko bisa menyaring semua tawaran pekerjaan Soimah sekaligus untuk melindungi sang istri.

“Aku kan orangnya gaptek. Kalau di duniaku sekarang ini kan membutuhkan teknologi lah,” papar Soimah. “Nah itu semua yang ngurus suamiku, kayak email, Facebook, Twitter. Itu membantuku banget.”(*)

Eden Hazard Cuma Belum Beruntung

BOGORDAILY – Para fan Real Madrid tampaknya harus sabar menanti aksi terbaik Eden Hazard. Hazard butuh waktu untuk beradaptasi dan berjuang sembuh dari cedera.

Eden Hazard menjadi salah satu pembelian anyar Real Madrid di musim 2019/2020. Pemain Belgia itu disebut cukup sukses untuk membawa Chelsea menjuarai dua kali Liga Inggris dan dua kali Liga Europa.

Akan tetapi, Eden Hazard sejauh musim ini belum bersinar. 10 Kali bermain di Liga Spanyol, dia baru menyarangkan satu gol dan empat assist.

Eden Hazard Eden Hazard

Dilansir dari Sky Sports, Eden Hazard dinilai belum sepenuhnya tampil maksimal. Cedera patah tulang fibula sebelah kanan yang didapatnya di akhir tahun 2019 masih terus menghantuinya.

“Apa yang kita lihat saat Eden Hazard di Chelsea, sungguh luar biasa. Dia adalah pemain berkelas,” puji manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Menurut Guardiola yang lama melatih Barcelona, Hazard dinilainya butuh beradaptasi. Itu adalah hal yang wajar.

“Dia hanya harus membutuhkan waktu untuk beradaptasi di liga yang baru,” tegasnya.

Eden Hazard yang terus dibekap cederaEden Hazard yang terus dibekap cedera

Arsene Wenger, mantan manajer Arsenal pun percaya Hazard akan menemukan performa terbaiknya. Menurutnya, Hazard tidak butuh saran dari siapapun.

“Hazard tidak butuh saran dari siapapun, dia tahu bagaimana harus bekerja dan menjadi pemain yang terbaik,” terang Wenger.

Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez juga buka suara soal Eden Hazard di Real Madrid. Menurutnya, kini hanya masalah waktu.

“Dia terus berjuang untuk melawan cedera dan beradaptasi. Hazard adalah seorang pekerja keras,” katanya.

“Dia hanya belum beruntung musim ini, itu saja,” pungkas Martinez.

Tamara Bleszynski Tuntut Klarifikasi, Kepeduliannya Dituding Cuma Topeng

BOGORDAILY – Tamara Bleszynski merupakan salah satu artis yang menunjukkan kepeduliannya di masa pandemi virus Corona. Namun, kepeduliannya malah dicurigai yang tidak-tidak oleh netizen.

Seperti diketahui, Tamara memiliki restoran di Bali. Sebagai bentuk kepedulian, restoran miliknya memberikan donasi makanan kepada masyarakat yang kesulitan karena tak dapat bekerja dan kehilangan penghasilan.

Di Instagram, Tamara beberapa kali mengunggah kegiatannya saat berdonasi bersama salah satu yayasan di Bali. Tapi, ternyata masih ada yang berkomentar nyinyir soal aksi mulianya.

“Tsunami di Aceh apakah mbak tamara dulu ada bantu? Padaha suami nya pengusaha tajir asal aceh.usia nya dah tua mendekati monoupose mana ada lagi yg mau. munafik jatuh nya ke iri dan dengki nih artis @tamarableszynskiofficial usaha juga gagal maning. masa tuwir nya kelabu sekarang. tapi pura-pura perduli dng sesama. padahal topeng,” demikian bunyi komentar tak pantas dari netizen.

Tangkapan layar komentar itu diunggah Tamara di Instagram. Dia menuntut klarifikasi dari netizen itu.

“Terima kasih anda sdh ngeTag saya di komentar anda. Saya beri anda waktu 24 jam utk memberikan KLARIFIKASI atas tuduhan Anda perihal “Pura2 Perduli/peduli dengan sesama, padahal topeng.”,” tulis Tamara.

Pada akhirnya, netizen itu tidak memberikan klarifikasi. Dia justru menghapus akun Instagram-nya. Tamara mengingatkan bahwa tuduhan itu bisa berujung pencemaran nama baik.

“Berani menghina dan menuduh seseorang di publik, berarti harus berani jg bertanggung jawab atas tuduhannya, jangan tiba2 menghilang. Kalau tuduhan tersebut tdk bisa dipertanggungjawabkan artinya: pencemaran nama baik dan telah menyebarkan kebohongan publik,” ungkapnya.

Meski dituduh dan dihina, Tamara tetap berkata santun. Dia mendoakan netizen itu memperbaiki diri.

“Semoga mba bisa merenungkan kembali tindakan dan akibat2 dari tindakan mba. Mudah2an mba bisa menjadi manusia yg lebih baik. Waktu terlalu singkat utk saling membenci mba. Tebarkan kasih sayang dan bukan kebencian. Salam santun dari saya dan keluarga. Semoga sehat selalu,” tutupnya.