Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8527

Jokowi Menilai Indonesia Alami Obesitas Regulasi

BOGORDAILY : Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perlunya untuk memperbaiki dan memangkas regulasi-regulasi di Indonesia. Sebab, menurut dia, saat ini Indonesia tengah mengalami obesitas regulasi.

“Saya memperoleh laporan terdapat 8.451 peraturan pusat dan 15.985 perda. Kita mengalami hiper-regulasi, obesitas regulasi,” kata Jokowi dalam sambutannya di sidang pleno di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Jokowi mengatakan karena obesitas regulasi itu, Indonesia kerap terjerat dalam aturan yang dibuat sendiri. Hal itu, menurut dia, menghambat langkah dalam merespons perubahan dunia.

“Membuat kita terjerat dalam aturan yang kita buat sendiri. Terjebak dalam keruwetan dan kompleksitas. Mulai dari PP, Perpres, Permen, Perditjen, sampai Perda, harus disederhanakan sehingga kita memiliki kecepatan dalam memutuskan dan bertindak dalam merespons perubahan-perubahan dunia yang sangat cepat,” tutur dia.

Karena itu, kata dia, pentingnya omnibus law yang saat ini dikebut oleh pemerintah. Jokowi mengatakan dengan omnibus law itu, maka semua undang-undang yang jumlahnya terlalu banyak dapat disederhanakan dan diseleraskan sehingga tak ada lagi peraturan yang tumpang tindih.

“Omnibus law perpajakan dan omnibus law cipta lapangan kerja saat ini sedang disiapkan dan akan segera disampaikan ke DPR. Omnibus law memang belum populer di Indonesia tapi telah banyak diterapkan di berbagai negara seperti AS. Ini adalah sebuah strategi reformasi regulasi. Harapannya hukum kita jauh lebih sederhana, fleksibel, lebih cepat, responsif menghadapi era kompetisi, era kerja saat ini,” kata Jokowi.(*/BDN)

Tutup Tur Italia, Garuda Select Berhasil Kalahkan Como U-17

0

BOGORDAILY –  Garuda Select menutup tur Italia dengan kemenangan. Tim yang dilatih Dennis Wise itu menundukkan Como U-17 1-0 lewat gol tunggal Alfriyanto Nico Saputro.

Garuda Select kini menjajal Como U-17 di Stadion SNEF Lambrone Sport Center, Como, Italia, Senin (27/1/2020). Di babak pertama, Garuda Select bermain di bawah tekanan tuan rumah.

Beberapa kali Como U-17 punya peluang menghadirkan gol. Namun, penyelesaian yang terburu-buru menyebabkan gol urung tercipta.

Sementara Garuda Select cukup kesulitan akibat kalah postur. Namun, skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga peluit tanda istirahat berbunyi.

Di babak kedua, Garuda Select mengubah pendekatan permainan. Pressing ketat membuat Como U-17 kesulitan berkembang. Banyak peluang diciptakan Alfriyanto Nico dkk.

Setelah menghadirkan beberapa peluang, Nico akhirnya bisa menjebol gawang Como U-17. Ia memanfaatkan bola liar di kotak penalti menjadi gol.

Hingga akhir laga, Como tak mampu membalas gol Nico. Garuda Select pun memenangkan laga terakhir dalam tur Italia mereka.

Kemenangan atas Como U-17 membuat Garuda Select meraih dua kemenangan selama menggelar tur di Italia. Satu kemenangan lainnya didapat dari Torino U-17 dengan skor 3-0.

Adapun dua kekalahan diderita Garuda Select, yakni kalah 1-2 dari Juventus U-17 dan 2-3 dari Inter Milan U-17. Selanjutnya, tim Garuda Select dijadwalkan akan kembali ke Inggris.

Bumi Salsabila Indah, Pesona Keunggulan Perumahan Syariah di Bogor Barat

Bogor Daily – Kepingin punya rumah tapi bingung lokasinya? Bumi Salsabilah Indah jawabannya. Selain sudah memiliki perizinan lengkap, perumahan ini juga sudah melakukan serah terima kunci kepada konsumennya.

Dihubungi langsung oleh Tim Bogor Daily, Irfan Kusuma Wardana, Marketing Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah menjabarkan berbagai keunggulan dari project perumahan Bumi Salsabila Indah.

Project Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah pun terdaftar sebagai salah satu project member dari Komunitas Developer Properti Syariah atau DPS.

“Perumahan Bumi Salsabila Indah memiliki total lahan seluas 7.800 meter, total unit sebanyak 56 rumah, dan saat ini yang sudah terjual sebanyak 48 unit rumah.” tutur Irfan.

Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah adalah Perumahan yang terletak di Jalan Bojong Sari, Ciherang, Kabupaten Bogor. Mengusung konsep 100% Syariah dengan konsep tanpa bank, tanpa denda, tanpa akad bathil, tanpa sita, tanpa ribet dan penuh dengan keberkahan.

 

Irfan menambahkan bahwa saat ini progress berjalan dengan baik. Sedikitnya sudah terbangun 9 rumah. Konsumen juga bisa membeli kavling tanahnya saja dengan status kepemilikan berupa sertifikat SHM.

“Ayo bergabung menjadi Keluarga Besar Bumi Salsabila Indah.” tutup Irfan sang Marketing dengan penuh semangat (Red-KRM).

Main TikTok, Gaya Busana Angel Lelga Dikritik Netizen

0

BOGORDAILY – Angel Lelga ikut main TikTok. Ia memamerkan kelihaiannya berjoget di aplikasi tersebut usai mengunggah di Instagram.

Dalam rekaman singkat, Angel Lelga tampak memakai busana serba merah dan ketat. Di situ, ia juga mengucapkan selamat Imlek.

“Assalamualaikum. Happy chinese new year #imlex2020 #fullhousefamily #redmoodchallenge #jgnjulid,” tulisnya.

Namun gara-gara itu, Angel Lelga dikritik habis oleh netizen soal bajunya yang body fit. Ia dinilai seharusnya berpakaian menutupi bagian dada karena sudah berhijab.

“Aduh mbak angel berlekuk tubuhnya mbak, baiknya kalo berhijab jangan ketat2 mbak cantik, maaf sekedar saran,” komen akun @mamamay86.

“Berhijab cantik apalagi jika cara berhijab yg nutup dada lebih cantik tak terhingga, stylish boleh tp kalo over gak enak jg diliat bu, lbih bagus yg simple seperti dulu,” sahut @mbak_yeyen81.

Angel Lelga merespons kritikan netizen soal busananya. Selain bilang ‘oke’, ia juga berharap pandangan netter tak berpikiran negatif terus soal gaya busananya.

“Lbh malu kalo gak sholat. Krn yg comment sering lihat org telanjang makanya negatif hehe. Yg penting gak julid,” katanya.

Hamil Anak ke-5, Ussy Sulistiawaty Mimpi Aneh

0

BOGORDAILY – Ussy Sulistiawaty hamil lagi. Ia tengah mengandung anaknya yang kelima.

Tak percaya dirinya hamil lagi membuat Ussy sampai terbawa mimpi. Mimpi itu dikatakan Ussy aneh tapi lucu.

“Aku sampai mimpi loh Puw, mobil kita nggak muat,” ungkapnya kepada Andhika Pratama di channel YouTube Ussy-Andhika.

Pengakuan Ussy disambut tawa oleh Andhika. Ussy pun berseloroh soal mimpi tersebut.

“Ini kode Puw, kode (beli mobil baru)” kata Ussy seraya tertawa.

Sebelumnya Ussy telah memiliki empat anak perempuan. Mereka adalah Amel, Ara, Elea dan Sheva.

Ade Yasin Beberkan Proyek Fiktif di Pemkab Bogor. Ini Salah Satunya!!

BOGOR DAILY – Ada beberapa hal yang dibahas oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, saat melakukan Rapat Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan di Pendopo Bupati, Senin (27/1/2020) siang tadi.

Salah satunya ialah, adanya proyek siluman yang dimaksud politisi PPP tersebut adalah program-program tidak diketahui asal usul muncul dengan tiba-tiba.

“Saya sesalkan ini, dan hal ini tidak boleh lagi terjadi di tahun depan,” katanya kepada wartawan, usai melakukan rapat Reformasi Birokrasi di pendopo bupati Bogor.

Wanita yang mempunyai dua anak itu mencontohkan, ada pembangunan kecil yang tiba-tiba muncul begitu saja. Padahal bangunan itu dinilainya tak penting dan tak perlu.

“Ada bangunan sedang dibuat seperti tiang-tiang kecil, nggak tahu ya. Dan di depan Dispenda, itu nggak tahu misinya apa,” kesalnya.

Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan program city beautification project yang sedang digarap Pemkab Bogor.

“Kita sedang bekerja untuk bagaimana Kabupaten Bogor dan Cibinong sebagai ibu kota diperindah, dipercantik dengan program city beautification project,” tukasnya. (Andi)

Kata Rektor IPB Soal “Kampus Merdeka” nya Nadiem Makarim

BOGOR DAILY – Adanya kebijakan merdeka belanja dan kampus merdeka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 24 Januari tahun 2020 disetujui oleh Rektor Institut Pertanian Bogor, Dr Arif Satria.

Hal itupun diungkapkan dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Senin (27/1/2020). Ia mengatakan, kebijakan itu mendorong semangat fleksibilitas mahasiswa dalam memilih mata kuliah di luar program studi dan di luar perguruan tinggi.

Menurutnya pembelajaran ke depan adalah personalized yang disesuaikan dengan minat, bakat dan kebutuhan mahasiswa. Mahasiswa juga memiliki kemerdekaan untuk menentukan masa depannya dengan kemerdekaan meramu mata kuliah yang benar-benar dibutuhkan dan tidak harus dari program studinya sendiri, bahkan bisa dari perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.

“Mahasiswa IPB telah cukup biasa dengan pengambilan mata kuliah di luar program studi, karena sejak tahun 2005 IPB mengimplementasikan kurikulum mayor minor, dimana mahasiswa bisa mengambil minor atau supporting courses dari program studi lainnya,” kata Arif.

Pria yang disapa Arif ini menjelaskan, mengenai hal itu sangat selaras dengan rencana kurikulum baru IPB 2020 yang akan berlaku mulai Agustus 2020. Dalam kebijakan baru IPB sendiri yang dituangkan dalam K2020 tersebut, IPB juga merancang agar mahasiswa mendapat tiga literasi baru.

“Yaitu literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia serta kemampuan 4C (critical thinking-problem solving communication, creativity, dan collaboration). Tugas akhir juga mulai dikembangkan dengan metode capstone sehingga mahasiswa terlatih berkolaborasi lintas disiplin,” jelasnya.

Kebijakan itupun lanjutnya, bisa membuka ruang lebih besar kepada mahasiswa untuk bersentuhan dengan realitas seperti program desa, magang, dan program lapang lainnya untuk mendorong penguatan skill complex problem solving dan kolaborasi yang sudah diberikan teori dan latihannya di kampus IPB University.

“Hal ini selaras dengan K2020 IPB yang juga hendak mendorong mahasiswa bersentuhan dengan realitas dan memiliki skill-skill tersebut. Oleh karenanya bentuk tugas akhir yang diberikan di IPB University saat ini tidak hanya bersumber dari hasil penelitian,” tukasnya. (Andi)

Ucapan Belasungkawa dari PSM Makassar untuk Kobe Bryant

0

BOGORDAILY – Kabar duka datang dari mantan pebasket NBA, Kobe Bryant. PSM Makassar turut mengucapkan duka cita lewat akun Instagram mereka.

Kobe meninggal dalam kecelakaan pesawat di kawasan Calabasas, California, Minggu (26/1/2020) pagi waktu setempat. Akibat kecelakaan itu, mantan pebasket 41 tahu itu meninggal di tempat.

Selain Kobe, putrinya, Gianna Bryant, juga menjadi korban dalam kecelakaan itu. Ucapan duka untuk Kobe banjir di media sosial.

Klub Liga 1, PSM Makassar juga mengucapkan bela sungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan.

“Duka mendalam menyelimuti dunia olahraga. Kobe Bryant, meninggal dunia pada Minggu (26/1) pukul 10.00 waktu setempat,” kata pernyataan tertulis di akun PSM sembari mengunggah profil Kobe.

“The Black Mamba” dan putrinya, Gianna, termasuk ke dalam sembilan korban yang meninggal dalam kecelakaan helikopter yang terjadi di Calabasas, California, Amerika Serikat.”

“Rest in peace, rest in legendary. True sportmanship @kobebryant,” pernyataan itu menambahkan.

Jenita Janet Membantah Suka Lukai Diri saat Berumah Tangga

0

BOGORDAILY – Kabarnya Jenita Janet kerap menyakiti diri sendiri, jika keinginannya tak dipenuhi sang suami, Alief Hedi Nurmaulid. Isu ini muncul di tengah proses cerainya dengan sang suami.

Namun hal itu langsung dibantah oleh sang pedangdut.

“Itu salah besar. Kalau aku suka melukai diri sendiri, dari kecil mungkin aku udah mati. Aku nggak seperti itu, aku orang yang tanggung jawab, sadar diri, dan aku kerja kan buat keluarga,” kata Jenita Janet saat ditemui di Trans TV, Jakarta Selatan.

“Kalau aku sampai ngelukain diri sendiri setiap punya masalah, aku nggak mikirin orang lain. Orang terdekat aku tahu, aku nggak seperti itu,” jelasnya lagi.

Ia berusaha meluruskan kabar yang ada mengenai isu ini.

“Mungkin, ini dari mantan suami sebenernya juga nggak kayak gitu. Tapi kalau aku minta talak terus dia nggak kabulkan, namanya itu sama saja seperti menyakiti diriku. Mungkin begitu maksudnya, tapi yang disampaikan beda. Ya aku senyum saja,” jelasnya.

Jenita Janet dan Alief kini memang dalam proses cerai. Persidangan itu sudah berjalan beberapa kali di Pengadilan Agama Bekasi. Jenita Janet dan Alief sudah menikah sembilan tahun. Keduanya hingga saat ini belum dikaruniai buah hati.

Rapat Bahas Revitalisasi Monas, Setneg Tak Undang DKI

BOGORDAILY – Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengaku diundang Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk menghadiri rapat terkait revitalisasi Monas. Yayat menyebut Pemprov DKI Jakarta tidak ikut dalam rapat internal tersebut.

“Mungkin hari ini rapat bersama pimpinan para menteri dan pejabat terkait dengan persoalan Monas ini akan dicari sebuah solusi apa yang akan ditindaklanjuti dari rencana revitalisasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI,” ujar Yayat di Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Yayat mengatakan akan mengikuti rapat bersama para menteri terkait. Mereka akan membahas masalah revitalisasi Monas yang mengacu pada Keppres 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta.

“Kalau menterinya terkait langsung dengan Komisi Pengarah ini. Selain Mensesneg, Menteri Pendidikan, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Ekonomi Kreatif, banyak, dan menteri lain punya kewenangan apa yang hadir di Keppres. Kalau dari kita ada dua orang memberikan masukan,” tutur dia.

Yayat mengatakan rapat hanya dihadiri pemerintah pusat dan tidak mengundang Pemprov DKI. Kemudian akan diteruskan usulan dan rekomendasi kepada Pemprov DKI Jakarta.

“Saya kira di sini rapat internal dulu ya, di tingkat pemerintah pusat. Karena Pemrov kan sudah jalan dengan rencananya ya kan. Jadi artinya rekomendasi apa yang diputuskan, merupakan bentuk perbaikan,” tutur dia.

Yayat mengatakan hasil rapat akan diberikan kepada Pemprov DKI. Dia mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu dilakukan dalam pembangunan.

“Apa sih yang disarankan oleh pemerintah pusat terkait yang sudah direncanakan oleh Pemprov DKI. Jadi sebenarnya kita ingin bangun sinergitas, tapi memang sekali lagi mau tidak mau ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita, pembangunan itu penting, tapi saya kira aturan-aturan yang sudah jadi acuan atau petunjuk pun sama-sama kita taati,” katanya.

Selain itu, Yayat menyebut revitalisasi kawasan Medan Merdeka seharusnya mendapat persetujuan dari Dewan Pengarah terlebih dahulu. Aturan itu sudah dijelaskan dalam Keppres Nomor 25 Tahun 1995.

“Sebetulnya rekomendasi itu tergantung dari hasil komisi pengarah ini. Artinya, sejauh mana rekomendasi secara teknis bisa disampaikan terkait hasil atau rencana revitalisasi dari Monas yang dilakukan Pemprov DKI. Karena dari hasil dari Keppres 25 tahun 1995 sudah dinyatakan bahwa badan pelaksana itu ketika akan melaksanakan kegiatan itu harus mendapatkan persetujuan, bisa dilihat dari teknis dan nonteknis,” kata dia.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta melakukan revitalisasi di sebelah selatan Monas. DPRD DKI Jakarta sempat meminta revitalisasi itu dihentikan karena belum mengantongi persetujuan dari Setneg. Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan izin atau persetujuan revitalisasi kawasan Monas kepada Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Jumat (24/1).

“Ya kalau di dalam ketentuannya kan kita bahasanya itu bukan izin ya, persetujuan. Sudah disiapkan. Sore ini (akan dikirim) kemungkinan,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta Heru Hermawanto di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1).(*/BDN)